8 HURUF
Masukkan pertanyaan atau kata kunci dari pertanyaan ke kotak di bawah ini
| Kata | Petunjuk |
|---|---|
| ABAHABAH | Alat; perkakas; tali-temali; pakaian yang diberi beraneka hiasan (manik-manik, payet dan lain-lain) biasanya digunakan untuk acara pesta atau karnaval (Jawa) (8) |
| ABAIMANA | Lubang pelepasan; dubur; kemaluan (8) |
| ABAKSIAL | Berada jauh atau menjauhi sumbu panjang tempat melekatnya (Biologi) (8) |
| ABALABAL | Penjahat kelas kakap; kincir angin yang digunakan untuk mengusir hama, terbuat dari bambu dan mengeluarkan bunyi saat berputar; tidak bermutu baik; bermutu rendah (8) |
| ABAMPERE | Satuan arus listrik dalam sistem sentimeter-gram-sekon (cgs) elektromagnetik (Fisika) (8) |
| ABANDIRA | Senjata pedang suku Dayak Kenyah, dibuat khusus untuk pertunjukan tari perang yang menggambarkan kepahlawanan tokoh suku Dayak Kenyah, diiringi dengan alat musik sampek (8) |
| ABARABAR | Dinding penghalang; penyekat; rem (8) |
| ABASABAS | Ranting kayu dan sebagainya untuk menghilangkan embun dari dedaunan (dengan cara dipukul-pukulkan) agar orang yang melaluinya tidak kebasahan (Batak) (8) |
| ABDIKASI | Pelepasan hak, wewenang, atau kekuasaan (tentang pembesar atau penguasa); turun takhta dengan sukarela (tentang seorang raja) (8) |
| ABDUKTOR | Otot yang menggerakkan anggota badan, seperti tangan dan kaki ke samping (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ABEOKUTA | Kota di Nigeria (8) |
| ABERDEEN | Kota di Inggris (8) |
| ABIMANYU | Tokoh wayang putra Arjuna dan Subadra (8) |
| ABINITIO | Dari permulaan (ungkapan/Latin) (8) |
| ABIOLOGI | Ilmu tentang hal-hal selain mahluk hidup, seperti astronomi dan geologi (8) |
| ABIOSFER | Lingkungan berupa barang atau benda yang tidak hidup (8) |
| ABJADIAH | Berdasarkan abjad; alfabetis (8) |
| ABLASTIN | Antibodi yang secara spesifik menghambat perkembangbiakan jasad renik, yaitu secara bergabung dengan antigen dari permukaan sel homolog (Biologi) (8) |
| ABLEISME | Stereotipe atau perlakuan berbeda yang ditujukan kepada orang berkebutuhan khusus atau orang yang memiliki keterbatasan (Psikologi) (8) |
| ABLEPSIA | Penglihatan yang berkurang atau hilang; buta; tunanetra; pinong (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ABNORMAL | Tidak sesuai dengan keadaan yang biasa; mempunyai kelainan; tidak normal (8) |
| ABOMASUM | Perut masam pada binatang pemamah biak (Biologi) (8) |
| ABONEMEN | Hal berlangganan (Belanda); uang untuk berlangganan (Belanda) (8) |
| ABORIGIN | Suku bangsa asli Australia (8) |
| ABORTIVA | Obat-obatan yang dapat menggugurkan kandungan (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| ABREAKSI | Pencetusan emosi dengan mengingat kembali trauma psikis (Kedokteran dan Fisiologi); proses berkurangnya kecemasan dengan melepaskan tekanan dari suatu pengalaman tertentu (Psikologi); jendela rasa (8) |
| ABROGASI | Pemertahanan identitas otentik dan penolakan kategori kebudayaan imperial dan klaim keuniversalannya (8) |
| ABROSFER | Lingkungan berupa barang atau benda yang hidup (8) |
| ABSBAWAH | Otot abdominal yang berada di bawah pusar (Anatomi) (8) |
| ABSOLUSI | Pengampunan melalui upacara keagamaan atas kesalahan atau dosa yang telah diperoleh (dilakukan secara umum atau secara perseorangan dan diadakan secara berkala) (agama Katolik) (8) |
| ABSORBAT | Zat yang terserap ke dalam pori-pori zat padat (Kimia) (8) |
| ABSORBEN | Zat yang menyerap materi atau tenaga (Fisika); zat yang dapat menyerap atau menarik gas lembapan atau cairan ke dalam pori-porinya (Kimia) (8) |
| ABSORPSI | Penyerapan; daya jaringan untuk menyerap benda-benda lain dari luar (Kedokteran dan Fisiologi); hilangnya zat energi atau foton ke dalam suatu bahan (Kimia) (8) |
| ABSTENSI | Tindakan atau praktik tidak memberikan suara (8) |
| ABUDHABI | Ibu kota Uni Emirat Arab (8) |
| ABUINANG | Sebutan untuk anak kecil yang sok tahu atau sok berpengalaman (8) |
| ABUKABIR | Kota di Mesir (8) |
| ABUKABUK | Kue yang dibuat dari tepung aren; kue abuk (8) |
| ABUNABUN | Pengasapan agar terhindar dari gangguan binatang (seperti agas, nyamuk dan sebagainya) atau makhluk halus pada masyarakat Talang Mamak, Riau (8) |
| ACAKACAK | Kerap kali; sering kal; tergesa-gesa; terburu-buru (8) |
| ACAKADUL | Sembarangan; tidak tertata; berantakan; acakadut (8) |
| ACAKADUT | Sembarangan; tidak tertata; berantakan; acakadul (8) |
| ACAMBARO | Kota di Meksiko (8) |
| ACANACAN | Kotoran bekas obat dan lain-lain di kepala bayi (Using) (8) |
| ACAPACAP | Kerap kali; sering kali; lekas-lekas; cepat-cepat (8) |
| ACAPKALI | Berulang kali; sering kali (8) |
| ACARIGUA | Kota di Venezuela (8) |
| ACAYUCAN | Kota di Meksiko (8) |
| ACEHJAYA | Kabupaten di Provinsi Aceh, ibu kotanya Calang (8) |
| ACEKAROM | Kain berwarna biru tua yang digunakan untuk selimut (Aceh) (8) |
| ACHALPUR | Kota di India (8) |
| ACHARNES | Kota di Yunani (8) |
| ACIACIAN | Gambar angan-angan (8) |
| ACINGARA | Hampir penuh (8) |
| ACOACOAN | Ugal-ugalan; sembrono (8) |
| ADAKSIAL | Berada jauh atau menjauhi sumbu panjang tempat melekatnya; abaksial (Biologi) (8) |
| ADALAPUR | Tungku dapur pada rumah adat suku Woirata di Pulau Kisar, Provinsi Maluku, yang terbuat dari susunan tiga batu cadas berbentuk segitiga (8) |
| ADAPTASI | Perubahan diri makhluk hidup (fungsi, atau struktur) agar sesuai atau dapat bertahan dalam kondisi lingkungannya (Biologi); penyesuaian diri terhadap kondisi lingkungan yang baru (sekolah, pekerjaan, dan sebagainya); penyesuaian suatu materi menurut kebutuhan; perubahan suatu materi menjadi bentuk yang baru (8) |
| ADASSOWA | Tanaman tahunan yang beraroma menyerupai peterseli, tingginya dapat mencapai 1—2 m, daunnya berbentuk runcing, biasa digunakan utuh atau dicincang untuk ditaburkan pada hidangan (Anethum graveolens) (8) |
| ADATHUMA | Hukum adat mengenai masalah agraris (8) |
| ADATOGAN | Salah satu kelompok adat di suku Lampung (8) |
| ADATUANG | Gelar raja di Kerajaan Sidenreng yang terletak di kabupaten Sidrap di Provinsi Sulawesi Selatan (Bugis) (8) |
| ADDOUIEM | Kota di Sudan (8) |
| ADELAIDE | Ibu kota negara bagian Australia Selatan, Australia (8) |
| ADEMAYEM | Sejuk dan tenang tenteram (8) |
| ADENOSIS | Penyakit kelenjar, terutama menyerang kelenjar getah bening (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ADENOSIT | Sel sekresi suatu kelenjar (Kimia) (8) |
| ADEPADEP | Masakan yang terdiri atas nasi dan lauk pauk, disajikan khusus utk kedua mempelai dalam acara pernikahan di wilayah Tegal, kedua mempelai saling suap ketika duduk di pelaminan (Jawa) (8) |
| ADIAFORA | Sesuatu yang tidak berbeda dengan sesuatu yang lain; kenetralan dalam bidang moral (Filsafat) (8) |
| ADIBIBIT | Bibit unggul (8) |
| ADIJENUH | Mengandung lebih banyak materi daripada uap jenuh (Hidrometeorologi) (8) |
| ADIKARYA | Karya yang dihasilkan dengan kemampuan yang luar biasa; karya agung (8) |
| ADIKIPAR | Adik suami atau adik istri (8) |
| ADIKTIRI | Adik seibu, tetapi lain ayah atau adik seayah, tetapi lain ibu (8) |
| ADIKUASA | Berkekuatan amat besar atau luar biasa (tentang negara, bangsa) (8) |
| ADILABAD | Kota di India (8) |
| ADIMARGA | Jalan raya yang lebar, biasanya dengan deretan pohon di kiri kanannya; bulevar (8) |
| ADINAMIA | Dalam keadaan tidak bertenaga; lemas (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ADIPARWA | Bagian pertama kisah Mahabharata (8) |
| ADIPATNI | Adipati wanita (8) |
| ADIPOSIT | Salah satu sel pembentuk bahan lemak pada serangga (Biologi) (8) |
| ADIPUISI | Puisi yang bernilai luhur (8) |
| ADIPURNA | Orang (misalnya presiden atau raja) yang telah menyelesaikan jabatannya dengan sempurna (8) |
| ADIRATNA | Permata yang mulia; perempuan yang cantik (kiasan) (8) |
| ADISISWA | Pelajar yang paling bermutu (pandai, terkenal, menarik perhatian, dan sebagainya) (8) |
| ADITOKOH | Tokoh utama; tokoh yang dianggap mulia, membawa keberuntungan, dan sebagainya (8) |
| ADIWARNA | Indah sekali; bagus sekali (8) |
| ADIWIDIA | Pengetahuan yang paling tinggi (8) |
| ADIYAMAN | Kota di Turki (8) |
| ADIYUSWA | Lanjut usia (Jawa) (8) |
| ADJEKTIF | Adjektiva (8) |
| ADJUSTER | Penasihat hukum; orang yang menentukan biaya pembayaran asuransi (sesudah terjadi kebakaran dan sebagainya) (8) |
| ADMITANS | Ukuran kemudahan arus bolak-balik untuk mengalir dalam suatu sirkuit listrik (kebalikan dari impedans, biasanya dilambangkan dengan huruf Y) (Fisika) (8) |
| ADOEKITI | Kota di Nigeria (8) |
| ADOPSIAN | Hasil mengadopsi (8) |
| ADPOSISI | Konsep yang mencakup preposisi dan posposisi (Linguistik) (8) |
| ADSORBAT | Zat yang terjerap pada permukaan zat lain (Kimia) (8) |
| ADSORBEN | Zat yang dapat menyerap zat lain, artinya menyerap zat lain itu sehingga menempel pada permukaannya, misalnya arang dan silika (Kimia) (8) |
| ADSORPSI | Proses atau kemampuan suatu bahan untuk memegang atau mengonsentrasikan gas, cairan, atau zat terlarut pada permukaannya secara adhesif; penjerapan (Kimia) (8) |
| ADUCEPAT | Perlombaan atau pertandingan untuk menentukan yang tercepat (8) |
| ADUDOMBA | Mengadu domba; menjadikan berselisih (bertikai) di antara pihak yang sepaham; menarungkan (mempertarungkan, memperlagakan) kita sama kita (8) |
| ADUJOTOS | Beradu jotos; bertinju; berhantam; berkelahi (8) |
| ADUKADUK | Makanan khas Tegal yang terbuat dari tempe goreng yang dicampur dengan kacang panjang, mentimun, dan aneka sayuran mentah lain dibumbu urap, rasanya pedas segar (Jawa) (8) |
| ADUMULUT | Beradu mulut; cekcok (8) |
| ADUNASIB | Mencari keuntungan, nafkah, rezeki, dan sebagainya untuk memperbaiki nasib dalam kehidupan (8) |
| ADUPAGAR | Dua desa yang letaknya berbatasan satu sama lain (8) |
| ADVANTAM | Pemanis buatan bebas kalori yang 20.000 kali lebih manis daripada sukrosa (C2430N2O7) (8) |
| ADVENTIF | Berkenaan dengan makhluk yang dipindahkan ke habitat baru secara alamiah atau karena upaya manusia; bukan pribumi (Biologi) (8) |
| ADVERBIA | Kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat (Linguistik) (8) |
| ADVISORI | Peryataan yang berisi nasihat, rekomendasi, atau peringatan; imbauan (8) |
| ADVOKASI | Pembelaan (8) |
| AEROBIKA | Sistem pemeliharaan jasmani yang dirancang untuk meningkatkan fungsi pernapasan dan peredaran darah melalui latihan, seperti lari-lari, berjalan kaki, berenang yang menaikkan penggunaan oksigen; berkenaan dengan aerobik (8) |
| AERODINE | Pesawat yang lebih berat daripada udara, misalnya kapal terbang, helikopter (8) |
| AEROGRAF | Alat untuk mengamati lapisan udara (Geografi dan Geologi) (8) |
| AEROGRAM | Warkat pos khusus untuk pengiriman dengan pos udara (8) |
| AEROKORI | Penyebaran biji, spora oleh angin (Biologi); anemokori (8) |
| AEROLOGI | Meteorologi; cabang meteorologi yang berhubungan dengan udara; ilmu mengenai atmosfer (Geografi dan Geologi); ilmu tentang udara, khususnya udara yang ada di atas (Fisika) (8) |
| AERONAUT | Orang yang mengoperasikan atau melakukan perjalanan dengan balon udara (8) |
| AERONOMI | Ilmu tentang fisika dan kimia atmosfer atas (Meteorologi) (8) |
| AEROSKOP | Alat untuk menangkap debu, bakteri, spora, dan sebagainya dari udara untuk tujuan tes (percobaan, pengujian) (8) |
| AEROSTAT | Kendara terbang yang lebih ringan daripada udara, misalnya balon udara (8) |
| AFAFTEMA | Tarian tradisional suku Sobei di Papua yang dibawakan oleh perempuan atau laki-laki saat pembukaan lahan baru, biasanya diiringi oleh lagu dan pukulan tifa (Papua) (8) |
| AFAGOSIS | Ketakmampuan untuk makan (Ilmu Gizi) (8) |
| AFANISME | Kehilangan organ atau struktur pada stadium dewasa dalam stok keturunan yang terlihat pada stadium muda atau stadium dewasa dalam stok leluhurnya (Biologi) (8) |
| AFANITIK | Tekstur batuan beku yang butiran kristal mineralnya terlalu kecil untuk diamati dengan mata telanjang (Mineralogi) (8) |
| AFDELING | Seksi; bagian; divisi (Belanda) (8) |
| AFERESIS | Penanggalan huruf awal atau suku awal kata (Linguistik) (8) |
| AFETUOSO | Gaya musik yang emosional atau lembut, biasanya bertempo cukup lambat (Musik) (8) |
| AFIDAVIT | Pemberian keterangan tertulis di bawah sumpah (Hukum) (8) |
| AFIDIVOR | Pemakan kutu daun (Biologi) (8) |
| AFIKSASI | Pengafiksan (Linguistik) (8) |
| AFILIASI | Pertalian sebagai anggota atau cabang; perhubungan; bentuk kerja sama antara dua lembaga pendidikan, biasanya yang satu lebih besar daripada yang lain, tetapi masing-masing berdiri sendiri; bantuan yang diberikan oleh lembaga yang lebih besar dalam bentuk personel, peralatan, atau fasilitas pendidikan (8) |
| AFINITAS | Ketertarikan atau simpati yang ditandai oleh persamaan kepentingan; kecenderungan suatu unsur atau senyawa untuk membentuk ikatan kimia dengan unsur atau senyawa lain (Kimia); hubungan antara bahasa-bahasa yang menunjukkan kemiripan fonologis atau gramatikal karena kontak atau tipologi, bukan karena kekerabatan (Linguistik) (8) |
| AFIRMASI | Penetapan yang positif; penegasan; peneguhan; pernyataan atau pengakuan yang sungguh-sungguh (di bawah ancaman hukum) oleh orang yang menolak melakukan sumpah; pengakuan (8) |
| AFORISME | Pernyataan yang padat dan ringkas tentang sikap hidup atau kebenaran umum (seperti peribahasa) (Sastra) (8) |
| AFRAGOLA | Kota di Italia (8) |
| AFRIKANS | Bahasa yang dituturkan di Afrika Selatan (8) |
| AFSPRAAK | Janji lisan (Belanda) (8) |
| AGAKAGAK | Hati-hati; kiranya; gerangan (8) |
| AGAKAGIH | Terangkan (8) |
| AGAMAWAN | Ahli agama (8) |
| AGAMODEM | Dem dari sekelompok individu yang umumnya berkembang biak secara aseksual (Biologi) (8) |
| AGARAGAR | Ganggang laut yang dapat dimakan (Eucheuma spinosum); penganan yang dibuat dari ganggang laut tersebut (agar-agar); zat berlendir yang dihasilkan oleh Eucheuma spinosum atau ganggang laut lain (banyak digunakan sebagai medium biakan bakteri dan jamur) (8) |
| AGARTALA | Kota di India (8) |
| AGENBUKU | Pedagang buku besar yang menyediakan berbagai jenis buku dari berbagai penerbit, pengecer, dan perpustakaan, biasanya ada dua jenis, yaitu yang menyediakan buku teks mutakhir dan buku teknik dan yang menyediakan buku lama yang masih beredar (8) |
| AGENESIS | Wanita yang rahimnya tidak berkembang (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AGITATIF | Bersifat agitasi (tentang tulisan, pidato, dan sebagainya); bersifat menghasut (8) |
| AGITATOR | Orang yang melakukan agitasi; penghasut (8) |
| AGNOSTIK | Orang yang berpandangan bahwa kebenaran tertinggi (misalnya Tuhan) tidak dapat diketahui dan mungkin tidak akan dapat diketahui (8) |
| AGNUSDEI | Domba Allah (perlambang Kristus dalam agama Kristen) (ungkapan/Latin) (8) |
| AGOMETER | Reostat (Elektronika) (8) |
| AGONISIS | Kompetisi antara serbuk sari yang mempunyai genotipe yang berbeda (Biologi) (8) |
| AGRADASI | Proses peninggian tanah karena endapan bahan yang berasal dari denudasi sungai (Geografi dan Geologi) (8) |
| AGREGASI | Pengumpulan sejumlah benda yang terpisah-pisah menjadi satu; sejumlah tumbuhan atau binatang yang merupakan suatu kesatuan dalam kelompok yang lebih besar (Biologi) (8) |
| AGRESTAL | Tumbuhan liar pada tanah pertanian (8) |
| AGRIPNIA | Keadaan tidak dapat tidur; insomnia (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AGROFILI | Hidup subur pada lahan pertanian (8) |
| AGROIKOS | Pelaku yang berperan sebagai pemain yang menjadi bulan-bulanan atau bahan tertawaan (Sastra) (8) |
| AGROLOGI | Cabang ilmu pertanian yang menyelidiki asal, struktur, analisis, dan klasifikasi tanah dalam hubungannya dengan produksi tanaman (8) |
| AGRONOMI | Cabang ilmu pertanian yang berkenaan dengan teori dan praktik produksi tanaman dan pengelolaan tanah secara ilmiah (8) |
| AGROTIPE | Ras atau varietas pertanian (Biologi) (8) |
| AGUSNOOR | Salah satu sastrawan Indonesia (8) |
| AGUTAGUT | Bubut (Centropus bengalensis) (8) |
| AHANAWAN | Ketua adat Suku Woirata di Maluku (8) |
| AHIMATAN | Golongan rakyat kebanyakan dalam suku Belu di daerah Timor (8) |
| AHLIBAIT | Sanak keluarga serumah; kerabat terdekat (8) |
| AHLIBUMI | Orang yang ahli dalam pengetahuan tanah (8) |
| AHLIOBAT | Orang yang ahli dalam hal obat-obatan (8) |
| AHLISIAR | Orang yang bekerja pada industri penyiaran (8) |
| AHLISUFI | Ahli tasawuf; ahli suluk (8) |
| AIKIDOKA | Pemain olahraga aikido (Olahraga) (8) |
| AIKWAKAI | Suku bangsa yang mendiami daerah sekitar anak sungai Memberamo, seperti Memberamo Hulu dan Pantai Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua (8) |
| AINBEIDA | Kota di Aljazair (8) |
| AINDEFLA | Kota di Aljazair (8) |
| AINSEFRA | Kota di Aljazair (8) |
| AINTOUTA | Kota di Aljazair (8) |
| AIRALAMI | Air yang berasal dari alam, biasanya mengandung mineral tertentu (8) |
| AIRAMPAI | Air bawah tanah yang menempati lajur pengudaraan (8) |
| AIRAMPUH | Air yang banyak dan mengalir deras; banjir; air bah; air sebak (8) |
| AIRARWAH | Air yang disediakan dalam kenduri arwah (8) |
| AIRAWATA | Gajah putih yang menjadi kendaraan Dewa Indra (Agama Hindu) (8) |
| AIRBABAK | Air hasil rebusan berbagai macam rempah yang digunakan untuk ibu yang selesai melahirkan (8) |
| AIRBAKAT | Air yang berolak (berkisar) (8) |
| AIRBALAS | Air laut atau air tawar yang diisikan ke kapal untuk tujuan keseimbangan kapal; air tolak bara (Pelayaran) (8) |
| AIRBEBAS | Air yang terkandung dalam bahan galian yang dapat menguap pada suhu kamar selama 24 jam (Hidrologi) (8) |
| AIRBERAS | Air dari pencucian beras (8) |
| AIRBERAT | Air dengan kadar deuterium tinggi (Kimia) (8) |
| AIRBESAR | Banjir; bah; air ampuh; pasang (8) |
| AIRBORON | Air dengan atau tanpa kondisi kegaraman dan kebasaan, tetapi mengandung boron dalam jumlah terbatas (Pertanian) (8) |
| AIRCELAH | Air di dalam retakan terbuka, biasanya hanya terdapat di dekat permukaan tanah (Pertanian) (8) |
| AIRCURAH | Air mentah yang belum diolah (8) |
| AIRDADIH | Air susu (sapi) setelah bagian kentalnya diambil (8) |
| AIRDIDIH | Air yang dicampur dengan tepung kanji, biasanya digunakan untuk mengobati kulit (Melayu Riau) (8) |
| AIRFOSIL | Air yang terperangkap dalam ruang di antara batuan dan tetap tinggal di batuan itu sejak penimbunan (Hidrologi) (8) |
| AIRGARAM | Air yang mempunyai kepekatan garam yang kemasinannya hampir sama dengan kemasinan air laut (Hidrologi) (8) |
| AIRHITAM | Air yang kaya asam humus, tetapi miskin dan rendah konsentrasi haranya (Biologi) (8) |
| AIRJENUH | Air yang dapat diserap oleh badan tanah yang mengandung air tanpa pemuaian butir tanah (8) |
| AIRJERUK | Minuman dari sari buah sitrun yang masam rasanya; kuas (8) |
| AIRKAPUR | Air yang telah bercampur dengan zat kapur (8) |
| AIRKEMIH | Air kencing (8) |
| AIRKERAS | Air api (8) |
| AIRKUMUR | Air yang digunakan untuk berkumur (8) |
| AIRLANDA | Air abu merang, biasa dipakai keramas untuk membersihkan rambut (8) |
| AIRLUDAH | Air yang keluar dari kelenjar ludah dalam mulut; air liur (8) |
| AIRLUNAK | Air yang tidak mengandung mineral (Pertanian); air tanpa kesadahan yang berarti (Pertanian) (8) |
| AIRMAGMA | Air yang berasal dari dalam bumi yang sebelumnya tidak berwujud sebagai air atmosfer atau air permukaan (Hidrologi) (8) |
| AIRMANDI | Air untuk mandi; sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan (kiasan) (8) |
| AIRMANIS | Air yang mengandung residu gliserol yang berasal dari pembuatan sabun (Kimia) (8) |
| AIRMARAM | Minuman keras yang terbuat dari air tapai; beram; brem (Kapuas Hulu) (8) |
| AIRMASIN | Air yang mengandung cukup garam yang terlarut sehingga mempunyai rasa mineral tertentu (Hidrologi) (8) |
| AIRMAWAR | Air yang harum baunya (dari bunga mawar dan sebagainya); larutan jenuh minyak mawar dalam air (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| AIRMINUM | Air yang dapat diminum (8) |
| AIRNAJIS | Air mengandung najis (8) |
| AIRPAYAU | Air yang tidak sedap rasanya akibat kelebihan kadar klorida; campuran antara air laut dan air tawar, biasanya mempunyai kadar garam kurang dari 30 per mil (8) |
| AIRPERAK | Tinta perak (8) |
| AIRPURWA | Air yang tersekap di dalam batuan reservoir atau air laut yang terperangkap di dalam pori batuan sedimen selama masa sedimentasi (Hidrologi) (8) |
| AIRPUSAR | Olakan besar dengan kecepatan tinggi dalam suatu aliran (Hidrologi) (8) |
| AIRPUTIH | Air tawar yang dapat diminum; air yang masih asli dan belum dicampur apa-apa (8) |
| AIRRAKSA | Merkurium; air rasa (8) |
| AIRRUBAN | Air yang terdapat pada minyak kelapa (ketika membuat minyak) (8) |
| AIRSABUN | Air yang bercampur dengan sabun (8) |
| AIRSADAH | Air yang mengandung beberapa jenis mineral yang menyebabkan air menjadi keruh dan mengurangi daya kerja sabun (8) |
| AIRSAPUT | Lapisan air yang sangat tipis mengelilingi butiran padat pada titik sentuhnya dengan butiran yang lain membentuk cicin terpisah (Hidrologi) (8) |
| AIRSEBAK | Air yang banyak dan mengalir deras; banjir; air bah; air ampuh (8) |
| AIRSEGAR | Air yang salinitasnya kurang dari 500 ppm (Biologi) (8) |
| AIRSENAK | Air di bagian tertentu sungai, danau, kolam, atau air tanah yang tidak bergerak atau mengalir (Hidrologi) (8) |
| AIRSUMUR | Air yang diperoleh dari sumur atau sumber air yang digali (8) |
| AIRSURUT | Air turun (tentang laut) (8) |
| AIRTANAH | Semua air yang meresap dari permukaan tanah sampai ke lapisan batuan; air bawah permukaan dalam zona jenuh; air yang terdapat dalam pori-pori, celah bantuan, dan tanah dan rentan terhadap pencemaran karena tidak mengalir (8) |
| AIRTANIH | Air yang cukup dekat pada permukaan sehingga tersedia bagi akar tumbuhan (Geografi dan Geologi) (8) |
| AIRTAWAR | Air biasa tanpa rasa (bukan air manis, bukan air asin); air yang mempunyai kadar garam kurang dari 0,5 % (Hidrologi) (8) |
| AIRTIMAH | Lapis timah (8) |
| AIRTUBAN | Air ketuban (8) |
| AIRWANGI | Air yang harum baunya (8) |
| AITOLIDA | Sebutan bagi adik sepupu (Ciacia) (8) |
| AJAKAJAK | Tanda batas kepemilikan tanah sementara berupa potongan kayu yang dipancangkan (Batak) (8) |
| AJARAJAR | Pertapa; pendeta (8) |
| AJDABIYA | Kota di Libya (8) |
| AJIRADEN | Gelar kebangsawanan Kesultanan Kutai Kartanegara, diberikan oleh Sultan kepada pria bangsawan Kutai yang sebelumnya menyandang gelar Aji Bambang (8) |
| AJISAYID | Gelar kebangsawanan Kesultanan Kutai Kartanegara, diturunkan kepada putra dari wanita Aji yang menikah dengan pria keturunan Arab (8) |
| AKADEMIA | Peserta akademi (8) |
| AKADEMIK | Mengenai (berhubungan dengan) akademi; akademis (8) |
| AKADEMIS | Mengenai (berhubungan dengan) akademi; akademik; bersifat ilmiah; bersifat ilmu pengetahuan; bersifat teori, tanpa arti praktis yang langsung (8) |
| AKALAKAL | Pura-pura; dibuat-buat (8) |
| AKALASIA | Kesulitan menelan karena gangguan pada otot kerongkongan, shg makanan sulit didorong ke dalam lambung (8) |
| AKALBUDI | Pikiran sehat (8) |
| AKANAKAN | Mirip benar; hampir sama benar (8) |
| AKARBATU | Akar yang tumbuh di bukit-bukit, batangnya berwarna hitam dan tidak berdaun, biasanya dibuat ikat pinggang sebagai penangkal sakit pinggang (8) |
| AKARBULU | Bulu halus pada ujung akar; akar rambut (8) |
| AKARGIGI | Pangkal gigi yang berada di dalam gusi (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AKARISAP | Haustorium (8) |
| AKARKATA | Bagian kata yang menjadi dasar arti kata lain yang dibentuk dari kata tersebut (Linguistik) (8) |
| AKARKUKU | Bagian kuku yang tertutup permukaan kulit, tempat tumbuhnya lempengan kuku (8) |
| AKARLIAR | Akar yang tumbuh di tempat yang tidak semestinya, misalnya pada daun atau ruas (8) |
| AKARMATI | Akar gantung (8) |
| AKAROROS | Batik khas Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kenyah) (8) |
| AKARSAUT | Perdu merambat, bersulur, berdaun tunggal, berseling, dengan helaian daun tebal menyerupai tulang, melonjong-melanset, berbunga tabung kuning, berbuah kapsul merah dan beracun, kulit kayunya dapat dibuat tali (Adenia macrophylla var. singaporiana) (Botani) (8) |
| AKARSEMU | Akar yang tumbuh dari buku batang atau umbi batang (8) |
| AKARSUSU | Akar tunggang (8) |
| AKARUMBI | Akar tunggang yang mengandung zat tepung dan sebagainya dan dapat dimakan (8) |
| AKARURIT | Pengikat ikan, biasanya terbuat dari kulit bambu yang diiris tipis (8) |
| AKHIRNYA | Kesudahannya (8) |
| AKINESIA | Penurunan aktivitas gerak tubuh normal akibat cedera pada area motor tambahan (Psikologi) (8) |
| AKINESIS | Tiadanya pergerakan atau adanya gangguan terhadap pergerakan (Biologi) (8) |
| AKINETIK | Kromosom yang tidak memiliki sentromer (Biologi) (8) |
| AKLAMASI | Pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta rapat dan sebagainya terhadap suatu usul tanpa melalui pemungutan suara (8) |
| AKOMODIR | Mengakomodir; mengakomodasi; menyediakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan (8) |
| AKORDEON | Alat musik yang dapat dilipat yang dilengkapi dengan bilah gamitan (udara akan bertiup dengan kuat apabila pemuput udara digerakkan dengan tangan) (Musik) (8) |
| AKROASIT | Sel tak berwarna; limfosit (Biologi) (8) |
| AKRODRON | Peruratan daun yang urat primernya terdiri atas dua atau lebih, melengkung secara konvergen dan menyatu di ujung daun (Biologi) (8) |
| AKROFONI | Penggunaan lambang huruf yang berasal dari bagian awal sebuah suku kata atau kata (Linguistik) (8) |
| AKROLEIN | Senyawa organik cair tanwarna berbau tajam yang digunakan dalam sintesis organik (8) |
| AKROMASI | Pengusiran kromatin dari inti sel (Biologi) (8) |
| AKROMION | Tulang pada bahu yang dibentuk oleh tonjolan lateral dari tulang belikat (Anatomi) (8) |
| AKRONIMI | Proses pemendekan yang menggabungkan huruf, suku kata, atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai sebuah kata yang memenuhi kaidah fonotaktik suatu bahasa (Linguistik) (8) |
| AKROSTIK | Syair atau puisi yang dibentuk dari rangkaian huruf yang mengawali atau mengakhiri setiap barisnya (8) |
| AKROYOGA | Yoga yang menggabungkan praktik yoga tradisional dan akrobatik (8) |
| AKSEPTOR | Orang yang menerima serta mengikuti (pelaksanaan) program keluarga berencana; orang yang membayar jumlah wesel (Ekonomi dan Keuangan); orang yang menerima gagasan baru dan melaksanakannya (Ekonomi dan Keuangan); zat yang dapat bereaksi dengan zat lain dengan cara menerima partikel dari zat lain itu (Kimia); unsur takmurnian yang menaikkan jumlah lubang pada hablur semipenghantar (Fisika) (8) |
| AKSESORI | Barang tambahan; alat ekstra; barang yang berfungsi sebagai pelengkap dan pemanis busana; yang merupakan tambahan (misalnya saraf aksesori, yakni otak ke-11) (Anatomi) (8) |
| AKSILAGA | Aksi perkelahian (8) |
| AKSIMUDA | Kesenian rakyat Banyumas yang berciri keislaman, berupa permainan silat yang digabung dengan tari-tarian (Jawa) (8) |
| AKSINADA | Musik yang dimainkan di antara adegan-adegan dalam sebuah pertunjukan (Kesenian) (8) |
| AKSOSTIL | Filamen penunjang, membujur di tengah-tengah tubuh, terdapat pada hewan bersel satu (8) |
| AKTENTAS | Tas tempat menyimpan surat-surat penting (8) |
| AKTINIDA | Kelompok unsur berat radioaktif, mulai dari aktinium ke atas (Kimia) (8) |
| AKTINIUM | Unsur kimia aktinida; unsur logam radioaktif berderajat tiga, menyerupai lantanum dalam sifat kimiawinya dan ditemukan pada bijih besi; unsur bernomor atom 89, berlambang Ac, dan bobot atom 227,0278 (Kimia) (8) |
| AKTIVASI | Proses membuat aktif (8) |
| AKTOFILI | Sifat makhluk yang hidup dengan tegar di pantai karang (Biologi) (8) |
| AKTOLOGI | Ilmu tentang seluk-beluk ekosistem yang terdapat di pantai yang berbatu-batu (Biologi) (8) |
| AKTUARIA | Pegawai asuransi yang bertugas melaksanakan perhitungan keuangan perusahaan; hal yang berhubungan dengan penaksiran sebelum penetapan asuransi (8) |
| AKTUARIS | Ahli matematika dalam perusahaan asuransi yang menghitung-hitung risiko, premi, cadangan, dan dividen (8) |
| AKTUATOR | Alat untuk mengendalikan kemudi pada pesawat terbang, helikopter, dan sebagainya; penggerak (Penerbangan) (8) |
| AKUAFABA | Air rebusan kacang-kacangan (kacang polong, buncis, dan sebagainya), biasanya digunakan sebagai pengganti putih telur pada masakan vegan (8) |
| AKUALUNG | Alat bantu pernapasan untuk menyelam, ditaruh di atas punggung penyelam; merek dagang (8) |
| AKUANAUT | Orang dengan pakaian khusus selam yang berada di laut dalam (Oseanologi) (8) |
| AKUARIUM | Bak kaca (biasanya diberi tanaman air dan sebagainya) tempat memelihara ikan hias (8) |
| AKUARIUS | Nama rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa (Astronomi); zodiak ke-11 yang digambarkan sebagai orang menuangkan air sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 20 Januari dan 18 Februari; Kumba; Delu (Astrologi) (8) |
| AKUASKAP | Teknik memelihara, menata, dan mempertahankan biota air dalam akuarium sehingga menghasilkan pemandangan yang indah dalam air, misalnya pemandangan alam, gunung (8) |
| AKUASTAT | Alat yang mengatur suhu air (8) |
| AKUISISI | Perolehan; pemerolehan; masukan (tentang data komputer); pemindahan kepemilikan perusahaan atau aset (dalam industri perbankan terjadi apabila pembelian saham di atas 50%); pengambilalihan kepemilikan perusahaan atau aset; cara memperbesar perusahaan dengan cara memiliki perusahaan lain (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| AKUNTAMU | Rekening transaksi tamu yang masih tinggal di hotel (Perhotelan) (8) |
| AKUSATIF | Kasus yang menunjukkan fungsi sebagai objek langsung atau objek berpreposisi dalam kalimat (Linguistik) (8) |
| AKUSTIKA | Cabang ilmu fisika yang menyelidiki penghasilan, pengendalian, penyampaian, penerimaan, dan pengaruh bunyi (8) |
| ALAGHSAS | Kota di Niger (8) |
| ALAHMADI | Kota di Kuwait (8) |
| ALAKRIMA | Kurang atau tidak mempunyai sekresi air mata (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ALAMANDA | Semak bergetah yang banyak ditanam sebagai tanaman hias, bunganya besar berwarna kuning dan berbentuk trompe [Allamanda cathartic] (8) |
| ALAMARAH | Kota di Irak (8) |
| ALAMBAKA | Tempat kekal roh (zat hidup) manusia yang telah meninggal; alam kekal; akhirat (8) |
| ALAMFANA | Alam yang bersifat sementara dan tidak kekal; alam dunia (8) |
| ALAMGAIB | Alam yang berada di luar jangkauan manusia biasa, tempat makhluk halus dan tenaga yang luar biasa (8) |
| ALAMMAYA | Dunia maya (8) |
| ALAMRAYA | Jagat raya (8) |
| ALANALAN | Badut; pelawak (8) |
| ALANGKAH | Kata afektif penanda rasa heran, kagum, dan sebagainya; betapa (8) |
| ALANSARA | Beras pulut putih (8) |
| ALANTOIN | Hasil akhir metabolisme purin atau renin yang terdapat dalam cairan alantois dan air seni binatang menyusui tertentu (C4H6O3N4) (Kimia) (8) |
| ALANTOIS | Kantong selaput yang timbul di bagian posterior saluran pencernaan pada hewan bertulang belakang tinggi dan berfungsi sebagai organ pernapasan, pencernaan, atau kedua-duanya (Biologi) (8) |
| ALAPALAP | Elang pemakan burung kecil [Accipiter virgatus gularis] (Zoologi); orang yang suka mengambil (dengan cepat) milik orang lain; pencuri (penjambret, pencopet, dan sebagainya) kawakan (8) |
| ALARWALE | Panggilan untuk wanita yang sudah menikah (8) |
| ALASBAJU | Kain pelapis baju (8) |
| ALASDADA | Kain kecil penutup dada (pada waktu makan); cukin (8) |
| ALASKAKI | Tumpuan kaki (seperti tikar, bangku kecil); penutup telapak kaki (kasut, sandal, terompah, sepatu, dan sebagainya) (8) |
| ALASKATA | Kata pendahuluan (8) |
| ALASMAIN | Alas yang digunakan untuk bermain ular tangga, kartu, atau permainan lain, biasanya berukuran besar dan memiliki ilustrasi yang sesuai; alas pelindung yang digunakan bayi atau anak kecil saat berbaring, bermain, atau merangkak di lantai, dapat terbuat dari bahan yang empuk, biasanya memiliki warna atau ilustrasi yang menarik; karpet main (8) |
| ALASMEJA | Taplak meja (8) |
| ALASPETI | Lapisan dinding peti; tutup daun peti (8) |
| ALASTONO | Gerakan kepiting seperti memanggil air pasang dengan menggerakkan capitnya ke atas (Seram) (8) |
| ALATRAJA | Perlengkapan raja (seperti ketur, kendi, kipas) (8) |
| ALATTANI | Perkakas yang biasa digunakan dalam usaha tani, seperti cangkul, arit, parang (Pertanian) (8) |
| ALATUCAP | Organ tubuh manusia yang berfungsi dalam pengujaran bunyi bahasa, seperti paru-paru, laring, faring, rongga hidung, rongga mulut, bibir, gigi, lidah, alveolum, palatum, dan velum (Linguistik) (8) |
| ALATUKUR | Perkakas untuk mengukur (mencocokkan, mengetahui) jarak, bobot, luas, panas, getaran, kecepatan, tegangan, tekanan, volume, dan sebagainya (8) |
| ALAWATAE | Siang hari (Hitu) (8) |
| ALBACETE | Kota di Spanyol (8) |
| ALBAHDIR | Pasukan pengawal sultan Ternate yang terdiri dari empat anggota berpakaian seragam besi dan topi tembaga (8) |
| ALBAKORA | Ikan laut yang ukurannya mencapai 140 cm, berat mencapai 60,3 kg, umur mencapai 9 tahun, hidup di perairan tropis dengan kedalaman 0–600 m, tersebar di perairan Laut Mediterania (Thunnus alalunga) (8) |
| ALBATROS | Burung laut berukuran besar, sayap bagian atas dan belakang berwarna gelap serta bagian bawah berwarna putih, berkaki kuat, memiliki tiga jari depan yang terhubung oleh selaput, mencari makan dengan mengambil ikan dari permukaan air, sebaran meliputi belahan bumi selatan dari Antarktika sampai Australia, Afrika Selatan, dan Amerika Selatan (Diomedeidae); kertas yang relatif tipis dan halus, berbahan semiplastik karena tidak mudah sobek, digunakan sebagai media promosi cetak seperti spanduk (8) |
| ALBERTON | Kota di Afrika Selatan (8) |
| ALBINOID | Mirip bulai; berkulit putih, tidak berpigmen (tentang ternak kerbau, sapi), tetapi tanduk dan kuku berwarna hitam karena masih mengandung pigmen (zat tanduk) (Peternakan) (8) |
| ALBUMOSA | Hasil primer pencernaan protein yang berbeda dari albumin karena tidak dapat digumpalkan oleh panas (Kimia) (8) |
| ALCHEVSK | Kota di Ukraina (8) |
| ALCORCON | Kota di Spanyol (8) |
| ALDEHIDA | Senyawa organik yang dicirikan oleh gugus karbonil takjenuh (C=O); alkohol dehidrogenase; RCHO (Kimia) (8) |
| ALDOLASE | Enzim dalam otot binatang menyusui yang berfungsi untuk merangsang proses glikogenolisis, diperlukan untuk menghasilkan energi dalam keadaan tanpa udara (Biologi) (8) |
| ALEGORIS | Bersifat kiasan (perlambangan, ibarat) (8) |
| ALEGRETE | Kota di Brasil (8) |
| ALEGRETO | Cukup cepat (tentang irama), lebih cepat daripada andante, tetapi lebih lambat daripada alegro (Musik) (8) |
| ALELBISU | Alel yang tidak memperlihatkan produk yang terukur (Biologi) (8) |
| ALELOGEN | Sifat menghasilkan anak satu petarangan yang seluruhnya dari satu jenis kelamin (Biologi) (8) |
| ALETOFIT | Tumbuhan yang berhabitat di pinggir jalan atau pinggir rel kereta api (Biologi) (8) |
| ALEWARAI | Kayu yang dipotong dalam jumlah banyak, dipotong secara pendek-pendek (Seluwarsa) (8) |
| ALFAYYUM | Kota di Mesir (8) |
| ALGABIRU | Alga yang kaya akan klorofil, vitamin E, Zn, Fe, Cu, digunakan sebagai pelindung kulit dan antipenuaan; ganggang biru (8) |
| ALGAFFAR | Yang Maha Pengampun (Allah Swt.) (8) |
| ALGIKOLA | Hidup pada ganggang (Biologi) (8) |
| ALGISIDA | Zat kimia yang secara selektif mematikan ganggang (Biologi) (8) |
| ALGOLOGI | Ilmu yang mendalami seluk-beluk kehidupan ganggang; fikologi (8) |
| ALHAMBRA | Kompleks istana sekaligus benteng yang megah di Granada, Spanyol; kota di Amerika Serikat (8) |
| ALHILLAH | Kota di Irak (8) |
| ALIAGREM | Penganan tradisional Sunda yang terbuat dari tepung beras, santan, dan gula merah dibentuk menyerupai cincin (8) |
| ALICANTE | Kota di Spanyol (8) |
| ALIENASI | Keadaan merasa terasing (terisolasi); penarikan diri atau pengasingan diri dari kelompok atau masyarakat; pemindahan hak milik dan pangkat kepada orang lain (8) |
| ALIFATIK | Sifat senyawa yang mempunyai susunan atom karbon dalam rantai dan bukan dalam lingkar tertutup (Kimia) (8) |
| ALIFBATA | Abjad Arab (8) |
| ALIGATOR | Reptil besar yang hidup di dekat air, memiliki kulit tebal bersisik, rahang kuat, ekor panjang, moncong pendek dan lebih lebar daripada buaya, hanya terdapat di Amerika Serikat, Mesiko, dan Cina (Alligator) (Zoologi) (8) |
| ALIHALIH | Dengan tidak disangka-sangka; kiranya; sebagai pengganti (8) |
| ALIHDAYA | Upaya pengubahan ke hal yang lebih baik; berpindah kekuatan; pengalihan pengerjaan urusan perusahaan oleh orang dari penyedia tenaga kerja; mancadaya (8) |
| ALIHKODE | Penggunaan bahasa lain atau variasi bahasa lain untuk menyesuaikan diri dengan peran atau situasi lain atau karena adanya partisipan lain (Linguistik) (8) |
| ALIHLUAR | Praktik memberikan kontrak pekerjaan kepada pihak di luar perusahaan (8) |
| ALIIMRAN | Surah ketiga dalam Al-Qur'an (Agama Islam) (8) |
| ALIKHLAS | Surah ke-112 dalam Al-Qur'an (Agama Islam) (8) |
| ALIMBUBU | Pusaran angin (8) |
| ALIMUNAN | Ilmu menghilang (tidak terlihat di tempat yang terang atau di tengah keramaian) (Minangkabau) (8) |
| ALIZARIN | Senyawa yang terdiri atas kristal berwarna kuning kemerah-merahan (C14H6O2(OH)2) (8) |
| ALJAZAIR | Negara yang terletak di Afrika Barat Laut, beribu kota Aljir (8) |
| ALJUBAYL | Kota di Arab Saudi (8) |
| ALKALOID | Senyawa organik bernitrogen dan bersifat basa, umumnya berasal dari tumbuhan, berkhasiat sebagai obat, bersifat narkotik atau toksik (Kimia) (8) |
| ALKAPINS | Alat perlengkapan instruksi (akronim) (8) |
| ALKAPSUS | Alat perlengkapan khusus (akronim) (8) |
| ALKASYAF | Penyingkap; pengintai (Arab) (8) |
| ALKAUSAR | Sungai (telaga) di dalam surga; sesuatu yang banyak sekali; surah ke-108 dalam Al-Qur'an (8) |
| ALKESLAP | Alat kesehatan lapangan (akronim) (8) |
| ALKHAFJI | Kota di Arab Saudi (8) |
| ALKILASI | Proses memasukkan radikal alkil ke dalam senyawa (Kimia) (8) |
| ALKOMLEK | Alat komunikasi dan elektronika (akronim) (8) |
| ALKOMPUR | Alat komunikasi tempur (akronim) (8) |
| ALKOMWIL | Alat komunikasi wilayah (akronim) (8) |
| ALLAHUMA | Seruan dalam doa (maknanya ‘wahai Tuhanku’) (Arab) (8) |
| ALLEPPEY | Kota di India (8) |
| ALMAIDAH | Surah ke-14 dalam Al-Qur'an (Agama Islam) (8) |
| ALMAKTUB | Kitab suci (8) |
| ALMANANE | Sesepuh adat yang melakukan pesta adat (Hitu) (8) |
| ALMANDIN | Garnet yang berwarna merah tua atau merah kecokelat-cokelatan; almandit (Geografi dan Geologi) (8) |
| ALMANDIT | Garnet yang berwarna merah tua atau merah kecokelat-cokelatan; almandin (Geografi dan Geologi) (8) |
| ALMARHUM | Yang dirahmati Allah (sebutan kepada orang Islam yang telah meninggal); yang telah meninggal; mendiang; kata untuk menyebut orang yang telah meninggal (8) |
| ALMATSUS | Alat material khusus (akronim) (8) |
| ALMUAZAM | Yang dimuliakan; yang mulia; yang terhormat (biasa ditulis di alamat surat) (Arab) (8) |
| ALNGILIN | Buah pinang yang masih kecil, belum ada biji (8) |
| ALODINIA | Persepsi rasa sakit yang memunculkan stimulus rasa tidak sakit (Psikologi) (8) |
| ALOKROMI | Pemancaran sinaran radiasi elektromagnetik oleh atom, molekul, dan benda lain, yang disebabkan oleh cahaya masuk yang berbeda riak gelombangnya (Fisika) (8) |
| ALONALON | Perlahan-lahan (8) |
| ALONGINS | Peralatan pertolongan instruksi (akronim) (8) |
| ALOPESIA | Kebotakan yang bukan karena pembawaan lahir; kerontokan bulu sebagian atau menyeluruh pada tubuh hewan (Peternakan); kerontokan rambut pada kepala atau tubuh (8) |
| ALOPLOID | Poliploid yang memiliki beberapa perangkat kromosom, yang berbeda secara genetika (Biologi) (8) |
| ALOPTAMA | Alat operasional utama (singkatan) (8) |
| ALOTETUA | Individu yang membantu tetua dalam memelihara anak-anaknya (Biologi) (8) |
| ALOTROPI | Adanya dua bentuk atau lebih suatu unsur, misalnya intan dan grafit (8) |
| ALPALKES | Alat peralatan kesehatan (akronim) (8) |
| ALQURAYN | Kota di Mesir (8) |
| ALRAYYAN | Kota tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 Qatar (8) |
| ALSINTAN | Alat mesin pertanian (akronim) (8) |
| ALSOFILI | Hidup subur di habitat pepohonan (Biologi) (8) |
| ALTAMIRA | Kota di Brasil dan Meksiko (8) |
| ALTAMURA | Kota di Italia (8) |
| ALTERASI | Perubahan yang terjadi pada batuan akibat pengaruh air panas (hidrotermal) (Geografi dan Geologi); pengubahan (8) |
| ALTEREGO | Aku yang kedua (Psikologi); orang yang membantu serta menemani sahabat karib (seorang tokoh) dalam segala hal dan keadaan; kawan yang tidak terpisahkan, misalnya suami atau istri (Psikologi) (8) |
| ALTITUDO | Ketinggian vertikal suatu objek diukur dari permukaan laut; ketinggian atau jarak sudut benda langit diukur dari cakrawala (Astronomi) (8) |
| ALUALUAN | Kata pendahuluan (8) |
| ALUMINUM | Aluminium (8) |
| ALUNALUN | Tanah lapang yang luas di muka keraton atau di muka tempat kediaman resmi bupati, dan sebagainya (8) |
| ALURALUR | Tumbuhan pantai, lebar daunnya 1–2 cm dan berair (Suaeda maritima) (8) |
| ALURERAT | Jalinan peristiwa yang sangat padu dalam karya sastra, kalau salah satu peristiwa ditiadakan, keutuhan cerita akan terganggu (Sastra) (8) |
| ALUVIASI | Pengendapan sedimen sungai di sepanjang alirannya (Biologi) (8) |
| ALVEOLAR | Bertalian dengan atau menyerupai alveolus; bertalian dengan pembentukan bunyi dengan mendekatkan atau menempelkan ujung atau daun lidah pada pangkal gigi (Linguistik); bunyi (konsonan) yang dibuat dengan cara demikian (Linguistik) (8) |
| ALVEOLUM | Bagian mulut yang keras di belakang gigi atas (8) |
| ALVEOLUS | Rongga atau ceruk kecil, seperti rongga dalam rahang tempat akar gigi tertanam; kantong udara di dalam paru-paru; bagian mulut yang keras di belakang gigi atas (Anatomi) (8) |
| ALWAKRAH | Kota tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 Qatar (8) |
| AMABAKDU | Sesudah itu (dipakai dalam surat atau pada bagian akhir hikayat dan sebagainya) (8) |
| AMAHATUA | Orang yang dahulunya tinggal di pegunungan (Hitu) (8) |
| AMAIAMAI | Ibu-ibu (pedagang) (8) |
| AMANATUN | Nama kerajaan di Pulau Timor bagian barat (8) |
| AMANITIN | Zat beracun yang dihasilkan jenis jamur tertentu (8) |
| AMANTIUM | Komunitas dataran atau bukit berpasir (Biologi) (8) |
| AMANUBAN | Nama kerajaan di Pulau Timor bagian barat (8) |
| AMARILIS | Tanaman hias termasuk dalam suku Amaryllidaceae, bunga besar berwarna merah tua (Amaryllis belladonna) (8) |
| AMARILLO | Kota di Amerika Serikat (8) |
| AMARNATH | Kota di India (8) |
| AMARRAJA | Perintah raja (8) |
| AMATIRAN | Secara amatir (8) |
| AMATOFIT | Tumbuhan yang tumbuh pada bukit pasir (Biologi) (8) |
| AMBALANG | Alat untuk melemparkan batu jauh-jauh (8) |
| AMBARILE | Rasa tidak enak di lidah karena bercampurnya rasa manis, asin, asam, dan pahit secara bersamaan (Sunda) (8) |
| AMBARITA | Jari manis (Batak) (8) |
| AMBASADE | Kantor atau gedung kedutaan besar (8) |
| AMBATTUR | Kota di India (8) |
| AMBAYASA | Pemimpin kelompok dalam masyarakat adat Bacan (8) |
| AMBEKARA | Perkawinan antara wanita golongan bangsawan dengan pria golongan biasa (Muna) (8) |
| AMBIGRAM | Kata atau simbol yang dirancang agar dapat dibaca dalam berbagai arah atau sudut pandang, misalnya dibalik atau diputar (8) |
| AMBILOBE | Kota di Madagaskar (8) |
| AMBISIUS | Berkeinginan keras mencapai sesuatu (harapan, cita-cita); penuh ambisi (8) |
| AMBLESAN | Sesuatu yang ambles (8) |
| AMBROSIA | Makanan para dewa mitologi Yunani; selada buah yang terbuat dari jeruk dan kelapa parut (8) |
| AMBRUKAN | Sesuatu yang ambruk; hasil dari pengambrukan (8) |
| AMBUAMBU | Tongkol (Euthynnus alleteratus); kelapa sangrai yang ditumbuk halus sebagai salah satu bahan bumbu gulai (Minangkabau); rambut atau serabut jagung (Batak); aksesori pada pakaian tradisional negeri Hitu yang dipasang di lengan, terbuat dari kain berwarna keemasan (Hitu) (8) |
| AMBULANS | Kendaraan (mobil dan sebagainya) yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit, korban kecelakaan, dan sebagainya (8) |
| AMEBOSIT | Sel jaringan pengikat primitif yang mampu bergerak seperti ameba yang terdapat pada jaringan atau cairan tubuh hewan yang tidak mempunyai tulang belakang (Zoologi); sel ameboid (Zoologi) (8) |
| AMEIOSIS | Pembelahan sel secara meiosis yang tidak berlangsung sebagaimana mestinya sehingga tidak terjadi pengurangan jumlah kromosom pada sel anak (Biologi) (8) |
| AMENITAS | Keadaan senang; sesuatu yang menimbulkan kesenangan, kenyamanan (8) |
| AMENOREA | Terhentinya haid secara abnormal (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AMETESIS | Parasit yang hanya memiliki inang tunggal dalam keseluruhan daur hidupnya (Biologi) (8) |
| AMFIDROM | Ruaya ikan antarekosistem perairan tawar dan laut (8) |
| AMFISTON | Cacing hati dengan aselabulum yang terdapat pada ujung belakang tubuh (Fasciola gigantica) (Zoologi) (8) |
| AMFITROP | Jenis tumbuhan yang hidup secara fototrof pada siang hari dan kemotrof pada malam hari (Biologi) (8) |
| AMIGDALA | Jaringan limfoid dalam faring atau dekat pangkal lidah (Biologi) (8) |
| AMILEMIA | Keadaan kelebihan pati di dalam darah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AMINAMIN | Tumbuhan (Sebastiana chamaelea) (8) |
| AMINAWON | Babi pertama yang dipanah dalam pesta babi bagi masyarakat suku Muyu (8) |
| AMITAMIT | Ungkapan yang menyatakan jangan sampai terjadi (menimpa) pada kita (tentang bahaya dan sebagainya) (8) |
| AMITOSIS | Pembelahan sel yang dimulai dengan proses pembelahan inti secara langsung menjadi dua tanpa diferensiasi (tidak terlihat adanya kromosom atau benang-benang kromosom) (Biologi) (8) |
| AMLAPURA | Ibu kota Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali (8) |
| AMNIOTIK | Bersangkutan dengan amnion (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AMOFILIA | Ketertarikan yang luar biasa pada pasir atau tanah berpasir (Psikologi) (8) |
| AMPERSAN | Simbol (&) yang berarti 'dan' (8) |
| AMPIBABO | Lauje; suku bangsa yang mendiami daerah sepanjang Teluk Tomini di Sulawesi (8) |
| AMPIKALE | Harta (sawah dan sebagainya) yang disimpan untuk diri sendiri sebagai jaminan hidup (Bugis) (8) |
| AMPLOKAN | Sistem bangunan rumah joglo yang terbuat dari bahan kayu jati untuk menghubungkan dinding yang satu dengan yang lainnya agar mudah dilepas apabila ada acara besar (Jawa) (8) |
| AMPORANG | Abu yang berasal dari sisa pembakaran di tungku (Minahasa) (8) |
| AMPUTASI | Pemotongan (anggota badan), terutama kaki dan/atau tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AMRAVATI | Kota di India (8) |
| AMRITSAR | Kota di India (8) |
| AMUNGKAL | Suku bangsa yang mendiami daerah Nabire, Papua Tengah; Damal (8) |
| AMYGRANT | Penyanyi yang mempopulerkan lagu "That’s What Love Is For", yang dirilis tahun 1991 (8) |
| ANABASIS | Bagian alur cerita yang menggambarkan penonjolan kejadian menuju klimaks (Sastra) (8) |
| ANABATIK | Bergerak naik (8) |
| ANABOLIK | Berhubungan dengan anabolisme; bersifat anabolisme; pembentuk otot atau jaringan (Anatomi) (8) |
| ANACONDA | Golongan ular besar yang endemik di perairan tawar (8) |
| ANAFORIS | Bersifat anafora (8) |
| ANAIANAI | Semut putih; rayap (Captottermes curvignathus) (8) |
| ANAKADAM | Keturunan Adam; manusia (8) |
| ANAKANAK | Anak yang masih kecil (belum dewasa); anak buah (8) |
| ANAKANDA | Kata sapaan untuk anak (8) |
| ANAKASUH | Anak yang diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pada orang tuanya (8) |
| ANAKBAGI | Anak yang diangkat dengan cara bertukar harta (Toraja) (8) |
| ANAKBAJU | Baju dalam (8) |
| ANAKBALA | Anak yang selalu mengganggu anak orang lain (kiasan) (8) |
| ANAKBERU | Keluarga yang mengambil atau menerima istri (Karo) (8) |
| ANAKBINI | Anak dan istri; keluarga (8) |
| ANAKBOLA | Sebutan untuk pencopet (kiasan/Minangkabau) (8) |
| ANAKBUAH | Anggota kelompok (regu pasukan) yang berada di bawah seorang pemimpin (8) |
| ANAKBULU | Sebutan untuk hewan peliharaan yang berbulu, seperti kucing, anjing, hamster, kelinci, dan sebagainya; anabul (8) |
| ANAKCUCU | Anak dan cucu; keturunan (8) |
| ANAKDARA | Anak perempuan yang sudah mencapai usia remaja dan belum kawin; pengantin perempuan (8) |
| ANAKDAUD | Gelar untuk Mesias yang dinantikan yang berasal dari keturunan Raja Daud (Agama Kristen) (8) |
| ANAKDAUN | Helaian daun atau tiap-tiap helaian daun dari daun majemuk (Biologi) (8) |
| ANAKEMAS | Anak budak belian yang diambil anak oleh tuannya; orang yang paling disayangi (disenangi) oleh atasannya (keluarganya, kepalanya, majikannya, tuannya, dan sebagainya); anak Indonesia yang diambil oleh bangsa lain (8) |
| ANAKGAUL | Sebutan untuk anak muda yang biasa bergerombol di tempat keramaian (8) |
| ANAKJARI | Jari tangan; jari kelingking (8) |
| ANAKJATI | Orang asli; penduduk asli (8) |
| ANAKJAWI | Anak laki-laki yang disayangi (8) |
| ANAKKATI | Anak dacin (8) |
| ANAKKETI | Bola kecil terbuat dari kayu yang dipakai dalam permainan (8) |
| ANAKKUAR | Anak yang lahir dari hasil hubungan di luar ikatan pernikahan; anak haram; anak jadah (8) |
| ANAKMAMA | Sebutan untuk anak yang selalu bergantung dan melibatkan ibunya dalam hal apa pun; anak mami (kiasan) (8) |
| ANAKMAMI | Anak mama (kiasan) (8) |
| ANAKMATA | Bulatan kecil di tengah-tengah bola mata (8) |
| ANAKMEJA | Peti-peti kecil di meja (merupakan perlengkapan meja); laci (8) |
| ANAKMUDA | Orang yang masih muda; pemuda; anak yang keenam (8) |
| ANAKOBAT | Anak (orang) sakit yang sedang dalam perawatan dokter; pasien (8) |
| ANAKOMPO | Usus halus (Culambacu) (8) |
| ANAKONDA | Ular raksasa yang berkembang biak dengan cara beranak serta tinggal di rawa dan sungai berarus lambat Amerika Selatan (Eunectes) (8) |
| ANAKPAPA | Sebutan untuk anak yang selalu bergantung dan melibatkan ayahnya dalam hal apa pun (kiasan) (8) |
| ANAKRONA | Keluarga mempelai wanita dalam adat perkawinan suku Manggarai (Manggarai) (8) |
| ANAKSAKU | Kantong kecil pada baju (8) |
| ANAKTARI | Penari (8) |
| ANAKTIRI | Anak bawaan suami atau istri yang bukan hasil perkawinan dengan istri atau suami yang sekarang (8) |
| ANAKTUNA | Anak yang berkelainan; anak yang cacat (8) |
| ANAKUANG | Bunga uang; rente (8) |
| ANAKUSIS | Tuli akibat kerusakan saraf dengar (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ANAKWINA | Keluarga mempelai pria dalam adat perkawinan suku Manggarai (Manggarai) (8) |
| ANALEKTA | Bunga rampai; kumpulan (8) |
| ANALISIS | Penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab musabab, duduk perkaranya, dan sebagainya); penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan (Manajemen); penyelidikan kimia dengan menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dan sebagainya (Kimia); penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan akan kebenarannya (8) |
| ANALITIK | Analitis (8) |
| ANALITIS | Bersifat (menurut) analisis (8) |
| ANANTNAG | Kota di India (8) |
| ANAPOLIS | Kota di Brasil (8) |
| ANATOLIA | Nama historis semenanjung barat Asia Kecil, sering juga digunakan untuk menyebut Asia Kecil secara keseluruhan (8) |
| ANATOMIS | Bersifat anatomi (8) |
| ANCANGAN | Tindakan atau perbuatan mendekat; perkiraan; pengambilan langkah awal untuk mencapai tujuan; cara khusus dalam mengambil langkah awal untuk mencapai tujuan; alat untuk mencapai tujuan; ancang-ancang (Olahraga) (8) |
| ANCUMCUM | Orang yang tak berguna (Batak) (8) |
| ANDAIKAN | Misalkan; seumpama (8) |
| ANDANGAN | Garis berwarna-warni yang dicatkan sepanjang sisi luar sampan atau perahu untuk penanda daya muat (Madura) (8) |
| ANDAPITA | Kue yang dibuat dari tepung beras (Melayu Jakarta) (8) |
| ANDERSON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| ANDOLAKI | Lokasi permukiman orang pertama suku Tolaki di Kabupaten Konawe (Tolaki) (8) |
| ANDRADAY | Aktris film drama terbaik pada Golden Globe Awards ke-78 (8) |
| ANDRADIT | Kalsium-besi (Kimia) (8) |
| ANDROGEN | Hormon kelamin yang dihasilkan khusus oleh testis sehingga menyebabkan timbulnya ciri kelaki-lakian, seperti adanya janggut, suara besar, otot besar (Biologi); sifat yang hanya menghasilkan keturunan jantan (Biologi) (8) |
| ANDROLOG | Ahli andrologi (8) |
| ANEHANEH | Macam-macam (8) |
| ANEKARIA | Berbagai kesenangan (kegembiraan) (8) |
| ANEKSASI | Pengambilan dengan paksa tanah (wilayah) orang (negara) lain untuk disatukan dengan tanah (negara) sendiri; penyerobotan; pencaplokan; penggabungan (8) |
| ANESTESI | Hilangnya rasa pada tubuh terutama rasa nyeri yang disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ANEURINA | Vitamin B-1; tiamina (8) |
| ANGALAKI | Mengantarai tanaman yang satu dengan yang lain (Makassar) (8) |
| ANGGAPAN | Sangkaan; pendapat; pandangan; ajakan untuk minum dan sebagainya (8) |
| ANGGARAN | Perkiraan; perhitungan; aturan; taksiran mengenai penerimaan dan pengeluaran kas yang diharapkan untuk periode yang akan datang (Ekonomi dan Keuangan); rencana penjatahan sumber daya yang dinyatakan dengan angka, biasanya dalam satuan uang (Manajemen) (8) |
| ANGGITAN | Barang yang dianggit; gubahan; karangan; rekaan; ragam hias pelengkap yang menggenapi motif batik secara keseluruhan (8) |
| ANGGRANG | Sandar dalam keadaan tegak (tentang tangga dan lain-lain) (Jawa) (8) |
| ANGGUKAN | Perbuatan atau cara mengangguk (8) |
| ANGGURAN | Anggur; anggur yang tidak enak rasanya (8) |
| ANGKADUA | Tanda kata ulang berupa angka 2 (biasanya ditulis agak ke atas dan ukurannya agak kecil) yang dapat dipakai dalam tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar (8) |
| ANGKASET | Angka yang diperlukan untuk memenangkan set pertandingan (Olahraga) (8) |
| ANGKATAN | Pendapatan mengangkat; bala tentara (segenap tentara dengan senjatanya); pasukan (armada dan sebagainya) yang dikirim untuk berperang; turunan; yang diangkat (jabatan, pangkat); suka diangkat (dipuji-puji); selengkap; kelompok sastrawan yang bertindak sebagai kesatuan yang berpengaruh pada masa tertentu dan secara umum menganut prinsip yang sama untuk mendasari karya sastra (Sastra); pengangkatan; keangkatan (Sastra) (8) |
| ANGKLUNG | Alat musik tradisional yang dibuat dari tabung bambu (Musik) (8) |
| ANGKRING | Pikulan (8) |
| ANGKUTAN | Barang-barang (orang-orang dan sebagainya) yang diangkut; cara mengangkut; moda transportasi (8) |
| ANGLAMIL | Angkutan laut militer (akronim) (8) |
| ANGSADUA | Ragam hias batik Jambi yang menggambarkan sepasang angsa, terkait dengan legenda Kota Jambi (8) |
| ANGSODUO | Motif batik Jambi, bergambar sepasang angsa, melambangkan legenda terbentuknya Kota Jambi (Melayu Jambi) (8) |
| ANGSTROM | Satuan panjang yang panjang ukuran 10 Å = 1 nm (Fisika) (8) |
| ANGSURAN | Uang yang dipakai untuk mengangsur (utang, pajak, dan sebagainya); cicilan (8) |
| ANHIDRIT | Kalsium sulfat alam berbentuk butir padat (CaSO4) (Kimia) (8) |
| ANIKONIS | Berkaitan dengan simbol atau lambang yang secara tidak langsung menimbulkan pertalian dengan sesuatu yang dilambangkannya (8) |
| ANIMATOR | Pembuat film animasi (8) |
| ANIMISME | Kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dan sebagainya) (8) |
| ANIRIDIA | Keadaan tidak adanya iris sebagian atau seluruhnya pada mata (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ANJUNGAN | Anjung-anjung; bangunan di taman atau lapangan, yang kadang-kadang dibuat secara artistik, dipakai sebagai tempat rekreasi; bangunan yang dibuat khusus untuk pameran dan sebagainya; paviliun (8) |
| ANNARBOR | Kota di Amerika Serikat (8) |
| ANOFELES | Nyamuk malaria (Anopheles) (8) |
| ANOSIYEP | Daerah matahari terbit (Sumbawa) (8) |
| ANPOTMIL | Analisis potensi militer (akronim) (8) |
| ANPOTWIL | Analisis potensi wilayah (akronim) (8) |
| ANSIETAS | Kondisi emosional yang tidak menyenangkan, ditandai dengan perasaan-perasaan subjektif seperti ketegangan, ketakutan, dan kekhawatiran, serta pengaktifan sistem saraf pusat (Psikologi) (8) |
| ANTARRAS | Antara ras yang satu dan yang lain (8) |
| ANTARSEL | Antara sel yang satu dan yang lain (8) |
| ANTASIDA | Zat atau obat yang menetralkan keasaman yang berlebihan dalam saluran pencernaan makanan; penawar asam; antasid (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| ANTEFIKS | Bentuk hiasan candi yang ditemukan pada bagian atap; simbar (Arkeologi) (8) |
| ANTELIKS | Tonjolan memanjang dan melengkung di sebelah dalam daun telinga (Anatomi) (8) |
| ANTERIOR | Terletak di depan; lebih dahulu dari (8) |
| ANTIASAM | Basa atau penyangga yang menetralkan asam (Kimia) (8) |
| ANTIBEKU | Zat yang ditambahkan dalam zat lain atau sistem lain untuk mencegah pembekuan (8) |
| ANTIBODI | Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri, virus atau untuk melawan toksin yang dihasilkan oleh bakteri (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| ANTIBUSA | Zat yang apabila dimasukkan dalam cairan akan menghambat pembentukan busa (Kimia) (8) |
| ANTIHAMA | Zat pencegah hama (Kimia) (8) |
| ANTIHERO | Antipahlawan (Kesenian); tidak ada unsur kepahlawanan dalam cerita (Kesenian); cerita yang tidak memiliki tokoh protagonis (Kesenian) (8) |
| ANTIIMUN | Proses yang disebabkan oleh sel tubuh saling menyerang pada penderita diabetes; yang bekerja mencegah kekebalan (8) |
| ANTIKLIN | Punggung lipatan kulit bumi yang berlapis-lapis (Geografi dan Geologi) (8) |
| ANTIMONI | Unsur kimia berupa logam beracun yang tidak diketahui fungsi metabolisnya, dan bukan merupakan zat gizi esensial (Kimia) (8) |
| ANTINOMI | Kenyataan yang kontroversial; pertentangan antara dua ayat dalam undang-undang (Hukum) (8) |
| ANTIPATI | Penolakan atau perasaan tidak suka yang kuat; perasaan menentang objek tertentu yang bersifat personal dan abstrak (8) |
| ANTIPODE | Dua tempat yang terletak di belahan bumi yang berlawanan; belahan bumi yang letaknya berlawanan dengan tempat kita; orang-orang yang saling bertentangan atau berlawanan pendirian (kiasan) (8) |
| ANTIPOLO | Kota di Filipina (8) |
| ANTITANK | Bersifat dapat melumpuhkan tank dalam peperangan (8) |
| ANTOFILI | Orang yang sangat tertarik pada bunga (8) |
| ANTOLOGI | Kumpulan karya tulis pilihan dari seorang atau beberapa orang pengarang (8) |
| ANTOLONG | Pohon cempedak raksasa di Toraja, berfungsi sebagai pekuburan bayi yang meninggal ketika baru lahir atau anak yang meninggal sebelum bergigi, batangnya dilubangi sesuai ukuran badan bayi, kemudian bayi dikuburkan tanpa pakaian dan ditutup dengan sabut ijuk atau daun enau (Toraja) (8) |
| ANTONIMI | Oposisi makna dalam pasangan leksikal yang dapat dijenjangkan (Linguistik) (8) |
| ANTOSIAN | Kumpulan zat warna tanaman, lazimnya pada bunga dan buah, berwarna merah, biru, dan lembayung (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| ANTRASIT | Batu bara yang mengalami metamorfosis menjadi arang batu keras berkilat, mengandung karbon sangat tinggi (Geografi dan Geologi) (8) |
| ANTROPIK | Berkenaan dengan manusia atau periode keberadaan manusia di bumi (8) |
| ANTULAWO | Hantu yang muncul di permukaan laut, terlihat seperti pancaran cahaya (Gorontalo) (8) |
| ANTUMBRA | Bayangan yang merupakan perpanjangan umbra, terjadi jika sumber cahaya berdiameter lebih besar daripada objek yang terkena cahaya tersebut (8) |
| ANTURIUM | Terna yang termasuk ke dalam suku Araceae, berdaun hijau lebar, perbungaan berbentuk tongkol, terlindungi oleh seludang bunga dengan berbagai macam warna seperti gelombang cinta dan kuping gajah (Anthurium ferrience) (Botani) (8) |
| ANTUSIAS | Bergairah, bersemangat (8) |
| ANUGERAH | Pemberian atau ganjaran dari pihak atas (orang besar dan sebagainya) kepada pihak bawah (orang rendah dan sebagainya); karunia (dari Tuhan) (8) |
| ANUMERTA | Setelah meninggal; penghargaan (gelar, pangkat, dan sebagainya) yang diberikan kepada anggota angkatan bersenjata yang dianggap berjasa kepada negara sesudah orangnya meninggal (8) |
| ANURESIS | Ketidakmampuan memproduksi urine; anuria (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ANUSWARA | Bunyi sengau atau konsonan nasal; anunasika (Linguistik); tanda diakritik yang menandai adanya nasalisasi dalam aksara India dan Jawa (Filologi); anunasika (8) |
| ANYANGSI | Kota di Korea Selatan (8) |
| AOTEAROA | Julukan Selandia Baru, dari bahasa Maori yang artinya adalah tanah berawan putih panjang (8) |
| APAAPAAN | Kata tanya untuk menanyakan tindakan dengan agak meremehkan, tanpa mengharapkan jawaban (8) |
| APAKABAR | Ada kabar bagaimana lagi; bagaimana keadaannya (8) |
| APALACUR | Ungkapan yang menyatakan ketidakberdayaan; bagaimana lagi; apa daya (8) |
| APAMACAM | Bagaimana (8) |
| APANAPAN | Kayu yang ada pada ani-ani (Jawa) (8) |
| APARATUR | Perangkat, alat (negara, pemerintah); para pegawai (negeri) (8) |
| APARATUS | Alat (8) |
| APARTADO | Kota di Kolumbia (8) |
| APATRIDE | Tidak memiliki kewarganegaraan; tanpa kewarganegaraan (8) |
| APATUMON | Ungkapan untuk menyatakan rasa heran, makna harfiahnya ′apakah Anda pernah menyaksikan?′ atau ′apakah tidak mengherankan?′ (Jawa) (8) |
| APENDIKS | Tambahan atau lampiran pada akhir buku atau karangan; umbai berbentuk cacing; usus buntu (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| APERITIF | Minuman beralkohol yang diminum sebelum makan (8) |
| APHELION | Titik pada garis edar suatu planet yang terjauh dari matahari (Astronomi) (8) |
| APIFOBIA | Fobia terhadap lebah (Psikologi) (8) |
| APIGENIN | Pigmen tanaman dari kelompok flavon, berwarna kuning, larut dalam air, terdapat dalam bunga jagung (Kimia) (8) |
| APIMANIA | Orang yang tergila-gila pada lebah (Psikologi) (8) |
| APIOLOGI | Ilmu pengetahuan tentang lebah (8) |
| APITAPIT | Pipit (Anthus novaeseelandiae malayensis); jenis lebah (8) |
| APITKIRI | Pemain takraw yang berdiri di sebelah kiri tekong, bertugas melakukan tendangan serangan dan menghambat serangan lawan (Olahraga) (8) |
| APKROMAT | Kanta yang dirancang untuk menghilangkan lanturan (aberasi) sferis (Fisika) (8) |
| APLIKASI | Karya hias dalam seni jahit-menjahit dengan menempelkan (menjahitkan) guntingan-guntingan kain yang dibentuk seperti bunga (buah, binatang, dan sebagainya) pada kain lain sebagai hiasan; tambahan; penggunaan; penerapan; lamaran; permohonan; pendaftaran; program komputer atau perangkat lunak yang didesain untuk mengerjakan tugas tertentu (8) |
| APOENZIM | Bagian protein dari enzim (Biologi); enzim yang harus menyatu dengan kofaktor agar berfungsi secara aktif (Biologi) (8) |
| APOKAYAN | Suku bangsa di Provinsi Kalimantan Barat (8) |
| APOKRIFA | Naskah yang diragukan keasliannya atau tak dapat dipercaya karena kemungkinan merupakan naskah palsu (Filologi); yang diragukan keasliannya; tidak dapat dipercaya (tentang asal-usul naskah) (Filologi); bagian-bagian Alkitab yang diakui Gereja Katolik, tetapi tidak diakui oleh Gereja Protestan dan Yahudi (Agama Kristen) (8) |
| APOLITIS | Tidak berminat pada politik; tidak bersifat politis (8) |
| APOLOGIA | Pengakuan kesalahan; pembelaan agama (Agama Katolik) (8) |
| APOSITIA | Keengganan untuk makan (Ilmu Gizi) (8) |
| APOSITIF | Bersifat aposisi (8) |
| APOSTASI | Keingkaran terhadap agama (8) |
| APOSTROF | Tanda baca (seperti ’) yang dipakai untuk menunjukkan bahwa ada huruf atau angka yang dihilangkan (8) |
| APOTEKER | Ahli dalam ilmu obat-obatan; orang yang berwenang membuat obat untuk dijual (8) |
| APPLETON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| APRAKSIA | Hilangnya kemampuan melakukan koordinasi pergerakan anggota tubuh (8) |
| APTRONIM | Nama yang cocok dengan sifat atau pekerjaan orang (Linguistik) (8) |
| AQUARIUS | Nama rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa (Astronomi); zodiak ke-11 yang digambarkan sebagai orang menuangkan air sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 20 Januari dan 18 Februari; Kumba; Delu; Akuarius (Astrologi) (8) |
| ARAGONIT | Bentuk kalsium karbonat yang tampak sebagai mutiara (Kimia) (8) |
| ARAGUARI | Kota di Brasil (8) |
| ARAHARAH | Mirip; serupa; hampir sama dengan (Minangkabau) (8) |
| ARAKJAWA | Cukrik (8) |
| ARAKNIDA | Hewan yang memiliki delapan kaki dan tubuh dengan dua segmen, seperti laba-laba, kalajengking, dan tungau (8) |
| ARAKNOID | Selaput halus pembungkus otak dan sumsum tulang belakang (Anatomi) (8) |
| ARAKOBAT | Arak yang biasa diminum untuk obat penat (8) |
| ARAMARAM | Tangga berpara-para tempat orang bekerja di tempat tinggi, misalnya mengecat gedung bertingkat; seteger; perancah (8) |
| ARAMBAGH | Kota di India (8) |
| ARAMBASI | Sebutan untuk orang yang kelakuannya kasar, keras kepala, dan tidak perduli dengan nasihat orang lain (Gorontalo) (8) |
| ARANJUEZ | Kota di Spanyol (8) |
| ARANYAKA | Kitab suci yang berisi falsafah dan pemikiran agama Hindu, menjadi kitab rujukan para sadu, juga berisi mitologi dewa-dewa Hindu (Agama Hindu) (8) |
| ARAPAIMA | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 450 cm, berkerabat dekat dengan arwana, kepalanya lancip, tubuh bagian depan agak silindris dan memipih ke bagian belakang, bersisik besar, warnanya hijau keemasan atau hijau perunggu, sisik dekat ekor berwarna kemerahan di ujungnya, berasal dari Amerika Selatan (Arapaima gigas) (8) |
| ARARUAMA | Kota di Brasil (8) |
| ARASTROP | Urutan langkah dalam rantai atau piramida makanan dari produsen ke konsumen primer, sekunder, dan tersier (Biologi) (8) |
| ARAUBATU | Bintik-bintik putih di atas dasar gelap (8) |
| ARBITRER | Sewenang-wenang; manasuka (8) |
| ARBOREAL | Berhubungan dengan pohon; (organisme) yang hidup pada pohon atau di bawah naungan pohon (seperti saprofit atau parasit) (8) |
| ARBUSKUL | Struktur berbentuk pohon bercabang banyak yang terbentuk dalam sel korteks akar (Ilmu Tanah) (8) |
| AREAUMUM | Area hotel yang dilalui banyak orang atau digunakan sebagai tempat berkumpul, seperti lobi, toilet umum, atau koridor; area publik (Perhotelan) (8) |
| AREMAREM | Lontong bersantan yang berisi daging cincang dan sebagainya yang dibumbui (Tata Boga) (8) |
| AREQUIPA | Kota di Peru (8) |
| ARESTASI | Penangkapan terhadap pelaku tindak pidana yang pelaksanaannya diatur dalam undang-undang hukum acara (8) |
| ARGENTIT | Perak sulfit alamiah (Kimia) (8) |
| ARGENTUM | Logam putih berkilat; perak; unsur dengan nomor atom 47, berlambang Ag, dan bobot atom 107,868 u (Kimia) (8) |
| ARGININA | Asam amino esensial yang diperoleh dari hidrolisis atau pencernaan hewani dan nabati, bersifat basa, digunakan untuk pengobatan penyakit hati (Kimia) (8) |
| ARGOPURO | Gunung yang memiliki banyak puncak (beberapa puncaknya berstruktur geologi tua) dengan ketinggian 3.088 mdpl, terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (8) |
| ARIDISOL | Tanah kering yang terbentuk di gurun dan semigurun (Geografi dan Geologi) (8) |
| ARIFWALA | Kota di Pakistan (8) |
| ARKAISME | Pemakaian kata atau bentuk kata yang bersifat arkais (Linguistik); cara (gaya) yang bersifat arkais (8) |
| ARKANSAS | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Little Rock (8) |
| ARKEOLOG | Ahli arkeologi (8) |
| ARKETIPE | Model atau pola yang mula-mula, berdasarkan pola asal ini dibentuk atau dikembangkan hal yang baru; prototipe; contoh baku; contoh khas (8) |
| ARKITRAF | Kerangka tercetak dari kosen pintu dan jendela; balok horizontal utama yang langsung disangga tiang-tiang (8) |
| ARMADALE | Kota di Australia (8) |
| ARMYLOOK | Busana bergaya seragam tentara (ungkapan/Inggris) (8) |
| ARNSBERG | Kota di Jerman (8) |
| AROGANSI | Kesombongan; keangkuhan (8) |
| AROMATIK | Berkenaan dengan atau mempunyai aroma; berkenaan dengan senyawa organik yang memiliki satu cincin atom karbon atau lebih dan mengalami reaksi kimia yang merupakan ciri khas dari benzena (Kimia) (8) |
| ARRAIJAN | Kota di Panama (8) |
| ARRAMTHA | Kota di Yordania (8) |
| ARRAQQAH | Kota di Suriah (8) |
| ARRASTAN | Kota di Suriah (8) |
| ARRAYYAN | Kota di Qatar (8) |
| ARRECIFE | Kota di Spanyol (8) |
| ARRIQQAH | Kota di Kuwait (8) |
| ARSENYEV | Kota di Rusia (8) |
| ARTEMISA | Kota di Kuba (8) |
| ARTIKULA | Kata yang tidak memiliki arti, berfungsi untuk membatasi atau memodifikasi nomina; artikel (Linguistik) (8) |
| ARTILERI | Senjata untuk melontarkan proyektil (Kemiliteran); pasukan tentara yang bersenjata berat; ilmu tentang mempergunakan senjata (8) |
| ARTISTIK | Mempunyai nilai seni; bersifat seni; mempunyai bakat dalam kesenian; mempunyai rasa seni (8) |
| ARTRITIS | Peradangan atau degenerasi struktur sendi yang disertai dengan rasa sakit, pembengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak (8) |
| ARUSLAUT | Arus yang ditimbulkan oleh perpindahan air laut akibat perbedaan kadar garam atau oleh embusan angin pada permukaan laut (Geografi dan Geologi) (8) |
| ARUSMODE | Aliran mode yang sedang berlaku (8) |
| ARUSTAMA | Arus utama (akronim) (8) |
| ARUSUANG | Perputaran (peredaran) uang (8) |
| ARYADUTA | Duta besar (8) |
| ASAASAAN | Selalu berharap-harap atau mengharapkan (8) |
| ASADABAD | Kota di Iran (8) |
| ASAHASAH | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 32 cm, tubuhnya pipih memanjang, tidak memiliki bintil pada moncongnya, sisiknya berbintik hingga membentuk 6–9 pola garis, terdapat bulatan hitam pada pangkal ekor, warnanya perak kekuningan, tersebar di perairan Indocina, Myanmar, dan Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan saat ini tersebar hingga Sulawesi); nilem; terbul (Osteochilus vittatus) (8) |
| ASALJADI | Asal-asalan; sembarang; seenaknya (8) |
| ASALMULA | Mula-mula sekali; keadaan (sebab-sebab dan sebagainya) yang semula (8) |
| ASALUSUL | Asal keturunan; silsilah; susur galur; cerita (secara urut dari awal sampai terjadinya suatu peristiwa); riwayat; yang menjadi sebab-sebabnya (tentang suatu peristiwa atau kejadian); sebab mulanya (8) |
| ASAMAPEL | Asam malat (Kimia) (8) |
| ASAMCUKA | Asam berupa zat cair tanpa warna dan berbau sangit (sangat penting dalam teknik industri, antara lain, sebagai bahan untuk pembuatan aseton dan selulosa asetat); asam asetat (CH3COOH) (Kimia) (8) |
| ASAMJAWA | Buah asam, yang keras dan diawetkan, dipakai sebagai bumbu untuk memasak; tamar hindi (8) |
| ASAMKUAT | Asam yang terionisasi 100% dalam air, misalnya asam sulfat dan asam nitrat (Kimia) (8) |
| ASAMOKSI | Asam anorganik dengan molekul yang mengandung oksigen, seperti asam sulfat atau asam nitrat (Kimia) (8) |
| ASAMURAT | Penyakit yang ditandai oleh serangan nyeri sendi yang berulang-ulang dan secara tiba-tiba (8) |
| ASBESTOS | Mineral yang mudah dipisahkan menjadi serat fleksibel panjang, penyebab asbestosis dan beberapa jenis kanker tertentu, biasanya digunakan sebagai bahan isolasi tahan api (8) |
| ASEKSUAL | Tanpa kelamin atau memiliki organ kelamin yang kurang fungsinya; tanpa hubungan kelamin; diproduksi tanpa melalui kegiatan seksual atau berkembang secara berlainan (8) |
| ASFIKSIA | Kematian karena kekurangan udara (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ASHGABAT | Ibu kota Turkmenistan (8) |
| ASHIKAGA | Kota di Jepang (8) |
| ASHKELON | Kota di Israel (8) |
| ASHSHAFA | Kota di Arab Saudi (8) |
| ASIAFILI | Orang yang sangat tertarik pada budaya atau orang Asia (Psikologi) (8) |
| ASIAKHIR | ASI yang dihasilkan di bagian akhir saat sedang menyusui, tampak putih pekat dan kental, mengandung lemak dan kalori yang tinggi (8) |
| ASIBILAN | Bunyi afrikat yang dihasilkan pada gigi (Linguistik) (8) |
| ASIDONOR | ASI yang diperoleh dari donor (8) |
| ASIDOSIS | Keadaan patologis akibat penimbunan asam atau kehilangan alkali dalam darah dan jaringan tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ASIDULAN | Zat aditif seperti asam fosfat yang ditambahkan ke makanan untuk menurunkan pH (Kimia) (8) |
| ASILABIS | Tidak dapat membentuk suku kata atau tidak dapat menjadi inti suku kata (tentang bunyi bahasa) (Linguistik) (8) |
| ASIMATUR | ASI yang keluar pada hari keempat menyusui, lebih encer dan berwarna putih (8) |
| ASIMETRI | Keadaan yang tidak seimbang (tentang pengaturan) (8) |
| ASINKRON | Tidak selaras; tidak serentak (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| ASKASDAM | Asisten kepala staf daerah militer (akronim) (8) |
| ASKESKIN | Asuransi kesehatan keluarga miskin (akronim) (8) |
| ASKRINDO | Asuransi Kredit Indonesia (BUMN yang bergerak di bidang asuransi kredit) (akronim) (8) |
| ASONANSI | Perulangan bunyi vokal dalam deretan kata; purwakanti (Sastra) (8) |
| ASOSIASI | Persatuan antarrekan usaha; persekutuan dagang; perkumpulan orang yang mempunyai kepentingan yang sama; tautan dalam ingatan pada orang atau barang lain; pembentukan hubungan atau pertalian antara gagasan, ingatan, atau kegiatan pancaindra (8) |
| ASPARAGA | Tumbuhan merambat, daunnya selebar telapak tangan, lebar di pangkal dan makin mengecil (meruncing) di ujung, dipakai untuk pelengkap rangkaian bunga (Asparagus plumosus) (8) |
| ASPARTAM | Pemanis buatan berkalori rendah dengan kemanisan 160 kali gula sukrosa yang digunakan sebagai bahan tambahan makanan (C14H18N2O5) (Kimia) (8) |
| ASPARTAT | Garam dari asam aspartat (Kimia) (8) |
| ASPERGER | Penderita autisme dengan spektrum lebih luas atau gejalanya lebih ringan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ASPERSES | Tumbuhan Liliaceae, ujung akar tunggalnya (rebung) dibuat sayur, terutama yang belum terkena sinar matahari, berwarna putih, lunak, dan gemuk; akar parsi; sepersi; asparagus (Asparagus officinalis) (8) |
| ASPIRASI | Harapan dan tujuan untuk keberhasilan pada masa yang akan datang; ilham yang timbul dalam mencipta; artikulasi konsonan hambat yang disertai letupan napas yang cukup keras sehingga dapat didengar (Linguistik) (8) |
| ASSUWAYQ | Kota di Oman (8) |
| ASTAGINA | Kerajinan tangan (8) |
| ASTAKONA | Segi delapan (8) |
| ASTASARI | Bangunan utama di bagian timur atau selatan tempat suci, berfungsi sebagai balai serba guna (Bali) (8) |
| ASTEROID | Benda langit kecil, anggota tata surya yang jumlahnya puluhan ribu, menghuni ruang antara planet Mars dan Yupiter; planetoid (8) |
| ASTROLAB | Alat untuk mengukur ketinggian benda langit (8) |
| ASTROLOG | Ahli ramal perbintangan; ahli astrologi (8) |
| ASTRONOM | Ahli astronomi (8) |
| ASTROSIT | Sel berbentuk bintang (8) |
| ASUHASUH | Ikan yang hidup di ekosistem perairan laut dan payau, panjangnya mencapai 87 cm, badannya tinggi pipih, memiliki bintik-bintik dan garis biru di area pipi, pigmen hitam menutupi sebagian besar membran sirip perut, hidup di area terumbu karang, padang lamun, dan rawa bakau, tersebar di perairan Indo-Pasifik Barat; lencam; ketamba (Lethrinus nebulosus) (8) |
| ASULASUL | Buah tangan, biasanya berupa makanan, yang diberikan oleh tuan rumah hajatan (pernikahan, kelahiran, dan sebagainya) kepada para tamu untuk dibawa pulang (Jawa) (8) |
| ASUNCION | Ibu kota Paraguay (8) |
| ASURADOR | Pihak yang memberikan jaminan asuransi; penjamin asuransi (8) |
| ASURANSI | Pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat); uang yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi yang memberi pertanggungan; uang iuran untuk asuransi (8) |
| ASWASADA | Ahli menunggang kuda; pasukan berkuda (8) |
| ASYTORET | Dewi kesuburan orang Sidon yang dimasukkan ke Israel oleh istri-istri Salomon (Sulaiman) (8) |
| ATAKPAME | Kota di Togo (8) |
| ATALANTA | Klub sepak bola dari Italia bermarkas di kota Bergamo dengan pertandingan kandang di Gewiss Stadium (8) |
| ATANINAI | Alat untuk menjepit bara api berbentuk seperti sepit (Alune) (8) |
| ATASEHIR | Kota di Turki (8) |
| ATASNAMA | Dengan nama (8) |
| ATAVISME | Pemunculan kembali sifat-sifat (ciri-ciri) pada seseorang yang sudah lama tidak muncul pada generasi yang sebelumnya (Psikologi); adat kebiasaan kuno yang turun-temurun (Psikologi) (8) |
| ATDIKBUD | Atase pendidikan dan kebudayaan (akronim) (8) |
| ATEISTIS | Bersifat tidak mengakui adanya Tuhan (8) |
| ATENUASI | Penurunan tingkat (aras) suatu besaran, misalnya intensitas gelombang cahaya (Fisika) (8) |
| ATIPIKAL | Tidak sesuai dengan jenis yang biasa atau pola yang diharapkan (8) |
| ATLANTIK | Samudra yang berbatasan dengan Benua Amerika, Antartika, Afrika, dan Eropa (8) |
| ATLANTIS | Kota di Afrika Selatan (8) |
| ATMOLOGI | Pengkajian uap udara (8) |
| ATMOSFER | Lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain); satuan tekanan yang besarnya sama dengan tekanan udara pada permukaan laut (1,033 kg setiap cm2); suasana perasaan yang bersifat imajinatif dalam naskah drama yang diciptakan oleh pengarangnya (Sastra) (8) |
| ATOMISME | Pandangan yang menyatakan bahwa alam semesta terdiri atas entitas yang paling sederhana, independen, dan tak dapat direduksi lagi (atom) (Filsafat) (8) |
| ATONEMEN | Penebusan dosa (Agama Kristen) (8) |
| ATRAKTAN | Senyawa kimia yang mempunyai daya tarik terhadap serangga (Kimia) (8) |
| ATRAKTIF | Seni, budaya, warisan sejarah, tradisi, kekayaan alam, atau hiburan, yang merupakan daya tarik wisatawan di daerah tujuan wisata (8) |
| ATRIBUSI | Pemahaman atas perilaku diri sendiri atau orang lain berdasarkan pada persepsi dari diri (Psikologi); kualitas, karakter, atau kebenaran yang dianggap sebagai penyebab sesuatu (8) |
| ATSIAMAN | Kota di Ghana (8) |
| ATTAUBAH | Surah kesembilan dalam Al-Qur'an (Agama Islam) (8) |
| AUCKLAND | Kota di Selandia Baru (8) |
| AUDIENSI | Kunjungan kehormatan; pengunjung atau pendengar suatu ceramah dan sebagainya (8) |
| AUDIOFIL | Orang yang sangat menggemari reproduksi suara yang sangat teliti; penggemar fanatik reproduksi suara yang sangat teliti (8) |
| AUDIOFON | Alat bantu dengar yang dimasukkan ke dalam telinga untuk membantu orang yang kurang pendengarannya (8) |
| AUDIOLOG | Orang yang bertugas melakukan pemeriksaan dan pendampingan terkait pendengaran atau penggunaan alat bantu dengar (8) |
| AUDITORI | Berdasarkan dengaran (8) |
| AUGSBURG | Kota di Jerman (8) |
| AURAURAN | Berhamburan (8) |
| AUREVOIR | Sampai bertemu lagi (ungkapan/Prancis) (8) |
| AURLICIN | Bambu yang tidak berduri (8) |
| AUSDAUER | Daya tahan; keuletan (ungkapan/Jerman) (8) |
| AUTARKIS | Bersifat autarki (8) |
| AUTENTIK | Dapat dipercaya; asli; tulen; sah (8) |
| AUTISTIK | Berkaitan dengan autisme; menderita autisme; autistis (8) |
| AUTISTIS | Berkaitan dengan autisme; autistik (8) |
| AUTOBAHN | Jalan bebas hambatan (ungkapan/Jerman) (8) |
| AUTODIAL | Fitur yang dapat menyambungkan ke nomor telepon tertentu dan komputer penjawab secara otomatis (8) |
| AUTOGAMI | Persatuan dua inti yang berasal dari sel, seperti pada hewan bersel satu (Biologi) (8) |
| AUTOGRAF | Tulisan pribadi (Filologi); naskah asli yang ditulis tangan oleh pengarangnya sendiri; tanda tangan dari seseorang yang termasyhur; operasi transplantasi jaringan dari satu bagian badan ke lokasi lain pada individu yang sama (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AUTOGRAM | Tulisan sendiri, terutama tanda tangan (8) |
| AUTOIMUN | Berkaitan dengan penyakit yang disebabkan oleh reaksi antibodi terhadap zat yang muncul secara alami dalam tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AUTOKLAF | Alat pensterilan berupa ruangan kedap udara yang menggunakan uap air jenuh yang dipanaskan di atas suhu 100°C dan tekanan lebih dari 1 atmosfer (8) |
| AUTOKRAT | Orang yang mempunyai kekuasaan mutlak; diktator (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| AUTOKTON | Secara endogen dihasilkan di habitat, komunitas, atau sistem yang sama (8) |
| AUTOMASI | Mengotomatiskan (8) |
| AUTOMORF | Bahan galian dalam batuan beku yang terbatasi oleh muka hablur mereka sendiri (Fisika) (8) |
| AUTOTOMI | Pelepasan bagian tubuh binatang, misalnya kadal, ular, cacing, untuk melepaskan diri dari gigitan atau cengkeraman pemangsa (Zoologi) (8) |
| AUTOTROF | Organisme yang secara mandiri dapat memenuhi bahan organik yang dibutuhkannya dengan cara menyintesisnya dari bahan anorganik (Biologi); mampu menguraikan bahan (Biologi) (8) |
| AUTUMNAL | Berhubungan dengan atau terjadi pada musim gugur (8) |
| AVEMARIA | Salam Maria; awal sebuah doa kepada Maria, ibu Yesus (ungkapan/Latin) (8) |
| AVEUSHAR | Cerpenis yang karyanya terpilih sebagai Cerpen Terbaik Kompas 2023 berjudul Istri Sempurna (8) |
| AVIDITAS | Kecenderungan suatu antibodi untuk mengikat antigen, yang diukur oleh laju reaksi pengikat (Kimia) (8) |
| AVIFAUNA | Berbagai varietas burung dalam suatu kawasan (8) |
| AVIRULEN | Tidak beracun; tidak mendatangkan penyakit (8) |
| AVONDALE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| AWAAGAMA | Tidak beragama; ateistis (8) |
| AWAARANG | Tidak mengandung arang (8) |
| AWAKAWAK | Susunan lempengan dan kawat tembaga yang diletakkan di depan canting cap untuk membentuk gambar hiasan pada bagian muka kain batik (8) |
| AWANFOHN | Awan yang terbentuk akibat angin fohn (pada umumnya terjadi di belakang dan sejajar dengan punggung gunung) (8) |
| AWANOORT | Awan komet berbentuk bulat yang berjarak sekitar 50.000 hingga 200.000 SA dari matahari (sekitar 1.000 kali jarak Matahari ke Pluto) (Astronomi) (8) |
| AWANPITA | Bentuk awan yang berupa lapisan tipis, tidak terputus, dan terbentang mendatar (8) |
| AWARACUN | Kehilangan racun; tidak mengandung racun (8) |
| AWARAWAR | Kayu penopang dalam lubang penambangan intan (Banjar); hawar (Ficus septica) (8) |
| AWASUARA | Takbersuara (Linguistik) (8) |
| AWATAKSA | Hilang (tanpa) taksa (8) |
| AWATAWAT | Hampir tidak (Minangkabau) (8) |
| AWAWARNA | Hilang warnanya (8) |
| AWETMUDA | Selalu tampak muda meskipun usianya sudah tua (8) |
| AWIGAWIG | Hukum adat berupa peraturan atau undang-undang yang disusun dan ditetapkan oleh anggota masyarakat desa, banjar, dan subak tentang aturan tata kehidupan masyarakat di bidang agama, budaya, dan sosial ekonomi di Bali (Bali) (8) |
| AWONATUK | Jenis nujum supranatural yang diungkapkan dengan membunuh seekor babi (Muyu) (8) |
| AWUKAWUK | Penganan kukus terbuat dari adonan tepung beras ketan, kelapa parut, dan gula merah, dibungkus dengan daun pisang (Tata Boga/Jawa) (8) |
| AYACUCHO | Kota di Peru (8) |
| AYAHANDA | Kata sapaan hormat kepada ayah (8) |
| AYAHTIRI | Laki-laki (bukan ayah kandung) yang kawin dengan ibu kandung seorang anak (8) |
| AYAKAYAK | Laba-laba kecil yang berkaki panjang yang selalu menggoyang-goyangkan badannya (bergerak-gerak) apabila hinggap (Phalangium opilio); ragam komposisi gending pada karawitan (Musik/Jawa) (8) |
| AYAMALAS | Ayam liar (Gallus spp.) (8) |
| AYAMAYAM | Tiruan ayam (untuk permainan dan sebagainya); unggas yang serupa ayam berkaki panjang yang biasa hidup di tambak atau di rawa-rawa (tidak kuat terbang) (Gallierex cinerea) (8) |
| AYAMDARA | Ayam betina yang berumur antara 3–4 bulan (8) |
| AYAMITIK | Segala bangsa unggas yang dipiara orang (seperti ayam, itik, angsa) (8) |
| AYAMKEDU | Ayam domestikasi yang berasal dari Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, seperti ayam cemani, ayam kedu hitam, dan ayam kedu putih (8) |
| AYAMKOCI | Ayam domestikasi yang bulu paha dan kakinya lebat, kulitnya berwarna kuning, telurnya besar berwarna cokelat muda, biasanya dikembangbiakan untuk ternak hias (8) |
| AYAMLIAR | Ayam yang habitatnya di hutan, seperti ayam hutan hijau dan ayam hutan merah (Gallus spp.) (8) |
| AYURWEDA | Teknik pijat India (8) |
| AZAMGARH | Kota di India (8) |
| AZEOTROP | Campuran zat penyejuk yang fase uap dan fase cairnya mempunyai komposisi persis sama (Fisika) (8) |
| AZOOLOGI | Ilmu tentang benda mati (8) |
| AZOTEMIA | Kondisi kesehatan yang ditandai dengan ketidaknormalan peningkatan tingkat senyawa yang mengandung nitrogen pada darah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| AZZUBAYR | Kota di Irak (8) |
| BABAHOYO | Kota di Ekuador (8) |
| BABANCIK | Tangga rumah panggung (Sunda) (8) |
| BABANTAR | Bagian dari sungai dengan air yang sedikit atau dangkal (Sunda) (8) |
| BABONGKO | Penganan kukus yang terbuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula merah dibungkus dengan daun pisang (Banjar) (8) |
| BABRUYSK | Kota di Belarusia (8) |
| BABUNYAI | Ikan laut, jenis (ikan) kerapu, warna tubuh cokelat, terdapat bintik-bintik hitam pada tubuhnya, panjang tubuh mencapai 76 cm, hidup di dasar perairan tropis dengan kedalaman 30–104 m, tersebar di perairan Teluk Persia sampai Taiwan, Indonesia dan Pantai Utara Australia (Epinephelus bleekeri) (8) |
| BABYDOLL | Model pakaian wanita dengan potongan pinggang yang tinggi di bawah dada, bagian bawah longgar (ungkapan/Inggris) (8) |
| BACGIANG | Kota di Vietnam (8) |
| BACHELOR | Bujangan; lajang (ungkapan/Inggris); sarjana muda (ungkapan/Inggris) (8) |
| BACKHAND | Pukulan dalam olahraga, seperti tenis, bulu tangkis, yang dilakukan dengan punggung tangan diarahkan ke depan dan posisi lengan berada di samping badan (ungkapan/Inggris) (8) |
| BADAGARA | Kota di India (8) |
| BADALONA | Kota di Spanyol (8) |
| BADANIAH | Berhubungan dengan tubuh atau badan; jasmaniah (8) |
| BADEBADE | Tempat berhias untuk mendudukkan pengantin (Jawa) (8) |
| BADLAPUR | Kota di India (8) |
| BAEBUNTA | Suku bangsa yang mendiami daerah di Kabupaten Luwuk, Sulawesi Selatan; Lemolang (8) |
| BAGAIKAN | Kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana (8) |
| BAGALKOT | Kota di India (8) |
| BAGAMOYO | Kota di Tanzania (8) |
| BAGANJIN | Bangunan yang ada di tempat yang dikeramatkan atau dianggap suci (Jawa) (8) |
| BAGCILAR | Kota di Turki (8) |
| BAGERHAT | Kota di Bangladesh (8) |
| BAGHERIA | Kota di Italia (8) |
| BAGIANAK | Pembagian anak (anak pertama ikut ibunya, anak kedua dan seterusnya menjadi anggota kekerabatan ayahnya) (8) |
| BAGOCITY | Kota di Filipina (8) |
| BAHADURI | Bersifat pahlawan (satria); bersifat gagah berani (8) |
| BAHANDUP | Berburu dengan menggunakan anjing utk mengejar hewan buruan (Banjar) (8) |
| BAHARKAM | Badan Pemeliharaan Keamanan (unsur pelaksana utama Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri) (akronim) (8) |
| BAHIMIAH | Bersifat kebinatangan (dikatakan tentang orang yang hidupnya hanya makan, minum, dan bersanggama) (8) |
| BAHIRDAR | Kota di Etiopia (8) |
| BAHRAIGH | Kota di India (8) |
| BAHROTEN | Beban tanggungan atau upeti dari masyarakat untuk kepentingan negeri, bisa berupa uang atau barang (Serua) (8) |
| BAHUBAJU | Bagian atas dari baju (yang menutupi bahu) (8) |
| BAHUGUNA | Berfaedah sekali (8) |
| BAHUPADA | Berkaki banyak (8) |
| BAIAMARE | Kota di Rumania (8) |
| BAICHENG | Kota di Cina (8) |
| BAIKBAIK | Tidak jahat; terhormat (tentang kelakuan, budi pekerti, keturunan, dan sebagainya); jujur; hati-hati (8) |
| BAIKHATI | Berbudi baik (8) |
| BAIKONUR | Kota di Kazakhstan (8) |
| BAJIBAJI | Ikan yang hidup di ekosistem perairan laut dan payau, ukurannya dapat mencapai 100 cm, bagian depan tubuh dan kepalanya pipih datar, warnanya kecokelatan, tersebar di daerah Indo-Pasifik Barat (Platycephalus indicus) (8) |
| BAJIKUKU | Pangkal kuku yang putih warnanya (8) |
| BAJINGAN | Penjahat; pencopet; kurang ajar (kata makian) (8) |
| BAJUAYAT | Baju belah yang berazimat, berlengan pendek dan bertuliskan ayat-ayat Al-Qur'an (8) |
| BAJUBEBE | Baju perempuan model Eropa; gaun; rok (8) |
| BAJUBESI | Baju yang terbuat dari logam dipakai dalam peperangan; baju zirah (8) |
| BAJUBIRU | Orang hukuman (tahanan) yang menjalani hukuman penjara (kiasan) (8) |
| BAJUBODO | Pakaian adat wanita Bugis dan Makassar (8) |
| BAJUCELE | Busana tradisional perempuan di Maluku, bermotif garis-garis atau kotak-kotak kecil, biasanya dikombinasikan dengan kain sarung berwarna serasi, dipakai dalam upacara-upacara adat (8) |
| BAJUCINA | Baju model Cina, kerahnya bulat tertutup, model seperti baju piyama; baju koko (8) |
| BAJUGAUL | Baju yang biasanya dikenakan oleh kelompok tertentu saja (biasanya anak muda) (8) |
| BAJUJADI | Busana siap pakai; pakaian jadi (8) |
| BAJUJAWA | Baju surjan (8) |
| BAJUKAUS | Baju yang terbuat dari kain tipis yang agak jarang tenunannya terbuat dari katun atau nilon (8) |
| BAJUKOKO | Baju cina (8) |
| BAJULIJO | Julukan klub sepak bola Liga 1 Indonesia, Persebaya Surabaya (8) |
| BAJULUAR | Baju yang dipakai di luar baju lain sebagai pelapis (8) |
| BAJUPOKO | Pakaian adat kaum perempuan khas Toraja, lengannya pendek, didominasi warna kuning, merah, dan putih, dipakai bersama rok, dilengkapi dengan rumbai manik-manik yang berwarna-warni yang menghiasi bagian dada dan pinggang (Toraja) (8) |
| BAJUSIKA | Baju model Cina, leher tertutup tinggi, belakangnya tidak simetris, berkancing sampai ke leher dan bersaku dua yang terletak pada bagian depan bawah; baju takwa (8) |
| BAJUTORO | Baju model Jawa yang dipakai oleh pelayan (8) |
| BAKASANG | Olahan makanan laut yang terbuat dari isi perut ikan tuna yang difermentasi dalam wadah tertutup dan diberi garam secukupnya, biasanya dimakan dengan taburan bawang merah, cabai rawit, dan air asam (8) |
| BAKBARAK | Layar terkembang pertanda perahu siap berlayar (Makassar) (8) |
| BAKMANDI | Kolam tempat air untuk mandi (8) |
| BAKTERIN | Vaksin bakteri (yang sudah dilemahkan racunnya), digunakan untuk menghasilkan kekebalan dengan jalan merangsang pembentukan antitoksin dalam tubuh (8) |
| BAKUEMAS | Penilaian berdasarkan nilai harga emas (8) |
| BAKUMAKI | Saling memaki (8) |
| BAKUMPAI | Suku bangsa di daerah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan (8) |
| BAKUMUTU | Batas atau kadar tertentu dari suatu zat yang dipersyaratkan oleh suatu institusi (8) |
| BAKURUNG | Sabun yang terbuat dari rumput-rumputan, biasa digunakan untuk mandi (8) |
| BALABALA | Bakwan (Sunda) (8) |
| BALADIBA | Daun pohon randu (Madura) (8) |
| BALAGHAT | Kota di India (8) |
| BALAGTAS | Kota di Filipina (8) |
| BALAKOVO | Kota di Rusia (8) |
| BALAKPUS | Badan Pelaksana Pusat (akronim) (8) |
| BALAMIKA | Gundukan tanah berupa sarang rayap (Banjar) (8) |
| BALAMIRI | Orang yang cekatan dalam bekerja (8) |
| BALANGAN | Suku bangsa yang mendiami daerah pedalaman di Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan; kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan (8) |
| BALANGIR | Kota di India (8) |
| BALANTAK | Suku bangsa yang mendiami beberapa kecamatan di Kabupaten Luwu-Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| BALASEBA | Penganan goreng, dibuat dari adonan tepung beras, santan, gula dan sebagainya, berbentuk bunga waru; kembang waru (Tata Boga/Madura) (8) |
| BALASHOV | Kota di Rusia (8) |
| BALASORE | Kota di India (8) |
| BALATANG | Kepiting sawah (Madura) (8) |
| BALEBALE | Ikan yang hidup di ekosistem perairan laut dan payau, badannya panjang pipih, mulut besar mengarah ke atas, bertaring besar, sirip punggung dan dubur terletak di posterior, badan berwarna biru kehijauan dengan semburat ungu di bagian dorsal, sisi lateral keperakan, ujung sirip punggung dan dubur hitam, panjang jantan mencapai 100 cm, betina 36,6 cm, hidup di perairan karang tropis dengan kedalaman mencapai 120 m, tersebar di perairan Laut Merah dan Indo-Pasifik Barat; dentobu (Chirocentrus dorab) (8) |
| BALELANG | Tikar lebar yang terbuat dari tali bambu (8) |
| BALERINA | Wanita penari balet (8) |
| BALERINO | Laki-laki penari balet (8) |
| BALERONG | Bangsal atau los (di pasar) (Minangkabau) (8) |
| BALESALO | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 100 cm, tubuhnya silindris, bersisik, kepalanya seperti kepala ular, rahang bergigi, sirip punggung dan sirip dubur panjang, warnanya keperakan dengan garis-garis hitam menyilang, tersebar di Asia; aruan; kapuran; kocelan; gabus (Channa striata) (8) |
| BALISTIK | Berkaitan dengan balistika atau benda bergerak menurut hukum balistika (8) |
| BALKAMON | Merasa sakit karena geraham bungsu tumbuh (Batak) (8) |
| BALLARAT | Kota di Australia (8) |
| BALOKNOT | Susunan lima garis lurus sejajar tempat menuliskan notasi musik; baris-baris titinada (8) |
| BALORENI | Corak sarung berupa kotak-kotak kecil (Bugis) (8) |
| BALSEROS | Orang Kuba yang mempertaruhkan nyawanya untuk menyeberang ke Florida (Amerika Serikat) (8) |
| BALUARTI | Dinding tembok (batu) istana; benteng (8) |
| BALUKANG | Membersihkan pohon kawung sebelum nira diambil (Sunda); pelepah daun kawung (Sunda) (8) |
| BALULANG | Perisai khas Toraja, terbuat dari kulit kerbau yang diawetkan, tebal dan sangat kuat (Toraja) (8) |
| BALUNGAN | Orkestra gamelan terdiri atas saron, demung, pekeng, dan selentem (Madura); nada-nada pokok dalam notasi gending karawitan jawa yang dimainkan dengan perangkat musik tertentu (Musik/Jawa) (8) |
| BALUNGKA | Mentimun yang masih muda (Madura) (8) |
| BAMBUAIR | Futoi (Equisetum hyemale) (8) |
| BAMBUTOI | Bambu yang tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 6 cm, dinding buluhnya tipis, tumbuh liar di Filipina, Sulawesi, Maluku hingga Papua atau Papua Nugini (Schizostachyum lima) (8) |
| BAMIKULI | Memikul pasir (Sangir) (8) |
| BAMILSUK | Bintara militer sukarela (akronim) (8) |
| BANANGIN | Ban yang berongga yang dapat diisi dengan udara; ban hidup (8) |
| BANCAKAN | Selamatan; kenduri; hidangan yang disediakan dalam selamatan; selamatan bagi anak-anak dalam merayakan ulang tahun atau memperingati hari kelahiran disertai pembagian makanan atau kue-kue (8) |
| BANCUHAN | Hasil membancuh; adukan (8) |
| BANDALAM | Ban sebelah dalam yang lebih tipis, tempat udara dipompakan (8) |
| BANDARAN | Bandar; pabean (8) |
| BANDEROL | Pita cukai (pada rokok, cerutu, dan sebagainya) sebagai tanda bahwa pajaknya sudah dibayar; label harga (8) |
| BANDIRMA | Kota di Turki (8) |
| BANDOTAN | Terna yang daunnya membundar telur, bunga infloresens, tumbuh di bioma tropis kering musiman, dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan pembengkakan atau perdarahan (Ageratum conyzoides) (8) |
| BANDRANG | Tombak berhiaskan bulu binatang (Bali) (8) |
| BANDULAN | Buaian; ayunan; benda yang digantungkan sebagai pemberat (8) |
| BANDUNDU | Kota di Republik Kongo (8) |
| BANGBANG | Warna merah muda kekuningan, seperti daging salmon (8) |
| BANGBUNG | Bunyi tambur dan sebagainya; kumbang tanduk; kumbang kelapa; kabur (8) |
| BANGGOHA | Tinggi besar (kasar, biasa digunakan untuk hewan) (Gorontalo) (8) |
| BANGKALA | Subang yang terbuat dari emas atau perak (8) |
| BANGKANG | Sanggah; terbuka atau berjarak lebar (tentang tanduk, sepit kala, dan sebagainya); gadis yang telah kehilangan keperawanannya; setengah tua (tentang kelapa yang tempurungnya mulai mengeras) (Batak); membangkang; tidak mau menurut (perintah); mendurhaka; menentang; menyanggah (8) |
| BANGKARI | Jagung rebus (Pamona) (8) |
| BANGKASA | Bunyi permukaan air sungai atau laut yang dihasilkan oleh lompatan kawanan ikan (8) |
| BANGKING | Tempat yang bentuknya seperti buah delima dibuat dari tembaga atau kayu berlak; pohon kelapa yang sudah tua, tetapi berbuah kecil (Melayu Riau); ejekan untuk orang yang bertubuh kecil karena gen atau sakit (kiasan/Melayu Riau) (8) |
| BANGKONG | Katak (besar) (8) |
| BANGKRAK | Selubung lampu yang terbuat dari bilah bambu yang dianyam sedemikian rupa (Jawa) (8) |
| BANGKRUT | Menderita kerugian besar hingga jatuh (tentang perusahaan, toko, dan sebagainya); gulung tikar; habis harta bendanya; jatuh miskin (8) |
| BANGKUAT | Pembangunan kekuatan (akronim) (8) |
| BANGKUNA | Batang sagu yang sudah tua sehingga tidak berdaun lagi (Bolaang Mongondow) (8) |
| BANGKUNG | Induk babi (Bali); memukul dengan kayu (Melayu Riau) (8) |
| BANGPERS | Pengembangan personel (akronim) (8) |
| BANGSUNG | Tunas pendek yang tumbuh di akar horizontal, seperti pohon perepat dan pulai; keranjang untuk membawa babi, terbuat dari anyaman bambu atau besi, berlubang-lubang besar, dan berbentuk silinder (Bali) (8) |
| BANGUNAN | Sesuatu yang didirikan; sesuatu yang dibangun (seperti rumah, gedung, menara) (8) |
| BANHIDUP | Ban yang berongga yang dapat diisi dengan udara; ban angin; ban pompa (8) |
| BANJARAN | Jajaran; deretan; hasil membanjarkan; cerita wayang yang mengisahkan tokoh wayang sejak masa kejayaan hingga akhir atau gugur (8) |
| BANKDATA | Pusat penyimpanan data (seperti data komputer) (8) |
| BANKDAYA | Gawai penyimpan daya portabel untuk mengisi ulang daya ponsel (8) |
| BANKDESA | Bank yang mengatur pemberian kredit, lalu lintas transaksi keuangan, pembayaran, dan peredaran uang di desa-desa (8) |
| BANKMATA | Lembaga yang menghimpun kornea mata yang disumbangkan guna kepentingan kemanusiaan bagi mereka yang memerlukan penggantian kornea mata akibat suatu penyakit atau kecelakaan (8) |
| BANKSOAL | Satuan kerja pada lembaga pendidikan yang mengurus penyimpanan dan penyediaan soal-soal ujian (Pendidikan) (8) |
| BANKUMUM | Bank yang dalam pengumpulan dananya mengutamakan penerimaan simpanan dalam bentuk giro dan deposito serta dalam usahanya mengutamakan pemberian kredit jangka pendek (8) |
| BANPEJAL | Ban yang tidak berongga di dalamnya; ban buta; ban mati (8) |
| BANPOMPA | Ban yang berongga yang dapat diisi dengan udara; ban angin; ban hidup (8) |
| BANSERAP | Ban pengganti (kalau terjadi gangguan, seperti bocor dan sebagainya pada ban yang digunakan); ban cadangan (8) |
| BANSWARA | Kota di India (8) |
| BANTAENG | Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, terkenal dengan sebutan Butta Toa, ibu kota Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| BANTAHAN | Sangkalan (8) |
| BANTAIAN | Landasan untuk menyembelih; binatang untuk disembelih; binatang sembelihan (8) |
| BANTALAN | Barang yang menyerupai bantal (seperti balok ganjal rel kereta api, bantal kecil tempat jarum, atau peniti); alat atau tempat yang digunakan untuk menumpu poros benda, berputar sedemikian rupa hingga perputaran poros itu berjalan lancar (8) |
| BANTARAN | Jalur tanah pada kanan dan kiri sungai (antara sungai dan tanggul) (8) |
| BANYABAK | Anak biawak (Madura) (8) |
| BANYAKAN | Lebih banyak; lebih umum (Melayu Jakarta) (8) |
| BANYOLAN | Hasil membanyol; lawakan; lelucon; olok-olok; kelakar (8) |
| BANYUMAS | Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, ibu kotanya Purwokerto (8) |
| BAPAKTUA | Kakak laki-laki ibu (bapak) (8) |
| BAPANDUK | Transaksi pertukaran barang (barter) oleh sesama pedagang di pasar terapung (Banjar) (8) |
| BAPARAJA | Gelar untuk pemimpin kesatuan beberapa desa adat di Ambon (8) |
| BAPASUCI | Sebutan bagi pemimpin tertinggi umat Katolik; Sri Paus di Roma (8) |
| BAPPENAS | Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (lembaga pemerintah nonkementerian di bawah presiden, dipimpin oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, bertugas melaksanakan perencanaan pembangunan nasional) (akronim) (8) |
| BARAHBIR | Barah yang tumbuhnya di dubur (8) |
| BARAKPUR | Kota di India (8) |
| BARAKUDA | Ikan yang hidup di ekosistem perairan laut dan payau, panjangnya mencapai 200 cm, bermata besar, badannya panjang gempal, rahang atas mencapai bawah lubang nostril anterior, lapis insang pertama tidak memiliki jari-jari, platelet kasar dengan duri-duri kecil, gurat sisi 75–87, terdapat bercak gelap di belakang aksila sirip dada, sirip ekor hitam dengan sepasang cuping besar pada tepi luar, berwarna hitam dengan ujung putih, hidup di terumbu karang perairan subtropis dengan kedalaman 1–100 m, tersebar di perairan sirkumglobal tropis dan subtropis (Sphyraena barracuda) (8) |
| BARAMATI | Kota di India (8) |
| BARAMBAN | Bisul yang membengkak, biasanya terletak di pangkal dan lipatan paha, ketiak dan sebagainya (Minangkabau); tempat air mengalir dari ketinggian ke tempat yang rendah pada selokan atau sungai kecil (Minangkabau) (8) |
| BARAMULA | Kota di India (8) |
| BARANTAN | Badan Karantina Pertanian (organisasi pemerintah yang bertugas dalam melaksanakan program perkarantinaan hewan dan tumbuhan) (akronim) (8) |
| BARAPASI | Suku bangsa yang berasal dari atau mendiami wilayah Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua (8) |
| BARASANG | Bakul yang berpenutup (untuk tempat perhiasan, pakaian, dan sebagainya) (Toraja) (8) |
| BARBADOS | Negara di Kepulauan Karibia, ibu kotanya Bridgetown (8) |
| BARBITAL | Serbuk atau hablur putih yang rasanya pahit, tanpa bau, digunakan sebagai hipnosis dalam pengobatan (C8H12N2O3) (Kimia) (8) |
| BARBITON | Obat tidur; veronal (8) |
| BAREBARE | Perkawinan adat Bugis (8) |
| BAREILLY | Kota di India (8) |
| BARIBARI | Lalat berukuran kecil, bermata merah bata, tubuhnya berwarna kuning sampai cokelat, cincin hitam melintang di perut, termasuk keluarga Drosophilidae, sering berkerumun pada buah matang atau busuk (Drosophila spp.) (8) |
| BARIKADE | Perintang yang dibuat untuk menghambat kemajuan musuh (dalam peperangan) atau untuk melindungi kubu-kubu pertahanan terhadap serangan musuh; penghalang jalan (8) |
| BARINGAN | Benda-benda di darat, laut, dan angkasa yang terlihat dari kapal yang dapat diukur dan ditentukan posisinya untuk menetapkan posisi kapal itu sendiri (Pelayaran) (8) |
| BARISFER | Seluruh inti bumi di bawah kulit bumi (Geografi dan Geologi); lapisan bumi yang terdapat di antara inti dan kulitnya; mantel bumi (Geografi dan Geologi) (8) |
| BARLETTA | Kota di Italia (8) |
| BARNSLEY | Kota di Inggris (8) |
| BAROGRAF | Barometer yang dapat merekam sendiri (Meteorologi) (8) |
| BAROGRAM | Gambar dalam pias sebagai hasil rekaman barograf (Meteorologi) (8) |
| BAROLOGI | Ilmu tentang bobot (8) |
| BARONGAN | Seni pertunjukan rakyat berupa tiruan binatang buas (singa dan sebagainya) yang digerak-gerakkan oleh orang yang berada di dalamnya (Jawa); jaring dengan tem rapat untuk menagkap cumi-cumi dan semua jenis ikan (Jawa) (8) |
| BARONGKO | Penganan kukus khas Bugis-Makassar, dibuat dari pisang yang sudah dihancurkan dicampur dengan tepung, telur, dan gula pasir (Bugis-Makassar) (8) |
| BAROSKOP | Peranti untuk mengukur tekanan atmosfer (8) |
| BARRACAS | Kota di Argentina (8) |
| BARREIRO | Kota di Portugal (8) |
| BARRETOS | Kota di Brasil (8) |
| BARTLETT | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BARUCINA | Terna menahun yang tumbuh tegak, tinggi mencapai 2 m, berakar rimpang yang memiliki banyak tunas, daunnya dijual di pasar dengan nama camcao yang setelah direbus dimakan dengan sambal dan cuka; rumput gajah; hia (Artemisia vulgaris) (8) |
| BARUKBUK | Sisa-sisa pakaian, makanan, dan sebagainya (Makassar) (8) |
| BARULAUT | Pohon yang tingginya mencapai 15 m, daun menjantung, bunga berbentuk lonceng dgn warna kuning muda hingga merah, buah berkapsul dgn warna kuning hingga cokelat, kayu digunakan untuk bahan obat, pembuatan pedati, bantalan rel, popor bedil, dan sebagainya, daun dan buah digunakan untuk penghilang kutu rambut, tumbuh di sepanjang pantai (Thespesia populnea) (Botani) (8) |
| BARZANJI | Bacaan puji-pujian yang berisi riwayat Nabi Muhammad saw. (sering dibacakan pada perayaan Maulid) (Agama Islam) (8) |
| BASABASI | Adat sopan santun; tata krama pergaulan; ungkapan yang digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi; perihal menggunakan ungkapan semacam itu; trompet khas Sulawesi Selatan, terbuat dari bambu yang dipasang rangkap (8) |
| BASAKUAT | Senyawa basa yang sepenuhnya dapat terionisasi menjadi ion logam dan hidroksida dalam larutan, misalnya NaOH dan KOH (Kimia) (8) |
| BASARNAS | Badan Search and Rescue Nasional (lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas di bidang pencarian dan pertolongan) (akronim) (8) |
| BASELANG | Mengerjakan sawah secara bersama-sama (gotong royong), yang berpindah dari sawah seseorang ke sawah orang lain (Melayu Jambi) (8) |
| BASIDIUM | Sel penghasil spora merupakan ciri khas kelas Basidiomycetes, umumnya mempunyai basidiospora (Botani) (8) |
| BASILARI | Berkenaan dengan basil atau bentuk seperti batang (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| BASILDON | Kota di Inggris (8) |
| BASILIKA | Bangunan berbentuk persegi panjang dengan deretan pilar (berasal dari zaman Romawi abad ke-5 Masehi yang digunakan sebagai tempat pengadilan dan kemudian berkembang menjadi gereja) (Teknik) (8) |
| BASMALAH | Ucapan pembukaan Al-Qur'an, yaitu bismillah (lengkapnya bismi-llāhi ar-raḥmāni ar-raḥīmi), yang terdapat dalam setiap permulaan surah, kecuali surah At-Taubah; ucapan untuk memulai pekerjaan yang baik (8) |
| BASUNGAN | Tendangan tinggi (8) |
| BATABIRU | Bata yang terbuat dari serpih atau tanah liat, dibakar menjadi warna biru kehijauan dalam nyala oksigen rendah dalam satu kiln, digunakan dalam struktur drainase untuk pengangkutan limbah, limbah industri, dan lain-lain (8) |
| BATACINA | Rumah-rumahan kecil yang dibungkus kain berwarna putih, hijau, kuning, biru, dan sebagainya, berisi benda-benda tertentu sebagai salah satu bawaan yang diarak ke rumah pengantin perempuan (Mandar) (8) |
| BATAEMAS | Emas yang berbentuk batang(an) (8) |
| BATALION | Kesatuan tentara yang merupakan bagian dari resimen (300–1.000 orang) (8) |
| BATANGAN | Berbentuk batang; kayu balok dan sebagainya pengalang muara (sungai, jalan) ke pelabuhan (8) |
| BATANGAS | Kota di Filipina (8) |
| BATARANG | Buah yang busuk sebelum masak (8) |
| BATATAIS | Kota di Brasil (8) |
| BATEKENG | Berfoto bersama (Melayu Manado) (8) |
| BATHINDA | Kota di India (8) |
| BATIKCAP | Batik yang dibuat dengan alat cap (8) |
| BATIKENT | Kota di Turki (8) |
| BATINIAH | Berhubungan dengan batin (jiwa atau hati); mengenai batin (8) |
| BATINTIN | Sastra lisan Minangkabau di Tanah Datar berbentuk pantun, dipertunjukkan pada malam hari oleh dua kelompok pemuda 5–20 orang, berumur 17–35 tahun, dengan memakai kain sarung yang menutupi wajah, kecuali mata (Minangkabau) (8) |
| BATISFER | Bola berongga untuk pengamatan di dasar laut yang dalam (8) |
| BATUAJUK | Batu (timah dan sebagainya) pada tali kail untuk pemberat (8) |
| BATUALAM | Batu yang terdapat di alam (bukan buatan tangan manusia) yang dipakai sebagai bahan bangunan (hanya memerlukan sedikit pengolahan) (8) |
| BATUBARA | Arang yang diambil dari dalam tanah, berasal dari tumbuhan darat, tumbuhan air, dan sebagainya yang telah menjadi batu; arang batu (8) |
| BATUBATA | Batu yang berbentuk segi empat, terbuat dari tanah liat, cara pembuatannya dibakar (8) |
| BATUBAUR | Batu yang dicampur dalam pembuatan beton (8) |
| BATUBESI | Batu hitam yang keras; granit (8) |
| BATUDUGA | Batu (timah) bertali untuk mengukur kedalaman laut (sungai dan sebagainya) (8) |
| BATUGIOK | Batu alam berwarna hijau yang berupa silikat kalsium dan magnesium atau berupa silikat sodium dan aluminium (Geografi dan Geologi) (8) |
| BATUGIPS | Batu yang berasal dari endapan air laut (dipergunakan sebagai bahan untuk membuat barang kesenian dan industri); batu tahu (8) |
| BATUJALA | Timah pemberat jala (8) |
| BATUKAIL | Timah pemberat kail (8) |
| BATUKALI | Batu dari sungai; batu air (8) |
| BATUKAWI | Arang batu yang masih muda (warnanya kehitam-hitaman) (8) |
| BATULADA | Kerikil yang halus (8) |
| BATURAJA | Ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatra Selatan (8) |
| BATUSAUH | Batu pemberat sauh (8) |
| BATUSUSU | Endapan protein, lemak, dan mineral yang berasal dari air susu (8) |
| BATUTAHU | Batu yang berasal dari endapan air laut (dipergunakan sebagai bahan untuk membuat barang kesenian dan industri); batu gips (8) |
| BATUTARA | Gunung berjenis strato yang terletak di Pulau Lembata, Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (8) |
| BATUUBIN | Batu untuk lantai; tegel; pecahan batuan yang panjangnnya 15-37 cm, berasal dari batuan pasir, batuan gamping, batuan sabak, dan batuan lempung; batu keping (Ilmu Tanah) (8) |
| BATUUNAM | Batu oniks (8) |
| BATUURAT | Batu tidak berharga yang terjadi dari mineral berharga dan urat bijih (8) |
| BAUBAUAN | Apa-apa yang berbau harum; wangi-wangian (8) |
| BAUREKSA | Roh penjaga dan pelindung (Jawa) (8) |
| BAURKAIL | Tangkai kail; joran (8) |
| BAURTAUT | Baur kail (8) |
| BAUTANAH | Sudah sangat tua (kiasan) (8) |
| BAUTATAP | Baut yang digunakan dalam konstruksi atap untuk memperkuat strukturnya agar dapat menahan beban berat dari material atap dan beban lain, dipasang melalui pengeboran lebih dahulu (8) |
| BAUWARNA | Ensiklopedia (Jawa) (8) |
| BAVAROIS | Makanan penutup yang terbuat dari kustar, gelatin, dan krim kocok (8) |
| BAYANGAN | Bayang-bayang (8) |
| BAYANNUR | Kota di Cina (8) |
| BAYREUTH | Kota di Jerman (8) |
| BAZARKUE | Bazar yang hanya menjual kue untuk tujuan amal; pasar amal kue (8) |
| BEACUKAI | Perihal (urusan) yang berhubungan dengan pajak (8) |
| BEAEMISI | Biaya penempatan kertas berharga yang harus dibayar oleh badan usaha swasta atau yang mengeluarkan emisi (emiten) (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| BEAIMPOR | Bea yang dikenakan atas barang dari luar negeri yang dibawa dan dimasukkan ke pasaran bebas wilayah pabean Indonesia; bea masuk (8) |
| BEAMASUK | Bea yang dikenakan atas barang dari luar negeri yang dibawa dan dimasukkan ke pasaran bebas wilayah pabean Indonesia; bea impor (8) |
| BEASISWA | Tunjangan yang diberikan kepada pelajar atau mahasiswa sebagai bantuan biaya belajar (8) |
| BEAUMONT | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BEAUVAIS | Kota di Prancis (8) |
| BEBANDOS | Penganan, dibuat dari ubi kayu (Melayu Jakarta) (8) |
| BEBASBEA | Tidak perlu membayar bea (seperti dalam pengiriman surat dan sebagainya) (8) |
| BEBENJIT | Anak babi hutan atau bagong (Sunda) (8) |
| BEBERAPA | Jumlah yang tidak tentu banyaknya (bilangan lebih dari dua, tetapi tidak banyak) (8) |
| BECERMIN | Melihat muka atau diri sendiri dalam cermin (air dan sebagainya); ada cerminnya; memakai cermin; mengambil pelajaran (contoh, teladan) kepada (kiasan); memeriksa dengan teliti; meneliti (kiasan) (8) |
| BEDEGONG | Sombong; angkuh (Sunda) (8) |
| BEDOANAS | Suku bangsa yang mendiami daerah Semenanjung Bomberai yang menghadap ke Teluk Berau, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua (8) |
| BEDUNGAN | Kain pembarut bayi yang baru lahir (8) |
| BEGINIAN | Sesuatu yang serupa ini; sesuatu yang seperti ini (8) |
| BEGITUAN | Asal saja; begitu saja; seperti itu (8) |
| BEGUNDAL | Kaki tangan penjahat dan sebagainya (8) |
| BEHANDEL | Kerja; garap (8) |
| BEHBAHAN | Kota di Iran (8) |
| BEHSHAHR | Kota di Iran (8) |
| BEKANGIN | Daun yang digunakan suku Benuaq untuk membersihkan muka dan mencegah jerawat, mengeluarkan busa seperti sabun (Benuaq) (8) |
| BEKANTAN | Kera yang hanya terdapat di Kalimantan dan beberapa pulau kecil di sebelah timurnya, bulunya lebat dan panjang, berwarna kuning cokelat kemerah-merahan, ekornya panjang, bentuk hidung bekantan dewasa menonjol lebar agak menggantung ke depan, hidupnya berkelompok hingga 20 ekor di hutan-hutan bakau dekat muara sungai dan hutan dataran rendah di pedalaman yang dilalui sungai; kera belanda (Nasalis larvatus) (8) |
| BEKERLIP | Berkelip-kelip; berkedip-kedip (8) |
| BEKERSIK | Berbunyi kersik (seperti daun kering yang bersentuhan) (8) |
| BEKERTAK | Berbunyi “ketak, kertak”, seperti dahan patah, lantai pelupuh terinjak; berderak (8) |
| BELADIRI | Seni mempertahankan diri yang mengutamakan ketahanan dan kekuatan fisik, tersebar di seluruh dunia dengan teknik dan ciri khas masing-masing; kemampuan mempertahankan diri dengan kekuatan fisik (8) |
| BELAHONG | Perhiasan yang dipakai di telinga (pada suku Dayak Kenyah) (8) |
| BELAKANG | Bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung; bagian benda yang dianggap sebagai punggung; arah atau bagian yang menjadi lawan muka (depan); (di) balik; waktu yang akan datang; nanti; kelak (8) |
| BELALANG | Serangga yang bersayap lurus dan mempunyai sepasang kaki belakang yang panjang dan membesar, makanannya daun, bunga, batang, biji (jenisnya banyak) (Orthoptera) (8) |
| BELALARM | Bel yang memberikan tanda peringatan berupa bunyi atau sinar (8) |
| BELAMAPI | Puntung api yang tidak dipadamkan (untuk persediaan api) (8) |
| BELANDAR | Kayu (balok) yang dipasang melintang untuk penahan (penyangga) atap bangunan (8) |
| BELANGAH | Terbelangah; terbuka lebar-lebar; ternganga; menganga; terlangah (8) |
| BELANGIR | Pohon yang tingginya mencapai 30 m, daun melonjong elips hingga melanset, bunga malai berbentuk fusi, buah samara berwarna merah kecokelatan, tumbuh di daerah gambut atau rawa, kayu digunakan sebagai bahan bangunan, dan sebagainya (Shorea balangeran) (8) |
| BELANGUN | Perpindahan tempat tinggal yang dilakukan Orang Rimba ketika ada anggota keluarga yang meninggal (8) |
| BELANTAI | Kayu yang ringan (8) |
| BELANTAN | Gada; cokmar; tembung (8) |
| BELANTIK | Alat untuk menangkap binatang, terbuat dari tali yang dihubungkan dengan alat pembidas, apabila tali tersentuh, dapat membidaskan tombak atau menjerat binatang sasarannya; orang yang menjadi perantara pada jual beli ternak (seperti sapi, kerbau) (Jawa); cengkau; pialang; makelar (Jawa) (8) |
| BELANTUK | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 65 cm, tubuhnya agak membulat, warnanya seperti marmer, tersebar di perairan Indonesia (Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku), Indocina, Filipina, dan Fiji; batutu; betutu; beloso; bakut; kedebuk; ketutuk; malas (Oxyeleotris marmorata) (8) |
| BELATUNG | Ulat yang terdapat pada bangkai, buah, dan sayuran yang telah membusuk, berguna dalam proses dekomposisi bahan organik, larva lalat (Diptera); bernga (Cuterebra spp.) (8) |
| BELAWING | Tiang atau monumen yang diukir dengan motif khas Dayak Kenyah, memiliki hiasan burung enggang pada puncaknya sebagai tanda suatu permukiman komunitas Dayak, dahulu digunakan sebagai tempat penyembahan atau ritual (Kenyah) (8) |
| BELEDANG | Ikan anadrom yang ukurannya dapat mencapai 22 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik, warnanya keperakan, tersebar luas dari Teluk Persia hingga Kaledonia Baru (Dorosoma petenensis); ikan anadrom yang ukurannya dapat mencapai 26 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik, terdapat filamen pada sirip punggung, warnanya keperakan, tersebar luas dari Teluk Persia hingga Indo Pasifik Barat (Nematolosa nasus); belo (8) |
| BELEGONG | Kalung terbuat dari untaian manik-manik (Gayo) (8) |
| BELELANG | Pari (Hypotremata); terbelelang; terbelalak; terbeliak (tentang mata) (8) |
| BELELENG | Kulit leher babi yang berlemak yang dibentuk melingkar sebagai ramuan persembahan dalam upacara adat masyarakat Dayak Benuaq (Benuaq) (8) |
| BELENGER | Terlalu bosan hingga muak atau mual, biasanya tentang makanan (Jawa) (8) |
| BELENGGU | Alat untuk mengikat kaki atau tangan; borgol; ikatan (sehingga tidak bebas lagi) (kiasan) (8) |
| BELERANG | Benda bukan logam yang berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur (8) |
| BELERONG | Los atau bangsal tempat berjualan di pasar (Minangkabau) (8) |
| BELGOROD | Kota di Rusia (8) |
| BELGRADE | Ibu kota Serbia (8) |
| BELGRANO | Kota di Argentina (8) |
| BELINGUT | Terbelingut; terpelecok; tergeliat (8) |
| BELITUNG | Ikan yang hidup di ekosistem perairan laut dan payau, panjangnya mencapai 200 cm, badan sangat pipih, sirip punggung sangat panjang dan tinggi di tengkuk, sirip ekor bercagak, bagian dorsal biru hijau terang, bagian lateral keemasan dengan bintik-bintik gelap menyebar, kepala ikan dewasa memiliki tonjolan tulang yang lebar, hidup di perairan epipelagik, umumnya di bawah benda yang mengapung, tersebar di perairan sirkumglobal (Coryphaena hippurus); siput (Cirithidea obtusa); suku bangsa yang mendiami Pulau Belitung; dialek bahasa Melayu yang dituturkan di Pulau Belitung; pulau di lepas pantai timur Pulau Sumatra, diapit oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata; kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ibu kotanya Tanjung Pandan, terkenal dengan sebutan Maldiven van Andalas atau Kota Batu Satam (8) |
| BELMOPAN | Ibu kota Belize (8) |
| BELOLANG | Perahu kecil bercadik, terbuat dari kayu, bertiang dua atau lebih (8) |
| BELOLONG | Sampan yang berambau (dari Bugis) (8) |
| BELONTOK | Ikan yang hidup di ekosistem perairan laut dan payau, ukurannya dapat mencapai 27 cm, tubuhnya agak membulat, warnanya keabu-abuan dengan bercak putih pada kepala dan tubuhnya, tepian sirip punggung berwarna putih, tersebar di perairan Singapura, Indonesia, India, Malaysia, dan Thailand; belodok (Periophthalmodon schlosseri) (8) |
| BELOTONG | Endapan yang tersisa dalam proses pembersihan nira, terdiri atas kapur, lumpur, dan kotoran yang terdapat dalam nira pada waktu dilakukan ekstraksi terhadap tebu (8) |
| BELUGAMA | Permainan ketangkasan menombak lingkaran rotan yang sedang menggelinding (Nias) (8) |
| BELULANG | Kulit (binatang) yang dikeringkan dengan tidak disamak; kulit yang menjadi tebal dan keras (pada telapak kaki, telapak tangan, dan sebagainya) (8) |
| BELULUNG | Anak-anak dari saudara perempuan (8) |
| BELUNJUR | Berselonjor; duduk dengan kaki terjulur lurus ke depan (8) |
| BELUNTAS | Perdu yang tumbuh tegak, tinggi hingga 2 m, sering digunakan sebagai pagar hidup, daunnya kecil agak bulat dan berbau langu, biasa dibuat obat; luntas (Pluchea indica) (8) |
| BEMBARAP | Tandu untuk mengangkat orang (8) |
| BENAROUS | Kota di Tunisia (8) |
| BENCIRIH | Mudah terjangkiti penyakit (Jawa) (8) |
| BENDAWAT | Tali pengikat barang yang akan disambung (karena retak, akan patah, hendak pecah); bandut (8) |
| BENGALIN | Kain dengan tulang melintang yang terbuat dari serat tekstil atau kombinasi dari katun, rayon, nilon, atau wol (Tata Busana) (8) |
| BENGAWAN | Sungai besar; paya (Sastra) (8) |
| BENGGALA | Sapi keturunan asal Zebu (Benggala) yang berciri gagah, tegap, kuat, berwarna putih sampai keabu-abuan, diternakkan (secara silang) di Indonesia sebagai sapi pedaging dan sapi penarik (ternak kerja) (Bos indicus); Zebu (8) |
| BENGGANG | Terbuka lebar (tentang mulut) (8) |
| BENGHAZI | Kota di Libya (8) |
| BENGKENG | Mudah tersinggung (8) |
| BENGKONG | Bengkok; tukang sunat; tukang khitan (8) |
| BENGKUDU | Mengkudu (Morinda citrifolia) (8) |
| BENGKULU | Provinsi di Indonesia dengan ibu kota Bengkulu, terkenal dengan sebutan Bumi Rafflesia, terletak di Pulau Sumatra; ibu kota Provinsi Bengkulu; dialek bahasa Melayu yang dituturkan di Kota Bengkulu (8) |
| BENGKUNG | Bengkok (tentang keris, pisau, dan sebagainya); sabuk panjang atau kain untuk pembebat perut, pinggang, dan sebagainya; rambut (serabut) halus di antara pelepah pohon pada pohon kelapa (enau, nibung, dan sebagainya); ijuk (8) |
| BENGUELA | Kota di Angola (8) |
| BENIDORM | Kota di Spanyol (8) |
| BENJOLAN | Bagian yang bengkak pada dahi (kepala dan sebagainya) (8) |
| BENTAKAN | Suara keras dan kasar untuk memarahi (8) |
| BENTENAN | Kelompok suku bangsa Minahasa yang mendiami daerah bagian Tenggara Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara; Pasan; Ratahan; Pasan (8) |
| BENTONIT | Tanah liat yang berasal dari sisa vulkanis dan sifatnya dapat menyerap (8) |
| BENTUKAN | Hasil (perbuatan) membentuk; sesuatu yang sudah dibentuk (8) |
| BENTURAN | Perbuatan (hasil) membentur; interaksi (saling tindak) antara partikel bebas, gugusan partikel, atau antara benda tegar yang saling menghampiri sampai cukup dekat sehingga dapat saling memengaruhi (Fisika) (8) |
| BENUARON | Bekas ladang yang ditanami buah-buahan (di masyarakat Kubu) (8) |
| BEPAPUTE | Kue putih yang terbuat dari tepung beras, bentuknya bervariasi, digoreng lalu dilumuri dengan tepung gula, wajib ada dalam hantaran pengantin pria karena kue ini disimbolkan sebagai perempuan (Tata Boga/Bugis) (8) |
| BERABANG | Mempunyai abang; menyebut dengan sapaan abang (kakak); memanggil abang (8) |
| BERABDAS | Membersihkan diri ketika hendak salat dengan berwudu atau bertayamum (Agama Islam) (8) |
| BERACARA | Memakai acara; dengan acara; memeriksa dan mempertimbangkan perkara (di pengadilan) (8) |
| BERAGAMA | Menganut (memeluk) agama; beribadat; taat kepada agama; baik hidupnya (menurut agama); sangat memuja-muja; gemar sekali pada; mementingkan (8) |
| BERAGOGO | Menari dengan penari agogo di diskotek (8) |
| BERAKAIR | Buang air cair; menceret (8) |
| BERAKHIR | Selesai; habis; berkesudahan; dihabisi (8) |
| BERAKSEN | Memakai aksen (8) |
| BERALANG | Mempunyai alang; berpalang; mempunyai dinding penyekat; berdinding penyekat (8) |
| BERAMBAI | Berbulu halus-halus (pada buah); berbulu panjang-panjang (ayam dan sebagainya); berambut (8) |
| BERAMBIN | Duduk dengan tangan disengkelitkan di muka lutut; duduk dengan lutut diikat dengan tali yang dikalungkan di leher (8) |
| BERAMPAI | Pukul-memukul (8) |
| BERAMPUS | Mengeluarkan kata-kata kasar; memaki-maki; sangat marah; melakukan sesuatu secara kasar (serampangan) (8) |
| BERANDAL | Orang yang tidak menuruti peraturan yang berlaku; pengacau; perampok (8) |
| BERANDAM | Sedang memepat dan mengatur anak rambut (janggut) baik-baik; beranak rambut (janggut) yang dipepat dan diatur baik-baik (8) |
| BERANDAU | Bercampur (tentang makanan) (8) |
| BERANEKA | Bermacam; berbagai (8) |
| BERANGAN | Pohon yang termasuk suku Fagaceae, ada beberapa macam, seperti Castanopsis dan Quercus; racun tikus; barangan; warangan; arsenikum; berang-berang (8) |
| BERANGAS | Siput laut yang kecil, biasanya melekat pada benda-benda (kayu dan sebagainya) yang berada di dalam air laut; menghanguskan atau membakar ujung-ujung yang menonjol untuk membersihkan bulu-bulu rambut yang terdapat pada karkas unggas; ganas; kasar (8) |
| BERANGGA | Bertanduk (rusa); bercabang-cabang (tentang tanduk rusa); mempunyai rangga (8) |
| BERANGIN | Ada angin bertiup; ada sedikit-sedikit (kiasan) (8) |
| BERANGKA | Mempunyai rangka; mempunyai bentuk (tentang bangunan); memiliki angka; keranjang dari anyaman rotan (Banjar) (8) |
| BERANGTA | Berahi; cinta kasih (8) |
| BERANGUS | Selongsong penutup yang terbuat dari kulit atau rotan yang dianyam untuk menutup moncong anjing (supaya jangan menggigit) atau moncong anak sapi (supaya jangan menyusu) (8) |
| BERANJAK | Berpindah (sedikit); beringsut; bergerak; meningkat (kiasan) (8) |
| BERANJUR | Mulai melangkah (berjalan dan sebagainya) (8) |
| BERANTAI | Memakai rantai; bersambung; saling berkait (8) |
| BERANTAM | Bersama-sama (beramai-ramai) melakukan suatu pekerjaan (seperti membeli barang) (8) |
| BERANTAR | Diantar(kan) (8) |
| BERANTAS | Basmi; babat habis (8) |
| BERANTEM | Berkelahi; bertengkar; bertinju (8) |
| BERANTUK | Bersentuhan dengan; berlanggaran dengan; bertumbuk (dengan) (8) |
| BERANTUN | Berhias diri; bersolek (8) |
| BERAROMA | Bercorak (kiasan); menimbulkan kesan (kiasan); memiliki aroma (8) |
| BERASIAN | Bermimpi (8) |
| BERASING | Menyendiri; tidak berkumpul dengan yang lain (8) |
| BERAWANG | Bersahabat; berjinak-jinakan (8) |
| BERBABIL | Berbantah; bertengkar (8) |
| BERBAGAI | Mempunyai persamaan; berbanding; bertara; bermacam-macam; berjenis-jenis (8) |
| BERBAGAT | Berbintik-bintik hitam di badan; mempunyai bagat (8) |
| BERBAKAK | Kawin; bersetubuh (tentang binatang) (8) |
| BERBAKAT | Berbekas; ada bekasnya; mempunyai dasar kepandaian yang dibawa sejak lahir; berpembawaan (8) |
| BERBAKTI | Berbuat bakti (kepada); setia (kepada) (8) |
| BERBALAH | Berbantah; berdebat; bertengkar (8) |
| BERBALAS | Menjawab; menyahut; bersambut; dijawab; ada balasnya; bertimbalan (dengan) (8) |
| BERBALIK | Kembali (arahnya); berubah letaknya (yang di atas menjadi di bawah, menelentang menjadi menelungkup); bertukar (haluan) hingga berlawanan dengan yang semula; berputar (kembali); berpaling (8) |
| BERBARIS | Berderet (berjajar) dengan teratur; berbanjar (8) |
| BERBASIS | Mempunyai basis; berdasarkan pada (8) |
| BERBATIK | Memakai batik (8) |
| BERBATIN | Berkata (membaca) dalam hati (8) |
| BERBEBAR | Berlarian (beterbangan) ke sana kemari; bercerai-berai (8) |
| BERBEKAS | Ada (tampak) bekasnya; berkesan; memberikan kesan (8) |
| BERBELAH | Mempunyai belah; ada belahnya; berbagi; terbagi (menjadi dua) (8) |
| BERBELIT | Melingkar seperti lingkaran tali pada kumparan benang; berlilit; melilit; kusut dan sulit; banyak sangkut pautnya (kiasan) (8) |
| BERBELOK | Beralih arah; berkelok (8) |
| BERBELON | Berusaha menyeberangi garis pemisah petak yang satu dari yang lain pada permainan galah panjang (8) |
| BERBENAH | Berkemas-kemas; memberes-bereskan; merapikan (perabotan dan sebagainya) (8) |
| BERBENAK | Berotak; pintar (kiasan) (8) |
| BERBENAM | Berendam; berkurung (dalam rumah dan sebagainya karena tidak ingin menampakkan diri) (8) |
| BERBENDA | Berharta; kaya (8) |
| BERBERES | Membersihkan dan merapikan (8) |
| BERBETUL | Mengatur atau memperbaiki letak pakaian (sanggul dan sebagainya) (8) |
| BERBIDAN | Meminta pertolongan (ditolong oleh) bidan waktu melahirkan (anak) (8) |
| BERBIDUK | Menggunakan biduk; naik biduk; bersampan (8) |
| BERBILAS | Mandi atau membasuh yang kedua kali dengan air bersih (misalnya mandi dengan air tawar sesudah mandi di laut atau di kolam renang dan sebagainya) (8) |
| BERBISIK | Berkata dengan suara perlahan-lahan (seakan hanya mendesis dan tidak nyaring); berbuat dengan diam-diam (sehingga tidak kedengaran atau ketahuan oleh orang lain) (kiasan) (8) |
| BERBOBOT | Mempunyai berat; ada isinya; bermutu (kiasan) (8) |
| BERBUGIL | Membugil; bertelanjang bulat (8) |
| BERBULAN | Ada bulannya; hingga sebulan lamanya (8) |
| BERBUNGA | Mempunyai bunga; mempunyai hiasan yang bagus-bagus; berhasil; ada bunganya (rentenya); gadai dengan sejumlah uang sebagai bunga (8) |
| BERBUNYI | Mengeluarkan bunyi; bacaannya; lafalnya; bunyinya; bersembunyi (8) |
| BERBURAI | Keluar bertaburan (cerai-berai dan sebagainya seperti usus dari dalam perut); terurai (ke luar) dan kusut; bocor dan tersiar ke mana-mana (tentang rahasia dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| BERBURUK | Berselisih; tidak berbaik (dengan) (Minangkabau) (8) |
| BERCABUL | Berbuat cabul; timbul dan menular-nular; berjangkit (tentang penyakit); berkecamuk (tentang badai, ombak, perang, dan sebagainya); merajalela (tentang kejahatan dan sebagainya) (8) |
| BERCABUT | Tercabut; terbantun; terhunus (tentang pisau dari sarungnya) (8) |
| BERCACAR | Bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar); (sudah) disuntik cacar; berlari-lari saja (tentang kuda yang masih liar) (8) |
| BERCACAT | Ada kekurangannya; ada cacatnya; kurang lengkap; tidak sempurna (8) |
| BERCADAR | Memakai cadar; berselubung (bagi perempuan); bertirai; bertabir (tentang pintu, jendela); beralas; bertutup (tentang meja, kasur) (8) |
| BERCAGAK | Bercabang; memakai cagak (penopang) (8) |
| BERCAKAK | Bertengkar dengan disertai adu kata-kata atau adu tenaga; berkelahi; bercekak (8) |
| BERCAKAP | Mempunyai kemampuan atau keberanian untuk melakukan sesuatu; berkuasa; berbicara; berbincang; berkata; berbahasa; berbicara dengan bahasa (8) |
| BERCALAR | Bergores; bergaris; berparut (8) |
| BERCALIT | Memakai palit (celak mata, cat alis, dan sebagainya); berpalit (8) |
| BERCAMUK | Tersebar, terhantar di mana-mana; berserak-serak; berselerak (8) |
| BERCANDA | Bertingkah; berkelakar; bersenda gurau; berseloroh (8) |
| BERCARAH | Secara eceran; secara ketengan (dijual satu-satu atau dalam jumlah yang tidak besar) (8) |
| BERCARAN | Berbantah; bertengkar (8) |
| BERCATUR | Bermain catur (sekak); bergambar (bersulam) berpetak-petak seperti papan catur (8) |
| BERCATUT | Menjadi tukang catut (berdagang gelap dan sebagainya) (8) |
| BERCAWAK | Berlekuk kecil (8) |
| BERCEBAK | Melakukan penggalian barang tambang (8) |
| BERCEBOK | Membersihkan (membasuh) dubur sesudah buang air besar; membersihkan (membasuh) kemaluan dari kotoran (air kencing dan sebagainya) (8) |
| BERCECAH | Menyentuh, mengenai (berdikit-dikit, sedikit-sedikit) (8) |
| BERCEKAH | Merekah (tentang buah-buahan); pecah-pecah; berbelah-belah (tentang kulit) (8) |
| BERCEKAK | Mencekak; bertengkar dengan disertai adu kata-kata atau adu tenaga; berkelahi; bercakak (8) |
| BERCEKAU | Berkelahi dengan cara bercakar-cakaran (8) |
| BERCEKIK | Bertengkar (berbantah) dengan hebat (kiasan/Minangkabau) (8) |
| BERCEKIT | Bertengkar; berbantah; berkelahi (8) |
| BERCELAK | Bercahaya berkilat (tampak bersih, bagus, cemerlang); jelas berkilauan; memakai celak (8) |
| BERCEMAR | Mengotorkan diri (8) |
| BERCEMAS | Merasa cemas (khawatir, takut) akan sesuatu (8) |
| BERCERAI | Tidak bercampur (berhubungan, bersatu, dan sebagainya) lagi; berhenti bersuami istri (8) |
| BERCERAK | Berbicara; berkata; pembicaraan pendahuluan sebagai pengantar pada sesuatu yang penting (8) |
| BERCINTA | Menaruh (rasa) cinta; bersetubuh; bersanggama (8) |
| BERCOANG | Tampak mencuat(-cuat) ke atas (tentang barang yang panjang dan runcing atau lancip) (8) |
| BERCOKOL | Duduk-duduk berkumpul di; diam di; bertempat tinggal (bersarang tentang kawanan penjahat dan sebagainya) di (kiasan) (8) |
| BERCORAK | Mempunyai corak; beragi; bergambar (tentang kain dan sebagainya); berwarna (pada dasar); bersifat; berupa (berpaham dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| BERCUKUR | Memotong (membersihkan) janggut (cambang) sendiri dengan pisau cukur; sudah dicukur (tentang janggut dan sebagainya) (8) |
| BERCUMBU | Bersenda gurau; berkelakar; saling berkata-kata, bersikap, dan bertindak manis untuk merayu (biasanya untuk membangkitkan berahi) (8) |
| BERDAKWA | Beperkara; sedang dalam perkara (8) |
| BERDALIH | Mengemukakan alasan (yang dicari-cari) untuk menghindari tugas atau menutupi perbuatan yang salah atau tercela (8) |
| BERDALIL | Beralasan; berketerangan; menafsirkan (Al-Qur'an) (8) |
| BERDAMAI | Berbaik kembali; berhenti bermusuhan; berunding untuk mencari kesepakatan (tentang harga) (8) |
| BERDAMAR | Memakai damar; mendamar; bermain dengan kemiri (8) |
| BERDANSA | Menari cara Barat (8) |
| BERDANUS | Melakukan kegiatan berjualan sesuatu untuk mengumpulkan dana usaha (8) |
| BERDAPAT | Sesuai; cocok (Minangkabau); bertemu (dengan); berjumpa (dengan) (Minangkabau) (8) |
| BERDAPUR | Memiliki dapur; ada dapurnya (8) |
| BERDARAH | Mengeluarkan darah; mengandung darah; ada darahnya; berbakat; berpembawaan (kiasan); berketurunan (kiasan) (8) |
| BERDASAR | Ada dasarnya; memakai dasar (dalam berbagai arti); beralasan (kiasan) (8) |
| BERDAWAI | Mempunyai dawai; ada dawainya; mempunyai kawat yang halus (8) |
| BERDAWAT | Bertanda tinta (8) |
| BERDEBAR | Bergerak-gerak atau berdenyut lebih kencang daripada biasa (tentang jantung karena kaget dan sebagainya) (8) |
| BERDEBAT | Bertukar pikiran tentang suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat (8) |
| BERDEBUK | Berbunyi “buk” (8) |
| BERDEBUT | Mengeluarkan bunyi “but, but” (8) |
| BERDECAK | Mengeluarkan bunyi decak (jam); membuat bunyi “cek” dengan mulut untuk menyatakan kekaguman atau keheranan mengenai sesuatu (8) |
| BERDECUP | Berbunyi seperti ikan menangkap kelekatu (8) |
| BERDECUT | Berbunyi seperti bayi menyusu (8) |
| BERDEDAK | Bersesak-sesak; berapat-rapat (tentang perahu dan sebagainya); menaruh dendam; sakit hati; ada dedaknya (8) |
| BERDEGAM | Berbunyi gemuruh (8) |
| BERDEGIL | Berkeras hati; tidak mau meninggalkan pendirian; enggan menuruti perintah (8) |
| BERDEGUM | Mengeluarkan bunyi degum (8) |
| BERDEHAM | Berbatuk-batuk kecil yang tertahan (8) |
| BERDEKAM | Merendahkan tubuh dalam-dalam sambil berlutut dan menunduk (seperti ayam yang sedang mengeram, harimau yang hendak menerkam mangsanya, maling yang sedang bersembunyi); selalu tinggal di rumah saja; lama tinggal di suatu tempat (tidak berpindah-pindah); meringkuk; selalu melekat dalam ingatan (8) |
| BERDEKAP | Berpeluk; berlekap (8) |
| BERDEKAT | Berada (duduk dan sebagainya) dekat atau hampir dekat (satu dengan yang lain); berhubungan rapat; berbaik; berbareng; bergandengan (kiasan) (8) |
| BERDEKUS | Mengeluarkan bunyi yang mengembus-embus(tentang kucing, harimau, dan sebagainya); mendengus (8) |
| BERDEKUT | Berbunyi “kut” atau “kur” (seperti bunyi merpati, tekukur) (8) |
| BERDELAN | Berkerut atau beriak sedikit (tentang permukaan air) (8) |
| BERDENGU | Mengembuskan napas dengan mengeluarkan suara menggeram; berdengkus (8) |
| BERDERAI | Berbunyi “tik, tik” seperti bunyi titik-titik air hujan jatuh di kaca; berbutir-butir, menjadi butir-butir kecil; gembur (tentang tanah); bertitik-titik (8) |
| BERDERAK | Berbunyi “ketak, kertak”, seperti dahan patah, lantai pelupuh terinjak; bekertak (8) |
| BERDERAM | Berbunyi gemuruh (seperti bunyi gendang besar) (8) |
| BERDERAP | Berbunyi seperti bunyi kaki orang berjalan; berlari cepat (tentang kuda dan sebagainya); melangkah cepat; bergerak laju (8) |
| BERDERAU | Berbunyi seperti gemuruh hujan dibawa angin (8) |
| BERDERET | Bersusun (dalam bentuk garis lurus) teratur; merupakan deret yang panjang (berjajar atau beruntun-runtun) (8) |
| BERDERIK | Mengeluarkan bunyi “derik, derik” (8) |
| BERDERIS | Berbunyi seperti bunyi rumput kering diinjak, kain digunting, dan sebagainya (8) |
| BERDERUM | Berbunyi seperti bunyi guruh dan sebagainya yang kedengaran dari jauh (8) |
| BERDESAH | Mengeluarkan bunyi desah; membuang napas kuat-kuat untuk menghilangkan kesal hati dan sebagainya (kiasan) (8) |
| BERDESAK | Penuh berjejal-jejalan; tolak-menolak (karena kurang tempat dan sebagainya); mengeluarkan bunyi seperti kertas diremas-remas (8) |
| BERDESAR | Berbunyi seperti bunyi tikar diseret dan sebagainya (8) |
| BERDESAU | Berbunyi seperti bunyi air dicurahkan dan sebagainya (8) |
| BERDESIR | Mengeluarkan bunyi seperti bunyi pasir tertiup angin dan sebagainya; berlesir (8) |
| BERDETAK | Berbunyi seperti berdetik, tetapi lebih berat (8) |
| BERDETAR | Mengeluarkan bunyi “tar, tar” (8) |
| BERDETAS | Berbunyi “tas, tas” (8) |
| BERDETIK | Berbunyi “tik, tik” (8) |
| BERDETUS | Berbunyi “tus, tus” seperti bunyi letusan senapan dan sebagainya (8) |
| BERDIANG | Memanaskan diri di dekat api (8) |
| BERDIKSA | Ditahbiskan menjadi pendeta Buddha (8) |
| BERDINAS | Bekerja pada pemerintah dan sebagainya; menjalani dinas (tugas) (8) |
| BERDOGOL | Ada jendulannya; berjendul (8) |
| BERDRAMA | Memainkan drama (8) |
| BERDUKUN | Berobat atau meminta pertolongan kepada dukun; melakukan pekerjaan sebagai dukun (8) |
| BERDUSTA | Berkata tidak benar; berbohong (8) |
| BERELIEF | Mempunyai relief; ada reliefnya (8) |
| BEREMBAN | Kayu (balok) melintang (untuk memperkuat dinding, pagar, dan sebagainya) (8) |
| BEREMBUK | Berunding; berbincang-bincang (8) |
| BEREMBUN | Ada embunnya; tersaput (oleh) embun; tidur di luar rumah dan sebagainya (pada malam hari); membiarkan diri kena embun (8) |
| BEREMBUS | Bertiup (angin dan sebagainya); keluar ditiupkan (tentang napas, udara dari mulut, dan sebagainya); pergi menjauh (Melayu Riau) (8) |
| BEREMPAP | Berjudi dengan melemparkan uang ke atas (8) |
| BERENANG | Menggerakkan badan melintas (mengapung, menyelam) di air dengan menggunakan kaki, tangan, sirip, ekor, dan sebagainya (8) |
| BERENCIK | Menggunakan kata sapaan "encik" (8) |
| BERENDAM | Berada di dalam air (barang cair) (8) |
| BERENGAU | Bunyi-bunyian yang ditiup (8) |
| BERENGOS | Bulu (rambut) yang tumbuh di atas bibir atas, biasanya hanya terdapat pada laki-laki; kumis; misai (8) |
| BERENGUT | Memberengut; merengut; bersungut-sungut (8) |
| BERENTET | Berangkaian; berangkai-rangkai; berturut-turut; beruntun-runtun (8) |
| BERENYAH | Mengerjakan sesuatu dengan teliti (saksama, cermat) (8) |
| BERFISIK | Mempunyai fisik; berbadan (8) |
| BERFOKUS | Berpusat (8) |
| BERGADAI | Meminjam uang dengan menyerahkan barang sebagai tanggungan (8) |
| BERGADUH | Berbuat gaduh (ribut, rusuh); berbantah; bercekcok; bercampur aduk; bercampur baur (8) |
| BERGADUK | Menyombong (8) |
| BERGAJUL | Buruk kelakuannya (jahat); suka membangkitkan kemarahan orang (8) |
| BERGALAH | Memakai galah; menjalankan perahu dengan galah (satang) (8) |
| BERGALAT | Ada salahnya (cacatnya, kekurangannya) (8) |
| BERGALAU | Sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran) (8) |
| BERGAMAT | Berlagu (8) |
| BERGAMIT | Saling menyentuh dengan jari (saling memberi isyarat); berlambaian (kiasan); merangkul; mendekati (kiasan) (8) |
| BERGANDA | Berlipat (menjadi banyak) (8) |
| BERGANTI | Bertukar; beralih; berubah (tentang pendirian dan sebagainya); berproses dan berubah secara alami (tentang waktu) (8) |
| BERGARAH | Bersenda-gurau; berolok-olok (8) |
| BERGARAU | Bersuara parau (8) |
| BERGAUNG | Menimbulkan gaung; bergema; berkumandang; berkemandang; bersipongang (8) |
| BERGAYUH | Bergantung rendah-rendah (tentang buah-buahan dan sebagainya); bergayut (8) |
| BERGAYUT | Bergantung (bersangkut) berayun-ayun; berpaut (berpegang) seraya bergantung (8) |
| BERGEDEK | Menggeleng-gelengkan kepala sesudah minum pil ekstasi (8) |
| BERGEGAR | Berguncang; bergoyang (8) |
| BERGEGAS | Bercepat-cepat; cepat-cepat; tergesa-gesa, terburu-buru (8) |
| BERGELUT | Bergulat; peluk-memeluk disertai guling-menggulingkan (dalam pergumulan); bergumul; bercanda (bersenda gurau) dengan guling-menggulingkan; bergumul; bertekun (kiasan) (8) |
| BERGEMAR | Bersukaria; bersenang-senang (8) |
| BERGEMPA | Berguncang; bergerak menggelegar (8) |
| BERGENUS | Memiliki genus (8) |
| BERGERAK | Berpindah dari tempat atau kedudukan (tidak diam saja); (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dalam lapangan politik, sosial) (8) |
| BERGESEK | Bergosokan; bergesel; bergeseran; kena-mengena (8) |
| BERGESEL | Bergeseran; bergosokan; kena-mengena (8) |
| BERGESER | Bergesek; bergesel; bergosokan; beringsut; beralih sedikit (8) |
| BERGETAH | Ada getahnya; pekat lekat; mencari getah (di hutan); berasa lekat-lekat (bagai kena getah) (8) |
| BERGETAR | Bergerak berulang-ulang dengan cepat (8) |
| BERGHEIM | Kota di Jerman (8) |
| BERGIBAH | Bergunjing (8) |
| BERGIDIK | Geli; ngeri (8) |
| BERGILIR | Berganti; bertukar; berputar; bergantian (8) |
| BERGINCU | Memakai gincu (pewarna bibir); ada gincunya (bahan pewarnanya) (8) |
| BERGOCOH | Bertinju; saling meninju dengan keras (8) |
| BERGOJEK | Bermain-main dengan riang gembira (8) |
| BERGOLAK | Menggelegak; mendidih berbual-bual; bergelora keras; tidak tenang (tentang keadaan politik dan sebagainya); terjadi kerusuhan (huru-hara dan sebagainya); rusuh hati (gelisah) (8) |
| BERGOLEK | Berguling; berbaring (8) |
| BERGOLER | Berbaring; tergeletak (8) |
| BERGOSIP | Melakukan gosip; bergunjing (8) |
| BERGOSOK | Bergeser; bergesel; bersentuhan dan bergeseran; (sudah) digosok (8) |
| BERGOYAH | Bergoyang; goyah (8) |
| BERGUGUS | Berkelompok (8) |
| BERGULAT | Berolahraga gulat; berkelahi dengan rangkul-merangkul, jatuh-menjatuhkan, dan tindih-menindih; bergumul; bergelut; berjuang (untuk mempertahankan hidup dan sebagainya); bekerja dengan susah payah (kiasan) (8) |
| BERGULIR | Berguling; menggelincir; menggeluncur (8) |
| BERGULUT | Tergesa-gesa; tergopoh-gopoh (8) |
| BERGUMAM | Berbicara dengan suara tertahan di dalam mulut (8) |
| BERGUMUL | Bergulat; bergelut; melibatkan diri dengan (kiasan) (8) |
| BERGURAH | Berkumur (membersihkan mulut dengan air) (8) |
| BERGURAU | Berkata-kata untuk main-main saja; berkelakar; berjenaka (8) |
| BERGUSTI | Bergelut; bergumul (8) |
| BERGUYUB | Berkelompok; berkumpul (8) |
| BERHABIS | Membuang-buang (uang, tenaga, waktu) (8) |
| BERHADIR | Ada bersedia (8) |
| BERHAJAT | Bermaksud; berniat akan; berharap; membutuhkan; memerlukan (8) |
| BERHAKIM | Meminta supaya diadili perkaranya kepada (8) |
| BERHAMBA | Menjadi hamba; mengabdi; mempunyai hamba; memakai kata hamba (menyebutkan dirinya hamba) (8) |
| BERHARAP | Berkeinginan supaya terjadi; meminta supaya (8) |
| BERHARGA | Mempunyai harga; berguna; bermanfaat; mempunyai harga tinggi; mahal harganya; bernilai; tinggi nilainya; penting (8) |
| BERHASIL | Mendatangkan hasil; ada hasilnya; beroleh (mendapat) hasil; berbuah; tercapai maksudnya (8) |
| BERHELAI | Beberapa helai (lembar); terdiri atas helai (kertas yang tidak dijilid) (8) |
| BERHELAT | Menggunakan tipu muslihat; berdalih (8) |
| BERHEMAT | Berdikit-dikit atau berhati-hati (8) |
| BERHENTI | Tidak bergerak (berjalan, bekerja, dan sebagainya) lagi; tidak meneruskan lagi; mandek; berakhir; selesai; tamat; mengaso; beristirahat; berjeda; meletakkan jabatan (pekerjaan dan sebagainya) lagi (8) |
| BERHILAU | Menari-nari beramai-ramai (di dekat harimau atau buaya yang tertangkap mati dan sebagainya) (Minangkabau); meratapi orang mati dan sebagainya (Minangkabau) (8) |
| BERHINDU | Mempunyai nenek moyang (kaum keluarga) yang bertalian darah (8) |
| BERHUJAH | Mengajukan alasan-alasan (8) |
| BERHUKUM | Menggunakan hukum; ada hukumnya; mencari (meminta dan sebagainya) keadilan hukum (kepada); berhakim (kepada); beperkara; bersengketa (8) |
| BERHUMOR | Menciptakan atau membuat humor (8) |
| BERIARIA | Bersuka-suka; bersenang-senang; bergembira (8) |
| BERIBERI | Penyakit radang urat saraf serempak di berbagai daerah saraf karena kekurangan vitamin B1 (8) |
| BERIJMAK | Berbuat atau berusaha untuk menyesuaikan pendapat (8) |
| BERIKRAR | Berjanji dengan sungguh hati; berteguh janji; mengakui (mengesahkan, membenarkan) kebenaran (8) |
| BERILIUM | Logam hitam abu-abu, keras, dan tidak mudah berkarat; unsur kimia alkali tanah dengan nomor atom 4, lambang Be, dan berbobot atom 9,0121 u (8) |
| BERIMBAS | Ada gerak atau pengaruhnya; berakibat (8) |
| BERIMPIT | Rapat; berdesakan; bersesakan (8) |
| BERINDUK | Mempunyai induk; berpangkal; berpokok (8) |
| BERINGAS | Liar (tentang pandangan mata) (8) |
| BERINGAT | Selalu ingat; selalu waspada (8) |
| BERINGIN | Pohon besar yang tingginya mencapai 20–35 m, berakar tunggang, dari cabang-cabangnya keluar akar gantung, daunnya kecil berbentuk bulat telur yang meruncing ke ujung dan rimbun dengan tajuk berbentuk payung, buahnya kecil, bulat, dengan permukaan halus (Ficus benjamina) (8) |
| BERIRING | Berjalan berturut-turut; bersama-sama (dengan); diikuti (dengan) (8) |
| BERISLAM | Memeluk agama Islam dengan mengucapkan syahadat (8) |
| BERIURAN | Memberi (menyerahkan dan sebagainya) sumbangan untuk keperluan bersama (organisasi, dan sebagainya) (8) |
| BERJAGAL | Berdagang eceran; berjualan kecil-kecilan (seperti nasi) (8) |
| BERJAHAT | Berbuat jahat (seperti berzina); berbuat dosa; bercakap-cakap menjelek-jelekkan nama baik orang lain; memfitnah(kan) (8) |
| BERJAJAN | Membeli penganan dan sebagainya di kedai atau yang dijajakan orang; mengudap (8) |
| BERJAJAR | Merupakan baris (banjar, deret); membentuk jajaran (banjar dan sebagainya) (8) |
| BERJALAN | Melangkahkan kaki bergerak maju; bergerak maju dari suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain; menggelinding atau berputar (tentang sesuatu yang bundar seperti roda); bepergian; berlangsung; dilangsungkan (tentang perundingan, rapat, dan sebagainya); berlaku; ditaati (tentang peraturan, undang-undang, hukum, dan sebagainya) (8) |
| BERJALIN | Berangkai; bergandeng satu dengan yang lain; berhubungan; bertautan; beranyam (8) |
| BERJALUR | Bergaris lebar memanjang; berloreng lurus; berlajur(-lajur); berkolom(-kolom) (8) |
| BERJAMPI | Bermantra; telah dimantrai (8) |
| BERJANJI | Mengucapkan janji; menyatakan bersedia dan sanggup untuk berbuat sesuatu (memberi, menolong, datang, dan sebagainya); menyanggupi akan menepati apa yang telah dikatakan atau yang telah disetujui (8) |
| BERJARAK | Ada antaranya (jaraknya) (8) |
| BERJARAM | Membasahi sesuatu dengan kompres dan sebagainya supaya sejuk; berkuman; meradang (8) |
| BERJARUM | Ada jarumnya; memakai jarum; (sedang) disuntik; diinjeksi (8) |
| BERJASAD | Ada jasadnya; berwujud (8) |
| BERJATAH | Mempunyai jatah; ada jatahnya (8) |
| BERJATUH | Memberi derma (sokongan, iuran, dan sebagainya) (8) |
| BERJAWAB | Ada jawabnya; berbalas; disahuti; dijawab (8) |
| BERJAWAT | Berpegang; berganti (tentang cuaca) (8) |
| BERJEBAH | Berlebih-lebihan; terdapat di mana-mana (tentang barang dagangan) (8) |
| BERJEBAI | Berserak-serak tidak teratur (8) |
| BERJEJAK | Menginjakkan kaki di sesuatu; bertumpu; meninggalkan bekas kaki; berkesan (8) |
| BERJEJAL | Penuh sesak; penuh hingga berasak-asak (8) |
| BERJEJER | Berderet teratur; berbaris; berbanjar (8) |
| BERJELUK | Agak dalam; ada jeluknya (berkenaan dengan mangkuk, pinggan) (8) |
| BERJELUM | Mandi dengan cara menyeka atau membasahi tubuh saja dengan menyiramkan air ke badan (bagian kepala tidak disiram) (8) |
| BERJEMUR | Memanaskan badan dengan panas matahari (8) |
| BERJERIH | Berlelah-lelah; berusaha (berikhtiar, bekerja dengan sungguh-sungguh (8) |
| BERJIBUN | Berutang banyak; banyak sekali (tentang orang) (Cina) (8) |
| BERJIHAD | Berperang (di jalan Allah); berjuang (8) |
| BERJILID | Disusun, dirangkaikan, dan dijahit (tentang lembaran kertas dan sebagainya) sehingga berbentuk buku dan sebagainya; dibagi-bagi (dipenggal-penggal) atas beberapa jilid (8) |
| BERJIMAK | Bersetubuh (8) |
| BERJIMAT | Mempunyai jimat; memakai jimat; berhemat; berhati-hati; saksama (8) |
| BERJIRAN | Tinggal berhampiran (berdekatan) dengan rumah; bertetangga dengan; berkawan dengan (8) |
| BERJISIM | Mempunyai jisim (8) |
| BERJOBAK | Bergelegak (8) |
| BERJODOH | Cocok bersuamikan (beristrikan) dengan; kawin (8) |
| BERJOGET | Menari (biasanya tidak sendirian) (8) |
| BERJOLAK | Menyala berkobar-kobar (tentang api) (8) |
| BERJORAN | Mempunyai tangkai pancing (8) |
| BERJOTOS | Bertinju; berpukul-pukulan (8) |
| BERJUANG | Berlaga (tentang binatang yang besar-besar); berlawan; memperebutkan sesuatu dengan mengadu tenaga; berperang; berkelahi; berlanggaran (tentang perahu, ombak, dan sebagainya); berusaha sekuat tenaga tentang sesuatu; berusaha penuh dengan kesukaran dan bahaya (8) |
| BERJUBEL | Penuh sesak (orang berkerumun dan sebagainya) (8) |
| BERJUDUL | Berkepala karangan; bertajuk (8) |
| BERJUJAI | Terus-menerus, tidak berhentinya (tentang hujan, orang yang pergi datang, dan sebagainya) (8) |
| BERJUJUH | Mengalir terus-menerus tiada berhenti (tentang hujan, darah dan sebagainya) (8) |
| BERJULAI | Bergantung menjulur (menjuntai) seperti akar yang akan melilit dan sebagainya (8) |
| BERJULAT | Bersambung berturut-turut; tidak habis-habisnya (8) |
| BERJUMAT | Melakukan salat bersama-sama di masjid pada hari Jumat dengan cara dan waktu tertentu (siang hari sekitar waktu salat zuhur); melakukan salat Jumat; berhimpun; berkumpul (8) |
| BERJUMPA | Bersua; bertemu; berdempak (8) |
| BERJURAI | Bergantung berumbai-rumbai dan sebagainya (8) |
| BERKABAR | Memberi atau membawa kabar, bercerita; berkata-kata (8) |
| BERKABUT | Ada kabutnya; tersaput kabut; tidak nyata; sedih; suram (kiasan) (8) |
| BERKACAK | Berpegang (8) |
| BERKACAU | Bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul; bercampur aduk (tidak dibeda-bedakan; bertukar-tukar dengan; keliru dengan) (8) |
| BERKADAR | Memiliki kadar (8) |
| BERKAING | Menyalak karena kesakitan (8) |
| BERKAKAK | Mempunyai kakak; menyapa (memanggil dan sebagainya) dengan kata kakak; berbunyi; “kak, kak” seperti bunyi itik, ayam; tertawa gelak-gelak; terkekeh-kekeh (8) |
| BERKALDU | Mengandung kaldu (8) |
| BERKALIH | Beralih (8) |
| BERKAPAK | Mempunyai (memakai) sayap; bersayap (8) |
| BERKAPAL | Menggunakan kapal; bepergian dengan kapal (biasanya kapal laut) (8) |
| BERKAPAR | Terletak (terhantar, berhanyutan) berserak-serak tidak keruan (kiasan) (8) |
| BERKARAH | Ada karahnya; berbintik-bintik; bernoda (8) |
| BERKARAT | Ada karatnya; dimakan karat; tua; lapuk (kiasan); jahat; buruk (kiasan) (8) |
| BERKARAU | Sedang mengaduk (supaya bercampur); bercampur aduk; berkacau (8) |
| BERKARIB | Rapat hubungannya dengan; bersahabat; ada hubungan darah; berfamili (8) |
| BERKARTU | Mempunyai kartu; memakai kartu; dilengkapi kartu (8) |
| BERKARUT | Kusut; kacau tidak keruan (8) |
| BERKARYA | Mempunyai pekerjaan tetap; berprofesi; mencipta (mengarang, melukis, dan sebagainya) (8) |
| BERKASIH | Mempunyai rasa kasih (sayang, cinta) (8) |
| BERKAWAL | Berjaga; sedang menjaga (keselamatan dan sebagainya); ada yang menjaga; berpengawal (8) |
| BERKAWAN | Mempunyai kawan; bersahabat; bersekutu (8) |
| BERKAWAT | Memakai kawat; ada kawatnya (8) |
| BERKAWIN | Menikah (8) |
| BERKAYAU | Menggenang; membanjir di (8) |
| BERKAYUH | Menjalankan perahu dengan pengayuh (8) |
| BERKECAI | Remuk (pecah, robek, dan sebagainya) hingga menjadi kecil-kecil (8) |
| BERKEDIP | Bergerak membuka dan menutup berganti-ganti (tentang kelopak mata); berkejap; tampak seolah-olah bernyala dan padam berganti-ganti (tentang nyala lampu, dian, dan sebagainya); berkelip(-kelip) (8) |
| BERKEDOK | Memakai kedok untuk menutup muka dan sebagainya; bertopeng; melakukan sesuatu sebagai penutup maksud sebenarnya; menggunakan sesuatu sebagai alat untuk menutupi diri (8) |
| BERKEDUT | Berlipat-lipat (tidak rata); berkerut (kulit dan sebagainya); renyuk (kertas dan sebagainya); kumal (baju dan sebagainya); bergerak karena tarikan urat (8) |
| BERKEJAI | Menggeliat dan merentang-rentangkan tangan dan sebagainya (sesudah tidur dan sebagainya) (8) |
| BERKEJAP | Berkedip; berkelip (8) |
| BERKELAH | Berpiknik (8) |
| BERKELAR | Bertakik-takik; berjalur-jalur; bergelang-gelang (pada lipan dan sebagainya) (8) |
| BERKELAS | Mempunyai kelas; terbagi dalam (berbagai) kelas (tingkat dan sebagainya) (8) |
| BERKELEY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BERKELIK | Menghindar; berkelit (8) |
| BERKELIM | Berlipatan; ada kelimnya (8) |
| BERKELIP | Mengeluarkan cahaya kecil yang terputus-putus; terbuka dan tertutup berganti-ganti dengan cepat; berkedip-kedip (8) |
| BERKELIT | Mengelak dengan cepat; mengelik; berdalih; beralasan (yang dibuat-buat) (kiasan) (8) |
| BERKELOK | Melengkung (tentang garis); berkeluk; berbelok atau bertukar arah, ke kanan atau ke kiri (tentang alur jalan dan sebagainya) (8) |
| BERKELUH | Mengeluh (8) |
| BERKELUK | Berbentuk melengkung (8) |
| BERKEMAH | Membuat (mendirikan) kemah (untuk bermalam dan sebagainya) (8) |
| BERKEMAL | Lembap; tidak kering benar (8) |
| BERKEMAS | Memberes-bereskan; membungkus-bungkus supaya rapi; bersiap-siap hendak berangkat dan sebagainya (8) |
| BERKEMIH | Buang air kecil; kencing (8) |
| BERKEMUL | Berselimut (8) |
| BERKENAN | Merasa senang (suka, sudi, setuju); dengan segala senang hati (dipakai sebagai kata penghormatan kepada orang besar); cocok, sesuai, dapat diterima (di hati) (8) |
| BERKEPAK | Bersayap; berkepak-kepak (8) |
| BERKEPIT | Berseluk tangan; bergandengan dengan saling mengepit atau berpautan tangan (8) |
| BERKEPUK | Berlekuk (8) |
| BERKEPUL | Keluar (membubung) bergumpal-gumpal (tentang asap, awan) (8) |
| BERKERAH | Mempunyai kerah (8) |
| BERKERAK | Ada keraknya; kotor (kiasan) (8) |
| BERKERAS | Tetap bertahan; tetap berpegang pada pendirian (kehendak, maksud hati); mengotot; bertindak keras (8) |
| BERKERIS | Memakai (mempergunakan) keris; tikam-menikam dengan keris; menyandang keris; mempunyai kekuatan untuk mempertahankan diri (kiasan) (8) |
| BERKERUH | Mengeruh (8) |
| BERKERUT | Ada kerutnya; berkedut; bergelembur (tentang kulit dan sebagainya); menjadi lebih pendek; mengerut; keriting; ikal (Minangkabau) (8) |
| BERKESAH | Bersuara untuk mengungkapkan perasaan gelisah (8) |
| BERKESAM | Menaruh dendam; mendendam (8) |
| BERKESAN | Meninggalkan bekas; berbekas; menimbulkan kesan (8) |
| BERKESET | Mengesat (membersihkan) kaki pada keset (8) |
| BERKESOT | Maju berangsur-angsur dengan menggeserkan pantat (seperti anak yang belum pandai berjalan, orang lumpuh) (8) |
| BERKETAK | Berlipat (pada kulit leher dan sebagainya); berombak-ombak (rambut) (8) |
| BERKETEL | Bertitik (8) |
| BERKETUK | Berbunyi “tuk, tuk” (seperti ayam betina setelah bertelur); berkotek (tentang ayam betina) (8) |
| BERKETUL | Bergumpal-gumpal; berkepal-kepal (8) |
| BERKETUR | Berbunyi “wek, wek” (tentang katak) (8) |
| BERKIBAR | Bergerak-gerak mengombak karena ditiup angin (tentang bendera dan sebagainya); menjadi masyhur (kiasan) (8) |
| BERKICAU | Berbunyi (tentang burung murai); berkata-kata sebarang kata saja; berceloteh; mengoceh (kiasan); mengirim pesan melalui layanan jejaring sosial twitter (8) |
| BERKICUT | Berbunyi “cut, cut” (8) |
| BERKIKIR | Telah dikikir; tidak licin (tentang kulit); berkerut-kerut; kesat atau kasap (8) |
| BERKILAH | Berusaha memutarbalikkan kebenaran (dengan menyangkal dan sebagainya); mencari-cari alasan (8) |
| BERKILAP | Mengilap; bercahaya; berkilauan; gilap (8) |
| BERKILAU | Gemerlap; berkilap (8) |
| BERKINTE | Bertunangan (8) |
| BERKIRAI | Pergi; enyah (8) |
| BERKIRIM | Menyampaikan dengan perantara (8) |
| BERKISAH | Bercerita tentang (8) |
| BERKISAR | Berpusing, berputar (tentang roda, baling-baling, dan sebagainya); berpindah; beralih; bergeser; bertukar; mengenai; bertumpu pada (8) |
| BERKITAR | Berpusing (yang berpusat pada sumbu); berputar mengelilingi; berkisar; beredar (8) |
| BERKOBAR | Menyala besar; berkecamuk (tentang perang, pemberontakan, dan sebagainya) (kiasan); bertambah besar atau menjadi-jadi (tentang kemarahan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| BERKOBOK | Memasukkan tangan ke dalam tempat yang berisi air untuk mencuci jari tangan (8) |
| BERKOCAK | Berguncang (tentang benda cair); berpalu (tentang ombak di pantai dan sebagainya); menjadi keruh atau tidak berseri-seri (tentang mata); menjadi rusuh (gelisah) (8) |
| BERKOKOK | Berbunyi “kukuruyuk” (tentang ayam jantan); mengeluarkan kata-kata untuk menunjukkan keberanian dan sebagainya (kiasan) (8) |
| BERKOTEK | Mengeluarkan bunyi “kotek, kotek”; berekor (8) |
| BERKUALA | Bermuara (8) |
| BERKUASA | Mempunyai kuasa (dalam berbagai-bagai arti, seperti berkesanggupan, berkemampuan, berwenang, berkekuatan) (8) |
| BERKUBAH | Memakai kubah; beratap lengkung (8) |
| BERKUBAK | Sudah dikupas; terkubak (8) |
| BERKUBUR | Dimakamkan (tentang mayat); mempunyai kubur; (sudah) mati (8) |
| BERKUCAK | Bergoyang; berguncang (8) |
| BERKUCUR | Bercucuran; memancur (8) |
| BERKUJUT | Menggantung diri dengan mengikat (mencekik) leher dengan tali; terikat karena salah; tersangkut; terlibat (dalam perkara) (8) |
| BERKUKUH | Berteguh hati; tetap berpegang (pada pendiriannya dan sebagainya) (8) |
| BERKUKUS | Mengeluarkan kukus (uap); beruap; dimasak dan sebagainya dengan ditaruh di atas air mendidih; dijadikan barang cair dari uap; barang cair yang dipanaskan (dengan jalan disuling) (8) |
| BERKULAI | Bergantung lemah (seperti cabang kayu patah, atau bendera yang tidak berkibar) (8) |
| BERKULAT | Dilekati kulat; ada kulatnya; bercendawan (8) |
| BERKULUP | Mempunyai kulup; ada kulupnya; belum (tidak) dikhitan (8) |
| BERKUMIS | Mempunyai kumis; bermisai (8) |
| BERKUMUR | Membasuh mulut dengan menggerak-gerakkan air dan sebagainya dalam mulut (8) |
| BERKUMUT | Menyeringai (8) |
| BERKUPAK | Terbuka (rusak); bejat (8) |
| BERKURAI | Berurat atau bergaris-garis; memiliki kurai (8) |
| BERKURAP | Menderita penyakit kurap; bercacat; buruk (kiasan) (8) |
| BERKUSIK | Bergerak sedikit (8) |
| BERKUSUK | Menggosok badan dengan daun pada waktu mandi (8) |
| BERKUTAT | Duduk-duduk di kebun untuk menunggu durian jatuh; sibuk memikirkan sesuatu (8) |
| BERKUTIK | Bergerak sedikit-sedikit; berbuat sesuatu; berdaya (8) |
| BERKUTUB | Arah jurusan; menuju; menghadap ke (kiasan) (8) |
| BERLABEL | Ada labelnya; beretiket; bernama (8) |
| BERLABUH | Tergelantung ke bawah; turun (tentang kelambu, tirai, layar panggung, dan sebagainya); berhenti; menurunkan sauh (tentang kapal, perahu); berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan (8) |
| BERLAGAK | Menyombongkan diri; berlaku seperti (pemberani, orang pandai, dan sebagainya); berpura-pura (8) |
| BERLAKON | Menjalankan (memainkan) lakon (drama, teater, film) (8) |
| BERLAPAK | Bersungkit; bersulam (8) |
| BERLAPIH | Beranyam (8) |
| BERLAPIS | Memakai lapis; tersusun dari atau mempunyai lembaran tipis; berlamina (8) |
| BERLAPUK | Ada lapuknya (rusak, buruk); bercendawan (8) |
| BERLAPUR | Bergerak-gerak menggelepar (seperti ayam, burung yang berlaga) (8) |
| BERLATIH | Belajar dan membiasakan diri agar mampu (dapat) melakukan sesuatu; berbuat agar menjadi biasa (8) |
| BERLAWAN | Berimbang; berbanding; bertanding; bertempur (8) |
| BERLAYAM | Mengayun-ayunkan senjata seperti orang menari (8) |
| BERLAYAR | Memakai (menggunakan) layar; mengarungi lautan; bepergian dengan kapal (perahu); meninggal dunia (kiasan) (8) |
| BERLEBIH | Ada lebihnya; bersisa; terlampau banyak (8) |
| BERLEKAT | Menempel sangat kuat (sehingga tidak mudah lepas) (8) |
| BERLEKUK | Ada lekuknya; berlubang (seperti tanah); berlepih (seperti topi) (8) |
| BERLEMAK | Mengandung lemak; ada lemaknya; berminyak (8) |
| BERLENSO | Menari lenso (8) |
| BERLEPAS | Tidak terikat lagi (bebas); pergi; berangkat; tidak turut campur tangan; menghindarkan diri (dari persengketaan, tanggung jawab, dan sebagainya); lepas landas (8) |
| BERLERET | Berleret-leret; berderet (8) |
| BERLEROT | Berjalan beriringan (Melayu Jakarta) (8) |
| BERLESIR | Mengeluarkan bunyi seperti bunyi pasir tertiup angin dan sebagainya; berdesir (8) |
| BERLETER | Banyak berkata-kata; cerewet; berkata terus-menerus dan tidak keruan maksudnya (7) |
| BERLETIH | Bersusah payah (8) |
| BERLEZAT | Bersetubuh (8) |
| BERLIBAT | Berbelit (8) |
| BERLIBUR | Mengalami libur; pergi (bersenang-senang, bersantai-santai, dan sebagainya) menghabiskan waktu libur; bervakansi (8) |
| BERLIKUT | Mengendap (bersembunyi) di balik sesuatu (Minangkabau) (8) |
| BERLILIT | Berpilin; berpintal; berbelit; dikebat; dibalut (8) |
| BERLIMAU | Mandi dengan menyirami tubuh dan kepala dengan air yang dicampur dengan kulit limau purut; berkeramas (dengan air dicampur air limau) (8) |
| BERLIPAT | Dilipat rangkap; menjadi banyak sekian kali; berganda (8) |
| BERLOGAM | Mengandung logam; ada logamnya (8) |
| BERLOMBA | Beradu kecepatan; beradu kecakapan (kemampuan dan sebagainya) (8) |
| BERLOPAK | Ada lopaknya; berlekuk dan berisi air (tentang tanah) (8) |
| BERLULUK | Berlumpur; terpalit lumpur (8) |
| BERLULUT | Bergosok badan (menggosok badan sendiri) dengan lulut (8) |
| BERLUMAR | Berlumur; kotor atau terpalit-palit (oleh minyak, darah, dan sebagainya) (8) |
| BERLUMUR | Bergelimang dengan (lumpur, darah, minyak, dan sebagainya) (8) |
| BERLUMUS | Berlumur (dengan barang yang kotor); bercemar (8) |
| BERLUNAK | Mempunyai kelembutan dan perasaan (hati) (8) |
| BERLUTUT | Melipat(kan) lutut sebagai tumpuan untuk berdiri; bertekuk lutut; menyerah (mengaku) kalah (kiasan) (8) |
| BERMACAM | Berbagai(-bagai) (8) |
| BERMADAH | Memuji-muji; mengucapkan syair (sajak) sebagai pujian; berkata (8) |
| BERMAKAM | Bertempat tinggal; bersemayam (8) |
| BERMAKNA | Berarti; mempunyai (mengandung) arti penting (dalam) (8) |
| BERMALAM | Menumpang tidur; menginap; telah dimasak kemarin sehingga sudah basi (tidak segar atau baru lagi) (8) |
| BERMAMAI | Berkata-kata dalam tidur; mengigau (8) |
| BERMANAH | Berharta benda; meninggalkan harta benda (8) |
| BERMANDI | Banyak memperoleh (kiasan); bersimbah; bersiram (dengan) (kiasan); berlumuran (kiasan) (8) |
| BERMARGA | Memiliki marga (8) |
| BERMEREK | Mempunyai atau menggunakan merek (cap, tanda, dan sebagainya); mempunyai nama; terkenal (kiasan) (8) |
| BERMIMPI | Melihat (mengalami) sesuatu dalam mimpi; berkhayal; berangan yang bukan-bukan (8) |
| BERMINAT | Mempunyai (menaruh) minat; cenderung hati kepada; ingin (akan) (8) |
| BERMISAI | Mempunyai misai; ada misainya; berkumis (8) |
| BERMOHON | Minta izin; mohon; pamit; minta diri (8) |
| BERMORAL | Mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik; sesuai dengan moral (adat sopan santun dan sebagainya) (8) |
| BERMOTIF | Mempunyai pola; bercorak; mempunyai motif (sebab, alasan, latar belakang, dan sebagainya) (8) |
| BERMUARA | Berakhir (tentang aliran sungai) (8) |
| BERMUDUN | Beradab; bertamadun (8) |
| BERMUKAH | Berhubungan intim secara tidak sah dengan wanita atau laki-laki yang telah menikah; berzina; bergendak (8) |
| BERMUKIM | Bertempat tinggal; berdiam (8) |
| BERMULUT | Ada mulutnya; mempunyai mulut; memakai mulut, berlubang; berkata; bercakap-cakap (8) |
| BERMUNAS | Melakukan musyawarah nasional (8) |
| BERMUSIM | Sudah sampai pada musimnya; memiliki musim; menurut musim (tidak sebarang waktu ada) (8) |
| BERNAFSU | Mempunyai keinginan (dorongan atau gairah hati); ada nafsu; dengan nafsu (8) |
| BERNALAM | Membaca puisi atau bercerita dengan lagu; bersajak (bersyair) (8) |
| BERNALAR | Mempunyai nalar; menggunakan nalar; berpikir logis (8) |
| BERNAUNG | Berada di bawah sesuatu (untuk menghindari panas, hujan, dan sebagainya); berlindung; berada di bawah sesuatu yang besar (suci, berkuasa, dan sebagainya); minta perlindungan (pertolongan dan sebagainya) (8) |
| BERNAZAR | Berjanji akan berbuat sesuatu jika maksud tercapai; mengucapkan nazar; mempunyai kaul (8) |
| BERNIAGA | Berjual beli dan sebagainya untuk memperoleh untung; berdagang (8) |
| BERNIKAB | Memakai nikab (8) |
| BERNILAI | Mempunyai nilai (harga uang dan sebagainya); bermutu; berharga (8) |
| BERNYALA | Ada nyalanya; keluar nyalanya; besar sekali (kiasan) (8) |
| BERNYALI | Mempunyai keberanian; berani (kiasan) (8) |
| BERNYAWA | Ada nyawanya; hidup (8) |
| BEROBJEK | Menggunakan objek (8) |
| BEROMBAI | Tradisi lisan di Sawahlunto Sijunjung berbentuk pantun yang dimainkan di sawah oleh kaum perempuan saat turun ke sawah (Minangkabau) (8) |
| BEROMBAK | Ada ombaknya; bergelombang (8) |
| BERONANG | Ikan yang hidup di ekosistem laut dan payau, ukurannya dapat mencapai 45 cm, tubuhnya pipih memanjang, moncong pendek membulat, sebuah duri kait di depan sirip punggung menghadap ke depan, warnanya bervariasi, tersebar di daerah Indo-Pasifik Barat; belibas (Siganus spp.) (8) |
| BERONDOK | Bersembunyi dengan berjongkok di balik semak dan sebagainya (8) |
| BERONGGA | Ada ruang (lubangnya); tidak padat (8) |
| BERONTAK | Meronta-ronta hendak melepaskan diri; memberontak (8) |
| BEROPINI | Memiliki atau mengemukakan opini; berpendapat (8) |
| BEROPLAH | Mempunyai oplah; bertiras (8) |
| BERORASI | Berpidato; berkhotbah (8) |
| BEROTASI | Berputar; beredar (8) |
| BERPACEK | Bersetubuh (tentang hewan jantan) (8) |
| BERPADAN | Berjanji (8) |
| BERPAGUT | Berpeluk; berdekap (8) |
| BERPAHAM | Mempunyai paham (pendapat, pendirian); beraliran; berakal; berbudi; bijaksana; berpengalaman (8) |
| BERPAHAT | Telah dipahat; berukir (8) |
| BERPAKAT | Bersetuju (8) |
| BERPALIS | Menoleh ke arah lain (ke kiri, ke kanan, dan sebagainya) (8) |
| BERPALIT | Memakai palit (celak mata, cat alis, dan sebagainya); bercalit (8) |
| BERPALUT | Berbungkus; bersalut; bersampul (8) |
| BERPAMOR | Memakai pamor; bersemarak; beperbawa; mulia (8) |
| BERPANAS | Duduk (berbaring dan sebagainya) di panas matahari; berjemur (8) |
| BERPANDU | Memakai penunjuk jalan; bermualim (8) |
| BERPANEN | Mempunyai hasil (buah dan sebagainya) yang dapat dipetik (8) |
| BERPAPAH | Berjalan dengan bersandar atau menumpukan tangan pada bahu orang lain (8) |
| BERPARAK | Berpisah; bercerai (8) |
| BERPARAP | Berkelahi dengan berpukul-pukulan (terutama dengan paparan kelewang) (8) |
| BERPARUT | Ada parutnya; bergores-gores (8) |
| BERPASAR | Pergi ke pasar (8) |
| BERPECAH | Terbagi menjadi beberapa kelompok (golongan dan sebagainya) (8) |
| BERPELUH | Mengeluarkan peluh (keringat); berkeringat (8) |
| BERPELUK | Berdekap; (tangannya) mendekap sesuatu (8) |
| BERPERAM | Tetap tinggal di rumah; tidak keluar-keluar (dari rumah, sarang, dan sebagainya) (8) |
| BERPERAN | Bermain sebagai (dalam sandiwara, film); bertindak sebagai (8) |
| BERPERUT | Mempunyai perut; ada perutnya; berbentuk seperti perut (besar di tengah-tengah); mulai berisi (tentang padi) (8) |
| BERPESAN | Memberi pesan (kepada); menyuruh (meminta) supaya perkataan dan sebagainya dilakukan atau disampaikan kepada orang lain; memberi nasihat (wasiat ketika akan meninggal dunia) (8) |
| BERPESTA | Makan minum (bersuka-suka dan sebagainya) (8) |
| BERPETAK | Berkotak-kotak; berbilik-bilik; berbidang-bidang (sawah) (8) |
| BERPIHAK | Mengikut (memilih) salah satu pihak (8) |
| BERPIJAK | Bertumpu (pada); berjejak (di); berdiri (di); berpedoman (pada); berdasar (pada) (8) |
| BERPIJAR | Memancarkan cahaya karena panas atau terbakar (8) |
| BERPIKIR | Menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu; menimbang-nimbang dalam ingatan (8) |
| BERPILIN | Dalam keadaan dipilin (dibelit); mempunyai pilin (8) |
| BERPINAK | Berketurunan (8) |
| BERPINAR | Bersinar; berpendar (8) |
| BERPINTA | Meminta untuk diri sendiri; bermohon (8) |
| BERPIRAU | Berputar atau menyerong ke kanan atau ke kiri (tidak langsung mengarah ke tujuannya) (8) |
| BERPISAH | Bercerai (tidak berhubungan, tidak rapat; tidak berdampingan, dan sebagainya) (8) |
| BERPOKOK | Berasas (pada); berdasar (pada); berasal dari; bermodal; bersebab; berlantaran (8) |
| BERPOPOK | Memakai popok (8) |
| BERPUAKA | Ada hantu penunggunya; berhantu; sakti (kiasan) (8) |
| BERPUKAS | Telanjang (tentang perempuan) (8) |
| BERPUNYA | Ada yang empunya; sudah bersuami (beristri); sudah bertunangan; berada; kaya (8) |
| BERPUPUH | Berlaga; bersabung (tentang ayam); sedang menyabung; berkelahi pukul-memukul dengan hebat (8) |
| BERPUPUR | Berbedak (8) |
| BERPUPUT | Bertiup; berembus; meniup puput (8) |
| BERPUSAR | Berkisar; berputar (tentang olakan air, kisaran angin, dan sebagainya) (8) |
| BERPUSAT | Berpangkal atau berpokok di (pada, kepada) (8) |
| BERPUTAR | Berpusing; berkisar; berganti arah; berbelok; beredar; berkeliling; berpikir terus (kiasan); sedang dipergunakan untuk berniaga (tentang uang) (kiasan) (8) |
| BERPUTIK | Mulai keluar putiknya; mulai berbuah; tampak tanda-tanda yang menyatakan akan berhasil (tercapai maksudnya dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| BERPUTRA | Mempunyai putra (anak); beranak; melahirkan anak; bersalin (8) |
| BERPUYAN | Ada kotorannya; berdaki (8) |
| BERSABAR | Bersikap tenang (tentang pikiran, perasaan) (8) |
| BERSABDA | Berkata; bertitah (8) |
| BERSADAI | Berbaring atau duduk bersandar dengan mengunjurkan kaki; terletak di tempat yang lebih tinggi (tentang perahu) (8) |
| BERSADAU | Berdayung dengan tidak berhenti-henti (8) |
| BERSADUR | Berlapis (emas, perak, dan sebagainya); disepuh (8) |
| BERSAFAR | Pergi bertahlil beramai-ramai ke tempat keramat untuk menjauhkan diri dari bahaya pada bulan Safar (8) |
| BERSAHAP | Bertutup; bertudung (8) |
| BERSAHUT | Berjawab; bersambut (8) |
| BERSAING | Berlomba (atas-mengatasi, dahulu-mendahului); berlayar (berjalan) seiring atau searah (tentang perahu, kapal, dan sebagainya) (8) |
| BERSAJAK | Mempunyai persamaan bunyi; berbentuk puisi; membacakan lirik; membacakan puisi; mengarang puisi (8) |
| BERSAKSI | Ada saksinya; mempunyai (memakai) saksi; menyatakan (mengakui) dengan sesungguhnya (8) |
| BERSALAH | Berbuat keliru; melakukan kekeliruan (kesalahan); mempunyai kesalahan; berbuat sesuatu yang melanggar peraturan (hukum dan sebagainya); ada salahnya (8) |
| BERSALAI | Sedang dipanggang atau diasapi di atas api; berdiang di dekat api (tentang perempuan yang hamil) (8) |
| BERSALIN | Berganti; berubah (rupa, warna); melahirkan anak (8) |
| BERSALTO | Berjungkir balik di udara (8) |
| BERSALUK | Memakai destar; berkain ikat kepala (8) |
| BERSALUT | Berlapis (bagian luar); bersampul; bersarung; berbungkus (8) |
| BERSAMAR | Tidak terang atau kabur karena banyaknya (8) |
| BERSANAK | Berkerabat; berfamili (8) |
| BERSANAT | Memakai angka tahun (8) |
| BERSARAK | Berpisah (8) |
| BERSASAK | Memakai tataan rambut dengan cara disasak (8) |
| BERSEBAB | Ada sebabnya (lantarannya) (8) |
| BERSEBAR | Berserak; bertabur; berpencar (8) |
| BERSEDIA | Bersiap; bersedia-sedia; ada (siap untuk dipakai); rela dan sanggup (8) |
| BERSEDIH | Bersusah hati; berdukacita; merasa pilu (belas kasihan dan sebagainya) (8) |
| BERSEGEH | Memberes-bereskan; berkemas-kemas (8) |
| BERSEKAT | Ada sekatnya; memakai sekat; berbatas; terbatas (8) |
| BERSELUK | Belit-membelit (seperti dua tiga akar dan sebagainya); berbelit; dibelitkan; dililitkan; berbelok; berkelok; silang siur; simpang siur (8) |
| BERSEMAI | Menyemai; tumbuh dan berakar (kiasan); tumbuh dan berkembang (kiasan) (8) |
| BERSENAM | Melakukan senam; berlatih gerak badan (gimnastik) (8) |
| BERSENDA | Berkelakar; bergurau (8) |
| BERSENDI | Mempunyai sendi; ada sendinya; memakai batu sendi; berdasar pada; berpedoman pada; berasaskan (8) |
| BERSENDU | Bersedih hati; berdukacita (8) |
| BERSEPAH | Terserak-serak tidak keruan; berantakan; tersepah (8) |
| BERSEPAI | Berpecah menjadi kecil-kecil dan terserak ke mana-mana; tersepai (8) |
| BERSERAH | Memercayakan diri dan nasib (kepada); bertawakal (kepada); pasrah (8) |
| BERSERAK | Tersebar di mana-mana (8) |
| BERSERAN | Bergaris-garis (berjalur-jalur) miring; bersetrip (8) |
| BERSESAH | Saling pukul (8) |
| BERSESAT | Dalam keadaan salah jalan; kesasar (8) |
| BERSIAGA | Dalam keadaan siaga; siap sedia (8) |
| BERSIANG | Membersih-bersihkan (seperti mencabuti rumput di sawah, membuang semak-semak) (8) |
| BERSIBAK | Bercerai (ke kanan dan ke kiri); berbelah (ke kanan dan ke kiri seperti air laut dibelah kapal); menghindari (menyisi, menepi); memberi jalan dengan menyisi ke kanan dan ke kiri (8) |
| BERSIBAR | Mempunyai sibar; bertambah dengan didirikannya rumah di kanan atau di kiri rumah besar; bercucuran; memercik-mercik (8) |
| BERSIGAP | Bersikap; bersiap (untuk bertindak dan sebagainya) (8) |
| BERSIKAP | Berdiri tegak (bersiap); mengambil sikap (pendirian) (8) |
| BERSILAP | Bermain sulap (8) |
| BERSILAT | Bermain atau berkelahi dengan menggunakan ketangkasan menyerang dan mempertahankan diri; bermain silat (8) |
| BERSILIH | Bertukar; berubah (jadi); bertukar rupa dan sebagainya; berganti-ganti; bergiliran; bertukar-tukar (8) |
| BERSINAR | Memancar (tentang sinar); bercahaya (8) |
| BERSIRAM | Mandi (8) |
| BERSITAN | Pancaran (air, sinar, dan sebagainya); gambaran; pengutaraan (8) |
| BERSIUNG | Bertaring; berbunyi seperti lebah terbang (8) |
| BERSIWAK | Membersihkan gigi dengan siwak (8) |
| BERSOBAT | Bersahabat dengan; berteman baik dengan (8) |
| BERSOBOK | Bertemu (dengan); berjumpa (dengan); bersua (dengan); tersobok (8) |
| BERSOKOM | Berlumas dengan arang dan sebagainya (tentang muka) (8) |
| BERSOLEK | Berdandan; berhias diri; mempercantik diri (8) |
| BERSORAK | Berteriak-teriak “hore, hore” dan sebagainya; bergembira (bersuka-suka) dengan berteriak-teriak (8) |
| BERSOSOH | Berbuat sesuatu dengan gigih, hebat, giat, atau dahsyat (8) |
| BERSOSOK | Berangsur-angsur memulai (8) |
| BERSUAMI | Sudah kawin (tentang perempuan); mempunyai suami; kawin dengan (tentang perempuan) (8) |
| BERSUARA | Mengeluarkan suara; turut menentukan sesuatu (dalam pemerintahan); mengemukakan pendapat (kiasan); dihasilkan dengan getaran pita suara, misalnya bunyi [b], [d], [g] (kiasan/Linguistik) (8) |
| BERSUATU | Bersatu (8) |
| BERSUDAH | Ada akhirnya; ada penghabisannya; berakhir (8) |
| BERSUDUT | Mempunyai sudut (8) |
| BERSUJUD | Membungkuk dengan meletakkan dahi ke lantai dan bertelekan dengan kedua belah tangan (8) |
| BERSULAM | Dibordir (dengan); bersuji (8) |
| BERSULAP | Membuat (mengadakan, mengubah, dan sebagainya) sesuatu dengan cara yang ajaib (8) |
| BERSULIH | Berganti (8) |
| BERSULUK | Mengasingkan diri; berkhalwat (8) |
| BERSUMUR | Ada sumurnya; ada sumbernya (8) |
| BERSUNAT | Sudah berpotong kulup; dikhitankan (8) |
| BERSURAI | Ada rambut atau bulu pada tengkuknya; bercerai-berai; usai; bubar (8) |
| BERSURAT | Ada tulisannya; bertulis; ditulisi; berkirim surat; berkirim kabar (8) |
| BERSURIH | Ada garisnya (bekasnya); bergores; bergaris (8) |
| BERSUSUK | Berpasak; memakai susuk (jarum emas dan sebagainya) (8) |
| BERSUSUN | Bertumpuk (tindih-menindih); berlapis-lapis; bersaf-saf; bertingkat(-tingkat); teratur baik (berleret, berturut-turut) (8) |
| BERSUTAN | Menyebut sutan kepada; memanggil sutan kepada (8) |
| BERSUTEN | Cara mengundi dengan mengadu jari untuk menentukan siapa yang menang bermain dahulu, dan sebagainya (biasanya dalam permainan anak-anak) (8) |
| BERSYAIR | Sedang mengarang syair; membacakan (melagukan) syair; deklamasi (8) |
| BERTABIR | Memakai tabir; berkedok; berselubung; berselimut (kiasan) (8) |
| BERTABUR | Berkurik-kurik (hitam, merah, dan sebagainya); bersungkit (tentang kain); membagi-bagikan (uang, sedekah, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| BERTADAH | Memakai tadah (alas, lapik) (8) |
| BERTAGAN | Bercerai (8) |
| BERTAGAR | Bergemuruh; berdegar-degar (8) |
| BERTAHAK | Beserdawa (8) |
| BERTAHAN | Tetap pada tempatnya (kedudukannya dan sebagainya); tidak beranjak (mundur dan sebagainya); mempertahankan diri (terhadap serangan, godaan, dan sebagainya); tidak mau menyerah; berteguh hati; berkeras hati; cukup untuk beberapa waktu (tentang persediaan dan sebagainya) (8) |
| BERTAHAP | Ada tahapnya; bertingkat; berjenjang (8) |
| BERTAHAR | Berlayar terus (dalam angin ribut dan sebagainya) (Pelayaran) (8) |
| BERTAHUN | Bertanam padi (8) |
| BERTAJUK | Berjudul, mempunyai judul (8) |
| BERTAKAK | Terjadi dari dua helai (8) |
| BERTAKIK | Ada takiknya (takuknya); memiliki ujung melengkung yang tengahnya bertoreh dangkal dan kedua cuping yang dihasilkan membundar (Biologi) (8) |
| BERTAKUK | Ada takuknya; ada torehan yang sangat dalam sampai mendekati bagian dasar (Biologi) (8) |
| BERTALUN | Bersipongang, bergaung, bergema (8) |
| BERTANAH | Mempunyai tanah; ada tanahnya; berurat berakar (8) |
| BERTANAK | Sedang memasak nasi; yang ditanak (8) |
| BERTANDA | Ada tandanya; ada cirinya; ada mereknya dan sebagainya; sudah (bercincin) kawin (8) |
| BERTANYA | Meminta keterangan (penjelasan dan sebagainya); meminta supaya diberi tahu (tentang sesuatu) (8) |
| BERTAPAK | Berjejak; berpijak; melangkah; mendapat tumpuan (pegangan, tempat) bertumpu (8) |
| BERTARAF | Bertingkat(an); bermutu (8) |
| BERTARAH | Sudah diratakan (dilicinkan) dengan rimbas dan sebagainya (tentang batang kayu) (8) |
| BERTARAK | Menahan hawa nafsu (dengan memantangi kesenangan, berpuasa, dan sebagainya); bertapa; mengasingkan diri; berlama-lama di suatu tempat; lama sekali (menantikan dan sebagainya) (8) |
| BERTARAP | Berderet; berbaris (8) |
| BERTARUH | Bermain dan sebagainya dengan taruhan; memasang taruh (seperti dalam perjudian); mengatakan sesuatu dengan memberi taruh (bahwa yang dikatakan itu benar); mengambil risiko besar yang dapat mengorbankan jiwa dan sebagainya (8) |
| BERTARUK | Keluar taruknya; bertunas (8) |
| BERTATAH | Diberi permata (intan dan sebagainya) (8) |
| BERTATAR | Mengikuti penataran (8) |
| BERTEDUH | Berlindung (supaya jangan kehujanan atau kepanasan); bernaung; dilindungi dari; menumpang tinggal; diam (8) |
| BERTEGAH | Terlarang (8) |
| BERTEGUH | Memperkuat hati (8) |
| BERTEGUN | Berhenti sebentar (8) |
| BERTEKAD | Berniat; bermaksud (8) |
| BERTEKAK | Mempunyai tekak; bertengkar; berbantah (kiasan) (8) |
| BERTEKAN | Bertumpu pada; bertelekan (8) |
| BERTEKAP | Bertutup dengan sesuatu yang melingkup (8) |
| BERTEKAT | Berhiaskan tekat; dibordir (dengan) (8) |
| BERTEKUK | Berlipat; berkeluk (8) |
| BERTEKUN | Berkeras hati dan sungguh-sungguh (bekerja, belajar, berusaha, dan sebagainya); tetap berpegang teguh pada (adat dan sebagainya); (pada, di, ke) bertelekan (pada) (8) |
| BERTELUK | Berlutut; bertelut (8) |
| BERTELUR | Mengeluarkan telur; berak; menjatuhkan bom (tentang pesawat terbang); mendatangkan hasil (keuntungan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| BERTELUT | Berlutut; berteluk (8) |
| BERTEMAN | Berkawan; bersahabat; tidak seorang diri; ada temannya; beriring (dengan) (8) |
| BERTEMIN | Mempunyai temin; bersimpai (8) |
| BERTEMPO | Memiliki tempo (8) |
| BERTENTU | Sudah pasti; sudah tetap; mempunyai kepastian (8) |
| BERTEPUK | Mengadakan bunyi dengan menamparkan kedua telapak tangan (8) |
| BERTERAP | Berukir (8) |
| BERTIKAI | Berselisih; berlainan; berbeda; bercekcok; berbantah; bertengkar; bertentangan (dengan); bersalahan (dengan); tidak sesuai (dengan) (8) |
| BERTIKAS | Ada tikasnya; berbekas (8) |
| BERTILAM | Berlapik tilam; berkasur (8) |
| BERTINJU | Berpukul-pukulan dengan tinju; berkelahi dengan saling meninju (8) |
| BERTITAH | Berkata; bersabda (8) |
| BERTITIK | Keluar (jatuh) menetes (tentang air, embun, dan sebagainya) (8) |
| BERTOBAK | Berpepat kuku (yang pertama kali) (8) |
| BERTOBAT | Menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yang salah dan sebagainya); kembali kepada Tuhan atau agama (jalan) yang benar (8) |
| BERTOGOK | Duduk dengan diam saja (8) |
| BERTOHOR | Menjadi kering; mengering (8) |
| BERTOKOH | Berbentuk; berwujud (8) |
| BERTOKOK | Mendapat tambahan sedikit (dalam beratnya, panjangnya, dan sebagainya ketika mengukur sesuatu); bertambah (lagi) (8) |
| BERTOLAK | Berangkat berlayar; berangkat; pergi meninggalkan (menghindar dari); berpangkal (8) |
| BERTOLAP | Bersulam; bertekat (8) |
| BERTUANG | Dicetak dari logam yang dicairkan (8) |
| BERTUBUH | Mempunyai tubuh; berbadan (8) |
| BERTUHAN | Percaya dan berbakti kepada Tuhan; beribadah; memuja sesuatu sebagai Tuhan (8) |
| BERTUKAR | Beroleh sesuatu dengan memberikan sesuatu; bergantian memberi sesuatu diganti dengan sesuatu yang lain, seperti seseorang memberikan sesuatu kepada seseorang lain yang memberikan sesuatu sebagai gantinya; berubah (dari atau menjadi yang lain); bersilih (bulu, kulit, dan sebagainya); berpindah (dari kendaraan yang satu ke kendaraan yang lain) (8) |
| BERTUKUK | Bertambah (8) |
| BERTULIS | Ada huruf (angka dan sebagainya) yang dibuat (digurat dan sebagainya) dengan pena (pensil, cat, dan sebagainya); bersurat (yang sudah disetujui); yang ada tulisannya (8) |
| BERTUMPU | Kaki, tangan, dan sebagainya bertekan pada; berjejak pada; menolakkan (menekankan) telapak kaki pada sesuatu (ketika hendak melompat, terbang, dan sebagainya); berdasar teguh-teguh (pada); sudah berurat berakar (pada) (kiasan); dengan mengerahkan segenap tenaga; dengan betul-betul berusaha dan sebagainya (kiasan) (8) |
| BERTUNAS | Timbul tunas; ada tunasnya; beranak bercucu; mempunyai keturunan (kiasan) (8) |
| BERTUNDA | Ada tundanya; sedang menarik tunda (sampan dan sebagainya); berlama-lama; bertolak (8) |
| BERTURAP | Bertepi sesuatu yang ditampalkan; berlapis (bersalut); berlepa (8) |
| BERTURUN | Memberikan uang sebagai iuran, derma, sokongan, dan sebagainya (8) |
| BERTUSUK | Berakhir mendadak pada cuatan kecil kaku dan tajam yang berasal dari jaringan yang berbeda dengan bidangnya (bagian ujung) (Biologi) (8) |
| BERTUTUR | Bercakap; berkata (8) |
| BERUAMAN | Memiliki warna yang terserap tidak teratur serta meluas ke mana-mana (Biologi) (8) |
| BERUITAN | Memiliki bulu yang berduri terkelok balik (8) |
| BERUJUNG | Ada ujungnya; mempunyai ujung; berakhir (pada); berkesudahan (pada); berakibat (pada) (8) |
| BERULANG | Dilakukan lebih dari satu kali; kembali lagi; terjadi lagi (8) |
| BERUMBUN | Terberumbun; dalam keadaan menjulang dan besar; tesergam (Minangkabau) (8) |
| BERUMPUK | Bertimbun; bertumpuk; berlonggok (8) |
| BERUMPUT | Ditumbuhi rumput; bertimbun; beronggok; berlonggok (8) |
| BERUNANG | Keranjang dari bambu yang bulat panjang untuk membawa barang atau buah (dengan diambin di punggung) (8) |
| BERUNDAK | Bertingkat (8) |
| BERUNGUT | Bersungut; memberengut; merungut (8) |
| BERUNSUR | Mempunyai unsur; bersifat (8) |
| BERUNTAI | Tampak bergantungan menjuntai (tentang tali, rambut, dan sebagainya); berjuntai-juntai (8) |
| BERUNTUK | Telah mendapat (mempunyai) bagian masing-masing; telah ditentukan bagian masing-masing (8) |
| BERUNTUN | Berturut-turut; berderet-deret; berurutan (8) |
| BERUNTUS | Bintik-bintik halus pada kulit (8) |
| BERUNYAI | Berlambat-lambat (mengerjakan dan sebagainya); sedikit demi sedikit (8) |
| BERUPAYA | Mencari upaya (akal); berusaha; berikhtiar (8) |
| BERURINE | Buang air kecil (seni); kencing (8) |
| BERURUNG | Berkerumun (8) |
| BERUSAHA | Melakukan suatu usaha; bekerja giat (untuk mencapai sesuatu); berikhtiar; berdaya upaya; melakukan kegiatan di bidang perdagangan (perusahaan dan sebagainya) (8) |
| BERUSUNG | Naik tandu; bertandu (8) |
| BERVIRUS | Mengandung virus (8) |
| BERWAJIB | Wajib mengurus; berwenang (8) |
| BERWATAK | Mempunyai watak; berkepribadian; bertingkah laku (8) |
| BERWATUN | Memakai (mempunyai) watun (Banjar) (8) |
| BERWUJUD | Mempunyai wujud; ada wujudnya; nyata; konkret (8) |
| BERZIKIR | Mengucapkan zikir; mengingat dan menyebut berulang-ulang nama dan keagungan Allah Swt.; melakukan zikir (8) |
| BERZUHUD | Berpaling dari keduniawian; mengamalkan sikap zuhud (8) |
| BESANCON | Kota di Prancis (8) |
| BESENGEK | Gulai daging (ayam, sapi, dan sebagainya) dengan sedikit kuah (Jawa) (8) |
| BESERDIH | Menganjurkan dada atau perut ke depan (8) |
| BESIKAWI | Besi yang (dianggap) mengandung kekuatan (kesaktian) (8) |
| BESLAHAN | Barang-barang yang disita; sitaan (8) |
| BESTELAN | Barang-barang (makanan dan sebagainya) yang dibestel; pesanan (8) |
| BESUNUNG | Baju perang dari kulit binatang (Kenyah) (8) |
| BETATRON | Peranti yang mempercepat elektron dalam orbit lingkarnya dengan cara membalikkan arah arus bidang gaya magnetik secara teratur dan sangat cepat (8) |
| BETERKUP | Berlaga (tentang biri-biri); terkup (8) |
| BETERNAK | Memiara dan mengembangbiakkan binatang (kuda, lembu, dan sebagainya) (8) |
| BETERTIB | Teratur; bersikap sopan (8) |
| BETHESDA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BETIBETI | Perdu, tingginya 10 m, kulit batangnya digunakan untuk menyamak kulit (Flueggea virosa) (8) |
| BETLEHEM | Kota di wilayah Palestina, dikenal sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus (8) |
| BEZERROS | Kota di Brasil (8) |
| BHADRAKH | Kota di India (8) |
| BHANDARA | Kota di India (8) |
| BHARUMUD | Bhayangkara utama muda (akronim) (8) |
| BHATPARA | Kota di India (8) |
| BHILWARA | Kota di India (8) |
| BHIWANDI | Kota di India (8) |
| BHUSAVAL | Kota di India (8) |
| BIAKDARA | Pembiakan dengan telur yang tidak dibuahi (Peternakan) (8) |
| BIANTARA | Pidato (Sunda) (8) |
| BIARAWAN | Laki-laki yang hidup di dalam biara (8) |
| BIARBIAR | Cacing kecil-kecil di dalam perut (Filaria loa) (8) |
| BIASANYA | Menurut apa yang sudah dilazimkan; lazimnya (8) |
| BIBIMBAP | Makanan khas Korea berupa nasi, daging, sayuran, dan sebagainya serta bumbu yang dimakan dengan mencampurkan semua bahan tersebut, dapat dilengkapi telur mentah atau matang (Tata Boga/Korea) (8) |
| BIBINGKA | Kue khas Filipina yang dibuat dari tepung beras dan santan serta bahan lain seperti mentega, gula, dan telur, dibungkus dengan daun pisang saat dimasak, kemudian dihiasi dengan taburan parutan kelapa, biasa dihidangkan saat Natal (Tata Boga) (8) |
| BIBIREVO | Kota di Rusia (8) |
| BIBIRHAT | Kota di Bangladesh (8) |
| BIBIRNET | Pinggir net sebelah atas (8) |
| BIBLIKAL | Berhubungan dengan Bibel (8) |
| BIDADARA | Laki-laki dari kayangan; laki-laki yang rupawan (kiasan) (8) |
| BIDADARI | Putri atau dewi dari kayangan; perempuan yang elok (kiasan) (8) |
| BIDANGAN | Petak (tanah) (8) |
| BIDUANDA | Hamba raja atau suruhan raja (pembawa alat kerajaan dan sebagainya) (8) |
| BIFASIAL | Teknik pembentukan batu dengan cara memangkas kedua permukaannya sehingga dapat menghasilkan alat yang disebut kapak genggam (8) |
| BIJIMATA | Bulatan (dalam rongga mata); yang tercinta (anak dan sebagainya); kekasih (kiasan) (8) |
| BIJISAGA | Biji berwarna merah yang dahulu dipakai sebagai satuan bobot emas (8) |
| BIKABIKA | Kue yang dibuat dari sisa adonan kue lain (Wolio) (8) |
| BIKAYAON | Gelisah yang mengakibatkan susah tidur (8) |
| BIKONKAF | Cekung pada kedua sisinya (tentang lensa atau kaca); mencekung ke dalam (Fisika) (8) |
| BIKROMAT | Garam yang mengandung dua ekuivalen asam H2CrO4 (Kimia) (8) |
| BILABIAL | Berkaitan dengan kedua bibir; dihasilkan dengan menyempitkan kedua bibir (Linguistik); bunyi atau fonem yang terjadi karena penyempitan kedua bibir (misalnya p, b, dan m) (Linguistik) (8) |
| BILABILA | Sewaktu-waktu; kapan-kapan (8) |
| BILABONG | Danau yang tidak mengalir, terdapat di dataran aluvial (8) |
| BILAMANA | Kata penghubung yang digunakan untuk pengandaian, bersifat temporal, dan sebagainya; pada waktu apa; kata tanya yang digunakan dalam ragam sastra untuk menanyakan waktu; bila; kapan (8) |
| BILAMASA | Bilamana; bila; kapan (8) |
| BILANGAN | Banyaknya benda dan sebagainya; jumlah; satuan jumlah; satuan dalam sistem matematis yang abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan (Matematika); golongan (lingkungan); lingkungan daerah; ramalan untung malang, baik buruk, dan sebagainya; nasib dan sebagainya yang telah tertentu; takdir; ide yang bersifat abstrak yang bukan simbol atau lambang, yang memberikan keterangan mengenai banyaknya anggota himpunan (8) |
| BILANTAI | Cokelat tua (Bolaang Mongondow) (8) |
| BILASAJA | Kapan saja; sewaktu-waktu; sebarang waktu (8) |
| BILASPUR | Kota di India (8) |
| BILATUNG | Anak kucing (Sunda) (8) |
| BILIMORA | Kota di India (8) |
| BILINEAL | Berkenaan dengan prinsip keturunan yang memperhitungkan hubungan kekerabatan melalui penghubung pria untuk sejumlah hak dan kewajiban tertentu (Hukum) (8) |
| BILLINGS | Kota terbesar negara bagian Montana, Amerika Serikat (8) |
| BIMBITAN | Sesuatu yang dibimbit (8) |
| BINAHONG | Tumbuhan menjalar, berbatang lunak, berdaun tunggal, berbunga majemuk, berkhasiat untuk melancarkan peredaran darah dan mengembalikan daya tahan tubuh (Anredera corditalia) (8) |
| BINARAGA | Olahraga yang membentuk otot agar terwujud bentuk tubuh yang kekar dan ideal (8) |
| BINATANG | Makhluk bernyawa yang mampu bergerak (berpindah tempat) dan mampu bereaksi terhadap rangsangan, tetapi tidak berakal budi (seperti anjing, kerbau, semut); hewan (8) |
| BINCACAK | Terkutuk (untuk cacian atau makian) (8) |
| BINGKANG | Pembalut kaki (8) |
| BINILARI | Istri yang diperoleh dengan jalan kawin lari (8) |
| BINIRATU | Istri pertama penghulu adat yang berkedudukan sebagai ibu rumah tangga yang sederajat kedudukannya dengan suami (8) |
| BINOMIAL | Terdiri atas dua kata atau dua unsur; gabungan yang dapat dibagi dua (mungkin lebih dari dua, misalnya terdiri atas empat unsur) (Linguistik); aturan penamaan baku untuk semua organisme (makhluk hidup) yang terdiri dari dua kata dari sistem taksonomi, dengan mengambil nama genus dan nama spesies (Biologi) (8) |
| BINOTING | Dilantik dengan pukulan rotan sebagai pertanda simbolik telah dilantik untuk menjadi kepala mapalus (8) |
| BINTALAK | Batas sebidang ladang dengan ladang yang lain (8) |
| BINTAUNA | Suku bangsa yang mendiami daerah pesisir utara Provinsi Sulawesi Utara (8) |
| BINTITAN | Berbintit (8) |
| BINTUHAN | Ibu kota Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu (8) |
| BINUNGKU | Sebutan bagi orang yang tidak terdidik, primitif, dan bebal (Melayu Manado) (8) |
| BIOAKTIF | Memiliki efek pada organisme hidup (8) |
| BIOAVTUR | Bahan bakar untuk pesawat terbang yang dibuat campuran bahan bakar fosil dan bahan bakar nabati (minyak kelapa sawit dan sebagainya) (8) |
| BIOFISIK | Berkaitan dengan biofisika (8) |
| BIOGENIK | Dihasilkan oleh organisme hidup (8) |
| BIOGRAFI | Riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain (8) |
| BIOKIMIA | Senyawa kimia dan proses kimia yang terdapat dalam sel atau tubuh makhluk hidup (8) |
| BIOLOGIS | Bersangkutan dengan biologi (8) |
| BIOMASSA | Jumlah keseluruhan benda hidup dalam suatu perairan (8) |
| BIOMEDIS | Metode pengobatan yang memanfaatkan penerapan metode biologis tubuh (8) |
| BIOMETER | Ukuran matematis yang digunakan untuk pemeriksaan biologis (8) |
| BIOMETRI | Pengukuran yang dilakukan pada proses biologis; pengukuran matematis yang biasa digunakan dalam pemeriksaan biologis; penghitungan nilai harapan hidup pada asuransi jiwa (8) |
| BIORITME | Teori yang berdasar pada pendapat ilmiah bahwa dalam tubuh manusia sejak lahir sudah tersimpul tiga macam siklus (ritme) yang bekerja aktif sampai saat meninggal, yaitu siklus fisik, siklus emosional, dan siklus intelektual (8) |
| BIOSAINS | Ilmu tentang struktur, fungsi, interaksi, atau aspek makhluk hidup seperti biologi, ekologi, fisiologi, atau biologi molekuler (8) |
| BIOTEROR | Teror yang menggunakan senjata biologis atau kimiawi (8) |
| BIPARTIT | Sistem hubungan perburuhan yang melibatkan dua pihak, yaitu serikat buruh dan pengusaha (8) |
| BIPRISMA | Prisma yang mempunyai sudut puncak hanya sedikit lebih kecil dari 180° dan prisma ini dapat membuat dua bayangan dari sebuah sumber (Fisika) (8) |
| BIRAHAIR | Terna yang daunnya membundar telur, batangnya berparut bekas tangkai daun, perbungaan berbentuk tongkol, tumbuh di bioma tropis basah dan endemik Maluku dan Papua Nugini; lidah gajah (Aglaonema marantifolium) (8) |
| BIRIBIRI | Mamalia berkuku genap yang termasuk dalam kelompok ruminansia, memiliki rambut tebal, dan menghasilkan wol; domba (Ovis spp.) (8) |
| BIRNESIT | Oksida mangan berwarna hitam yang umumnya terdapat dalam butir besi mangan yang ada dalam tanah (Ilmu Tanah) (8) |
| BIROFAKS | Pesawat telekomunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengirim dokumen, data, gambar, dan sejenisnya ke negara lain (8) |
| BIROKRAT | Pegawai yang bertindak secara birokratis; seorang yang menjadi bagian dari birokrasi (8) |
| BIRORANG | Tempat untuk menyimpan pakaian di perahu (8) |
| BIRULAUT | Biru seperti warna laut (8) |
| BIRUMARU | Suku bangsa yang mendiami daerah bagian selatan lembah Sungai Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, merupakan bagian dari kelompok suku bangsa Kaili (8) |
| BIRUMUDA | Biru yang agak putih (8) |
| BISAJADI | Mungkin; boleh jadi (8) |
| BISAKAWI | Kekuatan gaib (tulah dan sebagainya) yang menimpa orang karena melanggar adat dan sebagainya (8) |
| BISALPUR | Kota di India (8) |
| BISEKTOR | Garis lurus atau bidang yang membagi sudut atau garis lain menjadi dua bagian yang sama (8) |
| BISHOFTU | Kota di Etiopia (8) |
| BISMARCK | Ibu kota negara bagian North Dakota, Amerika Serikat (8) |
| BISTRITA | Kota di Rumania (8) |
| BISUTULI | Tidak dapat berkata-kata dan mendengar (8) |
| BITSWISS | Tanaman sayuran anggota famili Amaranthaceae berwarna merah di bagian tangkai yang menyambung ke tulang daun, rasa daum mirip sawi hijau (Beta vulgaris) (8) |
| BIVERBAL | Berupa sinonim atau padanan kata (tentang definisi) (Linguistik) (8) |
| BIVOLTIN | Memiliki dua keturunan dalam satu musim atau tahun (Biologi) (8) |
| BIYAKUNG | Penyimpanan hasil panen di lahan pertanian maupun persawahan, sebelum diangkut ke rumah (Dayak) (8) |
| BLACKOUT | Pemadaman lampu dan alat penerangan lain (ungkapan/Inggris); pemberangusan berita oleh sensor (ungkapan/Inggris); gangguan komunikasi sementara (ungkapan/Inggris); menghapus, menghilangkan (dari pikiran, pemberitaan, dan sebagainya) (ungkapan/Inggris) (8) |
| BLANGWIR | Mobil pemadam kebakaran (8) |
| BLANTIKA | Dunia; jagat (Musik) (8) |
| BLANTYRE | Kota di Malawi (8) |
| BLASTULA | Pembentukan lapisan tunggal dari sebuah sel yang terjadi pada tahap perkembangan embrio, biasanya berbentuk lingkaran penuh yang terdiri atas lapisan dinding satu sel dan rongga berisi cairan (8) |
| BLAWANAN | Tidak hati-hati, menantang bahaya dengan sengaja biasanya untuk menunjukkan keberanian (Jawa) (8) |
| BLEKUTAK | Cumi-cumi berukuran sedang berbentuk oval dengan batok kepala dan punggung yang keras (Jawa) (8) |
| BLENCONG | Lampu minyak yang berfungsi untuk menghasilkan bayangan wayang pada layar atau kelir (tentang pertunjukan wayang kulit) (Jawa) (8) |
| BLENDONG | Penganan dari biji jagung yang direbus hingga merekah, kemudian diberi kelapa parut di atasnya (Jawa) (8) |
| BLENDUNG | Jenis makanan tradisional berupa jagung pipil direbus hingga merekah, dibumbui garam, ditaburi parutan kelapa (Jawa) (8) |
| BLENGONG | Hasil persilangan antara entok jantan dan itik betina; tongki (8) |
| BLOKBUKU | Setumpuk kuras dalam urutan yang merupakan seluruh isi buku, dijilid bersama atau terpisah dengan sampulnya (Grafika); bagian sisi buku berupa halaman atau kuras yang telah disusun berurut dan dijahit (Grafika) (8) |
| BLOKERAN | Muntah-muntah karena hamil atau jijik terhadap sesuatu (Jawa) (8) |
| BLOKIRAN | Hasil memblokir (8) |
| BLOKMUAT | Blok yang dipasang pada ujung batang pemuat yang digunakan untuk menarik dan mengatur tali (Pelayaran) (8) |
| BLONGKAK | Buah kelapa yang sudah dibelah dan diambil dagingnya, dahulu digunakan untuk kayu bakar; tempurung kelapa dengan sabutnya (Bali) (8) |
| BLUBURAN | Tanah atau pasir di tepi pantai yang tidak tersentuh air laut atau ombak (Jawa) (8) |
| BLUDUSAN | Masuk ke tempat orang lain tanpa permisi (Jawa) (8) |
| BLUMENAU | Kota di Brasil (8) |
| BLUSTANI | Blus longgar yang tidak terlalu panjang, memilki garis leher lebar dengan hiasan sulam di sekelilingnya, terinspirasi dari busana petani Eropa (Tata Busana) (8) |
| BLUSUKAN | Masuk ke suatu tempat dengan tujuan untuk mengetahui sesuatu (Jawa) (8) |
| BNEIBRAK | Kota di Israel (8) |
| BOAVISTA | Kota di Brasil (8) |
| BOBENGKA | Penganan khas Tonsea, dibuat dari adonan tepung ketan, gula aren, dan kelapa muda, dibubuhi kenari, dibungkus dengan daun pisang, kemudian dimasak dalam wadah khusus (Minahasa Tonsea) (8) |
| BOBONGKO | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah; Masama (8) |
| BOBOTARA | Luka bernanah di kepala manusia (8) |
| BOBOTISI | Berat per satuan isi (8) |
| BOGABOGA | Orang yang tidak sanggup lagi bekerja karena menderita penyakit (Melayu Ambon) (8) |
| BOHEMIAN | Orang yang hidup bebas seperti kebanyakan seniman; orang yang hidup mengembara dan tidak teratur serta tidak memikirkan masa depannya; boho (8) |
| BOHONGAN | Bukan yang sebenarnya (tentang permainan); bohong-bohongan (8) |
| BOKSBURG | Kota di Afrika Selatan (8) |
| BOKSNEON | Kotak media promosi berbentuk persegi, bulat, dan sebagainya yang diterangi dengan lampu neon di dalam (8) |
| BOLAGOLF | Bola yang digunakan dalam olahraga golf (Olahraga) (8) |
| BOLAKAKI | Sepak bola (Olahraga) (8) |
| BOLAKEJU | Penganan berbentuk bola, dibuat dari tepung dan keju mozarela (8) |
| BOLAMATA | Bagian mata yang menyerupai bola dan dapat bergerak-gerak (8) |
| BOLANOFA | Tempat sirih berbentuk tas kecil tanpa tali, terbuat dari tenunan rumput rawa kering yang diwarnai, dihiasi motif khas Nias (Nias) (8) |
| BOLAVOLI | Bola yang digunakan dalam permainan olahraga bola voli (Olahraga); permainan bola voli (Olahraga) (8) |
| BOLUKOJA | Bolu yang terbuat dari adonan sagu, tepung terigu, agar-agar bubuk, telur, gula pasir, diselingi santan, dan dicampur perasan air daun pandan (8) |
| BOLVADIN | Kota di Turki (8) |
| BOMCURAH | Bom yang pada waktu mendekati tanah meledak dan pecah menjadi bagian-bagian kecil; bom klaster; bom tandan (8) |
| BOMTARIK | Bom yang diledakkan dengan cara ditarik dengan tali yang diikatkan pada bom itu; jenis bahan peledak (8) |
| BOMWAKTU | Bom yang waktu meledaknya dapat diatur; akibat negatif dari suatu tindakan yang sewaktu-waktu dapat terjadi (kiasan) (8) |
| BONAFIDE | Dapat dipercaya dengan baik (tentang perusahaan dan sebagainya); jujur (8) |
| BONERATE | Suku bangsa yang mendiami pulau kecil di sebelah timur Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| BONGBONG | Nama panggilan Ferdinand Marcos Jr, presiden terpilih Filipina dari Pemilu tanggal 9 Mei 2022 (8) |
| BONGKEKE | Sarung yang digunakan oleh anak perempuan untuk mandi yang diikat sebatas dada dalam upacara katoba (Muna) (8) |
| BONGKONG | Belum tahu banyak tentang sopan santun (celaan kepada orang hulu) (Minangkabau) (8) |
| BONGKREK | Ampas kacang kedelai yang sudah diambil minyaknya; burung yang berasal dari keluarga Timaliidae dan genus Pomatorhinus, berpenampilan cantik dengan ekor panjang, alis putih mencolok, berparuh panjang melengkung ke bawah dan bersuara monoton; cica kopi melayu (Pomatorhinus montanus) (Sunda) (8) |
| BONGSANG | Keranjang kecil untuk membawa buah-buahan dan sebagainya (8) |
| BORANGAN | Dokumen yang sebelum dicetak telah diformat dan disunting; komedi yang dibawakan sendirian di atas panggung; dari ngabodor sorangan (akronim/Sunda) (8) |
| BORAZJAN | Kota di Iran (8) |
| BORDEAUX | Kota di Prancis (8) |
| BORDIRAN | Hasil membordir; sulaman; kerancang; kerawangan (8) |
| BORJUASI | Golongan masyarakat yang penghasilannya melebihi penghasilan rata-rata rakyat biasa; golongan menengah ke atas; sistem sosial yang dikuasai oleh golongan menengah (8) |
| BOROBORO | Jangankan (8) |
| BORONGAN | Penjualan (pembelian, lelang, dan sebagainya) secara keseluruhan (tidak satu-satu atau ketengan); pekerjaan dan sebagainya yang diborongkan (8) |
| BORONTOK | Ayam berbulu hitam bercampur putih (Sunda) (8) |
| BORPUTAR | Alat pengebor yang menggunakan gerak perputaran batang dan mata bor untuk menembus batuan (8) |
| BORUDARA | Mesin pengebor kecil yang digerakkan secara putar atau torak maju mundur oleh udara tekan, banyak digunakan di tambang bawah tanah (8) |
| BORUJERD | Kota di Iran (8) |
| BORYSPIL | Kota di Ukraina (8) |
| BOSONGOT | Kembang pohon tembakau (Sunda) (8) |
| BOTOSANI | Kota di Rumania (8) |
| BOTSWANA | Negara yang terletak di Afrika Selatan, beribu kota Gaborone (8) |
| BOTUCATU | Kota di Brasil (8) |
| BOUFARIK | Kota di Aljazair (8) |
| BOYOBOYO | Balok melintang yang dipasang pada mulut palka kapal yang digunakan untuk menempatkan penahan tutup palka (Pelayaran) (8) |
| BOYOLALI | Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, ibu kotanya Boyolali, terkenal dengan sebutan Nieuw-Zeeland van Java, ibu kota Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| BOYONGAN | Pindah tempat (tinggal) (8) |
| BPHMIGAS | Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (badan yang mengatur pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak dan gas bumi serta pengangkutan gas bumi melalui pipa pada kegiatan usaha hilir) (akronim) (8) |
| BRADFORD | Kota di Inggris (8) |
| BRAGANCA | Kota di Brasil (8) |
| BRAHMANA | Pendeta agama Hindu; kasta tertinggi dalam agama Hindu; orang yang masuk golongan pendeta dalam agama Hindu; brahmin (8) |
| BRAHMANI | Brahmana perempuan (8) |
| BRAINROT | Istilah informal yang menggambarkan penurunan fungsi kognitif yang disebabkan oleh konsumsi konten digital yang berlebihan, terutama yang bersifat pendek, cepat, dan dangkal; pembusukan otak (Inggris) (8) |
| BRAKIASI | Cara gerak orang utan dan jenis kera lain dengan menggelantung pada cabang pohon dan mengayunkan tubuhnya ke depan dengan bantuan lengan (8) |
| BRAMPTON | Kota di Kanada (8) |
| BRASILIA | Ibu kota Brasil (8) |
| BRENGKES | Pepes ikan (Palembang) (8) |
| BRESIHAN | Wadah peralatan berdandan (Jawa) (8) |
| BRIDGEND | Kota di Inggris (8) |
| BRIGADIR | Kelompok pangkat bintara dalam kepolisian di bawah bintara tinggi, satu tingkat di atas tamtama yang mencakupi brigadir polisi kepala, brigadir polisi, brigadir polisi satu; dan brigadir polisi dua (8) |
| BRIGHTON | Kota di Inggris (8) |
| BRINDISI | Kota di Italia (8) |
| BRIOFITA | Tumbuhan yang tergolong divisi tumbuh-tumbuhan yang tidak berbunga, misalnya lumut-lumutan (8) |
| BRIOLOGI | Cabang ilmu tumbuhan tentang lumut (8) |
| BRISBANE | Ibu kota negara bagian Queensland, Australia (8) |
| BROCKTON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BROMANSA | Hubungan persahabatan mendalam antarpria yang bersifat mesra dan afektif tanpa ketertarikan seksual (8) |
| BROMELIN | Enzim yang terdapat dalam nanas yang berguna dalam pencernaan makanan (8) |
| BROMISME | Penyakit karena kelebihan dosis penenang kalium bromida (8) |
| BRONJONG | Keranjang dari kawat untuk membungkus batu kali (8) |
| BROOKLYN | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BROSSARD | Kota di Kanada (8) |
| BRUNJUNG | Atap joglo yang tinggi (Jawa) (8) |
| BRUSSELS | Ibu kota Belgia (8) |
| BUAHATEP | Buah enau yang sudah dikupas; kolang-kaling (Melayu Jakarta) (8) |
| BUAHBAJU | Kancing baju (8) |
| BUAHDADA | Susu wanita; payudara (8) |
| BUAHHATI | Jantung hati; kekasih yang tercinta (8) |
| BUAHKACA | Buah kecil berbentuk bulat, berwarna merah muda, transparan sehingga bijinya dapat terlihat, daging buah sedikit kenyal dan berair, rasanya manis (Botani) (8) |
| BUAHMATA | Biji mata; kekasih yang tercinta (8) |
| BUAHMEJA | Buah yang disediakan untuk dimakan setelah makan, berupa buah masak tanpa diolah (8) |
| BUAHNAGA | Kaktus tidak berduri yang batangnya berbentuk segitiga, memanjang, berwarna hijau kebiru-biruan, buahnya berbentuk lonjong yang dibungkus kulit bersisik berwarna hijau, daging buahnya berwarna putih atau merah tua dan memiliki biji hitam kecil-kecil (Hylocereus undatus) (8) |
| BUAHNONA | Pohon, tinggi hingga 6 m, kulit kayunya digunakan sebagai obat demam, daunnya sebagai obat cacing, buahnya berasa asam manis; lonan (Anona reticulata) (8) |
| BUAHOKRA | Perdu kerabat kembang sepatu, penghasil sayuran buah, berwarna hijau berbentuk panjang dan meruncing di bagian ujungnya (Abelmoschus esculentus) (Botani) (8) |
| BUAHPENA | Karangan; karya tulis (hasil karang-mengarang) (8) |
| BUAHRAGA | Bola yang dibuat dari anyaman rotan (8) |
| BUAHUNDI | Dadu (8) |
| BUANGAIR | Berak; kencing (8) |
| BUANGGAS | Berkentut (8) |
| BUASBUAS | Perdu dengan tinggi mencapai 10 m, berdaun bulat telur, berbulu dan mengeluarkan aroma kuat ketika dihancurkan, berbunga kecil putih kehijauan, berbuah bulat hitam, bagian daun dan akar sering dimanfaatkan sebagai obat pereda demam dan rematik (Premna serratifolia) (8) |
| BUATANAH | Harga (biaya dan sebagainya) yang harus dibayar oleh orang asing yang mengerjakan tanah di wilayah tertentu yang bukan wilayah masyarakat hukum adatnya (di Sulawesi) (8) |
| BUATGAWE | Melakukan zina; bergaul bebas antara muda-mudi pada malam hari (8) |
| BUBURASE | Bubur khas Betawi dengan tambahan asinan sayur dan semur daging (8) |
| BUDAPEST | Ibu kota Hungaria (8) |
| BUDIDAYA | Usaha yang bermanfaat dan memberi hasil (8) |
| BUGENVIL | Perdu yang memanjat, berbatang kayu dan berduri, digunakan sebagai tanaman hias, bunganya kecil-kecil seperti trompet, tumbuh berkelompok tiga, masing-masing mempunyai daun pelindung yang lebar berwarna macam-macam (merah, putih, jingga, ungu, dan sebagainya) sehingga membentuk kesatuan seperti sekuntum bunga (Bougainvillaea) (8) |
| BUGIBUGI | Tari(an) Barat yang sangat banyak geraknya (8) |
| BUJANGAN | Keadaan belum atau tidak kawin; pria yang belum beristri (8) |
| BUJANGGA | Pendeta; petapa; orang cerdik pandai; pengarang syair (sajak dan sebagainya); ahli sastra; pujangga; pemuda pembawa perisai (Aceh) (8) |
| BUJUKBIN | Buku petunjuk pembinaan (akronim) (8) |
| BUJUKDAS | Buku petunjuk dasar (akronim) (8) |
| BUJUKLAK | Buku petunjuk pelaksanaan (akronim) (8) |
| BUJUKLAP | Buku petunjuk lapangan (akronim) (8) |
| BUJUKMIN | Buku petunjuk administrasi (akronim) (8) |
| BUJUKNIS | Buku petunjuk teknis (akronim) (8) |
| BUJUKOPS | Buku petunjuk operasi (akronim) (8) |
| BUJUKPUR | Buku petunjuk tempur (akronim) (8) |
| BUJUKTIS | Buku petunjuk taktis (akronim) (8) |
| BUKANKAH | Kata tanya untuk mengukuhkan kebenaran yang digunakan pada awal kalimat (8) |
| BUKANTAH | Bukankah (8) |
| BUKTIHAK | Warkat yang menyatakan bukti tentang hak untuk memperoleh (membeli) sebagian saham (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| BUKUBIRU | Buku yang memuat nama-nama orang terkemuka; buku yang memuat saran, pertimbangan, dan usulan tentang suatu masalah; buku laporan pemerintah (8) |
| BUKUJARI | Tulang sendi pada jari (8) |
| BUKUKAKI | Mata kaki (8) |
| BUKULALI | Mata kaki (8) |
| BUKUSAKU | Buku berukuran kecil yang dapat dimasukkan ke dalam saku dan mudah dibawa ke mana-mana (8) |
| BUKUSERI | Buku yang terdiri atas beberapa jilid yang memuat cerita bersambung (8) |
| BUKUTAMU | Buku yang berisi nama tamu yang hadir dalam pertemuan (rapat, resepsi, kantor, dan sebagainya) (8) |
| BULABOLO | Banyak bicara dan sulit diatur (Gorontalo) (8) |
| BULABULA | Santan yang dimasak (tetapi belum menjadi minyak) (Banjar) (8) |
| BULANGAN | Perdu berduri, bercabang banyak, tinggi hingga 7 m, daunnya digunakan sebagai obat sakit gigi, akarnya sebagai obat untuk berbagai macam penyakit (Gmelina asiatica) (8) |
| BULANTUA | Bulan susut; akhir-akhir bulan (8) |
| BULAWAYO | Kota di Zimbabwe (8) |
| BULDOSER | Traktor beroda rantai yang dilengkapi alat untuk meratakan tanah, menumbangkan pohon besar, dan sebagainya (8) |
| BULGARIA | Negara yang terletak di Eropa Tenggara, beribu kota Sofia; negara ini dijuluki “Negeri Kuntum Mawar” (8) |
| BULIBULI | Wadah sejenis guci yang terbuat dari tanah liat, bentuknya bundar, tanpa leher, berkaki rendah, dan bagian atasnya diberi lubang; botol kecil; guci kecil (8) |
| BULUAKAR | Cabang sel tunggal dari sel permukaan akar muda yang berfungsi untuk menyerap air dan garam mineral dari tanah (Biologi) (8) |
| BULUAYAM | Bulu pada ayam; alat pembersih debu yang dibuat dari bulu ayam; kemoceng; ikan teri yang agak besar ukurannya; layar (bentuknya: lebar di bawah, runcing di ujung) (8) |
| BULUBABI | Bulu pada kulit babi; binatang laut yang kulitnya berduri panjang (bentuknya seperti buah rambutan) (Echiroidea) (8) |
| BULUBULU | Pohon, tinggi mencapai 25 m, diameter 60 cm, kayunya berwarna merah, keras, dan berat, biasa digunakan untuk pasak rumah (Pellacalyx axillaris) (8) |
| BULUDADA | Bulu yang tumbuh pada dada laki-laki (8) |
| BULUDAHI | Alis (kening) (8) |
| BULULAWI | Bulu rambai (8) |
| BULUMATA | Rambut pada tepi kelopak mata; idep (8) |
| BULUNGAN | Suku bangsa yang mendiami daerah Bulungan, Kalimantan Timur (8) |
| BULUROMA | Bulu halus pada tubuh manusia (8) |
| BULUSUAK | Bulu di leher ayam dan sebagainya; bulu tengkuk; bulu sua (8) |
| BUMERANG | Senjata lempar berbentuk lengkung dari kayu yang digunakan oleh penduduk asli Australia, yang dapat kembali kepada pelemparnya jika tidak mengenai sasaran; senjata suku Aborigin; perkataan (perbuatan, ulah, peraturan, dan sebagainya) yang dapat merugikan atau mencelakakan diri sendiri (kiasan) (8) |
| BUMINATA | Gelar pada Kasunan Surakarta untuk anak lelaki urutan kedua selain putra mahkota dari permaisuri ketika sudah dewasa (8) |
| BUMIRATA | Membumiratakan; menghancurkan (benteng, gedung) hingga rata dengan tanah (8) |
| BUMIWALI | Sebutan atau julukan Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur (8) |
| BUNBUNAN | Bagian yang empuk pada kepala (bagian kepala dekat dahi); bagian puncak kepala; mercu kepala; ubun-ubun (Jawa) (8) |
| BUNDANCO | Komandan regu pada masa Jepang (Jepang) (8) |
| BUNDARAN | Lingkaran; barang yang bundar (8) |
| BUNDELAN | Kumpulan (surat, kertas, majalah, dan sebagainya) yang sudah diikat (dijilid) (8) |
| BUNGAAPI | Nyala api yang beterbangan; percikan api (8) |
| BUNGABAN | Jalur yang tinggi rendah pada ban baru yang membuat tidak licin (8) |
| BUNGAHAU | Pengakuan hukum yang harus dibayar apabila mengambil hasil hutan di wilayah masyarakat hukum adat yang lain (di Batak) (Hukum) (8) |
| BUNGAKOL | Sayuran berdaun besar memusar, gumpalan perbungaannya padat membonggol membulat seperti bola, berwarna putih atau krem, gagangnya pendek mendaging; kembang kol; blumkol (Brassica de race aver. Botrytis) (8) |
| BUNGALAN | Warna kuning pucat (8) |
| BUNGALAU | Tumbuhan anggrek (Phalaenopsisamabilis) (8) |
| BUNGAMAS | Bunga tiruan yang dibuat dari emas sebagai perhiasan (8) |
| BUNGARAN | Pertama sekali keluar (tentang telur, buah, bunga, dan sebagainya) (8) |
| BUNGBANG | Duduk-duduk atau berada di luar rumah untuk menikmati malam saat bulan purnama (Sunda) (8) |
| BUNGKANG | Terbaring membujur; telentang (8) |
| BUNGKING | Tertelungkup; tertiarap; terapung tertelungkup (mayat dan sebagainya) (8) |
| BUNGKONG | Benjolan atau bagian yang menonjol pada batang kayu atau pohon (Benuaq) (8) |
| BURAYDAH | Kota di Arab Saudi (8) |
| BUREWALA | Kota di Pakistan (8) |
| BURGUNDI | Anggur asal Burgundy, Prancis (8) |
| BURUBURU | Cepat-cepat; lekas-lekas (8) |
| BURUNGAN | Ukuran 10 x 10 rentangan dua tangan (Banjar) (8) |
| BUSAALAM | Bahan sintetis yang berpori dibuat dari karet alam (8) |
| BUSCEPAT | Bus yang melayani secara cepat angkutan penumpang antara satu tempat (kota) dan tempat (kota) lain, tanpa berhenti dan tidak menaikkan penumpang di tengah jalan (8) |
| BUSHWICK | Kota di Amerika Serikat (8) |
| BUSMALAM | Bus yang melayani angkutan penumpang pada malam hari (8) |
| BUSMETIK | Budidaya udang skala mini empang plastik (akronim/Perikanan) (8) |
| BUSPASAR | Bus yang digunakan khusus untuk melayani angkutan pasar (8) |
| BUSPATAS | Bus umum yang melayani angkutan penumpang secara cepat (waktunya) dan terbatas (sesuai dengan jumlah tempat duduk) (8) |
| BUSTIDUR | Bus yang menyediakan tempat tidur, biasanya untuk perjalanan jarak jauh (8) |
| BUSTRANS | Bus dengan jalur khusus yang melayani rute tertentu (8) |
| BUTAAYAM | Kabur penglihatan pada petang hari; waktu petang (sesudah senja) (8) |
| BUTAHATI | Tidak berperasaan belas kasihan; bengis (8) |
| BUTAKALA | Makhluk halus yang jahat dan bersifat merusak (8) |
| BUTAKAYU | Buta huruf (8) |
| BUTTATOA | Sebutan atau julukan Kabupaten Banteng, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| BUWATULO | Tali pengikat sapi atau kerbau yang terbuat dari anyaman ijuk (Gorontalo) (8) |
| BUYNAKSK | Kota di Rusia (8) |
| CAAGUAZU | Kota di Paraguay (8) |
| CABEDELO | Kota di Brasil (8) |
| CABOFRIO | Kota di Brasil (8) |
| CACAPAVA | Kota di Brasil (8) |
| CACIMAKI | Kata-kata kotor (tidak sopan) yang dikeluarkan untuk mengumpat seseorang; kata-kata makian (sebagai penghinaan); celaan; cercaan; nistaan; dampratan; maki-makian (8) |
| CACINGAN | Menderita sakit karena banyak cacing di dalam perut; penyakit yang disebabkan oleh cacing (8) |
| CADANGAN | Persediaan; serep; rancangan; rencana; penyisihan dana yang berasal dari kelebihan atau dari laba yang tidak dibagi-bagikan dan sebagainya; anjuran; usul (8) |
| CAGLIARI | Kota di Italia (8) |
| CAIEIRAS | Kota di Brasil (8) |
| CAKALANG | Ikan tongkol besar, beratnya mencapai 34,5 kg, umur mencapai 12 tahun, hidup di perairan tropis dengan kedalaman hingga 260 m (ditemukan hampir di seluruh perairan tropis dan perairan hangat subtropis) (Katsuwonus pelamis) (8) |
| CAKALELE | Tarian perang dengan gerakan meloncat-loncat sambil memegang parang, pedang atau lembing, dan perisai yang sesekali diiringi teriakan (di Maluku dan Halmahera) (Kesenian); perisai terbuat dari kayu yang kuat, dilapisi besi tipis (Kaili) (8) |
| CAKAWARI | Datuk yang kelima dari anak (urutannya: anak, bapak, nenek, moyang, buyut, cakawari) (8) |
| CAKTANAH | Padang (8) |
| CALABOZO | Kota di Venezuela (8) |
| CALDWELL | Kota di Amerika Serikat (8) |
| CALINTUH | Alat musik tradisional yang terbuat dari bilah bambu yang ruasnya dilubangi, diletakkan tegak dan akan berbunyi saat tertiup angin (Sunda) (8) |
| CALUMPIT | Kota di Filipina (8) |
| CAMACARI | Kota di Brasil (8) |
| CAMAGUEY | Kota di Kuba (8) |
| CAMBAHAN | Perkawinan tanpa maskawin (Jawa) (8) |
| CAMPECHE | Kota di Meksiko (8) |
| CAMPINAS | Kota di Brasil (8) |
| CAMPOANG | Orang yang membersihkan kapal; perawat kapal (Jawa) (8) |
| CAMPURAN | Sesuatu yang tercampur; sesuatu yang dicampurkan atau untuk mencampurkan; gabungan; kombinasi; tidak asli; peranakan (bukan keturunan asli) (8) |
| CANARSIE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| CANBERRA | Ibu kota Australia (8) |
| CANDRASA | Pedang (8) |
| CANGANTU | Istri paman atau suami bibi (lebih tua daripada ayah atau ibu) (Melayu Jakarta) (8) |
| CANGDURI | Bambu berduri yang biasanya ditanam sebagai pagar kebun (Gayo) (8) |
| CANGGAAN | Perubahan bentuk dan/atau ukuran suatu benda, biasanya dari yang baik menjadi kurang baik, bersamaan dengan terjadinya keadaan bertegangan; deformasi (Fisika) (8) |
| CANGGUNG | Kurang mahir atau tidak terampil dalam menggunakan sesuatu (karena belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok; kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan; merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (karena belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yang berlaku); kaku (dalam arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun); kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pada tempatnya); dalam keadaan kekurangan (tentang kehidupan, kepandaian, dan sebagainya) (8) |
| CANGIUOC | Kota di Vietnam (8) |
| CANGKANG | Kulit telur; rumah siput atau kerang; kulit keras yang menutupi badan (pada penyu, kura-kura, dan sebagainya); kurang sopan; kurang ajar terutama suka menjawab dengan keras apabila dimarahi (dinasihati) (8) |
| CANGKING | Jinjing; bawa; duduk atau tidur sambil mengangkat kaki (Gayo) (8) |
| CANGKLEK | Pegangan pada cangkir, teko, dan sebagainya (Sunda) (8) |
| CANGKUNG | Bercangkung (8) |
| CANGZHOU | Kota di Cina (8) |
| CANTELAN | Sangkutan (8) |
| CANTILAN | Kampung baru hasil pemekaran yang masih dikaitkan pada daerah yang sudah mapan (Sunda) (8) |
| CANTOLAN | Yang dicantolkan; hasil mencantol (8) |
| CANTRANG | Alat untuk menangkap ikan (8) |
| CAPEHATI | Bersusah hati; merasa kesal (8) |
| CAPETOWN | Kota di Afrika Selatan (8) |
| CAPKEMPA | Tera dari Kerajaan Melayu (8) |
| CAPMOHOR | Tera (cap) kerajaan; cap pada mata uang (8) |
| CAPRAKAD | Calon prajurit kadet (akronim) (8) |
| CAPRASIS | Calon prajurit siswa (akronim) (8) |
| CAPRATAR | Calon prajurit taruna (akronim) (8) |
| CAPSLOCK | Tombol pada kibor komputer yang menyebabkan semua huruf dibuat dalam huruf kapital; tombol sebelah kiri tombol A pada keyboard komputer (8) |
| CARANCAM | Asinan mangga muda (Banjar) (8) |
| CARANGAN | Versi yang tidak baku (tentang cerita wayang) (8) |
| CARDENAS | Kota di Meksiko dan Kuba (8) |
| CARILLON | Permainan musik dengan lonceng (ungkapan/Prancis) (8) |
| CARLISLE | Kota di Inggris (8) |
| CARLSBAD | Kota di Amerika Serikat (8) |
| CAROLINA | Kota di Puerto Riko (8) |
| CARSAMBA | Kota di Turki (8) |
| CARTERAN | Segala sesuatu yang dicarterkan (disewakan untuk keperluan pribadi); hasil mencarter (8) |
| CARUPANO | Kota di Venezuela (8) |
| CASTRIES | Ibu kota Saint Lucia (8) |
| CATACAOS | Kota di Peru (8) |
| CATAMITE | Pesta adat untuk memakaikan cawat bagi anak perempuan menjelang remaja (Kimaam) (8) |
| CATBAKAR | Cat yang disemprotkan (8) |
| CATBATIK | Bahan pewarna kain batik (8) |
| CATBIBIR | Cat pewarna (merah, ungu, dan sebagainya) bibir; gincu (8) |
| CATUDAYA | Sumber listrik dalam sebuah rangkaian elektronik, misalnya baterai (Elektronika) (8) |
| CATURGOL | Empat gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola (Olahraga) (8) |
| CATWAJAH | Cat untuk menghias wajah (8) |
| CAUCASIA | Kota di Kolumbia (8) |
| CAUDILLO | Pemimpin militer (gelar Jenderal Franco) (ungkapan/Spanyol) (8) |
| CAVATINA | Nyanyian solo dalam opera yang lebih pendek daripada aria (ungkapan/Italia) (8) |
| CAWANGAN | Cabang (8) |
| CAWAPRES | Calon wakil presiden (akronim) (8) |
| CAWECAWE | Ikut membantu mengerjakan (membereskan, merampungkan); ikut menangani (Jawa) (8) |
| CAWICAWI | Burung berkicau, berbulu hitam atau abu-abu, postur tegak, ekor panjang dan ujungnya bercabang, berhabitat di hutan dan kebun, pemakan serangga (Dicrurus spp.) (8) |
| CEBUCITY | Kota di Filipina (8) |
| CECAIRAN | Golongan benda cair; barang yang cair (Fisika) (8) |
| CECENDET | Tumbuhan liar, buahnya seperti lonceng kecil, disukai anak-anak karena rasanya manis (Physalis angulata) (Sunda) (8) |
| CECONGOR | Moncong; congor (Jawa) (8) |
| CECUNGUK | Lipas (Blattaria); mata-mata; sersi (pada zaman penjajahan); penjahat (pencuri) kecil-kecilan (kelas teri) (8) |
| CEKCACAT | Cek yang ditolak oleh bank karena sobek (Keuangan) (8) |
| CEKELONG | Hari kelima setelah hari ini (Melayu Belitung) (8) |
| CEKETING | Burung berkaki panjang, warna paruh dan kakinya merah, bersuara melengking, saat terbang dapat berganti arah dengan cepat (Lobivanellus indicus atronuchalis) (8) |
| CEKJALAN | Cek yang dikeluarkan oleh bank untuk keperluan perjalanan (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| CEKKARIS | Cek yang ditarik oleh suatu bank atas bank itu sendiri (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| CEKKASIR | Surat berharga yang dapat diperjualbelikan, dikeluarkan oleh bank atas pesanan khusus dan disahkan dengan tanda tangan oleh seorang pejabat bank (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| CEKLEKAN | Alat untuk mengunci tas, helm, dan sebagainya; pengunci; pengokot; stapler (8) |
| CEKLUNAS | Cek yang telah dibayarkan dan dikembalikan oleh bank dengan dibubuhi tanda penunaian sebagai pengganti kuitansi (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| CEKORDER | Cek yang memuat nama penerima pembayaran dengan atau tanpa klausul “kepada order”, cek ini dipindahtangankan dengan cara endosemen (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| CEKPUTIH | Cek yang tidak dapat diuangkan karena uang yang disimpan di bank yang dimaksudkan tidak tersedia (Ekonomi dan Keuangan); cek bertanda tangan yang tidak berisi jumlah uang yang akan dibayarkan (Ekonomi dan Keuangan); cek kosong (8) |
| CEKRUSAK | Cek yang rusak karena lusuh atau sobek sehingga tidak layak bayar (8) |
| CEKSUARA | Pengujian peralatan sistem suara sebelum suatu pertunjukan (seperti konser) (8) |
| CEKUNGAN | Daerah aliran sungai atau danau (Hidrologi) (8) |
| CELAMPAK | Tercampak (8) |
| CELANGAK | Terbuka lebar (tentang pintu dan sebagainya); terbuka mulut, ternganga (seperti mau menguap, karena heran, terpesona) (Melayu Jakarta); celangap (Minangkabau) (8) |
| CELANGAP | Terbuka mulut, ternganga (seperti mau menguap, karena heran, terpesona) (Melayu Jakarta); celangak (8) |
| CELEGURI | Sidaguri (Sida rhombifolia) (8) |
| CELENGAN | Tabung (terbuat dari tanah, plastik, dan sebagainya, biasanya berbentuk binatang, seperti babi, ayam, dan sebagainya) untuk menyimpan uang; tabungan; uang simpanan (8) |
| CELINGUK | Celingak-celinguk (8) |
| CELINGUS | Pemalu (Jawa) (8) |
| CELOLMEO | Anak tokek; celola (Jawa) (8) |
| CELURING | Alat musik pukul dalam orkes gamelan, terbuat dari perunggu, bentuknya menyerupai mangkuk-mangkuk kecil, dipasang berderet tergantung pada rak kayu, dimainkan dengan memukulkan sebatang logam kecil secara enteng di bagian pinggirnya (Musik) (8) |
| CEMBERUT | Masam mukanya (8) |
| CEMCEMAN | Minyak rambut yang berkhasiat untuk kesehatan rambut terbuat dari campuran minyak kelapa dan berbagai bunga; wanita simpanan; kekasih gelap (8) |
| CEMEKIAN | Pohon kecil, akarnya memanjang, bijinya sebagai obat pencahar; cerakin (Croton tiglium) (8) |
| CEMOOHAN | Hasil mencemooh; ejekan; hinaan (8) |
| CEMPALOK | Buah asam yang masih muda (Madura) (8) |
| CEMPEDAK | Pohon yang buahnya seperti nangka, tetapi dagingnya lebih lembek dan lebih harum baunya (Artocarpus integra) (8) |
| CEMPELIK | Permainan judi dengan dua keping mata uang yang dilemparkan ke atas (8) |
| CEMPERAI | Tanaman yang tingginya sekitar 4—8 m, batangnya keras dan bercabang-cabang, daunnya berbentuk lanset dan biasanya untuk sayur (Champeria griffithii) (8) |
| CEMPIANG | Pendekar; jagoan (8) |
| CEMPLANG | Kurang berasa (kurang asin, kurang sedap tentang makanan); hambar; kurang menarik; kurang dapat dinikmati karena menyimpang dari kebiasaan dan sebagainya (kiasan/(Jawa) (8) |
| CEMPLUNG | Masuk ke dalam air (8) |
| CEMPRENG | Berhubungan dengan bunyi yang tinggi dan tidak enak didengar (8) |
| CEMPURIT | Tangkai pada tangan wayang kulit, golek, dan sebagainya (untuk menggerak-gerakkannya dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| CENANGAU | Belalang yang berbau busuk, berwarna hijau kecokelat-cokelatan (di Jawa biasa disebut walang sangit); jenangau; pianggang (Leptocoriza varicornis) (8) |
| CENANGGA | Cacat tubuh yang dibawa sejak lahir; cangga (8) |
| CENAYANG | Dukun (pawang) yang dapat berhubungan dengan makhluk halus (8) |
| CENCALUK | Udang kecil-kecil yang diasinkan dan dikeringkan (8) |
| CENCAWAN | Tulang seperti cawan yang menutup sendi lutut; tempurung lutut; cawan-cawan lutut (8) |
| CENDAWAN | Jamur yang besar, umumnya berbentuk payung; fungi; fungus; kulat (Biologi) (8) |
| CENDAYAM | Elok; cantik (8) |
| CENDEKIA | Tajam pikiran; lekas mengerti (kalau diberi tahu tentang sesuatu); cerdas; pandai; cepat mengerti situasi dan pandai mencari jalan keluar (pandai menggunakan kesempatan); cerdik; terpelajar; cerdik pandai; cerdik cendekia (8) |
| CENDERAI | Pohon, biasanya kayunya bengkok, tinggi hingga 17 m, dapat dibuat arang yang bermutu baik, daunnya digunakan sebagai obat (Grewia paniculata) (8) |
| CENGBENG | Upacara membersihkan kubur dan sembahyang terhadap nenek moyang pada tiap tanggal 3 bulan 3 tahun Imlek (8) |
| CENGCENG | Instrumen musik perkusi berbentuk bundar, terbuat dari tembaga, dimainkan dengan cara dipukul dengan stik atau dengan pasangannya secara bersama-sama (Musik); simbal (8) |
| CENGGEMA | Tradisi mengajak pemuda-pemudi satu desa untuk bergotong royong memanen hasil bumi perdana yang berlangsung dari pagi hingga petang, diselingi dengan makan bersama (Lampung) (8) |
| CENGKANG | Ukuran sepanjang ujung ibu jari sampai ke ujung telunjuk (±) 18 cm (Bali) (8) |
| CENGKEDI | Hantu (di hutan) (8) |
| CENGKIAK | Semut yang besar dan hitam warnanya (Camponotus herculaneus) (8) |
| CENGKING | Bunyi yang keras dan nyaring (seperti bunyi anjing dipukul); lengking (8) |
| CENGKONG | Bengkok (karena terpilin, terpiuh, dan sebagainya) (8) |
| CENGKUDE | Durian yang hampir matang (Gayo) (8) |
| CENGKUNG | Cekung (tentang mata, pipi, dan sebagainya); bunyi keras (seperti bunyi anjing menyalak); duduk dengan posisi kaki dilipat serta diangkat sambil bermenung (Gayo) (8) |
| CEPENGAN | Mata uang setengah sen (8) |
| CEPLUKAN | Tumbuhan liar, buahnya seperti lonceng kecil, disukai anak-anak karena rasanya manis; ceplukan; cecendet (Physalis angulata) (8) |
| CERANCAM | Lalap khas Betawi, terdiri atas kubis, mentimun, kecambah, kacang panjang, dan terung lalapan yang diberi bumbu (Melayu Jakarta) (8) |
| CERANGKA | Keranjang sampah (8) |
| CERCAHAN | Potongan kecil-kecil (8) |
| CERIMOYA | Buah mirip srikaya, beracun, banyak biji, berbentuk oval, bermanfaat untuk menguatkan sistem imun, menangkal kanker, menyehatkan otak, dan mencegah osteoporosis (Annona cherimola) (8) |
| CERITAAN | Sesuatu yang diceritakan (diomongkan); omongan (Melayu Jakarta) (8) |
| CERMATAN | Hasil mencermati (8) |
| CERMINAN | Bayangan; gambaran (8) |
| CEROBONG | Pipa untuk menyalurkan asap ke luar; pipa asap (pada kapal, lokomotif, pabrik, dan sebagainya) (8) |
| CEROPONG | Mulut meriam (senapan); cerompong (8) |
| CERPELAI | Garangan (8) |
| CERPENIS | Penulis cerita pendek (8) |
| CESPLENG | Manjur (mujarab) sekali (tentang obat-obatan dan sebagainya) (8) |
| CETREKAN | Sakelar (tombol dan sebagainya) yang digunakan untuk menghidupkan atau mematikan sesuatu (8) |
| CETUSAPI | Alat untuk menghasilkan api (terdiri atas batu api, besi baja, dan rabuk); teker; pemantik api (Minangkabau) (8) |
| CHAIBASA | Kota di India (8) |
| CHALKIDA | Kota di Yunani (8) |
| CHAMBERI | Kota di Spanyol (8) |
| CHAMBERY | Kota di Prancis (8) |
| CHANDLER | Kota di Amerika Serikat (8) |
| CHANDPUR | Kota di India (8) |
| CHANGSHA | Kota di Cina (8) |
| CHANGWON | Kota di Korea Selatan (8) |
| CHANGZHI | Kota di Cina (8) |
| CHAOZHOU | Kota di Cina (8) |
| CHAPERON | Orang yang demi sopan santun mengiringkan gadis di tempat umum atau dalam peristiwa sosial (ungkapan/Prancis) (8) |
| CHARIKAR | Kota di Afganistan (8) |
| CHEMNITZ | Kota di Jerman (8) |
| CHENGHUA | Kota di Cina (8) |
| CHENZHOU | Kota di Cina (8) |
| CHERKASY | Kota di Ukraina (8) |
| CHESHUNT | Kota di Inggris (8) |
| CHETUMAL | Kota di Meksiko (8) |
| CHEYENNE | Ibu kota negara bagian Wyoming, Amerika Serikat (8) |
| CHICHIBU | Kota di Jepang (8) |
| CHICLAYO | Kota di Peru (8) |
| CHICOPEE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| CHIMBOTE | Kota di Peru (8) |
| CHINCHON | Kota di Korea Selatan (8) |
| CHINGOLA | Kota di Zambia (8) |
| CHINHOYI | Kota di Zimbabwe (8) |
| CHIRCHIQ | Kota di Uzbekistan (8) |
| CHISINAU | Ibu kota Moldova (8) |
| CHOMUTOV | Kota di Republik Ceko (8) |
| CHONBURI | Kota di Thailand (8) |
| CHONGJIN | Kota di Korea Utara (8) |
| CHUMPHON | Kota di Thailand (8) |
| CHUSOVOY | Kota di Rusia (8) |
| CIAKCIAP | Berbagai-bagai bunyi seperti bunyi anak burung (anak ayam dan sebagainya) (8) |
| CIAKMIAK | Ciap-ciap (8) |
| CIAKPADI | Burung kecil yang bulunya abu-abu, makanannya padi dan sebagainya; gelatik (Munia oryzivora) (8) |
| CIAKRAYA | Burung berkicau, berukuran sedang, berwarna kuning emas pada kepala ketika berbiak (jantan), bersisi muka hitam, hidup di habitat terbuka seperti padang rumput dan semak belukar, pemakan biji, berparuh pendek dan tebal; ciak gajah (Ploceus philippinus) (8) |
| CIANORTE | Kota di Brasil (8) |
| CIAPMIAP | Berbagai-bagai tiruan bunyi anak ayam (anak burung dan sebagainya) (8) |
| CIBINONG | Ibu kota Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (8) |
| CIKURUNG | Hari kedua pelaksanaan perayaan kerja tahunan (Batak) (8) |
| CILAWAGI | Nenek dari moyang kita (jadi tingkat kelima dari kita, yaitu: orang tua, nenek, moyang, buyut, cilawagi) (8) |
| CILIPADI | Cabai rawit; lada cili (8) |
| CIMPLONG | Permainan dadu (8) |
| CIMPLUNG | Singkong yang direbus dengan air nira (Jawa); alat tangkap ikan berupa anyaman berbahan senar berbentuk segi empat dengan pinggiran kayu di keempat sisinya, terdapat bambu panjang sebagai penyangga dan tambang untuk menarik jaring jika ada ikan yang melintas (Jawa) (8) |
| CINABUTA | Orang yang menikahi perempuan yang sudah ditalak tiga agar perempuan tersebut dapat menikah lagi dengan bekas suaminya; muhalil (Sanskerta) (8) |
| CINAMBUR | Serbuk tanah yang keluar dan berserakan di sekitar sarang semut, dan sebagainya (Batak) (8) |
| CINTRONG | Cinta (8) |
| CIPRATAN | Percikan; semburan (8) |
| CITACITA | Keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran; tujuan yang sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan) (8) |
| CITARASA | Rasa seperti rasa lezat, sedap; derajat penerimaan ternak terhadap bahan makanan atau ransum (Peternakan) (8) |
| CLOSEPET | Kota di India (8) |
| COACALCO | Kota di Meksiko (8) |
| COATEPEC | Kota di Meksiko (8) |
| COBACOBA | Mencoba-coba; berbuat sesuatu hanya untuk mengetahui (merasai dan sebagainya) (8) |
| COKCOKAN | Campuran makanan yang mengandung nutrisi tinggi untuk ayam adu (Sasak) (8) |
| COKODIDI | Selalu bergerak, tidak dapat diam sehingga mengganggu orang lain (Melayu Manado) (8) |
| COKRAHAN | Lubang tiup suling (Sunda) (8) |
| COLACALA | Bercakap (bercerita) yang bukan-bukan; beromong kosong; membual (8) |
| COLATINA | Kota di Brasil (8) |
| COLDPLAY | Chris Martin adalah vokalis grup musik rock ini (8) |
| COLENGAN | Hasil mencoleng (8) |
| COLOCOLO | Sambal khas Maluku yang terbuat dari tomat muda, bawang merah, daun kemangi, dan cabai rawit yang diiris tipis, diberi taburan garam dan jeruk nipis tanpa diulek, biasanya ditambahkan kecap manis (Tata Boga); satu-satunya klub sepak bola Chili yang pernah memenangkan Copa Libertadores pada tahun 1991 (8) |
| COLOMBES | Kota di Prancis (8) |
| COLONGAN | Curian (8) |
| COLORADO | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Denver (8) |
| COLUMBIA | Ibu kota negara bagian South Carolina, Amerika Serikat (8) |
| COLUMBUS | Ibu kota negara bagian Ohio, Amerika Serikat (8) |
| COMBERAN | Selokan (lubang) pembuangan air kotor; pelimbahan; got (8) |
| COMBLANG | Orang yang menghubungkan laki-laki dan perempuan dalam perjodohan atau percintaan (Melayu Jakarta); muncikari; jaruman (Melayu Jakarta) (8) |
| CONAMORE | Dengan cinta; digunakan sebagai aba-aba dalam musik agar dimainkan dengan lembut (ungkapan/Italia) (8) |
| CONCACAF | Konfederasi sepak bola untuk negara-negara di Amerika Utara, Amerika Tengah, Karibia, juga negara-negara Amerika Selatan seperti Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis (8) |
| CONGKONG | Mencongkong; duduk dengan lutut dinaikkan; bertinggung; duduk bertekan di atas telapak kaki; jongkok; rumah jaga; gardu (Minangkabau); tarahan kayu; tatal (8) |
| CONMEBOL | Konfederasi sepak bola untuk negara-negara di kawasan Amerika Selatan (8) |
| CONTAGEM | Kota di Brasil (8) |
| CONTRENG | Coret (palit) dengan jelaga, arang, dan sebagainya; coreng; conteng (8) |
| COQUIMBO | Kota di Chili (8) |
| CORROIOS | Kota di Portugal (8) |
| CORTAZAR | Kota di Meksiko (8) |
| COTABATO | Kota di Filipina (8) |
| COUVEUSE | Kotak pemanas bayi yang lahir prematur (ungkapan/Prancis) (8) |
| COVENTRY | Kota di Inggris (8) |
| COYOACAN | Kota di Meksiko (8) |
| CRANSTON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| CRATCRIT | Keluar sedikit-sedikit (tentang air) karena mendapat tekanan (8) |
| CRICIUMA | Kota di Brasil (8) |
| CROSSBOY | Anak laki-laki berandal (kata Inggris yang hanya lazim di Indonesia) (ungkapan/Inggris) (8) |
| CRUZALTA | Kota di Brasil (8) |
| CRUZEIRO | Kota di Brasil (8) |
| CUACAWAN | Ahli cuaca (8) |
| CUCIASAM | Pembersihan ujung basah dari mesin kertas seperti kasa dan rol, dengan menggunakan larutan asam (Kimia) (8) |
| CUCIMATA | Bersenang-senang dengan melihat sesuatu yang indah (kiasan) (8) |
| CUCIMUKA | Membasuh muka; perawatan wajah dengan kosmetik untuk membersihkan berbagai kotoran (jerawat, komedo, bintik hitam, dan sebagainya), biasanya dilakukan di salon (8) |
| CUCIOTAK | Proses menghilangkan pendapat, keyakinan, dan sebagainya yang ada dan menggantinya dengan yang baru secara paksa dengan siksaan psikis dan fisik (kiasan); usaha secara paksa pengubahan keyakinan atau perilaku seseorang dengan cara memanipulasi psikologi (Psikologi) (8) |
| CUCUADAM | Manusia (kiasan) (8) |
| CUDDAPAH | Kota di India (8) |
| CUKAAPEL | Cuka dari apel, terutama untuk penambah rasa atau sebagai bahan dalam hidangan ikan dan makanan laut; sider (8) |
| CUKAJAWA | Cuka yang dibuat dari nira (8) |
| CULIACAN | Kota di Meksiko (8) |
| CUMACUMA | Tidak ada gunanya; sia-sia; tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis (8) |
| CUMICUMI | Binatang laut, termasuk golongan binatang lunak (Mollusca), kelas Cephalopoda, tidak bertulang belakang, menggunakan kepala sebagai alat untuk bergerak, mempunyai sepuluh tentakel (dua berukuran lebih panjang) di sekeliling mulut dan kantong tinta yang terdapat di atas usus besar dan bermuara di dekat anus, yang berkontraksi dan mengeluarkan cairan hitam apabila ada serangan, dagingnya kenyal berwarna putih; ikan mangsi; ikan tinta (Loligo pealii); penjahat; mata-mata musuh; pengkhianat (kiasan) (8) |
| CUMLAUDE | Dengan pujian (tentang yudisium) (ungkapan/Latin) (8) |
| CUNGKIEM | Kota di Vietnam (8) |
| CUNGKLIK | Kolintang dari Pulau Lombok, terbuat dari kayu (8) |
| CUPLIKAN | Hasil mencuplik; nukilan; kutipan; iklan untuk sebuah film yang terdiri atas beberapa potongan adegan, ditampilkan di televisi atau bioskop (Perfilman) (8) |
| CUPUCUPU | Cepu; lubang pada lesung; lubang tempat memasang tiang; cupu (8) |
| CURANMOR | Pencurian kendaraan bermotor (akronim) (8) |
| CURATELE | Pengampuan; perwalian untuk yang belum cukup umur (ungkapan/Belanda) (8) |
| CUREPIPE | Kota di Mauritius (8) |
| CURITIBA | Kota di Brasil (8) |
| CUTIHAID | Cuti yang dapat diberikan kepada pegawai wanita atau karyawati yang mengalami sakit karena haid (8) |
| CUXHAVEN | Kota di Jerman (8) |
| CYANGUGU | Kota di Rwanda (8) |
| DABUDABU | Sambal khas Manado, dibuat dari cabai rawit, bawang merah, dan irisan tomat segar, biasanya disajikan dengan hidangan laut (Melayu Manado) (8) |
| DACAMERA | Ditulis untuk ruangan yang kecil (tentang musik kamar) (ungkapan/Musik/Italia) (8) |
| DACHNOYE | Kota di Rusia (8) |
| DADAISME | Aliran seni lukis dan sastra (muncul sekitar tahun 1913 di Swiss) yang menolak segala aliran seni yang telah ada serta menanggalkan nilai tradisional dan memperjuangkan dikembalikannya seni kepada bentuknya yang paling primitif (Kesenian) (8) |
| DADARUAH | Dada yang membusung (8) |
| DAGADAGI | Berbagai perbuatan menentang perintah (8) |
| DAGANGAN | Barang-barang yang diperjualbelikan (diperdagangkan); barang-barang yang dipikul (8) |
| DAGENHAM | Kota di Inggris (8) |
| DAIDANCO | Komandan batalion (Jepang) (8) |
| DAIDZEIN | Antioksidan dan jenis isoflavon yang ditemukan dalam produk kedelai (Kimia) (8) |
| DAITOCHO | Kota di Jepang (8) |
| DALECITY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| DALEDALE | Suku bangsa yang mendiami beberapa daerah di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| DALIDALI | Bayam badak (Strombosia javanica) (Melayu Malaysia) (8) |
| DALIKANG | Api yang dinyalakan di antara tiga tungku batu yang berukuran sebesar kepala orang (Bacan) (8) |
| DALYCITY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| DAMANHUR | Kota di Mesir (8) |
| DAMASKUS | Ibu kota Suriah (8) |
| DAMBULLA | Kota di Sri Lanka (8) |
| DAMIETTA | Kota di Mesir (8) |
| DAMPELAS | Subsuku bangsa Tomini yang mendiami beberapa desa di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah; danau yang berlokasi di bawah kaki gunung Sitangke di kawasan pantai barat Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (8) |
| DANAUPAH | Keadaan produksi pertanian berlebih yang dianggap dapat digunakan untuk membiayai pembangunan industri (8) |
| DANDANAN | Pakaian; hiasan (berupa pakaian dan sebagainya); perlengkapan; cara berdandan; cara berhias diri; hasil berdandan (8) |
| DANDENMA | Komandan detasemen markas (akronim) (8) |
| DANGDING | Puisi tradisional yang mengikuti pola pembaitan pupuh dan dituturkan dengan lagu tertentu (Sunda) (8) |
| DANGKUNG | Penyakit kusta yang telah parah (terutama yang telah membusukkan kulit) (8) |
| DANKIBAN | Komandan kompi bantuan (akronim) (8) |
| DANKIKES | Komandan kompi kesehatan (akronim) (8) |
| DANKIMAS | Komandan kompi markas staf (akronim) (8) |
| DANKIPAL | Komandan kompi peralatan (akronim) (8) |
| DANRAMIL | Komandan rayon militer (akronim) (8) |
| DANSANAK | Sanak; saudara; sanak saudara (Minangkabau) (8) |
| DAPANGAN | Alat terbuat dari bambu atau kayu untuk mengukur besarnya lubang jaring pada saat memperbaikinya Mdr (8) |
| DARALAUT | Burung pantai, warna bulu didominasi putih, hitam, atau abu-abu, bersayap panjang dengan ujung lancip, habitat di laut dan pantai, pemakan ikan, merupakan burung migrasi dari Afrika Selatan, Madagaskar, Somalia, China, daerah persebaran di seluruh Indonesa (Laridae) (8) |
| DARIDARI | Kura-kura kecil yang hidup di air tawar; labi-labi (Triony cartilagineus) (8) |
| DARIMANA | Kata untuk menanyakan arah ke pembicara (8) |
| DARIPADA | Kata depan untuk menandai perbandingan (8) |
| DARISANA | Ungkapan penunjuk untuk menyatakan arah yang jauh dari pembicara (8) |
| DARISINI | Ungkapan penunjuk untuk menyatakan arah yang dekat ke pembicara (8) |
| DARISITU | Ungkapan penunjuk yang menyatakan arah ygagak mendekat dengan pembicara (8) |
| DARITADI | Ungkapan untuk menyatakan terjadinya peristiwa (8) |
| DARONGAN | Ikan laut, hidup di perairan terumbu karang tropis dengan kedalaman mencapai 96 m, panjang mencapai 35 cm, umur mencapai 11 tahun, tersebar di perairan Indo-Pasifik barat (Lutjanus lutjanus) (8) |
| DARTFORD | Kota di Inggris (8) |
| DARUDARU | Pohon, kayunya kuat dan berat, baik untuk bahan rumah; dewadaru; tempilai; garu (Urandra corniculata) (8) |
| DASARIAH | Bersifat mendasar; yang dasar (8) |
| DASARIAN | Jangka waktu yang lamanya sepuluh hari berturut-turut (tentang perkiraan cuaca) (8) |
| DASASILA | Sepuluh ketentuan dasar (8) |
| DASHITOU | Kota di Cina (8) |
| DASIIKAT | Dasi panjang yang ujung simpulnya bergantung memanjang di dada (8) |
| DATAGRAM | Satuan informasi dalam internet, biasanya sekaligus berisi alamat asal dan alamat tujuan pengirim (8) |
| DATARAYA | Himpunan data yang besar, berkecepatan tinggi, serta beragam yang dihasilkan dari berbagai macam instrumen, sensor, atau transaksi yang berbasis komputer dan dapat digunakan untuk meningkatkan wawasan dan kualitas pengambilan keputusan (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| DAUNBUAH | Sporofil betina dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan bakal biji (Botani) (8) |
| DAUNCEKI | Kartu kecil untuk bermain ceki; kartu ceki (8) |
| DAUNKARI | Salam koja (Murraya koenigii) (8) |
| DAUNKOKA | Daun yang mengandung kokaina, baunya mirip daun teh, rasanya agak pahit, tetapi tidak menimbulkan rasa mual (8) |
| DAUNLALU | Tumbuhan menjalar (Haemaria discolar) (8) |
| DAUNLUAH | Sporofil betina dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan bakal biji (Botani) (8) |
| DAUNMEJA | Sisi atau bagian atas meja (8) |
| DAUNMUDA | Wanita atau perempuan muda (kiasan) (8) |
| DAUNNASI | Terna, tinggi hingga 1,5 m, yang tumbuh liar di hutan, daunnya umum dijual di pasar, digunakan sebagai daun pembungkus (Phryniumcapitatum); tanda berupa tanaman belukar yang menunjukkan bahwa tanahnya adalah hak milik orang yang menanam belukar tersebut (8) |
| DAUNPADI | Nama pisau kecil (8) |
| DAUNPOKO | Tanaman yang tumbuh di dataran tinggi, daunnya menghasilkan minyak poo (Mentha arvensis) (8) |
| DAUNSIAR | Segeger; daun sinar (Lycopodium cernuum) (8) |
| DAUNUNGU | Puding (Graptophyllum pictum) (8) |
| DAUNURAT | Daun sendok (Plantago major) (8) |
| DAYAABAR | Daya keluaran sebuah mesin yang diukur dengan dinamometer atau abar (rem); daya rem (8) |
| DAYABACA | Kemampuan membaca (memperkirakan langkah atau tindakan yang akan dilakukan orang lain dan sebagainya), biasanya dalam pertandingan (kiasan/Olahraga) (8) |
| DAYABELI | Kemampuan membayar untuk memperoleh barang yang dikehendaki atau diperlukan (8) |
| DAYAGAIB | Kekuatan atau pengaruh di luar hukum alam yang dimiliki oleh orang-orang sakti (8) |
| DAYAGUNA | Kemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; efisien; tepat guna; sangkil; kemampuan menjalankan tugas dengan baik (tentang orang); angka persen yang menunjukkan perbandingan antara tenaga (energi) yang diperoleh dan tenaga yang diperlukan (8) |
| DAYAKSUM | Suku Dayak yang mendiami beberapa desa di Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat (8) |
| DAYAKUDA | Satuan tenaga (untuk mengukur mesin dan sebagainya) yang sama dengan tenaga angkat 75 kg barang setinggi 1 m per detik (1 DK = 0,3736 kilowatt) (Fisika) (8) |
| DAYAMUAT | Kemampuan memuat atau menampung (tentang kendaraan, tangkai tumbuhan, dan sebagainya) (8) |
| DAYAOLAH | Mudah tidaknya tanah diolah dan menjadi hancur (Pertanian) (8) |
| DAYARASA | Kemampuan merasai suatu bahan makanan (8) |
| DAYASUAI | Kemampuan menyesuaikan diri; daya adaptasi; kemampuan mata membias sinar; akomodasi (Fisika) (8) |
| DEAERASI | Proses mengekstraksi gas dari cairan (Kimia) (8) |
| DEARBORN | Kota di Amerika Serikat (8) |
| DEBITAIR | Jumlah air yang dipindahkan dalam suatu satuan waktu pada titik tertentu di sungai, terusan, saluran air (Geografi dan Geologi) (8) |
| DEBITASE | Sisa bahan yang sudah tidak dipakai yang diperoleh dari hasil pengerjaan alat batu prasejarah (8) |
| DEBRECEN | Kota di Hungaria (8) |
| DEBUBATU | Batu gamping seperti debu yang biasa digunakan di tambang batu bara bawah tanah untuk mencegah terjadinya kebakaran (8) |
| DEDAUNAN | Berbagai macam daun; daun-daunan (8) |
| DEDIKASI | Pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia; pengabdian (8) |
| DEDUKTIF | Bersifat deduksi (8) |
| DEDULANG | Pohon merunggai; petai laut; dulang-dulang (Desmodium umbellatum) (8) |
| DEFAMASI | Pencemaran nama baik (Hukum) (8) |
| DEFEKASI | Buang air besar; berak (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DEFENSIF | Bersikap bertahan; dipakai atau dimaksudkan untuk bertahan (8) |
| DEFERENS | Rasa hormat dan percaya kepada seseorang karena ia lebih tinggi kemampuannya, derajatnya, atau lebih tua daripada kita (8) |
| DEFINISI | Kata, frasa, atau kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan (arti); rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok pembicaraan atau studi; tingkat kejelasan (ketajaman dan kontras) gambar (Elektronika) (8) |
| DEFISIEN | Kurang; tidak sempurna; kurang baik; tidak memenuhi standar kebutuhan (Ilmu Gizi) (8) |
| DEFLATOR | Alat statistik atau komponen rasio yang dapat mencerminkan faktor penyebab timbulnya deflasi (8) |
| DEFLEKSI | Penyimpangan arah, misalnya penyimpangan arah angin yang disebabkan oleh rotasi bumi; hilangnya infleksi, misalnya apabila dua akhiran kasus bergabung menjadi satu (Linguistik); terjadinya pergantian morfem inflektif oleh unsur lain (Linguistik) (8) |
| DEGDEGAN | Berdebar-debar (8) |
| DEHDASHT | Kota di Iran (8) |
| DEHIDRAT | Keadaan telah dikeluarkan airnya, seperti serbuk telur yang dibuat dari telur (Kimia) (8) |
| DEHRADUN | Kota di India (8) |
| DEKAGRAM | Satuan ukuran berat (massa) 10 gram (disingkat dag) (8) |
| DEKAKORN | Perusahaan perintis yang bernilai sepuluh miliar dolar Amerika (8) |
| DEKAPODA | Binatang beruas dengan sepuluh kaki (8) |
| DEKLERER | Pemimpin permainan (bridge) (Olahraga) (8) |
| DEKORASI | Setiap bagian dari perlengkapan dekor panggung teater; hiasan atau perhiasan sementara dari ruangan, gedung, jalan, dan sebagainya (8) |
| DEKRANAS | Dewan Kerajinan Nasional (organisasi nirlaba yang bertujuan mengembangkan usaha produk kerajinan dan mendukung pelaku bisnisnya yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah) (akronim) (8) |
| DEKRIPSI | Proses dekode data dari bentuk yang sudah dienkripsi agar data dapat dibaca dan digunakan (8) |
| DEKSTRIN | Zat rekat yang diperoleh dari penguraian pati (8) |
| DELAWARE | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Dover (8) |
| DELEGASI | Orang (orang) yang ditunjuk dan diutus oleh suatu perkumpulan (negara dan sebagainya) dalam suatu perundingan (musyawarah dan sebagainya); perutusan; penyerahan atau pelimpahan wewenang (Perdagangan); pelimpahan wewenang (Administrasi dan Kepegawaian) (8) |
| DELICIAS | Kota di Spanyol (8) |
| DELIKAIR | Pohon kecil; bangas putih; delima burung (Memecylon dichotomum) (8) |
| DELIRIUM | Gangguan mental yang ditandai oleh ilusi, halusinasi, ketegangan otak, dan kegelisahan fisik (8) |
| DEMAGOGI | Penghasutan terhadap orang banyak dengan kata-kata yang dusta untuk membangkitkan emosi rakyat (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| DEMENSIA | Kemerosotan semua kegiatan pikiran karena kerusakan atau penyakit pada otak (8) |
| DEMERSAL | Hidup pada atau dekat dasar laut (8) |
| DEMIKIAN | Kata untuk menunjukkan sesuatu yang sudah dibicarakan; begitu; seperti itu; sebagai itu (8) |
| DEMOGRAF | Ahli kependudukan (8) |
| DEMOKRAT | Penganut (pengikut) paham demokrasi (8) |
| DEMOLISI | Proses menghancurkan, memusnahkan, atau merobohkan (Kemiliteran) (8) |
| DEMONIAK | Orang yang dikuasai (dipengaruhi) oleh setan (8) |
| DEMUYUNG | Berombak atau bergelombang (tentang padi yang ditiup angin) (Batak) (8) |
| DENBRAVO | Detasemen Bravo 90 (akronim) (8) |
| DENGKANG | Tiruan bunyi katak “kang, kang” (8) |
| DENGKING | Tiruan bunyi salak anjing yang keras, teriak orang, dan sebagainya (8) |
| DENGKUNG | Tiruan bunyi “kung” (salak anjing, besi dipalu, dan sebagainya) (8) |
| DENGZHOU | Kota di Cina (8) |
| DENINTEL | Detasemen Intel (akronim) (8) |
| DENOTASI | Makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konvensi tertentu dan bersifat objektif (Linguistik) (8) |
| DENPASAR | Ibu kota Provinsi Bali, terkenal dengan sebutan Kota Seribu Pura atau Parijs van Bally (8) |
| DENRUDAL | Detasemen Rudal (akronim) (8) |
| DENSITAS | Kerapatan; kepadatan (8) |
| DENTAMAN | Bunyi dentam (8) |
| DENTUMAN | Bunyi dentum (8) |
| DENUDASI | Pengikisan lapisan atas permukaan tanah yang disebabkan oleh hujan, angin, dan salju sehingga kesuburan tanah menjadi hilang (Geografi dan Geologi); reduksi permukaan tanah karena fenomena alam (Kehutanan) (8) |
| DENYARAN | Sinar yang bergerak cepat (8) |
| DENYITAN | Bunyi denyit (8) |
| DENYUTAN | Gerakan turun naik (urat nadi, ubun-ubun, dan sebagainya) (8) |
| DENZIPUR | Detasemen zeni tempur (akronim) (8) |
| DEODORAN | Zat atau cairan untuk menghilangkan bau kurang sedap pada ketiak yang disebabkan keringat dan sebagainya (8) |
| DEPEGRAM | Garis lengkung atau kurva yang berhubungan dengan hasil pengamatan radiosonde yang menyatakan besar titik embun sebagai fungsi tekanan (Meteorologi) (8) |
| DEPENDEN | Bergantung (terikat) kepada; tidak berdiri sendiri (8) |
| DEPILASI | Proses membuang rambut (Kedokteran dan Fisiologi); pembuangan rambut dari kulit binatang dalam proses penyamakan (Teknik) (8) |
| DEPOSISI | Pembentukan kumpulan materi seperti sedimentasi, pergerakan, penyulutan secara elektrik, dan pengendapan (Kimia) (8) |
| DEPOSITO | Uang yang disimpan dalam rekening (Ekonomi dan Keuangan); tindakan menyimpan uang di bank (Ekonomi dan Keuangan); kredit yang diberikan bank kepada seseorang (Manajemen); hak atas saldo uang di bank bagi mereka yang telah menyimpannya di bank (Manajemen) (8) |
| DEPRESAN | Obat yang bekerja untuk mengendurkan atau mengurangi aktivitas susunan saraf pusat (8) |
| DEPRESIF | Berhubungan dengan atau menyebabkan depresi; cenderung untuk depresi (8) |
| DEPRESOR | Otot yang menekan atau menghambat aktivitas (Anatomi) (8) |
| DEPUTASI | Perutusan yang terdiri atas beberapa orang yang diangkat dan diberi hak untuk mewakili (bertindak dan berbicara atas nama) orang lain (8) |
| DERAJANG | Jenis tumbuhan (Lepisanthes kunstleri) (8) |
| DERDERMA | Permainan khas Tonsea disertai nyanyian, biasanya dilakukan pada waktu ada kematian, untuk menghibur orang yang berduka cita (Minahasa Tonsea) (8) |
| DERIVASI | Pengimbuhan afiks yang tidak bersifat infleksi pada bentuk dasar untuk membentuk kata (Linguistik) (8) |
| DERMATOM | Alat bedah untuk menyayat kulit, khususnya dalam pencangkokan kulit (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DERMAWAN | Pemurah hati; orang yang suka bederma (beramal, bersedekah) (8) |
| DESAABDI | Desa yang ditempati oleh pegawai atau bawahan sultan (di Banten) (8) |
| DESAINER | Pendesain; perancang; pendesain atau perancang kostum, gambar latar, lampu, dan aspek teknikal lainnya dalam sebuah produksi pertunjukan (Kesenian) (8) |
| DESEMBER | Bulan ke-12 atau bulan terakhir tarikh Masehi (31 hari) (8) |
| DESERTIR | Orang dan sebagainya yang melakukan desersi (lari meninggalkan dinas ketentaraan atau membelot kepada musuh) (8) |
| DESIGRAM | Satuan ukuran berat (massa) 0,1 g (disingkat dg) (8) |
| DESIKASI | Peristiwa terjadinya kekeringan pada tanah (8) |
| DESILIUN | Satuan bilangan besar (di atas satu juta) yang dilambangkan dengan 33 nol pada sistem Amerika atau dengan 60 nol pada sistem Inggris (8) |
| DESINENS | Afiks penanda fleksi, misalnya dalam kata Latin dominus bentuk domen adalah akarnya, u adalah vokal tematis, dan s adalah desinens (Linguistik) (8) |
| DESISTOR | Tindakan kekerasan yang dalam penuntutan harus dapat membuktikan terdakwa bersalah (8) |
| DESMONEM | Kapsul jelatang yang berbentuk buah pir dengan benang tebal dan pendek, pada waktu keluar dari kapsul membelit duri atau rambut mangsanya dengan kuat (8) |
| DESMOSOM | Penebalan dinding sel pada tempat perlekatan antarsel (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DESORPSI | Peristiwa pelepasan molekul, ion, dan sebagainya dari permukaan zat padat sehingga molekul atau ion itu menjadi gas (Fisika) (8) |
| DETAKJAM | Suara atau bunyi “tak, tak” yang berasal dari jam (8) |
| DETEKTIF | Polisi rahasia; reserse (8) |
| DETEKTOR | Alat untuk mencatat yang bekerja secara otomatis (misalnya mencatat perubahan suhu atau tekanan udara setempat); alat yang bekerja dengan getaran magnet untuk mengetahui atau menemukan adanya benda logam (bom), gelombang radio, dan sebagainya (8) |
| DETERENS | Penolakan; penangkisan; pencegahan (8) |
| DETERGEN | Bahan pembersih pakaian (seperti sabun yang tidak dibuat dari lemak atau soda dan berupa tepung atau cairan) (8) |
| DETONASI | Peledakan (8) |
| DETRITUS | Sampah, termasuk bangkai, yang meluruh; pecahan bahan yang lepas dari permukaan batuan karena meluruh (Geografi dan Geologi); jaringan rusak yang terlepas dari tempat asalnya (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DETRUSOR | Otot penekan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DEUTERON | Inti deuterium (Kimia) (8) |
| DEVENTER | Kota di Belanda (8) |
| DEVERBAL | Berasal atau dibentuk dari verba (Linguistik) (8) |
| DEVOLUSI | Pelimpahan sebagian wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah; proses ketika sekelompok orang mulai kehilangan kendali, terlalu terbawa situasi yang sedang terjadi, atau tidak mampu menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang dipicu oleh trauma dari penyerangan yang mereka alami (Psikologi) (8) |
| DEWADARU | Pohon yang daunnya biasa dipakai untuk lalap; daru-daru; tempilai; garu (Urandra corniculata) (8) |
| DEWANGGA | Kain yang bergambar-gambar indah, bercorak biru atau kuning pada dasar merah; warna merah kekuning-kuningan (8) |
| DEWARAJA | Konsep yang menganggap raja adalah titisan dewa, antara lain diwujudkan dalam genealogi yang bermula dari dewa (8) |
| DEWIDEWI | Alat untuk mengangkat atau derek dengan rancangan tertentu, misalnya sekoci, tangga kapal (Pelayaran) (8) |
| DEWIPADI | Tokoh legenda dalam masyarakat Indonesia yang sering dikaitkan dengan mitologi asal-usul padi; Dewi Sri (8) |
| DEWSBURY | Kota di Inggris (8) |
| DHAMTARI | Kota di India (8) |
| DHAULPUR | Kota di India (8) |
| DIABETES | Penyakit yang ditandai dengan sekresi dan ekskresi urine dalam jumlah yang banyak, terutama diabetes melitus; penyakit kencing manis; penyakit gula (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DIABETIK | Diabetes (8) |
| DIABOLIS | Sangat buruk; memiliki karakteristik sangat buruk atau jahat hingga menyerupai iblis (8) |
| DIAFISIS | Bagian tengah tulang panjang (8) |
| DIAGONAL | Berhubungannya dua titik sudut yang tidak bersebelahan dalam suatu segi empat (Matematika); garis diagonal (8) |
| DIAKONES | Diaken perempuan (Agama Kristen) (8) |
| DIAKONIA | Pelayanan gereja (Agama Kristen) (8) |
| DIALISAT | Filtrat hasil proses dialisis (Kimia) (8) |
| DIALISIS | Pemisah zat dalam larutan (8) |
| DIALOGIS | Bersifat terbuka dan komunikatif (8) |
| DIAMDIAM | Tanpa memberi tahu orang lain; secara rahasia (8) |
| DIAMETER | Garis lurus melalui titik tengah lingkaran dari satu sisi ke sisi lain; garis tengah (8) |
| DIAORANG | Mereka (8) |
| DIASPORA | Masa tercerai-berainya suatu bangsa yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan bangsa tersebut tidak memiliki negara, misalnya bangsa Yahudi yang tersebar di seluruh dunia (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| DIASTASE | Enzim dalam jelai yang menguraikan pati menjadi maltosa, suatu disakarida (8) |
| DIASTOLE | Pengenduran otot jantung pada waktu pengisian kembali jantung oleh darah (8) |
| DIATERMI | Pemanasan jaringan bagian tubuh dengan mengalirkan listrik bertekanan tinggi untuk pengobatan tumor ganas (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DIATESIS | Kategori gramatikal yang menunjukkan hubungan antara partisipan atau subjek dengan perbuatan yang dinyatakan oleh verba (Linguistik) (8) |
| DIATOMEA | Ganggang yang memiliki dinding sel silikon yang tetap tinggal sebagai kerangka setelah mati (Biologi) (8) |
| DIATOMIT | Deposit kersik, terdiri atas sisa mikroorganisme tumbuhan diatom (Geografi dan Geologi) (8) |
| DIATONIK | Bertalian dengan tangga (skala) nada musik yang tiap oktafnya bernada delapan (8) |
| DIATOPIK | Penyelidikan mengenai variasi bahasa dalam dimensi ruang dan dimensi sosial (Linguistik) (8) |
| DIBERKAS | Diikat menjadi satu (8) |
| DIDAKTIK | Ilmu tentang masalah mengajar dan belajar secara efektif; ilmu mendidik (8) |
| DIDAKTIL | Jari kaki pada aves yang berjumlah dua dan menghadap ke depan, misalnya pada burung unta (8) |
| DIDAKTIS | Bersifat mendidik (8) |
| DIDIWANG | Gendang panjang dan besar yang berukuran 2—3 meter, lebarnya 60—80 cm (Sahu) (8) |
| DIEROTEN | Julukan klub sepak bola Liga Jerman, Bayern Munchen, peraih Treble Winners dua kali, yaitu tahun 2012-2013 dan 2019-2020 (8) |
| DIESATER | Hari sial (ungkapan/Latin) (8) |
| DIETETIK | Praktik penerapan ilmu dan seni pengaturan jenis serta jumlah makanan berdasarkan kondisi kesehatan, sosial, ekonomi, dan kebutuhan gizi (8) |
| DIETYOYO | Diet yang sesudah berat badan turun mudah menjadi naik kembali (Ilmu Gizi) (8) |
| DIFLUENS | Difluensi (Fisika) (8) |
| DIFRAKSI | Pengagihan (distribusi kembali di dalam ruang intensitas gelombang sebagai akibat kehadiran objek atau benda yang menyebabkan variasi, baik dalam amplitudo gelombang maupun dalam fasenya); lenturan (Fisika) (8) |
| DIGESTIF | Yang berhubungan dengan pencernaan (Biologi) (8) |
| DIGITUJI | Digit yang secara aritmetik berhubungan dengan data lain yang dapat digunakan untuk menguji ketepatan data tersebut (8) |
| DIGLOSIA | Situasi kebahasaan dengan pembagian fungsional atas variasi bahasa atau bahasa yang ada dalam masyarakat (misalnya ragam atau bahasa A untuk suasana resmi di kantor dan ragam atau bahasa B untuk suasana intim di rumah) (Linguistik) (8) |
| DIHEDRAL | Berhubungan dengan dua permukaan datar (8) |
| DIINDANG | Ditampi (8) |
| DIIRINGI | Diikuti (8) |
| DIKADANG | Dikeringkan (8) |
| DIKERKAH | Digigit (8) |
| DIKIRNIS | Kota di Mesir (8) |
| DIKOTOMI | Pembagian atas dua kelompok yang saling bertentangan (8) |
| DIKROMAT | Garam yang mengandung ion Cr2O7 (Kimia) (8) |
| DIKTAFON | Alat pendikte surat (8) |
| DIKTATOR | Kepala pemerintahan yang mempunyai kekuasaan mutlak, biasanya diperoleh melalui kekerasan atau dengan cara yang tidak demokratis (8) |
| DILATASI | Pengembangan (pemuaian) suatu ruangan, rongga, dan sebagainya (Anatomi) (8) |
| DILAYANG | Disayat (mangga dan sebagainya) hingga setengah bulatan (8) |
| DILIMBUR | Digenangi; dibanjiri (8) |
| DILUVIUM | Endapan menumpuk yang dibentuk oleh banjir atau gletser (8) |
| DIMAKSUD | Dimaksudkan; ditujui (8) |
| DIMBOKRO | Kota di Pantai Gading (8) |
| DIMORFIK | Berada dalam dua bentuk (struktur) yang berbeda; bersifat gabungan kualitas dua macam individu menjadi satu (8) |
| DINAHARI | Dini hari (8) |
| DINAJPUR | Kota di Bangladesh (8) |
| DINAMIKA | Bagian ilmu fisika yang berhubungan dengan benda yang bergerak dan tenaga yang menggerakkan (Fisika); gerak (dari dalam); tenaga yang menggerakkan; semangat; prinsip biomekanika yang diterapkan pada sistem tubuh dalam gerakan (Olahraga); tingkatan volume atau kelembutan dan intensitas suara pada musik (Musik) (8) |
| DINAPORE | Kota di India (8) |
| DINDIGUL | Kota di India (8) |
| DINGKLIK | Bangku pendek untuk duduk atau untuk meletakkan kaki (Jawa) (8) |
| DINGZHOU | Kota di Cina (8) |
| DINIHARI | Pagi-pagi benar (pukul 03.00–05.00) (8) |
| DIOKSIDA | Oksida yang mempunyai dua atom oksigen dalam molekul (Kimia) (8) |
| DIONISUS | Nama dewa kesuburan Yunani (Kesenian) (8) |
| DIOPSIDA | Kalsium magnesium silikat alamiah; suatu tipe piroksen (Kimia) (8) |
| DIOPTASE | Silikat dari tembaga yang berwarna hijau zamrud (8) |
| DIPALPUR | Kota di Pakistan (8) |
| DIPAWALI | Festival cahaya, dirayakan selama lima hari pada bulan Aswayuja dalam kalender Hindu (8) |
| DIPERBAL | Dibuat berita acara (tentang suatu perkara dan sebagainya) (8) |
| DIPERDOM | Dimaki-maki; dimarahi dengan kata makian “perdom” (8) |
| DIPLOMAT | Urusan atau penyelenggaraan perhubungan resmi antara satu negara dan negara yang lain; urusan kepentingan sebuah negara dengan perantaraan wakil-wakilnya di negeri lain; pengetahuan dan kecakapan dalam hal perhubungan antara negara dan negara; kecakapan menggunakan pilihan kata yang tepat bagi keuntungan pihak yang bersangkutan (dalam perundingan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan sebagainya) (8) |
| DIPTOTOS | Kata yang mempunyai dua sufiks yang berbeda untuk menandai kasus yang ada (Linguistik) (8) |
| DIREDAWA | Kota di Etiopia (8) |
| DIREKTIF | Bersifat memberi petunjuk, mengarahkan, atau memengaruhi (8) |
| DIREKTUR | Pemimpin tertinggi dalam suatu perusahaan; kepala sekolah menengah; kepala direktorat (dalam departemen); orang yang bertugas memberikan bimbingan melalui pengarahan, nasihat, bantuan, penerangan, dan sebagainya (8) |
| DISEMUTI | Dikerumuni atau didatangi semut (8) |
| DISENSUS | Situasi sosial yang memperlihatkan terjadinya ketidaksepakatan mengenai penerapan nilai-nilai tertentu (8) |
| DISENTRI | Radang selaput lendir usus besar dengan gejala utama berupa berak-berak bercampur lendir (8) |
| DISFAGIA | Kesulitan menelan yang berkaitan dengan gangguan kerongkongan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DISFONIA | Cacat dalam pengucapan suara (Linguistik) (8) |
| DISFORIA | Depresi yang disertai dengan kecemasan, lawan dari euforia (Psikologi) (8) |
| DISHONOR | Penolakan membayar surat yang dapat diperjualbelikan pada saat jatuh temponya (tentang wesel dan sebagainya) (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| DISIKLIK | Struktur atom yang mengandung dua lingkar, misalnya naftalena (Kimia) (8) |
| DISIPASI | Hilangnya energi mekanik karena gesekan atau gaya mirip gesekan (Kimia); hilangnya sebagian dari energi sinaran pada interaksi cahaya-materi sehingga bagian ini tidak dapat diubah menjadi energi bermanfaat (Kimia) (8) |
| DISIPLIN | Tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dan sebagainya); ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya); bidang studi yang memiliki objek, sistem, dan metode tertentu (8) |
| DISKONTO | Potongan atau bunga yang harus dibayar oleh orang yang menjual wesel atau surat dagang yang diuangkan sebelum waktunya (Perdagangan) (8) |
| DISKOTEK | Gedung tempat menyimpan koleksi piringan hitam; lembaga yang menyimpan koleksi piringan hitam untuk tujuan ilmiah; ruang atau gedung hiburan tempat mendengarkan musik (dari piringan hitam) atau berdansa mengikuti irama musik (8) |
| DISKRESI | Kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam setiap situasi yang dihadapi (8) |
| DISLALIA | Cacat wicara karena adanya cacat pada alat ucap dan bukan karena cacat di dalam pusat saraf (Linguistik) (8) |
| DISNETRA | Disabilitas netra (akronim) (8) |
| DISNOMIA | Ketidakmampuan untuk melakukan perhitungan bilangan (Psikologi) (8) |
| DISORDER | Keadaan yang tidak sesuai dengan tatanan (aturan keadaan) yang umum; keadaan dan perasaan badan yang kurang enak, disebabkan oleh gangguan penyakit atau karena tidak berfungsinya salah satu organ tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DISPENDA | Dinas Pendapatan Daerah (dinas di bawah pemerintah provinsi yang memiliki tanggung jawab dalam pemungutan pendapatan daerah) (akronim) (8) |
| DISPERSI | Pergerakan untuk perpindahan individual, terutama untuk mendiami lingkungan baru; penguraian atau pembiasan warna (Fisika) (8) |
| DISRUPSI | Hal tercabut dari akarnya; interupsi pada proses atau kegiatan yang telah berlangsung secara berkesinambungan (8) |
| DISTANSI | Jarak (8) |
| DISTIKON | Puisi yang setiap baitnya terdiri atas dua baris, biasanya berirama akhir; kuplet tertutup (Sastra) (8) |
| DISTILAT | Uap hasil proses destilasi yang terembunkan menjadi cairan kembali (Kimia) (8) |
| DISTIMIA | Depresi mental yang dicirikan dengan perasaan sedih, gangguan pola makan dan pola tidur, kelelahan, dan rasa rendah diri (8) |
| DISTOKIA | Persalinan yang sulit (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DISTOPIA | Tempat khayalan yang segala sesuatunya sangat buruk dan tidak menyenangkan serta semua orang tidak bahagia atau ketakutan, lawan dari utopia (8) |
| DISTORSI | Pemutarbalikan suatu fakta, aturan, dan sebagainya; penyimpangan; gangguan dalam siaran radio yang mengubah mutu siaran; perubahan bentuk yang tidak diinginkan; erotan (Fisika); hal terkilir (kaki dan sebagainya) (Kedokteran dan Fisiologi); perubahan bentuk pada benda gerabah yang disebabkan oleh pengeringan terlampau cepat dan tidak merata karena pencampuran bahan tidak merata waktu pencetakan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DISTOSIA | Kelainan atau kesulitan sewaktu persalinan karena letak anak dalam kandungan tidak normal atau karena anak terlalu besar (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DISTROFI | Pengurusan organ tubuh, otot, atau jaringan akibat kekurangan zat gizi (Ilmu Gizi) (8) |
| DITEISME | Kepercayaan atau pemujaan kepada dua tuhan (8) |
| DITIMANG | Dipegang dan diayun-ayunkan tanda sayang (tentang anak, barang, dan sebagainya) (8) |
| DITINDIH | Dibebani sesuatu yang berat; ditekan; diimpit; ditindas (8) |
| DIURESIS | Pengeluaran air seni secara berlebihan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DIURETIK | Obat pendorong produksi air seni (8) |
| DIVERGEN | Dalam keadaan menjadi bercabang-cabang; dalam keadaan menyebar (8) |
| DJIBOUTI | Ibu kota Jibuti (8) |
| DOAARWAH | Doa untuk orang yang telah meninggal (8) |
| DOAKUNUT | Doa tertentu/khusus yang biasanya dibaca pada setiap salat subuh dan pada salat witir mulai tanggal 16-30 Ramadan (Agama Islam) (8) |
| DOERTYOL | Kota di Turki (8) |
| DOGMATIK | Hal ihwal ajaran serta keyakinan agama atau kepercayaan yang tidak boleh dipersoalkan (harus diterima sebagai kebenaran); dogmatis (8) |
| DOGMATIS | Bersifat mengikuti suatu ajaran tanpa kritik sama sekali (8) |
| DOIDANTI | Kekuasaan dapat mengubah sesuatu yang benar menjadi salah atau sebaliknya, arti harfiahnya 'uang berbicara' (ungkapan/Damal) (8) |
| DOKAPUNG | Dok yang terapung di atas air (8) |
| DOKBENAM | Kolam buatan tertutup, dapat dimasuki kapal, digunakan untuk membersihkan dan memperbaiki kapal, mempunyai pintu masuk yang kedap air yang apabila ditutup, air di dalam kolam dapat dipompa sampai kering; dok gali (8) |
| DOKDARAT | Dok yang dipasang di darat (8) |
| DOKODOKO | Penganan, dibuat dari beras giling, diisi dengan pisang, dibungkus dengan daun pisang, berbentuk piramida (Muna) (8) |
| DOKTARIK | Landasan miring yang menjorok ke dalam air, terletak di tepi laut atau sungai yang dilengkapi dengan rel-rel, kereta lori, dan mesin penarik (8) |
| DOKUSERI | Tayangan atau film dokumenter yang ditayangkan sebagai program serial; dari documentary series (akronim) (8) |
| DOLEDOLE | Upacara ritual pada usia 10 tahun ke bawah untuk menghilangkan sifat yang buruk (Wolio) (8) |
| DOLUHUPA | Musyawarah adat (Gorontalo) (8) |
| DOMBIVLI | Kota di India (8) |
| DOMBLONG | Memandang terheran-heran dengan mulut terbuka (Jawa) (8) |
| DOMESTIK | Berhubungan dengan atau mengenai permasalahan dalam negeri; mengenai (bersifat) rumah tangga; piaraan (tentang binatang); jinak (8) |
| DOMINASI | Penguasaan oleh pihak yang lebih kuat terhadap yang lebih lemah (dalam bidang politik, militer, ekonomi, perdagangan, olahraga, dan sebagainya); hal tergantungnya suatu konstituen sintaktis pada simpai di atasnya (Linguistik) (8) |
| DOMINGGO | Minggu (8) |
| DOMINIKA | Negara yang terletak di Laut Karibia, beribu kota Roseau (8) |
| DOMINION | Negara yang merdeka dan berpemerintahan sendiri, tetapi menjadi anggota persemakmuran negara besar, seperti Australia, Kanada, dan Selandia Baru (8) |
| DOMISILI | Tempat kediaman yang sah dari seseorang; tempat tinggal resmi (Hukum) (8) |
| DOMPLANG | Condong ke belakang atau ke depan (tentang delman dan sebagainya) (Melayu Jakarta) (8) |
| DOMPLENG | Mesin kapal berkekuatan tertentu yang berfungsi memutar dinamo; mendompleng; ikut bertempat tinggal, makan, duduk, naik mobil, dan sebagainya dengan cuma-cuma (8) |
| DOMPOLAN | Rangkaian buah yang menggerombol (8) |
| DONDURMA | Es krim Turki yang memiliki tekstur sangat lengket dan padat sehingga tidak mudah mencair, biasanya dijual dengan atraksi yang menarik dari penjualnya dengan membolak-balikkan es krim tersebut (8) |
| DONGBRET | Wanita penari jalanan (di Indramayu) (8) |
| DONGDANG | Kandang merpati yang bisa dibawa seperti tas punggung (Sunda) (8) |
| DONGFENG | Kota di Cina (8) |
| DONGGALA | Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| DONGGUAN | Kota di Cina (8) |
| DONGKRAK | Alat untuk mengumpil atau menaikkan (mobil dan sebagainya) (8) |
| DONGKROK | Perkampungan yang kumuh (8) |
| DONGLING | Kota di Cina (8) |
| DONGNING | Kota di Cina (8) |
| DONGXING | Kota di Cina (8) |
| DONGYANG | Kota di Cina (8) |
| DORAYAKI | Penganan khas Jepang yang terbuat dari adonan panekuk, berbentuk seperti dua panekuk yang ditangkupkan, biasanya berisi selai kacang, ubi jalar, atau cokelat (8) |
| DORDORAN | Tiruan bunyi senapan yang bersahut-sahutan; tembak-menembak (8) |
| DORMAGEN | Kota di Jerman (8) |
| DORMANSI | Perihal atau keadaan dorman (8) |
| DORONGAN | Tolakan; sorongan; desakan; anjuran yang keras; kakas (gaya) yang merupakan reaksi terhadap semburan gas dari roket atau pesawat pancar gas (Fisika) (8) |
| DORTMUND | Kota di Jerman (8) |
| DOSAASAL | Dosa yang diturunkan dari Adam dan Hawa (Agama Katolik) (8) |
| DOSAMAUT | Dosa yang berupa terputusnya hubungan persekutuan dengan Allah atau hilangnya kehidupan kekal di alam surga (Agama Kristen) (8) |
| DOUMATUA | Para penasihat kepala desa adat di Bima, terdiri atas para pemimpin kelompok kekerabatan (Bima) (8) |
| DOURADOS | Kota di Brasil (8) |
| DRAINASE | Pengatusan; penyaluran air; saluran air; penyaliran (8) |
| DRAMAAIR | Pertunjukan teatrikal yang dikembangkan dari pertunjukan sirkus, dimainkan di dalam air (Kesenian) (8) |
| DRAMARIA | Drama ringan yang sifatnya menghibur walaupun selorohan di dalamnya dapat bersifat menyindir dan berakhir dengan kebahagiaan; komedi (Kesenian) (8) |
| DRAMATIK | Dramatis; unsur karya film yang dapat membuat penonton selalu ingin mengikuti cerita film sampai selesai (Perfilman) (8) |
| DRAMATIS | Mengenai drama; bersifat drama (8) |
| DRAMAWAN | Pemain drama (Kesenian); penulis cerita drama (Kesenian) (8) |
| DROPSHOT | Pukulan bola secara halus (dalam bulu tangkis, tenis) yang mengakibatkan bola itu melewati net secara tiba-tiba; tukikan (ungkapan/Inggris) (8) |
| DUADUAAN | Berdua saja (8) |
| DUALISME | Paham bahwa dalam kehidupan ini ada dua prinsip yang saling bertentangan (seperti ada kebaikan ada pula kejahatan, ada terang ada gelap); keadaan bermuka dua, yaitu satu sama lain saling bertentangan atau tidak sejalan (8) |
| DUALITAS | Keadaan menjadi rangkap dua atau memiliki sifat rangkap dua (8) |
| DUBALANG | Hulubalang (Minangkabau) (8) |
| DUISBURG | Kota di Jerman (8) |
| DUITAYAM | Uang sen zaman Belanda yang bergambar ayam (8) |
| DUITMAYA | Uang maya (8) |
| DUKACITA | Kesedihan (hati); kesusahan (hati) (8) |
| DUKCAPIL | Kependudukan dan pencatatan sipil (8) |
| DUKREMEK | Rangkaian bunga khas Madura, dibuat dari sekuntum cempaka gading yang daun-daun mahkotanya ditusuki sekuntum melati (Madura) (8) |
| DUKTULUS | Saluran kecil cabang duktus (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DUKUNGAN | Sesuatu yang didukung; sokongan; bantuan (kiasan); hasil mendukung (kiasan) (8) |
| DUMBARAT | Ritual tidur dekat api selama dua atau tiga minggu bagi ibu dan bayi yang baru dilahirkan (Batak) (8) |
| DUNGDUNG | Perangkat gamelan, semacam kentungan, dibuat dari batang kayu besar yang dilubangi secara memanjang hingga menyerupai perahu (Madura) (8) |
| DUNGULAN | Wuku ke-11 (Bali) (8) |
| DUODENUM | Usus yang menerima kimus dari lambung; usus dua belas jari (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| DUODRAMA | Pertunjukan drama yang hanya dimainkan oleh dua orang pemain (8) |
| DUOPSONI | Bentuk pasar yang di dalamnya hanya terdapat dua buah permintaan mengenai barang atau jasa yang serupa (8) |
| DUPLIKAT | Salinan atau tembusan (surat dan sebagainya) yang serupa benar dengan aslinya (8) |
| DURGAPUR | Kota di India (8) |
| DURIKRAS | Lapisan cadas silika (Ilmu Tanah) (8) |
| DURINODA | Butiran bulat dalam tanah yang tersementasi oleh SiO2 (8) |
| DURKARSA | Bengis; ganas; kebengisan; keganasan; maksud jahat (8) |
| DUSHANBE | Ibu kota Tajikistan (8) |
| DWIDARMA | Kewajiban rangkap (ganda) (8) |
| DWIGANDA | Rangkap; dobel (8) |
| DWIKUTUB | Dua buah kutub bermuatan listrik atau magnet yang berlawanan dan dipisahkan oleh jarak (Fisika) (8) |
| DWILOMBA | Perlombaan gabungan (dalam cabang atletik) yang terdiri atas dua nomor, yaitu lari dan balap sepeda, dilakukan secara berkesinambungan dalam satu waktu (8) |
| DWIMATRA | Larik yang terdiri atas dua kaki matra (dua pasang kaki yang bertekanan) (Sastra) (8) |
| DWIPERAN | Peran rangkap (ganda) (8) |
| DWIPURWA | Pengulangan sebagian atau seluruh suku awal sebuah kata (8) |
| DWISATYA | Janji yang diucapkan pramuka siaga (Pramuka) (8) |
| DWIVALEN | Mempunyai dua valensi (8) |
| DWIWARNA | Sesuatu yang berwarna dua; nama yang diberikan kepada bendera pusaka, sang Merah Putih (8) |
| DZONGKHA | Bahasa yang dituturkan di Bhutan (8) |
| EASTVALE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| EASTYORK | Kota di Kanada (8) |
| EAUDEVIE | Air kehidupan; brendi (ungkapan/Prancis) (8) |
| EBIFURAI | Makanan khas Jepang berupa udang goreng tepung, biasanya udang dibentuk lurus memanjang dengan ukuran sedang atau besar (8) |
| EBURNASI | Pengerasan permukaan tulang dalam persendian (8) |
| ECEKECEK | Tidak sungguh-sungguh; pura-pura (8) |
| EDAFILIK | Berkaitan dengan faktor fisik, kimiawi, tumbuhan, dan hewan tanah (8) |
| EDINBURG | Kota di Amerika Serikat (8) |
| EDMONTON | Ibu kota Provinsi Alberta, Kanada (8) |
| EDUKATIF | Bersifat mendidik; berkenaan dengan pendidikan (8) |
| EDUKATOR | Pendidik (8) |
| EFEDRINA | Alkaloid putih, menyerupai kristal yang larut dalam air, terdapat dalam berbagai jenis Ephreda, yang juga dibuat secara sintetis (C10H15NO) (Kimia); obat untuk mengobati tekanan darah yang terlalu rendah (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| EFEKHALO | Kecenderungan menilai terlalu tinggi seseorang berdasarkan prestasi tertentu (Psikologi); kesalahan yang terjadi pada saat mengadakan pencatatan hasil pengamatan karena adanya sesuatu yang memengaruhi pencatat (8) |
| EFEKTIRU | Kecenderungan untuk meniru perilaku atau aktivitas yang ditampilkan atau diberitakan secara sensasional oleh media massa (Psikologi) (8) |
| EFEKYOYO | Diet yoyo (Ilmu Gizi) (8) |
| EGALITER | Bersifat sama; sederajat (8) |
| EGOALIEN | Konsep ideal diri seseorang yang tidak dapat diterima oleh egonya, lawan dari ego sintonik; egodistonik (Psikologi) (8) |
| EGOISTIS | Bersifat mementingkan diri sendiri (8) |
| EGOMANIA | Orang yang tergila-gila kepada diri sendiri (8) |
| EHAAMUFU | Kota di Nigeria (8) |
| EIGENDOM | Hak mutlak atas suatu barang; kepunyaan; milik (Hukum/Belanda) (8) |
| EIGULIAI | Kota di Lithuania (8) |
| EINSTEIN | Ahli fisika dan matematika terkenal kelahiran Jerman, bernama lengkap Albert Einstein, salah satu ilmuwan terbesar sepanjang masa, penerima hadiah Nobel, terkenal atas pengembangan teori relativitas dan mekanika kuantum; atribut atau penyebutan yang menunjukkan teori dan prinsip yang diucapkan atau muncul dari karya Einstein; sebutan untuk orang yang jenius (biasanya dalam bidang matematika atau fisika) yang sebanding dengan Einstein (kiasan) (8) |
| EIXAMPLE | Kota di Spanyol (8) |
| EKAKARSA | Satu kehendak; satu niat (8) |
| EKAMATRA | Satu dimensi (seperti garis) (8) |
| EKARISTI | Perayaan ibadat mengucapkan pujian dan syukur kepada Allah, biasanya disebut Misa Kudus (Agama Katolik); tubuh dan darah Kristus dalam rupa roti dan anggur dalam perayaan Misa Kudus (Agama Katolik) (8) |
| EKAVALEN | Mempunyai valensi satu (Kimia); sifat enzim pengatur yang hanya tanggap terhadap satu penyebab (Kimia) (8) |
| EKBALIUM | Suksesi ekologi sebagai akibat penebangan pohon (8) |
| EKIMOSIS | Bercak perdarahan pada kulit atau selaput lendir (8) |
| EKLEKTIK | Bersifat memilih yang terbaik dari berbagai sumber (tentang orang, gaya, metode) (8) |
| EKLIKEMA | Alat mesin panggung yang digunakan pada teater Yunani Kuno, terdiri atas beberapa perlengkapan panggung beroda untuk membawa aktor ke atas panggung (Kesenian) (8) |
| EKLIPTIS | Berhubungan dengan eklips atau ekliptika (Astronomi) (8) |
| EKOENZIM | Cairan hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah atau sayuran, ditambahkan gula sebagai sumber karbon dan air, digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, pertanian atau peternakan, merupakan solusi untuk masalah limbah organik (8) |
| EKOFOBIA | Kekhawatiran berlebih terhadap lingkungan sekitar (Psikologi) (8) |
| EKOGRAFI | Bagian ekologi yang mendalami pertelaan atau perincian (8) |
| EKOLABEL | Sertifikat terhadap produk khusus untuk kriteria lingkungan (8) |
| EKOLALIA | Dorongan kuat yang tidak terkendalikan dari penderita gangguan jiwa untuk meniru ucapan atau perbuatan yang dilakukan orang lain; kelatahan; ekofraksia; ekokinesia (8) |
| EKOLOGIS | Bersifat ekologi (8) |
| EKOMANIA | Sikap patologis pada keluarga sendiri, ditandai dengan perilaku mendominasi, dapat memicu kekerasan dalam keluarga (Psikologi) (8) |
| EKONOMIS | Bersifat hati-hati dalam pengeluaran uang, penggunaan barang, bahasa, waktu; tidak boros; hemat (8) |
| EKORKUDA | Sisiran rambut yang menyerupai ekor kuda (rambut disisir ke belakang dan diikat menjadi satu di kepala bagian belakang); perdu, termasuk marga Equisetum yang sukar diberantas, akar tunggalnya tumbuh dua tangkai, berupa batang beruas banyak, keras, berwarna hijau dengan ranting kecil dalam bentuk yang sama serta tangkai berwarna cokelat kuning yang juga beruas banyak, berdaun kecil melingkar pada buku, pada ujung batang terdapat bulir perisai bersegi enam, di bawahnya melekat kantong spora yang berbenang empat; rumput betung (8) |
| EKORLAGU | Bagian terakhir sebuah komposisi musik sebagai penutup; penutup lagu; koda (8) |
| EKORPIPI | Pipi bagian bawah (8) |
| EKSABITA | Ukuran kapasitas memori dalam komputer sebesar 1018 (8) |
| EKSANTEM | Kelainan kulit yang timbul secara menyeluruh, serempak, disertai demam, misalnya pada campak (8) |
| EKSARASI | Erosi yang disebabkan oleh kegiatan es (8) |
| EKSEKUSI | Pelaksanaan putusan hakim; pelaksanaan hukuman badan peradilan, khususnya hukuman mati (Hukum); penjualan harta orang karena berdasarkan penyitaan (Hukum) (8) |
| EKSEPTOR | Orang yang mengajukan eksepsi (Hukum) (8) |
| EKSIPIEN | Zat yang digunakan dalam farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yang lebih mudah digunakan (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| EKSITASI | Perangsangan; keadaan terangsang; penambahan tenaga pada suatu sistem yang mengalihkannya dari keadaan dasarnya ke suatu keadaan dengan tenaga yang lebih tinggi (Fisika) (8) |
| EKSKLAVE | Bagian (daerah) suatu negara yang terpisah dan berbentuk suatu enklave; daerah (wilayah) budaya yang berada jauh dari daerah asal budaya (8) |
| EKSKLUSI | Tindakan mengeluarkan sesuatu atau seseorang; keadaan dikeluarkan, terutama dari masyarakat arus utama (8) |
| EKSKRESI | Pengeluaran atau pembuangan ampas hasil metabolisme yang tidak dibutuhkan oleh tubuh (Biologi) (8) |
| EKSKRETA | Produk buangan, seperti air kencing, tinja, atau peluh yang dikeluarkan oleh tubuh (8) |
| EKSKURSI | Perjalanan untuk bersenang-senang; piknik; darmawisata; penyimpangan; perubahan panjang otot sebagai sendi yang bergerak melalui berbagai gerakan otot (Olahraga) (8) |
| EKSOFORA | Hal atau fungsi menunjuk kembali pada sesuatu yang ada di luar bahasa atau pada situasi (Linguistik) (8) |
| EKSOGAMI | Prinsip perkawinan yang mengharuskan orang mencari jodoh di luar lingkungan sosialnya, seperti di luar lingkungan kerabat, golongan sosial, dan lingkungan permukiman (Antropologi); perkawinan individu gamet yang tidak mempunyai hubungan kekerabatan (Biologi); penyerbukan bunga oleh serbuk sari dari bunga tumbuhan berbeda (Biologi) (8) |
| EKSOKRIN | Bersekresi ke luar tubuh; berkenaan dengan sekresi melalui duktus (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| EKSORSIS | Pengusiran setan dengan upacara tertentu (8) |
| EKSOSFER | Daerah di luar atmosfer yang ketinggiannya kurang lebih 500 km, benda-benda yang sangat ringan di ruang ini akan terlempar ke luar angkasa (8) |
| EKSPANSI | Perluasan wilayah suatu negara dengan menduduki (sebagian atau seluruhnya) wilayah ne gara lain; perluasan daerah; pemuaian (khususnya gas dan uap) (Fisika); perluasan peredaran uang ke dalam sirkulasi (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| EKSPENSI | Pengorbanan yang dikeluarkan untuk suatu produk (8) |
| EKSPLOIT | Pemberitahuan dari juru sita kepada yang tersangkut dalam perkara di pengadilan dalam suatu akte yang meminta agar yang bersangkutan menghadap ke pengadilan pada hari dan jam yang telah ditentukan (Hukum) (8) |
| EKSPLOSI | Bunyi keras disebabkan oleh desakan keluar yang keras dan secara tiba-tiba; ledakan; letusan; pertambahan (penduduk dan sebagainya) secara cepat dan besar-besaran (kiasan) (8) |
| EKSPONEN | Angka dan sebagainya yang ditulis di sebelah kanan atas angka lain yang menunjukkan pangkat dari angka tersebut, seperti angka 2 pada 22 (Matematika); orang yang menerangkan atau menafsirkan suatu teori, yang dapat mewakili dan menjadi contoh dari teori tersebut atau orang yang menganut teori tersebut; orang terkemuka dalam suatu gerakan atau bidang kehidupan; tokoh (8) |
| EKSPOSUR | Pemajanan (8) |
| EKSPRESI | Pengungkapan atau proses menyatakan (memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya); pandangan air muka yang memperlihatkan perasaan seseorang (8) |
| EKSTENSI | Perpanjangan waktu, seperti masa berlakunya visa; perluasan; hal-hal yang ditunjukkan oleh ungkapan (Linguistik); gerakan sendi untuk melebarkan sudut antardua tulang atau antarpermukaan tubuh pada sebuah sendi, seperti meluruskan tangan atau kaki (Olahraga) (8) |
| EKSTORSI | Tindak pidana memaksa atau memeras pihak lain untuk memperoleh keuntungan berupa uang, properti, dan jasa (Hukum) (8) |
| EKSTRUSI | Hal keluarnya magma atau lava ke permukaan bumi (Geografi dan Geologi); pembuatan makanan ikan yang diolah pada temperatur bertekanan tinggi; pemberian bentuk pada logam dengan menekan agar logam mengalir dengan cepat melalui lubang dengan bentuk profil yang diinginkan (8) |
| EKSUDASI | Proses pengeluaran, pemancaran, dan sebagainya (Kimia) (8) |
| EKTOBLAS | Selaput terluar suatu sel (Biologi) (8) |
| EKTODERM | Lapisan luar pada embrio, yang dalam perkembangan selanjutnya akan membentuk lapisan epidermis dan jaringan saraf (8) |
| EKTOMORF | Bentuk tubuh yang biasa dimiliki atlet; lampai (Olahraga) (8) |
| EKTOTERM | Binatang yang berdarah dingin (Biologi) (8) |
| EKTROPIK | Sesuatu yang berada dalam posisi yang abnormal atau tidak sesuai (Psikologi) (8) |
| EKUINOKS | Saat matahari melintasi ekuator sehingga siang dan malam bagi tempat-tempat di lintang 0° sama panjang; saat busur siang dan busur malam matahari sama panjang bagi semua tempat di bumi, diperkirakan pada tanggal 21 Maret dan 23 September (8) |
| ELBAYADH | Kota di Aljazair (8) |
| ELBISTAN | Kota di Turki (8) |
| ELDIABLO | Julukan untuk pebalap MotoGP Fabio Quartararo (8) |
| ELEGANSI | Keelokan; kerapian (dalam berpakaian); keanggunan; keluwesan (dalam penampilan) (8) |
| ELEKTRET | Dielektrik padat yang mempunyai polarisasi elektrik yang bertahan lama (Fisika) (8) |
| ELEKTRIK | Listrik (8) |
| ELEKTRIS | Bersifat listrik; disebabkan oleh listrik (8) |
| ELEKTRON | Satuan muatan listrik negatif (Fisika) (8) |
| ELEKTRUM | Lakur emas dan perak (Geografi dan Geologi); lakur tembaga, nikel, dan zink (Geografi dan Geologi) (8) |
| ELEOPTEN | Bagian cair minyak asiri yang ber beda dari zat padat yang melarut di dalamnya (Kimia) (8) |
| ELEVATOR | Lift; sirip gerak penstabil mendatar, digunakan untuk mengubah ketinggian terbang dan mengoreksi kedudukan melintang pesawat udara; kemudi angkat (Penerbangan) (8) |
| ELFASHER | Kota di Sudan (8) |
| ELIMINAN | Unsur yang dihapuskan (Matematika) (8) |
| ELIPSOID | Benda tiga dimensi yang diperoleh apabila sebuah elips diputar mengelilingi salah satu sumbunya (Fisika) (8) |
| ELKGROVE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| ELKHROUB | Kota di Aljazair (8) |
| ELMHURST | Kota di Amerika Serikat (8) |
| ELOKBASA | Baik tegur sapanya (sopan santunnya) (8) |
| ELOKBUDI | Baik budi pekertinya (8) |
| ELONGASI | Sudut antara dua benda langit terhadap satu titik acuan tertentu, misalnya sudut antara bulan dan matahari dilihat dari bumi (Astronomi) (8) |
| ELONMUSK | CEO Tesla, SpaceX, dan pemilik Twitter (8) |
| ELTOCUYO | Kota di Venezuela (8) |
| ELUVIASI | Pemindahan bahan larutan ataupun suspensi dari lapisan tanah paling atas ke lapisan di bawahnya dengan cara peresapan (Geografi dan Geologi) (8) |
| EMASBIRU | Semen (kiasan) (8) |
| EMASMUDA | Emas yang rendah mutunya (biasanya berwarna kuning pucat); emas yang 14 karat (8) |
| EMASPADU | Emas yang sudah dibersihkan dan dilebur menjadi bungkalan (8) |
| EMASURAI | Emas yang berbutir-butir halus (8) |
| EMBACANG | Bacang (Mangifera foetida); buah embacang (8) |
| EMBALASE | Pengemasan atau pengepakan barang (untuk dikirim); bahan dan sebagainya yang digunakan untuk pengemasan atau pengepakan barang (8) |
| EMENDASI | Perubahan yang bersifat perbaikan pada naskah atau teks (8) |
| EMERITUS | Berhenti dari dinas aktif, biasanya karena usia, tetapi tetap memegang jabatan atau titelnya, misalnya profesor emeritus; seseorang yang berstatus emeritus (8) |
| EMFISEMA | Pembengkakan jaringan atau bagian tubuh karena adanya udara, misalnya gelembung paru paru terus mengembang dan tidak menguncup lagi (seperti pada penyanyi, peniup gelas) (Kedokteran dan Fisiologi); busung angin (8) |
| EMIGRASI | Perihal pindah dari tanah air sendiri ke negeri lain untuk tinggal menetap di sana (8) |
| EMINENSI | Keunggulan; kedudukan tinggi; orang yang unggul, ternama, dan sebagainya; orang yang berkedudukan tinggi; gelar bagi para kardinal gereja Katolik (8) |
| EMIRATES | Stadion utama klub sepak bola Arsenal berkapasitas 60.260 penonton (8) |
| EMOLUMEN | Tambahan pendapatan yang tidak tetap di samping gaji tetap (8) |
| EMOTIKON | Ilustrasi, ikon, atau kelompok karakter pada papan tombol yang menunjukkan ekspresi wajah, sikap, atau emosi, biasa digunakan dalam komunikasi elektronik, media sosial, dan sebagainya (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| EMPANGAN | Pematang dan sebagainya penahan air (8) |
| EMPATUNG | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 20 cm, tubuhnya pipih memanjang dan terdapat sekitar sepuluh garis vertikal berwarna kehitaman, tersebar di perairan Indocina, Myanmar, India, dan Indonesia (Sumatra dan Kalimantan) (Pristolepis fasciata) (8) |
| EMPIRANG | Ikan laut atau payau, panjang jantan mencapai 25 cm, panjang betina mencapai 22,1 cm, hidup di perairan tropis, tersebar di perairan Indo-Pasifik Barat (Setipinna tati) (8) |
| EMPLESEK | Ikan air tawar jenis cupang atau ikan tarung, panjang mencapai 5,5 cm, hidup di dasar perairan tropis dengan kedalaman 5–8 m; emplunyu; empala (Betta taeniata) (8) |
| EMPLUNYU | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 4 cm, tubuhnya silindris, tidak bersisik, terdapat duri di bawah mata, warnanya cokelat dengan bercak-bercak hitam, tersebar di Kalimantan dan Malaysia (Kottelatlimia pristes) (8) |
| EMPOLIFC | Klub sepak bola dari Italia bermarkas di kota Empoli dengan pertandingan kandang di Stadio Carlo Castellani (8) |
| EMPORIUM | Pusat perdagangan; pusat perbelanjaan; gudang besar yang berisi berbagai barang dagangan (8) |
| EMPUJARI | Ibu jari; jempol (tangan atau kaki) (8) |
| EMPUKAKI | Jari kaki yang terbesar (8) |
| EMULATOR | Alat atau program yang memungkinkan satu sistem untuk memperbaiki sistem lain (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| ENAKENAK | Asyik (tentang berbuat sesuatu); lelap-lelapnya; pulas-pulasnya (tentang tidur); leha-leha; berpangku tangan; bersantai-santai (8) |
| ENDOFORA | Hal atau fungsi yang menunjuk kembali pada hal-hal yang ada dalam wacana, mencakup anafora dan katafora (Linguistik) (8) |
| ENDOGAMI | Prinsip perkawinan yang mengharuskan orang untuk mencari jodoh di dalam lingkungan sosialnya sendiri, misalnya di lingkungan kerabat, lingkungan kelas sosial, atau lingkungan pemukiman (Antropologi); proses reproduksi secara perkawinan antarindividu yang sangat dekat kekerabatannya (8) |
| ENDOKRIN | Bersekresi ke dalam tubuh, ke dalam darah atau limfa; kelenjar yang tidak mempunyai saluran untuk mengalirkan hasil sekresinya (8) |
| ENDOMORF | Mineral yang terselubung oleh mineral lain (Kimia); bentuk tubuh, seperti buah pir, yang membantu atlet unggul pada cabang olahraga angkat berat, judo, dan gulat (Olahraga) (8) |
| ENDORFIN | Zat penekan rasa sakit yang dikeluarkan oleh otak apabila saraf tertentu dirangsang dengan akupunktur (Biologi) (8) |
| ENDOSKOP | Teropong untuk memeriksa rongga di dalam pembuluh, saluran, dan liang yang sempit-sempit dalam beberapa bagian tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ENDOTERM | Binatang yang mempunyai suhu badan yang tinggi dan tetap serta tidak terpengaruh oleh suhu udara lingkungannya (8) |
| ENGGOKAN | Keluk (jalan, sungai, dan sebagainya); belokan (8) |
| ENGKADIK | Botia yang berwarna hijau dengan garis-garis kehitaman yang melintang di tubuh (Syncrossus hymnophysa) (8) |
| ENGKARAS | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 29 cm, tubuhnya pipih memanjang dan pipinya berpori, tidak bersungut, terdapat bulatan hitam pada pangkal ekor, sisiknya berbintik hingga membentuk pola garis, tersebar di perairan Indocina, Malaysia, Myanmar, dan Indonesia (Sumatra dan Kalimantan); cerecek; keperas (Cyclocheilicthys apogon) (8) |
| ENKLISIS | Penggabungan kata dengan kata dalam ucapan atau tulisan, misalnya kena dan apa menjadi kenapa (Linguistik) (8) |
| ENKLITIK | Unsur tata bahasa yang tidak berdiri sendiri, selalu bergabung dengan kata yang mendahuluinya (seperti -mu dan -nya dalam bahasa Indonesia) (Linguistik) (8) |
| ENKRIPSI | Tulisan dalam kode; sandi; metode pengodean data agar komputer tidak dapat membaca atau menggunakan data (8) |
| ENOFOBIA | Fobia terhadap minuman anggur (Psikologi) (8) |
| ENPROFIL | Dari samping (tentang gambar atau foto) (ungkapan/Prancis) (8) |
| ENREKANG | Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan; ibu kota Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| ENSAMBEL | Kelompok pemain musik (penyanyi) yang bermain bersama secara tetap (8) |
| ENSCHEDE | Kota di Belanda (8) |
| ENSELUAI | Seluang yang ukurannya dapat mencapai 12 cm, terdapat garis hitam dari belakang tutup insang hingga pangkal ekor, tersebar di perairan Indonesia (Sumatra, Jawa, dan Kalimantan), Malaysia, dan Thailand (Rasbora dusonensis) (8) |
| ENSENADA | Kota di Meksiko (8) |
| ENSIFORM | Berbentuk seperti pedang (misalnya daun gladiol) (Biologi) (8) |
| ENSIKLIK | Surat edaran atau pesan tertulis dari Paus kepada semua uskup yang sifatnya umum, berisi masalah penting dalam bidang keagamaan atau bidang sosial (Agama Katolik) (8) |
| ENTIKONG | Kecamatan di Kabupaten Sanggau yang berbatasan darat dengan Sarawak, Malaysia, jalur darat ini sering disebut sebagai ”jalur sutra” (8) |
| ENTODERM | Lapisan terdalam dari tiga lapisan sel embrio pada hewan, yang kemudian berkembang menjadi lapisan selaput saluran pencernaan, saluran tenggorok, paru-paru, hati, dan pankreas; endoderm; hipoblas (Biologi) (8) |
| ENTOZOIK | Keadaan atau cara hidup di dalam tubuh binatang lain (seperti amuba yang hidup di dalam tubuh binatang atau manusia) (8) |
| ENTREPOT | Tempat penimbunan barang yang belum diketahui tujuannya dan berada di bawah pengawasan duane karena mungkin pengimpornya tidak membayar bea masuk sebagaimana mestinya (8) |
| ENTROFIK | Sangat tinggi kandungan zat haranya (tentang air dan sebagainya) untuk kehidupan binatang dan tumbuhan (8) |
| ENURESIS | Pengeluaran air seni tanpa terkendali (biasanya waktu tidur); hal mengompol (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ENVIGADO | Kota di Kolumbia (8) |
| ENZOOTIK | Tetap beradanya penyakit atau penyebab penyakit dalam populasi binatang atau lingkungan geografis tertentu (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| EOZOIKUM | Periode dalam sejarah perkembangan kulit bumi, jutaan tahun yang lalu ketika mulai timbul bentuk hidup yang pertama di muka bumi (8) |
| EPIDURAL | Anestesi lokal yang disuntikkan di rongga antara duramater dan sumsum tulang belakang, biasanya dilakukan dalam persalinan (Kedokteran dan Fisiologi); terletak di antara duramater dan tulang belakang (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| EPIFISIS | Tulang yang terpisah dari tulang panjang oleh tulang rawan yang terdapat pada masa pertumbuhan, tetapi kemudian menjadi bagian dari tulang panjang itu (Zoologi) (8) |
| EPIFITON | Tumbuhan yang hidup pada permukaan tumbuhan atau hewan lain (Biologi) (8) |
| EPIGRAFI | Kajian tentang tulisan kuno pada prasasti dan sebagainya (8) |
| EPIKOTIL | Bagian batang embrio atau kecambah yang berada di atas kotiledon (Biologi) (8) |
| EPIKURIS | Orang yang mempunyai paham bahwa kenikmatan rohaniah lebih tinggi daripada kenikmatan jasmaniah (8) |
| EPILEPSI | Penyakit pada pusat susunan saraf, yang timbul sewaktu-waktu berupa kekejangan, disertai pingsan, dan perubahan gerak-gerik jiwa sewaktu penyakit itu menyerang; ayan; sawan; pitam babi (8) |
| EPINASTI | Keadaan pertumbuhan permukaan atas daun yang lebih cepat daripada permukaan bawah sehingga daun itu melekuk ke bawah (Biologi) (8) |
| EPINURIM | Jaringan ikat yang membungkus saraf perifer (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| EPISODIK | Bersifat (menurut) episode (8) |
| EPISPORA | Lapisan utama dinding spora, biasanya tebal dan kaku serta merupakan bagian yang menentukan bentuk dan warna spora (Biologi) (8) |
| EPISTOMA | Struktur yang terletak di atas, sekitar, atau menutupi mulut pada beberapa invertebrata (8) |
| EPITAKSI | Pertumbuhan suatu hablur pada permukaan hablur lain yang berfungsi sebagai substrat sehingga pertumbuhan itu diorientasikan oleh struktur substrat itu (Fisika) (8) |
| EPIZOTIK | Wabah atau epidemi penyakit atau parasit dalam suatu populasi organisme; penyakit yang menyerang hewan dalam jumlah besar yang terjadi secara serempak (8) |
| ERATERAT | Kuat-kuat; dengan kuat (erat) sekali (8) |
| ERCOLANO | Kota di Italia (8) |
| EREKEREK | Permainan judi dengan cara menjual kupon berisi angka, yang menang ditentukan oleh piringan berisi angka-angka yang diputar (biasanya hadiahnya berupa uang yang berlipat-lipat jumlahnya dari harga kupon) (8) |
| ERGOGRAF | Alat untuk mengukur kemampuan kerja otot (Anatomi) (8) |
| ERGONOMI | Penyerasian antara pekerja, jenis pekerjaan, dan lingkungan; tata kerja; ilmu tentang hubungan di antara manusia, mesin yang digunakan, dan lingkungan kerjanya (8) |
| ERLANGEN | Kota di Jerman (8) |
| EROSIAIR | Pemindahan tanah dari permukaan terbuka, yang disebabkan oleh arus air deras, termasuk aliran permukaan yang berasal dari curah hujan, es, salju yang mencair (8) |
| ERZINCAN | Kota di Turki (8) |
| ESBANTUT | Longgokan es padat dan menimbun yang menyebabkan tersumbatnya alir sungai dan mengakibatkan paras air di hulu bantutan itu membubung (8) |
| ESBENING | Es homogen dan tembus cahaya yang terbentuk akibat hujan sangat dingin yang jatuh dan mengenai benda yang bersuhu sekitar 0°C; ibun bening (Meteorologi) (8) |
| ESCAMPUR | Minuman yang terbuat dari potongan buah-buahan, tapai, kelapa muda, agar-agar, dan kolang-kaling, dibubuhi sirup, susu kental manis, dan serutan es (8) |
| ESCENDOL | Minuman yang terbuat dari campuran cendol, air gula merah, santan, dan es batu (Tata Boga) (8) |
| ESENBOGA | Bandar udara internasional di Turki yang berada di 28 km timur laut Ankara, ibu kota Turki (8) |
| ESENSIAL | Perlu sekali; mendasar; hakiki (8) |
| ESENYURT | Kota di Turki (8) |
| ESGOYANG | Es berbahan dasar santan, gula pasir, perasa makanan, dan hunkue, dibekukan dengan cara digoyang-goyangkan dalam gerobak, memiliki varian rasa cokelat, vanila, dan stroberi, biasa disajikan dengan lapisan cokelat cair atau kacang tanah cincang (8) |
| ESHANYUT | Es atau lumpur es yang bergerak mengikuti arus sungai (8) |
| ESKADRON | Bagian dari resimen kavaleri, terdiri atas dua atau empat peleton (Kemiliteran); sejumlah kapal terbang atau pesawat terbang militer yang membentuk suatu kesatuan; skuadron (Kemiliteran) (8) |
| ESKALASI | Kenaikan; pertambahan (volume, jumlah, dan sebagainya) (8) |
| ESKERING | Bekuan karbon dioksida (padat), biasanya digunakan sebagai pendingin (8) |
| ESKUIVAS | Gerakan menghindar dalam bela diri kapoeira (8) |
| ESOFAGUS | Saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung (Anatomi) (8) |
| ESOKHARI | Hari setelah hari sekarang (8) |
| ESOKLUSA | Hari kedua setelah hari ini; pada suatu waktu (yang akan datang) (8) |
| ESOTERIS | Bersifat khusus (rahasia, terbatas) (8) |
| ESPADRIL | Sandal dengan bagian atas tertutup, dengan sol yang lentur; sepatu kanvas dengan sol terbuat dari anyaman tali, dipakai dengan menggunakan tali yang diikatkan ke mata kaki (8) |
| ESPODENG | Minuman yang terbuat dari es puter, alpukat, roti tawar, agar-agar, pacar cina, kacang tanah, dan sebagainya, biasanya dilengkapi dengan kental manis dan meses (8) |
| ESPOTONG | Es yang disajikan berbagai rasa seperti kacang hijau, ketan hitam, sari buah, dan sebagainya yang dibuat dalam bentuk panjang, disajikan dalam ukuran pendek dan diberi gagang pada ujungnya (8) |
| ESSAGUER | Minuman dingin terbuat dari campuran saguer dan buah durian (Tata Boga) (8) |
| ESTANCIA | Kota di Brasil (8) |
| ESTEGRAM | Lengkungan atau kurva yang di hasilkan oleh pengamatan radiosonde dan yang menyatakan hubungan antara suhu bola basah semu sebagai fungsi tekanan (Matematika) (8) |
| ESTEPONA | Kota di Spanyol (8) |
| ESTERASE | Enzim yang dapat memecahkan senyawa ester menjadi asam dan alkohol (Kimia) (8) |
| ESTETIKA | Cabang filsafat yang menelaah dan membahas tentang seni dan keindahan serta tanggapan manusia terhadapnya; kepekaan terhadap seni dan keindahan (8) |
| ESTIMASI | Perkiraan; penilaian; pendapat (8) |
| ESTIVASI | Cara mengatur letak bagian bunga, seperti kelopak dan mahkota, di dalam kuncup bunga (Botani) (8) |
| ESTROGEN | Hormon kelamin yang dihasilkan terutama oleh indung telur dan berfungsi, antara lain, untuk merangsang munculnya tanda-tanda kelamin sekunder pada perempuan atau binatang betina (Biologi) (8) |
| ESTUARIN | Berkenaan dengan atau dibentuk di dalam estuari, misalnya hewan -, lingkungan - (8) |
| ESUKORON | Kota di Nigeria (8) |
| ESWATINI | Negara yang terletak di Afrika Tenggara, beribu kota Mbabane (8) |
| ETATISME | Paham yang lebih mementingkan negara daripada rakyatnya (8) |
| ETCETERA | Dan lain-lain; disingkat etc. (ungkapan/Latin) (8) |
| ETENOIDA | Zat mirip etena, mengandung ikatan etilena (Kimia) (8) |
| ETIOLASI | Pertumbuhan tanaman yang sangat cepat di tempat gelap, tetapi kondisi tanaman lemah (batang tidak kokoh, warna daun kecil dan pucat, akar tanaman sedikit) (Biologi) (8) |
| ETIOLOGI | Cabang biologi tentang penyebab penyakit; bagian ilmu penyakit tanaman, khususnya mengenai penyebab utama penyakit, kodrat, sifat, dan ciri-ciri patogen serta hubungannya dengan tanaman inangnya; cabang ilmu kedokteran tentang sebab dan asal penyakit (8) |
| ETNOGRAF | Ahli etnografi (8) |
| ETNOLOGI | Ilmu tentang unsur atau masalah kebudayaan suku bangsa dan masyarakat penduduk suatu daerah di seluruh dunia secara komparatif dengan tujuan mendapat pengertian tentang sejarah dan proses evolusi serta penyebaran kebudayaan umat manusia di muka bumi (8) |
| ETNOSIDA | Pembunuhan kebudayaan asli oleh peradaban lain (Antropologi) (8) |
| EUFONIUM | Alat tiup logam berukuran besar mempunyai tiga sampai lima buah katup, biasanya dipakai dalam band militer (8) |
| EUFORBIA | Pohon perdu, terna, atau sukulen dari suku Euphorbaceae, bentuk dan warna bunganya bermacam-macam, banyak sekali, seperti Euphorbia antiquorum, Euphorbia hira, Euphorbia hirta (Botani) (8) |
| EUFORIAN | Obat yang digunakan untuk menghilangkan depresi dan merangsang rasa nyaman (8) |
| EUGENIKA | Pengkajian tentang kemungkinan memperbaiki mutu manusia dengan cara mengubah susunan genetikanya, yaitu dengan menganjurkan perkawinan antara mereka yang mempunyai gen-gen yang dikehendaki, dan tidak menganjurkan perkawinan antara mereka yang mempunyai gen-gen yang tidak dikehendaki; eugenetika (Biologi) (8) |
| EUKARION | Inti sel eukariota atau sel yang mempunyai inti asli yang dikelilingi selaput inti dan berisi material genetika dalam kromosom majemuk (Biologi) (8) |
| EUROPIUM | Logam tanah langka yang dijumpai dalam mineral serium; unsur kimia lantanida dengan nomor atom 63, berlambang Eu, dan bobot atom 151,96 u (8) |
| EUTEKTIK | Mempunyai titik leleh lebih rendah daripada tiap-tiap komponennya (tentang logam campur atau larutan) (Kimia) (8) |
| EUTENIKA | Kajian tentang cara-cara meningkatkan kualitas penduduk melalui perubahan dan perbaikan lingkungan hidup (Sosiologi) (8) |
| EUTROFIK | Mengandung banyak bahan nutrien dan memiliki produktivitas tinggi (8) |
| EUTROPIK | Perairan yang mengandung organisme dan bahan organik dalam jumlah besar; danau yang sangat kaya akan zat hara secara alamiah ataupun buatan dan pada keadaan yang sangat meningkatkan menjadi pencemaran bahan organik; proses alamiah penam (8) |
| EVAKUASI | Pengungsian atau pemindahan penduduk dari daerah-daerah yang berbahaya, misalnya bahaya perang, bahaya banjir, meletusnya gunung api, ke daerah yang aman; pemindahan sesuatu (kendaraan, barang, dan sebagainya) ke tempat aman (8) |
| EVALUASI | Penilaian; proses untuk menemukan nilai layanan informasi atau produk sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pengguna (Komputer dan Teknologi Informasi); pengumpulan dan pengamatan dari berbagai macam bukti untuk mengukur dampak dan efektivitas dari suatu objek, program, atau proses berkaitan dengan spesifikasi dan persyaratan pengguna yang telah ditetapkan sebelumnya (8) |
| EVANGELI | Ajaran Yesus Kristus; keempat Kitab Perjanjian Baru (Agama Kristen); masing-masing dari keempat Kitab Perjanjian Baru (Agama Kristen); kutipan dari Injil yang dibaca dalam misa (Agama Kristen) (8) |
| EVANSTON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| EVOKATIF | Mampu menggugah rasa (8) |
| EXGRATIA | Dengan bantuan; dilakukan atau diberikan sebagai bantuan, bukan karena paksaan dan tanpa kewajiban hukum (ungkapan/Latin) (8) |
| EXLIBRIS | Milik perpustakaan (ungkapan/Latin); tanda milik yang dicantumkan pada buku, biasanya berupa gambar lambang (ungkapan/Latin) (8) |
| FAGATENA | Meloncat ke samping (Berik) (8) |
| FAHISYAH | Perbuatan keji (8) |
| FAHRASAT | Daftar; indeks (Arab) (8) |
| FAKULTAS | Bagian perguruan tinggi tempat mempelajari suatu bidang ilmu, terdiri atas beberapa jurusan, dipimpin oleh dekan (8) |
| FALAKIAH | Astrologi (8) |
| FALAWELA | Layar kecil yang berada di bagian depan perahu besar (Seluwarsa) (8) |
| FALSAFAH | Anggapan, gagasan, dan sikap batin yang paling dasar yang dimiliki oleh orang atau masyarakat; pandangan hidup (8) |
| FAMILIER | Bersifat kekeluargaan; akrab (8) |
| FANDANGO | Tarian rakyat Spanyol, dilakukan oleh seorang pria dan wanita pada saat acara pertunangan (ungkapan/Spanyol) (8) |
| FANFIKSI | Cerita fiksi yang dibuat oleh penggemar berdasarkan karakter fiksional populer atau artis idola yang diunggah ke internet; fanfik (8) |
| FANGSHAN | Kota di Cina (8) |
| FARAFALE | Pasta berbentuk seperti kupu-kupu dengan ujung bergerigi, disajikan dengan saus krim atau diolah dengan saus ringan seperti minyak zaitun, keju, dan mentega (Tata Boga) (8) |
| FARANYAO | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Manokwari, Papua; Kaniran; Mairasi (8) |
| FARASKUR | Kota di Mesir (8) |
| FARDUAIN | Kewajiban perseorangan (untuk menjalankan salat dan sebagainya) (8) |
| FARIDKOT | Kota di India (8) |
| FARIDPUR | Kota di Bangladesh dan India (8) |
| FARINGAL | Berkenaan dengan terjadinya pembentukan rongga mulut karena penyempitan dinding faring dan akar lidah; berkenaan dengan bunyi faring (8) |
| FARMASIS | Apoteker (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| FARNESOL | Cairan tidak berwarna dengan bau bunga lembut (C15H25OH) (Kimia); (8) |
| FASEMATI | Fase yang dialami setiap organisme hidup, ketika aktivitas karakteristiknya berhenti seluruhnya secara permanen (8) |
| FATKAMAN | Batu berbentuk pipih dengan permukaan rata, berukuran besar dan lebar, diletakkan di depan masjid sebagai pijakan saat berwudu (Kur) (8) |
| FEBRUARI | Bulan ke-2 tahun Masehi (28 hari, kecuali pada tahun kabisat 29 hari) (8) |
| FEDERASI | Gabungan beberapa perhimpunan yang bekerja sama dan seakan-akan merupakan satu badan, tetapi tetap berdiri sendiri; gabungan beberapa negara bagian yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat yang mengurus hal-hal mengenai kepentingan nasional seluruhnya (seperti keuangan, urusan luar negeri, dan pertahanan) (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| FEMISIDA | Pembunuhan seorang perempuan oleh laki-laki karena kebenciannya terhadap perempuan (8) |
| FENETIKA | Sistem klasifikasi biologis yang didasarkan pada kemiripan bentuk keseluruhan tampilan anggotanya, bukan pada hubungan genetik atau hubungan perkembangannya (Biologi) (8) |
| FENGXIAN | Kota di Cina (8) |
| FENOKRIS | Kristal yang lebih besar daripada mineral lain dan dapat diidentifikasi dengan mata telanjang (Petrologi dan Migas) (8) |
| FENOLASE | Fermen yang mengatalis pengoksidan fenol dan amina aromatik (Kimia) (8) |
| FENOLOGI | Ilmu tentang hubungan timbal balik antara iklim dan fenomena biologis (misalnya perpindahan burung atau pertumbuhan pada tanaman) (8) |
| FENOMENA | Hal-hal yang dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (seperti fenomena alam); gejala; sesuatu yang luar biasa; keajaiban; fakta; kenyataan (8) |
| FENOTIPE | Penampilan fisik dan sifat yang dapat diamati dari organisme yang dihasilkan oleh antaraksi genotipenya dengan lingkungannya; ciri-ciri lahiriah organisme yang dihasilkan karena interaksi antara ciri-ciri keturunan dan lingkungan; sekelompok organisme yang sama penampilan fisik dan sifat-sifatnya yang dapat diamati (8) |
| FESTIVAL | Hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting dan bersejarah; pesta rakyat; perlombaan (8) |
| FETUCINI | Pasta yang berbentuk batangan tipis dan agak lebar seperti pita (8) |
| FIBRATUS | Spesies awan dari genus awan sirus dan siro stratus yang berbentuk tipis berlapis-lapis dan dengan lengkungan yang kurang teratur (Meteorologi) (8) |
| FIBROSIS | Pembentukan jaringan ikat fibrosa yang berlebihan pada organ atau jaringan akibat proses peradangan atau penyembuhan, biasa terjadi pada hati, paru, jantung, dan peritoneum (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| FIKOLOGI | Ilmu tentang ganggang (8) |
| FILATELI | Koleksi dan penyelidikan tentang prangko dan meterai; pengumpulan prangko (8) |
| FILIPINA | Negara yang terletak di Asia Tenggara, beribu kota Manila (8) |
| FILISIDA | Pembunuhan terhadap anak sendiri (8) |
| FILMBISU | Film tanpa suara (8) |
| FILMINDI | Film independen (Perfilman) (8) |
| FILMLAGA | Film yang banyak berisi aksi, perkelahian, atau keributan (8) |
| FILMMINI | Film yang berdurasi sangat singkat, terdiri atas satu adegan, biasanya dibuat berdasarkan fiksi mini (8) |
| FILMSENI | Film yang dibuat untuk menonjolkan sisi artistik atau eksperimental (Perfilman); film dokumenter yang menggambarkan karya seni atau seniman yang sedang menciptakan sebuah karya (Perfilman) (8) |
| FILMSERI | Film dengan tokoh utama yang sama, tetapi dengan cerita yang berbeda (8) |
| FILOGENI | Penyelidikan tentang sejarah dan perkembangan bahasa sebagai suatu sistem (Linguistik); sejarah evolusi garis keturunan suatu kelompok (Biologi) (8) |
| FILOLOGI | Ilmu tentang bahasa, kebudayaan, pranata, dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat dalam bahan-bahan tertulis (Linguistik) (8) |
| FILOSOFI | Filsafat (8) |
| FILSAFAT | Pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya; teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan; ilmu yang berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi; falsafah (8) |
| FILTRASI | Penyaringan; pemisahan material padat dari cairan dengan melewatkan suspensi pada penyaring atau penapis (Mineralogi) (8) |
| FIRDAUSI | Berkenaan dengan taman firdaus (8) |
| FISOKLIS | Ikan yang memiliki gelembung renang yang tidak terhubung dengan saluran pencernaan (Zoologi) (8) |
| FITOGENI | Evolusi dan perkembangan jenis tumbuhan (Biologi) (8) |
| FITOKROM | Pigmen pada tumbuhan yang mengontrol pembungaan dan pengecambahan biji (Biologi) (8) |
| FITOLOGI | Cabang biologi yang mendalami tumbuhan; botani (8) |
| FITOTRON | Rumah kaca atau laboratorium untuk pembudidayaan tumbuhan secara besar-besaran dalam keadaan serba terkontrol (Biologi) (8) |
| FLAMENCO | Pertunjukan tari dan musik yang berasal dari Spanyol (8) |
| FLAMINGO | Burung yang hidup di daerah tropis (di Afrika dan Amerika Selatan), berkaki dan berleher panjang, berparuh lengkung, tepi paruhnya bagian dalam bergerigi seperti paruh itik, berbulu putih dengan sayap hitam yang pangkalnya ditutupi bulu halus berwarna merah anggur (Phoenicopteridae) (8) |
| FLANELET | Flanel yang bahan pembuatnya dicampur katun, teksturnya lebih halus daripada flanel biasa; flanel katun (Tata Busana) (8) |
| FLATBUSH | Kota di Amerika Serikat (8) |
| FLATULEN | Menyebabkan atau memiliki gas yang berlebihan dalam sistem pencernaan (8) |
| FLEBITIS | Peradangan pada pembuluh darah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| FLIPFLOP | Sandal jepit (8) |
| FLIPPLOP | Rangkaian multivibrator yang stabil; rangkaian elektronika yang menjadi pembentuk register dan pencacah (8) |
| FLOGOPIT | Mineral tembaga berwarna kuning cokelat dari kumpulan mika yang berupa serpihan tersebar atau kristal besar; mika cokelat (Kimia) (8) |
| FLOKULAN | Bahan takkristalin dan mirip awan yang menggumpal dalam suatu cairan (Kimia) (8) |
| FLOREIOS | Gerakan tipu dalam bela diri kapoeira (8) |
| FLORENCE | Kota di Italia (8) |
| FLOSGIGI | Benang gigi (8) |
| FLUORIDA | Salah satu komponen dalam pasta gigi yang berfungsi membersihkan dan menguatkan permukaan gigi (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| FOKSGLOF | Lonceng peri (8) |
| FOKSTROT | Cara berdansa dengan langkah-langkah dalam tempo dua dua atau dua empat, termasuk langkah-langkah jalan perlahan, cepat, dan sebagainya (8) |
| FOLKLORE | Album terbaik pada ajang Grammy Awards Ke-63 (8) |
| FONDRAKE | Sidang perwakilan negeri atau para ketua adat untuk menetapkan peraturan atau hukum (Nias) (8) |
| FONOGRAF | Alat untuk menghasilkan bunyi lewat getaran sebuah jarum mengikuti galur spiral pada permukaan piringan (hitam) atau silinder yang berputar; gramofon (8) |
| FONOLOGI | Bidang dalam linguistik yang menyelidiki bunyi-bunyi bahasa menurut fungsinya (8) |
| FONOTIPI | Praktik mentranskripsikan bunyi bahasa dengan lambang-lambang fonetis (Linguistik) (8) |
| FONTANEL | Kedok ruang di dalam tengkorak janin bayi pada pertemuan tiga tulang atau lebih, hanya ditutupi oleh selaput tipis dan kulit sampai proses osifikasi (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| FOREHAND | Jenis pukulan dalam olahraga, seperti tenis, yang dilakukan dengan telapak tangan diarahkan ke depan dan posisi lengan berada di samping badan (ungkapan/Inggris) (8) |
| FORENSIK | Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan penerapan fakta medis pada masalah hukum; ilmu bedah yang berkaitan dengan penentuan identitas mayat seseorang yang ada kaitannya dengan kehakiman dan peradilan (8) |
| FORMALIN | Larutan bening berbau menyengat, mengandung sedikit metanol untuk bahan pengawet dan pembunuh kuman (8) |
| FORMATIF | Morfem terikat, baik yang dipakai untuk membentuk dasar, misalnya juang dalam berjuang, maupun morfem derivatif dan inflektif (Linguistik) (8) |
| FORMATUR | Orang(-orang) yang ditugasi membentuk suatu badan (kabinet, pengurus, organisasi, dan sebagainya) (8) |
| FORMULIR | Lembar isian; surat isian; halaman web yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan data, yang kemudian dapat dikirim kembali ke server web tersebut (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| FOSFORUS | Mineral esensial yang banyak terdapat pada tulang dan gigi (Ilmu Gizi); unsur kimia nonlogam dengan nomor atom 15, lambang P, dan bobot atom 30,9738 u (Kimia) (8) |
| FOTOFISI | Pembelahan inti atom yang diimbaskan oleh penyerapan foton bertenaga tinggi oleh inti itu (Fisika) (8) |
| FOTOGRAF | Gambar yang dihasilkan dari proses fotografi (8) |
| FOTOKOPI | Hasil reproduksi (penggandaan) fotografis terhadap barang cetakan (tulisan) (8) |
| FOTOPSIA | Gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kelainan pada mata atau otak (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| FOTOSFER | Lapisan luar matahari atau bintang yang tampak bulat putih berpijar dan sinarnya sangat menyilaukan (8) |
| FOTOSTAT | Alat untuk membuat salinan dokumen dengan pemotretan langsung tanpa lewat film negatif (8) |
| FOTOTROF | Organisme yang dapat menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi untuk metabolisme (Biologi) (8) |
| FOULPLAY | Permainan curang (ungkapan/Inggris) (8) |
| FRAGIPAN | Cadas rapuh (8) |
| FRANKLIN | Kota di Amerika Serikat (8) |
| FRANSIUM | Logam alkali radioaktif yang terdapat dalam alam; unsur kimia logam alkali dengan nomor atom 87, berlambang Fr, bobot atom 223 u (Kimia) (8) |
| FREETOWN | Ibu kota Sierra Leone (8) |
| FREIBURG | Kota di Jerman (8) |
| FRENULUM | Lipatan membran mukosa yang membentang dari permukaan dalam bibir, pipi, atau lidah ke alveolus (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| FRIKATIF | Bunyi yang dihasilkan jika udara menggeser alat ucap, (misalnya bunyi f) (Linguistik) (8) |
| FRONBAUR | Fron yang sukar ditentukan pada peta meteorologi permukaan karena perbedaan unsur-unsur di sekitar fron terlalu kecil sedangkan daerahnya terlalu luas (Meteorologi) (8) |
| FRONKATA | Fron katabatik (Meteorologi) (8) |
| FRONSEMU | Fron pada lapisan atmosfer bagian bawah yang timbul karena adanya perbedaan suhu udara atau perbedaan unsur meteorologi yang lain (Meteorologi) (8) |
| FRONTERA | Kota di Meksiko (8) |
| FRUKTOSA | Karbohidrat; senyawa karbohidrat yang termasuk golongan monosakarida, terdapat dalam buah-buahan manis dan madu; levulosa (8) |
| FRYAZEVO | Kota di Rusia (8) |
| FRYAZINO | Kota di Rusia (8) |
| FUCHUCHO | Kota di Jepang (8) |
| FUJINKAI | Organisasi wanita pada masa Jepang (Jepang) (8) |
| FUJISAWA | Kota di Jepang (8) |
| FUKUISHI | Kota di Jepang (8) |
| FUKUYAMA | Kota di Jepang (8) |
| FULGURIT | Massa yang terkacaukan oleh hantaman halilintar; zat seperti kaca, biasanya berbentuk tabung, dibentuk oleh fusi pasir, batu, dan sebagainya yang tertabrak oleh halilintar (8) |
| FULMINAT | Ester atau garam yang mengandung gugus CNO- atau ion CNO-; merkurium fulminat yang digunakan sebagai detonator (Kimia) (8) |
| FUMIGASI | Pengasapan dengan gas fumigan untuk menghilangkan (mematikan) kuman dan sebagainya (Kimia) (8) |
| FUNAFUTI | Ibu kota Tuvalu (8) |
| FUNDAMEN | Asas; dasar; hakikat; alas; dasar; fondasi (8) |
| FUNGIBEL | Dapat diganti (8) |
| FURFURAL | Cairan bening tanpa warna mirip minyak, berbau merangsang, digunakan untuk pembuatan plastik yang keras (Kimia) (8) |
| FURNITUR | Mebel (8) |
| FURUKAWA | Kota di Jepang (8) |
| FUSILIER | Ikan ekor kuning (8) |
| GABAGABA | Daun-daunan (terutama janur) untuk hiasan; pintu gerbang yang dibuat dari bambu dan sebagainya yang dihiasi dengan janur, daun beringin, dan sebagainya; atap dari daun rumbia atau kelapa yang dianyam; ikan air tawar, bermata besar, panjang mencapai 10 cm, hidup di dasar perairan tropis, tersebar di perairan Laos dan Kamboja sampai Malaysia dan Indonesia (Parambassis apogonoides); pelepah daun pohon sagu (8) |
| GABARDIN | Bahan tekstil dari katun, sutra, atau wol yang dibuat kedap air (8) |
| GABORONE | Ibu kota Botswana (8) |
| GABUNGAN | Ikatan; berkas; beberapa macam barang yang dijual atau dibeli; seperangkat (tidak satu-satu); himpunan atau perserikatan yang terjadi atas beberapa perkumpulan; campuran dua zat atau lebih, membentuk sebuah zat baru; reaksi kimia pada dua unsur yang bersatu dan membentuk senyawa biner atau senyawa biner bergabung dan membentuk senyawa kompleks (8) |
| GADAGADA | Bendera kecil atau baling-baling yang dipasang pada puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin (Pelayaran) (8) |
| GADAMALA | Lengkuas (8) |
| GADANGAN | Menangkap ikan pada malam hari saat terang bulan (Madura) (8) |
| GADIGADI | Rangka atau tulang perahu layar (Pulo) (8) |
| GADOGADO | Makanan yang terdiri atas sayur-sayuran, kentang, tempe, tahu, telur rebus, dan lain-lain diberi bumbu sambal kacang dan sebagainya; campur aduk tidak keruan (8) |
| GADUNGAN | Palsu; bukan yang sebenarnya (tentang orang yang menyamar sebagai polisi, pemimpin, dan sebagainya); jadi-jadian (tentang manusia yang menjadi harimau dan sebagainya) (8) |
| GAGAMPAM | Penganan, dibuat dari singkong yang diparut halus, dicampur gula merah dan gula pasir, lalu dikukus (Tata Boga/Banjar) (8) |
| GAGASANG | Arang penggosok gigi (Banjar) (8) |
| GAHATOMA | Perangkap dengan bahan tali yang tergantung di tengah teriba sehingga binatang akan terjerat pada badan atau kepalanya (8) |
| GAIKINDO | Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (akronim) (8) |
| GAILGAIL | Goyang dan akan lepas (seperti gigi yang akan copot) (8) |
| GAILLIMH | Kota di Irlandia (8) |
| GAJIBUTA | Gaji yang diterima dengan tidak usah bekerja (8) |
| GAJRAULA | Kota di India (8) |
| GAJUWAKA | Kota di India (8) |
| GALABUAR | Julukan untuk orang yang suka gonta-ganti pacar (Kola) (8) |
| GALAGALA | Campuran damar dengan bahan lain untuk merekatkan kayu dan sebagainya; kelulut (lebah kecil) (8) |
| GALAGASI | Binatang berkaki delapan, berwarna abu-abu kehitam-hitaman, menjalin jaring benang sutra dari perutnya yang berfungsi sebagai perangkap mangsa (Araneae); laba-laba; kawa-kawa; galanggasi (8) |
| GALAKTAN | Polisakarida yang terdiri atas turunan galaktosa yang merupakan komponen utama karagenan (8) |
| GALANGAN | Balok penyangga dan penopang kapal yang sedang diperbaiki; tempat memperbaiki atau membuat kapal; pematang sawah (8) |
| GALANITA | Gabungan sepak bola wanita (akronim) |
| GALANTIN | Hidangan yang dibuat dari daging cincang atau filet ikan bumbu yang diisi dengan telur, dicetak silindris, disajikan dengan dipotong-potong lalu diberi saus (Tata Boga) (8) |
| GALAWALA | Tidak wajar; tidak sopan (Aceh) (8) |
| GALENGAN | Tanggul pemisah pematang (Jawa) (8) |
| GALIGALI | Tumbuhan rawa, tinggi mencapai 1,4 m, daunnya berbentuk panah atau tombak, digunakan sebagai obat sakit perut setelah digiling dan juga digunakan sebagai jaram (kompres) terhadap rasa nyeri pada sendi dan tulang (Lasia spinosa) (8) |
| GALUGALU | Padi yang hampir masak dan isinya masih lembek (baik dibuat emping) (Minangkabau) (8) |
| GALUNGAN | Hari raya umat Hindu, dirayakan setiap 210 hari sekali, jatuh pada hari Rabu Kliwon, dua kali dalam satu tahun; wajan dari tanah liat yang dibakar, biasanya utk menggoreng kerupuk atau opak dengan menggunakan pasir (Sunda) (8) |
| GALVANIS | Berkenaan dengan galvanisasi; alat yang terdiri atas mesin dan dua elektroda aktif dan pasif yang dialiri arus searah, dapat mengubah larutan elektrolit menjadi ion positif atau negatif (8) |
| GAMAGORI | Kota di Jepang (8) |
| GAMALAMA | Gunung api aktif yang muncul dari dasar laut bersamaan dengan Pulau Ternate, memiliki ketinggian 1.690 mdpl, terletak di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara (8) |
| GAMBARAN | Hasil menggambar; lukisan; bayangan; uraian; keterangan; penjelasan (8) |
| GAMBLANG | Jelas dan mudah dimengerti; tampak jelas; mudah terlihat (karena tanpa tutup, halangan, dan sebagainya) (8) |
| GAMBLING | Perjudian; untung-untungan (8) |
| GAMBLUNG | Lahan yang dibiarkan tidak ditanami, tidak dipelihara, dan dibiarkan ditumbuhi rumput dan semak (Sunda) (8) |
| GAMBRENG | Kumbang tahi (8) |
| GAMBYONG | Tarian Jawa yang mengungkapkan keluwesan perempuan; tari dari Solo untuk menyambut tamu (8) |
| GAMIGAMI | Lauk dibuat dari ikan asin, dimasak atau dipanggang lalu ditumbuk di cobek, dicampur dengan bumbu dapur, kemudian ditumis dengan cabe (Bugis) (8) |
| GAMPARAN | Bakiak (terompah, kelom) dari kayu (8) |
| GANAGINI | Harta yang berhasil dikumpulkan selama berumah tangga sehingga menjadi hak berdua suami dan istri (Hukum); anak yang hanya dua bersaudara, laki-laki dan perempuan (dari satu ayah dan satu ibu) (Jawa) (8) |
| GANCARAN | Karangan yang tidak bersajak; prosa; karangan bebas; saduran (Jawa) (8) |
| GANDALAN | Rintangan; halangan; kendala (8) |
| GANDARAN | Beban yang dipikul; apa yang dipikul; kendaraan; iring-iringan kendaraan (dalam mengarak pengantin dan sebagainya); perbungaan yang bunga-bunganya mengumpul terpusat pada buku-buku yang berjauhan sepanjang sumbu gagang dan percabangannya, misalnya pada paci-pacian (Botani) (8) |
| GANDARIA | Pohon, tinggi hingga 20 m, batangnya bulat tegak, buahnya berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil, berwarna kuning atau merah muda dan berair, daging buahnya tebal, yang muda masam rasanya, dibuat asinan, pencampur sambal, dan sebagainya, kayunya dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan sarung keris (Bouea macrophylla) (8) |
| GANDARWA | Makhluk halus (wujudnya seperti manusia) yang konon berbulu agak tebal; hantu berbulu yang berwujud manusia; genderuwo (8) |
| GANDRANG | Alat musik tradisional Makassar; gendang (8) |
| GANDRUNG | Sangat rindu (kasih) akan; tergila-gila karena asmara; sangat ingin (mendambakan); tumbuhan pendatang yang sudah dibudidayakan, buluhnya banyak, tinggi mencapai 3 m, bijinya sebesar merica, berwarna cokelat atau cokelat kemerahan, merupakan sumber karbohidrat yang tinggi untuk manusia, di beberapa tempat dimakan sebagai pengganti nasi; daun yang muda untuk makanan ternak (Andropogon sorghum) (8) |
| GANDULAN | Benda yang dipakai sebagai pemberat; pemberat; barang yang bergantung (seperti liontin pada kalung) (8) |
| GANGAPUR | Kota di India (8) |
| GANGGANG | Taruh di atas api; sela-sela di antara dua barang; celah; renggang; tidak rapat; aneka ragam jenis tanaman yang terdapat di pantai, terutama pantai berkarang dan berombak besar, digunakan sebagai sumber bahan makanan atau bahan lain (Algae) (8) |
| GANGGUAN | Halangan; rintangan; godaan; sesuatu yang menyusahkan; hal yang menyebabkan ketidakwarasan atau ketidaknormalan (tentang jiwa, kesehatan, pikiran); hal yang menyebabkan ketidaklancaran (8) |
| GANGLION | Kumpulan badan sel saraf di luar atau di dalam sistem saraf sentral; simpul saraf (Anatomi) (8) |
| GANGSTER | Penjahat; bandit; anggota geng (kelompok orang yang mempunyai kegemaran berkelahi atau membuat keributan) (8) |
| GANIMEDE | Bulan terbesar milik Jupiter dengan diameter sekitar 5.262 km, juga merupakan bulan terbesar di tata surya (Astronomi) (8) |
| GANJALAN | Benda yang dipakai untuk mengganjal; pengganjal; yang mengganggu pikiran dan sebagainya (kiasan) (8) |
| GANJARAN | Hadiah (sebagai pembalas jasa); hukuman; balasan (8) |
| GANTALAN | Buntalan berisi daun sirih yang di dalamnya ada potongan pinang yang diikat dengan benang lawai, dipakai oleh pengantin pria dan wanita untuk saling melempar pada acara adat (Jawa) (8) |
| GANTELAN | Sangkutan; cantelan (8) |
| GANTILAN | Tangkai yang langsung mendukung setiap kuntum bunga (atau buah) dalam suatu perbungaan (Biologi) (8) |
| GANTOLAN | Alat untuk mengaitkan sesuatu (8) |
| GAPLOKAN | Tamparan (8) |
| GAPYEONG | Kota di Korea Selatan (8) |
| GARAGARA | Peristiwa yang menggemparkan; kegemparan; kerusuhan; keributan; sebab; lantaran (sesuatu yang menjadi penyebab); pertanda (8) |
| GARAMABU | Zat seperti soda, amonia, yang bersenyawa dengan asam(an) untuk membentuk garam; alkali (8) |
| GARAMBIR | Tebal telinga (kiasan/Minangkabau) (8) |
| GARANGAN | Hasil menggarang; alat untuk menggarang; sesuatu yang dikeringkan (diganggang dan sebagainya) di atas api; mamalia karnivor yang memiliki kepala kecil, moncong runcing, telinga pendek bulat, sebagian besar memiliki kelenjar anal yang mengeluarkan bau busuk (Herpestes spp.) (8) |
| GARARUFA | Ikan kecil yang banyak digunakan untuk terapi berbagai penyakit kulit, mengeluarkan enzim yang dapat meregenerasi kulit; ikan dokter (Garra rufa) (8) |
| GARATUNG | Gendang kecil khas Toraja, penutupnya terbuat dari kulit ular sawah, selalu dibawa-bawa dan dibunyikan oleh pemimpin ritual aluk todolo pada pesta persembahan kepada dewata (Toraja) (8) |
| GARDUTOL | Gardu di pintu gerbang tol tempat mengambil tiket atau membayar ongkos tol (8) |
| GARINDIN | Penyakit kuda yang dapat menyebabkan badan kuda menggigil (Minangkabau) (8) |
| GARINGAN | Tanpa iringan musik (8) |
| GARISIBU | Mengenai hubungan keturunan melalui garis kerabat wanita; matrilineal (8) |
| GARISROI | Garis yang menentukan batas jalan umum atau batas tanah yang di atasnya dapat atau tidak dapat didirikan bangunan; garis cadang; sempadan (8) |
| GARNISUN | Bagian angkatan bersenjata yang mempunyai kedudukan atau tempat pertahanan yang tetap (dalam sebuah benteng pertahanan atau sebuah kota) (Kemiliteran); tempat kedudukan tentara (Kemiliteran) (8) |
| GARNITUR | Bahan yang sering digunakan sebagai alat penghias pada pakaian, seperti kancing, bunga korsase, bulu imitasi (Tata Busana) (8) |
| GARONTOK | Butir tepung yang kasar (sisa serbuk tepung yang sudah ditapis) (Massenrengpulu) (8) |
| GARORICA | Masakan khas Minahasa yang dibuat dari ikan, ayam, atau daging yang ditumis dengan bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai, serta aneka daun seperti kemangi, serai, daun pandan, dan daun jeruk (Melayu Manado) (8) |
| GARPUKUE | Garpu untuk makan kue (8) |
| GASBASAH | Gas bumi yang mengandung hidrokarbon yang lebih berat dalam jumlah yang cukup banyak dan mudah dipisahkan dalam bentuk cairan (Petrologi dan Migas) (8) |
| GASBUANG | Gas yang dipancarkan dari mulut pancar sebuah roket ketika terjadi pembakaran (8) |
| GASGELAP | Campuran gas karbon dioksida, gas nitrogen, dan udara yang terbentuk karena kebakaran tambang bawah tanah, sehingga tidak memungkinkan terjadinya nyala api; kabut hitam (Petrologi dan Migas) (8) |
| GASKECUT | Gas yang mengandung sejumlah hidrogen sulfida dan senyawa belerang lain (8) |
| GASMULIA | Gas lembam; gas lamban (Kimia) (8) |
| GASRACUN | Gas yang peredarannya di udara akan menyebabkan keracunan pada tubuh (Kimia) (8) |
| GASSARAF | Gas yang dapat melumpuhkan saraf (8) |
| GASTANUR | Gas kilang (8) |
| GASTONIA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| GASTRULA | Tahap pertumbuhan embrio berbentuk mangkuk yang terdiri atas dua sel (Biologi) (8) |
| GATCHINA | Kota di Rusia (8) |
| GATINEAU | Kota di Kanada (8) |
| GAWANGAN | Gawang; alat yang terbuat dari bambu atau kayu, digunakan untuk meletakkan kain (mori) yang akan dibatik (Jawa); jalan setapak di antara tanaman, biasanya dilalui untuk mengangkut hasil panen dan perawatan tanaman (8) |
| GAYADADA | Gaya katak (Olahraga) (8) |
| GAYOHSAI | Keluar inti suku Lampung; segayoh (8) |
| GEBLAGAN | Sesajen di kuburan setelah selesai mengumpulkan abu jenazah (Bali) (8) |
| GEBLOKAN | Gulungan cita dan sebagainya, panjangnya 28–30 yard (8) |
| GEBRAKAN | Pukulan dengan pemukul berbidang lebar; tindakan keras untuk menakuti dan sebagainya (kiasan); tindakan yang berani (yang tidak diperkirakan sebelumnya oleh orang lain) (kiasan); kerja sama untuk mengerjakan sawah milik kepala desa (di Cirebon) (kiasan) (8) |
| GEBYURAN | Siraman; guyuran (dengan air dalam jumlah banyak) (8) |
| GEDEBUNG | Kain empat persegi pembungkus sirih atau tembakau; batang pisang; gedebok (8) |
| GEDEMBAL | Gemuk; kuat; tegap; gedempol (8) |
| GEDEMPOL | Gemuk; kuat; tegap; gedembal (8) |
| GEDOMBAK | Gendang yang hanya sebelah mukanya yang bertutup kulit (Musik) (8) |
| GEDONGAN | Bangunan rumah tempat tinggal yang bagus (8) |
| GEDUBANG | Kelewang besar (di Aceh biasanya digunakan untuk berburu dan sebagainya); ludah merah pertama ketika mengunyah sirih (Bali) (8) |
| GEGAOKAN | Berteriak-teriak; menjerit-jerit (Melayu Jakarta) (8) |
| GEGAYAAN | Bergaya-gaya (8) |
| GEGOAKAN | Gagak; goak (8) |
| GEGODENG | Buah yang bentuknya lebih kecil daripada biasanya, muncul pada akhir musim buah (Gayo) (8) |
| GELADERI | Serambi (8) |
| GELADRAH | Menggeladrah; merembet-rembet ke hal lain di luar yang seharusnya; berkepanjangan karena menyimpang dari pokok yang dibicarakan (8) |
| GELAJUNG | Ukuran dua gapan atau berkas padi yang sudah dikeringkan dan diikat jadi satu untuk disimpan di lumbung hingga panen (Madura) (8) |
| GELAMBIR | Kulit (daging) yang menggelepai pada leher lembu, orang tua, dan sebagainya; pial ayam; gelabir; jumbil; dambir; gelemberan (8) |
| GELANDOT | Bergayut (8) |
| GELAPUNG | Nama tumbuhan (Minangkabau) (8) |
| GELASBIR | Gelas berbentuk silinder dan bergagang untuk menyajikan bir (8) |
| GELEDANG | Tahan dengan tangan (8) |
| GELEDING | Geliat (8) |
| GELEGATA | Penyakit kulit yang menimbulkan rasa sangat gatal (terutama di sela-sela jari kaki); bidur; bintil-bintil pada kulit (badan) karena kena jelatang, ulat bulu, dan sebagainya; kerut-kerut pada kulit (karena kedinginan dan sebagainya); kaligata (8) |
| GELEMBUR | Menggelembur; berkerut-kerut (tentang kulit) (8) |
| GELENDOT | Menggelendot; menyandarkan dirinya; menggayut; bergelendot; bergayut (8) |
| GELENYAR | Menggelenyar; berasa sebagai digigit atau rasa kesemutan (tentang anggota badan) (8) |
| GELEPUNG | Tiruan bunyi seperti benda berat yang jatuh di air (8) |
| GELETING | Berbunyi halus dan nyaring (8) |
| GELIGELI | Ginjal; buah pinggang; tumbuhan rawa (Lesia spinosa) (8) |
| GELIGNIT | Bentuk dinamit yang sangat eksplosif (8) |
| GELIHATI | Merasa hendak tertawa (8) |
| GELIMANG | Kotor; bergelimang; berlumuran lumpur dan sebagainya; mengandung; penuh dengan (kiasan) (8) |
| GELIMBIR | Bergantung menggelepai (seperti pipi orang tua) (8) |
| GELINCIR | Menggelincir; menggelingsir; melincir; meleset (karena licin) (8) |
| GELINJIR | Anak ikan gabus (Melayu Medan) (8) |
| GELINTAR | Menggelintar; berkeliling seperti mencari sesuatu (8) |
| GELINTIN | Bergelintin; lekat; pekat; kental (8) |
| GELINTIR | Gentel; butir (seperti pil atau tablet); penggolong benda untuk orang yang berjumlah tidak tentu (8) |
| GELOMPAR | Menggelompar; melompat (cepat) (8) |
| GELONDOR | Nama jenis jangkrik yang warnanya putih kemerahan (Using) (8) |
| GELONENG | Gong kecil pada gamelan (Jawa) (8) |
| GELONTOR | Menggelontor; mengalirkan air banyak-banyak supaya hanyut; minum banyak-banyak; mengeluarkan uang banyak-banyak (kiasan) (8) |
| GELOSANG | Menggelosang; menggesa-gesakan; memburu-buru (orang bekerja dan sebagainya) supaya lekas selesai (8) |
| GELUMPAI | Bilah bambu tempat menuliskan naskah (Palembang) (8) |
| GELUNGAN | Lingkaran (rotan, kawat, dan sebagainya); keluk; sanggul; gelung; konde (8) |
| GEMADING | Buah mangga yang hampir masak, biasanya berwarna merah kekuningan (Jawa) (8) |
| GEMADUGA | Cara mengukur kedalaman laut dengan gema (8) |
| GEMADUNG | Hampir matang dan berwarna kuning muda (tentang buah-buahan) (Jawa) (8) |
| GEMBERAN | Mengembik terus-menerus (tentang kambing) (Jawa) (8) |
| GEMBLENG | Jadi satu; kumpul menjadi satu; menggembleng; mempersatukan; mengumpulkan menjadi satu; menempa (besi dan sebagainya supaya keras); melatih dan mendidik supaya kuat dan berhati teguh (kiasan) (8) |
| GEMBLONG | Penganan dibuat dari ketan yang dibentuk bulat lonjong, digoreng, dan dilumuri dengan gula; penganan yang dibuat dari singkong kukus, ditumbuk halus diberi garam, diratakan pada daun pisang kemudian digulung, setelah agak dingin dipotong-potong, dimakan dengan kelapa parut (8) |
| GEMBLUNG | Setengah gila; bandel; bodoh (Jawa) (8) |
| GEMBRENG | Canang yang tidak bertombol di tengah-tengah; perkakas makan dan minum yang terbuat dari bahan aluminium (Jawa) (8) |
| GEMBUSAN | Ungkapan yang berlebih-lebihan dalam berlakon; bahasa atau kata yang muluk-muluk; bombas (Sastra) (8) |
| GEMEBYAR | Serba gebyar; gemerlap (8) |
| GEMENTAM | Berdentam-dentam (tentang meriam dan sebagainya) (8) |
| GEMERCAK | Berbunyi seperti bunyi air yang mengalir dari pancuran menimpa batu dan sebagainya (8) |
| GEMERCIK | Berbunyi seperti bunyi air yang jatuh menimpa genangan air dan sebagainya (8) |
| GEMERLAP | Berkilap-kilap; berkilauan (8) |
| GEMERTAK | Berbunyi “kertak, kertak” (8) |
| GEMERTUK | Berbunyi gemeletuk (8) |
| GEMILANG | Bercahaya terang; bagus (baik) sekali (tentang hasil suatu pekerjaan dan sebagainya); cemerlang (kiasan) (8) |
| GEMIRANG | Suka ria; girang (Sastra) (8) |
| GEMOLOGI | Cabang geologi tentang seluk-beluk batu permata (Geografi dan Geologi) (8) |
| GEMPELAN | Sistem upah yang menetapkan pekerja mendapat setengah dari sisa panen padi (Sunda) (8) |
| GEMPRANG | Ikan laut atau payau, berbentuk memanjang, berwarna keperakan, ukuran mencapai panjang 60 cm, berat 140 g, hidup di perairan tropis dengan kedalaman lebih dari 5 m, tersebar di perairan Samudra India, Laut Jawa, dan Laut Cina Timur (Ilisha elongata) (8) |
| GEMPURAN | Hasil menggempur (8) |
| GEMULUNG | Bergulung-gulung (tentang ombak dan sebagainya) (8) |
| GEMUNTUR | Menderu-deru seperti bunyi guruh atau suara ombak besar mengalun menepis pantai; gemuruh (8) |
| GENANGAN | Tempat atau daerah yang berair; hasil menggenangi (8) |
| GENCATAN | Penghentian (8) |
| GENCETAN | Hasil menggencet; impitan (8) |
| GENDAMAN | Hasil (perbuatan, cara, dan sebagainya) menggendam (8) |
| GENERASI | Sekalian orang yang kira-kira sama waktu hidupnya; angkatan; turunan; masa orang-orang satu angkatan hidup (8) |
| GENETIKA | Cabang biologi yang membahas sifat turun-temurun organisme; susunan genetik suatu organisme (8) |
| GENGGANG | Corak bergaris-garis (tentang kain, cita, dan sebagainya); celah; renggang (8) |
| GENGGONG | Alat musik seperti harmonika mulut, terbuat dari bahan bambu, kayu, pelepah enau, atau logam, dilengkapi dengan lidah-lidah getar, dimainkan dengan menarik-narik tali yang dihubungkan dengan lidah-lidah getar pada alat itu dengan mulut sebagai resonator (Musik) (8) |
| GENISTIN | Isoflavon dalam kedelai, merupakan antioksidan dan antiradang yang efektif mengurangi kerusakan akibat sinar matahari dan dapat menghambat enzim yang memicu kerusakan kolagen (Biologi) (8) |
| GENIWARA | Ritual bertapa dengan puasa makanan yang dimasak dengan api (Jawa) (8) |
| GENJOTAN | Pukulan atau tendangan (dengan ayunan badan); serangan hebat (kiasan) (8) |
| GENJRING | Rebana kecil yang dilengkapi dengan kepingan logam bundar pada bingkainya; kencreng (Musik) (8) |
| GENOMIKA | Identifikasi dan ilmu tentang urutan gen dalam DNA organisme (8) |
| GENOSIDA | Pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras (8) |
| GENOTIPE | Ciri-ciri fisik yang tidak tampak dari luar, khususnya yang bersangkutan dengan susunan genetika, sebagai akibat evolusi biologis pada organisme; potensi individu yang diturunkan secara genetis (Psikologi) (8) |
| GENTARAN | Getaran; hasil menggentar (8) |
| GENTELES | Curahan yang terdiri atas butir-butir es tembus cahaya atau bening dengan garis tengah kurang dari 5 mm (8) |
| GENTILIK | Demonim (8) |
| GENTUSAN | Dorongan; bola sundulan kepala (dalam sepak bola) (8) |
| GEODETIS | Yang berkaitan dengan geodesi (8) |
| GEOFAGIA | Tindakan memakan tanah, lempung, atau kapur (8) |
| GEOFILIK | Bersifat lebih tertarik pada tanah (tentang jamur) (Mikologi) (8) |
| GEOFISIS | Berhubungan dengan sifat bumi (8) |
| GEOGNOSI | Pengkajian struktur bumi (Geografi dan Geologi) (8) |
| GEOGRAFI | Ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi (8) |
| GEOKIMIA | Cabang ilmu kimia tentang susunan bumi dan penggolongan unsur-unsur yang terdapat di dalam bumi (8) |
| GEOLOGIS | Berhubungan dengan geologi (8) |
| GEOMANSI | Ilmu meramal berdasarkan pengamatan pada garis-garis atau gambar-gambar (8) |
| GEOMEDIS | Berhubungan dengan analisis lingkungan kependudukan dan kesehatan (8) |
| GEOMETRI | Cabang matematika yang menerangkan sifat-sifat garis, sudut, bidang, dan ruang (Matematika); ilmu ukur (Matematika) (8) |
| GEOSAINS | Ilmu tentang bumi, seperti geologi atau geofisika (8) |
| GEOTERMI | Panas bumi (8) |
| GERABANG | Sobek besar (lebar); berlubang besar (tentang tembok) (8) |
| GERAMANG | Semut merah berkaki panjang (8) |
| GERAMSUT | Cita untuk baju sadariah (rompi) dan sebagainya (8) |
| GERANGAN | Agaknya; kiranya; konon (8) |
| GERANIUM | Tanaman hias, termasuk suku Geraniaceae, sering ditanam di kebun atau di dalam pot, daunnya bergerigi berbentuk ginjal, ada yang bergaris merah tua pada permukaannya, bunganya berwarna merah, merah jambu, atau putih, mudah dikembangbiakkan dengan setek (8) |
| GERANTAK | Entak kuat-kuat; injak kuat-kuat (8) |
| GERANYAM | Menggeranyam; berasa senyar (seperti minum air soda atau siku terantuk meja, lemari, dan sebagainya); bergerak-gerak seperti riak (tentang hawa di tempat yang kepanasan) (8) |
| GERAYANG | Raba-raba; garuk-garuk kepala (8) |
| GEREJAWI | Berkenaan dengan gereja (8) |
| GERENDEL | Pengunci pintu yang dibuat dari logam, digunakan dengan cara menggeserkan (memutar) ke kanan atau ke kiri; bagian kunci (tanpa anak kunci) (8) |
| GERENJET | Gerengseng (8) |
| GERENYAU | Lancang (terutama tentang anak perempuan) (8) |
| GERENYET | Gerak (8) |
| GERENYIT | Gerak; gerenyet (8) |
| GERENYOT | Erot (mulutnya); seringai; kernyih (8) |
| GERETANG | Menggeretang; bersikap hendak menyerang (8) |
| GERGERAN | Tertawa terbahak-bahak; tertawa terpingkal-pingkal; tertawa berulang-ulang (8) |
| GERINDIN | Menggigil (tentang penyakit kuda) (Minangkabau) (8) |
| GERINJAL | Ginjal (8) |
| GERINJAM | Batu asahan untuk menghaluskan gigi; barang yang dipakai untuk membersihkan lubang telinga dan sebagainya; pencungkil (8) |
| GERINYAU | Menggerinyau; berasa gatal-gatal (8) |
| GERISING | Mengerot-erotkan muka (karena kesakitan dan sebagainya) (8) |
| GERMINAL | Berkenaan dengan sel reproduksi; berkenaan dengan tingkat permulaan perkembangan (8) |
| GEROBYAK | Tiruan bunyi bilik bambu dan sebagainya roboh (Jawa) (8) |
| GEROHONG | Lubang besar (pada pohon); gerohok (8) |
| GEROMBOL | Kelompok (8) |
| GEROMPAL | Menjadi satu dan kusut (Melayu Medan) (8) |
| GEROMPOK | Kepung (8) |
| GERONIMO | Pemimpin suku Indian Apache yang terkenal (8) |
| GERONJAL | Jalanan tidak rata atau berkerikil (8) |
| GERONTOL | Penganan dari biji jagung yang sudah dilepas dari tongkolnya, direbus, dimakan dengan kelapa parut atau gula (8) |
| GERONYOT | Berdenyut-denyut (tentang urat daging dan sebagainya) (8) |
| GEROPYOK | Sergap (8) |
| GEROWONG | Berongga di dalam (tentang kayu dan sebagainya) (8) |
| GERTAKAN | Perbuatan menggertak; gertak (8) |
| GERUNDEL | Gerutu (8) |
| GERUNYAM | Gunyam; gumam; menggerunyam; berkata-kata dalam hati (8) |
| GESTASIO | Keracunan dalam keadaan hamil (8) |
| GESTOSIS | Kelainan dalam kehamilan yang belum diketahui penyebabnya, ditandai dengan peningkatan tekanan darah melebihi 140/90 mmHg, kenaikan kadar protein di dalam urine melebihi 500 mg per 24 jam, pembengkakan abnormal pada beberapa bagian tubuh, dan kenaikan berat badan yang tidak terkontrol; keracunan kehamilan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| GHARDAIA | Kota di Aljazair (8) |
| GHAZIPUR | Kota di India (8) |
| GHOSTING | Bahasa gaul (media sosial), menghilang begitu saja tanpa memberitahukan kejelasannya (8) |
| GIALGIAL | Bergerak-gerak kegelian; gial-giul (8) |
| GIALGIUL | Bergerak-gerak kegelian; gial-gial (8) |
| GIATPAGI | Keberkalaan proses yang terjadi pada pagi hari (Biologi) (8) |
| GIGABITA | Ukuran kapasitas memori dalam komputer digital 1.073.741.824 bita (8) |
| GIGANTIK | Berukuran sangat besar; berukuran raksasa; gigantis (8) |
| GIGANTIS | Berukuran sangat besar; berukuran raksasa; gigantik (8) |
| GIGAWATT | Satuan ukuran daya listrik 109 watt (8) |
| GIGILAUT | Batas air laut pada waktu pasang naik (kiasan) (8) |
| GIGIMATI | Kondisi yang terjadi jika jaringan saraf yang terdapat di dalam gigi mati; gigi busuk; gigi nonvitral (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| GIGISERI | Gigi pengiris (8) |
| GIGISUSU | Gigi sementara pada manusia atau hewan mamalia muda yang nanti akan tanggal dan diganti oleh gigi tetap (disebut gigi susu karena warnanya putih seperti susu) (8) |
| GILABABI | Penyakit ayan; epilepsi (8) |
| GILABOLA | Sangat suka dengan segala hal tentang sepak bola (8) |
| GILAUANG | Terlalu mengejar-ngejar kekayaan; mata duitan; gila harta (8) |
| GILIGILI | Tambak; tanggul; pematang; tempat yang ditinggikan di tepi jalan untuk pejalan kaki; trotoar (8) |
| GILINGAN | Alat untuk menggiling; penggiling; hasil menggiling (8) |
| GIMCHEON | Kota di Korea Selatan (8) |
| GIMVIDEO | Gim (biasanya elektronik) yang dilakukan dengan mengontrol permainan melalui gambar pada layar (8) |
| GINESIUM | Organ reproduksi pada tumbuhan (8) |
| GINGGUNG | Alat musik seperti harmonika yang terbuat dari logam dilengkapi dengan lidah-lidah getar, dimainkan dengan menarik lidah-lidah getar itu dengan mulut sebagai resonatornya (Basemah) (8) |
| GINJERAN | Tumbuhan tahunan yang tumbuhnya tegak, bentuk batangnya segi empat, bagian tengah berongga, daun bagian atas hampir tidak bertangkai, bentuknya memanjang dan runcing, bunganya muncul dari ketiak daun, ada yang berwarna putih dan ada pula yang merah muda (Leonurus sibiricus) (8) |
| GINTIRAN | Putaran atau antihan pada benang, biasanya satu helai benang terdiri atas beberapa helai benang atau filamen yang kemudian digintir membentuk sehelai benang (8) |
| GIRILAYA | Bukit yang menjadi tempat pemakaman (Sanskerta) (8) |
| GIRONDIN | Pengikut partai revolusioner dalam Revolusi Prancis 1789 (ungkapan/Prancis) (8) |
| GIROSKOP | Alat berupa cakram yang sumbunya berputar antara dua penopang dan tetap dalam posisinya apabila tidak ada pengaruh kekuatan dari luar; alat pengendali pada roket (8) |
| GIROSTAT | Giroskop yang dipasang pada kotak yang tegar (8) |
| GITAPATI | Orang (biasanya gadis) yang memimpin drumben; mayoret (8) |
| GITAPUJA | Sajak lirik yang dinyanyikan untuk memuliakan Tuhan atau sesuatu yang dimuliakan seperti pahlawan bangsa, cita-cita; himne (Sastra) (8) |
| GITARAMA | Kota di Rwanda (8) |
| GITARBAS | Gitar yang jangkauan nadanya lebih rendah daripada gitar listrik, biasanya memiliki empat senar (Musik) (8) |
| GIZIBAYI | Gizi yang memenuhi kebutuhan anak dari usia lahir sampai satu tahun (8) |
| GLADBECK | Kota di Jerman (8) |
| GLAMPING | Aktivitas berkemah di ruang terbuka yang menggunakan peralatan dan perlengkapan yang nyaman seperti hotel, tidak seperti berkemah pada umumnya; kemah glamor (8) |
| GLANDULA | Alat tubuh yang menghasilkan getah atau sekret (tertentu); kelenjar (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| GLANGGEM | Penganan goreng, dibuat dari tape ketela yang dibentuk bulat-bulat, dilapisi dengan adonan tepung (Jawa) (8) |
| GLASNOST | Kebijakan yang diambil oleh presiden Rusia Michael Gorbachev pada tahun 1980-an yang meliputi keterbukaan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya (Rusia) (8) |
| GLAUKOMA | Bular hijau pada mata karena tekanan di dalam mata bertambah tinggi akibat cairan bening kornea dan lensa mata tertahan (8) |
| GLEGEKAN | Beserdawa; mengeluarkan serdawa (8) |
| GLENDORA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| GLIKEMIA | Kadar glukosa yang terdapat dalam darah, dapat berupa hipoglikemia atau hiperglikemia (8) |
| GLIKEMIK | Zat karbohidrat dalam gula darah (8) |
| GLIKOFIT | Tanaman yang tidak dapat tumbuh baik karena desakan osmotik larutan tanah yang meningkat (Ilmu Tanah) (8) |
| GLIKOGEN | Tepung putih manis yang menjadi tempat menyimpan karbohidrat, terutama dalam hati (Kimia) (8) |
| GLISEROL | Cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dengan air dan alkohol yang diperoleh dari lemak hewani atau nabati atau dari fermentasi glukosa, digunakan sebagai bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau (8) |
| GLISININ | Protein utama pada kedelai (8) |
| GLISOFAT | Herbisida yang digunakan untuk membunuh gulma yang bersaing dengan tanaman komersial (Kimia) (8) |
| GLOBULIN | Protein sederhana yang menggumpal karena panas, tidak larut dalam air, tetapi larut dalam cairan garam, dan sering terdapat dalam pelbagai jaringan binatang dan tanaman (Kimia) (8) |
| GLOGOVAC | Kota di Kosovo (8) |
| GLOSITIS | Peradangan lidah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| GLUKAGON | Hormon yang digetahkan oleh pankreas yang menyebabkan kenaikan gula di dalam darah karena kenaikan jumlah pemecahan glikogen hati (8) |
| GLUKONAT | Garam, ester, atau bentuk anion dari asam glukonat (8) |
| GLUKOSAN | Kompleks molekul (kanji, selulosa, dan glikogen) (Kimia) (8) |
| GLUSITOL | Pemanis buatan, termasuk pemanis nutritif, diperoleh secara alami dari buah-buahan jenis beri, biasa digunakan sebagai gula diet, pembuatan minuman, dan permen karet bebas gula; sorbitol (8) |
| GLUTAMAT | Garam atau ester dari asam glutamat (Kimia) (8) |
| GLUTAMIN | Asam amino nonesensial yang merupakan bentuk amida dari asam glutamat, biasa digunakan sebagai suplemen oleh atlet angkat besi dan binaragawan (8) |
| GLUTELIN | Protein sederhana, berasal dari tumbuhan, tidak dapat larut dalam air, alkohol, ataupun dalam larutan garam, tetapi larut dalam larutan encer asam ataupun basa (Kimia) (8) |
| GOAKGOAK | Berteriak-teriak keras; berkoar-koar (8) |
| GOALPARA | Kota di India (8) |
| GOCUJANG | Pasta cabai yang terbuat dari bubuk cabai, tepung beras ketan, tepung kedelai yang difermentasi, dan garam yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam masakan Korea (Korea) (8) |
| GODBLESS | Grup band rock Indonesia yang tahun ini berulang tahun ke-48 (8) |
| GOELCUEK | Kota di Turki (8) |
| GOERLITZ | Kota di Jerman (8) |
| GOHUIKAN | Masakan khas Ternate, dibuat dari ikan tuna atau ikan cakalang mentah yang diberi jeruk nipis dan bumbu lainnya (Tata Boga) (8) |
| GOJLOKAN | Hasil (perbuatan) menggojlok (8) |
| GOLBIASA | Gol dari hasil serangan di tengah lapangan (tentang hoki) (Olahraga) (8) |
| GOLONGAN | Puak; tumpukan; kelompok (orang) (8) |
| GOLPERAK | Gol yang dihasilkan pada masa perpanjangan waktu, tetapi pertandingan tetap dilanjutkan hingga perpanjangan waktu berakhir (kiasan/Olahraga) (8) |
| GOMBALAN | Ucapan yang tidak benar, tidak sesuai dengan kenyataan; omongan bohong; rayuan gombal (8) |
| GOMBRANG | Amat longgar atau besar (tentang celana, baju) (8) |
| GONDRONG | Panjang karena lama tidak dipangkas (tentang rambut orang laki-laki) (8) |
| GONGGANG | Geronggang (Cratoxylon cuneatum) (8) |
| GONGGONG | Tiruan bunyi anjing (8) |
| GONGSENG | Goreng tanpa minyak; sangrai (8) |
| GONIDIUM | Badan reproduktif (terdapat pada bakteri tertentu) (Zoologi); sel reproduktif aseksual (Zoologi) (8) |
| GOODYEAR | Kota di Amerika Serikat (8) |
| GOREKAPI | Korek api; kerik api; geretan; keretan; gores api (8) |
| GORENGAN | Penganan yang digoreng; gulai daging atau jeroan yang diberi rempah-rempah, kecap, dan santan; permainan (membawa, menggiring) bola (dalam sepak bola) (Olahraga) (8) |
| GORESAPI | Korek api; kerik api; geretan; keretan; gorek api (8) |
| GOROGORO | Huru-hara; keributan; adegan dalam pertunjukan wayang yang menyajikan lawakan punakawan (Jawa) (8) |
| GOSTIVAR | Kota di Makedonia Utara (8) |
| GOYANGAN | Hasil menggoyang (8) |
| GOYANGSI | Kota di Korea Selatan (8) |
| GRABADAN | Usaha tani kecil; berjualan hasil pertanian di pasar (8) |
| GRAFEMIK | Penyelidikan mengenai tulisan atau huruf dalam sistem aksara (Linguistik) (8) |
| GRAFEMIS | Bersifat (berkaitan dengan) grafem (Linguistik) (8) |
| GRAFETIK | Kajian tentang sifat visual bahasa tertulis (8) |
| GRAFOLOG | Ahli grafologi (8) |
| GRAMOFON | Mesin untuk mereproduksi suara dan musik yang direkam pada piringan hitam; fonograf (8) |
| GRANULAR | Berupa butiran atau partikel kecil (8) |
| GRAVATAI | Kota di Brasil (8) |
| GRAVITON | Zarah yang dideduksikan secara teoretis dan dipostulatkan sebagai catu atau kuantum medan gravitasi, dengan massa rehat dan muatan nol dan spin sebesar 2 (Fisika) (8) |
| GREENBAY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| GRENOBLE | Kota di Prancis (8) |
| GRINTING | Udang kering yang berukuran kecil (Jawa) (8) |
| GROBOGAN | Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah (8) |
| GRONJONG | Keranjang bambu (biasanya diisi dengan batu, untuk memagari tebing sungai) (8) |
| GROSIRAN | Berhubungan dengan grosir; secara grosir; penjualan atau pembelian barang dalam jumlah besar (8) |
| GROSSETO | Kota di Italia (8) |
| GUAGARBA | Kantong peranakan; kandung; rahim; wadah (kiasan) (8) |
| GUALGAIL | Terhuyung-huyung berjalan; tidak serius; kurang memikirkan; kurang pertimbangan (kiasan); goyang akan lepas atau tanggal (8) |
| GUANAMBI | Kota di Brasil (8) |
| GUARENAS | Kota di Venezuela (8) |
| GUAYNABO | Kota di Puerto Riko (8) |
| GUBERNUR | Kepala pemerintahan tingkat provinsi (8) |
| GUBRISAN | Perhatian; hirauan (8) |
| GUDANGAN | Makanan yang terdiri atas sayur-mayur rebus dicampur dengan kelapa parut (8) |
| GUDIVADA | Kota di India (8) |
| GUDUGUDU | Pipa untuk mengisap tembakau; oga; hokah (8) |
| GUERDION | Kereta dorong untuk membawa makanan yang akan dihidangkan di atas meja (8) |
| GULAAREN | Gula dari nira enau (8) |
| GULABATU | Gula yang berbungkal-bungkal keras menyerupai batu (8) |
| GULABUAH | Zat gula yang berasal dari buah (8) |
| GULAGULA | Penganan yang dibuat dari gula; permen; segala yang menyenangkan hati (kiasan); perempuan yang diperlakukan untuk bersenang-senang; gundik (kiasan); pria ataupun wanita yang diperlakukan sebagai suami ataupun istri oleh lawan jenisnya tanpa ikatan perkawinan yang sah menurut adat dan hukum yang berlaku dalam masyarakat (kiasan) (8) |
| GULAJAWA | Gula dari nira nyiur atau aren; gula merah; gula kelapa; gula nyiur (8) |
| GULAMALT | Maltosa (8) |
| GULAMEJA | Gula pasir; sukrosa yang diekstrak dari gula bit atau gula tebu (8) |
| GULAOTAK | Gula sederhana, karbohidrat yang kadang kala terdapat secara alami di dalam susu, otak, dan tumbuhan (Kimia); galaktosa (8) |
| GULARIYA | Kota di Nepal (8) |
| GULASUSU | Zat gula yang terdapat dalam susu; laktosa (8) |
| GULATEBU | Sukrosa yang diperoleh dari tebu (8) |
| GULBARGA | Kota di India (8) |
| GULFPORT | Kota di Amerika Serikat (8) |
| GULIMADU | Guli kedua pada jari tengah (Bali) (8) |
| GULISTON | Kota di Uzbekistan (8) |
| GULUNGAN | Barang yang sudah digulung; hasil menggulung; peranti berbentuk roda yang dapat berputar, biasanya dipakai sebagai tempat menggulung benang, film, dan sebagainya (8) |
| GUMARANG | Belum masak (tentang kelapa) (Melayu Riau) (8) |
| GUMEBRUK | Bergemuruh (Jawa) (8) |
| GUMELANG | Sebutan untuk bulan keenam kehamilan (Sunda) (8) |
| GUMPALAN | Sesuatu yang menggumpal (8) |
| GUNAGUNA | Jampi-jampi (mantra dan sebagainya) untuk menarik hati orang; pekasih (8) |
| GUNDALAN | Tali (tongkat dan sebagainya) yang diberi gundal (8) |
| GUNDUKAN | Tumpukan kecil; longgok; kelompok; kumpulan; golongan (8) |
| GUNGGING | Drama tradisional Madura yang menampilkan cerita babad atau sejarah (Madura) (8) |
| GUNGGUNG | Jumlah; sejumlah; sebanyak (8) |
| GUNGSENG | Bola logam kecil bercelah, berisi butir logam yang bergemerencing apabila digerakkan; giring-giring (Madura); rangkaian giring-giring dan genta kecil dipasang di pergelangan kaki tokoh pemain ludruk laki-laki berwatak kasar (Madura) (8) |
| GUNOLUGU | Praktis belaka (8) |
| GUNSEIBU | Keresidenan pada masa Jepang (Jepang) (8) |
| GUNUNGAN | Pahatan lukisan berbentuk gunung (dalam wayang golek atau wayang kulit) untuk mengawali, membatasi antara babak, dan mengakhiri cerita (lakon); bentuk gunung yang dibuat dari makanan dan hasil bumi pada upacara Sekaten di Yogyakarta dan Surakarta (8) |
| GUNUNGES | Dataran atau gumpalan es besar yang lepas dan mengapung di lautan atau terdampar di air dangkal (8) |
| GURANDIL | Penambang emas liar (Sunda) (8) |
| GURIGURI | Tanduk kerbau yang digunakan untuk menyimpan ramuan obat (Batak) (8) |
| GURINDAM | Sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat (8) |
| GURNADUR | Gubernur (8) |
| GURUBAKU | Guru tetap (pada sekolah-sekolah pelatihan guru) (8) |
| GURUKULA | Sistem pendidikan yang dilaksanakan di alam terbuka oleh Rabindranath Tagore (8) |
| GURULAGU | Bunyi sanjak akhir tertentu di setiap baris kalimat tembang macapat; guru suara (Sastra) (8) |
| GUSYAHYA | Panggilan akrab Ketua Umum PBNU yang baru (8) |
| GUWAHATI | Kota di India (8) |
| GYEONGJU | Kota di Korea Selatan (8) |
| HABANERA | Tarian Kuba (Kesenian); musik yang mengiringi tarian Kuba (Kesenian) (8) |
| HABBOUCH | Kota di Lebanon (8) |
| HABENULA | Salah satu struktur koklea (Anatomi) (8) |
| HABIGANJ | Kota di Bangladesh (8) |
| HABLURES | Lempeng es yang terampai dalam air (Hidrometeorologi) (8) |
| HACHIOJI | Kota di Jepang (8) |
| HAICHENG | Kota di Cina (8) |
| HAIDUONG | Kota di Vietnam (8) |
| HAIPHONG | Kota di Vietnam (8) |
| HAJILAUT | Jemaah haji yang melakukan perjalanan dengan kapal laut (8) |
| HAKAFINA | Kawin lari yang dilakukan oleh kedua calon mempelai karena pihak lelaki tidak sanggup membayar mahar sesuai dengan tradisi suku Rana, Maluku (8) |
| HAKASASI | Hak dasar atau pokok (seperti hak hidup dan hak mendapat perlindungan) (8) |
| HAKBEZIT | Hak menguasai suatu benda yang sejak lahir ada padanya hingga seolah-olah benda itu miliknya (Hukum) (8) |
| HAKCIPTA | Hak seseorang atas hasil penemuannya yang dilindungi oleh undang-undang (seperti hak cipta dalam mengarang, menggubah musik) (8) |
| HAKDASAR | Hak yang melekat pada diri manusia sejak lahir (Hukum) (8) |
| HAKGADAI | Hak kreditor atas harta tertentu sebagai jaminan piutangnya (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| HAKIMNET | Penjaga jaring yang meletakkan jarinya di atas jaring untuk mengetahui apakah servis yang dilakukan pemain menyentuh jaring atau tidak (tentang tenis) (Olahraga) (8) |
| HAKJAWAB | Hak untuk memberikan jawaban atau memperbaiki pemberitaan dalam surat kabar yang diberikan kepada pihak yang dirugikan dalam suatu pemberitaan pers (Ilmu Komunikasi) (8) |
| HAKMILIK | Hak untuk menggunakan atau mengambil keuntungan dari suatu benda yang berada dalam kekuasaan tanpa merugikan pihak lain dan dipertahankan terhadap pihak mana pun (8) |
| HAKMODAL | Hak yang tetap menjadi milik pencipta (8) |
| HAKODATE | Kota di Jepang (8) |
| HAKPAKAI | Hak untuk memakai, misalnya hak memakai tanah sesuai dengan ketentuan hukum (8) |
| HAKPATEN | Hak yang diberikan oleh pemerintah kepada seseorang atau perusahaan atas permohonannya untuk menikmati sendiri temuannya serta perlindungan terhadap kemungkinan peniruan oleh pihak lain atas ciptaan atau temuannya itu (8) |
| HAKPILIH | Hak warga negara untuk memilih wakil dan dipilih sebagai wakil dalam lembaga perwakilan rakyat melalui pemilihan umum yang demokratis (8) |
| HAKPURBA | Pertuanan; hak ulayat (Hukum) (8) |
| HAKSUARA | Hak untuk memberikan suara (seperti dalam pemilihan umum); hak pemegang saham untuk mengeluarkan suara dalam rapat umum pemegang saham (8) |
| HAKTOLAK | Hak wartawan untuk menolak memberitahukan sumber berita (8) |
| HAKUSAHA | Erpah; hak temurun (8) |
| HALABJAH | Kota di Irak (8) |
| HALAHALA | Tempat meletakkan perahu saat tidak melaut, terbuat dari dua buah kayu besar menyerupai huruf "Y" yang ditancapkan di tanah: (8) |
| HALAMUAK | Jerawat kecil yang bernanah (8) |
| HALANGAN | Hal yang menjadi sebab tidak terlaksananya suatu rencana (maksud, keinginan) atau terhentinya suatu pekerjaan; kendala; rintangan (8) |
| HALDWANI | Kota di India (8) |
| HALELUYA | Ungkapan untuk menyatakan pujian, rasa syukur, atau rasa sukacita atas anugerah Tuhan (Agama Kristen) (8) |
| HALENTRI | Cara hidup atau tata krama seorang paskibraka (8) |
| HALIHWAL | Berbagai-bagai hal (kejadian, peristiwa, masalah, dan sebagainya) (8) |
| HALMSTAD | Kota di Swedia (8) |
| HALOBION | Organisme yang hidup dalam suatu lingkungan dengan konsentrasi garam yang tinggi, misalnya ubur-ubur (Zoologi) (8) |
| HALOFILI | Organisme yang tidak dapat hidup dalam lingkungan tanpa garam (Zoologi) (8) |
| HALOFOBI | Tumbuhan yang tidak dapat hidup pada tanah yang berkadar garam tinggi (Pertanian) (8) |
| HALOFORM | Senyawa kimia turunan metana yang berisi tiga atom halogen (Kimia) (8) |
| HALOISIT | Tanah liat yang dipakai sebagai bahan tahan panas atau sebagai zat penunjang katalis (Kimia) (8) |
| HAMAKITA | Kota di Jepang (8) |
| HAMBATAN | Halangan; rintangan; kayu penghalang (pengempang jalan dan sebagainya) (8) |
| HAMBURAN | Barang yang dihamburkan; gejala yang menyebabkan kurang teraturnya pembagian besaran itu dalam letak dan arahnya (Fisika); pembelokan energi cahaya dari arah sinar asal oleh zarah halus zat padat, zat cair, atau gas (Fisika) (8) |
| HAMDALAH | Pujian kepada Allah (Arab); lafaz atau ucapan “alhamdulillahi rabbil ālamīn” (Arab) (8) |
| HAMILTON | Kota di Kanada, Selandia Baru, Amerika Serikat, Inggris dan ibu kota Bermuda (8) |
| HAMILTUA | Hamil tujuh bulan ke atas (8) |
| HAMMAMET | Kota di Tunisia (8) |
| HAMPARAN | Sesuatu yang dihamparkan (tikar, permadani, dan sebagainya) (8) |
| HAMPIRAN | Hasil menghampiri; hasil taksiran (Matematika) (8) |
| HANAMAKI | Kota di Jepang (8) |
| HANCHUAN | Kota di Cina (8) |
| HANCURAN | Hasil menghancurkan (8) |
| HANDASAH | Ilmu ukur tanah (8) |
| HANDELAR | Orang yang melakukan usaha di bidang perdagangan; pedagang (8) |
| HANGGASA | Tumbuhan herba yang membentuk rumpun yang tidak rapat, tinggi mencapai 3 m, daun berbentuk jorong, buah berbentuk lonjong, seperti bintang ketika dipotong (Amomum dealbatum) (8) |
| HANGKANG | Berjalan tidak wajar karena terdapat gangguan pada selangkangan (Batak) (8) |
| HANGZHOU | Kota di Cina (8) |
| HANJUANG | Perdu, tinggi hingga 4 m, tergolong tanaman hias, daunnya panjang meruncing lurus atau bergelombang, berwarna hijau, ungu kemerah-merahan, atau sangat merah, akar, daun, dan kulit kayu dapat digunakan sebagai obat; juang-juang, lenjuang; sawang; senjuang; andong (Cordyline fruticosa) (8) |
| HANNOVER | Kota di Jerman (8) |
| HANTAMAN | Hasil menghantam; pukulan (8) |
| HANTARAN | Tenaga yang menyalurkan (Fisika); kesiapan sebuah konduktor menyalurkan arus listrik (Fisika); daya tahan listrik timbal balik (Fisika); barang pemberian sebagai tanda hormat, bakti, dan sebagainya (8) |
| HANTUAIR | Hantu yang terdapat di air (sungai, danau, dan sebagainya) (8) |
| HANTUAPI | Hantu suluh (8) |
| HANYUTAN | Sesuatu yang terhanyut; yang terbawa; keadaan terbawa (Olahraga) (8) |
| HANZHONG | Kota di Cina (8) |
| HAPESONG | Pohon, tinggi hingga 40 m, kayunya tidak awet, digunakan untuk membuat batang korek api, kulit kayu digunakan sebagai tuba ikan, buahnya mengandung biji yang memabukkan; tempayang; kepayang; pucung; simaung (Pangium edule) (8) |
| HARAKIRI | Bentuk bunuh diri yang seremonial di Jepang, yang dilakukan dengan menyobek perut dengan pedang pendek (8) |
| HARANGAN | Wilayah hutan di daerah perbukitan yang menjadi sumber air warga (Batak) (8) |
| HARDIKAN | Kata-kata yang keras tajam untuk menghardik; bentakan (8) |
| HARGANAS | Hari keluarga nasional (akronim) (8) |
| HARGAPAS | Harga yang tidak dapat ditawar lagi; harga mati (8) |
| HARGEISA | Ibu kota Somaliland (8) |
| HARIAYAH | Hari yang ditetapkan untuk menghormati para ayah, secara internasional dirayakan setiap hari Minggu ketiga di bulan Juni dan secara nasional setiap tanggal 12 November (8) |
| HARIBAAN | Pangkuan; ribaan (8) |
| HARIDWAR | Kota di India (8) |
| HARIESOK | Masa yang akan datang (8) |
| HARIIBUN | Hari dengan suhu udara minimum 0°C atau lebih rendah daripada itu (8) |
| HARIJADI | Hari kelahiran; saat pertama kali digunakan atau selesai dibuat atau diresmikan (8) |
| HARIRAYA | Hari yang dirayakan untuk memperingati sesuatu yang penting dan sebagainya; hari besar; Idulfitri; Lebaran (8) |
| HARISIAL | Hari nahas (8) |
| HARMATAN | Jenis angin kering serta panas yang mengandung awan debu (8) |
| HARMONIK | Salah satu deret bunyi yang masing-masing merupakan kelipatan bulat dari frekuensi dasar; frekuensi dasar berkaitan dengan nada dasar (Fisika) (8) |
| HARMONIS | Bersangkut paut dengan (mengenai) harmoni; seia sekata (8) |
| HARTATUA | Harta kepunyaan kerabat wanita menurut garis keturunan matrilineal (8) |
| HARTAWAN | Orang yang banyak hartanya; orang kaya (8) |
| HARTFORD | Ibu kota negara bagian Connecticut, Amerika Serikat (8) |
| HARUBIRU | Kerusuhan; keributan; kekacauan; huru-hara (8) |
| HARUHARU | Bambu sepanjang kurang lebih 1,5 meter, diikat di antara dahan pohon cengkih, digunakan sebagai pijakan dan tempat duduk saat memetik buah cengkih (Hitu) (8) |
| HASANPUR | Kota di India (8) |
| HASDALAM | Has dari bagian tengah badan, terdiri atas bagian otot di sekitar bagian tulang belakang, antara bahu dan tulang panggul, biasanya digunakan sebagai bahan membuat steik (Tata Boga) (8) |
| HASILPUR | Kota di Pakistan (8) |
| HASTINGS | Kota di Inggris dan Selandia Baru (8) |
| HATIHATI | Ingat-ingat; hemat-hemat; waspada (8) |
| HATUPELE | Pagar kebun yang terbuat dari susunan batu, berfungsi untuk melindungi kebun dari binatang liar (Hitu) (8) |
| HAUKALAH | Permohonan perlindungan kepada Allah Swt. karena ketidakberdayaan (Arab); ucapan la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil-’azim’ (Arab) (8) |
| HAUSAKAN | Sangat ingin (akan) (kiasan) (8) |
| HAWADABA | Gerakan (aliran) udara yang menyatakan bahwa ada sesuatu yang bergerak; bau suatu benda yang dibawa oleh udara (8) |
| HAWSHISA | Kota di Mesir (9) |
| HEGEMONI | Pengaruh kepemimpinan, dominasi, kekuasaan, dan sebagainya suatu negara atas negara lain (atau negara bagian) (8) |
| HEILBRON | Kota di Afrika Selatan (8) |
| HELEKTIT | Stalaktit berbentuk seperti bunga karang terbalik (Geografi dan Geologi) (8) |
| HELSINKI | Ibu kota Finlandia (8) |
| HEMATITE | Batu merah (karena banyak mengandung zat besi) yang ditumbuk untuk ditaburkan di atas kuburan pada masa mesolitikum (Arkeologi) (8) |
| HEMATURI | Adanya darah atau sel darah dalam urine (8) |
| HEMIFILI | Sifat bunga yang pengadaptasian dengan penyerbuknya kurang sempurna untuk dimanfaatkan oleh penyerbuk yang agak mengkhusus (Botani) (8) |
| HEMISFER | Belahan bumi (bagian utara dan selatan) menurut garis khatulistiwa (Geografi dan Geologi); belahan otak besar (Anatomi) (8) |
| HEMOGRAM | Daftar catatan dari hasil pemeriksaan darah (8) |
| HEMORAGI | Keluarnya darah dari rongga pembuluh darah; perdarahan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| HEMOROID | Melebarnya pembuluh darah (vena) di daerah dubur; wasir; bawasir (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| HEMPASAN | Hasil menghempas(kan); tempat ombak memecah (di pantai atau di tempat yang dangkal) (8) |
| HENGKANG | Mundur; melarikan diri; angkat kaki; pengkar (8) |
| HENGSHUI | Kota di Cina (8) |
| HENGYANG | Kota di Cina (8) |
| HEPTAGON | Segi banyak bersisi tujuh; segi tujuh (Matematika) (8) |
| HEPTARKI | Sistem pemerintahan dengan tujuh kekuasaan (8) |
| HERALDIK | Ilmu tentang asal-usul, perkembangan, dan/atau makna lambang (seperti lambang kerajaan, negara, kata) (8) |
| HERBALIS | Pengguna, penanam, pengumpul, atau penjual tanaman untuk pengobatan, terutama pengobatan alternatif; orang yang melakukan pengobatan dengan menggunakan herba (8) |
| HERBIVOR | Hewan pemakan tumbuh-tumbuhan (Biologi) (8) |
| HEREFORD | Kota di Inggris (8) |
| HERINGIT | Tali pengikat keranjang yang digantung di kepala, terbuat dari kulit pohon waru (Kur) (8) |
| HERKULES | Rasi bintang besar yang terletak di belahan langit utara, ditemukan pada abad ke-2 (Astronomi) (8) |
| HERMETIS | Kedap sekali hingga tidak dapat kemasukan udara; kedap udara (8) |
| HERMIASI | Hernia (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| HEROISME | Keberanian dalam membela keadilan dan kebenaran; kepahlawanan (8) |
| HERZLIYA | Kota di Israel (8) |
| HESPERIA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| HIBERNAL | Berhubungan dengan atau terjadi pada musim dingin (8) |
| HIBISKUS | Bunga sepatu (8) |
| HIBRIDIS | Bersifat menjadi hibrida (Biologi) (8) |
| HIDANGAN | Sesuatu yang dihidangkan (makanan, minuman, dan sebagainya); sesuatu yang diperlihatkan (diperdengarkan dan sebagainya) (8) |
| HIDROFIT | Tumbuhan yang menjalani seluruh daur hidupnya dalam air, misalnya pohon bakau (8) |
| HIDROFON | Alat untuk mendengarkan suara di dalam air, dipakai untuk keperluan pelayaran dan untuk menentukan arah datang bunyi (8) |
| HIDROGEL | Media tanam yang dapat menggantikan air dan tanah yang bentuknya mirip agar-agar; polimer yang mampu menyerap air hingga 500 kali beratnya sendiri (8) |
| HIDROGEN | Gas tidak berwarna, tidak berbau, tidak ada rasanya, menyesakkan, tetapi tidak bersifat racun; unsur kimia nonlogam dengan nomor atom 1, berlambang H, dan bobot atom 1,0080 u (H2) (8) |
| HIDROKEL | Penimbunan cairan dalam selaput yang membungkus testis, baik salah satu maupun kedua sisi skrotum, sering ditemukan pada bayi baru lahir (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| HIERARKI | Urutan tingkatan atau jenjang jabatan (pangkat kedudukan); organisasi dengan tingkat wewenang dari yang paling bawah sampai yang paling atas; deretan tataran biologis, seperti famili, genus, spesies (Biologi); kumpulan pembesar gereja yang diatur menurut pangkat (Agama Katolik) (8) |
| HIETZING | Kota di Austria (8) |
| HIGHLAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| HIGHPEAK | Kota di Inggris (8) |
| HIGIENIS | Berkenaan dengan atau sesuai dengan ilmu kesehatan; bersih; bebas penyakit (8) |
| HIJAUTUA | Hijau kehitam-hitaman (8) |
| HILAHILA | Adat lama yang ditegakkan golongan tua-tua (8) |
| HIMALAYA | Barisan pegunungan di Asia yang memisahkan anak benua India dari Dataran Tinggi Tibet, memanjang di lima negara, tempat terdapat beberapa puncak gunung tertinggi di dunia (8) |
| HIMENIUM | Spora yang berhubungan dengan lapisan jamur tertentu atau keturunannya (8) |
| HIMPUNAN | Kumpulan; perkumpulan (8) |
| HINABUDI | Kelakuan yang kurang baik (8) |
| HINADINA | Rendah lagi miskin; sangat hina; tak berharga (8) |
| HINALATA | Hina papa; hina dina (8) |
| HINAPAPA | Hina lata; hina dina (8) |
| HINAYANA | Aliran dalam Buddha berupa ajaran untuk melepaskan diri dari beban sengsara dengan tenaga sendiri (8) |
| HINDESAN | Alat pemisah kapas dari bijinya (Sunda) (8) |
| HINDUPUR | Kota di India (8) |
| HINOMARU | Bendera Jepang (Jepang) (8) |
| HINTHADA | Kota di Myanmar (8) |
| HIPERBOL | Ucapan (ungkapan, pernyataan) kiasan yang dibesar-besarkan (berlebih-lebihan), dimaksudkan untuk memperoleh efek tertentu (8) |
| HIPERNIM | Kata yang memiliki makna lebih luas dan meliputi makna dari beberapa kata yang lebih khusus, misalnya hewan adalah hipernim dari kucing, anjing, dan kambing (8) |
| HIPNOSIS | Keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| HIPNOTIK | Berkenaan dengan hipnotis (8) |
| HIPNOTIS | Dalam keadaan hipnosis; berhubungan dengan hipnosis (8) |
| HIPOBLAS | Endoderma embrio (Biologi) (8) |
| HIPODROM | Kandang kuda; tempat pacuan kuda; larian kuda; gedung teater yang dibangun di Inggris tahun 1901 (Kesenian) (8) |
| HIPOFILI | Orang yang sangat menyenangi kuda (Psikologi) (8) |
| HIPOGEUM | Ruang bawah tanah pada bangunan Romawi, pada amfiteater dijadikan sebagai ruang tunggu gladiator sebelum memasuki arena (Arsitektur); ruang makam bawah tanah kuno, berukuran lebih kecil daripada katakomba, memiliki ceruk untuk menyimpan abu hasil kremasi dan rongga untuk menyimpan jenazah, biasanya merupakan makam keluarga (Arsitektur) (8) |
| HIPOGINI | Cara mengatur bagian bunga, apabila benang sari, mahkota, dan kelopak ditempelkan di bawah bakal buah, terjadi bakal buah menumpang (Biologi) (8) |
| HIPOKRIT | Munafik; orang yang suka berpura-pura (8) |
| HIPOKSIA | Keadaan kekurangan oksigen dalam jaringan tubuh, dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem jantung, pembuluh darah, dan sistem pernapasan, terjadi ketika mendaki gunung, berkunjung ke dataran tinggi, dan sebagainya (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| HIPONIMI | Hubungan antarhiponim; kehiponiman (8) |
| HIRAGANA | Salah satu sistem tulisan Jepang yang bercirikan bentuk kursif (8) |
| HIRAKATA | Kota di Jepang (8) |
| HIRIMOTU | Bahasa yang dituturkan di Papua Nugini (8) |
| HIROSAKI | Kota di Jepang (8) |
| HISTERIA | Gangguan pada gerak-gerik jiwa dan rasa dengan gejala luapan emosi yang sering tidak terkendali seperti tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dalam keadaan sedang tidur (Psikologi) (8) |
| HISTERIS | Bersifat histeria (8) |
| HISTORIS | Berkenaan dengan sejarah; bertalian atau ada hubungannya dengan masa lampau; bersejarah (8) |
| HITUNGAN | Pendapatan (hasil) menghitung; soal (bilangan dan sebagainya) yang harus dihitung; perhitungan (8) |
| HIUBERUI | Hiu parang (Pristis cuspidatus) (8) |
| HIUBOTOL | Hiu yang tergolong langka, ukuran tubuhnya kecil dengan panjang tidak lebih dari 1,5 m, mempunyai organ hati yang besar (Centrophorus atromarginatus) (Zoologi) (8) |
| HIUGALEI | Hiu kecil yang hidup di dasar lautan, menggunakan siripnya untuk berjalan di dasar lautan, tubuh belang seperti tokek; hiu berjalan (Hemiscyllium Galei) (8) |
| HODADODA | Sandiwara tradisional Batak Simalungun (8) |
| HODOGRAF | Garis-garis yang menghubungkan ujung-ujung vektor kecepatan angin atas pada ketinggian-ketinggian yang berurutan dalam sistem koordinat kutub (Meteorologi) (8) |
| HODOSKOP | Peranti yang bagian utamanya berupa sebuah mikroskop bersudut lebar, digunakan untuk menyelidiki dan mengamati rajah interferens dan gejala yang berkaitan dengan lempeng hablur yang dipotong secara khusus, digunakan khusus untuk mengukur sudut sumbu; konoskop (Fisika) (8) |
| HOGOHOGO | Penganan kukus dibuat dari ubi kayu yang direndam (Muna) (8) |
| HOHLRAUM | Benda ideal atau penampung yang menyerap semua radiasi yang jatuh atau masuk ke dalamnya tanpa ada yang dipantulkan (8) |
| HOLISTIK | Berhubungan dengan sistem keseluruhan sebagai suatu kesatuan lebih daripada sekadar kumpulan bagian; holistis (8) |
| HOLISTIS | Berhubungan dengan sistem keseluruhan sebagai suatu kesatuan lebih daripada sekadar kumpulan bagian; holistik (8) |
| HOLOGAMI | Persatuan antara individu yang berukuran penuh seperti pada capromonas (Zoologi) (8) |
| HOLOGRAF | Dokumen yang seluruhnya ditulis dengan tangan (8) |
| HOLOGRAM | Gambar berwarna yang mempunyai tiga dimensi pada sehelai kertas sehingga tampak seolah-olah timbul (8) |
| HOLOKRIN | Berkenaan dengan sifat kelenjar yang sekretanya terdiri atas sel-sel yang telah berdegenerasi (8) |
| HOLOTIPE | Spesimen tunggal yang dirancang sebagai tipe suatu spesies atau takson pada saat membuat atau menyusun kelompok (8) |
| HOLOZOIK | Bersifat mengambil makanan dari lingkungan dalam bentuk padat (Biologi) (8) |
| HOMINOID | Menyerupai atau berkenaan dengan manusia (8) |
| HOMOFONI | Hubungan antara homofon (Linguistik) (8) |
| HOMOGAMI | Kecenderungan orang memilih suami atau istri dari kedudukan sosial yang sama (Antropologi); perkawinan antara dua individu yang memiliki fenotipe dan genotipe sama (Biologi) (8) |
| HOMOGENI | Kemiripan organ spesies yang berbeda yang menandakan bahwa nenek moyang mereka sama (8) |
| HOMOGRAF | Kata yang sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya (seperti teras ‘inti kayu’ dan teras /téras/ ‘bagian rumah’) (Linguistik) (8) |
| HOMOGRAM | Salah satu homograf atau lebih yang mempunyai asal-usul berlainan (Linguistik) (8) |
| HOMOLOGI | Asal-usulnya sama sehingga menunjukkan adanya hubungan kekerabatan sekalipun bentuk, susunan, atau fungsinya mungkin berlainan; senyawa yang merupakan deretan yang dibentuk dengan penambahan gugus yang tetap (8) |
| HOMONIMI | Hubungan antara dua kata yang ditulis dan/ atau dilafalkan dengan cara sama, tetapi yang tidak mempunyai makna yang sama; kehomoniman (Linguistik) (8) |
| HOMORGAN | Sama daerah basis artikulasinya (lafal) (Linguistik) (8) |
| HOMOSFER | Lapisan atmosfer mulai dari permukaan bumi sampai ke ketinggian 80 km yang komposisi udaranya hampir tetap (8) |
| HOMOTERM | Keadaan suhu danau yang sama dari permukaan sampai ke dasarnya (8) |
| HONDURAS | Negara yang terletak di Amerika Tengah, beribu kota Tegucigalpa (8) |
| HONGCHON | Kota di Korea Selatan (8) |
| HONGGANG | Kota di Cina (8) |
| HONGQIAO | Kota di Cina (8) |
| HONMACHI | Kota di Jepang (8) |
| HONOLULU | Ibu kota negara bagian Hawaii , Amerika Serikat (8) |
| HONOSFER | Atmosfer yang menjadi tempat molekul oksigen, nitrogen, dan jenis gas lain dekat permukaan bumi berkumpul (Kedirgantaraan) (8) |
| HOOLIGAN | Orang yang kasar (brutal); orang yang melakukan kekerasan (berasal dari nama seorang perusuh Irlandia, Patrick Hooligan) (ungkapan/Inggris) (8) |
| HOPKALIT | Katalis yang digunakan dalam gas pernapasan untuk mengoksidasi karbon monoksida menjadi oksida (Kimia) (8) |
| HORLIVKA | Kota di Ukraina (8) |
| HORMONAL | Berhubungan dengan hormon (Biologi) (8) |
| HOROSKOP | Pengamatan posisi bintang-bintang pada waktu tertentu, seperti pada hari lahir seseorang, dengan tujuan meramalkan masa depannya; peta bintang kelahiran seseorang, yang memperlihatkan posisi bintang-bintang tersebut (8) |
| HOTELIER | Pemilik atau pengelola hotel (Perhotelan) (8) |
| HOUTVRIJ | Tidak mengandung sisa bubur kayu (tentang kertas) (ungkapan/Belanda) (8) |
| HOWITZER | Meriam berlaras panjang dan berdaya tembak tinggi (Kemiliteran) (8) |
| HUAIDIAN | Kota di Cina (8) |
| HUANCAYO | Kota di Peru (8) |
| HUANGMEI | Kota di Cina (8) |
| HUANGSHI | Kota di Cina (8) |
| HUANGYAN | Kota di Cina (8) |
| HUBUNGAN | Keadaan berhubungan; kontak; sangkut paut; ikatan; pertalian (keluarga, persahabatan, dan sebagainya) (8) |
| HUDDINGE | Kota di Swedia (8) |
| HUICHENG | Kota di Cina (8) |
| HUJANABU | Abu yang berjatuhan berlebihan dari udara karena letusan gunung berapi (8) |
| HUKUMTUA | Kepala desa yang dipilih secara langsung, tidak mendapat gaji dari pemerintah, tetapi mendapat hak lain sebagai imbalan (Melayu Manado) (8) |
| HULAHULA | Kelompok kekerabatan pemberi gadis dalam sistem perkawinan adat Batak; tarian penduduk asli di Kepulauan Hawaii (Kesenian) (8) |
| HULUHATI | Lekuk di antara perut dan tulang dada (8) |
| HUMEKTAN | Pelembap (8) |
| HUNABIRU | Udang air tawar endemik Papua, memiliki capit besar seperti kepiting udang selingkuh (Cherax albertisii) (8) |
| HUNGARIA | Negara yang terletak di Eropa Tengah, beribu kota Budapest (8) |
| HUNJAMAN | Hasil menghunjamkan (8) |
| HUOCHENG | Kota di Cina (8) |
| HURAHURA | Senang-senang; gembira ria; pesta pora (8) |
| HURGHADA | Kota di Mesir (8) |
| HURUFVET | Huruf yang dicetak tebal atau berat; huruf tebal (8) |
| HURUHARA | Keributan; kerusuhan; kekacauan (8) |
| HUSHITAI | Kota di Cina (8) |
| HUSNUZAN | Prasangka baik (Arab) (8) |
| HUTANHAK | Hutan yang berada di wilayah yang dibebani hak atas tanah; hutan rakyat (Kehutanan) (8) |
| HUTANTUA | Hutan yang terdapat pada daerah yang beriklim tropis, ditumbuhi pohon berukuran tinggi, daunnya kurang lebat, tumbuhan di bawahnya sering lebat (8) |
| IBARIBAR | Perahu layar kecil tidak bermesin, terbuat dari kayu, bertiang dua atau lebih (8) |
| IBSHAWAY | Kota di Mesir (8) |
| IBUBAPAK | Orang tua; ayah dan ibu (8) |
| IBUPAPAN | Busur (8) |
| IBUPASIR | Pasir yang kasar-kasar (8) |
| IBUSIAGA | Ibu hamil yang siap dengan segala risiko yang timbul baik pada saat proses kehamilan maupun pada saat melahirkan dan masa nifas (8) |
| ICAKICAK | Pura-pura; tidak sebenarnya (8) |
| ICHEONSI | Kota di Korea Selatan (8) |
| ICHIHARA | Kota di Jepang (8) |
| ICIPICIP | Makanan (dalam jumlah kecil) untuk dicoba; mencicip (8) |
| IDABAGUS | Gelar atau kata sapaan kepada laki-laki keturunan Brahmana (8) |
| IDAPPADI | Kota di India (8) |
| IDEEFIXE | Perasaan atau pikiran terus-menerus yang mengganggu; obsesi (ungkapan/Prancis) (8) |
| IDEOGRAF | Lambang atau simbol yang merupakan gambaran pikiran atau angan-angan (8) |
| IDEOGRAM | Tanda grafis yang dipakai untuk menggambarkan bagian ujaran, ada logogram dan piktogram (Linguistik) (8) |
| IDEOLOGI | Kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup; cara berpikir seseorang atau suatu golongan; paham, teori, dan tujuan yang merupakan satu program sosial politik (8) |
| IDIOMORF | Automorf (Fisika) (8) |
| IDIPIDIP | Kekurangan minyak (tentang pelita) (Melayu Medan) (8) |
| IDULADHA | Hari raya haji yang jatuh pada tanggal 10–13 Zulhijah yang disertai dengan penyembelihan hewan kurban (seperti sapi, kambing, atau unta) bagi yang mampu (8) |
| IGARASSU | Kota di Brasil (8) |
| IGAWEKAS | Tulang rusuk pendek (8) |
| IGBOUKWU | Kota di Nigeria (8) |
| IJEBUODE | Kota di Nigeria (8) |
| IKANASAP | Ikan yang dimasak dengan cara diasapi dengan hawa panas (8) |
| IKANASIN | Ikan yang diberi garam dan dikeringkan untuk bahan lauk (8) |
| IKANBATU | Ikan beracun, hidup di batu karang, memiliki jarum beracun dan pandai berkamuflase sebagai batu; ikan lepu batu karang (Zoologi) (8) |
| IKANBEKU | Ikan yang disimpan dalam ruang yang didinginkan sampai beku (8) |
| IKANBUAS | Ikan pemakan ikan yang lain (8) |
| IKANDURI | Ikan air payau yang ukurannya dapat mencapai 60 cm, tubuhnya agak membulat, mempunyai sungut, tidak bersisik, pinggiran duri sirip punggung bagian belakang bergerigi mengarah ke bawah, warnanya keperakan, tersebar di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan; baguk; manyung; gaguk; seludu (Arius spp.) (8) |
| IKANEMAS | Ikan air tawar, dipelihara dalam tambak, berasal dari negeri Cina, kulit atau sisiknya kuning keemasan (Carassius auratus) (8) |
| IKANHIAS | Ikan yang dipelihara untuk hiasan, biasanya dalam akuarium (8) |
| IKANIKAN | Alat untuk mengukur kecepatan jalan kapal, diikat dengan tali, lalu dilepaskan di belakang kapal (Pelayaran) (8) |
| IKANKAYU | Ikan kering yang dibuat dari ikan tuna dan sebagainya yang dilumuri tepung tapioka kemudian dijemur atau diasapi, merupakan makanan khas Aceh; kemamah (8) |
| IKANKELI | Ikan lele yang bersirip tajam (Clarius batrachus) (8) |
| IKANKOKI | Ikan hias yang hidup di air tawar, bermata besar melotot, berkulit keemas-emasan (8) |
| IKANLAGA | Ikan cupang (8) |
| IKANLAUT | Ikan yang hidup di air laut (8) |
| IKANLIDI | Ikan laut (Centriscus scutatus) (8) |
| IKANNILA | Ikan yang bentuknya seperti ikan mujair, tetapi pada badan, ekor, sirip punggung, dan sirip duburnya terdapat garis-garis vertikal, makanannya terdiri atas lumut-lumutan, plankton, dan sisa-sisa organik yang membusuk (Tilapia nilotica) (8) |
| IKANPEDA | Ikan kembung dan sebagainya yang diasinkan; ikan asin (8) |
| IKANTEPI | Betik (8) |
| IKHTIARI | Atas kehendak sendiri; atas kemauan sendiri (8) |
| IKHTILAF | Perbedaan (pendapat, pikiran) (Arab) (8) |
| IKHTILAT | Perbauran antara laki-laki dan perempuan (Arab) (8) |
| IKHTISAR | Pemandangan secara ringkas (yang penting-penting saja); ijmal: ringkasan (8) |
| IKTERIUS | Penyakit kuning akibat kelebihan bilirubin (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| IKTIOLIT | Ikan yang telah punah dan memfosil (Geografi dan Geologi) (8) |
| IKTIOSIS | Kelainan bawaan pada kulit yang mengakibatkan kulit menjadi kering, kasar, dan bersisik (8) |
| IKURIKUR | Tumbuhan keluarga padi-padian, bijinya kecil dan lembut, biasa digunakan sebagai makanan burung; jawawut (Setaria italica) (8) |
| IKUTIKUT | Turut campur; meniru (8) |
| ILAMILAM | Tampak suram (kelam); tidak nyata kelihatan (karena jauh dan sebagainya) (8) |
| ILESILES | Tumbuhan talas, getahnya menyebabkan gatal apabila tersentuh kulit, daunnya sebagai makanan ikan, umbinya untuk disayur; acung; badur (Amorphophallus variabilis) (8) |
| ILLINOIS | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Springfield (8) |
| ILMUALAM | Pengetahuan tentang keadaan alam (8) |
| ILMUALAT | Ilmu nahu dan saraf (8) |
| ILMUBUMI | Geografi (8) |
| ILMUFAAL | Cabang biologi yang berkaitan dengan fungsi dan kegiatan kehidupan atau zat hidup (organ, jaringan, atau sel); fisiologi (8) |
| ILMUGAIB | Pengetahuan tentang segala yang tidak kelihatan (rahasia alam dan sebagainya) (8) |
| ILMUGIZI | Ilmu pengetahuan tentang bagaimana cara memanfaatkan makanan untuk kepentingan kesehatan tubuh manusia pada umumnya (8) |
| ILMUJIWA | Ilmu yang berkaitan dengan proses mental, baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pada perilaku; ilmu pengetahuan tentang gejala dan kegiatan jiwa; psikologi (8) |
| ILMUKIAT | Kepandaian mengobati dan sebagainya dengan jampi-jampi (8) |
| ILMUNAHU | Cabang linguistik tentang susunan kalimat dan bagiannya; ilmu tata kalimat; sintaksis (8) |
| ILMUOBAT | Pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dan sebagainya); farmakologi (8) |
| ILMUSUFI | Pengetahuan yang berkenaan dengan usaha mendekatkan diri kepada Tuhan; ilmu suluk; ilmu salik; tasawuf (8) |
| ILMUUKUR | Pengetahuan tentang mengukur luas bidang (8) |
| ILMUURAI | Ilmu yang melukiskan letak dan hubungan bagian-bagian tubuh manusia, binatang, atau tumbuh-tumbuhan; ilmu tasrih; anatomi (8) |
| ILOPASIA | Penari Dayango yang berpapasan dan dipengaruhi makhluk gaib yang akan memberi pengobatan kepada masyarakat yang sakit (Gorontalo) (8) |
| ILUVIASI | Proses pengendapan bahan tanah yang dipindahkan dari satu horizon ke horizon lain dalam tanah (Ilmu Tanah) (8) |
| IMAJINER | Hanya terdapat dalam angan-angan (bukan yang sebenarnya); khayali (8) |
| IMANENSI | Prinsip pemerian bahasa sebagai sistem yang otonom, lepas dari faktor ekstern, seperti filsafat, sosiologi (8) |
| IMBANGAN | Yang mengimbangi; timbangan; bandingan (8) |
| IMBIBISI | Penyerapan air ke dalam rongga jaringan melalui pori-pori secara pasif, terutama karena daya serap senyawa polisakarida, seperti hemiselulosa, pati, dan selulosa (Biologi) (8) |
| IMIGRASI | Perpindahan penduduk negara lain ke negara tertentu untuk menetap (8) |
| IMITATIF | Bersifat tiruan; mimetik (8) |
| IMITATOR | Orang yang meniru; peniru (8) |
| IMOGOLIT | Mineral aluminosilikat dalam bentuk kristalin sederhana, sebagian besar dijumpai dalam tanah yang berasal dari abu vulkanik atau dalam batu apung yang lapuk (8) |
| IMPEDANS | Nisbah antara beda potensial elektrik pada ujung-ujung suatu komponen dan arus yang melalui komponen tersebut (Fisika); impedansi (8) |
| IMPERFEK | Tidak sempurna (8) |
| IMPERIAL | Mengenai atau berhubungan dengan kekaisaran atau kerajaan (8) |
| IMPERIUM | Kerajaan; kekaisaran (8) |
| IMPETIGO | Penyakit kulit menular karena infeksi bakteri stafilokokus dan streptokokus, ditandai dengan lepuh yang membentuk keropeng kuning kecokelatan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| IMPLANON | Alat kontrasepsi berbentuk susuk yang ditanam di bawah kulit (8) |
| IMPLEMEN | Benda atau alat yang merupakan bagian dari perlengkapan kerja (8) |
| IMPLISIT | Tersimpul di dalamnya (8) |
| IMPLOSIF | Bunyi hambat yang terjadi dengan aliran udara diisap (Linguistik) (8) |
| IMPORTIR | Orang atau serikat dagang (perusahaan) yang memasukkan barang-barang dari luar negeri; pengimpor (8) |
| IMPOSISI | Pengaturan halaman setelah lembaran cetakan dilipat dan dijilid sehingga urutannya tepat (Grafika) (8) |
| IMPRESIF | Dapat memberi atau meninggalkan kesan yang dalam; mengharukan; mengesankan; dapat memengaruhi perbuatan atau tindakan (8) |
| IMPRESUM | Keterangan tentang penerbitan atau pencetakan buku, misalnya nama penerbit, tahun terbit, dan lain-lain (8) |
| IMPULSIF | Bersifat cepat bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati (8) |
| IMSAKIAH | Jadwal yang menetapkan waktu salat, termasuk imsak setiap hari (8) |
| IMUNITAS | Keimunan; kekebalan; keadaan tumbuhan inang yang bebas dari serangan dan kerusakan yang disebabkan oleh penyakit (parasit) (Pertanian) (8) |
| IMUNOGEN | Zat yang mampu memunculkan respons dari sistem kekebalan tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| IMUTIMUT | Manis, mungil, dan menggemaskan (8) |
| INDAYANG | Pelepah nyiur (8) |
| INDEKSES | Angka yang menunjukkan intensitas pembekuan yang mungkin terjadi untuk kondisi meteorologi tertentu (Meteorologi) (8) |
| INDEMODE | Populer (ungkapan/Belanda) (8) |
| INDIKASI | Tanda-tanda yang menarik perhatian; petunjuk (8) |
| INDIVIDU | Orang seorang; pribadi orang (terpisah dari yang lain); organisme yang hidupnya berdiri sendiri, secara fisiologis ia bersifat bebas (tidak mempunyai hubungan organik dengan sesamanya) (Biologi) (8) |
| INDOCINA | Semenanjung di Asia Tenggara yang meliputi Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Semenanjung Melayu yang dipengaruhi oleh budaya India dan Cina (8) |
| INDOLOGI | Ilmu pengetahuan tentang Indonesia; ilmu pengetahuan tentang India (8) |
| INDUKTIF | Bersifat (secara) induksi (8) |
| INDUKTOR | Peranti listrik berbentuk kumparan yang digunakan pada rangkaian listrik (8) |
| INDUSIUM | Lempungan jaringan epidermis yang menutupi sebagian atau seluruh sorus pada paku-pakuan tertentu (Botani) (8) |
| INDUSTRI | Kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, misalnya mesin (8) |
| INFANTIL | Bersifat kekanak-kanakan (Psikologi) (8) |
| INFEKTIF | Dapat menyebabkan infeksi (8) |
| INFERIOR | Bermutu rendah; merasa rendah diri (8) |
| INFERTIL | Tidak (kurang) subur (8) |
| INFIRADI | Berhubungan dengan kesendirian (individu) (8) |
| INFLEKSI | Perubahan bentuk kata (dalam bahasa fleksi) yang menunjukkan berbagai hubungan gramatikal (seperti deklinasi nomina, pronomina, adjektiva, dan konjugasi verba) (Linguistik) (8) |
| INFORMAL | Tidak resmi (8) |
| INFORMAN | Orang yang memberi informasi; orang yang menjadi sumber data dalam penelitian; narasumber; seseorang yang mengumpulkan bahan berita tetapi tidak berpartisipasi dalam proses penulisan (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| INGRESIF | Bunyi yang dihasilkan dengan aliran udara bergerak ke dalam saluran suara, misalnya bunyi ceklik (Linguistik) (8) |
| INGROSSO | Dalam jumlah besar (ungkapan/Latin) (8) |
| INGSUTAN | Hasil mengingsut (8) |
| INHALASI | Proses menghirup udara atau uap lain ke dalam paru-paru (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| INHIBISI | Hambatan bagi otot-otot dalam bekerja (Kedokteran dan Fisiologi); larangan; pencegahan; proses penghambatan fisiologis atau psikologis oleh suatu hal tertentu (Psikologi) (8) |
| INISIASI | Upacara atau ujian yang harus dijalani orang yang akan menjadi anggota suatu perkumpulan, suku, dan sebagainya (8) |
| INJEKTOR | Orang yang menginjeksi; alat penyemprot bahan bakar sebagai penyempurna pembakaran; alat untuk mendorong air ke ketel uap (8) |
| INKLUSIF | Termasuk; terhitung; bersifat inklusi (8) |
| INKUBASI | Masa dari saat penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh (saat penularan) sampai ke saat timbulnya penyakit itu; masa tunas (Kedokteran dan Fisiologi); penetasan telur (dengan pengeraman atau pemanasan buatan) (Biologi) (8) |
| INLANDER | Sebutan ejekan bagi penduduk asli di Indonesia oleh orang Belanda pada masa penjajahan Belanda; pribumi (8) |
| INNATURA | Dalam hasil alam (ungkapan/Latin) (8) |
| INOKULUM | Bahan yang mengandung mikrob untuk dimasukkan ke inang atau media (Biologi) (8) |
| INOSITOL | Faktor pengembang, nutrien esensial pada mikroorganisme dan beberapa hewan, sering diklasifikasikan sebagai vitamin (Kimia); konstituen jaringan tubuh, ada 9 isomer, kristal putih, tak berbau, digunakan dalam obat, gizi, dan sebagai zat antara (C6H6(OH)6.2H2O); turunan karbohidrat, kadang-kadang diklasifikasikan sebagai vitamin (8) |
| INOVATIF | Bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; bersifat pembaruan (kreasi baru) (8) |
| INOVATOR | Orang yang memperkenalkan gagasan, metode, dan sebagainya yang baru (8) |
| INRIJDEN | Uji jalan mesin (baik mesin mobil maupun mesin bukan mobil, seperti mesin jahit) (ungkapan/Belanda); melancarkan sesuatu dengan baik (misalnya mesin kendaraan) dengan menjalankannya secara berhati-hati selama jangka waktu tertentu (ungkapan/Belanda) (8) |
| INSENTIF | Tambahan penghasilan (uang, barang, dan sebagainya) yang diberikan untuk meningkatkan gairah kerja; uang perangsang (8) |
| INSINYUR | Sarjana teknik (sipil, listrik, pertambangan, pertanian, mesin, dan sebagainya) (8) |
| INSOLASI | Jumlah radiasi matahari langsung tiap satuan luas pada bidang mendatar (Meteorologi) (8) |
| INSOLVEN | Tidak memiliki cukup dana untuk melunasi utang (8) |
| INSOMNIA | Keadaan tidak dapat tidur karena gangguan jiwa (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| INSPEKSI | Pemeriksaan dengan saksama; pemeriksaan secara langsung tentang pelaksanaan peraturan, tugas, dan sebagainya; pemeriksaan pasukan dengan cermat untuk mengetahui kesiapan di tempat masing-masing (Kemiliteran); wilayah jabatan inspektur; kantor inspektur (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| INSTANSI | Badan pemerintah umum (seperti jawatan, kantor); tingkatan (pengadilan) (Hukum); tahap (dalam rapat dan sebagainya) (Hukum) (8) |
| INSTITUT | Organisasi, badan, atau perkumpulan yang bertujuan melakukan suatu penyelidikan ilmiah; organisasi, badan, atau perkumpulan yang bertujuan menyelenggarakan usaha pendidikan, kebudayaan, sosial, persahabatan (antarbangsa), rehabilitasi, dan sebagainya (8) |
| INSULASI | Penyekatan atau penghambatan untuk mencegah perpindahan arus listrik, panas, bunyi, dan sebagainya; isolasi (8) |
| INTAGLIO | Cetakan timbul yang terasa kasar apabila diraba pada tulisan nominal (Grafika) (8) |
| INTEGRAL | Mengenai keseluruhannya; meliputi seluruh bagian yang perlu untuk menjadikan lengkap; utuh; bulat; sempurna; tidak terpisahkan; terpadu; bersangkut paut atau berhubungan dengan bilangan bulat (Matematika) (8) |
| INTENSIF | Secara sungguh-sungguh dan terus-menerus dalam mengerjakan sesuatu hingga memperoleh hasil yang optimal (8) |
| INTERCOM | Intercommunication system; alat komunikasi dua arah yang dipakai terbatas (misalnya dalam rumah), menggunakan mikrofon dan alat pengeras suara (kependekan/ungkapan/Inggris) (8) |
| INTERIOR | Bagian dalam gedung (ruang dan sebagainya); tatanan perabot (hiasan dan sebagainya) di dalam ruang dalam gedung dan sebagainya (8) |
| INTERKOM | Sistem peralatan komunikasi antarruang (dalam gedung perkantoran, perusahaan, dan sebagainya) (Ilmu Komunikasi) (8) |
| INTERLUD | Gugus konsonan yang muncul di antara vokal, misalnya mb dalam tumbuh (Linguistik); drama pendek sederhana atau hiburan dramatik (Kesenian) (8) |
| INTERNAL | Menyangkut bagian dalam (tubuh, diri, mobil,dsb); dalam (negeri); sebelah dalam; di kalangan sendiri; dalam lingkungan sendiri (8) |
| INTERNAT | Asrama sekolah; sekolah yang sekaligus menyediakan pondokan bagi pelajarnya (8) |
| INTERNET | Jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisasi di seluruh dunia melalui telepon atau satelit (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| INTERNIR | Menginternir; menempatkan orang atau kelompok orang (tawanan perang, pelarian, dan sebagainya) di suatu tempat tinggal tertentu dan melarangnya meninggalkan tempat tersebut atau berhubungan dengan orang lain; mengasingkan; memenjarakan (8) |
| INTERNIS | Dokter ahli penyakit dalam (8) |
| INTERSEP | Tindakan memotong operan atau umpan lawan (tentang sepak bola) (Olahraga) (8) |
| INTERVAL | Masa antara dua kejadian yang bertalian (dalam drama, pertunjukan, dan sebagainya); perbedaan ketinggian antara dua nada; jangka nada (Musik); jarak yang terletak antara dua nilai yang diketahui (Matematika); jangka waktu untuk istirahat antara dua latihan yang berkaitan Olr (8) |
| INTERVIU | Wawancara (8) |
| INTIATOM | Bagian atom yang hampir semua massa atom itu terpusatkan dan bagian ini mempunyai muatan elektrik yang positif; nukleus atom (Fisika) (8) |
| INTIBEKU | Inti tempat uap airnya dapat berubah menjadi es (Hidrometeorologi) (8) |
| INTIMASI | Keintiman; keakraban (8) |
| INTIPATI | Sari pati (8) |
| INTISARI | Isi atau bagian yang terpenting dari sesuatu; majalan bulanan yang pernah didirikan oleh PK Ojong dan Jakob Oetama (8) |
| INTONASI | Lagu kalimat (Linguistik); ketepatan penyajian tinggi rendah nada (dari seorang penyanyi) (Musik); ketepatan pengucapan dan irama kalimat dalam dialog (dari seorang aktor) (Kesenian) (8) |
| INTORTUS | Awan sirus yang serabut-serabutnya berbentuk lengkungan yang sangat tidak teratur dan sering tampak kusut (Meteorologi) (8) |
| INTRANET | Jaringan komputer dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang hanya dapat digunakan oleh pengguna perusahaan atau organisasi tersebut (8) |
| INTRASEL | Intraseluler (8) |
| INTRIPLO | Dalam salinan rangkap tiga; rangkap tiga (ungkapan/Latin) (8) |
| INTROVER | Bersifat suka memendam rasa dan pikiran sendiri dan tidak mengutarakannya kepada orang lain; bersifat tertutup; struktur yang melekuk ke dalam, seperti struktur hewan bertulang belakang (Zoologi); orang yang minatnya ditujukan kepada yang ada di dalam pikiran dan perasaannya sendiri; orang yang bersikap tertutup (Psikologi) (8) |
| INTUITIF | Bersifat (secara) intuisi, berdasar bisikan (gerak) hati (8) |
| INVENTIF | Pandai mencipta atau merancang (sesuatu yang sebelumnya tidak ada) (8) |
| INVENTOR | Orang yang mencipta atau merancang sesuatu (yang sebelumnya tidak ada); pereka cipta (8) |
| INVESTOR | Penanam uang atau modal; orang yang menanamkan uangnya dalam usaha dengan tujuan mendapatkan keuntungan (8) |
| INVITASI | Undangan; pertandingan kejuaraan yang mengundang pemain luar atau pemain asing (Olahraga) (8) |
| INVOLUSI | Pertumbuhan kembali menjadi bentuk yang lebih sederhana, khususnya tentang protozoa yang tidak berkesempatan tumbuh secara sempurna atau wajar (sebagaimana mestinya), tetapi dapat menjadi normal dalam kondisi yang lebih baik; perubahan bagian tubuh kembali ke ukuran normal (seperti rahim yang kembali mengecil sesudah bersalin) (Kedokteran dan Fisiologi); kemunduran dalam perkembangan (seperti kemunduran alat-alat tubuh karena ketuaan) (Kedokteran dan Fisiologi); kemerosotan(tentang kondisi sesuatu) (Kedokteran dan Fisiologi); krisis perubahan fisik dan psikologis pada usia paruh baya (Psikologi) (8) |
| IOANNINA | Kota di Yunani (8) |
| IODINASI | Proses mencampur atau mereaksikan dengan iodin (Kimia) (8) |
| IODOPSIN | Pigmen visual yang sensitif terhadap cahaya pada sel kerucut di retina (Anatomi) (8) |
| IONISASI | Pengionan (Fisika) (8) |
| IONOGRAM | Grafik yang menggambarkan persentase dari frekuensi radio yang dapat diserap atau dipantulkan oleh lapisan ionosfer (Kedirgantaraan) (8) |
| IONOSFER | Lapisan atmosfer bumi yang tingginya mulai dari 50–1.000 km yang merupakan lapisan yang terdiri atas ion-ion bebas yang dihasilkan oleh radiasi matahari (8) |
| IOWACITY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| IPATINGA | Kota di Brasil (8) |
| IRADIANS | Rapatan radiasi matahari yang masuk ke permukaan bumi (Meteorologi) (8) |
| IRADIASI | Proses yang melibatkan penyinaran dengan gelombang elektromagnetik tertentu (8) |
| IRAHIRAH | Rumusan tetap dalam kepala surat putusan pengadilan (8) |
| IRAPUATO | Kota di Meksiko (8) |
| IRASIRAS | Serupa dengan (8) |
| IRIGATOR | Alat semprot untuk membersihkan luka dan sebagainya (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| IRIPENIS | Hipotesis Sigmund Freud tentang rasa iri pada wanita yang ingin memiliki penis karena merasa kurang atau tidak lengkap seperti laki-laki (Psikologi) (8) |
| IRITATIF | Bersifat mengganggu (8) |
| IRJENPOL | Inspektur jenderal polisi (akronim) (8) |
| IRLANDIA | Negara yang terletak di Eropa Barat Laut, beribu kota Dublin; U2 adalah grup musik yang berasal dari negara ini (8) |
| ISAKISAK | Penyakit sesak napas; asma (8) |
| ISALOBAR | Garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mengalami perubahan tinggi dari bidang isobar yang samadi dalam jangka waktu tertentu (Meteorologi) (8) |
| ISANEMON | Garis yang merupakan tempat kedudukan titik-titik yang memiliki kecepatan angin yang sama (Meteorologi) (8) |
| ISEEKITI | Kota di Nigeria (8) |
| ISENISEN | Aneka gambar yang berfungsi mengisi dan melengkapi motif pada batik, seperti garis dan titik (Jawa) (8) |
| ISENTROP | Garis yang menunjukkan entropi sama atau tetap (Hidrometeorologi) (8) |
| ISERLOHN | Kota di Jerman (8) |
| ISHIKARI | Kota di Jepang (8) |
| ISHIMBAY | Kota di Rusia (8) |
| ISIKAWIN | Maskawin; mahar (8) |
| ISIPERUT | Bagian tubuh yang ada di dalam perut (seperti usus, perut besar); makan; perasaan hati, apa yang terpikirkan di dalam hati (kiasan); makanan; rezeki (8) |
| ISIPULAU | Isi kampung (8) |
| ISIRUMAH | Orang-orang yang tinggal serumah; penghuni rumah (8) |
| ISITOLAK | Berat benaman (Pelayaran) (8) |
| ISIULANG | Mengisi kembali; produk yang digunakan untuk mengisi kembali persediaan bahan dalam suatu wadah yang sudah habis; sesuatu yang disediakan kembali, misalnya minuman di rumah makan (8) |
| ISLAMIAH | Berkenaan dengan agama Islam; bersifat Islam (8) |
| ISLAMPUR | Kota di India (8) |
| ISLANDIA | Negara yang terletak di Atlantik Utara, beribu kota Reykjavik; salah satu negara Nordik; negara dengan kode internet ”is” (8) |
| ISMAILIA | Kota di Mesir (8) |
| ISOBARIK | Mempunyai tekanan sama atau tetap, baik terhadap ruang maupun waktu (Fisika) (8) |
| ISODOSIS | Pemerian lokus titik-titik yang memperoleh dosis sinaran yang sama (Fisika) (8) |
| ISOENZIM | Enzim yang terdapat dalam bentuk struktur yang berbeda, tetapi memiliki sifat-sifat katalistik yang sama (Biologi) (8) |
| ISOGAMET | Sel reproduktif atau gamet yang melakukan pembuahan dengan bentuk dan ukuran yang sama (Zoologi) (8) |
| ISOGONAL | Bersangkut paut atau berhubungan dengan isogon (Matematika) (8) |
| ISOHALIN | Garis pada peta yang menghubungkan tempat atau laut yang mempunyai kadar garam yang sama (Geografi dan Geologi) (8) |
| ISOHIPSE | Garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama tinggi di atas permukaan laut (Geografi dan Geologi) (8) |
| ISOKORIK | Dalam keadaan volume yang sama atau tetap, baik terhadap ruang maupun waktu; isovolumik (Fisika) (8) |
| ISOLATIF | Bersifat isolasi; dalam keadaan terisolasi (8) |
| ISOLATOR | Penyekat atau pengisolasi (tentang arus listrik); bahan atau alat yang mempunyai hambatan elektrik atau panas (bahang) yang sangat tinggi sehingga dapat dipakai untuk menyekat listrik atau panas dari benda lain (Fisika) (8) |
| ISOLEMEN | Isolasi (8) |
| ISONEFEL | Garis pada peta yang menghubungkan tempat yang kadar awannya rata-rata sama pada periode tertentu (Meteorologi) (8) |
| ISOPRENA | Senyawa kimia yang biasa digunakan dalam industri, penyusun berbagai senyawa biologi penting, dapat berbahaya bagi lingkungan, beracun bagi manusia bila terpapar secara berlebihan (Kimia) (8) |
| ISOTONIK | Berhubungan dengan kontraksi dan pemendekan serat otot pada tekanan yang relatif konstan; konsentrasi seimbang antara garam dan mineral yang diformulasikan untuk menggantikan mineral dan cairan yang dikeluarkan tubuh (8) |
| ISSYKKUL | Danau di Kirgistan (8) |
| ISTANBUL | Kota di Turki (8) |
| ISTANGGI | Kemenyan berbau wangi; setanggi (8) |
| ISTIADAT | Adat; kebiasaan (8) |
| ISTIANAH | Permohonan pertolongan kepada Allah Swt. (Agama Islam) (8) |
| ISTIAZAH | Permohonan kepada Allah Swt. untuk mendapat perlindungan dari gangguan setan dan sebagainya (Agama Islam); ucapan auzubillahi minasysyaitanirrajim, saya berlindung kepada Allah Swt. dari godaan setan yang terkutuk (Agama Islam) (8) |
| ISTIBDAD | Tirani (8) |
| ISTIDLAL | Pembuktian (Agama Islam); pencarian rujukan tekstual pada ayat-ayat Al-Qur'an, hadis, atau pendapat ulama (Agama Islam) (8) |
| ISTIDRAJ | Hal atau keadaan luar biasa yang diberikan Allah Swt. kepada orang kafir sebagai ujian sehingga mereka takabur dan lupa diri kepada Tuhan, seperti Firaun dan Karun (Agama Islam) (8) |
| ISTIFHAM | Pemeriksaan; penyelidikan; pertanyaan (Arab) (8) |
| ISTIGFAR | Permohonan ampun kepada Allah Swt. (Agama Islam); ucapan astagfirullahalazīm, saya memohon ampun kepada Allah Swt. Yang Mahaagung (Agama Islam) (8) |
| ISTIHSAN | Pendapat yang berpegang pada kebaikan sesuatu bagi umat manusia sehingga apa yang dipandang baik boleh dikerjakan atau dipedomani (Agama Islam) (8) |
| ISTIJMAR | Membersihkan najis pada bagian dubur dengan menggunakan kertas, tisu, batu, daun, kayu, atau kain (Agama Islam) (8) |
| ISTIKLAL | Kebebasan; kemerdekaan (8) |
| ISTIKMAL | Pemakaian; penyempurnaan; pembulatan (tentang jumlah dan sebagainya) (8) |
| ISTIMEWA | Khas (untuk tujuan dan sebagainya yang tentu); khusus; lain daripada yang lain; luar biasa; terutama; lebih-lebih (8) |
| ISTIMTAK | Bercumbu-cumbuan antara suami dan istri (Arab) (8) |
| ISTINBAT | Penetapan hukum Islam (8) |
| ISTISLAH | Pendapat bahwa sesuatu adalah sahih karena berfaedah, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umum (Agama Islam) (8) |
| ISTISLAM | Penerimaan kepercayaan muslim (8) |
| ISTITAAH | Kemampuan (Arab) (8) |
| ITABORAI | Kota di Brasil (8) |
| ITAITUBA | Kota di Brasil (8) |
| ITANHAEM | Kota di Brasil (8) |
| ITERATIF | Berhubungan dengan iterasi (8) |
| ITERBIUM | Unsur kimia lantanida logam yang sangat langka, menyerupai itrium, dengan nomor atom 70, lambang Yb, dan bobot atom 173,04 u (8) |
| ITIKBALI | Itik yang dikembangkan di Bali, warna bulunya bermacam-macam (putih, hitam, cokelat), kadang-kadang ada yang berjambul; mempunyai produksi telur yang tinggi (8) |
| ITIKLAUT | Burung (liar) yang rupanya seperti itik; belibis (Dendrocygna javanica) (8) |
| ITIKLIAR | Itik yang hidup di sungai, sawah, dan rawa-rawa (termasuk binatang yang dilindungi) (Cairina scutulata) (8) |
| IUDISASI | Menggalakkan penggunaan IUD dalam program keluarga berencana (8) |
| IWATSUKI | Kota di Jepang (8) |
| IZINEDAR | Izin untuk mengedarkan barang atau jasa (8) |
| JABALPUR | Kota di India (8) |
| JABARIAH | Aliran dalam ilmu kalam yang berpandangan bahwa segala yang wujud di alam semesta, termasuk manusia, terikat pada kodrat dan iradat Allah Swt. semata (Agama Islam) (8) |
| JABOATAO | Kota di Brasil (8) |
| JAGABAYA | Kepala keamanan desa (Jawa) (8) |
| JAGABELA | Pengawal pribadi raja pada zaman Diponegoro (Jawa); prajurit pengawas disiplin (Jawa) (8) |
| JAGADHRI | Kota di India (8) |
| JAGAPATI | Pengawal (8) |
| JAGARAGA | Pengawal (8) |
| JAGATRAT | Jagat raya (8) |
| JAGAWANA | Orang yang pekerjaannya menjaga atau mengawasi hutan (8) |
| JAHILIAH | Kebodohan (8) |
| JAHIRIAH | Jahar (8) |
| JAINISME | Aliran keagamaan di India Barat yang tumbuh hampir bersamaan dengan Buddhisme di India Tenggara (477 SM), ajarannya berasaskan penebusan, yaitu membebaskan jiwa dari segala materi dan menebus jiwa dari segala yang mengekangnya (8) |
| JAJAMBRA | Mengambil tangkai padi yang masih ada butir padi sisa panen (Sunda) (8) |
| JALABRIA | Penganan, dibuat dari tepung ketan yang diberi gula dan digoreng (8) |
| JALAINUR | Kota di Cina (8) |
| JALAJALA | Segala apa yang rupanya seperti jala (8) |
| JALANAIR | Sungai, kanal, atau saluran lain yang dapat dilayari sebagai jalan dalam usaha pengangkutan; saluran (pipa dan sebagainya) bagi aliran air (8) |
| JALANGAN | Tempat penggembalaan kerbau (Batak) (8) |
| JALIJALI | Lagu (irama) khas Jakarta (8) |
| JALINGER | Kembang kecipir (Sunda) (8) |
| JALINTIM | Jalur lintas timur (akronim) (8) |
| JAMALPUR | Kota di Bangladesh dan India (8) |
| JAMBAKAN | Hasil menjambak (8) |
| JAMBATAN | Jembatan; titian; pangkalan tempat berlabuh (8) |
| JAMBLANG | Pohon, tingginya hingga 15 m, kayunya jarang digunakan sebagai bahan bangunan, kulit batang dan juga biji buahnya digunakan sebagai obat diabetes, bentuk buahnya bulat panjang, berwarna ungu kemerahan, rasanya agak sepet; duwet; jiwat; jambu keling (Syzygium cumini) (8) |
| JAMBRUNG | Ikan kerong (8) |
| JAMBUAIR | Pohon berukuran kecil, tinggi hingga 7 m, batangnya licin, daunnya besar dan panjang ujungnya, bunganya berwarna cokelat dan besar, ukuran dan warna buahnya bermacam-macam, rasanya pun berbeda-beda, dapat disajikan sebagai buah meja, juga untuk rujak dan asinan (Eugenia aquea); buah jambu air (8) |
| JAMBUBOL | Buah jambu yang dagingnya tebal, warna buah yang masak merah tua, ada yang putih, bijinya besar, tunggal, dan bulat; jambak (Syzygium malaccense) (8) |
| JAMBULAN | Hubungan kekerabatan karena adanya hubungan besan (pada suku Dayak di Kalimantan) (Hukum) (8) |
| JAMJAMAL | Kota di Irak (8) |
| JAMNAGAR | Kota di India (8) |
| JAMOTROT | Kembang lengkuas (Sunda) (8) |
| JAMPIDUM | Jaksa agung muda tindak pidana umum (akronim) (8) |
| JAMUJAWA | Ramuan jamu khas Jawa (8) |
| JAMURAIR | Jamur yang hidup dalam air tawar sebagai saprofit atau parasit pada plankton, ganggang serta tanaman atau binatang air lain (8) |
| JAMURAPI | Jamur parasit yang tergabung dalam jenis Ustilaginales (8) |
| JANAKPUR | Kota di Nepal (8) |
| JANAPADA | Daerah yang terletak di pinggir kota; negeri (8) |
| JANGGUNG | Penari yang sekaligus penghibur; ronggeng (8) |
| JANGILUS | Ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar apabila ditegakkan waktu berenang tampak seperti perahu layar, panjang mencapai 348 cm, berat 100,2 kg, umur mencapai 13 tahun, hidup di perairan subtropis, tersebar di perairan Indo-Pasifik (Istiophorus platypterus) (8) |
| JANGIPUR | Kota di India (8) |
| JANGKANG | Suku Dayak Jongkang; bahasa yang ditutukan oleh suku Dayak Jongkang; lebar antara dua belah kaki; pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah digunakan sebagai obat untuk menghentikan perdarahan pada hidung, bijinya hitam dapat digunakan sebagai obat batuk, mengandung minyak yang biasa digunakan sebagai minyak goreng atau minyak lampu; genderuwo; kelumpang; kepuh (Sterculia foetida); mati; meninggal (Minangkabau); kepiting pantai, bertubuh kecil, berkulit lunak, sering dimasak sebagai lauk (Madura) (8) |
| JANGKRIK | Serangga, biasa hidup di tanah (sawah), berwarna cokelat atau hitam, bersayap 2 pasang, mengeluarkan bunyi “krik, krik”; riang-riang; cengkerik; keridik (Teleogryllus mitratus) (8) |
| JANGKUNG | Tinggi atau panjang (tentang tubuh, badan); berkaki panjang (tentang burung dan sebagainya); tinggi sekali (tentang gedung, bangunan, dan sebagainya); bertingkat (banyak) (8) |
| JANTAHAN | Jitahan (Willughbeia apiculata) (8) |
| JANTURAN | Cerita atau penjelasan yang dituturkan oleh dalang dalam permainan wayang (Jawa) (8) |
| JAPEAYAM | Masakan khas Madura, terbuat dari ayam yang dimasak dengan bumbu rempah-rempah, dicampur adonan tepung terigu dan santan, kemudian dijepit dan dibakar (8) |
| JAPEKROM | Kota di Ghana (8) |
| JARAKTIK | Jarak antarbaris dalam tulisan yang diketik; spasi (8) |
| JARDINIR | Hiasan dari potongan sayuran berbentuk balok dengan panjang 3–4 cm dan ketebalan mencapai 5 mm (Tata Boga) (8) |
| JARIAYAM | Tumbuhan (Trihaganthes wallichiana) (8) |
| JARIJARI | Jari (tangan, kaki); kisi-kisi; terali; sengkang roda yang dipasang di titik pusat roda sampai pada lingkaran; garis lurus dari titik pusat ke keliling bulatan (lingkaran); radius (Matematika) (8) |
| JARILIMA | Nama binatang laut yang rupanya seperti bintang berpenjuru lima (8) |
| JARIMATI | Jari tengah (8) |
| JARINGAN | Barang siratan yang serupa jaring; jala-jala; susunan sel-sel khusus yang sama pada tubuh dan bersatu dalam menjalankan fungsi biologis tertentu; bagan yang menggambarkan tali-temali kegiatan di dalam suatu proyek dan sebagainya (Manajemen); sistem siaran yang terdiri atas sejumlah stasiun radio yang dioperasikan oleh suatu organisasi induk dan yang sering menyiarkan program yang serupa pada waktu yang sama (Komputer dan Teknologi Informasi); sekelompok komputer dan perangkat terkait yang dihubungkan dengan fasilitas komunikasi (Komputer dan Teknologi Informasi); padanan dari network (8) |
| JARINGAU | Tumbuhan tahunan yang umbinya dapat digunakan sebagai obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sebagai bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; deringo; jerangau (Acorus calamus) (8) |
| JARUMJAM | Peranti yang berfungsi sebagai penunjuk waktu pada jam, terbuat dari pelat logam pipih (8) |
| JASABAIK | Harta yang paling tidak permanen serta paling baik, berwujud dalam daftar aktiva (Ekonomi dan Keuangan); nilai terikat pada laba yang dicapai oleh perusahaan karena kesanggupannya untuk menghasilkan pendapatan, misalnya saran-saran dari konsultasi peternakan (8) |
| JASABOGA | Usaha yang melayani pesanan hidangan untuk pesta, pertemuan, dan sebagainya; pemasok hidangan untuk pesta, pertemuan, dan sebagainya (8) |
| JASHUJAN | Jubah (dari plastik dan sebagainya) penahan air hujan (8) |
| JASMERAH | Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (semboyan yang diucapkan oleh Soekarno) (akronim) (8) |
| JASTUTUP | Jas yang lehernya tertutup rapat (8) |
| JATAHAIR | Banyaknya air yang diperlukan untuk memenuhi syarat pengairan lahan per satuan luas (8) |
| JATANRAS | Kejahatan dan kekerasan (akronim) (8) |
| JATARUPA | Emas (Sanskerta) (8) |
| JATIBONG | Kayu jati yang keras dan halus serta berminyak (8) |
| JATIDIRI | Ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dari dalam; spiritualitas (8) |
| JAUHHARI | Lama sebelum waktunya terjadi (8) |
| JAWORZNO | Kota di Polandia (8) |
| JAYAPURA | Kabupaten di Provinsi Papua; ibu kota Provinsi Papua (8) |
| JAYASONG | Prasasti yang berisi putusan pengadilan mengenai sengketa tanah, misalnya prasasti Bendosari dan prasasti Parung di zaman Hayam Wuruk (Arkeologi) (8) |
| JEBLUGAN | Meriam bambu (Jawa) (8) |
| JEJARING | Jaring-jaring; jaringan (komunikasi); sistem komputer terminal dan pangkalan data yang dihubungkan dengan saluran telekomunikasi untuk pertukaran data; jaringan (Komputer dan Teknologi Informasi); hubungan antara individu, kelompok atau institusi untuk mempertukarkan informasi atau mengembangan kontak sosial atau profesional (8) |
| JEJENANG | Orang yang mengawasi; mandor; pembantu; pengapit; ajudan; sebutan atau pangkat kepala daerah di bawah penghulu adat (8) |
| JEJUCITY | Kota di Korea Selatan (8) |
| JELADREN | Adonan (untuk dibuat kue) (8) |
| JELANGAK | Dongak (8) |
| JELANGAT | Orang yang paling aktif dan reaktif dalam suatu kelompok atau forum (Melayu Belitung) (8) |
| JELANTAH | Minyak goreng sisa, bekas dipakai untuk menggoreng (8) |
| JELAPANG | Tempat menyimpan padi; lumbung; rengkiang (8) |
| JELARANG | Mamalia pengerat yang termasuk ke dalam kelompok bajing, bertubuh lebih besar, berekor panjang dengan rambut tebal (Ratufa spp.) (8) |
| JELATANG | Tumbuhan yang daunnya dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit apabila tersentuh (Laportea interrupta); penghasut; pengacau; perusuh; pengganggu keamanan (kiasan) (8) |
| JELEMPAH | Menggeletak di mana-mana; bergelimpangan di mana-mana; terhantar (8) |
| JELENGAR | Diam keheran-heranan; terdiam keheran-heranan; tertegun (karena heran) (8) |
| JELENGUT | Kembang kencur (Sunda) (8) |
| JELIMPAT | Menyimpang dari arahnya (tentang jalan) (8) |
| JELOTONG | Jelutung (8) |
| JELUTUNG | Nama berbagai macam pohon, kayunya menghasilkan getah (Dyera); getah jelutung (8) |
| JEMARING | Jaring-jaring (8) |
| JEMBATAN | Jalan (dari bambu, kayu, beton, dan sebagainya) yang direntangkan di atas sungai (jurang, tepi pangkalan, dan sebagainya); titian besar; perantara; penghubung (kiasan); peranti yang menghubungkan dua jaringan area lokal, jaringan itu menggunakan protokol yang sama atau tidak, dan memungkinkan informasi mengalir di antara jaringan tersebut (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| JEMBIRIT | Pohon dengan tinggi mencapai 13 m, diameter 10−40 cm, berdaun rindang, bunganya banyak berwarna putih, tersusun dalam malai yang bercabang seperti garpu, ketika buah pecah berwarna merah dan beracun (Tabernaemontana sphaerocarpa) (8) |
| JEMBRANA | Kabupaten di Provinsi Bali (8) |
| JEMPALIT | Jatuh jungkir balik; terguling berbalik-balik (8) |
| JEMPOLAN | Sangat hebat; bagus sekali (8) |
| JEMPUTAN | Undangan; ajakan; peminangan kepada orang laki-laki untuk dijadikan menantu (Minangkabau); kendaraan yang dipakai menjemput (Minangkabau); tindak menjemput (Minangkabau) (8) |
| JENANGAN | Hasil menjenang(i) (8) |
| JENANGAU | Belalang yang berbau busuk, berwarna hijau kecokelat-cokelatan (di Jawa biasa disebut walang sangit); cenangau; pianggang (Leptocoriza varicornis) (8) |
| JENDELAN | Hasil pengentalan; aglutinat (8) |
| JENDERAL | Kelompok pangkat perwira tinggi dalam angkatan darat yang meliputi jenderal besar TNI, jenderal TNI, letnan jenderal TNI, mayor jenderal TNI, dan brigadir jenderal TNI; kelompok pangkat perwira tinggi dalam kepolisian yang meliputi jenderal polisi, komisaris jenderal polisi, inspektur jenderal polisi, dan brigadir jenderal polisi; pangkat perwira tinggi dalam angkatan darat, sepadan dengan laksamana TNI dalam angkatan laut atau marsekal TNI dalam angkatan udara (tanda pangkatnya empat bintang emas yang ditempatkan di bahu baju); orang yang paling berpengaruh (menentukan dan sebagainya) dalam organisasi; bersifat keseluruhan (8) |
| JENDOUBA | Kota di Tunisia (8) |
| JENDRANG | Batang padi di sawah yang masih panjang setelah dipotong tangkainya (Aceh) (8) |
| JENGEKAN | Ejekan; olok-olok (8) |
| JENGGALA | Hutan; rimba (8) |
| JENGKANG | Mengangkat kaki sebelah; terjengkang; jatuh telentang; mati; mampus (8) |
| JENGKENG | Berjengkeng; berjalan dengan ujung jari kaki; berjengket; berjongkok dengan tumit terangkat (8) |
| JENGKING | Tungging; membungkuk dengan kepala ke bawah dan pantat terangkat ke atas (tentang perahu, kapal, dan sebagainya); terjungkir (bagian depan ke bawah dan bagian belakang terangkat ke atas); menukik lurus ke bawah (tentang pesawat terbang dan sebagainya) (8) |
| JENGLONG | Alat musik (dari Jawa Barat) berupa beberapa pencar bonang yang disusun secara bergantung atau berderet, membentuk tapal kuda, jumlahnya sebanyak nada-nada satu oktaf, digunakan dengan gamelan degung (Musik) (8) |
| JENTIKAN | Cubitan; sentilan; teguran; kritikan halus (kiasan) (8) |
| JENTRENG | Kecapi berdawai tujuh (Sunda) (8) |
| JEONGEUP | Kota di Korea Selatan (8) |
| JEPAJEPA | Penganan khas Desa Karey, dibuat dari sagu basah yang disangrai dalam kuali sampai masak dan diberi gula merah atau gula pasir, rasanya manis, biasanya disajikan dengan teh atau kopi (Tata Boga/Karey) (8) |
| JEPRETAN | Alat untuk menjepret atau melantingkan sesuatu; pelanting karet; perangkap (untuk menangkap tikus dan sebagainya); hasil menjepret; yang dijepret (8) |
| JERAMBAH | Lantai yang agak tinggi yang bersambung dengan rumah, tetapi tidak beratap (tempat mencuci piring, menjemur pakaian, dan sebagainya) (8) |
| JERAMBAI | Benda yang berjuntai seperti benang, rambut yang sama panjang dan diikat di ujungnya; jumbai; jerumbai; jerabai; rambu; rumbai; gombyok (8) |
| JERANGAN | Hasil menjerang; periuk; panci (8) |
| JERANGAU | Tumbuhan tahunan yang umbinya dapat digunakan sebagai obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sebagai bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; jaringau; deringo (Acorus calamus) (8) |
| JEREJERE | Jalan dengan petentengan (Wolio) (8) |
| JEREMBAP | Terjerembap; jatuh tertelungkup (bertiarap) (8) |
| JEREMBAT | Terjerembat; tersangkut kaki pada sesuatu; tersandung kaki sehingga jatuh dan sebagainya; tergelincir di pinggir sesuatu (8) |
| JEREMBUN | Terjerembun; kelihatan atau tampak muncul dengan tiba-tiba (tentang sesuatu yang besar seperti kapal) (8) |
| JEREMPAK | Berjerempak; bertemu dengan tiba-tiba (tidak diduga sebelumnya); berhadapan dengan tiba-tiba (8) |
| JERINGAU | Tumbuhan tahunan yang umbinya dapat digunakan sebagai obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sebagai bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; jerangau (Acorus calamus) (8) |
| JERUBUNG | Penutup muatan pada perahu (dibuat dari tikar, kajang, kain mota, dan sebagainya) (Pelayaran) (8) |
| JERUKKIT | Perdu yang tingginya mencapai 2 m, ditanam sebagai pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; limau kiah (Trihapsia aurantiola); jeruk kingkit (8) |
| JERUMBAI | Benda yang berjuntai seperti benang, rambut yang sama panjang dan diikat di ujungnya; jumbai; jerambai; jerabai; rambu; rumbai; gombyok (8) |
| JHALAWAR | Kota di India (8) |
| JHARGRAM | Kota di India (8) |
| JIANGKOU | Kota di Cina (8) |
| JIANGMEN | Kota di Cina (8) |
| JIANGYAN | Kota di Cina (8) |
| JIANGYIN | Kota di Cina (8) |
| JIANGYOU | Kota di Cina (8) |
| JIAOZHOU | Kota di Cina (8) |
| JIHANDAK | Penjinak bahan peledak (akronim) (8) |
| JILABULO | Masakan khas Gorontalo terbuat dari irisan daging atau jeroan ayam dibumbui bawang merah, bawang putih, jahe, dan lada dicampur sagu dan santan, setelah dimasak dibungkus daun pisang dan dikukus (8) |
| JIMPITAN | Hasil menjimpit; jumputan; sumbangan berupa beras sejimpit yang dikumpulkan secara beramai-ramai (8) |
| JINCHANG | Kota di Cina (8) |
| JINCHENG | Kota di Cina (8) |
| JINGHONG | Kota di Cina (8) |
| JINGJING | Burung dari keluarga Campephagidae yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan burung kapasan, sepah, dan kepodang sungu, mirip dengan burung cendet tetapi sifat dan karakternya seperti kelompok burung sikatan, berhabitat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali (Hemipus) (Sunda) (8) |
| JINGKANG | Menendang ke atas (Melayu Riau) (8) |
| JINGKRAK | Berjingkrak; melonjak-lonjak atau melompat-lompat (karena girang hati dan sebagainya) (8) |
| JINGLING | Kota di Cina (8) |
| JINGZHOU | Kota di Cina (8) |
| JINOTEGA | Kota di Nikaragua (8) |
| JINPAHIT | Kopi pahit (kental dan tidak bergula) (8) |
| JIPARANA | Kota di Brasil (8) |
| JIPLAKAN | Hasil menjiplak; salinan; tiruan (8) |
| JIUJIANG | Kota di Cina (8) |
| JIUTEPEC | Kota di Meksiko (8) |
| JIWARAGA | Jiwa dan badan (8) |
| JOEBIDEN | Nama Presiden Amerika Serikat masa jabatan 2021-2025 (8) |
| JOJORONG | Penganan yang terbuat dari tepung kanji, tepung beras, dan gula merah, berbentuk bulat, diwadahi dengan daun pisang, biasanya disajikan pada acara sunatan atau pernikahan (8) |
| JOLIJOLI | Perahu kecil; sampan (8) |
| JOLOPONG | Rumah dengan atap berbentuk pelana (Sunda) (8) |
| JOMPLANG | Tidak seimbang; berat sebelah (8) |
| JONGKANG | Menjongkang (8) |
| JONGKONG | Sampan (perahu) yang dibuat dari sebatang kayu utuh yang besar (bagian tengahnya dilubangi untuk ruang perahu) digerakkan dengan dayung (8) |
| JORJORAN | Bertindak unggul-mengungguli (lebih banyak bersifat negatif) (Jawa) (8) |
| JUAKJUAK | Hamba laki-laki pengiring raja yang menjadi suruhan, pembawa alat-alat upacara, panji-panji kebesaran, dan sebagainya (8) |
| JUALAKAD | Mengalihkan hak milik (misalnya tanah) dengan perjanjian bahwa pemilik yang lama dapat membelinya kembali (8) |
| JUALAKAL | Menjual sesuatu dengan janji boleh ditebus kembali (8) |
| JUALAKSI | Memperagakan diri; menyombongkan diri (8) |
| JUALBELI | Persetujuan saling mengikat antara penjual, yakni pihak yang menyerahkan barang, dan pembeli sebagai pihak yang membayar harga barang yang dijual; menjual dan membeli (8) |
| JUALCALO | Menjual sesuatu (tanah dan sebagainya) dengan hak dapat membelinya kembali; jual dongkelan (8) |
| JUALGIGI | Tertawa keras-keras (8) |
| JUALJAMU | Berjual jamu; jual koyok; membual (kiasan) (8) |
| JUALLALU | Menjual sesuatu (tanah dan sebagainya) untuk selama-lamanya (8) |
| JUALLUAR | Penjual produk atau jasa yang bukan berasal dari perusahaan yang merasakan produk atau jasa tersebut (8) |
| JUALMATA | Melihat ke sana sini (padahal tidak perlu) (8) |
| JUALMELE | Membeli suatu barang untuk kemudian dijual lagi (8) |
| JUALMUKA | Memperagakan diri untuk menarik perhatian atau mencari keuntungan (misalnya mendapat pujian atau hadiah) (8) |
| JUALNAMA | Menggunakan nama orang lain untuk menipu dan sebagainya (8) |
| JUANDIAZ | Kota di Panama (8) |
| JUBILEUM | Ulang tahun yang istimewa, biasanya yang ke-50 (ungkapan/Belanda) (8) |
| JUDIBOLA | Taruhan yang kemenangannya didasarkan pada sebuah pertandingan sepak bola (8) |
| JUIGALPA | Kota di Nikaragua (8) |
| JUKMINUM | Petunjuk administrasi umum (akronim) (8) |
| JULOJULO | Kegiatan pengumpulan uang atau barang yang sama nilainya untuk diundi di antara orang yang mengumpulkannya untuk menentukan siapa yang memperolehnya; arisan (8) |
| JUMANTAN | Zamrud (8) |
| JUMANTIK | Juru pemantau jentik (8) |
| JUMBOJET | Pesawat jet yang besar, dapat mengangkut 300 orang penumpang atau lebih (8) |
| JUMJUMAH | Tengkorak (Arab) (8) |
| JUMLAHAN | Hasil menjumlahkan (8) |
| JUMPALIT | Jungkir balik (8) |
| JUMPUTAN | Uang antaran untuk kemenakan laki-laki tertua dari mempelai wanita (Minangkabau); cara menabung dengan memungut sejumput beras (Jawa); penganan, dibuat dari ketan kukus yang dikeringkan lalu digoreng (Using); cara pembuatan motif pada kain dengan cara mengikat kain kemudian dilakukan pencelupan (8) |
| JUNAGADH | Kota di India (8) |
| JUNGGANG | Jungkang (8) |
| JUNGJANG | Gending dalam wayang kulit atau wayang wong Cirebon untuk mengiringi adegan sedih (Sunda) (8) |
| JUNTRUNG | Juntrungan; pendirian; aturan; asal-usul; ujung pangkal (Melayu Jakarta) (8) |
| JURINGAN | Juring; ulas; pangsa (8) |
| JURNALIS | Orang yang pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita di media massa cetak atau elektronik; wartawan (8) |
| JURUATAK | Orang yang bertugas mengatur pengatakan cerita, artikel, atau gambar pada halaman media cetak (Grafika) (8) |
| JURUBATU | Awak perahu yang kerjanya menduga laut (8) |
| JURUBUKU | Pemegang buku dagang (buku perusahaan) (8) |
| JURUKAKI | Bentara; pesuruh; kacung (8) |
| JURUKIRA | Orang yang pekerjaannya memeriksa (menghitung dan sebagainya) keadaan keuangan dalam buku, buku dagang, dan sebagainya; akuntan (8) |
| JURUMUAT | Petugas kapal yang mengawasi pemuatan dan pembongkaran muatan di kapal dan bertanggung jawab atas keberesan penyerahan muatan (8) |
| JURUMUDA | Pangkat struktural pegawai negeri sipil yang paling rendah, golongan I/a, satu tingkat di bawah juru muda tingkat satu (8) |
| JURUMUDI | Awak kapal yang bertugas melayani kemudi dan pengemudian kapal (8) |
| JURURIAS | Orang yang pekerjaannya merias wajah (wanita, pengantin, dan sebagainya); perias; orang yang tugasnya mengatur pemilihan foto yang tepat, warna yang serasi, dan sebagainya untuk dimuat pada halaman media cetak sehingga kelihatan indah (Ilmu Komunikasi) (8) |
| JURUSITA | Pegawai pengadilan yang bertugas menyita barang-barang (8) |
| JURUTALA | Orang yang pekerjaannya menala piano (Kesenian) (8) |
| JURUUANG | Kasir; pemegang uang; bendahara (8) |
| JURUUKIR | Orang yang pekerjaannya mengukir; pandai ukir; tukang ukir; pengukir (8) |
| JURUULAS | Orang yang mengulas soal-soal politik, dan sebagainya dalam surat kabar; komentator; penulis naskah atau penyiar (radio, televisi) yang memberikan ulasan tentang suatu peristiwa berdasarkan pandangan dan pendapatnya sendiri (8) |
| JUSTFINE | Baik-baik saja (Inggris) (8) |
| JUVENTUS | Klub sepak bola dari Italia bermarkas di kota Turin dengan pertandingan kandang di Allianz Stadium; juara sepak bola Piala Italia 2021 (8) |
| KABARESI | Ksatria; pahlawan; pemberani; berjiwa ksatria (8) |
| KABELLAS | Kabel yang menghubungkan tang las dengan pesawat las yang memberikan arus (8) |
| KABILAHA | Golongan bangsawan bekas pembantu raja-raja dulu di suku Lore (8) |
| KABORBOR | Manusia yang dapat berubah rupa menjadi berwujud setan (Fakfak) (8) |
| KABOTASE | Hak untuk mengoperasikan layanan transportasi laut, udara, atau lainnya dalam wilayah tertentu (8) |
| KABUKABU | Randu (Ceiba pentandra); segala sesuatu yang rupanya seperti buah randu (8) |
| KABUTUAP | Kabut yang kejenuhannya disebabkan oleh udara yang dingin dan mantap melewati permukaan air yang panas sehingga mengalami penguapan cepat; kabut yang terbentuk apabila air masuk ke dalam udara yang suhunya jauh lebih rendah daripada suhu sumber uap air itu (Hidrometeorologi) (8) |
| KACAHIAS | Kaca muka (cermin) untuk berhias (8) |
| KACAMATA | Lensa tipis untuk mata guna menormalkan dan mempertajam penglihatan (ada yang berangka dan ada yang tidak); sepasang kaca yang berangka, berfungsi sebagai pelindung lensa mata; pandangan seseorang terhadap suatu hal yang ditinjau dari sudut (segi) tertentu; sudut pandang (kiasan) (8) |
| KACAMUKA | Kaca bening yang salah satu mukanya dicat dengan (air) raksa dan sebagainya sehingga dapat memantulkan bayangan benda yang berada di depannya (8) |
| KACANGAN | Kacang-kacangan; tidak bermutu (tentang barang); murahan (kiasan); amatir (kiasan) (8) |
| KACAPURI | Bagian rumah yang berada di tengah-tengah; induk rumah; pusat istana; pagar rumah berupa tumpukan batu bata; pagar bumi (kiasan/Jawa); pangkal kuku yang berwarna merah muda (Sunda) (8) |
| KACASUSU | Kaca agak buram, terdapat pada bagian belakang kamera, digunakan untuk melihat ketajaman gambar bayangan (8) |
| KACAUABU | Berantakan (8) |
| KADARAIR | Persentase air yang ada pada pulp, kertas, dan karton, ditetapkan dengan cara mengeringkan contoh uji pada suhu antara 100°C–105°C (Grafika); nisbah yang dinyatakan dalam persentase antara air dalam tanah, batuan (jenuh atau tidak jenuh) dan jumlah volume atau bobot percontoh (Geografi dan Geologi) (8) |
| KADARIAH | Aliran dalam ilmu kalam yang berpandangan bahwa manusia mempunyai kekuasaan mutlak atas segala usaha dan perbuatannya, bukan bergantung pada kodrat dan iradat Allah Swt. (8) |
| KADASTER | Badan (pemerintah) pencatat tanah milik yang menentukan letak rumah, luas tanah, serta ukuran batasnya untuk menentukan pajak dan sebagainya (8) |
| KADIRIAH | Aliran tarikat yang didirikan oleh Syekh Abdul Kadir Jaelani (wafat 1166 M) (8) |
| KADISPEN | Kepala dinas penerangan (akronim) (8) |
| KADOKAPI | Burung sejenis kakaktua yang berukuran 46 cm, memiliki paruh merah, ekor panjang, tubuh bagian atas berwarna abu-abu mengilap, dagu dan tenggorok berwarna merah karat, dada berwarna abu-abu dan kuning tua, ujung bulu ekor berwarna putih (Zanclostomus javanicus pallidus) (8) |
| KAEMODAR | Obat tradisional berupa perasan kulit pohon kelor yang dicampur dengan segelas air putih, lalu diminum untuk mengobati sakit kepala (8) |
| KAFELATE | Kopi yang terbuat dari espreso dan susu, biasanya disajikan dalam cangkir kopi (8) |
| KAHUMATA | Bulan kesatu (Sangir) (8) |
| KAILKAIL | Rasa sakit pada tenggorok (ketika menelan); ketulangan (di tenggorok); kepancingan (8) |
| KAINBAJU | Pakaian; baju (8) |
| KAINBAKI | Kain yang ditaruh pada baki, biasanya kain flanel, untuk menjaga agar baki tidak licin dan menyerap cairan atau minuman yang tumpah di atas baki (Tata Boga) (8) |
| KAINCITA | Kain tenun dari kapas dan sebagainya yang berbunga-bunga atau berwarna-warni (biasanya untuk bahan baju dan sebagainya) (8) |
| KAINDRIL | Bahan tenun (katun) yang tebal dan tahan lama (8) |
| KAINEKOR | Kain panjang yang sering digunakan sebagai bagian dari set pembatas, biasanya untuk menutupi sayap panggung (Kesenian) (8) |
| KAINIKAT | Kain yang dibuat dengan teknik tenun ikat (8) |
| KAINKASA | Kain putih yang halus; kain putih yang tenunannya jarang; kawat halus yang dianyam (biasanya untuk penghalang nyamuk dan sebagainya) (8) |
| KAINPEPE | Kain seperti kain dril (8) |
| KAINRAMI | Kain tenun yang kasar (seperti belacu) (8) |
| KAINRAWA | Kain (sutra dan sebagainya) panjang penutup leher (bahu, kepala) atau untuk menari dan sebagai pelengkap kain kebaya; kain pelangi (8) |
| KAINSEPE | Kain seperti kain dril (8) |
| KAINWIRU | Kain panjang yang salah satu sisinya dibuat berlipit-lipit seperti kipas, bagian dari kain tradisional Jawa (8) |
| KAIROUAN | Kota di Tunisia (8) |
| KAJANGAN | Ikan laut (Zenachopterus dispar) (8) |
| KAJILAMA | Perkataan, ajaran, ucapan, dan sebagainya yang dulu sering diutarakan (8) |
| KAKAKTUA | Catut besar, ujungnya menyerupai paruh burung kakaktua, biasanya dipakai untuk mencabut paku yang tertancap dalam-dalam; burung yang didominasi warna putih, abu-abu, atau hitam, berukuran besar, berkepala kecil sampai besar, sebagian besar jambulnya berwarna selain hitam dan putih, kaki berjenis zigodaktil, paruh pendek, tebal, dan sangat bengkok, rahang atas melengkung ke bawah yang berfungsi untuk membantu memanjat, kaki untuk memegang makanan, habitat di hutan dan kebun, pemakan buah dan biji-bijian, persebaran di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Cacatua); ikan laut yang bibirnya tebal, ukurannya mencapai 12,7 cm, hidup di dasar perairan beriklim sedang dengan kedalaman mencapai 20 m, tersebar di perairan Pantai Alaska sampai Pulau Aleutin Barat, dan Oregon, Amerika Serikat (Liparis callyodon) (8) |
| KAKAMEGA | Kota di Kenya (8) |
| KAKANWIL | Kepala kantor wilayah (akronim) (8) |
| KAKEGAWA | Kota di Jepang (8) |
| KAKEKSIA | Pengurusan tubuh tingkat berat yang disebabkan oleh sakit parah; kurus kering (8) |
| KAKERLAK | Kecoak; sebutan khusus (untuk mengolok-olok) bagi bangsa kulit putih (Eropa) (8) |
| KAKIAYAM | Tungkai ayam; cakar ayam; tanpa alas kaki (sepatu dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| KAKILIMA | Lantai diberi atap sebagai penghubung rumah dengan rumah; serambi muka (emper) toko di pinggir jalan (biasanya berukuran lima kaki, biasanya dipakai sebagai tempat berjualan); lantai di tepi jalan (8) |
| KAKIMEJA | Bagian penopang (penyangga) meja, yang menyerupai kaki (8) |
| KAKINADA | Kota di India (8) |
| KAKINAGA | Makanan yang terbuat dari olahan ikan dan udang (kadang menggunakan daging ayam) yang dihaluskan bersama dengan tapioka, sayuran, dan bumbu, kemudian dibentuk lonjong, dibaluri panir, dan ditusuk batang bambu atau serai, dihidangkan dengan cara digoreng (8) |
| KAKITIGA | Penyangga (pada kamera dan sebagainya) yang terdiri atas tiga batang yang dapat dilipat; tripod (8) |
| KAKOFONI | Suara (musik) yang sumbang atau kasar sehingga menyakitkan pendengaran (Musik); rangkaian bunyi yang tidak harmonis yang sengaja digunakan dalam puisi untuk mendapatkan efek artistik atau menarik perhatian pembaca (Sastra) (8) |
| KAKOLOGI | Bahasa yang menyimpang dari norma ucapan atau bahasa yang berlaku (Linguistik) (8) |
| KALAARUM | Anak perempuan yang mempunyai bentuk jengger ayam pada bagian tubuhnya dan dipercaya bersifat cerewet pada suami (Sunda) (8) |
| KALABAHI | Ibu kota Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8) |
| KALADUTA | Pertanda buruk (Sanskerta) (8) |
| KALAKALA | Kantong yang dibuat dari terpal dan diikatkan di bagian belakang sekoci untuk menahan laju sekoci dalam arus; jangkar apung (Pelayaran) (8) |
| KALAKATI | Kacip (8) |
| KALAKIAN | Ketika itu; lalu; kemudian (8) |
| KALALILI | Tumbuhan yang bunganya berbentuk corong berwarna putih dengan putik berwarna kuning cerah (Zantedeschia aethiopica) (8) |
| KALAMARI | Cumi-cumi yang diolah sebagai masakan, biasanya dipotong menjadi berbentuk cincin, dicampur dengan tepung, kemudian digoreng (Tata Boga) (8) |
| KALAMATA | Kota di Yunani (8) |
| KALAMDAN | Tempat pena (kalam) (8) |
| KALAMERO | Yang terakhir dan tidak begitu bagus kualitasnya (tentang buah atau makanan) (Sunda) (8) |
| KALAMPAT | Lubang keluar masuk tikus (Minahasa) (8) |
| KALANDAR | Pendeta yang meminta-minta sedekah; pendeta pengemis; pendeta fakir (8) |
| KALANDER | Proses pelapisan suatu zat agar yang dilapisi menjadi lebih halus dan lebih licin, misalnya kertas (8) |
| KALANGAN | Galangan (kapal, perahu, dan sebagainya); lingkaran; gelanggang; lingkungan; pasar yang beroperasi pada hari-hari tertentu saja (Melayu Jambi) (8) |
| KALAOTOA | Suku bangsa yang mendiami Pulau Kalau, Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| KALAUPUN | Kata penghubung untuk menandai syarat dan pengandaian (8) |
| KALAWANG | Persemaian (Minangkabau) (8) |
| KALAWIJA | Anak-anak cacat (cebol dan sebagainya) yang dipekerjakan di keraton sebagai hamba sahaya (Jawa) (8) |
| KALAYANG | Kereta api layang; moda transportasi antarterminal berbasis kereta yang dikendalikan secara otomatis dan tanpa masinis (akronim/Perhubungan) (8) |
| KALAZION | Benjolan kecil pada kelopak mata; bintitan (8) |
| KALENDER | Daftar hari dan bulan dalam setahun; penanggalan; almanak; takwim; jadwal kegiatan di suatu perguruan atau lembaga (8) |
| KALENGAN | Tersimpan dalam kaleng; terkemas dalam kaleng (tentang makanan, minuman) (8) |
| KALIANDA | Ibu kota Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung (8) |
| KALIGATA | Gelegata (8) |
| KALIGRAF | Orang yang ahli menulis indah (8) |
| KALIGRAM | Desain berupa huruf, kata, atau kalimat yang ditata membentuk pola atau gambar dekoratif (8) |
| KALIMATI | Sungai yang tidak berair lagi (8) |
| KALINGAN | Tersekat oleh barang (benda) yang terdapat di depannya; terhalang; tertutup; terlindung (Jawa) (8) |
| KALIPTRA | Tudung pelindung yang menutup kotak spora pada tumbuhan lumut, cendawan, dan sebagainya; bagian akar yang paling ujung, terdiri atas jaringan yang berfungsi melindungi ujung akar yang masih muda dan lemah (8) |
| KALISAIR | Tidak dapat dimasuki (diresapi) air; kedap air (8) |
| KALISGAS | Tidak dapat dimasuki gas (8) |
| KALIWARA | Anak yang sakit karena ditinggal mati ibunya (Sunda) (8) |
| KALKALAH | Bunyi ucapan (kata); getaran suara (Arab); bunyi-bunyi hambat bersuara pada posisi akhir kata yang dilambangkan oleh huruf ba, jim, dal, ta, dan qaf (Arab) (8) |
| KALKASAR | Barang-barang bekas (yang tidak terpakai lagi) (8) |
| KALKULUS | Proses pengerasan yang tidak normal pada tubuh, misalnya adanya batu pada ginjal (Kedokteran dan Fisiologi); endapan tidak normal garam-garam mineral di dalam organ tubuh; bagian matematika yang terutama melibatkan pengertian dan penggunaan diferensial dan integral serta fungsi konsep yang berkaitan (Matematika) (8) |
| KALMUNAI | Kota di Sri Lanka (8) |
| KALOKALO | Penganan, dibuat dari bahan tepung beras dan gula merah yang dicampur, berbentuk angka delapan (Tolaki) (8) |
| KALORUAP | Bilangan yang menunjukkan jumlah kalori yang dibutuhkan untuk menguapkan 1 g zat pada titik uapnya (8) |
| KALSEDON | Kuarsa bening, biasanya berwarna biru pucat atau abu-abu (Mineralogi) (8) |
| KAMADATU | Bagian bawah candi yang menggambarkan alam bawah (Arkeologi); alam bawah yang ditandai dengan keterikatan manusia pada hasrat, kemauan, dan hawa nafsu (8) |
| KAMAJAYA | Nama dewa cinta (asmara) (8) |
| KAMAKURA | Kota di Jepang (8) |
| KAMALOKA | Tempat Dewa Kama, dewa cinta dalam mitologi India (8) |
| KAMARBAN | Ikat pinggang (8) |
| KAMARGAS | Ruang yang diisi dengan gas untuk melaksanakan hukuman mati (8) |
| KAMARIAH | Berkenaan dengan bulan; dihitung menurut peredaran bulan (tentang kalender, penanggalan) (8) |
| KAMARPAS | Kamar atau ruang kecil di toko untuk mengepas pakaian yang hendak dibeli, biasanya dilengkapi dengan cermin besar (8) |
| KAMBRIUM | Zaman geologi tertua dalam masa Paleozoikum (550–600 juta tahun yang lalu) (Geografi dan Geologi) (8) |
| KAMBUHAN | Sering kambuh; sering mengulang perbuatan jahatnya (tentang penjahat dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| KAMBUNGU | Desa tradisional suku Gorontalo (8) |
| KAMIKAZE | Angin yang datang mendadak yang menyelamatkan bangsa Jepang dalam suatu peperangan antara Jepang dan Tiongkok pada abad ke-18 (Jepang); pasukan udara Jepang yang dalam Perang Dunia II bersedia mati dengan dengan cara menumbukkan pesawat terbang yang mereka tumpangi pada sasaran (Jepang) (8) |
| KAMLOOPS | Kota di Kanada (8) |
| KAMPANYE | Gerakan (tindakan) serentak (untuk melawan, mengadakan aksi, dan sebagainya); kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yang bersaing memperebutkan kedudukan dalam parlemen dan sebagainya untuk mendapat dukungan massa pemilih dalam suatu pemungutan suara (8) |
| KAMPEMEN | Kelompok rumah militer (8) |
| KAMPILAN | Kelewang panjang (8) |
| KAMPURIU | Penutup kepala berbentuk belahan kerucut, dipakai oleh anak yang akan ditobatkan pada saat upacara katoba (khusus untuk anak laki-laki) (Muna) (8) |
| KAMYARAN | Kota di Iran (8) |
| KAMYSHIN | Kota di Rusia (8) |
| KANAZAWA | Kota di Jepang (8) |
| KANCILAN | Burung kecil bersuara nyaring, berkepala besar dan bulat, paruh pendek, tebal dan kuat, berbulu abu-abu atau merah tua termasuk keluarga Pachycephalidae, banyak jenisnya (8) |
| KANDAHAR | Kota di Afganistan (8) |
| KANDARAN | Kendaraan; yang dikendarai (8) |
| KANDELAR | Tempat lilin yang dipakai dalam misa (Agama Katolik) (8) |
| KANDELIR | Lampu gantung besar bercabang dengan lampu kecil atau lilin di tiap cabangnya dan berhiaskan potongan-potongan kaca kecil (8) |
| KANDHKOT | Kota di Pakistan (8) |
| KANDIDAT | Calon; bakal; pengikut (penempuh) ujian (8) |
| KANDUKUR | Kota di India (8) |
| KANDUTAN | Kandungan (8) |
| KANELONI | Pasta, berbentuk pipa, direbus, dan diisi dengan daging atau yang lain, diberi saus, lalu dipanggang (8) |
| KANGARUH | Permainan bela diri yang diperagakan oleh dua orang atau lebih saling tikam, menggunakan senjata pisau atau keris (Wolio) (8) |
| KANGAVAR | Kota di Iran (8) |
| KANGDING | Kota di Cina (8) |
| KANGKANG | Celah di antara pangkal kedua paha; jarak antara kaki kanan dan kaki kiri (tentang kaki yang terbuka); kelangkang; bagian celana (seluar) di bawah pantat atau bagian depan celana (tempat kancing); pesak (8) |
| KANGKUNG | Katak yang besar, biasanya berbunyi ‘kang, kung’ pada malam hari kalau hari hujan; tumbuhan sayuran yang menjalar, batangnya berair, daunnya berbentuk tameng dan meruncing pada bagian ujungnya, bertangkai panjang dengan permukaan daun sebelah atas berwarna hijau yang lebih tua daripada permukaan sebelah bawah, bunganya berbentuk trompet berwarna lila, buahnya berbentuk bulat telur (Ipomoea reptans); lekas bertambah besar dan tinggi (8) |
| KANIGARA | Bunga matahari (Helianthus annuus); mahkota raja atau pengantin (8) |
| KANIGORO | Ibu kota Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur (8) |
| KANISTER | Wadah berbentuk bulat atau silinder yang kokoh, biasanya terbuat dari logam atau plastik untuk menampung makanan atau bahan kimia (8) |
| KANOFILI | Orang yang sangat senang pada anjing (Psikologi) (8) |
| KANONADE | Penembakan dengan meriam (Kemiliteran) (8) |
| KANSELIR | Perdana menteri di Jerman atau Austria; ketua perwakilan atau kedutaan; sekretaris raja atau bangsawan; rektor kehormatan dari sebuah universitas (8) |
| KANTIKEL | Himne dengan syair-syair dari Injil, juga merupakan karya musik konser untuk lagu-lagu gerejawi (Musik) (8) |
| KANTORAN | Berkaitan dengan (berkantor) pegawai (8) |
| KAPAKAPA | Atap dan dinding perahu bersifat sementara untuk penahan gelombang dan sebagainya (biasa terbuat dari daun nipah) (Pelayaran) (8) |
| KAPALAPI | Kapal laut yang digerakkan oleh mesin uap; kapal uap (8) |
| KAPALMIL | Kapal yang khusus untuk mengangkut surat pos dan benda pos lain; kapal pos (8) |
| KAPALPOS | Kapal yang khusus untuk mengangkut surat pos dan benda pos lain; kapal mil (8) |
| KAPALUAP | Kapal laut yang digerakkan oleh mesin uap; kapal api (8) |
| KAPANGAN | Gerhana bulan (matahari) (8) |
| KAPELIAN | Tempat keramat yang diyakini sebagai wilayah kekuasaan roh halus dalam kepercayaan Minahasa, dilewati dengan mengucapkan permisi (Minahasa) (8) |
| KAPIBARA | Mamalia pengerat terbesar kedua, tergolong hewan semiakuatik, sebagian besar ditemukan di Amerika Selatan bagian utara dan tengah (Hydrochoerus hydrochaeris) (8) |
| KAPLARES | Sepatu bot tinggi; kaplars (8) |
| KAPMESIN | Kap yang digunakan untuk menutupi dan melindungi mesin (8) |
| KAPOEIRA | Gabungan seni bela diri dan tari (dari Brasil) digunakan untuk menunjukkan kelenturan gerakan dan kebugaran tubuh (8) |
| KAPOLRES | Kepala kepolisian resor (akronim) (8) |
| KAPOLSEK | Kepala kepolisian sektor (akronim) (8) |
| KAPOLWIL | Kepala kepolisian wilayah (akronim) (8) |
| KAPOSVAR | Kota di Hungaria (8) |
| KAPSALON | Ruang atau tempat memangkas dan menata rambut bagi pria atau wanita (8) |
| KAPUCINO | Kopi yang terbuat dari campuran espreso dan susu, di atasnya terdapat busa susu, biasanya disajikan dalam cangkir kopi (8) |
| KAPUKAPU | Tumbuhan yang mengapung di permukaan air tenang yang tidak dalam, berdaun kecil bulat, berkembang biak dengan cepat, berfungsi sebagai tempat persembunyian ikan; apu-apu; kayu apu; kiambang (Pistia stratiotes) (8) |
| KAPULAGA | Tumbuhan tropis, rimpang dan akarnya mengandung minyak asiri, buahnya kecil dan bulat, bijinya dipakai sebagai rempah-rempah dan dibuat obat; kardamunggu (Elletaria cardamomum) (8) |
| KAPURUNG | Makanan sup khas masyarakat Palopo dan sekitarnya, dibuat dari tepung sagu, dibentuk bulat-bulat, kemudian dicampur dengan sayuran dan ikan (Bugis) (8) |
| KAPUSPEN | Kepala pusat penerangan (akronim) (8) |
| KARAIKAL | Kota di India (8) |
| KARAKAJI | Tumbuhan memanjat yang panjangnya dapat mencapai 10 m, buahnya berbentuk polong, daun dan buah yang masih muda dimakan sebagai lalap; kacang parang (Canavalia ensiformis) (8) |
| KARAKTER | Sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain; tabiat; watak; huruf, angka, ruang, simbol khusus yang dapat dimunculkan pada layar dengan papan ketik (Komputer dan Teknologi Informasi); simbol grafis yang tampak sebagai tanda cetakan atau tampilan, seperti huruf alfabet, angka, atau tanda baca (Komputer dan Teknologi Informasi); simbol berupa angka atau huruf yang merepresentasikan suatu informasi (Matematika) (8) |
| KARAKURI | Mekanisme yang menjalankan suatu mesin (Jepang) (8) |
| KARAMBAU | Hukuman denda bagi mereka yang melakukan penangkapan kerbau tanpa seizin sultan (Wolio) (8) |
| KARAMBOL | Permainan seperti permainan biliar, tetapi dengan menggunakan jari sebagai penyentik (penyentil) dengan lempengan bundar yang dibuat dari kayu atau plastik sebagai pengganti bola (8) |
| KARANGAN | Batu karang; penyakit pada ginjal yang disebabkan oleh adanya zat yang membatu; hasil mengarang; cerita; buah pena; ciptaan; gubahan (lagu, musik, nyanyian); cerita mengada-ada (yang dibuat-buat); hasil rangkaian (susunan) (8) |
| KARAPAKS | Kerangka luar bagian atas kura-kura (Zoologi) (8) |
| KARATASE | Penentuan karat (8) |
| KARATEGI | Pakaian khusus yang digunakan dalam pelatihan atau pertandingan karate (Olahraga) (8) |
| KARATEKA | Pemain karate (Olahraga) (8) |
| KARAWANG | Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, terkenal dengan sebutan Kota Pangkal Perjuangan (8) |
| KARBAMAT | Garam atau ester dari asam karbamat, biasanya digunakan dalam pestisida (8) |
| KARBIDAN | Hasil mengarbida (tentang buah); belum saatnya ditampilkan dan sebagainya; belum tarafnya (kiasan) (8) |
| KARBITAN | Langsung jadi atau tenar (biasanya dipaksakan) dan tidak melalui proses (8) |
| KARBOLAT | Garam atau anion dari fenol (C6H5OH) (Kimia) (8) |
| KARBOLIK | Mengandung karbol (8) |
| KARBONAN | Unsur produksi yang secara khusus digunakan untuk memadu barang-barang baru (misalnya mesin dan pupuk) (Pertanian) (8) |
| KARBONAT | Mineral hasil senyawa antara karbon (C), oksigen (O2), dan unsur lain, misalnya kalsit yang terdapat di dalam batuan gamping berupa stalaktit dan stalagmit (CaCO3); garam yang mengandung ion CO3 (Kimia) (8) |
| KARBONIL | Senyawa yang terbentuk dari karbon monoksida dan logam, misalnya nikel karbonil, Ni(CO)4 (Kimia) (8) |
| KARDIGAN | Baju rajutan tanpa kerah, berlengan panjang, dan berkancing depan, terbuat dari benang wol (8) |
| KARDINAL | Pejabat tinggi Vatikan yang diangkat oleh Paus (Agama Katolik) (8) |
| KARDIOID | Lengkung berbentuk jantung yang dibentuk dengan menggunakan satu titik pada lingkaran yang berputar (Matematika) (8) |
| KARDITIS | Peradangan otot jantung (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KARENGGA | Kuda yang berbulu kelabu kemerah-merahan atau kekuning-kuningan; kuda napas (Minangkabau) (8) |
| KARERANG | Bakul kecil dan bulat khas Toraja, terbuat dari anyaman lidi enau, berfungsi sebagai tempat makanan persembahan kepada dewata (Toraja) (8) |
| KARFASIA | Suku bangsa yang mendiami daerah sebelah timur sungai Apawar, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan (8) |
| KARHUTLA | Kebakaran hutan dan lahan (akronim) (8) |
| KARINASI | Bagian badan yang berbentuk menyudut pada benda yang terbuat dari tanah liat (Arkeologi) (8) |
| KARIWARI | Rumah adat yang digunakan sebagai tempat untuk memberikan pelatihan dan gemblengan yang keras, baik fisik maupun mental bagi muda-mudi (Sentani) (8) |
| KARLSTAD | Kota di Swedia (8) |
| KARNAVAL | Pawai dalam rangka pesta perayaan (biasanya mengetengahkan bermacam corak hal yang menarik dari yang dirayakan itu) (8) |
| KARNIVOR | Hewan pemakan daging (Biologi); nama bangsa dalam kelas mamalia (Carnivora) (8) |
| KAROSERI | Penutup kerangka mobil; bagian utama badan mobil; penutup kerangka pesawat terbang (8) |
| KAROTENA | Pigmen merah atau merah kekuning-kuningan dalam tumbuhan, jelas kelihatan pada wortel, minyak palem, dan jagung kuning; provitamin A yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh (hanya sedikit terdapat dalam hewan) (C40H56) (Kimia) (8) |
| KARTEKER | Orang yang menangani jabatan (ketua, sekretaris, dan sebagainya) untuk sementara karena pejabatnya belum ada atau belum dipilih (8) |
| KARTOTEK | Sistem pengartuan dalam perpustakaan, perkamusan, dan sebagainya; sistem kartu (8) |
| KARTUJAM | Formulir atau kartu untuk merekam jam kehadiran karyawan (Manajemen) (8) |
| KARTUNIS | Ahli menggambar kartun (8) |
| KARTUPOS | Kartu untuk surat-menyurat melalui pos (tidak bersampul); poskar (8) |
| KARUBAGA | Ibu kota Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan (8) |
| KARUNKEL | Pertumbuhan daging seperti pial ayam (8) |
| KARYAWAN | Orang yang bekerja pada suatu lembaga (kantor, perusahaan, dan sebagainya) dengan mendapat gaji (upah); pegawai; pekerja (8) |
| KASALASA | Upacara yang dilakukan untuk memohon agar penduduk terhindar dari penyakit dan agar hasil panen berlimpah tanpa adanya gangguan dari roh-roh halus (Muna) (8) |
| KASAPDEK | Kasap bagian dek; tandil (8) |
| KASARAKA | Upacara panen hasil kebun agar hasil kebun dapat terkumpul dengan selamat (Muna) (8) |
| KASBESAR | Bagian dari persediaan uang tunai yang tidak langsung dipakai dalam transaksi sehari-hari (8) |
| KASHIPUR | Kota di India (8) |
| KASIMBAR | Suku bangsa yang mendiami empat desa di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| KASKECIL | Sejumlah uang tunai yang disediakan untuk membayar pengeluaran yang kecil-kecil (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| KASLEBIH | Saldo buku kas yang lebih kecil daripada jumlah uang tunai yang sebenarnya (8) |
| KASMARAN | Mabuk berahi; jatuh cinta (8) |
| KASMUTIK | Minyak rambut (8) |
| KASONGAN | Ibu kota Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (8) |
| KASPIYSK | Kota di Rusia (8) |
| KASTANYA | Tumbuhan dari genus Castanea, tingginya dapat mencapai 60 m, kulitnya berkerut, ujung daunnya tajam, setiap bunganya memiliki 8 hingga 10 atau 12 benang sari, buahnya terdapat dalam kupule sebanyak 1—7 buah, biasa digunakan untuk kue, pastri, dan masakan lainnya (Botani) (8) |
| KASTRASI | Pembuangan testis atau ovarium; pengebirian (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KASTROLI | Obat pencuci perut yang dibuat dari minyak jarak (8) |
| KASUBBAG | Kepala subbagian (akronim) (8) |
| KASUBBID | Kepala subbidang (akronim) (8) |
| KASUKABE | Kota di Jepang (8) |
| KASURAIR | Kasur yang isi dalamnya berupa air (8) |
| KATAADAT | Ujar-ujar (kata-kata kias, peribahasa, dan sebagainya); yang bertalian dengan adat (8) |
| KATAASLI | Kata yang berkembang dari perbendaharaan asli suatu bahasa dan bukan kata pinjaman (Linguistik) (8) |
| KATADROM | Ruaya ikan dari perairan tawar ke laut dengan tujuan reproduksi, misalnya ikan sidat (Perikanan) (8) |
| KATAFALK | Podium atau panggung untuk peti mayat (8) |
| KATAFORA | Pengacuan pada sesuatu yang disebut di belakang (Linguistik) (8) |
| KATAHATI | Perasaan yang timbul di dalam hati; gerak hati; suara hati (8) |
| KATAKANA | Aksara silabis di Jepang yang lebih sederhana daripada aksara kanji (Linguistik) (8) |
| KATALASE | Enzim yang dihasilkan oleh bakteri dan juga terdapat pada tanaman, hewan, dan susu (enzim ini dapat memecahkan hidrogen peroksida menjadi air dalam molekul oksigen) (Biologi) (8) |
| KATALINA | Pesawat terbang yang dapat mendarat di air, bermotor dua, dan bersayap tinggi (8) |
| KATANAMA | Nomina (Linguistik) (8) |
| KATARSIS | Penyucian diri yang membawa pembaruan rohani dan pelepasan dari ketegangan (Agama Kristen); cara pengobatan orang yang berpenyakit saraf dengan membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dengan bebas (Psikologi); kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis (Sastra); tahapan alur cerita yang mencapai puncak ketegangan konflik (Kesenian) (8) |
| KATARTIK | Obat yang menyebabkan keluarnya tinja (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| KATASERU | Kata atau frasa yang dipakai untuk mengawali seruan (Linguistik) (8) |
| KATEDRAL | Gereja besar tempat kedudukan resmi uskup; gereja keuskupan (8) |
| KATEGORI | Bagian dari sistem klasifikasi (golongan, jenis pangkat, dan sebagainya); golongan satuan bahasa yang anggotanya mempunyai perilaku sintaksis dan sifat hubungan yang sama (Linguistik); peringkat dalam sistem klasifikasi tanah yang pengelompokannya berdasarkan sifat-sifat khusus tanah (Ilmu Tanah) (8) |
| KATEKESE | Pengajaran agama (Agama Kristen) (8) |
| KATERING | Jasa boga (8) |
| KATERINI | Kota di Yunani (8) |
| KATIMAHA | Pohon, tinggi hingga 20 m, batangnya berbonggol-bonggol, kayunya liat dan padat, kayu yang berkurai-kurai hitam disebut kayu pelet dan sangat terpandang, digunakan untuk membuat sarung keris (Kleinhovia hospita) (8) |
| KATINGAN | Suku bangsa yang mendiami daerah bagian hulu aliran Sungai Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah; kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (8) |
| KATOKATO | Alat musik berupa kentongan, terbuat dari kayu yang dikeluarkan isinya, sebagai tanda apabila ada kejadian bencana alam, perampokan, dan lain-lain, dengan cara dipukul-pukul (Muna) (8) |
| KATOWICE | Kota di Polandia (8) |
| KATROLAN | Hasil mengatrol (8) |
| KATUPUNG | Hiasan kepala pada pemain wayang orang (Banjar) (8) |
| KATVANGA | Gada yang bagian atasnya berupa tengkorak (senjata Dewa Syiwa) (8) |
| KAUMMUDA | Angkatan muda (8) |
| KAUSATIF | Bentuk verba yang menyatakan sebab atau menjadikan (misalnya dalam kalimat para pekerja melebarkan jalan, kata melebarkan mengandung pengertian kausatif, artinya menjadikan lebar) (Linguistik) (8) |
| KAUSKAKI | Sarung untuk kaki (8) |
| KAUSPOLO | Kaos berlengan pendek ataupun panjang, dengan kerah yang tegak; kaus wangki (8) |
| KAVALERI | Barisan (pasukan) berkuda; pasukan kendaraan berlapis baja (tank dan sebagainya) (8) |
| KAVELING | Bagian tanah yang sudah dipetak-petak dengan ukuran tertentu untuk bangunan atau tempat tinggal (8) |
| KAVITASI | Proses menghasilkan gelembung dalam makanan dengan cara memberikan getaran yang sangat cepat dan memiliki frekuensi ultrasonik (Fisika) (8) |
| KAWAKAWA | Binatang berkaki delapan, berwarna abu-abu kehitam-hitaman, menjalin jaring benang sutra dari perutnya yang berfungsi sebagai perangkap mangsa (Araneae); laba-laba (8) |
| KAWASAKI | Kota di Jepang (8) |
| KAWILTEL | Kantor wilayah telekomunikasi (akronim) (8) |
| KAWMUMBU | Kota di Mesir (8) |
| KAYAHATI | Pemurah; dermawan (8) |
| KAYANGAN | Tempat dewa; surgaloka; kedewaan; pura; kahyangan (Bali) (8) |
| KAYARAYA | Kaya sekali; mempunyai harta (uang dan sebagainya) banyak sekali; miliuner; jutawan (8) |
| KAYUBESI | Pohon, tinggi hingga 35 m, kayunya keras, berat, dan sangat awet; tembatu (Angelesia splendens) (8) |
| KAYUDAUN | Kayu-kayuan yang padat, tidak lunak, yang umumnya berasal dari pohon berdaun lebar; kayu keras (8) |
| KAYUKAYU | Orang yang dijadikan alat oleh orang lain (seperti orang yang disuruh membeli tanah atas namanya, tetapi sebenarnya yang memiliki tanah itu orang yang menyuruhnya); laki-laki yang seakan-akan dipergundik oleh orang perempuan (8) |
| KAYUKUDA | Pohon, tinggi mencapai 20 m, sering ditanam sebagai pagar hidup dan sebagai pohon penyangga bagi tanaman memanjat; kayu jarum; jaranan (Lannea grandis) (8) |
| KAYULIAT | Tumbuhan kecil (Litsea amara) (8) |
| KAYURIBU | Pokok yang kecil dan berbatang keras (Anysophylla scortechirii) (8) |
| KAYUTEJA | Pohon, tinggi hingga 24 m, kayunya digunakan untuk bangunan rumah, perkakas, dan sebagainya, kulit kayunya digunakan untuk obat, daunnya menghasilkan minyak; kayu manis hutan; teja badak; teja lawang (Cinnamomum iners) (8) |
| KAYUULAR | Bidara putih (Strychnos lingustrina) (8) |
| KAZANLAK | Kota di Bulgaria (8) |
| KEADABAN | Tingkat kecerdasan lahir batin; kebaikan budi pekerti (budi bahasa dan sebagainya) (8) |
| KEADILAN | Sifat (perbuatan, perlakuan, dan sebagainya) yang adil (8) |
| KEAGENAN | Perihal perwakilan (perdagangan dan sebagainya); segala sesuatu yang berhubungan dengan agen (8) |
| KEAHLIAN | Kemahiran dalam suatu ilmu (kepandaian, pekerjaan) (8) |
| KEAJEKAN | Perihal ajek (8) |
| KEAJUKAN | Ketahuan dalamnya (isi hatinya, perangainya) (8) |
| KEAKANAN | Waktu (peristiwa) yang akan datang (8) |
| KEAKASAN | Ketangkasan; kegesitan; kecekatan (8) |
| KEAKURAN | Perihal akur; kesetujuan (8) |
| KEALAHAN | Kekalahan (8) |
| KEALAMAN | Sifat; keadaan (8) |
| KEALIMAN | Kepandaian (dalam pengetahuan agama); kesalehan (8) |
| KEALPAAN | Kelalaian; kelengahan (8) |
| KEAMANAN | Keadaan aman; ketenteraman (8) |
| KEAMIRAN | Negeri yang diperintah oleh amir (8) |
| KEARIFAN | Kebijaksanaan; kecendekiaan (8) |
| KEASAMAN | Keadaan asam yang derajatnya diukur dengan pH; kadar asam (Kimia) (8) |
| KEASLIAN | Kemurnian; sifat-sifat yang asli; hal asli; ketulenan (dalam arti bukan terjemahan atau saduran) (8) |
| KEASRIAN | Keindahan dan kesedapan pemandangan (8) |
| KEAWANAN | Liputan awan dalam arti yang sangat umum (Hidrometeorologi) (8) |
| KEAWASAN | Keadaan subjektif merasa sadar terhadap apa yang sedang terjadi (Psikologi) (8) |
| KEAWETAN | Ketahanan; hal awet (tentang barang, mesin, dan sebagainya) (8) |
| KEAYAPAN | Kekenyangan setelah diberi makan (minum) oleh raja (8) |
| KEAZAMAN | Maksud (8) |
| KEBAGIAN | Mendapat (memperoleh) bagian (Melayu Jakarta) (8) |
| KEBAIKAN | Sifat baik; perbuatan baik; kegunaan; sifat manusia yang dianggap baik menurut sistem norma dan pandangan umum yang berlaku (8) |
| KEBAKAAN | Perihal baka; kekekalan (8) |
| KEBARUAN | Sifat-sifat baru (modern); perihal baru; sesuatu yang baru (8) |
| KEBASIAN | Perihal tidak baru lagi; perihal basi (8) |
| KEBEMBEM | Pohon berbatang tegak, tinggi mencapai 30 m, kulit batangnya pecah-pecah berwarna abu-abu, daunnya berbentuk bulat telur, bunganya terdapat pada malai yang tumbuh pada ujung ranting, buahnya berbentuk bulat panjang, berdaging tebal berwarna kuning dan berserat, berbau harum menusuk, rasanya manis; kueni; kuini; kuweni (Mangifera odorata) (8) |
| KEBENTOK | Tertumbuk; terlanggar (pada) (8) |
| KEBENTUR | Terlanggar; terantuk (Melayu Jakarta) (8) |
| KEBISAAN | Kepandaian; kecakapan; kebolehan; pengaruh atau kerja bisa (racun) pada tubuh dan sebagainya; terkena bisa (racun) (8) |
| KEBUASAN | Hal (perbuatan) buas; keganasan; kebengisan (8) |
| KEBUMBUN | Kotak untuk menyimpan bumbu dapur, biasanya terbuat dari papan dan diberi sekat untuk memisahkan bumbu-bumbu dapur tersebut (8) |
| KEBUTAAN | Keadaan buta; kegelapan (kiasan) (8) |
| KECAMBAH | Tumbuhan kecil yang baru tumbuh dari biji kacang-kacangan yang disemaikan (8) |
| KECANDAN | Senda gurau; kelakar (8) |
| KECANTOL | Tercantol; terkait; tersangkut; terpaut hati (pada seseorang yang dicintai) (kiasan); tinggal kelas; tidak naik kelas (kiasan) (8) |
| KECEBONG | Larva binatang amfibi (katak dan sebagainya) yang hidup di air dan bernapas dengan insang serta berekor (8) |
| KECELAAN | Perihal cela (cacat); keaiban (8) |
| KECENAAN | Sudah ada cenanya; sudah terbukti (8) |
| KECORONG | Serunai yang terbuat dari batang padi dengan corong dari daun kelapa (Melayu Jambi) (8) |
| KECUBUNG | Perdu, cabang-cabangnya berkayu, bunganya berbentuk corong dan berwarna putih atau ungu, bijinya memabukkan (Datura fastuosa); warna ungu serupa dengan bunga kecubung; batu kuarsa, warnanya bervariasi dari warna cerah sampai gelap, digunakan sebagai batu mulia (SiO2) (Geografi dan Geologi) (8) |
| KECURIAN | Kehilangan sesuatu karena dicuri orang; menderita sesuatu karena lengah (lalai, meleng, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| KEDAIFAN | Kelemahan; kehinaan (8) |
| KEDAIKUE | Kedai kudapan (8) |
| KEDAMPUL | Tradisi masyarakat Belitung berupa arak-arakan anak sunatan dengan iringan gendang dan tawak-tawak (Melayu Belitung) (8) |
| KEDANGSA | Buah limau yang hijau warna kulitnya walaupun sudah masak, rasanya manis (Citrus medica) (8) |
| KEDAPAIR | Tidak dapat kemasukan atau tidak dapat dilalui air (8) |
| KEDATUAN | Kerajaan; nama tari-tarian (8) |
| KEDEBONG | Batang pohon pisang (Melayu Jakarta); pelepah daun pisang (Melayu Jakarta) (8) |
| KEDEMANG | Gelar kepemimpinan untuk orang yang menangani hubungan orang Kubu dengan orang luar (8) |
| KEDERANG | Perdu berduri, akarnya dipakai untuk mewarnai anyam-anyaman dan sebagainya (Cudrania javanensis) (8) |
| KEDESAAN | Sifat atau keadaan desa; perihal daerah (8) |
| KEDEWAAN | Sifat-sifat dewa; mengenai dewa; tempat bersemayam para dewa; keindraan (8) |
| KEDIAMAN | Tempat (rumah) yang ditinggali; tempat tinggal (8) |
| KEDIRIAN | Perihal diri sendiri; pribadi, watak (8) |
| KEDOKGAS | Penutup muka untuk menolak gas beracun (8) |
| KEDUKAAN | Kesusahan; kesedihan (8) |
| KEDUMUNG | Saron yang berbilah besar dan bernada rendah; saron demung (8) |
| KEDUTAAN | Tempat kedudukan resmi perwakilan suatu negara di negara lain (8) |
| KEEDANAN | Tergila-gila (misalnya laki-laki kepada perempuan); gila berahi; mabuk cinta (8) |
| KEELOKAN | Kebagusan; kecantikan; kebaikan (tentang kelakuan, budi pekerti) (8) |
| KEEMASAN | Serba emas; yang dibuat (dilapisi, disalut, dan sebagainya) dengan emas; berwarna kuning mengilap seperti emas; kegemilangan; kejayaan (kiasan) (8) |
| KEENAKAN | Kesenangan; kenyamanan; terlalu merasa enak; menjadi terbiasa (biasanya hal-hal yang kurang baik) (8) |
| KEESOKAN | Pagi hari sesudah hari tertentu (8) |
| KEFANAAN | Perihal fana; ketidakkekalan (8) |
| KEFERDOM | Ruang kosong di antara tangki-tangki yang dibatasi oleh ruang tertutup, berfungsi untuk menampung kebocoran yang mungkin terjadi dari tangki-tangki tersebut (Pelayaran) (8) |
| KEGAIBAN | Perihal gaib (rahasia, aneh, dan sebagainya) (8) |
| KEGEDEAN | Kebesaran; terlampau besar (8) |
| KEGELIAN | Perihal geli (hati); rasa geli hati; rasa hendak tertawa; sangat geli (8) |
| KEGIATAN | Aktivitas; usaha; pekerjaan; kekuatan dan ketangkasan (dalam berusaha); kegairahan (8) |
| KEGILAAN | Sifat (keadaan, perihal) gila; kegemaran (keasyikan, kesukaan) yang berlebih-lebihan; sesuatu yang melampaui batas; kebodohan, kesalahan (dengan sengaja); ketidakberesan; kericuhan; kekacauan (8) |
| KEGUNAAN | Faedah; manfaat; kepentingan (8) |
| KEGURUAN | Perihal (yang menyangkut) pengajaran, pendidikan, dan metode pengajaran (8) |
| KEHAUSAN | Menderita dahaga; keinginan (kiasan) (8) |
| KEHENDAK | Kemauan; keinginan dan harapan yang keras (8) |
| KEHINAAN | Sifat yang hina (rendah, buruk, aib, keji, dan sebagainya) (8) |
| KEIBODAN | Laskar penjaga keamanan rakyat (pada masa pendudukan Jepang) (Jepang) (8) |
| KEIGHLEY | Kota di Inggris (8) |
| KEIKKEJU | Keik khas New York yang terbuat dari bahan utama keju krim dengan dasar berupa remahan biskuit; keik khas Jepang yang terbuat dari bahan utama keju krim, teksturnya lembut seperti keik sifon, tetapi lembap (Tata Boga) (8) |
| KEILAHAN | Perihal sembahan (8) |
| KEILMUAN | Barang apa yang berkenaan dengan pengetahuan; secara ilmu pengetahuan (8) |
| KEILOSIS | Luka atau bengkak yang terdapat pada sudut bibir yang disebabkan oleh kekurangan riboflavin atau vitamin B2 (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KEIMAMAN | Kedudukan (jabatan dan sebagainya) imam; yang berhubungan dengan imam (8) |
| KEIMANAN | Keyakinan; ketetapan hati; keteguhan hati (8) |
| KEIMUNAN | Keadaan imun; keadaan kebal terhadap penyakit (8) |
| KEIZINAN | Kerelaan; izin (8) |
| KEJADIAN | Perihal jadinya; kelahiran; jadi; tidak urung (tidak batal); dilangsungkan (tentang jual beli); peristiwa dalam suatu drama yang dinyatakan dalam gerak dan dialog (Sastra); terjadi; sudah berlaku; peristiwa; sesuatu yang terjadi (8) |
| KEJAGUNG | Kejaksaan Agung (akronim) (8) |
| KEJAILAN | Perbuatan atau hal jail; kenakalan (8) |
| KEJAUHAN | Tempat yang jauh; jarak jauh; terlampau jauh (8) |
| KEJAYAAN | Kemegahan; kebesaran; kemasyhuran; keadaan yang mapan dan menguntungkan (baik dalam segi materi maupun jiwa) (8) |
| KEJELIAN | Ketajaman (tentang penglihatan) (8) |
| KEJEMUAN | Perasaan bosan; kebosanan (8) |
| KEJITUAN | Ketepatan (8) |
| KEJIWAAN | Kebatinan; kerohanian (8) |
| KEJUEDAM | Keju yang terbuat dari susu skim, bentuknya bulat dilapisi lilin berwarna merah, rasanya lembut cenderung seperti kacang, sering digunakan untuk membuat kue kering (Tata Boga) (8) |
| KEJUKRIM | Keju lembut yang terbuat dari krim dan susu yang tidak diskim (8) |
| KEJURNAS | Kejuaraan nasional (akronim) (8) |
| KEJURUAN | Kepandaian khusus (pertukangan dan sebagainya); keterampilan (8) |
| KEKAKUAN | Hal kaku; kecanggungan; elastisitas material yang diukur sebagai kemiringan elastis dalam wilayah kurva tegangan-regangan (Olahraga) (8) |
| KEKAMIAN | Paham yang berciri pada kepentingan dalam kelompok (kiasan) (8) |
| KEKAYAAN | Perihal (yang bersifat, berciri) kaya; harta (benda) yang menjadi milik orang; kekuasaan (8) |
| KEKAYUAN | Berbagai macam kayu; kayan (8) |
| KEKEJIAN | Perihal yang bersifat keji, berciri keji; perbuatan (kelakuan dan sebagainya) yang keji; keburukan; kehinaan (8) |
| KEKELONG | Mahar yang diminta oleh pihak gadis yang jauh melampaui kemampuan pihak jejaka (karena orang tua atau gadis tidak setuju dengan pinangan) (Minahasa Tonsea) (8) |
| KEKEMBEN | Kain pembebat dan penutup dada (wanita); kemban (8) |
| KEKHASAN | Hal (sifat) khusus yang tidak dimiliki oleh yang lain; kekhususan (8) |
| KEKINIAN | Keadaan kini atau sekarang; berkenaan dengan masa kini; kontemporer; modern (8) |
| KEKITAAN | Yang bersifat atau berciri kita; kesatuan perasaan antara kita; sifat mementingkan kebersamaan dalam menanggung suka duka (saling membantu, saling menolong, dan sebagainya); paham yang berciri pada kepentingan bersama (kiasan) (8) |
| KEKOTAAN | Berhubungan dengan sifat atau keadaan kota (8) |
| KEKUATAN | Perihal kuat tentang tenaga; gaya; keteguhan; kekukuhan (8) |
| KEKUNOAN | Segala sesuatu yang bersifat kuno; kekolotan (8) |
| KELABANG | Lipan; kepang; jalinan rambut (8) |
| KELAIKAN | Perihal laik; keadaan laik; kelayakan (8) |
| KELAINAN | Perbedaan; perihal yang menyalahi (atau menyimpang dari kebiasaan); penyimpangan; cacat (8) |
| KELAJUAN | Perihal laju; kecepatan (8) |
| KELAKUAN | Perbuatan; tingkah laku; perangai; perihal; keadaan (8) |
| KELALANG | Tempat air terbuat dari tanah, besar pada bagian bawahnya dan sempit pada bagian lehernya; kendi yang tidak bercerat; labu tanah; gamuh (8) |
| KELALUAN | Telah lalu; maksud; tujuan (Minangkabau) (8) |
| KELAMBAI | Hantu seperti raksasa perempuan berambut merah (Minangkabau); api kebakaran yang merembet-rembet (kiasan/(Minangkabau) (8) |
| KELAMBIR | Kelapa; nyiur; gelambir (8) |
| KELAMBIT | Kelelawar besar (Pterocarpus edulis) (8) |
| KELAMBUR | Berkerut-kerut; kisut (8) |
| KELANJAR | Mengelanjar; memantul (Minangkabau) (8) |
| KELAYANG | Layang-layang (8) |
| KELEDANG | Pohon, tinggi hingga 23 m, kayu terasnya tahan terhadap rayap, digunakan untuk bahan bangunan dan mebel, buahnya berbentuk bulat dan dapat dimakan; tempurik; temponek; tempunik; mandalika; tempunai (Artocarpus rigida) (8) |
| KELEKATU | Anai-anai yang bersayap; laron (Tarmit) (8) |
| KELELAAN | Sampan bercantek, banyak ditemukan di Madura Barat (Madura) (8) |
| KELELESA | Bunglon (Chamaeleontidae) (8) |
| KELEMBAK | Pohon, tinggi mencapai 18 m, kayunya ada yang berdamar dan ada yang tidak, menghasilkan gaharu, kulit kayunya menghasilkan serat, digunakan untuk membuat kain ikat kepala, tali, dan pelapis keranjang; mengkaras; kepang; tengkaras (Aquilaria malaccensis); kayu gaharu; tumbuhan, akarnya berbau harum dan banyak dijual di toko obat, juga digunakan sebagai campuran pada tembakau rokok (Rheum); kupu-kupu besar (Papilionoidea) (8) |
| KELEMBAN | Berkelemban; berjalan memutar tidak memintas (8) |
| KELEMPAI | Terkelempai; terbaring dengan lemah lunglai (8) |
| KELENAAN | Lengah mata; dalam keadaan seperti tidur (8) |
| KELENANG | Gamelan, terdiri atas 10 pencon yang disangkutkan dengan dideret dua-dua di atas kerangka kayu bertali, lebih kecil dan satu oktaf lebih rendah daripada bonang (8) |
| KELENENG | Tiruan bunyi genta dan sebagainya; giring-giring (genta kecil) (8) |
| KELENGAR | Pingsan (8) |
| KELENGKU | Lesung yang terbuat dari kayu (8) |
| KELENING | Tiruan bunyi bel sepeda dan sebagainya (8) |
| KELENJAR | Alat tubuh yang menghasilkan getah atau sekret (tertentu); glandula (Biologi) (8) |
| KELENTIK | Minyak goreng yang dibuat dari buah kelapa; minyak kelapa (Jawa) (8) |
| KELENTIT | Daging atau gumpal jaringan kecil yang terdapat pada ujung lubang vulva (lubang pukas); klitoris; coles feminimus; tampuk labu (8) |
| KELENUNG | Tiruan bunyi gong atau canang kecil yang dipalu; canang kecil (8) |
| KELENYIT | Minuman setengah manis (8) |
| KELERENG | Biji buah lerak; bola kecil dari kaca (tanah liat atau batu), dipakai dalam permainan anak-anak; gundu; keneker; kelici; guli (8) |
| KELESUAN | Kekurangan tenaga; kepenatan; perasaan lesu; kehilangan semangat (8) |
| KELETANG | Tiruan bunyi uang logam jatuh di batu (8) |
| KELETUNG | Tiruan bunyi kaleng yang dipukul (8) |
| KELEWANG | Pedang pendek yang bilahnya makin ke ujung makin lebar; rudus (8) |
| KELIBANG | Berkelibang; beterbangan berkeliling (8) |
| KELILING | Garis yang membatasi suatu bidang; lingkungan di sekitar sesuatu; lengkung tertutup sederhana yang merupakan batas suatu daerah (Matematika); keliling atau lilitan bola (tentang hoki, sepak bola) (Olahraga) (8) |
| KELIMUTU | Danau tiga warna yang terletak di dekat puncak Gunung Kelimutu, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (8) |
| KELINDAN | Benang yang baru dipintal; benang berpilin untuk menjalankan jentera atau kincir; benang yang sudah dimasukkan ke dalam lubang jarum (untuk menjahit); penggulung benang; gelendong; berkelindan; erat menjadi satu (kiasan) (8) |
| KELINING | Tiruan bunyi giring-giring sepeda dan sebagainya (8) |
| KELINTAR | Berkelintaran; berjalan berkeliling; berjalan hilir mudik (di suatu tempat) (8) |
| KELISERA | Salah satu pasangan anggota tubuh pertama yang digunakan sebagai alat untuk makan bagi laba-laba, masing-masing mengandung taring tempat saluran bisa bermuara (Zoologi) (8) |
| KELISING | Berjalan sambil berputar ke sana kemari (Gayo) (8) |
| KELOBAAN | Keserakahan; ketamakan; kemelikan; kerakusan (8) |
| KELOLONG | Terkelolong; tersangkut sesuatu yang keras di tenggorok; termengkelan (8) |
| KELOMANG | Binatang omnivor yang termasuk kerabat krustasea, tidak dapat membuat rumah sendiri, menutupi perutnya yang lunak dengan meminjam cangkang gastropoda (8) |
| KELOMPEN | Alas kaki yang dibuat dari kayu; bakiak; sandal (selop) dari kayu untuk wanita (8) |
| KELOMPOK | Kumpulan (tentang orang, binatang, dan sebagainya); golongan (tentang profesi, aliran, lapisan masyarakat, dan sebagainya); gugusan (tentang bintang, pulau, dan sebagainya); kumpulan manusia yang merupakan kesatuan beridentitas dengan adat istiadat dan sistem norma yang mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu (Antropologi); kumpulan orang yang memiliki beberapa atribut sama atau hubungan dengan pihak yang sama (Politik dan Pemerintahan); kuantitas zat yang akan dimasak atau diolah dalam satu waktu (Kimia) (8) |
| KELONENG | Tiruan bunyi lonceng dan sebagainya (8) |
| KELOYANG | Nuri yang merah matanya; cemperling (Aplonis strigatus) (8) |
| KELOYOAN | Kepenatan; kelelahan (8) |
| KELUARAN | Hasil mengeluarkan (menerbitkan, dan sebagainya); yang berasal dari; yang telah keluar (tamat, berhenti) dari (sekolah dan sebagainya); yang ada di luar (yang tidak turut campur dan sebagainya); orang di luar kalangan istana; hasil kegiatan produksi (Manajemen); laju produksi barang yang dihasilkan pabrik, mesin, atau satuan produksi yang lain dalam jangka waktu tertentu (Manajemen) (8) |
| KELUARGA | Ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah; orang seisi rumah yang menjadi tanggungan; batih; (kaum -) sanak saudara; kaum kerabat; satuan kekerabatan yang sangat mendasar dalam masyarakat; serangkaian produk perangkat keras atau perangkat lunak yang memiliki beberapa sifat yang sama (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KELUASAN | Luasnya; kelapangan; kelonggaran; kesempatan (8) |
| KELUCUAN | Kejenakaan (8) |
| KELUGUAN | Kesahajaan; kewajaran (8) |
| KELULUNG | Kayu sebesar batang korek api, digunakan sebagai pengumpan untuk membakar kayu (Putuk) (8) |
| KELUMBUS | Menutupi seluruh badan kecuali kepala dengan kain atau selimut karena kedinginan (8) |
| KELUNGSU | Biji asam (Jawa) (8) |
| KELUPAAN | Perihal lupa; terlupa; tidak teringat; ada yang dilupakan (8) |
| KELUWUNG | Lengkung spektrum warna di langit, tampak karena pembiasan sinar matahari oleh titik-titik hujan atau embun; bianglala; pelangi (Jawa) (8) |
| KEMAITAN | Pohon dengan tinggi mencapai 12 m, jarang bercabang, daunnya berhadapan, tunggal, bertumpuk di ujung cabang, berbentuk lanset terbalik; pamaitan; sanrego (Lunasia amara) (Jawa) (8) |
| KEMAJUAN | Hal (keadaan) maju (tentang kepandaian, pengetahuan, dan sebagainya) (8) |
| KEMALUAN | Mendapat malu; hal malu; sesuatu yang menyebabkan malu; alat kelamin (laki-laki atau perempuan) (8) |
| KEMAMANG | Hantu yang konon berupa kepala orang yang menyala kemerah-merahan (8) |
| KEMARAAN | Hal (keadaan) maju (tentang kepandaian, pengetahuan, dan sebagainya); kemajuan (8) |
| KEMATIAN | Perihal mati; menderita karena salah seorang meninggal; menderita karena sesuatu yang mati (kiasan) (8) |
| KEMAYAAN | Hal (keadaan) maya (8) |
| KEMBARAN | Pasangan (tentang rupa, warna, tipe, model, dan sebagainya) (8) |
| KEMBAYAT | Kain halus keluaran Bombay (India) (8) |
| KEMEKMEK | Terpesona; terperanjat (Melayu Jakarta) (8) |
| KEMENDAG | Kementerian Perdagangan (akronim) (8) |
| KEMENDUR | Orang yang memegang pimpinan pasukan; perwira tinggi; syahbandar; pembesar pelabuhan; kepala atau pengawas pekerja; mandor; pejabat pamong praja pada zaman penjajahan Belanda, tugasnya sebagai pengawas; kontrolir (8) |
| KEMENHAN | Kementerian Pertahanan (akronim) (8) |
| KEMENHUB | Kementerian Perhubungan (akronim) (8) |
| KEMENKES | Kementerian Kesehatan (akronim) (8) |
| KEMENKEU | Kementerian Keuangan (akronim) (8) |
| KEMENSOS | Kementerian Sosial (akronim) (8) |
| KEMENTAM | Bunyi dentam (8) |
| KEMENTAN | Kementerian Pertanian (akronim) (8) |
| KEMENYAN | Dupa dari tumbuhan Styrax benzoin, yang harum baunya ketika dibakar; benzoin; luban jawi; ikan hiu (8) |
| KEMEROVO | Kota di Rusia (8) |
| KEMOCENG | Pembersih debu dari bulu ayam dan sebagainya (8) |
| KEMOKLIN | Zona perbatasan di danau antara air tenang yang monimolimnion dan daerah sekeliling danau yang terdiri atas air yang bergerak bebas (Biologi) (8) |
| KEMOSFER | Bagian atmosfer yang merupakan lapisan tempat terjadinya reaksi fotokimia (Meteorologi) (8) |
| KEMOSTAT | Alat yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan kultur bakteri (Biologi) (8) |
| KEMOTROP | Organisme yang dalam menyintesis senyawa organik yang diperlukan menggunakan sumber energi yang berasal dari proses oksidasi senyawa organik atau anorganik (Biologi) (8) |
| KEMPAAIR | Apitan yang dijalankan dengan kekuatan air (8) |
| KEMPETAI | Polisi Jepang, yang sangat terkenal kekejamannya (pada Perang Dunia II) (8) |
| KEMPLANG | Tempeleng; kerupuk yang dibuat dari sagu dan ikan, bentuknya bulat; penganan terbuat dari sagu atau singkong diparut yang diberi garam, dikukus, dijemur, kemudian digoreng, biasanya dibentuk dengan kepalan tangan (Tata Boga) (8) |
| KEMPUNAN | Hal sangat ingin (akan); keadaan selalu ingat karena sangat ingin (akan); dalam kesukaran (kebingungan, kebimbangan, serba salah, merugi, dan sebagainya); keadaan merasa sangat celaka (karena kecewa sekali dan sebagainya); mendapat celaka karena tidak menyantap hidangan yang sudah dihidangkan (dalam kepercayaan masyarakat Melayu) (8) |
| KEMPYANG | Alat musik gamelan Jawa, bentuknya seperti bonang, bersatu tempat dengan ketuk, berfungsi sebagai pemberi tekanan pada irama musik gamelan (8) |
| KEMUDIAN | Belakangan; yang ada di belakang; waktu yang akan datang; kelak; belakang hari; sesudah itu; akhirnya (lalu) (8) |
| KEMUNCUP | Rumput tahunan, bulirannya berujung tajam dan mudah menempel pada pakaian atau bulu-bulu binatang, rumput yang muda dijadikan makanan ternak; bajang-bajang; cerucup; kalakanji; temucut; rumput jarum (Chrysopogon aciculatus) (Botani) (8) |
| KEMUNING | Pohon rendah, termasuk suku Rutaceae, tinggi mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dengan ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris (Murraya paniculata); merah keemasan (8) |
| KEMUNTUL | Pohon, tinggi hingga 35 m, kayunya keras dan liat, rebusan kulit kayunya merupakan obat sakit perut, getahnya digunakan untuk mengobati kudis; mempitis; semampat; kemutun (Cratoxylon formosum) (8) |
| KENAEMAS | Mendapat uang sogok (8) |
| KENAHAMA | Kejangkitan benih penyakit; infeksi (8) |
| KENAHATI | Jatuh cinta kepada; sebal; kesal hati (8) |
| KENAIKAN | Perihal naik; peningkatan; penambahan; kendaraan; tunggangan (8) |
| KENAMAAN | Ternama; terkenal (8) |
| KENANGAN | Sesuatu yang membekas dalam ingatan; kesan; kesan dalam ingatan (pikiran); ingatan (8) |
| KENAPANG | Pohon besar, daunnya lebar, buahnya bertempurung keras, kulitnya untuk menyamak kulit, bijinya dapat dibuat minya; ketapang (Terminalia cattapa) (8) |
| KENCRENG | Tiruan bunyi uang logam yang dijatuhkan ke dalam kaleng (8) |
| KENDARAT | Tali untuk menambatkan sapi atau binatang ternak lain (8) |
| KENGKENG | Tiruan bunyi dengking anjing (8) |
| KENGKONG | Membengkokkan kaki sewaktu tidur dgn posisi tidur miring (Gayo) (8) |
| KENINGAR | Pohon yang tingginya 10–15 m, kulit batangnya berwarna abu-abu tua dan berbau manis yang tajam, merupakan bahan ekspor yang penting; manis jangan; kasia; kayu manis (Cinnamomum burmani) (8) |
| KENINGAU | Kota di Malaysia (8) |
| KENOHONG | Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae; lepra; kusta (8) |
| KENTRUNG | Kesenian Jawa Timur yang berbentuk tembang (berisi cerita, sindiran, kritik, dan sebagainya) yang ditembangkan oleh satu orang dengan iringan tepukan rebana dari penembang tersebut (8) |
| KENTUCKY | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Frankfort (8) |
| KENTUTAN | Perdu berbatang memanjat, daunnya mengeluarkan bau busuk jika diremas, tanaman ini sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit, seperti sakit perut, encok, dan lumpuh, daunnya dimakan mentah-mentah atau dimasak; kesimbukan; daun kentut (Paederia foetida) (8) |
| KENTWOOD | Kota di Amerika Serikat (8) |
| KENYITAN | Kerling mata; kelipan; kedipan (mata) (8) |
| KENYUTAN | Tiruan susu (tetek) dibuat dari karet; dot; cara (hasil) mengisap puting susu (8) |
| KEONARAN | Kegemparan; kerusuhan; keributan (8) |
| KEPADAAN | Hal (keadaan) pada; kecukupan; kelengkapan (8) |
| KEPADUAN | Keadaan padu; kesatuan (pikiran dan sebagainya); kebulatan (pendapat dan sebagainya) (8) |
| KEPALANG | Tanggung; tidak cukup; kurang; sudah telanjur (dalam keadaan tanggung) (8) |
| KEPANGAN | Cara (hasil) mengepang (8) |
| KEPANJEN | Ibu kota Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur (8) |
| KEPAPAAN | Kemiskinan; kesengsaraan (8) |
| KEPAYANG | Pohon, tinggi hingga 40 m, kayunya tidak awet, digunakan untuk membuat batang korek api, kulit kayu digunakan sebagai tuba ikan, buahnya mengandung biji yang memabukkan; tempayang; simaung; pucung; hapesong (Pangium edule) (8) |
| KEPECONG | Kesemutan (8) |
| KEPEKAAN | Perihal peka; perihal mudah bergerak (tentang neraca, timbangan, dan sebagainya); kesanggupan bereaksi terhadap suatu keadaan (Kimia) (8) |
| KEPENCUT | Tertarik pada; jatuh cinta (Jawa) (8) |
| KEPENGIN | Ingin (8) |
| KEPETANG | Hari sebelum hari ini; kemarin (Minangkabau) (8) |
| KEPIKAIR | Kepik yang hidup di air tawar, pemangsa invertebrata, bahkan ikan kecil dan amfibi (Nepomorpha) (8) |
| KEPIKTEH | Kepik yang menjadi hama pada pohon teh, kina, jambu mete, kapas, atau cokelat, banyak terdapat di perkebunan yang berair (lengas) (Helopeltis spp.) (8) |
| KEPILUAN | Kesedihan hati (8) |
| KEPINCUK | Jatuh cinta; kepincut; tertarik hatinya; kepincut (8) |
| KEPINCUT | Terpincut; tertarik hatinya; jatuh cinta; kepincuk (8) |
| KEPINGAN | Pecahan; sobekan (8) |
| KEPINGIN | Ingin (8) |
| KEPINJAL | Serangga kecil takbersayap yang mempunyai tipe mulut penusuk-pengisap, berantena kecil, tubuhnya terkompresi secara lateral, kaki belakangnya membesar yang digunakan untuk melompat, memiliki cakar kuat untuk memegang inang dan mengisap darahnya, dan hidup sebagai parasit eksternal pada mamalia dan burung (Siphonaptera) (8) |
| KEPITING | Ketam yang hidup di pantai, berkaki sepuluh, dua di antaranya berupa supit yang tajam, punggungnya keras berwarna hijau kehitam-hitaman selebar telapak tangan, dapat dimakan (Scylla serrata) (8) |
| KEPLESET | Terpeleset; tergelincir (Jawa) (8) |
| KEPLOKAN | Tepuk tangan (8) |
| KEPORIAN | Sifat zat padat yang mengandung banyak saluran kecil atau ruang terbuka (Fisika) (8) |
| KEPUALAN | Perihal keluar berputar atau berpusar (8) |
| KEPUASAN | Perihal (yang bersifat) puas; kesenangan; kelegaan dan sebagainya (8) |
| KEPUJIAN | Sesuatu yang sangat terpuji; sesuatu yang amat dipuji (8) |
| KEPUNDAN | Kawah gunung berapi; kaldron (8) |
| KEPUNGAN | Hasil mengepung; hal (perbuatan dan sebagainya) mengepung; upacara makan bersama; selamatan (8) |
| KEPUTREN | Bagian istana tempat tinggal para putri raja (bangsawan) (Jawa) (8) |
| KERABANG | Cangkang (kulit) telur (8) |
| KERAGUAN | Perihal ragu; keadaan ragu; kesangsian; kebingungan; kebimbangan (8) |
| KERAJAAN | Bentuk pemerintahan yang dikepalai oleh raja; tanda-tanda kebesaran raja; martabat (kedudukan) raja; wilayah kekuasaan seorang raja; sifat sebagai raja; menjadi raja; naik takhta (8) |
| KERAJANG | Berlembar-lembar (tentang emas) (8) |
| KERAKPAI | Kulit pai yang telah dipanggang, teksturnya seperti kue kering (8) |
| KERAMBIL | Tumbuhan palem yang berbatang tinggi, buahnya tertutup sabut dan tempurung yang keras, di dalamnya terdapat daging yang mengandung santan dan air, merupakan tumbuhan serba guna; nyiur; kelapa (Cocos nucifera) (8) |
| KERAMBIT | Sabit kecil atau jembiah yang melengkung matanya; golok pendek; beladau (8) |
| KERANGAS | Hutan (8) |
| KERANGKA | Garis besar; rancangan; garis besar suatu gejala atau kejadian yang akan dibuat dalam laporan lengkap dan resmi; rangka; rangka (tulang-tulang) (8) |
| KERANJAT | Terkeranjat; terperanjat; terkejut (8) |
| KERAPIAN | Perihal rapi; keapikan (8) |
| KERAWANG | Lubang-lubang kecil dan halus (tentang tenunan, sulaman, sujian); kain tenun (tekat) yang berlubang-lubang kecil; terawang (8) |
| KERECENG | Kejap (mata) (8) |
| KEREDAAN | Perihal reda; ketenangan (8) |
| KEREDONG | Kain dan sebagainya penutup kepala (tubuh, muka, dan sebagainya) (Melayu Jakarta) (8) |
| KERELAAN | Kesediaan; perkenan (8) |
| KEREMIAN | Infeksi usus, biasanya pada anak-anak, karena di dalamnya tumbuh dan berkembang cacing keremi (8) |
| KERENENG | Kantong (tas) dari anyaman daun pandan (Jawa); keranjang arang (terbuat dari anyaman bilah bambu) (Jawa); keranjang kecil tempat (pembungkus) buah-buahan, dibuat dari anyaman bilah bambu kasar (Jawa) (8) |
| KERENGGA | Semut rangrang; rangrang; semut angkrang; semut kerengga (8) |
| KERENTAM | Tiruan bunyi berdentam-dentam atau berdentang-dentang; tiruan gerentang; kerentang (8) |
| KERENYOT | Kernyih atau gerenyot muka atau mulut (untuk mengejek atau menunjukkan rasa tidak suka dan sebagainya); serengit; seringing; seringai; jeringing; kumut; ringis; kerising (8) |
| KEREPYAK | Tiruan bunyi hujan atau tombak bersentuhan dan sebagainya (Jawa) (8) |
| KERESENG | Rekah, pecah kulitnya; bercelah atau terbuka sedikit sehingga tampak isinya, seperti buah manggis, buah durian (8) |
| KEREWENG | Pecahan benda yang terbuat dari tanah liat atau tembikar (seperti kuali, genting); wingka (8) |
| KERIKAPI | Korek api; keretan; geretan; gores api; gorek api (8) |
| KERINGAT | Air yang keluar melalui pori-pori tubuh (karena panas dan sebagainya); peluh (8) |
| KERINJAL | Ginjal; buah pinggang (8) |
| KERINTIL | Bergantungan (tentang buah-buahan dan sebagainya) (8) |
| KERISING | Kernyih atau gerenyot muka atau mulut (untuk mengejek atau menunjukkan rasa tidak suka dan sebagainya); serengit; seringing; kerenyot; seringai; jeringing; kumut; ringis (8) |
| KERITING | Ikal kecil-kecil (tentang rambut); kartu klaver; keriting cengkih (8) |
| KERLIPAN | Hasil mengerlip (8) |
| KERNYING | Mengernying; memperlihatkan gigi karena marah dan sebagainya; menghardik (8) |
| KERODONG | Mengerodong; menutup sangkar burung dengan kain dan sebagainya untuk melindungi dan menjaga kenyamanan burung (8) |
| KEROMONG | Alat musik yang bentuknya seperti bonang pada gamelan Jawa, dimainkan dengan dua pemukul, jika dimainkan bersama-sama dengan gambang kayu, rebab batok, gendang, dan kempul disebut gambang keromong (Musik/Melayu Jakarta) (8) |
| KERONCOR | Ketam besar jantan (yang betina disebut belangkas) (Limulus moluccanus) (8) |
| KEROPENG | Kerak (kotoran) yang mengering pada luka (kudis dan sebagainya) (8) |
| KEROSONG | Kulit ular yang ditinggalkan sesudah berganti kulit (8) |
| KERTAAJI | Proses penilaian pemberian harta kekayaan kepada ahli waris sebelum pewaris meninggal dunia (Hukum) (8) |
| KERUBUNG | Berkerubung; berkerumun (8) |
| KERUDUNG | Tudung (lampu dan sebagainya); kain penutup kepala perempuan; cadar (8) |
| KERUGIAN | Menanggung atau menderita rugi; perihal rugi; sesuatu yang dianggap mendatangkan rugi (tentang kerusakan); ganti rugi (8) |
| KERUNKEL | Pertumbuhan menyerupai daging (8) |
| KERUNYUT | Lipatan kecil pada dahi, pipi, dan sebagainya (Minangkabau) (8) |
| KERUSUNG | Daun pisang kering (8) |
| KESAMAAN | Perihal sama; kalimat pernyataan yang memuat hubungan sama dengan "=" yang sudah jelas kebenarannya sehingga tidak perlu dibuktikan lagi (Matematika) (8) |
| KESAMBET | Sakit dan mendadak pingsan karena gangguan roh jahat (orang halus, hantu) (Jawa) (8) |
| KESAMPER | Terkena penyakit; kemasukan roh jahat (8) |
| KESATRIA | Orang (prajurit, perwira) yang gagah berani; pemberani; kasta kedua dalam masyarakat Hindu; kasta bangsawan atau kasta prajurit (8) |
| KESATUAN | Perihal satu; keesaan; sifat tunggal; satuan; konvensi melalui observasi yang mengharuskan adanya konsistensi tempat, waktu, dan ruang dalam sebuah pertunjukan (Kesenian) (8) |
| KESAYUAN | Hal menderita sayu; kesedihan; keibaan hati (8) |
| KESENIAN | Perihal seni; keindahan (8) |
| KESEPIAN | Keadaan sepi; kesunyian; kelengangan; perasaan sunyi (tidak berteman dan sebagainya) (8) |
| KESERUAN | Keadaan seru (8) |
| KESIALAN | Keadaan sial; ketidakmujuran; kemalangan; kecelakaan (8) |
| KESIPUAN | Kemalu-maluan; tersipu(-sipu) (8) |
| KESOKESO | Alat musik gesek, seperti rebab dari Toraja (8) |
| KESRAKAT | Melarat dan sengsara (Jawa) (8) |
| KESUCIAN | Kebersihan (hati dan sebagainya); kemurnian (8) |
| KESUDIAN | Kesediaan; kerelaan; kesukaan; kemauan (8) |
| KESUFIAN | Hal-hal yang berkenaan dengan sufi (8) |
| KESUKAAN | Kegirangan; kegemaran; yang disukai; yang dicintai; kemauan; kesudian (8) |
| KESUKESI | Tiruan bunyi seperti orang berbisik-bisik (8) |
| KESUNGAI | Menuju sungai; buang air besar (biasanya di sungai) (8) |
| KETAATAN | Kepatuhan; kesetiaan; kesalehan; fungsi untuk tidak membahayakan atau mengganggu kedamaian atau keadilan (Hukum) (8) |
| KETAHUAN | Sudah diketahui; dikenali; diketahui; didapati; kelihatan; terang (bukan rahasia lagi) (8) |
| KETAKONG | Liana yang daunnya memanjang dan berkantong pada ujungnya, kantong berwarna hijau sampai merah dan berfungsi untuk memerangkap serangga, perbungaan berbentuk tandan, tumbuh di bioma tropis basah, tersebar dari Thailand, Malesia, Maluku, sampai Papua Nugini, dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tali, dan pengganti rotan (Nepenthes ampullaria) (Botani) (8) |
| KETAMBAK | Lencam (Pampus chinensisi) (8) |
| KETAPANG | Pohon besar, daunnya lebar, buahnya bertempurung keras, kulitnya untuk menyamak kulit, bijinya dapat dibuat minyak; kenapang (Terminalia catatapa); biji ketapang; minyak ketapang; kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, terkenal dengan sebutan Kota Negeri Tanah Kayong; ibu kota Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat; ampas kelapa (Melayu Riau); pelabuhan feri di Desa Ketapang, Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali (Pelabuhan Gilimanuk) melalui Selat Bali (8) |
| KETELUAP | Tempat air dipanaskan sebelum disalurkan ke radiator (8) |
| KETENGAN | Penjualan atau pembelian sedikit-sedikit; eceran (8) |
| KETEPENG | Perdu yang tumbuh tegak, tinggi mencapai 3 m, daunnya lonjong, digunakan untuk mengobati kadas, kurap, dan sebagainya, buahnya berbentuk polong; gelinggang; daun kurap (Cassia alata) (8) |
| KETIBAAN | Kedatangan (8) |
| KETIDING | Bakul besar berbentuk empat persegi yang dibuat dari rotan atau bambu tempat menyimpan padi atau beras (8) |
| KETIKETI | Lebah kecil (Apoidea) (8) |
| KETILANG | Burung kecil berbunyi nyaring (Pycnonotus aurigaster) (8) |
| KETIMBIS | Bisul kecil di tepi pelupuk mata; timbil (8) |
| KETIMBUL | Pohon besar yang kayunya tidak keras, daunnya lebar berbulu halus dan berbentuk seperti tangan terentang, buahnya berwarna hijau, berdaging dan berbiji, biasanya dibuat sayur; timbul; kulur; keluih (Artocarpus communis) (8) |
| KETINJAU | Kucica yang berekor lebih panjang, bertubuh bagian bawah cokelat karat, bertunggir putih, tersebar di Indocina dan Indonesia (Sumatra, Kalimantan, dan Jawa); murai; kucica hutan (Copsychus malabaricus) (8) |
| KETIPLAK | Tiruan bunyi orang berjalan memakai bakiak (sandal dari kayu) (8) |
| KETIPUNG | Gendang kecil yang hanya satu dari dua lubangnya yang ditutup kulit (Madura) (8) |
| KETOPONG | Topi (kopiah) tinggi yang keras dan kaku yang dipakai sebagai perhiasan (8) |
| KETOPRAK | Sandiwara tradisional Jawa, biasanya memainkan cerita lama dengan iringan musik gamelan, disertai tari-tarian dan tembang; makanan (khas Jakarta) terdiri atas ketupat, tahu goreng, kerupuk, dan taoge yang dibubuhi bumbu kacang yang berkecap; ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 20 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik, setiap sisik mempunyai pinggiran hitam, terdapat pola warna hitam berbentuk jala pada sirip ekor, warnanya cokelat kehitaman, tersebar di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan; kapar; selincah (Belontia hasselti) (8) |
| KETUAHAN | Memperoleh tuah (keuntungan dan sebagainya); kesaktian; keunggulan (8) |
| KETUBRUK | Tertubruk; terlanggar (kereta, mobil, dan sebagainya); tertumbuk (8) |
| KETULIAN | Keadaan tuli; perihal tuli; gangguan pendengaran yang sudah sangat berat, dengan kemampuan mendengar suara yang intensitasnya di atas 95 dB sehingga hanya bisa berkomunikasi melalui bahasa isyarat (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KETUMBAR | Tumbuhan perdu, daunnya bercuping, bunganya berbentuk payung majemuk dengan warna putih atau merah jambu, buahnya bulat kecil berwarna cokelat kekuning-kuningan, biasa digunakan untuk bumbu (Coriandrum sativum); buah ketumbar, sebesar merica tetapi lebih lunak, baunya agak wangi (8) |
| KETUMBIT | Terna yang tumbuh tegak, perasan air daunnya untuk mencuci mata (Leucas zeylanica) (8) |
| KETUNAAN | Keadaan cacat atau tidak mampu melakukan tugas atau aktivitas (misalnya karena rusaknya fungsi organ tubuh) (8) |
| KETUPANG | Sisa parutan kelapa yang sudah diambil santannya; ampas kelapa (8) |
| KEUDIKAN | Perihal udik; cara berpikir yang sangat sederhana (8) |
| KEUNIKAN | Sifat (keadaan, hal) unik; kekhususan; keistimewaan (8) |
| KEUTUHAN | Hal (keadaan) utuh; taraf keterikatan antara pelbagai unsur dalam struktur sintaksis atau struktur wacana (Linguistik) (8) |
| KEWANGEN | Karangan bunga beserta uang kepeng khusus untuk sembahyang (Bali) (8) |
| KEWIRAAN | Kepahlawanan; kemiliteran (8) |
| KFARSABA | Kota di Israel (8) |
| KHALAYAK | Segala yang diciptakan oleh Tuhan; makhluk (manusia dan sebagainya); kelompok tertentu dalam masyarakat yang menjadi sasaran komunikasi; orang banyak; masyarakat (8) |
| KHALIFAH | Wakil (pengganti) Nabi Muhammad saw. setelah Nabi wafat (dalam urusan negara dan agama) yang melaksanakan syariat (hukum) Islam dalam kehidupan negara; (gelar) kepala agama dan raja di negara Islam; penguasa; pengelola (8) |
| KHALIKAH | Yang diciptakan atau dijadikan oleh Tuhan (alam, makhluk, dan sebagainya) (Arab); pekerti; tabiat; kelakuan (Arab) (8) |
| KHALKHAL | Kota di Iran (8) |
| KHAMBHAT | Kota di India (8) |
| KHAMGAON | Kota di India (8) |
| KHANABAD | Kota di Afganistan (8) |
| KHARGONE | Kota di India (8) |
| KHARTOUM | Ibu kota Sudan (8) |
| KHATAMAN | Upacara selesai menamatkan Al-Qur'an (8) |
| KHATAULI | Kota di India (8) |
| KHATIFAH | Kain tebal dari bulu domba; permadani (8) |
| KHATIMAH | Kesudahan; akhir; akibat (8) |
| KHAWARIJ | Kaum luar yang tidak mengalami kekhalifahan, terjadi pada masa kekhalifahan Usman bin Affan, pada pertengahan abad VII (8) |
| KHAWATIR | Takut (gelisah, cemas) terhadap suatu hal yang belum diketahui dengan pasti (8) |
| KHAYALAN | Yang dikhayalkan; hasil angan-angan; fantasi; rekaan; angan-angan (8) |
| KHAZANAH | Barang milik; harta benda; kekayaan; kumpulan barang; perbendaharaan; tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dan sebagainya) (8) |
| KHENIFRA | Kota di Maroko (8) |
| KHILAFAH | Kepemimpinan secara umum dan luas, baik dalam urusan agama maupun dunia sebagai pengganti kepemimpinan Nabi Muhammad saw. (Arab) (8) |
| KHITANAN | Pelaksanaan (upacara) memotong kulup; sunatan (8) |
| KHONKAEN | Kota di Thailand (8) |
| KHUJAYLI | Kota di Uzbekistan (8) |
| KHURAFAT | Dongeng (ajaran dan sebagainya) yang tidak masuk akal; takhayul (8) |
| KIAKKIAK | Semut yang besar dan hitam warnanya; cengkiak; kelengkiak (Polichoderus sp.) (8) |
| KIALKIAL | Bergerak kuat-kuat (karena hendak melepaskan diri, karena tertawa, dan sebagainya) (8) |
| KIAMBANG | Tumbuhan yang mengapung di permukaan air tenang yang tidak dalam, berdaun kecil bulat, berkembang biak dengan cepat, berfungsi sebagai tempat persembunyian ikan; apu-apu; kayu apu; kapu-kapu (Pistia stratiotes) (8) |
| KIBORDIS | Pemain kibor (Musik) (8) |
| KIDAKIDA | Hiasan (pada tepi selendang dan sebagainya) dibuat dari kertas emas dan sebagainya; loberci; jemeki (8) |
| KIDUNGAN | Nyanyian yang bersifat lirik (yang melukiskan suatu perasaan) (8) |
| KIGAMANI | Ibu kota Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah (8) |
| KIKAVSER | Kompi kavaleri panser (akronim) (8) |
| KIKAVTAI | Kompi kavaleri pengintai (akronim) (8) |
| KILANGAN | Kilang (8) |
| KILIKILI | Penyambung antara keluan kerbau, sapi dan tali ikatnya, terbuat dari tanduk, berbentuk angka delapan (Minangkabau); penganan goreng yang terbuat dari tepung singkong atau beras, berbentuk angka delapan (Minangkabau) (8) |
| KILOBITA | Ukuran kapasitas memori dalam komputer digital 1.024 bita (8) |
| KILOGRAM | Satuan ukuran berat (massa) 1.000 g (disingkat kg) (8) |
| KILOVOLT | Satuan ukuran tegangan listrik 1.000 volt (disingkat kv) (8) |
| KILOWATT | Satuan ukuran tenaga listrik 1.000 watt (disingkat kw) (8) |
| KIMAGAMA | Suku bangsa yang mendiami Pulau Kolepom, bagian selatan Papua, sebelah barat Merauke, Provinsi Papua (8) |
| KIMBIYUM | Orang yang dalam mimpi dapat berhubungan dengan makhluk halus (Muyu) (8) |
| KIMIAWAN | Ahli kimia (8) |
| KIMIGAYO | Lagu kebangsaan Jepang (Jepang) (8) |
| KIMIKIMI | Masakan khas Lombok, dibuat dari irisan tahu, daging cincang, dan kacang panjang, dibumbui bawang merah, putih, lengkuas, jahe, terasi, cabai, dimasak dengan santan (8) |
| KIMOGRAF | Alat untuk mencatat (melukiskan) variasi tekanan atau gerakan (misalnya gerak gelombang denyut nadi, tekanan darah) (8) |
| KINANGAN | Hasil menginang; penginangan (8) |
| KINANTAN | Yang seluruh (sekujur) tubuhnya putih (tentang ayam, kuda, dan sebagainya); nama ayam aduan (Sumatra Utara); seseorang yang luar biasa (kepandaian, keberanian, dan sebagainya) (kiasan); putih serupa warna bulu angsa (8) |
| KINCIRAN | Kincir (8) |
| KINCLONG | Berkilap; bersinar; baik; bagus (kiasan) (8) |
| KINESHMA | Kota di Rusia (8) |
| KINESIKA | Ilmu tentang pemakaian gerak tubuh (tangan, muka, dan sebagainya) sebagai bagian dari proses komunikasi (8) |
| KINESKOP | Rekaman film dari acara televisi; tabung gambar sinar katode; alat untuk memastikan refraksi (pembiasan) dengan cara okulasi (8) |
| KINETIKA | Cabang pengetahuan dinamika tentang pengaruh suatu gaya pada gerakan benda; ilmu gerak; jenis kekuatan yang menghasilkan gerak (Olahraga) (8) |
| KINGKONG | Kera berukuran besar dan menyerupai gorila (Gorilla sp.) (8) |
| KINGSTON | Ibu kota Kanada dan ibu kota Jamaika (8) |
| KINIKINI | Larva capung, hidup di bawah permukaan air kolam, badannya beruas-ruas, ukuran badan mencapai 1,5 cm, memiliki tiga pasang kaki (8) |
| KINSHASA | Ibu kota Republik Kongo (8) |
| KIPASAIR | Kipas untuk menyapu air dari kaca mobil bagian luar (8) |
| KIPUNJIN | Primata yang termasuk kelompok monyet, berukuran besar, jarang beraktivitas di permukaan tanah, tinggi monyet dewasa sekitar 90 cm, banyak dijumpai di dataran tinggi Afrika (Rungwecebus kipunji) (8) |
| KIRAKIRA | Lebih kurang; agaknya; barangkali; mungkin (hampir pasti); dugaan; sangka-sangka; agak-agak; hitungan; taksiran; rancangan (pengeluaran uang dan sebagainya); timbang-timbang; pikir-pikir dulu (8) |
| KIRATPUR | Kota di India (8) |
| KIRBATES | Kantong dari karet diisi es untuk menjaram (mengompres) (8) |
| KIRIBARU | Gerakan moral yang menganut pandangan baru dalam membela kepentingan rakyat dan bukan merupakan partai atau lembaga terorganisasi dan berdisiplin (8) |
| KIRIBATI | Negara yang terletak di Samudra Pasifik Barat, beribu kota Tarawa (8) |
| KIRIKHAN | Kota di Turki (8) |
| KIRIKIRI | Suku bangsa yang mendiami daerah di sebelah barat pertemuan sungai Tariku dan Muyabu (8) |
| KIRILUAR | Pemain depan sepak bola yang menduduki posisi paling kiri (Olahraga) (8) |
| KIRINYUH | Tanaman gulma, digunakan sebagai pupuk organik, ekstrak daunnya untuk penghambat bakteri penyebab cacar pada gurami (Chromolaena odorata) (8) |
| KIRKLAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| KIRSEHIR | Kota di Turki (8) |
| KISARAZU | Kota di Jepang (8) |
| KISHINEV | Ibu kota Moldova (8) |
| KISIKISI | Kayu atau besi yang dipasang berdiri dan berjarak sehingga terdapat celah-celah (pada tingkap dan sebagainya); terali; jeruji; jari-jari (roda); celah; ganggang (pintu dan sebagainya); gantungan dari besi atau kayu di langit-langit panggung untuk menggantung perlengkapan lampu dan gambar latar (Kesenian) (8) |
| KITABTIB | Buku mengenai mantra atau jampi-jampi (8) |
| KITAKAMI | Kota di Jepang (8) |
| KITORANG | Kita orang; kita (terutama digunakan di Manado dan Ambon) (8) |
| KLADODIA | Batang atau cabang pipih hijau yang mampu berfotosintesis seperti daun dan mempunyai pertumbuhan yang tak terbatas (Biologi) (8) |
| KLAIPEDA | Kota di Lithuania (8) |
| KLAKKLIK | Suara ‘klik’ berkali-kali, seperti suara kamera yang ditekan berkali-kali (8) |
| KLARINET | Alat musik tiup dengan lidah-lidah tunggal yang dapat bergetar, dibuat dari kayu atau logam yang diberi lubang-lubang dan gamitan, menghasilkan suara kecil melengking (Musik) (8) |
| KLARITAS | Kejernihan atau kemulusan batu mulia atau intan berlian (8) |
| KLASEMEN | Penentuan ke dalam kelas (golongan, tingkatan); pengelasan (8) |
| KLASIKAL | Secara bersama-sama di dalam kelas (8) |
| KLAVIKOR | Alat musik kuno semacam piano (8) |
| KLAVIOLA | Piano yang dapat dibunyikan oleh mesin (Musik) (8) |
| KLEDOFIT | Tumbuhan yang tumbuh pada tempat penimbunan sampah (Biologi) (8) |
| KLEMENSI | Kesediaan mengampuni atau memaafkan; kemurahan hati; kerahiman (8) |
| KLERIKAL | Bersangkutan dengan golongan rohaniwan (8) |
| KLERIKUS | Pendeta (8) |
| KLIMAFIT | Tumbuhan yang daerah persebarannya ditentukan oleh faktor iklim (Biologi) (8) |
| KLIMOVSK | Kota di Rusia (8) |
| KLISTRON | Tabung elektron yang mengubah aliran elektron menjadi gelombang cahaya berfrekuensi tinggi (Kimia); tabung elektron yang bekerja sebagai osilator dan pembangkit mikrogelombang elektromagnetik (yang berfrekuensi antara 1–100 gigahertz, 1 giga = 109) (Fisika) (8) |
| KLITELUM | Bagian tubuh yang menyerupai pelana (pada tubuh beberapa jenis Annelida) (Zoologi) (8) |
| KLITORIS | Daging atau gumpal jaringan kecil yang terdapat pada ujung atas lubang kemaluan perempuan; kelentit; itil (Anatomi) (8) |
| KLORAMIN | Zat yang menyebabkan iritasi pada mata dan kulit, terbentuk saat klorin bereaksi dengan amonia (Kimia) (8) |
| KLOROFIL | Zat penghijau tumbuhan (terutama pada daun) yang terpenting dalam proses fotosintesis; zat hijau daun (8) |
| KLOROSIS | Keadaan tidak sehat yang ditandai oleh menguningnya bagian-bagian yang biasanya berwarna hijau sebagai akibat tidak cukup terbentuknya klorofil (Botani); anemia pada perempuan muda yang disebabkan oleh terlampau sedikitnya hemoglobin (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KNOCKOUT | Akhir pertandingan (dalam olahraga tinju) apabila salah satu petinju dipukul jatuh dan tidak dapat bangun lagi dalam waktu tertentu; disingkat KO (ungkapan/Inggris) (8) |
| KOAGULAN | Zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah (Kimia) (8) |
| KOAKSIAL | Berporos sama (8) |
| KOBOISME | Sikap hidup yang koboi-koboian (8) |
| KODAERAL | Komando daerah angkatan laut (akronim) (8) |
| KODEAREA | Kode berupa nomor yang biasanya menunjukkan area pelayanan telepon dalam sebuah wilayah seperti kota, negara (8) |
| KODEBITA | Bentuk-bentuk instruksi Java yang dapat diaplikasikan pada mesin virtual Java (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KODEBUTA | Kode pada uang kertas berupa cetakan timbul untuk memudahkan tunanetra mengetahui nilai uang dengan merabanya (8) |
| KODEETIK | Norma dan asas yang diterima oleh kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku (8) |
| KODUKODU | Wadah yang terbuat dari buah maja kering, digunakan sebagai tempat menyimpan air (Wolio) (8) |
| KOENZIMA | Senyawa kompleks yang berperan dengan enzim tertentu dalam reaksi biokimia yang menghasilkan energi (Olahraga) (8) |
| KOENZIMQ | Koenzim pada rantai pernapasan atau transpor elektron dalam mitokondria; ubikuinon (8) |
| KOFAKTOR | Suatu elemen atau prinsip; komponen nonprotein yang dibutuhkan oleh suatu enzim agar dapat aktif (8) |
| KOFERMEN | Bahan yang menaikkan keaktifan fermen atau enzim, seperti kalsium untuk trombin (Kimia) (8) |
| KOGITASI | Kemampuan untuk berpikir; pemikiran; meditasi (8) |
| KOGNATIF | Bersifat kognat (8) |
| KOGNITIF | Berhubungan dengan atau melibatkan kognisi; berdasar kepada pengetahuan faktual yang empiris (8) |
| KOHANWIL | Komando pertahanan wilayah (akronim) (8) |
| KOHUKOHU | Masakan khas Ambon, dibuat dari ikan teri, dicampur parutan kelapa, bumbu, dan belimbing, dibungkus daun pisang dan dipanggang, disajikan dengan singkong rebus, ditambah tauge dan kemangi; urap (8) |
| KOKIRABA | Pencipta pertama yang diyakini dalam kepercayaan lama suku Gane di Halmahera (8) |
| KOKSIDIA | Organisme parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada usus manusia dan hewan (8) |
| KOKSITIS | Peradangan pada sendi pinggul (8) |
| KOLBANDA | Kultivar pohon wijayakusuma yang tidak dapat berbunga, berdaun kuning, bisa disayur, sering ditanam sebagai tanaman hias (Pisonia grandis var. alba) (8) |
| KOLEGIAL | Bersifat seperti teman sejawat (sepekerjaan) atau akrab seperti teman sejawat (8) |
| KOLEKDOL | Orang yang membeli suatu benda, biasanya berkaitan dengan seni, untuk dijual kembali (8) |
| KOLEKOLE | Jenis perahu di daerah Maluku, terbuat dari kayu, memakai dua pasang cadik, digerakkan dengan dayung untuk berlayar, mengangkut orang; perahu kecil dari kayu bulat (Papua) (8) |
| KOLEKTIF | Secara bersama; secara gabungan (8) |
| KOLEKTOR | Orang yang mengumpulkan dana; orang yang mengumpulkan benda untuk koleksi (prangko, benda bersejarah, dan sebagainya yang sering dikaitkan dengan minat atau hobi); alat untuk mengumpulkan benda koleksi; tahanan yang menjadi penyambung antara bagian yang bergerak dan bagian yang tidak bergerak dalam jaringan listrik (Elektronika); bagian dari transistor yang dilewati arus utama pembawa muatan yang meninggalkan basis transistor itu (Fisika) (8) |
| KOLENJER | Alat penanggalan tradisional berupa papan kayu yang berisi garis-garis dan titik-titik dalam suatu pola, hanya bisa dibaca oleh orang-orang tertentu (Sunda) (8) |
| KOLHAPUR | Kota di India (8) |
| KOLIGASI | Hubungan antara kategori gramatikal dari unsur leksikal di dalam struktur sintaktis (Linguistik); kelompok unsur leksikal yang berkategori gramatikal sama dalam struktur sintaktis (Linguistik) (8) |
| KOLIMASI | Proses pengubahan berkas cahaya (sinar) yang berpencar menjadi berkas sejajar (Fisika) (8) |
| KOLLEGAL | Kota di India (8) |
| KOLMERAH | Kol yang berwarna merah, memiliki aroma yang lebih kuat daripada kol putih, dapat dimakan mentah atau dimasak terlebih dahulu, mempunyai kandungan serat, vitamin C, kalsium, besi, dan kalium lebih tinggi dibanding kol hijau (Brasica oleracea captata) (8) |
| KOLODION | Larutan selulosa nitrat dalam campuran alkohol dan eter (Kimia) (8) |
| KOLOIDAL | Berkenaan dengan koloid; bersifat koloid (8) |
| KOLOKASI | Asosiasi tetap antara kata dan kata lain dalam lingkungan yang sama (Linguistik) (8) |
| KOLOKIUM | Pertemuan keahlian; seminar; kegiatan belajar (pada tataran pendidikan sarjana) yang dilakukan dalam bentuk seminar untuk membahas proyek penelitian bertaraf lanjutan (Pendidikan) (8) |
| KOLOMBEN | Bolu yang lebih empuk dan enak (8) |
| KOLOMBIA | Negara yang terletak di Amerika Selatan Barat Laut, beribu kota Bogota (8) |
| KOLOMYIA | Kota di Ukraina (8) |
| KOLONGAN | Gelang-gelang besar atau lingkaran dari rotan dan sebagainya; kolong-kolong (8) |
| KOLONIAL | Berhubungan dengan sifat jajahan (8) |
| KOLOSEUM | Amfiteater (8) |
| KOLOTIPE | Pencetakan langsung (8) |
| KOLPITIS | Peradangan pada vagina (8) |
| KOLSAVOI | Kol berdaun keriting dengan urat daun yang nyata dan dalam, aromanya lebih lembut daripada kol putih atau merah, diolah menjadi salad, sup, dan sebagainya (Brasica oleracea sabouda) (8) |
| KOLUMELA | Bagian tengah rumah siput; massa keping tengah koralit (8) |
| KOLUMNIS | Orang yang secara tetap menulis artikel dalam surat kabar atau majalah (8) |
| KOLUMNUS | Struktur berbentuk batang seperti badan karang (Zoologi); poros tulang belakang (vertebrata) (Zoologi); bagian sumsum punggung yang dibagi-bagi secara membujur (Zoologi) (8) |
| KOLUVIAL | Berkaitan dengan bahan atau proses trasnportasi atau reposisi oleh gerakan massa dan aliran limpasan yang bersifat lokal tidak terpusat (Ilmu Tanah) (8) |
| KOLUVIUM | Pecahan batu dan bahan tanah yang terhimpun dalam dasar lereng yang curam karena hukum gaya tarik (gravitasi) (Geografi dan Geologi) (8) |
| KOMANDAN | Kepala (pemimpin) pasukan (di suatu daerah, kota, atau benteng); kepala (pemimpin) sekelompok pasukan; kepala pasukan polisi (8) |
| KOMBATAN | Petempur (8) |
| KOMBOLOI | Perlengkapan sembahyang yang bentuknya mirip tasbih, dalam masyarakat Yunani dipercayai dapat menghilangkan stres (8) |
| KOMBORAN | Pakan basah untuk sapi, kuda, dan sebagainya, dibuat dari campuran air, dedak, garam, dan probiotik (8) |
| KOMBUKHA | Kumpulan bakteri dan ragi, bentuknya seperti gelatin, hidup di air yang mengandung gula, seperti teh manis, fungsinya memfermentasikan air yang mengandung gula (8) |
| KOMBUSIO | Oksidasi yang cepat disertai pemancaran panas (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KOMEDIAN | Pelawak; pemain komedi (8) |
| KOMENDUR | Kepala pasukan; pembesar pelabuhan; syahbandar; kepala daerah (kontrolir) (8) |
| KOMENSAL | Salah satu dari dua organisme yang berada bersama-sama dalam komensalisme (8) |
| KOMENTAR | Ulasan atau tanggapan atas berita, pidato, dan sebagainya (untuk menerangkan atau menjelaskan); bagian teks program yang disertakan untuk memudahkan pembuat atau pembaca program untuk memahami perintah yang ada di dalam program (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KOMERING | Suku bangsa di Provinsi Sumatra Selatan (8) |
| KOMINUSI | Pemecahan dalam bagian yang kecil-kecil (8) |
| KOMISURA | Hubungan yang dilakukan oleh serat atau berkas saraf antara pusat bilateral dalam sistem saraf pusat (Anatomi) (8) |
| KOMITMEN | Perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu; kontrak; tanggung jawab (8) |
| KOMORBID | Berhubungan dengan komorbiditas; penyakit penyerta (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KOMPAKSI | Penekanan partikel sehingga membentuk massa padat (8) |
| KOMPETEN | Cakap (mengetahui); berkuasa (memutuskan, menentukan) sesuatu; berwewenang (8) |
| KOMPILER | Orang yang bertanggung jawab menyelesaikan bahan untuk suatu terbitan (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KOMPLAIN | Keluhan (8) |
| KOMPLEKS | Himpunan kesatuan; kelompok; mengandung beberapa unsur yang pelik, rumit, sulit, dan saling berhubungan; sistem gagasan yang tertekan atau dikuasai oleh emosi sehingga dapat menimbulkan tingkah laku yang tidak wajar; senyawa yang molekul atau ion nonlogamnya melekat pada atom logam pusat (Kimia) (8) |
| KOMPONEN | Bagian dari keseluruhan; unsur; perangkat elektronik fisik yang merupakan bagian dari rangkaian, seperti koil dan resistor (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KOMPONIS | Penggubah lagu (musik) (8) |
| KOMPOSER | Komponis (8) |
| KOMPOSIT | Gabungan; campuran; paduan serat gelas dan karbon; penyatuan dua atau lebih sinyal atau data untuk keperluan yang berbeda (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KOMPRANG | Sangat longgar (tentang celana) (8) |
| KOMPRESI | Pemberian tekanan yang tinggi; pengempaan; pemampatan; berkas yang isinya telah dimampatkan oleh program khusus, sehingga menempati ruang yang lebih sedikit pada cakram atau perangkat penyimpanan lainnya (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KOMPROMI | Persetujuan dengan jalan damai atau saling mengurangi tuntutan (tentang persengketaan dan sebagainya); persetujuan dengan musyawarah mufakat (8) |
| KOMPULSI | Dorongan; paksaan; kebutuhan yang tidak disadari yang biasanya bertentangan dengan keinginan secara sadar (Psikologi) (8) |
| KOMPUTER | Alat elektronik otomatis yang dapat menghitung atau mengolah data secara cermat menurut instruksi, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dan sebagainya), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan (8) |
| KOMUNIKE | Pengumuman atau pemberitahuan resmi dari pemerintah (di surat kabar dan sebagainya), biasanya dikeluarkan sesudah selesai pertemuan diplomatik atau sesudah selesai kegiatan militer tertentu (8) |
| KOMUNION | Salah satu pembagian daerah di Kamboja (8) |
| KOMUTASI | Pergantian (8) |
| KONDILUS | Tonjolan bulat pada tulang dan diliputi tulang rawan yang membentuk persendian dengan tulang lain (Anatomi) (8) |
| KONDIMEN | Bumbu yang digunakan untuk memberi rasa pada makanan, seperti garam, lada, atau mustar (Tata Boga) (8) |
| KONDOTEL | Kondominium hotel (akronim) (8) |
| KONDUITE | Peri kelakuan, kemampuan, atau kepatuhan terhadap tata tertib (tentang pegawai) (8) |
| KONDUKSI | Hantaran dari bagian benda ke bagian benda lain atau dari satu benda ke benda lain tanpa perpindahan partikel atau zat (8) |
| KONDUSIF | Memberi peluang pada hasil yang diinginkan yang bersifat mendukung (8) |
| KONEKTIF | Bersifat menghubungkan (8) |
| KONEKTOR | Alat untuk menyambung hantaran listrik (8) |
| KONFEKSI | Pakaian dan sebagainya yang dibuat secara massal yang dijual dalam keadaan jadi, tidak diukur menurut pesanan, tetapi menurut ukuran yang sudah ditentukan (8) |
| KONGESTI | Penimbunan; banyaknya barang tertimbun di suatu tempat sehingga menimbulkan kemacetan arus barang; jumlah darah atau lendir yang berlebih dalam suatu organ di dalam tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KONGHUCU | Kepercayaan tradisional Tionghoa yang dikembangkan dengan inti ajaran konfusianisme (8) |
| KONGKOAN | Gedung untuk umum (terutama di kalangan masyarakat Cina); majelis (penasihat) urusan Cina (8) |
| KONGKONG | Kayu (besi) berlubang yang dipasang pada leher atau pada kaki (sebagai hukuman atau supaya terhukum jangan melarikan diri); pasung; tiruan bunyi seperti gonggong anjing yang keras; gonggong; salak; posisi duduk berjuntai atau jongkok (8) |
| KONGRUEN | Sifat gambar geometrik yang bentuknya sama dan sebangun (Matematika) (8) |
| KONGSIAN | Pajak tanah bagi pengguna tanah partikelir (8) |
| KONIFERA | Tumbuhan yang seluruh batang, cabang, dan daunnya seperti kerucut dan tetap hijau sepanjang tahun (8) |
| KONJUGAN | Pasangan individu yang mengadakan konjugasi (8) |
| KONJUGAT | Senyawa kimia yang terbentuk dengan menggabungkan dua atau lebih senyawa (Kimia) (8) |
| KONKLUSI | Simpulan (pendapat) (8) |
| KONKRESI | Senyawa kimia (seperti kalsium karbonat atau oksida besi) yang terkonsentrasi secara lokal dalam bentuk butiran (8) |
| KONKUREN | Lawan bersaing (harga dan sebagainya); bersaingan; bersengketa (8) |
| KONNAGAR | Kota di India (8) |
| KONONKOT | Pengatur pembalasan pembunuhan, sekali atau lebih dari sekali (Muyu) (8) |
| KONOSKOP | Peranti yang bagian utamanya berupa sebuah mikroskop bersudut lebar, digunakan untuk menyelidiki dan mengamati rajah interferens dan gejala yang berkaitan dengan lempeng hablur yang dipotong secara khusus, digunakan khusus untuk mengukur sudut sumbu; hodoskop (Fisika) (8) |
| KONOTASI | Tautan pikiran yang menimbulkan nilai rasa pada seseorang ketika berhadapan dengan sebuah kata; makna yang ditambahkan pada makna denotasi (Linguistik) (8) |
| KONSELOR | Anggota (staf) perwakilan di luar negeri, kedudukannya di bawah duta besar dan bertindak sebagai pembantu utama (pemangku) kepala perwakilan; orang yang melayani konseling; penasihat; penyuluh (8) |
| KONSEPSI | Pengertian; pendapat (paham); rancangan (cita-cita dan sebagainya) yang telah ada dalam pikiran; percampuran antara inti sel jantan dan inti sel betina; pembuahan benih (Biologi) (8) |
| KONSERTO | Komposisi untuk permainan satu instrumen solo atau lebih dengan iringan orkes, atau kadang-kadang dengan iringan piano (Musik) (8) |
| KONSESIF | Konjungsi atau klausa yang menyatakan keadaan atau kondisi yang berlawanan dengan sesuatu yang dinyatakan dalam klausa utama (8) |
| KONSILER | Penyamar wajah berwarna seperti kulit, biasanya berbentuk pasta atau cairan padat, digunakan untuk menutupi noda pada wajah dan lingkaran hitam di sekitar mata (8) |
| KONSONAN | Bunyi bahasa yang dihasilkan dengan menghambat aliran udara pada salah satu tempat di saluran suara di atas glotis (Linguistik); bunyi bahasa yang dapat berada pada tepi suku kata dan tidak sebagai inti suku kata (Linguistik); fonem yang mewakili suatu bunyi kontoid (Linguistik) (8) |
| KONSTANZ | Kota di Jerman (8) |
| KONSTRUK | Cara menyusun atau susunan yang merupakan suatu wujud; struktur; bangun (8) |
| KONSULAT | Jabatan (kedudukan) konsul; kantor konsul (8) |
| KONSULEN | Orang yang diangkat menjadi penasihat atau pembela dalam suatu perkara, misalnya soal perpajakan (8) |
| KONSULER | Orang yang memberikan nasihat dengan dibayar (khususnya dalam bidang perpajakan); konsultan; berkenaan dengan konsul atau konsulat (8) |
| KONSUMEN | Pemakai barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya); penerima pesan iklan; pemakai jasa (pelanggan dan sebagainya) (8) |
| KONSUMER | Organisme dalam suatu ekosistem yang memanfaatkan organisme lain sebagai makanannya (Zoologi); konsumen (8) |
| KONSUMSI | Pemakaian barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya); barang-barang yang langsung memenuhi keperluan hidup kita; makanan (8) |
| KONTINEN | Bagian bumi berupa tanah atau daratan yang sangat luas sehingga bagian tengah benua itu tidak mendapat pengaruh langsung dari angin laut (seperti Eropa, Australia, Amerika, Afrika, dan Asia); benua (8) |
| KONTINUM | Rangkaian (8) |
| KONTINUO | Musik pengiring yang dimainkan pada jalur bas, sering mengiringi karya-karya klasik (Musik) (8) |
| KONVEKSI | Gerak udara, air, atau cairan lain dengan arah vertikal (Geografi dan Geologi); peristiwa gerakan benda cair atau gas karena perbedaan suhu dan tekanan (8) |
| KONVENSI | Permufakatan atau kesepakatan (terutama mengenai adat, tradisi, dan sebagainya); perjanjian antarnegara, para penguasa pemerintahan, dan sebagainya; konferensi tokoh masyarakat atau partai politik dengan tujuan khusus (memilih calon untuk pemilihan anggota DPR dan sebagainya) (8) |
| KONVERSI | Perubahan dari satu sistem pengetahuan ke sistem yang lain; perubahan pemilikan atas suatu benda, tanah, dan sebagainya; perubahan dari satu bentuk (rupa, dan sebagainya) ke bentuk (rupa, dan sebagainya) yang lain; proses perubahan dari satu bentuk atau format ke bentuk atau format yang lain (Komputer dan Teknologi Informasi); pengalihan kata dari kategori gramatikal satu ke kategori gramatikal lain tanpa perubahan bentuk (Linguistik) (8) |
| KONVEYOR | Alat mekanis untuk membawa (mengangkut dan sebagainya) barang dari suatu tempat ke tempat lain (dengan ban atau rantai berjalan); pembawa; pengantar (8) |
| KONVULSI | Tarikan atau gerakan tidak terkendali dari otot yang menimbulkan kekejangan pada bagian tubuh (8) |
| KOOPTASI | Pemilihan anggota baru dari suatu badan musyawarah oleh anggota yang telah ada (8) |
| KOPASGAT | Komando pasukan gerak cepat (akronim) (8) |
| KOPASSUS | Komando pasukan khusus (akronim) (8) |
| KOPELRIM | Ikat pinggang besar yang dikenakan dengan mengaitkan kedua ujungnya (terutama dipakai oleh tentara) (8) |
| KOPEPODA | Krutasea berukuran sangat kecil, hidup di antara plankton dan merupakan sumber makanan bagi ikan (8) |
| KOPERASI | Perserikatan yang bertujuan memenuhi keperluan para anggotanya dengan cara menjual barang keperluan sehari-hari dengan harga murah (tidak bermaksud mencari untung) (8) |
| KOPERTIS | Koordinasi perguruan tinggi swasta (akronim) (8) |
| KOPIARAB | Pohon yang batangnya berbulu, daunnya menjari, bunganya berbentuk trompet, buahnya kapsul memanjang, tumbuh di bioma tropis kering, buah muda dapat dimanfaatkan untuk sayuran dan biji untuk kopi; okra (Abelmoschus esculentus) (8) |
| KOPIDAUN | Kopi yang terbuat dari serbuk daun kopi yang dijerang (8) |
| KOPIJAHE | Minuman hangat dari kopi yang dicampur dengan jahe (8) |
| KOPIJAWA | Kopi yang berasal dari Jawa, cita rasanya tidak terlalu kaya seperti kopi dari Sumatra atau Sulawesi karena biasanya diproses secara basah, sebagian mengeluarkan aroma tipis rempah dengan tingkat keasaman yang rendah (8) |
| KOPILUAK | Biji kopi yang terdapat dalam tahi musang (8) |
| KOPIMADU | Minuman dari kopi yang dicampur dengan rebusan cengkih, kayu manis, dan gula (8) |
| KOPISUSU | Minuman dari kopi yang dicampur susu; warna cokelat muda (8) |
| KOPITIAM | Kedai kopi (8) |
| KOPLANAR | Terletak pada bidang yang sama; sebidang (Matematika) (8) |
| KOPLOKAN | Alat yang terbuat dari bambu yang dibelah, digunakan untuk mengusir burung (8) |
| KOPROLIT | Kotoran yang telah memfosil (Kimia) (8) |
| KOPSURAT | Bagian atas surat yang berisi keterangan tentang nama, alamat, dan nomor telepon suatu kantor, lembaga resmi pemerintah, badan usaha, dan sebagainya; kepala surat; tajuk surat (8) |
| KOPULASI | Pergabungan; persetubuhan; perkawinan (Biologi) (8) |
| KORAKORA | Perahu dayung tradisional dari kepulauan Halmahera, Sangir, dan sekitarnya, panjang perahu mencapai 25 m dengan badan yang sempit, didayung oleh 40—60 orang, dahulu digunakan sebagai perahu perang atau dagang, saat ini digunakan untuk penyambutan tamu; festival budaya yang bertujuan untuk memperkenalkan wisata bahari di Ternate, Maluku Utara, agenda utamanya adalah lomba perahu tradisional (8) |
| KORDOFON | Alat musik yang sumber bunyinya berasal dari senar yang dipetik, digesek, dan sebagainya (Musik) (8) |
| KORDUROI | Kain katun tebal yang bergaris-garis vertikal dan tahan lama (8) |
| KOREKAPI | Gorek api; kerik api; geretan; gores api; keretan (8) |
| KOREKTIF | Bersifat korek (memperbaiki, teliti, berdisiplin) (8) |
| KOREKTOR | Orang yang (pekerjaannya) membetulkan kesalahan (pada cetak coba, naskah, dan sebagainya); orang yang bertugas membetulkan hasil susunan untuk disesuaikan dengan contohnya; pengoreksi; pemeriksa hasil ujian tulis; pengoreksi (8) |
| KORELASI | Hubungan timbal balik atau sebab-akibat; keterkaitan; saling berhubungan (8) |
| KORENGAN | Berkoreng; banyak korengnya (boroknya) (8) |
| KORINTIA | Bangunan arsitektur yang bercirikan hiasan daun Acantus pada kepala tiangnya (8) |
| KORIYAMA | Kota di Jepang (8) |
| KOROLOGI | Kajian sebaran makhluk hidup secara geografis (8) |
| KOROLYOV | Kota di Rusia (8) |
| KOROSTEN | Kota di Ukraina (8) |
| KORPORAT | Bersifat atau berkaitan dengan korporasi; berbadan hukum (8) |
| KORSELET | Baju baja untuk pelindung badan; kutang (8) |
| KORTISOL | Hormon steroid yang diproduksi oleh kolesterol di dalam dua kelenjar adrenal yang terdapat pada tiap ginjal (Kimia); hidrokortison (8) |
| KORTISON | Hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar kulit adrenal (C21H28O5) (Kimia); hormon yang dilepaskan oleh otak ketika seseorang dalam keadaan atau situasi stres, berefek negatif pada hipokasmus atau pusat memori (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KORTRIJK | Kota di Belgia (8) |
| KORUNDUM | Aluminium oksida alamiah, biasa untuk ampelas (Kimia) (8) |
| KORUPTIF | Bersifat korupsi (8) |
| KORUPTOR | Orang yang melakukan korupsi; orang yang menyelewengkan (menggelapkan) uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dan sebagainya) tempat kerjanya (8) |
| KOSAKATA | Perbendaharaan kata (8) |
| KOSATGAS | Komando satuan tugas (akronim) (8) |
| KOSKOSAN | Rumah kos (8) |
| KOSMETIK | Berhubungan dengan kecantikan (tentang corak kulit); obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dan sebagainya (seperti bedak, pemerah bibir) (8) |
| KOSMOLOG | Ahli kosmologi (8) |
| KOSTANAY | Kota di Kazakhstan (8) |
| KOSTROMA | Kota di Rusia (8) |
| KOSZALIN | Kota di Polandia (8) |
| KOTAAPAM | Sebutan atau julukan Kota Barabai, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan (8) |
| KOTAAPEL | Sebutan atau julukan Kota Malang dan Kota Batu, Provinsi Jawa Timur (8) |
| KOTABAJA | Sebutan atau julukan Kota Cilegon, Provinsi Banten (8) |
| KOTABARU | Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan; ibu kota Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (8) |
| KOTABUMI | Ibu kota Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung (8) |
| KOTAJAMU | Sebutan atau julukan Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| KOTAJASA | Kota yang mempunyai banyak layanan jasa dan infrastruktur yang memadai (8) |
| KOTAJATI | Sebutan atau julukan Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| KOTAKPOS | Kotak di kantor pos yang disewakan kepada pelanggan, kuncinya dipegang oleh orang yang berlangganan, dan surat untuk pelanggan dapat dimasukkan ke dalam kotak tersebut yang dapat diambil sewaktu-waktu oleh pelanggan (8) |
| KOTAKUDA | Sebutan atau julukan Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (8) |
| KOTALULO | Sebutan atau julukan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari (8) |
| KOTAMABA | Ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara (8) |
| KOTAMARA | Dinding di kapal untuk melindungi orang yang memasang meriam; teras atau dinding di atas benteng tempat meriam (8) |
| KOTANAGA | Sebutan atau julukan Kota Tapak Tuan, ibu kota Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh (8) |
| KOTAREOG | Sebutan atau julukan Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur (8) |
| KOTARUSA | Sebutan atau julukan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua (8) |
| KOTASOTO | Sebutan atau julukan Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur (8) |
| KOTASUCI | Kota yang menjadi pusat peribadatan dan tradisi seperti Makkah, Qum (Iran), Roma, dan Yerusalem (8) |
| KOTATAHU | Sebutan atau julukan Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat (8) |
| KOTAUKIR | Sebutan atau julukan Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| KOTAWALI | Sebutan atau julukan Kota Demak, ibu kota Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| KOTLOVKA | Kota di Rusia (8) |
| KOTTAYAM | Kota di India (8) |
| KOTURNUS | Sepatu tinggi dan tebal yang dipakai aktor drama tragedi dalam pertunjukan Yunani klasik dan teater Romawi, dikenal dengan nama buskin (Kesenian) (8) |
| KOUSSERI | Kota di Kamerun (8) |
| KOUTIALA | Kota di Mali (8) |
| KOWILHAN | Komando wilayah pertahanan (akronim) (8) |
| KOZEYEVO | Kota di Rusia (8) |
| KRAKATAU | Gunung api aktif yang pernah meletus pada 1883, terletak di Selat Sunda, batas antara Provinsi Banten dan Provinsi Lampung (8) |
| KRAKSAAN | Ibu kota Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur (8) |
| KRALJEVO | Kota di Serbia (8) |
| KRANGEAN | Tumbuhan setengah perdu yang membelit ke kiri, batang tumbuhan dapat dibuat tali; saga kerbau (Abrus laevigatus) (Jawa) (8) |
| KRASIKAN | Penganan sangrai, dibuat dari tepung ketan, santan, dan gula jawa (Jawa) (8) |
| KREALANG | Kain tenun khas Sumbawa, digunakan sebagai busana adat (Tata Busana) (8) |
| KREATINA | Asam yang mengandung nitrogen yang tersebar pada jaringan otot dalam tubuh (Kimia) (8) |
| KREDENZA | Bufet rendah, biasanya tanpa kaki (8) |
| KREDIBEL | Dapat dipercaya (8) |
| KREDITAN | Pinjaman uang; kredit; cara pembayaran dengan mengangsur; yang dikredit; pembelian barang secara mengangsur (tidak tunai) (8) |
| KREDITUR | Yang berpiutang; yang memberikan kredit; penagih (8) |
| KRESENDO | Pertambahan volume suara musik secara berangsur-angsur; makin keras (Musik) (8) |
| KRIMASAM | Krim yang diasamkan dan dikentalkan dengan kultur bakteri, biasanya disajikan bersama buah (Tata Boga) (8) |
| KRIMINAL | Berkaitan dengan kejahatan (pelanggaran hukum) yang dapat dihukum menurut undang-undang; pidana; kejahatan; penjahat (8) |
| KRIOLOGI | Ilmu tentang air padat, misalnya es, salju, hujan batu (8) |
| KRIONIKA | Praktik mengawetkan tubuh manusia yang sudah meninggal melalui pembekuan, dengan harapan perkembangan teknologi dapat membangkitkan mereka kembali di masa depan (8) |
| KRIOTRON | Peranti yang bekerja berdasarkan asas bahwa superkonduktivitas yang terjadi pada suhu yang mendekati suhu nol mutlak akan musnah jika peranti itu berada dalam medan magnet (Fisika) (8) |
| KRISALID | Berkenaan dengan krisalis (8) |
| KRISALIS | Kepompong kupu-kupu yang telanjang atau tidak terbungkus (8) |
| KRISOFIL | Bahan pewarna kuning dalam tumbuhan, terbentuk dari klorofil (8) |
| KRISOLIT | Mineral silikat dalam bentuk batu kuning untuk permata (Kimia) (8) |
| KRITERIA | Ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu (8) |
| KRITIKAN | Hasil mengkritik (8) |
| KRITIKUS | Orang yang ahli dalam memberikan pertimbangan (pembahasan) tentang baik buruknya sesuatu (8) |
| KROMATID | Dua benang halus yang membentuk kromosom yang mudah diwarnai (Kedokteran dan Fisiologi); bagian nukleus sel berwarna lebih gelap yang membentuk anyaman halus (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KROMATIK | Berwarna (8) |
| KROMATIN | Bagian inti sel yang dapat diwarnai atau mudah sekali menyerap zat warna (Biologi); unsur pembentuk kromosom yang mengandung DNA, RNA, dan aneka protein (Kimia) (8) |
| KROMATIS | Berkenaan dengan warna; dapat diwarnai dengan bahan kimia; berwarna; menurut tangga nada yang turun dan naik setengah nada (Musik) (8) |
| KROMOFIL | Mudah diberi warna atau diwarnai (Biologi) (8) |
| KROMOFOB | Sel yang sukar diberi warna (8) |
| KROMOFOR | Atom, gugus atom, atau elektron dalam molekul yang menyebabkan adanya pita serapan (Kimia) (8) |
| KROMOGEN | Zat induk pada zat celup atau senyawa yang menghasilkan zat berwarna (Kimia); zat dalam kehidupan hayati yang pada oksigen membentuk senyawa berwarna (Biologi) (8) |
| KROMOSOM | Bagian kromatin inti sel yang berceraian apabila sel terbelah atau membelah yang merupakan rangkaian pendukung jenis benda hidup (Kedokteran dan Fisiologi); benda mikroskopis berbentuk tongkat yang berada dalam sel organisme, mengandung gen yang banyak (Biologi) (8) |
| KRONISME | Sikap atau tindakan yang memperlihatkan keberpihakan dalam memilih, merekrut, dan sebagainya teman dekat tanpa melihat atau mempertimbangkan kualifikasinya (dalam bidang politik) (8) |
| KRUCILAN | Ikan yang hidup di ekosistem perairan tawar dan payau, ukurannya dapat mencapai 25 cm, tubuhnya pipih agak membulat dan bersisik keras, warnanya hijau kekuningan, tersebar luas di perairan Indonesia, India, dan Cina; harfan; bato; betik; papuyu; betok (Anabas testudineus) (8) |
| KRUISTIK | Sulaman menyilang (biasanya pada kain strimin) (8) |
| KRUSEVAC | Kota di Serbia (8) |
| KUALITAS | Tingkat baik buruknya sesuatu; kadar; derajat atau taraf (kepandaian, kecakapan, dan sebagainya); mutu (8) |
| KUANDIAN | Kota di Cina (8) |
| KUANSING | Kabupaten di Provinsi Riau; dari Kuantan Singing (singkatan) (8) |
| KUASALIS | Kuas kecil dengan sudut miring, lurus, atau bulat, berbulu kaku, digunakan untuk membentuk alis (Tata Rias) (8) |
| KUASKAIS | Mengais-ngais ke sana sini (8) |
| KUASMATA | Kuas kecil bertangkai yang ujungnya dibalut busa untuk menyapukan atau mengoleskan pewarna pada kelompok mata (8) |
| KUASPIPI | Kuas kecil berujung bulat dengan bulu halus, digunakan untuk memakai pemerah pipi (8) |
| KUASSUMI | Kuas yang terbuat dari bulu alami yang terpasang pada gagang bambu dan digunakan untuk menggambar (8) |
| KUATKUAT | Dengan nyaring (tentang bunyi); dengan erat (tentang cara memegang) (8) |
| KUAURAJA | Kuau berukuran sedang, kulit kepala sampai leher tanpa bulu berwarna biru, sayap sekunder jantan dihiasi bulatan dari ujung sampai pangkal; kuau raya (Argusianus argus) (8) |
| KUAURAYA | Kuau berukuran sedang, kulit kepala sampai leher tanpa bulu berwarna biru, sayap sekunder jantan dihiasi bulatan dari ujung sampai pangkal; kuau raja (Argusianus argus) (8) |
| KUBISTIK | Bergaya kubisme (8) |
| KUBURAYA | Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat |
| KUCHAMAN | Kota di India (8) |
| KUDAARAU | Mamalia berkuku ganjil, berbelalai menonjol yang terbentuk oleh hidung dan bibir atas yang memanjang, bertubuh besar dan kekar, untuk yang dewasa memiliki pola warna bagian depan hitam, bagian samping putih, dan kaki belakang hitam; tenuk; tapir; badak babi (Tapirus indicus) (8) |
| KUDAKUDA | Tiga tiang penopang papan tulis; balok (kayu) berpalang untuk menopang atau menyangga dan sebagainya; balok penyangga; balok penghubung; sikap siaga (dalam bela diri) dengan posisi kaki dan tubuh yang siap menerima serangan (Olahraga) (8) |
| KUDALAUT | Ikan laut yang berkepala menyerupai kuda, selalu tegak dalam air (kepala di atas), bagian ujung ekornya melipat (8) |
| KUDALIAK | Kuda jadi-jadian (8) |
| KUDANGAN | Sesuatu yang diberikan oleh pengantin laki-laki (keluarga pengantin laki-laki) kepada pengantin perempuan berdasarkan permintaan pengantin perempuan (Melayu Jakarta) (8) |
| KUDAPACU | Kuda yang dipiara khusus untuk pacuan (8) |
| KUDARODA | Kuda yang digunakan untuk menarik (pedati); kuda pedati (8) |
| KUDASEWA | Kuda tunggang yang dipiara untuk disewakan (8) |
| KUDATULI | Kerusuhan 27 Juli (kerusuhan yang terjadi saat pengambilalihan kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat) (akronim) (8) |
| KUDUNGGA | Raja pertama Kutai yang memerintah pada abad ke-4 Masehi (8) |
| KUEBALOK | Kue tradisional khas Jawa Barat yang berbentuk menyerupai balok, terbuat dari bahan utama terigu, telur, gula, dan susu, dapat dipanggang maupun dikukus, bertekstur menyerupai bolu, tetapi lebih padat, tersaji dalam berbagai rasa (Tata Boga) (8) |
| KUEBASAH | Kue yang dikukus (seperti kue lapis atau kue pisang); kue yang mengandung zat cair sehingga tidak tahan lama disimpan atau cepat bau (busuk) (8) |
| KUEBERAS | Segala jenis kue yang dibuat dari beras atau tepung beras, banyak ditemukan di Asia (8) |
| KUEBULAN | Penganan tradisional khas Tionghoa, bentuknya bulat, teksturnya lembut, rasanya aneka macam (8) |
| KUECUBIT | Kue basah berbentuk kecil dengan beragam rasa yang dibuat dari adonan tepung terigu, telur, gula dan lain-lain, diberi taburan meses atau keju parut, dan dimasak menggunakan cetakan khusus (8) |
| KUEDADAR | Kue yang menyerupai telur dadar (8) |
| KUELAPIS | Kue berlapis-lapis yang rasanya manis, terbuat dari tepung beras (8) |
| KUHDASHT | Kota di Iran (8) |
| KUIHMUIH | Bermacam-macam kue (8) |
| KUITANSI | Surat bukti penerimaan uang (8) |
| KUJAJING | Pohon tinggi hingga 10 m, buahnya sebesar ibu jari dan sangat digemari kancil, pucuk yang muda enak dimakan mentah dengan nasi (Ficus fistulosa) (Banjar) (8) |
| KUKABURA | Raja udang berukuran sangat besar, berwarna kombinasi putih, hitam, biru, dan cokelat, berparuh besar, tersebar di Papua, Papua Nugini, dan Australia (Dacelo spp.) (8) |
| KUKICHUO | Kota di Jepang (8) |
| KUKUMAUT | Ancaman maut (kiasan) (8) |
| KUKUSAUH | Pengait pada sauh (8) |
| KULACINO | Bekas air di permukaan meja akibat gelas dingin atau basah di atasnya (Italia) (8) |
| KULANTER | Kendang kecil (Sunda) (8) |
| KULANTIR | Wuku ke-4 (Bali) (8) |
| KULDESAK | Jalan buntu (8) |
| KULIAHAN | Bersekolah di perguruan tinggi (8) |
| KULIAJEK | Golongan yang dianggap sebagai pendiri suatu masyarakat yang menganut hukum adat tertentu (di Madura) (8) |
| KULIPENA | Penulis prosa; pengarang (8) |
| KULISUSU | Suku bangsa yang mendiami daerah di ujung timur laut pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (8) |
| KULITARI | Kulit selaput tipis; kulit luar (pada tumbuhan, buah, biji, kacang-kacangan, dan sebagainya) (8) |
| KULTIVAR | Varietas tanaman yang dibudidayakan, mempunyai sifat-sifat yang mantap dan dibedakan dari varietas lain secara khas, berdasarkan bentuk, rasa, warna, ketahanan pada penyakit, atau sifat yang lain (Pertanian) (8) |
| KULTURAL | Berhubungan dengan kebudayaan (8) |
| KUMAGAYA | Kota di Jepang (8) |
| KUMAMOTO | Kota di Jepang (8) |
| KUMANAIR | Kutu air (yang menyebabkan kudisan, berlubang-lubang pada celah-celah kulit telapak kaki atau celah-celah jari kaki) (Tinea pedis) (8) |
| KUMANOVO | Kota di Makedonia Utara (8) |
| KUMERTAU | Kota di Rusia (8) |
| KUMPARAN | Hasil menggulung; hasil menggelendong; gelendong (8) |
| KUMPULAN | Sesuatu yang telah dikumpulkan; himpunan; kelompok; perhimpunan; serikat; tempat berkumpul; rapat; pertemuan (8) |
| KUMULASI | Penyatuan; timbunan; perangkapan jabatan (oleh seseorang) dalam pemerintahan; penggabungan beberapa gugatan (dalam satu surat gugatan di muka hakim) (Hukum) (8) |
| KUMURKEK | Ibu kota Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya (8) |
| KUNCIKAN | Perayaan datangnya tahun baru yang dilaksanakan setiap hari Minggu selama bulan Januari (Toulour) (8) |
| KUNCIPAS | Alat dari logam (bermacam-macam ukuran) untuk membuka sekrup (8) |
| KUNCISOK | Kunci berbentuk silinder yang dapat disambung dengan tangkai yang letaknya jauh atau di dalam (8) |
| KUNCITAB | Kunci yang digunakan untuk memindahkan teks ke sebelah kanan dengan jarak tertentu dalam program pengeditan teks (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KUNDURAN | Mati bersama bayinya sewaktu melahirkan (Jawa) (8) |
| KUNGGUMO | Tidak bisa bergerak karena takut (Tolaki) (8) |
| KUNGKANG | Primata berukuran sedang, tidak berekor, berwarna abu-abu keputihan dan kuning kecoklatan, matanya bulat dan besar, aktif di malam hari (Nycticebus spp.); katak besar (8) |
| KUNGKUNG | Kayu atau besi berlubang yang dipasang atau digantungkan di leher (sebagai hukuman atau supaya yang dipasung jangan melarikan diri); pasung (8) |
| KUNINGAN | Campuran logam terdiri atas tembaga (Cn) dan seng (Zn); hari raya umat Hindu Dharma dua minggu setelah hari raya Galungan (yang dirayakan setiap 210 hari sekali atau sekali tiap 6 bulan menurut penanggalan Bali); wuku ke-12 (Bali); kabupaten di bagian timur laut Provinsi Jawa Barat, terkenal dengan sebutan Kota Kuda; ibu kota Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (8) |
| KUNYAHAN | Yang sudah dikunyah; hasil mengunyah (8) |
| KUPCHINO | Kota di Rusia (8) |
| KUPUKUPU | Serangga bersayap lebar, terdiri atas dua pasang sayap membran yang ditutupi sisik kecil yang tumpang tindih seperti atap sirap, umumnya berwarna cerah, melipat sayapnya secara vertikal saat istirahat, berasal dari kepompong ulat, biasanya hinggap di bunga untuk mengisap madu; rama-rama (Lepidoptera); perdu, tinggi hingga 4 m, kayunya kuat dan halus, biasanya dibuat hulu keris dan sebagainya (Bauhinia tomentosa) (8) |
| KURAKURA | Binatang melata berkaki empat, punggungnya berkulit keras, hidup di air dan di darat; kambau; kambar (Testudinata); sesuatu yang bentuknya seperti (punggung) kura-kura; induk kunci gantung; repuh-repuh; bentuk kecil pada layar, biasanya bentuk segitiga atau kura-kura, yang bertindak sebagai alat menggambar grafis (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| KURAMBIT | Pisau kecil yang melengkung biasanya dipakai untuk berkelahi (8) |
| KURASANI | Besi yang baik mutunya (berasal dari Khorassan) (8) |
| KURETASE | Pembersihan dinding rahim dengan kuret (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| KURIDING | Alat musik tiup khas Banjar terbuat dari bilah bambu dengan tali di bagian mulut, dimainkan dengan menarik tali sehingga mengeluarkan bunyi (Banjar) (8) |
| KURIGRAM | Cetakan fotografis yang dibuat oleh pancaran radium (8) |
| KURSIBAR | Kursi tanpa sandaran dengan kaki yang tinggi sehingga seseorang dapat duduk setinggi meja bar (8) |
| KURTOSIS | Pengukuran tinggi rendahnya grafik distribusi frekuensi, terutama berkenaan dengan konsentrasi nilai yang mendekati rata-rata jika dibandingkan dengan distribusi normal (8) |
| KURUNGAN | Tempat untuk mengurung; sangkar; kandang burung; penjara; ruang yang diberi dinding; bilik (di perahu); wadah pemiaraan ikan yang biasanya diletakkan di sungai (danau dan sebagainya) (Perikanan); kotak bergaris hitam berisi berita yang dibuat menonjol agar banyak dibaca (Ilmu Komunikasi) (8) |
| KURVATUR | Kelengkungan (8) |
| KUSADASI | Kota di Turki (8) |
| KUSTROOF | Pembajakan di pesisir pantai (ungkapan/Belanda) (8) |
| KUSUKUSU | Terna yang tingginya dapat mencapai 1 meter, berdaun memita, berbunga majemuk malai dengan banyak biji yang berukuran kecil, berguna sebagai pakan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; lalang; alang-alang (Imperata indica) (Botani) (8) |
| KUTACANE | Ibu kota Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh (8) |
| KUTANEUS | Berkaitan dengan kulit (8) |
| KUTIKULA | Lapisan paling luar tubuh atau kulit permukaan (Anatomi); bagian tumbuhan yang merupakan lapisan yang jernih, sangat tipis, dan biasanya lapisan itu berupa lilin (Botani); lapisan pada permukaan kulit yang terdiri atas bagian sel yang telah mati (Zoologi) (8) |
| KUTIKUTI | Selalu mencela (menegur) kesalahan yang kecil-kecil (8) |
| KUTUBARU | Kain penutup dada yang menyatukan sisi kanan dan kiri pada kebaya, tempat melekatkan kancing (Tata Busana) (8) |
| KUTUBUKU | Orang yang senang membaca dan menelaah buku di mana saja (kiasan) (8) |
| KUTUDAUN | Serangga berukuran kecil yang mengeluarkan cairan yang mengandung madu, mengisap getah, hidup secara berkelompok, dan merupakan hama pertanian dan kehutanan (Aphidoidea) (8) |
| KUZMINKI | Kota di Rusia (8) |
| KUZNETSK | Kota di Rusia (8) |
| KWALOTAN | Perdu tingginya 2-3 m, batangnya silindris, daunnya majemuk, menyirip ganjil, dan hijau, bunganya majemuk, putih, muncul di ketiak daun (Bursera simaruba) (Botani) (8) |
| KWANDANG | Suku bangsa yang mendiami semenanjung utara Provinsi Sulawesi Utara; ibu kota Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo (8) |
| KWANGKAI | Upacara kematian suku Benuaq, dilaksanakan dengan pemotongan hewan yang dikorbankan, seperti kerbau (Benuaq) (8) |
| KYAIKLAT | Kota di Myanmar (8) |
| LAAYOUNE | Ibu kota Sahara Barat (8) |
| LABALABA | Binatang berkaki delapan, berwarna abu-abu kehitam-hitaman, menjalin jaring benang sutra dari perutnya yang berfungsi sebagai perangkap mangsa (Araneae); kawa-kawa; galagasi; lawah-lawah (8) |
| LABARUGI | Untung rugi (8) |
| LABERANG | Tali-temali pada kapal atau perahu untuk menguatkan tiang (Pelayaran) (8) |
| LABILABI | Kura-kura kecil yang hidup dalam air tawar (Trionyx cartilagineus) (8) |
| LABRAKAN | Pukulan; serangan (dengan senjata, kata-kata, dan sebagainya) (8) |
| LABUHAPI | Hukuman mati dengan cara membakar si terhukum (8) |
| LABULABU | Buyung kecil berleher panjang; keranjang bulat, digantungkan pada tiang di pelabuhan sebagai tanda bahwa kapal sudah boleh masuk pelabuhan; hiasan berbentuk bulat pada puncak masjid, dan sebagainya (8) |
| LABUSIAM | Tanaman merambat pada tanaman lain yang dapat mencapai panjang beberapa meter, buahnya menyerupai buah avokad, tetapi tidak rata atau berbelimbing, berkulit tipis dengan daging buah tebal, bergetah, banyak airnya dan berbiji satu, warna buah hijau keputih-putihan dan daging buahnya putih bersih; jipang; waluh jipang (Sechium edule); buah labu siam (8) |
| LABUULAR | Buah labu yang bentuknya panjang (seperti ular) (8) |
| LACROSSE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LADACILI | Cabai rawit (Capsicum frutescens); lada api; lada burung (8) |
| LADAKUTU | Cabai rawit (Capsicum frutescens); lada api; lada cili (8) |
| LADAPADI | Cabai rawit (Capsicum frutescens); lada api; lada kutu (8) |
| LADORADA | Kota di Kolumbia (8) |
| LADYGAGA | Nama penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, salah satu albumnya Chromatica (8) |
| LAGANYAN | Legenyem (8) |
| LAGHOUAT | Kota di Aljazair (8) |
| LAGILAGI | Berulang lagi; kembali lagi (8) |
| LAGIPULA | Lebih-lebih; dan lagi; tambahan pula (8) |
| LAGONDER | Serdadu berkuda (8) |
| LAGUFILM | Lagu yang menjadi dasar cerita film (8) |
| LAGUMINI | Lagu yang liriknya tidak lebih dari 140 karakter huruf (Kesenian) (8) |
| LAHARPUR | Kota di India (8) |
| LAHATALA | Dewa utama dalam kepercayaan lama suku Alor, hanya dapat dihubungi melalui perantaraan dewa-dewa di bawahnya (8) |
| LAHIRIAH | Bersifat lahir (bukan bersifat batin); lahirnya; tampaknya (8) |
| LAIKLAUT | Memenuhi persyaratan yang ditentukan serta aman untuk berlayar di laut (tentang kapal penumpang dan sebagainya) (Pelayaran) (8) |
| LAJUALIR | Volume zat alir melalui tampang lintang pipa, talang, saluran, lubang, atau serat per satuan waktu; laju volume, laju luah, atau debit (Fisika) (8) |
| LAJUBAUD | Jumlah kejadian atau perubahan sinyal yang terjadi dalam satu detik (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| LAJUBITA | Kuantitas digit-digit biner atau pulsa yang menyatakannya tiap satuan waktu (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| LAJUMULA | Kecepatan gerakan yang mula-mula sekali (8) |
| LAKELAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LAKEWOOD | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LAKIBINI | Suami istri (8) |
| LAKILAKI | Orang (manusia) yang mempunyai zakar, kalau dewasa mempunyai jakun dan adakalanya berkumis; jantan (untuk hewan); orang yang mempunyai keberanian; pemberani (8) |
| LAKIPADI | Nama burung; kacici (Orthomus artrogularis) (8) |
| LAKLAKAN | Pangkal lidah; lubang tenggorok (8) |
| LAKSATIF | Obat untuk mengeluarkan tinja dari saluran pencernaan makanan (seperti kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| LAKSUSDA | Pelaksana khusus daerah (akronim) (8) |
| LAKTOGEN | Hormon yang dihasilkan di hipofisis bagian depan yang menginduksi sekresi susu (8) |
| LALAGUNA | Kota di Spanyol (8) |
| LALAMUSA | Kota di Pakistan (8) |
| LALANDAK | Alat untuk menyiang gulma, berupa roda yang bergerigi, dibuat dari kayu dan logam besi atau baja (8) |
| LALANGES | Gerakan badan (gugus) es dalam danau atau waduk, yang disebabkan oleh angin atau arus (Geografi dan Geologi) (8) |
| LALANJAN | Sewa tanah dengan membayar sejumlah uang setelah panen (Sunda) (8) |
| LALITPUR | Kota di India (8) |
| LALUAKAL | Dapat diterima akal (8) |
| LAMALAMA | Lambat laun; akhirnya; makin lama makin ... (8) |
| LAMANDAU | Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (8) |
| LAMBAIAN | Gerakan tangan dan sebagainya turun naik (ke kiri kanan); panggilan; seruan; ajakan (kiasan) (8) |
| LAMENDER | Orang Armenia; lemender (8) |
| LAMINASI | Pelapisan bahan tipis dengan lempeng pada kedua sisinya; bahan pelapis bahan tipis pada kedua sisinya (8) |
| LAMKOLOT | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur; Solor; Larantuka; Lamaholot (8) |
| LAMONGAN | Kabupaten di Provinsi Jawa Timur, terkenal dengan sebutan Kota Soto atau Kota Lele; ibu kota Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur (8) |
| LAMPIRAN | Sesuatu yang dilampirkan; tambahan pada surat (lamaran, keputusan, dan sebagainya); lembar tambahan pada surat kabar; berkas yang dikirim bersamaan dengan pesan surat elektronik (Komputer dan Teknologi Informasi); padanan dari attachment (8) |
| LAMPUGAS | Lampu yang menggunakan bahan bakar gas (8) |
| LAMPUREM | Lampu pada kendaraan yang menyala secara otomatis ketika pengemudi menginjak pedal rem, digunakan untuk memberi peringatan kepada kendaraan di belakangnya (8) |
| LANCARAN | Perahu yang laju (lancar) jalannya (8) |
| LANDAHUR | Orang yang berukuran luar biasa (tinggi dan sangat besar) (8) |
| LANDAIAN | Tanah (tepi, lereng) yang landai (8) |
| LANDASAN | Alas; bantalan; paron (alas untuk menempa, terbuat dari besi); lapangan terbang; dasar; tumpuan (kiasan) (8) |
| LANDSHUT | Kota di Jerman (8) |
| LANGARUD | Kota di Iran (8) |
| LANGEUMA | Sebutan untuk keluarga inti suku Lamaholot (8) |
| LANGFANG | Kota di Cina (8) |
| LANGGENG | Kekal; abadi; tidak ada habisnya (8) |
| LANGGUNG | Meletakkan atau menyandarkan pada (8) |
| LANGKANG | Memukul beramai-ramai (8) |
| LANGKING | Hitam (8) |
| LANGKONG | Buruh harian (8) |
| LANGKUAS | Tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning-kuningan, digunakan untuk bumbu atau obat; gadamala; laos; lengkuas (Alpinia galanga) (8) |
| LANGKUNG | Ikan air tawar dengan garis hitam melintang di bawah sirip punggung, hidup di dasar perairan tropis Asia, tersebar di perairan Sungai Mekong, Chao Phraya, Semenanjung Malaya, dan Indonesia; sebarau; barau-barau; hampal (Hampala macrolepidota) (8) |
| LANGLANG | Orang-orang yang meronda; penjaga keamanan kampung (8) |
| LANGSENG | Tempat menanak nasi (mengukus) terbuat dari kuningan (seng); kukusan (8) |
| LANGSING | Lampai; ramping; lengkai; semampai; bunyi mendenging (mendengung); nyaring; langsi (8) |
| LANGSUIR | Hantu perempuan yang berlubang punggungnya atau berupa burung elang malam (8) |
| LANGSUNG | Terus (tidak dengan perantaraan, tidak berhenti, dan sebagainya); berlanjut (hingga beberapa lamanya, hingga jauh, dan sebagainya); lewat dari tujuan; jadi (tidak urung) (8) |
| LANGUSEI | Pohon berukuran sedang, tingginya sekitar 15 m, mempunyai banyak cabang dan lebat, daunnya kecil-kecil berbentuk bulat telur dengan ujung lancip, bunganya berbentuk bonggol, banyak dijumpai di Sulawesi Utara (Ficus minahassae) (Botani) (8) |
| LANJARAN | Alat (berupa kayu dan sebagainya) untuk menopang dan tempat menjalarkan tanaman menjalar (8) |
| LANJUTAN | Sambungan (percakapan, cerita, dan sebagainya); yang berikutnya (8) |
| LANKARAN | Kota di Azerbaijan (8) |
| LANSIRAN | Hasil melansir; keluaran; padanan dari streaming (8) |
| LANTAKAN | Sesuatu yang dilantak (misalnya senapan) (8) |
| LANTAMAL | Pangkalan utama angkatan laut (akronim) (8) |
| LANTAMIL | Pangkalan utama militer (akronim) (8) |
| LANTANUM | Logam tanah langka yang ditemukan oleh Mousander pada th 1839; unsur kimia lantanida dengan nomor 57, lambang La, dan bobot atom 138,9055 u (8) |
| LANTARAN | Sesuatu (hal) yang menjadi sebab; gara-gara; sebab; karena (8) |
| LANTATUR | Layanan tanpa turun; pengoperasian bisnis (seperti bank atau rumah makan) yang dirancang agar pelanggan dapat dilayani tanpa harus turun dari mobil (akronim); padanan dari drive-thru atau drive-through (8) |
| LANTUNAN | Hasil melantunkan (8) |
| LANTURAN | Penyimpangan dalam cerita akibat masuknya bagian cerita yang menyimpang yang tidak secara langsung berhubungan dengan cerita; digresi (Sastra); pergeseran sudut yang tampak berhubungan dengan kedudukan sebuah benda langit dalam arah gerak pengamat, disebabkan oleh kombinasi kecepatan gerak pengamat dengan kecepatan cahaya (Fisika) (8) |
| LAOHEKOU | Kota di Cina (8) |
| LAPANGAN | Tempat atau tanah yang luas (biasanya rata); alun-alun; medan; tempat (gelanggang) pertandingan (bulu tangkis, bola voli, bola basket); bidang (pekerjaan, pengetahuan, dan sebagainya) (8) |
| LAPANJAM | Penganan yang dibuat dari adonan gula, susu, telur, dan bisa ditambahkan sedikit tepung terigu, lalu dikukus selama delapan jam (Palembang) (8) |
| LAPIEDAD | Kota di Meksiko (8) |
| LARANGAN | Perintah (aturan) yang melarang suatu perbuatan; sesuatu yang terlarang karena dipandang keramat atau suci; sesuatu yang terlarang karena kekecualian (8) |
| LARILARI | Berlari dengan langkah pendek-pendek dan pelan-pelan (8) |
| LARILAUN | Joging (8) |
| LARINGAL | Berhubungan dengan laring; bunyi bahasa yang dihasilkan dalam laring, antara lain, bunyi hamzah (Linguistik) (8) |
| LAROMANA | Kota di Republik Dominika (8) |
| LASALIMU | Suku bangsa yang mendiami Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (8) |
| LASERASI | Penyobekan (Kedokteran dan Fisiologi); sobekan (tentang mata, vagina, dan sebagainya) (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| LASERENA | Kota di Chili (8) |
| LASPEZIA | Kota di Italia (8) |
| LASPINAS | Kota di Filipina (8) |
| LASTUNAS | Kota di Kuba (8) |
| LASVEGAS | Kota terbesar negara bagian Nevada, Amerika Serikat (8) |
| LATITUDO | Garis atau lingkaran yang dibuat dari arah timur ke barat pada peta bumi dan globe sebagai salah satu ordinat untuk menentukan letak tempat pada permukaan bumi; lintang (Geografi dan Geologi) (8) |
| LATPOSKO | Latihan pos komando (akronim) (8) |
| LAUKPAUK | Berbagai-bagai lauk (8) |
| LAUSANNE | Kota di Swiss (8) |
| LAUTMADU | Yang enak sekali; yang manis sekali (kiasan) (8) |
| LAUTMATI | Danau garam di perbatasan antara Israel dan Yordania, luasnya 962 kilometer persegi (8) |
| LAVATORI | Ruangan yang dilengkapi toilet dan wastafel untuk membersihkan diri (8) |
| LAVENDEL | Tumbuhan semak, bunganya harum, berkelompok, dan berwarna ungu kebiruan, daunnya berwarna abu-abu dan sangat tipis; lavender (8) |
| LAVENDER | Tumbuhan semak, bunganya harum, berkelompok, dan berwarna ungu kebiruan, daunnya berwarna abu-abu dan sangat tipis; lavendel (8) |
| LAWALATA | Orang Indonesia pertama yang mengelilingi dunia dengan berjalan kaki (8) |
| LAWANGAN | Suku bangsa di Provinsi Kalimantan Tengah (8) |
| LAYAKNYA | Patutnya; pantasnya; rupanya; laku nya (8) |
| LAYANGAN | Layang-layang; laju pengurangan tekanan dalam ruang pada waktu tertentu (Fisika) (8) |
| LAYARGAP | Layar yang dipasang pada canggah, letaknya pada bagian atas tiang kapal (Pelayaran) (8) |
| LAYARJIB | Layar segitiga yang dipasang pada ujung haluan kapal (pada tiang terdepan); layar haluan (Pelayaran) (8) |
| LAZUARDI | Batu permata berwarna biru kemerah-merahan; warna biru muda (seperti warna langit) (8) |
| LEBURSEL | Terjadinya peleburan antara dua sel dalam kultur jaringan dan dihasilkannya sel baru atau hibrida baru (Pertanian) (8) |
| LEESBURG | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LEGADADA | Merasa senang (tenteram) karena sudah tidak khawatir (cemas, gelisah) lagi; lega hati (8) |
| LEGAHATI | Merasa senang (tenteram) karena sudah tidak khawatir (cemas, gelisah) lagi; lega dada (8) |
| LEGOLEGO | Tarian massal yang dilakukan dengan cara bergerak melingkar sambil bergandeng tangan (Abui) (8) |
| LEGUNDER | Pasukan berkuda (8) |
| LEHALEHA | Dalam keadaan bersantai-santai dan tidak berbuat sesuatu (tidak melakukan apa-apa) (8) |
| LEKLEKAN | Berjaga (tidak tidur pada malam hari); bergadang (8) |
| LEKSIKAL | Berkaitan dengan kata (Linguistik); berkaitan dengan leksem (Linguistik); berkaitan dengan kosakata (Linguistik) (8) |
| LEKSIKON | Kosakata (Linguistik); kamus yang sederhana (Linguistik); daftar istilah dalam suatu bidang disusun menurut abjad dan dilengkapi dengan keterangannya (Linguistik); komponen bahasa yang memuat semua informasi tentang makna dan pemakaian kata dalam bahasa (Linguistik); kekayaan kata yang dimiliki suatu bahasa (Linguistik); pemrograman, pengidentifikasi, kata kunci, konstanta, dan unsur-unsur lain dari bahasa yang membentuk kosakatanya (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| LELANCUR | Ayam jantan muda (Melayu Jakarta); anak laki-laki yang meningkat dewasa (Melayu Jakarta) (8) |
| LELANGAN | Hasil melelang atau pelelangan (8) |
| LELANGIT | Langit-langit; tinggi dasar awan yang paling rendah (Meteorologi) (8) |
| LELANGON | Taman tempat bersuka-suka (8) |
| LELELAUT | Lele yang hidup di laut, berwarna keputih-putihan; ikan sembilang (Zoologi) (8) |
| LELEMBUT | Makhluk halus; hantu (Jawa) (8) |
| LELEMUKU | Anggrek larat yang terdapat di Maluku Tenggara (8) |
| LELUNGIT | Hal-hal yang rumit (8) |
| LELYSTAD | Kota di Belanda (8) |
| LEMAKWOL | Lemak yang menempel pada bagian luar serabut wol (8) |
| LEMARIES | Lemari berisi udara dingin (ada yang dapat dipakai membuat es batu), tempat menyimpan makanan dan minuman agar tidak cepat rusak (masam, busuk, dan sebagainya); lemari pendingin; kulkas (8) |
| LEMATANG | Suku bangsa yang mendiami daerah Sumatra Selatan (8) |
| LEMBARAN | Helai (daun, kertas, dan sebagainya); catatan; terbitan (surat kabar, majalah, dan sebagainya) (8) |
| LEMENDER | Orang Armenia; lamender (8) |
| LEMHANAS | Lembaga Pertahanan Nasional (lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas di bidang pendidikan pimpinan tingkat nasional, pengkajian strategis ketahanan nasional dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan) (akronim) (8) |
| LEMIDING | Tumbuhan jenis pakis, daun mudanya dapat dimasak untuk sayur; akar pakis; lemidi (Stenochlaena palustris) (8) |
| LEMOLANG | Suku bangsa yang mendiami daerah di Kabupaten Luwuk, Sulawesi Selatan; Baebunta (8) |
| LEMONCUI | Lemon seukuran jeruk nipis, warna kuning, rasanya asam, banyak dijumpai di Manado dan Maluku Utara (Citrus microcarpa); lemon cina (Botani) (8) |
| LEMPANAS | Perekat untuk penjilidan dan hanya dapat dipakai apabila dipanaskan atau dilumerkan (Grafika) (8) |
| LEMPARAN | Hasil melempar (8) |
| LEMPAUNG | Pohon, tinggi hingga 8 m, kayunya dibuat peti barang kiriman, buahnya yang sebesar telur ayam berwarna putih dan rasanya masam (Baccaurea lanceolata) (8) |
| LEMVINIL | Perekat yang dibuat dari bahan sintetis (8) |
| LENAAYAM | Tidur ayam (belum tidur lelap); petang hari sekitar pukul 17.30–18.30 (8) |
| LENDAIAN | Hulu keris (8) |
| LENDOTAN | Seseorang atau sesuatu yang dilendoti (8) |
| LENDUTAN | Lekukan ke bawah; garis vertikal antara titik terendah dengan garis datar penghubung ujung balok yang melengkung akibat dibebani (Elektronika) (8) |
| LENGGANA | Segan; enggan; tidak sudi (8) |
| LENGGANG | Gerakan tangan terayun-ayun (ketika berjalan); gerakan terayun-ayun (tentang kapal dan sebagainya); dalam keadaan berhenti (mengaso) sebentar; dalam keadaan tidak sibuk (untuk sementara waktu); senggang (8) |
| LENGGONG | Melenggong; ternganga (keheranan); mempertimbangkan (dengan hati-hati) merenungkan (8) |
| LENGKANG | Menjadi lebar (tentang cincin, gelang, kail, tangkai kacamata, dan sebagainya) (8) |
| LENGKARA | Mustahil; tidak boleh jadi; tidak mungkin ada; tabuh; beduk (gendang besar); nekara (8) |
| LENGKENG | Pohon yang tingginya 4–10 m, berasal dari Cina, kulit kayunya cokelat, daunnya rimbun kecil-kecil dan kaku, buahnya bulat kecil berwarna cokelat dan berumpun, daging buahnya berwarna putih berasa manis, dan bijinya hitam keras berkilat; kelengkeng (Euphoria longana) (8) |
| LENGKESA | Berlengkesa; berkurang; susut (seperti padi dalam lumbung) (8) |
| LENGKING | Bunyi nyaring dan keras, biasanya tentang suara jeritan manusia atau hewan; bunyi nyaring dan keras dari peluit dan sebagainya; dengking (8) |
| LENGKONG | Pantai laut yang berkeluk; keluk (Jawa); isi minuman dingin yang dibuat dari daun cincau, biasanya berwarna hitam (8) |
| LENGKUAS | Tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning-kuningan, digunakan untuk bumbu atau obat; gadamala; laos (Alpinia galanga) (8) |
| LENGKUNG | Keluk atau sesuatu yang berkeluk seperti bentuk busur; bunyi berdengkung-dengkung seperti bunyi besi dipalu (8) |
| LENGSENG | Berpidato; ceramah (8) |
| LENIENSI | Keadaan berbelas kasih atau toleran terhadap pelanggaran atau penyimpangan (8) |
| LENITRIK | Aliran yang lambat (8) |
| LENJARAN | Judul (tembang dan sebagainya) (8) |
| LENJUANG | Perdu, tinggi hingga 4 m, tergolong tanaman hias, daunnya panjang meruncing lurus atau bergelombang, berwarna hijau, ungu kemerah-merahan, atau sangat merah, akar, daun, dan kulit kayu dapat digunakan sebagai obat; hanjuang, juang-juang; sawang; senjuang; andong (Cordyline fruticosa) (8) |
| LENSAZUM | Lensa kamera film atau televisi yang dapat diatur untuk memperoleh gambar yang membesar atau mengecil (8) |
| LENTISEL | Pori-pori yang menonjol, biasanya berbentuk lonjong yang terbentuk pada cabang-cabang berkayu, terjadi jika lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus (Kehutanan) (8) |
| LENTURAN | Hasil melenturkan (8) |
| LEONARDO | Veddriq ..., nama belakang atlet panjat tebing Indonesia, peraih medali emas, yang menjuarai nomor speed pada Piala Dunia Panjat Tebing IFSC di Salt Lake City, Amerika Serikat (8) |
| LEPALEPA | Sampan kecil yang dibuat dari satu batang kayu (kelapa, biasanya bercadik) digerakkan dengan dayung; pangkal umbut (8) |
| LEPOMANT | Suku bangsa yang mendiami beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur; Kenyah Mant (8) |
| LEPOTEPU | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur; Kenyah Tepu (8) |
| LEPROMIN | Ekstrak kuman lepra yang dibuat dari jaringan leproma, digunakan sebagai tes kulit untuk menguji daya tahan seorang penderita lepra dan menentukan prognosis penyakit (8) |
| LEPTODOS | Rusa yang hidup pada zaman prasejarah (8) |
| LEPTOFIL | Kelas ukuran daun (Biologi) (8) |
| LEPTOSOM | Tinggi semampai (8) |
| LERENGAN | Tanah dan sebagainya yang melereng (8) |
| LESALESU | Penat (lemah) sekali; lesa lenyai (8) |
| LESBLUES | Julukan tim nasional sepak bola Prancis (8) |
| LESCAYES | Kota di Haiti (8) |
| LESCORTS | Kota di Spanyol (8) |
| LESITINA | Zat lemak yang diperoleh dari kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah, berfungsi sebagai penghasil fosfor (pada pertukaran zat), penjaga penyaluran lemak dari hati, dan pembentuk sel membran dari sel darah merah (Biologi); zat yang digunakan sebagai penapisan atau pemurnian dalam industri margarin, sebagai bahan penahan lemak dalam industri cokelat, dan sebagai bahan pengawet pada roti (8) |
| LESKOVAC | Kota di Serbia (8) |
| LETAMPON | Kota di Reunion (8) |
| LETELETE | Perahu layar tradisional dari Madura, mempunyai satu tiang utama dengan layar berbentuk segitiga (Pelayaran) (8) |
| LETRASET | Perangkat huruf yang dapat dipasang dan diangkat pada lembaran kertas atau bahan lain (8) |
| LEUKEMIA | Penyakit akut atau menahun karena adanya satu tipe leukosit tidak matang yang berkembang biak secara ganas di dalam sumsum tulang atau kelenjar limfa, yang kemudian menyebar ke bagian tubuh yang lain; kanker darah (8) |
| LEUKOFIT | Ganggang yang tidak berhijau daun (Biologi) (8) |
| LEUKOSIN | Protein terlarut air yang terdapat pada tepung gandum (8) |
| LEUKOSIT | Sel darah tanpa warna (berfungsi untuk membinasakan bakteri yang memasuki tubuh); sel darah putih (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| LEVULOSA | Senyawa karbohidrat yang termasuk golongan monosakarida, terdapat dalam buah-buahan manis dan madu; fruktosa (Kimia) (8) |
| LEWOLEBA | Ibu kota Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8) |
| LIANSHAN | Kota di Cina (8) |
| LIANYUAN | Kota di Cina (8) |
| LIAOYANG | Kota di Cina (8) |
| LIAOYUAN | Kota di Cina (8) |
| LIATLIUT | Berbelok-belok; berliku-liku (tentang jalan) (8) |
| LIBERASI | Pelepasan atau penguraian oleh kominusi terhadap mineral berharga dari batuannya (Mineralogi); proses membebaskan seseorang dari kontrol atau kendali orang lain (8) |
| LIBERTAD | Kota di Filipina (8) |
| LICHINGA | Kota di Mozambik (8) |
| LIDAHAIR | Bagian ujung air yang mengalir (pada banjir, air yang mengalir ke tepi pantai karena empasan ombak, dan sebagainya) (8) |
| LIDAHAPI | Ujung nyala api yang tampak menjilat-jilat; pucuk api (8) |
| LIDAHJIN | Tumbuhan terna, tinggi, tumbuh di hutan-hutan, dapat digunakan sebagai obat sakit perut (Hedyotis rigida) (8) |
| LIGASATU | Kompetisi teratas sepak bola Indonesia (8) |
| LIGITASI | Penyelesaian perkara melalui pengadilan (8) |
| LIGOFILI | Orang yang sangat senang pada kegelapan (Psikologi) (8) |
| LIKOPENA | Zat warna merah dalam tomat, buah-buahan berwarna merah jambu dan minyak kelapa sawit, bahan sintesisnya sering digunakan untuk pewarna makanan (Kimia) (8) |
| LIKUIDUS | Lingkungan yang menghubungkan fase cair dari larutan berkomponen dua dalam satu diagram fase (Kimia) (8) |
| LILIKALA | Tanaman air; bunga berbentuk corong berwarna putih dengan putik kuning cerah, memiliki keharuman yang lembut (Zantedeschia aethiopica) (8) |
| LILIURAN | Pemberian bantuan tenaga yang akan dibalas dengan bantuan yang sama (Sunda) (8) |
| LILONGWE | Ibu kota Malawi (8) |
| LIMASSOL | Kota di Siprus (8) |
| LIMBAHAN | Burung yang bulu kepala dan lehernya berwarna biru keabu-abuan, punggung dan sayap bagian atas berwarna cokelat tua kemerah-merahan, sedangkan bagian sayap yang lain berwarna hitam (Treron curvirostra); punai (8) |
| LIMBUKAN | Walik yang berwarna hijau, jantan berkepala dan berleher putih, penutup ekor bawah berwarna kuning, tersebar di Filipina dan Indonesia (kecuali Papua) (Ptilinopus melanospila) (8) |
| LIMFATIK | Berhubungan dengan limfa atau jaringan limfa (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| LIMFOSIT | Leukosit yang berinti satu, tidak bersegmen, pada umumnya tidak bergranula, berperan pada imunitas humoral (sel B) dan imunitas sel (sel T) (Biologi) (8) |
| LIMITASI | Pembatasan (8) |
| LIMNETIK | Perairan terbuka (yang tidak dibatasi tepian danau atau kolam) dari permukaan air sampai ke pedalaman tempat intensitas cahaya mencapai nilai yang menjadikan fotosintesis seimbang dengan respirasi (8) |
| LIMPAHAN | Sesuatu yang dilimpahkan (diberikan dan sebagainya); hasil melimpahkan (8) |
| LIMPAPAS | Ngengat berukuran besar, ngengat jantan berwarna cokelat kekuningan hingga kemerahan, betina berwarna merah, termasuk keluarga Saturniidae, ulatnya memakan daun jambu mete, sirsak, dan sebagainya, penghasil sutra (Cricula trifenestrata) (8) |
| LIMPAPEH | Motif atau jenis seni hias dari Sumatra Barat (8) |
| LIMPASAN | Bagian curah hujan yang kelihatan mengalir di sungai atau saluran buatan di permukaan tanah, merupakan aliran yang terkumpul dari daerah pengaliran dan akan meninggalkan daerah itu pada suatu titik tertentu (8) |
| LINANGAN | Lelehan (tentang air mata) (8) |
| LINCHENG | Kota di Cina (8) |
| LINGAYEN | Kota di Filipina (8) |
| LINGDONG | Kota di Cina (8) |
| LINGGATA | Jelatang (8) |
| LINGKAWA | Kendang kecil terbuat dari batang kayu yang dikerat (8) |
| LINGKUNG | Melingkung; memberi batas (pagar) sekeliling (8) |
| LINGLUNG | Lupa segala-galanya (karena bingung atau terlalu asyik memikirkan sesuatu) (8) |
| LINGUINI | Pasta yang ukurannya lebih besar dari spageti dan pipih seperti kwetiau, tapi lebih kecil dari fetucini, disebut juga trenette atau bavette, disajikan dengan aneka makanan laut atau presto (Tata Boga) (8) |
| LINGYUAN | Kota di Cina (8) |
| LINHARES | Kota di Brasil (8) |
| LINIMASA | Gambaran peristiwa penting secara linear dalam subjek tertentu, ditampilkan dalam urutan kronologis (8) |
| LINJIANG | Kota di Cina (8) |
| LINOLEUM | Penutup lantai yang dibuat dari bahan tenun atau kanvas yang dilapisi campuran minyak, getah, serbuk kayu, dan pewarna (8) |
| LINQIONG | Kota di Cina (8) |
| LINTASAN | Gerakan melintas; jalan yang dilintasi atau dilalui; tempat penyeberangan; pelintasan; tempat kedudukan titik-titik yang dilewati zarah atau sistem zarah yang bergerak (Fisika); daerah sepanjang kolam renang yang dibatasi dengan tali sebagai pemisah dari lintasan lain (Olahraga) (8) |
| LINUHUNG | Tertinggi; mulia (Jawa) (8) |
| LIOENZIM | Bentuk melarut suatu enzim yang dapat dilarutkan dari sel (Kimia) (8) |
| LIOFILIK | Sifat partikel dalam sistem koloid, yang menarik cairan pendispersi (Kimia) (8) |
| LIPACITY | Kota di Filipina (8) |
| LIPALIAM | Bahasa yang sehari-hari dituturkan oleh suku Rana, termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia, Melayu-Polinesia Barat (8) |
| LIPASAIR | Binatang kecil menyerupai lipas, hidup di air (8) |
| LIPIODOL | Sekelompok bahan kontras rontgen mirip minyak, dengan kadar yodium tinggi untuk menunjukkan saluran kelenjar ludah, kelenjar air mata, rongga sampingan hidung, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa (8) |
| LIPITKUP | Bagian dari baju berupa lipit yang dijahit, berfungsi membentuk dan memberi ruang pada bagian dan memperkecil bagian lain; kupnat (Tata Busana) (8) |
| LIPOTOMI | Metode menghilangkan lemak tanpa operasi, biasanya dilakukan untuk memperbaiki bentuk tubuh (8) |
| LIRINTAN | Seperti intan (8) |
| LIRRUANG | Seperti ruang (8) |
| LISOZOME | Substansi yang membantu mencegah infeksi bakteri (Kesehatan) (8) |
| LISPLANG | Bilah papan yang dipasang di pinggir atap di bawah talang (8) |
| LISTERIA | Bakteri berpotensi mematikan yang ditemukan pada daging unggas atau bahan makanan yang berasal dari unggas, sayuran, susu yang tidak melalui pasteurisasi, daging ternak, dan produk olahan (8) |
| LISTRING | Gelang emas yang sisinya berhiaskan permata dan tengahnya berbentuk bunga (8) |
| LITERASI | Kemampuan menulis dan membaca; pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu; kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup; penggunaan huruf untuk merepresentasikan bunyi atau kata (8) |
| LITERATI | Sastrawan, budayawan, atau kaum terpelajar (Inggris) (8) |
| LITIGANT | Pihak yang sedang beperkara atau bersengketa (ungkapan/Prancis) (8) |
| LITIGASI | Segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelesaian perkara (8) |
| LITOFILI | Orang yang sangat tertarik pada batu (Psikologi) (8) |
| LITOLOGI | Ilmu tentang batu-batuan yang berkenaan dengan sifat fisik, kimia, dan strukturnya (8) |
| LITOSFER | Lapisan batuan yang menjadi kulit atau kerak bumi (Geografi dan Geologi) (8) |
| LITOTOMI | Tindakan pembedahan dengan membuat sayatan pada dinding saluran atau kemih untuk mengeluarkan batu (8) |
| LITUANIA | Negara yang terletak di Eropa Tengah, beribu kota Vilnius (8) |
| LITURGIS | Bersangkutan dengan liturgi (8) |
| LIUKLIUK | Peluit yang dibuat dari batang padi (8) |
| LIZTRUSS | Perdana menteri ke-56 sekaligus perdana menteri perempuan ketiga sepanjang sejarah Inggris Raya yang dilantik tanggal 6 September 2022 lalu mengundurkan diri setelah 45 hari menjabat (8) |
| LOBILOBI | Pohon buah, tinggi hingga 15 m, daunnya berbentuk bulat telur, buahnya kecil, yang masak berwarna merah tua, rasanya masam, biasanya dibuat rujak, selai, sirup, atau manisan (Flacourtia inermis) (8) |
| LODIKULA | Sisik yang terdapat di antara benang sari dan bakal buah pada bunga rumput-rumputan (Botani) (8) |
| LOGAMADI | Logam yang tidak dapat bersenyawa dengan zat asam (misalnya emas, perak, dan platina); logam mulia (8) |
| LOGAWIAH | Bersifat bahasa; berkaitan dengan bahasa (Arab) (8) |
| LOGISTIK | Pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan; segi ilmu kemiliteran mengenai pengadaan, perawatan, dan transportasi peralatan, pembekalan, dan pasukan; segala persiapan dan tindakan yang diperlukan untuk memperlengkapi pasukan dengan alat dan perbekalan agar dapat bertempur dalam kondisi yang paling baik dan menguntungkan (Kemiliteran); penanganan seluk-beluk operasi militer (Kemiliteran) (8) |
| LOGMASUK | Memulai akses ke sistem komputer dengan memasukkan nama dan kata sandi atau perintah tertentu; padanan dari login (8) |
| LOGOFILI | Orang yang sangat tertarik dengan kata atau permainan kata-kata (Psikologi) (8) |
| LOGOGRAM | Ideogram yang dipakai untuk menggambarkan kata (Linguistik) (8) |
| LOKUSGEN | Bagian atau tempat pada kromosom yang diduduki oleh gen (8) |
| LOMPATAN | Hasil melompat; perbuatan (hal, cara, dan sebagainya) melompat; tempat melompat; sesuatu yang dilompati (8) |
| LONCATAN | Gerakan meloncat; hasil (pendapatan) meloncat; tempat meloncat; tumpuan meloncat (8) |
| LONDRINA | Kota di Brasil (8) |
| LONGDRES | Gaun panjang sampai menutupi mata kaki, biasa dipakai pada kesempatan yang resmi dan sebagainya (8) |
| LONGFENG | Kota di Cina (8) |
| LONGGANG | Kota di Cina (8) |
| LONGJING | Kota di Cina (8) |
| LONGKANG | Jarak antara satu benda dan benda lain (Gayo) (8) |
| LONGMARS | Gerak jalan jarak jauh (8) |
| LONGMONT | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LONGQUAN | Kota di Cina (8) |
| LONGVIEW | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LONJAKAN | Hasil melonjak; peningkatan; penambahan (8) |
| LONJORAN | Utuh dan panjang (tentang bambu, tebu, dan sebagainya) (8) |
| LONTARAN | Hasil melontar; lemparan (8) |
| LORDOSIS | Gangguan tulang belakang pada punggung bawah yang menyebabkan tulang melengkung ke belakang secara berlebihan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| LOSANDES | Kota di Chili (8) |
| LOSBANOS | Kota di Filipina (8) |
| LOVELAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| LOWONGAN | Pekerjaan (jabatan) yang terluang (8) |
| LUAKAGAM | Salah satu kesatuan wilayah adat Minangkabau (8) |
| LUANSHYA | Kota di Zambia (8) |
| LUARSIAR | Keterangan tertentu dari seorang terwawancara kepada wartawan yang mewawancarainya, tidak untuk disiarkan, tetapi hanya untuk pengetahuan si wartawan sebagai latar belakang topik yang dijadikan bahan wawancara; nirwarta (8) |
| LUDHIANA | Kota di India (8) |
| LUKAHATI | Sakit hati (kiasan) (8) |
| LUKRATIF | Bersifat memakmurkan atau menguntungkan (8) |
| LULOHADA | Tarian monyet (Tolaki) (8) |
| LULOLEBA | Tarian cepat dan langka panjang (Tolaki) (8) |
| LUMAJANG | Kabupaten di Provinsi Jawa Timur, terkenal dengan sebutan Kota Jaran Kencak atau Oostenrijk van Java; ibu kota Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur; kabupaten tempat beradanya Gunung Semeru yang meletus pada tanggal 4 Desember 2021 (8) |
| LUMILUMI | Ikan payau atau laut, panjang mencapai 40 cm, hidup di dasar dan perairan tropis, pada kedalaman mencapai 50 m, tersebar di daerah Indo-Pasifik (Harpodon nehereus); luli (8) |
| LUMINAIR | Penyatuan pencahayaan yang utuh (8) |
| LUMINANS | Ukuran intensitas terang cahaya yang berasal dari sumber dalam satu arah; pendar cahaya (Fisika) (8) |
| LUNCHEON | Makan siang resmi (ungkapan/Inggris) (8) |
| LUNCURAN | Hasil meluncur; tempat untuk meluncur (8) |
| LUNDAYAH | Suku bangsa yang mendiami pedalaman Kalimantan Tengah; Dayak Lun Dayeh; Lun Daya; Lun Dayoh; Lundaya; Lundayeh (8) |
| LUNDAYEH | Suku bangsa yang mendiami pedalaman Kalimantan Tengah; Dayak Lun Dayeh; Lun Daya; Lun Dayoh; Lundaya; Lun Dayah (8) |
| LUNDAYOH | Suku bangsa yang mendiami pedalaman Kalimantan Tengah; Dayak Lun Dayeh; Lun Daya; Lundaya; Lun Dayah; Lundayeh (8) |
| LUNGKANG | Daerah aliran air tempat kecepatan arus berkurang yang memberikan suatu habitat menguntungkan untuk plankton; selokan; parit (8) |
| LUNGLUNG | Pohon, tinggi mencapai 40 m, berbatang lurus dan bulat, kayunya kuat dan sangat cocok sebagai bahan bangunan rumah dan mebel (Aromadendron elegans) (8) |
| LUNGSUNG | Melungsung; menanggalkan cangkang lama dan menumbuhkan cangkang baru yang lebih besar; berganti kulit (untuk ular dan sebagainya) (8) |
| LUOCHENG | Kota di Cina (8) |
| LUPADIRI | Tidak sadar akan dirinya (8) |
| LUPALUPA | Gelembung udara dalam perut ikan (8) |
| LUTETIUM | Logam tanah langka yang ditemukan Auer von Welsbach pada 1905 dan Urbain pada 1907; unsur kimia lantanida dengan nomor atom 71, berlambang Lu, dan bobot atom 174,97 u (8) |
| LUZIANIA | Kota di Brasil (8) |
| LYUBLINO | Kota di Rusia (8) |
| MABODONG | Ritual kematian di Tanatoraja (8) |
| MABOPANE | Kota di Afrika Selatan (8) |
| MACAMAPA | Bagaimana; seperti apa (8) |
| MACANCAN | Hancur atau terkoyak-koyak tepinya (tentang kain dan kertas) (Batak) (8) |
| MACHERLA | Kota di India (8) |
| MADANIAH | Surah atau ayat Al-Qur'an yang diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah (Agama Islam) (8) |
| MADHUPUR | Kota di India (8) |
| MADMADAH | Berkumur-kumur untuk membersihkan mulut, biasanya dilakukan sebelum berwudu (8) |
| MADMPEMB | Magister administrasi pembangunan daerah (singkatan) (8) |
| MADRASAH | Sekolah atau perguruan (biasanya yang berdasarkan agama Islam) (8) |
| MADUKARA | Lebah; kain sutra berbenang warna emas (8) |
| MAEBASHI | Kota di Jepang (8) |
| MAECENAS | Pelindung seni dan ilmu pengetahuan, biasanya juga hartawan (ungkapan/Latin) (8) |
| MAENGKET | Tarian yang berasal dari Minahasa untuk mengucapkan syukur kepada Sang Pencipta, dimainkan oleh pasangan laki-laki dan perempuan (8) |
| MAESENAS | Orang kaya pendukung kebudayaan; pelindung seni dan kalangan seniman (8) |
| MAFETENG | Kota di Lesotho (8) |
| MAFRUSAT | Biaya yang dikeluarkan untuk membeli perlengkapan rumah tangga (Arab) (8) |
| MAFSADAH | Kerusakan, kebinasaan, atau akibat buruk yang menimpa seseorang (kelompok) karena perbuatan atau tindakan pelanggaran hukum (Arab) (8) |
| MAFSADAT | Kerusakan, kebinasaan, atau akibat buruk yang menimpa seseorang (kelompok) karena perbuatan atau tindakan pelanggaran hukum; mafsadah (Arab) (8) |
| MAGAININ | Cairan yang mempunyai daya penyembuhan karena mengandung antibiotik alami yang kuat dari katak Afrika yang bercakar yang sengaja dilukai (8) |
| MAGALANG | Kota di Filipina (8) |
| MAGANGUE | Kota di Kolumbia (8) |
| MAGASIRA | Bulan ke-12 tahun Buddhis (bulan November-Desember tahun Masehi) (8) |
| MAGELANG | Kota di Provinsi Jawa Tengah, terkenal dengan sebutan Kota Getuk, Kota Militer atau Kota Sejuta Bunga; kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, ibu kotanya Mungkid, terkenal dengan sebutan De Tuin van Java (8) |
| MAGFIRAH | Ampun; maaf (Arab) (8) |
| MAGISTER | Gelar akademis pada tingkat strata dua sebelum gelar doktor (8) |
| MAGNESIA | Bubuk putih, dilambangkan dengan MgO (Kimia) (8) |
| MAGNESOL | Asam silikat dari magnesium, digunakan pada kromatografi (Kimia) (8) |
| MAGNETIK | Magnetis (8) |
| MAGNETIS | Bersifat seperti magnet (sehingga dapat menarik) (8) |
| MAGNETIT | Bijih besi hitam yang mempunyai sifat magnet (Geografi dan Geologi) (8) |
| MAGNETON | Cincin dari muatan elektrik negatif (Kimia); unit satuan atau momen magnet yang digunakan untuk magnet atom, molekul, atau inti (Kimia) (8) |
| MAGNETOR | Mesin kecil (dinamo) dengan magnet tetap untuk menghasilkan aliran listrik (terutama untuk menghasilkan bunga api, seperti dalam sepeda motor) (8) |
| MAHAADIL | Yang paling adil (tentang sifat Allah Swt.) (8) |
| MAHAAWAL | Yang paling awal (tentang sifat Allah Swt.) (8) |
| MAHADATA | Data raya (8) |
| MAHADEWA | Dewa yang tertinggi (Agama Hindu); Batara Syiwa (Agama Hindu) (8) |
| MAHADEWI | Sebutan kepada seorang putri atau permaisuri (Agama Hindu); Batari Durga (8) |
| MAHADUTA | Duta besar (8) |
| MAHAGAIB | Yang paling gaib (tentang sifat Allah Swt.) (8) |
| MAHAGURU | Guru besar; profesor (pada perguruan tinggi) (8) |
| MAHAJANA | Orang yang amat ternama; orang besar; masyarakat; umum (8) |
| MAHAKALA | Penjelmaan Dewa Syiwa sebagai Maha Pemusnah (Agama Hindu); penjaga pintu masuk candi Hindu Siwa yang membawa senjata gada (8) |
| MAHAKUAT | Yang paling kuat (tentang sifat Allah Swt.) (8) |
| MAHALUAS | Sangat luas (8) |
| MAHARAJA | Raja besar; sebutan untuk orang besar (8) |
| MAHARANA | Perang besar (8) |
| MAHARANI | Raja perempuan; ratu; kaisar perempuan; permaisuri (8) |
| MAHARATU | Raja perempuan; ratu; kaisar perempuan; permaisuri; maharani (8) |
| MAHARESI | Pendeta yang mulia (suci) (8) |
| MAHARUPA | Indah sekali (tentang rupa); teramat elok (8) |
| MAHASUCI | Teramat suci (tentang sifat Allah Swt.) (8) |
| MAHATAHU | Tahu akan segala hal (tentang sifat Allah Swt.); teramat tahu (8) |
| MAHAYANA | Aliran utama agama Buddha yang menekankan pada jalan keselamatan bagi banyak orang untuk mencapai pencerahan melalui (upaya) kausalya (8) |
| MAHBUBAH | Kekasih (perempuan) (Arab) (8) |
| MAHILYOW | Kota di Belarusia (8) |
| MAHIMAHI | Ikan yang hidup di air laut atau payau, panjangnya mencapai 210 cm, berat 40 kg, umur mencapai 4 tahun, hidup di perairan tropis dan subtropis dengan kedalaman 85 m, tersebar di Samudra Atlantik, India, dan Pasifik (Coryphaena hippurus) (8) |
| MAHKAMAH | Badan tempat memutuskan hukum atas suatu perkara atau pelanggaran; pengadilan (8) |
| MAHLIGAI | Ruang tempat kediaman raja atau putri-putri raja (dalam lingkungan istana) (8) |
| MAHMILTI | Mahkamah Militer Tinggi (akronim) (8) |
| MAHMILUB | Mahkamah Militer Luar Biasa (akronim) (8) |
| MAHZURAT | Hal-hal yang dilarang oleh Islam, meliputi hukum haram dan makruh; larangan dalam agama Islam (Agama Islam) (8) |
| MAINGILA | Berbuat kurang sopan; bertindak semau-maunya (8) |
| MAINJUDI | Berjudi (8) |
| MAINKAYU | Berbuat yang keji-keji; berbuat mesum; berbuat curang (dalam permainan dan sebagainya); main keras yang menjurus menyakiti lawan (dalam permainan olahraga dan sebagainya); main kasar (8) |
| MAINMAIN | Bermain-main; bersenang-senang dengan melakukan sesuatu; melakukan sesuatu tidak dengan sungguh-sungguh; hanya berkelakar; bermain-main saja; berbuat serong (kiasan) (8) |
| MAINMATA | Mengerling-ngerlingkan mata; memberi isyarat dengan mata; mengadakan kontak dengan pihak lain untuk tujuan yang menguntungkan pihak tertentu (kiasan) (8) |
| MAINMUDA | Bersuka-sukaan dengan perempuan (8) |
| MAINPURI | Kota di India (8) |
| MAINUNDI | Permainan dengan cara mengundi (8) |
| MAITLAND | Kota di Australia (8) |
| MAJAKANE | Buah keras dari pohon Quercus lusitanica yang digunakan untuk ramuan obat, jamu, atau menghitamkan gigi, mengandung limin yang berkhasiat sebagai bahan keset; jenitri; majakan; manjakani (8) |
| MAJAKAYA | Tidak bersambung (tentang tiang dan sebagainya) (8) |
| MAJUMASA | Pembubuhan tanggal pada cek yang lebih kemudian dari tanggal sebenarnya (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| MAKANDAM | Penata rias (Melayu Riau) (8) |
| MAKANHAK | Melanggar hak orang lain; menyebabkan susah hati (mendongkol dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MAKANTAH | Perjanjian dengan jaminan tanah, misalnya perjanjian pinjam-meminjam uang (Bali) (8) |
| MAKANTUH | Tolong-menolong (di Minahasa) (Minahasa) (8) |
| MAKARONI | Makanan dasar yang dibuat dari tepung terigu, berbentuk buluh pita, yang diolah menjadi berbagai macam masakan (Tata Boga) (8) |
| MAKASSAR | Suku bangsa yang mendiami daerah Sulawesi Selatan; ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, dulu bernama Ujung Pandang, terkenal dengan sebutan Kota Daeng atau Kota Anging Mamiri (8) |
| MAKINANG | Juru rias pengantin adat Belitung (8) |
| MAKKECIL | Kata sapaan akrab untuk adik perempuan ibu atau bapak; bibi (8) |
| MAKKOPEK | Inang (8) |
| MAKLUMAT | Pemberitahuan; pengumuman; pengetahuan; mualamat (8) |
| MAKRAMAT | Kehormatan; kemurahan hati (Arab) (8) |
| MAKRIFAH | Huruf alif dan lam yang terdapat pada awal kata nomina, berfungsi sebagai artikel penentu (Arab) (8) |
| MAKRIFAT | Pengetahuan; tingkat penyerahan diri kepada Tuhan, yang naik setingkat demi setingkat sehingga sampai ke tingkat keyakinan yang kuat (Tasawuf) (8) |
| MAKROFAG | Sel fagosit besar yang terdapat dalam sistem kekebalan tubuh, berasal dari monosit, berfungsi dalam penghancuran antigen asing (seperti bakteri dan virus), memiliki siklus hidup lebih panjang dari mikrofag (Biologi) (8) |
| MAKROFIL | Kelas ukuran daun yang luas permukaan helaiannya melebihi 164.025 mm2 (= 25 mm x 95 mm); megafil (Botani) (8) |
| MAKSILER | Berkenaan dengan maksila (8) |
| MAKSIMAL | Sebanyak-banyaknya; setinggi-tingginya; tertinggi (8) |
| MAKSIMUM | Yang paling banyak; yang paling tinggi (8) |
| MAKSUMAN | Harimau jadi-jadian yang menyerupai kawan, saudara, anak-anak, atau orang dewasa yang hilang karena disembunyikannya dari pandangan manusia oleh makhluk halus (8) |
| MAKSURAH | Rumah yang luas; kisi-kisi atau layar kayu pada masjid untuk melindungi dan memisahkan imam dari kebisingan; pagar tembok pada masjid yang memisahkan bangunan masjid dengan kuburan yang ada di dekatnya (8) |
| MAKURUNG | Hukuman berupa tahanan rumah selama 15 hari karena tidak ikut serta dalam kerja bakti (Bali) (8) |
| MALADEWA | Negara kepulauan di Samudra Hindia yang terdiri atas kumpulan atol, terletak di sebelah selatan barat daya India dan sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka, merupakan destinasi wisata dunia (8) |
| MALAFIDE | Tidak dapat dipercaya; curang (ungkapan/Latin); banyak tipu dayanya; tidak jujur; sengaja menolak untuk melakukan beberapa tugas atau kewajiban kontraktual (Hukum) (8) |
| MALAGASI | Bahasa yang dituturkan di Madagaskar (8) |
| MALAGIZI | Penyakit yang disebabkan oleh kekurangan gizi, biasanya meliputi beberapa jenis nutrien, seperti protein, karbohidrat, dan vitamin (8) |
| MALAIKAT | Makhluk Allah yang taat, selalu zikir kpd-Nya, diciptakan dari cahaya, mempunyai tugas khusus dari Allah (8) |
| MALANDAU | Bangun kesiangan (Banjar) (8) |
| MALANGGE | Tradisi berbagi durian untuk masyarakat yang tidak memiliki kebun durian, berupa kebebasan memungut durian yang jatuh di kebun siapa saja pada waktu yang telah ditentukan, terbuka untuk semua warga di desa Koto Malintang, Maninjau (Minangkabau); memungut durian di kebun durian orang lain pada waktu yang telah ditentukan (Minangkabau) (8) |
| MALAPARI | Pohon, kulit kayunya digunakan sebagai obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan (Pongamia pinnata) (8) |
| MALASUAI | Tidak sesuai; ketidaksesuaian (8) |
| MALAYSIA | Negara yang terletak di Asia Tenggara, beribu kota Kuala Lumpur; negeri jiran (8) |
| MALBIOSA | Maltosa (8) |
| MALEGAON | Kota di India (8) |
| MALEOLUS | Tonjolan bulat pada tulang, antara lain, pada kiri kanan pergelangan kaki (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MALIMALI | Perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan (Abrus precatorius) (8) |
| MALINGAO | Kota di Filipina (8) |
| MALKAPUR | Kota di India (8) |
| MALPIGHI | Lapisan kulit terdalam (Biologi) (8) |
| MALSIBER | Portal dalam internet yang menyediakan informasi dan menghubungkan beberapa bisnis daring (8) |
| MALTITOL | Alkohol gula yang dihasilkan melalui hidrogenasi maltosa (8) |
| MALUMALU | Tampaknya sangat malu; merasa malu; agak malu (8) |
| MALUMATA | Segan; hormat (8) |
| MALUNGUN | Kota di Filipina (8) |
| MAMDUHAH | Sifat yang terpuji, seperti benar, jujur, pemaaf, dermawan (Arab) (8) |
| MAMLAKAT | Kerajaan; kedaulatan (Arab) (8) |
| MAMODALI | Mengobati badan yang benjol karena terkena benda keras dengan gulungan kain yang dipanaskan atau tiupan napas (Batak) (8) |
| MAMONGKA | Menyumbat pori-pori atau lubang pada kapal atau perahu (Batak) (8) |
| MANABISA | Mana boleh; mana mungkin (8) |
| MANAKALA | Kata penghubung untuk menandai syarat (waktu); apabila; bilamana (8) |
| MANALAGI | Tambahan lagi; apalagi; lebih-lebih lagi; kata tanya untuk meminta jawaban yang berupa tambahan (hal); apalagi; mangga yang besar agak panjang serta manis rasanya; mana pula (8) |
| MANAMANA | Mana pun; barang apa pun; setiap (8) |
| MANAPULA | Tambahan lagi; apalagi; lebih-lebih lagi; kata tanya untuk meminta jawaban yang berupa tambahan (hal); apalagi; mangga yang besar agak panjang serta manis rasanya; mana lagi (8) |
| MANASUKA | Sesuka hati; dengan sukarela; arbitrer (8) |
| MANATAHU | Siapa tahu (8) |
| MANAVGAT | Kota di Turki (8) |
| MANDALAY | Kota di Myanmar (8) |
| MANDARIN | Pejabat dalam kekaisaran Cina; nama yang diberikan pada bahasa utama di negeri Cina, dipakai di sekitar Beijing, merupakan bahasa standar bagi negeri itu; jeruk keprok (Citrus nobilis) (8) |
| MANDIDUS | Mandi dengan air yang diguyurkan atau disemprotkan dari atas melalui pipa penyemprot (8) |
| MANDIMBA | Kota di Mozambik (8) |
| MANDIUAP | Mandi dengan menguapi seluruh badan agar peredaran darah menjadi lancar (untuk kesehatan); mandi sauna (8) |
| MANDOLIN | Alat musik petik yang bentuknya seperti buah pir dengan senar sebanyak 4–6 pasang (Musik) (8) |
| MANDSAUR | Kota di India (8) |
| MANDURAH | Kota di Australia (8) |
| MANFALUT | Kota di Mesir (8) |
| MANGARUH | Permainan rakyat yang dilakukan orang tua yang memiliki kemampuan dalam bidang ketangkasan ilmu bela diri dengan menggunakan pisau, keris, atau parang (Wolio) (8) |
| MANGENTE | Bersikap ramah karena berkepentingan (Melayu Manado) (8) |
| MANGGALA | Pengantar puji-pujian; pengantar bagi seorang penulis dalam permulaan atau akhir karangannya; anak sulung; pelindung (rohani); pemimpin; panglima; penatar tingkat tinggi (8) |
| MANGGUNG | Berkicau (tentang burung balam, ketitiran, dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| MANGKING | Menyisipkan keris dan sebagainya di pinggang (Jawa) (8) |
| MANGKRAK | Keadaan tidak terawat atau tidak terurus (tentang rumah dan sebagainya); terbengkalai (Jawa) (8) |
| MANGOMBO | Bekerja pada musim tertentu, seperti musim panen atau musim tanam (Batak) (8) |
| MANGROVE | Bakau (8) |
| MANGUSIL | Penjaga kolom Pojok di harian Kompas (8) |
| MANHUACU | Kota di Brasil (8) |
| MANIBEKU | Air mani yang dibekukan dan biasanya disimpan pada suhu -79°C (Peternakan) (8) |
| MANICAIR | Air mani yang telah mengalami perlakuan dan disimpan pada suhu di atas 0°C (Peternakan) (8) |
| MANIKEBU | Manifesto kebudayaan (akronim) (8) |
| MANIKION | Suku bangsa yang mendiami daerah Kecamatan Bintuni, Anggi, Merdei, dan Ransiki di Papua; Mantion; Sougb; Sogh (8) |
| MANINJAU | Danau vulkanik yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, terkenal dengan keindahan alamnya (8) |
| MANJANIK | Pelontar batu, digunakan sebagai alat perang pada zaman dahulu (8) |
| MANJUJAI | Mendendangkan petuah, nasihat, dan cerita yang mendidik sebelum anak tidur; meninabobokkan (Minangkabau); tradisi mendendangkan anak sebelum tidur yang kerap dilombakan (Minangkabau) (8) |
| MANNHEIM | Kota di Jerman (8) |
| MANORTOR | Membawakan tarian tortor (8) |
| MANOSTAT | Alat untuk mengontrol tekanan secara otomatis (8) |
| MANSEHRA | Kota di Pakistan (8) |
| MANSIANG | Rumput gelagah berbatang segitiga, tingginya dapat mencapai 2 m, dibuat barang anyaman yang agak kasar, seperti tikar, tas; mensiang (Scirpus grossus) (Minangkabau) (8) |
| MANSOURA | Kota di Aljazair (8) |
| MANTAWAI | Suku bangsa yang mendiami daerah Kepulauan Mentawai; Mentawai (8) |
| MANUKONE | Kesatuan keluarga suku Lamaholot (8) |
| MANUMPAK | Upacara adat pada pesta perkawinan masyarakat Simalungun, para undangan datang dengan membawa sumbangan secara sukarela, biasanya nasi dengan hidangan daging yang dibentuk sehingga mirip hewan (babi, ayam) hidup, disuguhkan kepada kedua mempelai (Batak) (8) |
| MANURUNG | Barang peninggalan manusia yang dipercaya sebagai dewa yang turun dari langit (Massenrengpulu) (8) |
| MANZILAH | Rumah atau tempat perhentian (untuk mengaso, bermalam, dan sebagainya); manzil (Arab); kedudukan (Arab) (8) |
| MAPOLRES | Markas Kepolisian Resor (akronim) (8) |
| MAPOLSEK | Markas Kepolisian Sektor (akronim) (8) |
| MAPOLWIL | Markas Kepolisian Wilayah (akronim) (8) |
| MARADIKA | Golongan rakyat biasa dalam suku Buton (8) |
| MARASMIK | Keadaan menjadi makin kurus pada anak-anak karena kekurangan gizi, disebabkan oleh asimilasi yang salah atau makanan yang tidak tepat (8) |
| MARASMUS | Gangguan kekurangan gizi pada anak karena kekurangan asupan energi dan protein dalam jangka waktu yang lama (8) |
| MARBELLA | Kota di Spanyol (8) |
| MARBLING | Lemak yang terdapat di antara otot-otot dan tampak dari luar seperti marmer (8) |
| MARDUMON | Memakan beras (biasanya saat membersihkan beras) (Batak) (8) |
| MARENGGE | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Jayapura, Papua; Marembi (8) |
| MARGALIT | Tanah yang mengandung batuan kapur (Geografi dan Geologi) (8) |
| MARGARIN | Mentega yang dibuat dengan menghidrogenasi minyak nabati; produk yang menyerupai mentega yang lemaknya hanya sebagian kecil berasal dari susu (8) |
| MARGILON | Kota di Uzbekistan (9) |
| MARGINAL | Berhubungan dengan batas (tepi); berada di pinggir; tidak terlalu menguntungkan (8) |
| MARGITIK | Bercanda ria (Batak) (8) |
| MARHABAN | Kata seru (afektif) untuk menyambut atau menghormati kedatangan tamu (yang berarti selamat datang) (Arab); lagu puji-pujian (Arab) (8) |
| MARIETTA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MARINADE | Bahan perendam daging, ikan, sayur, dan sebagainya yang dibuat dari air jeruk, cuka, atau anggur yang dicampur dengan bumbu, seperti lada, bawang merah, garam (8) |
| MARINASI | Proses, cara, perbuatan memarinade; pemarinadean (8) |
| MARIUPOL | Pelabuhan di Ukraina; kota di Ukraina (8) |
| MARJORAM | Tanaman yang merupakan subspesies oregano, berasa manis, beraroma bunga, biasa digunakan sebagai bumbu masakan (Origanum majorana) (8) |
| MARKAPUR | Kota di India (8) |
| MARKASIT | Pirit yang mengkristal; potongan kecil baja polesan yang mengkilat untuk hiasan pakaian panggung (8) |
| MARKETRI | Kerajinan kuno yang menggunakan kepingan kayu tipis dari berbagai serat serta warna untuk membuat desain (8) |
| MARKONIS | Orang yang melayani telekomunikasi di kapal (Pelayaran) (8) |
| MARKUSIP | Cara berpacaran pada malam hari (dilakukan dengan cara berbisik, si wanita di dalam rumah, sedangkan yang laki-laki di luar rumah) pada masyarakat Mandailing (Antropologi/Batak) (8) |
| MARSEKAL | Kelompok pangkat perwira tinggi dalam angkatan udara, meliputi marsekal besar TNI, marsekal TNI, marsekal madya TNI, marsekal muda TNI, dan marsekal pertama TNI; pangkat kedua dari golongan perwira tinggi dalam angkatan udara, sepadan dengan jenderal TNI dalam angkatan darat atau laksamana TNI dalam angkatan laut (tanda pangkatnya empat bintang emas yang ditempatkan di bahu baju); pangkat tertinggi dalam angkatan bersenjata beberapa negara dengan tanda empat bintang emas (8) |
| MARSEPEN | Penganan manis yang dibuat dari buah amandel (badam) yang dihaluskan, dicampur dengan gula dan beberapa bahan lain (8) |
| MARTABAK | Makanan yang dibuat dari adonan tepung terigu (untuk lapisan luar) dan telur, daging giling (cincang), dan rempah (untuk bagian isi) yang kemudian digoreng (Tata Boga) (8) |
| MARTABAN | Tempayan atau guci besar dari tanah liat yang dibakar dengan suhu tinggi untuk menyimpan air, minyak, beras, dan sebagainya (8) |
| MARTABAT | Tingkat harkat kemanusiaan; harga diri (8) |
| MARTINIK | Pulau yang merupakan region kolektivitas teritorial tunggal Prancis (8) |
| MARUGAME | Kota di Jepang (8) |
| MARXISME | Gagasan-gagasan yang dirumuskan oleh Karl Marx (8) |
| MARYLAND | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Annapolis (8) |
| MARYVALE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MASAINAP | Durasi tamu menginap (Perhotelan) (8) |
| MASAJENG | Gelar di Kasunan Surakarta untuk Selir Susuhunan Pakubuwana urutan kelima (8) |
| MASAKAIR | Sempurna dan baik (8) |
| MASAKINI | Masa yang terbaru (paling akhir); mutakhir (8) |
| MASAKLUM | Masak sekali; ranum (tentang buah-buahan) (8) |
| MASALALU | Masa yang telah lewat; masa terdahulu (8) |
| MASAMBIA | Membuat sagu dari awal sampai siap diolah menjadi makanan (Talaud) (8) |
| MASAMPER | Menyanyi berbalas-balasan semalam suntuk untuk menghibur orang yang sedang berduka (Sangir) (8) |
| MASAPEKA | Masa yang dialami seseorang, baik dalam perkembangan aspek emosinya maupun karena pengaruh kelenjar tubuhnya, misalnya masa menjelang menstruasi atau menopause; saat ketika anak sangat mudah menerima rangsangan untuk tumbuh berkembang secara cepat (8) |
| MASERASI | Pelunakan suatu benda karena suatu cairan (8) |
| MASIMASI | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Jayapura, Papua (8) |
| MASKANAT | Kemiskinan (sebagai jalan ke kesempurnaan batin) (Arab) (8) |
| MASKAPAI | Perseroan dagang; perusahaan (8) |
| MASKAWIN | Pemberian pihak pengantin laki-laki (misalnya emas, barang, kitab suci) kepada pengantin perempuan pada waktu akad nikah, dapat diberikan secara kontan ataupun secara utang; mahar; harga kawin (8) |
| MASKODOK | Logam berwarna putih keabu-abuan (lazim disebut juga emas putih); platina (Jawa) (8) |
| MASKULIN | Bersifat jantan; jenis laki-laki (8) |
| MASLAHAT | Sesuatu yang mendatangkan kebaikan (keselamatan dan sebagainya); faedah; guna (Arab) (8) |
| MASMANAH | Harta benda dari nenek moyang; harta benda milik keluarga; harta manah (8) |
| MASOKHIS | Seseorang yang diperlakukan secara masokhisme (8) |
| MASTERAN | Hasil memaster; suara yang ditiru oleh burung lain (8) |
| MASTITIS | Radang pada kelenjar air susu (Peternakan) (8) |
| MASTODON | Gajah purba (Mammut americanum) atau (Mammut borsoni); sesuatu yang serba besar (kiasan) (8) |
| MASULIAH | Tanggung jawab (Agama Islam) (8) |
| MASVINGO | Kota di Zimbabwe (8) |
| MASYAKAH | Kesukaran; kesusahan; masakat (Arab) (8) |
| MATAAYAK | Lubang yang terdapat pada (alat) pengayak (Teknik) (8) |
| MATAAYAM | Tumbuhan perdu yang tingginya mencapai 1,5 m, batangnya cokelat kehitaman, daunnya meruncing dan mengilap, bunganya kecil, warnanya putih atau kemerahan, buahnya berwarna merah mengilap (Ardisia crenata) (Botani); mata itik (8) |
| MATABUKU | Ruas pada jari dan sebagainya (8) |
| MATAHARI | Bintang yang merupakan pusat tata surya, memancarkan panas dan cahaya ke Bumi dan planet-planet lain yang mengedarinya, sebagian besar kandungannya berupa hidrogen dan helium (8) |
| MATAHATI | Perasaan yang dalam (8) |
| MATAIKAN | Penyakit kulit seperti jerawat yang berinti keras di bagian atas jari kaki, sering juga pada telapak kaki dan tumit; ketuat; bagian yang sangat tipis (berbentuk bundar kecil) pada balon karet (8) |
| MATAITIK | Alat dari kaleng berbentuk bulat, dimasukkan pada lubang ikat pinggang dan sebagainya; lubang kecil pada sepatu, pakaian, tas, dan sebagainya, biasanya berbingkai logam, tali, kain, atau kulit (Tata Busana); lubang kecil yang dibordir sebagai bagian dari desain pada kain; mata ayam (8) |
| MATAJALA | Lubang-lubang pada jala (jaring) ikan (8) |
| MATAJAUH | Hanya dapat melihat pada jarak jauh; rabun dekat (8) |
| MATAKAIL | Jarum yang tajam pada ujung kail (yaitu tempat menaruh umpan); mata pancing (8) |
| MATAKAIN | Corak kain; ragi atau gambar pada kain (8) |
| MATAKAKI | Tulang yang menonjol di kiri dan kanan kaki bagian bawah (pergelangan kaki) (8) |
| MATAKAYU | Hitam-hitam (bagian yang sangat keras) pada kayu bekas dahan atau cabang; teras (inti) kayu; buta huruf (8) |
| MATALUKA | Lubang luka (8) |
| MATAMATA | Orang yang ditugasi menyelidiki secara diam-diam; agen rahasia (8) |
| MATANZAS | Kota di Kuba (8) |
| MATASAPI | Telur yang digoreng tanpa diaduk sebelumnya (biasanya diusahakan agar kuning telurnya tidak pecah) (kiasan) (8) |
| MATASUSU | Puting (bintil) susu (yaitu bagian ujung pada susu yang berbentuk bintil) (8) |
| MATAUANG | Uang dari logam; satuan harga uang; satuan uang suatu negara (8) |
| MATERIAL | Bahan yang akan dipakai untuk membuat barang lain; bahan mentah untuk bangunan (seperti pasir, kayu, kapur) (8) |
| MATERIEL | Bersifat fisik (kebendaan) (8) |
| MATERNAL | Berhubungan dengan ibu (8) |
| MATIAKAL | Tidak ada ide, gagasan, dan sebagainya; buntu pikiran (kiasan) (8) |
| MATIAYAM | Mati konyol (8) |
| MATIDINI | Kematian yang terjadi pada seseorang sebelum orang tersebut mencapai usia tujuh puluh lima tahun (Psikologi) (8) |
| MATIGAYA | Keadaan tidak dapat berbuat apa-apa karena kehilangan ide, inspirasi, dan sebagainya (8) |
| MATIHAID | Batas akhir masa reproduksi seorang wanita ditandai dengan berhentinya menstruasi; menopause (8) |
| MATIHATI | Tidak memiliki perasaan (kiasan) (8) |
| MATIKAKU | Mati dalam keadaan kaku atau kejang; tidak berdaya (kiasan) (8) |
| MATIKUTU | Tidak berdaya; tidak dapat berbuat apa-apa (kiasan) (8) |
| MATIRAGA | Memperteguh hati dengan menolak segala macam kesenangan diri; menahan hawa nafsu (8) |
| MATIRASA | Tidak mempunyai perasaan lagi (8) |
| MATISEMU | Kelihatan seperti mati jasadnya, sedangkan matanya masih berkedip-kedip (8) |
| MATISURI | Tampaknya mati, tetapi sebenarnya tidak; mati beragan; mati samar; hampir bangkrut (kiasan) (8) |
| MATMATAN | Berpuas-puas; (hal untuk) dinikmati (8) |
| MATRONIM | Nama yang dimiliki orang berdasarkan nama ibunya, misalnya Kaunteya berarti anak laki-laki dari Kunti (dalam cerita Mahabharata) (Linguistik) (8) |
| MATURASI | Proses menjadi dewasa (matang); proses pertumbuhan dan perkembangan yang umum pada semua spesies (Psikologi) (8) |
| MAUJUDAT | Segala sesuatu yang benar-benar ada; segala sesuatu yang dijadikan oleh Allah (Arab) (8) |
| MAULUDAN | Bermaulid Rasul (8) |
| MAYAMAYA | Bening jernih; terang bercahaya; ledang (8) |
| MAYANGDA | Dunia; mayapada; manjapada; marcapada (8) |
| MAYAPADA | Bumi; dunia; mayangda; manjapada; marcapada (8) |
| MAZABUKA | Kota di Zambia (8) |
| MAZATLAN | Kota di Meksiko (8) |
| MAZMUMAH | Sifat tercela yang dapat menyebabkan seseorang menjadi celaka atau binasa karena sifat tersebut, misalnya sifat marah, dengki, culas (8) |
| MBALMAYO | Kota di Kamerun (8) |
| MBANDAKA | Kota di Republik Kongo (8) |
| MCKINNEY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MEACULPA | Karena kesalahan saya (ungkapan/Latin) (8) |
| MECHELEN | Kota di Belgia (8) |
| MEDALION | Perhiasan berbentuk bulat (lonjong, jantung, dan sebagainya) yang dibuat dari emas dan sebagainya yang digantungkan pada kalung, rantai arloji, dan sebagainya (8) |
| MEDELLIN | Kota di Kolumbia (8) |
| MEDENINE | Kota di Tunisia (8) |
| MEDIALIS | Berada di tengah; medial (8) |
| MEDIATOR | Perantara (penghubung, penengah) (8) |
| MEDIKASI | Terapi dengan pemberian obat medula (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MEDIOKER | Menengah; rata-rata (8) |
| MEDITASI | Pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu (8) |
| MEDUSOID | Berkenaan atau mirip dengan medusa atau ubur-ubur (Biologi) (8) |
| MEGABITA | Satuan ukuran kapasitas memori dalam komputer digital 1.048.576 bita (8) |
| MEGADIVA | Diva yang sangat terkenal (8) |
| MEGAFLOP | Ukuran daya komputasi dan kecepatan yang sama dengan satu juta instruksi titik mengambang per detik; Mflops (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| MEGAKOTA | Perkotaan dengan metropolis sebagai pusat beserta beberapa kota penyangga yang membuat satu kota raya yang luas sekali; kota yang sangat luas dan berpenduduk sangat padat; megalopolis (8) |
| MEGATREN | Kecenderungan besar pada gaya atau model mutakhir (8) |
| MEGATRON | Julukan Megawati Hangestri; julukan pemain bola voli putri terbaik dalam Proliga 2024; karakter robot fiksi pemimpin Decepticons, sebuah grup antagonis dari serialdari serial Transformers (8) |
| MEGATRUH | Bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk melukiskan perasaan kecewa atau kesedihan yang mendalam, mempunyai bait lagu yang terdiri atas lima baris, baris pertama mempunyai dua belas suku kata yang berakhir bunyi n (12 n), kemudian berturut-turut 8 i, 8 i, dan 8 o (Kesenian) (8) |
| MEGAWATT | Satu juta (1.000.000) watt (8) |
| MEGIBUNG | Makan bersama (dari satu wadah) (Bali) (8) |
| MEIDLING | Kota di Austria (8) |
| MEIGANGA | Kota di Kamerun (8) |
| MEIHEKOU | Kota di Cina (8) |
| MEIKTILA | Kota di Myanmar (8) |
| MEJABOLA | Meja untuk bermain biliar (8) |
| MEJAJUDI | Meja tempat orang bermain kartu; meja kartu (8) |
| MEKANIKA | Cabang fisika mengenai gerak dan rehatnya benda dan penyebab gerak atau rehatnya benda itu (Fisika); ilmu tentang mesin-mesin (8) |
| MEKONGGA | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Kendari, Sulawesi Tengah; gunung tertinggi di Pegunungan Mekongga (2.620 mdpl) yang batuan puncaknya berjenis karst, terletak di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (8) |
| MEKONIUM | Tinja berwarna hitam kehijau-hijauan yang pertama kali keluar dari dubur bayi yang baru lahir; tahi gagak (8) |
| MELABANG | Menempa besi dan sebagainya supaya lebar (Minangkabau); berjalan tidak tentu arah; mengembara (8) |
| MELABELI | Memberikan atau menempelkan label; menjuluki (kiasan) (8) |
| MELABRAK | Memukuli (secara tidak beraturan); mengata-ngatai (mencela dan sebagainya) dengan keras; menyerang, menghantam musuh dengan hebatnya (8) |
| MELABUAI | Pohon besar, tinggi 45 m atau lebih, kayunya lunak, putih, dan tidak tahan lama (Dyera) (8) |
| MELADENI | Melayani; membalas (menyambut, mengindahkan) serangan, ajakan, tantangan, dan sebagainya (8) |
| MELAGANG | Memulai menganyam (menenun, mengerjakan, dan sebagainya) (8) |
| MELAJANG | Hidup sebagai lajang; membujang; melompat; menerjang (Minangkabau) (8) |
| MELAKONI | Menjalani; bertirakat (8) |
| MELAMBAI | Mengayun-ayun turun naik (seperti daun-daunan tertiup angin); menggerak(-gerak)kan tangan turun naik (untuk memanggil dan sebagainya); berkibar-kibar (8) |
| MELAMBAT | Menjadi lambat; bergerak, berjalan, dan sebagainya secara perlahan-lahan (8) |
| MELAMBUK | Menggemburkan (tanah); menyokong; membantu (8) |
| MELAMPAI | Bergerak berayun-ayun (daun, ranting, kayu-kayuan, dan sebagainya); meliuk-liuk (tentang tubuh dan sebagainya) (8) |
| MELAMPAM | Membiarkan bertumpuk-tumpuk seperti ikan; tidak dijemur (tentang kain basah) (8) |
| MELAMPAN | Menggali (barang tambang); mencetak (timah dan sebagainya) (8) |
| MELAMPAS | Menggosok; melicinkan; mengampelas; mengasah (pisau dan sebagainya); membiasakan; melatih (kiasan) (8) |
| MELAMPAU | Lewat batas; berlebih-lebih (8) |
| MELANANG | Memintal (memilin) tali dengan memakai pemberat yang digantungkan pada ujungnya (8) |
| MELANCAR | Bergerak laju dengan cepat; meluncur; mengulang pelajaran supaya mahir (8) |
| MELANCIP | Menjadi runcing; makin ke ujung makin runcing (8) |
| MELANCOR | Mengarah ke bawah membentuk sudut sekitar 136°-165° (8) |
| MELANCUR | Memancur (8) |
| MELANCUT | Memancar kencang-kencang (8) |
| MELANDAS | Mendarat (tentang pesawat terbang); tumbuh ke arah bawah, misalnya akar gantung pada pohon beringin (8) |
| MELANDAU | Memunguti bijih timah (yang masih tersisa) (8) |
| MELANGAH | Ternganga (tentang mulut, pintu, dan sebagainya); terbuka (lebar-lebar) (8) |
| MELANGIH | Membersihkan tanah sawah sebelum ditanami sampai benar-benar bersih dan tanahnya menjadi gembur (Minangkabau) (8) |
| MELANGIR | Mencuci rambut (kepala) dengan langir (8) |
| MELANGIT | Menuju (terbang) ke langit; berlebih-lebihan; muluk-muluk (tentang cita-cita); membumbung tinggi; menanjak (kiasan); menjadi mahal sekali (tentang harga) (kiasan) (8) |
| MELANGSI | Terbang (melayang) dengan cepat (disertai bunyi mendengung) (8) |
| MELANGUN | Mengembara ke hutan lain (8) |
| MELANGUT | Merasa rindu (sedih, kasih, dan sebagainya) (8) |
| MELANJAR | Bertambah panjang; memanjang; mengulurkan (tali dan sebagainya) panjang-panjang (8) |
| MELANJUT | Terus bertambah (berkembang) (8) |
| MELANOID | Memiliki pigmen atau zat warna gelap (cokelat tua atau hitam) (8) |
| MELANOMA | Radang hitam (pada kulit) (8) |
| MELANSET | Menyerupai lanset, meruncing ke arah ujung atau kadang-kadang ke arah dasar, seperti bentuk daun; berbentuk lanset (Biologi) (8) |
| MELANSIR | Melancarkan; menyiarkan; mengabarkan; membagi sama banyak (Melayu Jambi) (8) |
| MELANTAH | Membawa lari (8) |
| MELANTAI | Memasang lantai; berdansa; rata dan datar (menyerupai lantai); masuk pasar saham; masuk bursa saham (8) |
| MELANTAK | Memukul kuat-kuat supaya keras atau padat; memukul supaya masuk ke dalam tanah; menggasak; menghantam; menghabiskan (8) |
| MELANTAN | Menjaga; memelihara; memanjakan (8) |
| MELANTAS | Langsung; terus; (langsung) menembus; (langsung) masuk (8) |
| MELANTIK | Mengangkat (biasanya dengan mengucapkan sumpah dalam sebuah upacara); meresmikan (8) |
| MELANTUN | Memantul; mengambul (Minangkabau); mengalun (8) |
| MELANTUR | Menyimpang (tentang pembicaraan, angan-angan, dan sebagainya); tersesat; teralih; tumbuh mengakar secara liar di atas permukaan tanah (Biologi) (8) |
| MELANYAH | Menjadikan becek (8) |
| MELANYAK | Melumat-lumat tanah dengan diinjak-injak supaya gembur atau berlumpur; tidak memedulikan; melecehkan (kiasan); memukul kuat-kuat (kiasan/Minangkabau) (8) |
| MELANYAU | Bermain lumpur (8) |
| MELARANG | Memerintahkan supaya tidak melakukan sesuatu; tidak memperbolehkan berbuat sesuatu (8) |
| MELARASI | Menjadi gugur seluruh daunnya (tentang pohon) (8) |
| MELARIHI | Menuangkan minuman ke dalam gelas dan sebagainya lalu menyuguhkan kepada (tamu dan sebagainya) (8) |
| MELATARI | Menjadi latar (8) |
| MELATING | Membingkas; mengambul (8) |
| MELAWANI | Memusuhi dan sebagainya (8) |
| MELAYANG | Terbang (dengan sayap tidak bergerak); terbang karena diembus angin; tidak menentu; tidak terarah (tentang pikiran, tembakan, perhatian, dan sebagainya) (kiasan); mengiris, menyayat (mangga dan sebagainya) hingga setengah bulatan (8) |
| MELAYANI | Membantu menyiapkan (mengurus) apa-apa yang diperlukan seseorang; meladeni; menerima (menyambut) ajakan (tantangan, serangan, dan sebagainya); mengendalikan, melaksanakan penggunaannya (senjata, mesin, dan sebagainya) (8) |
| MELAYAPI | Melayang ke suatu arah (8) |
| MELAYARI | Mengarungi (laut, danau, sungai) dengan kapal (perahu dan sebagainya) (8) |
| MELEBIHI | Mengatasi, lebih (besar, banyak, dan sebagainya); menambah supaya menjadi lebih (8) |
| MELEDANG | Memperagakan diri (berjalan-jalan) supaya dilihat orang (8) |
| MELEDING | Menjadi bengkok atau lengkung ke atas (tentang panah kayu dan sebagainya karena kena panas) (8) |
| MELEDUNG | Melengkung ke bawah (seperti titian yang sedang dilewati); bengkok (8) |
| MELEGARI | Mengedari; mengelilingi (8) |
| MELEJANG | Menerjang; merejang; melompat serta lari karena terkejut (tentang kuda) (8) |
| MELEKANG | Belah (tentang tanah dan sebagainya); retak; lepas; terkelupas (tentang cat dan sebagainya) (8) |
| MELEKATI | Melekat pada; menempeli (8) |
| MELEMBAI | Melambai (tangan, saputangan, dan sebagainya) (Minangkabau); menjilat-jilat (tentang api) (Minangkabau) (8) |
| MELEMBAK | Meluap (seperti air mendidih, sungai banjir); melimpah (8) |
| MELEMBUR | Bekerja di luar waktu dinas (8) |
| MELEMPAI | Menggantung lemah (seperti dahan yang lentur); terkelepai (seperti bendera, telinga anjing) (8) |
| MELEMPAP | Memukuli kapas dengan kayu (8) |
| MELEMPAR | Membuang jauh-jauh; melontari (dengan) (8) |
| MELEMPEM | Tidak kering benar; lembap; lembek; tidak giat (kiasan); tidak kering benar; lembe; tidak bisa berbunyi (tentang petasan, tambur, dan sebagainya); tidak giat bekerja; tidak bersemangat (kiasan) (8) |
| MELEMPIT | Melipat (kain, tikar, dan sebagainya) (8) |
| MELEMPUH | Bengkak karena terbakar (kena air panas dan sebagainya); lepuh (8) |
| MELENCIT | Terlepas ke luar dengan cepat (seperti biji buah-buahan yang licin dipijit dengan dua jari) (8) |
| MELENDEH | Duduk bersandar (8) |
| MELENDOT | Bersandar dengan manja (8) |
| MELENDUT | Berlekuk ke bawah; tidak tegang rata (8) |
| MELENGAH | Tidak awas-awas; lalai; meleng; mempersenang; menghibur; mengasuh anak supaya jangan menangis (8) |
| MELENGAK | Mendongak; mencongak (Melayu Jakarta); tercengang (heran); keheran-heranan (kiasan) (Melayu Jakarta) (8) |
| MELENGAS | Menjadi lengas (berair, lembap) (8) |
| MELENGAT | Mengetim; memasak nasi tim (beras yang sudah dicampur sedikit garam atau bumbu dan sebagainya, ditaruh di mangkuk lalu diletakkan dalam panci yang berair kemudian direbus) (8) |
| MELENGOS | Memalingkan muka (tidak sudi melihat dan sebagainya); membuang muka (Jawa) (8) |
| MELENGUH | Mengeluarkan bunyi lenguh; menguak (tentang lembu, rusa, dan sebagainya); mengi (8) |
| MELENJAN | Menghinakan seseorang dan mengelompokkan seluruh keluarganya ke dalam jenis penghinaan itu (8) |
| MELENTIK | Melengkung sedikit pada ujungnya (8) |
| MELENTUK | Mengelu atau menjadi mudah bengkok (tidak kaku) (8) |
| MELENTUR | Berkeluk (tentang barang yang panjang tetapi lentuk atau lemas seperti rotan); mudah dilentukkan (tidak kaku, tidak mudah patah) (8) |
| MELENYEH | Meremas-remas (tepung dan sebagainya) (8) |
| MELENYUT | Duduk termenung (8) |
| MELEPASI | Menebus atau menunaikan (niat, janji, nazar, dan sebagainya); membayar (utang dan sebagainya); mencukupi (8) |
| MELEPOTI | Mengotori; menodai (8) |
| MELERENG | Berguling, berputar (tentang roda, uang, dan sebagainya); landai, miring (tentang tanah dan sebagainya) (8) |
| MELESANG | Mengendarai (kerbau, sepeda, dan sebagainya) dengan mengangkangi (Minangkabau) (8) |
| MELESING | Mendesing; melesit (8) |
| MELETING | Meloncat-loncat (seperti ikan dalam bakul) (8) |
| MELEWATI | Lewat dari; melampaui; lewat di; menempuh; melalui (8) |
| MELIHATI | Memperhatikan; mengamat-amati (8) |
| MELILITI | Melilit pada; mengitari; mengelilingi (tentang jalan) (8) |
| MELIMAUI | Memandikan atau menyiram dengan air yang dicampur dengan kulit limau purut; memburuk-burukkan; mengata-ngatai (kiasan) (8) |
| MELIMBAI | Mengayunkan tangan dan sebagainya (ke depan); mengayunkan tangan (selendang dan sebagainya) ketika menari (berjalan dan sebagainya) (8) |
| MELIMBUR | Menggenangi; membanjiri (8) |
| MELIMPAH | Melembak tumpah karena sangat penuh; meluap; berlebih-lebih; banyak sekali; datang banyak-banyak (tentang pemberian, cinta kasih, dan sebagainya) (8) |
| MELIMPAS | Mengalir melewati sungai, saluran, tanggul dan sebagainya karena sudah penuh sehingga menggenangi jalan atau bidang lain (8) |
| MELINCAM | Melancar dengan cepat seperti kilat (Minangkabau); menghunjamkan senjata tajam dengan cepat (Minangkabau); berlalu dengan cepat (Minangkabau) (8) |
| MELINDAP | Menjadi lindap; melindang; meredup (8) |
| MELINDAS | Menggilas; menggelek; menindih; mengalahkan (8) |
| MELINDIS | Menindih dengan benda yang berat (hingga hancur, lumat, rata); menggiling; menggilas; menindas; menghancurkan (pemberontakan, gerakan, dan sebagainya) (8) |
| MELINDUR | Mengigau; berkata-kata dengan tidak benar (8) |
| MELINGAR | Liar; beringas (tentang pandangan mata) (8) |
| MELINJAK | Menginjak berulang-ulang (8) |
| MELINTAS | Berlalu dengan cepat; menempuh jalan yang tersingkat; memintas; menyeberang (jalan dan sebagainya); tampak (terbayang, teringat, dan sebagainya) sekejap (8) |
| MELINTIR | Tergulung ke dalam (8) |
| MELINTUP | Menutup rapat-rapat; melingkup (8) |
| MELINYAK | Menginjak (hingga penyek); menindih; menggiling (8) |
| MELINYAR | Melancar di atas air (8) |
| MELIPUTI | Menutupi; menyelubungi; menggenangi; mencakup (8) |
| MELITSUS | Melakukan (membuat) penelitian khusus (8) |
| MELODIKA | Alat musik tiup kecil sejenis harmonika, dimainkan dengan tiupan langsung atau memakai pipa lentur yang dihubungkan ke mulut (Musik) (8) |
| MELODIUS | Bersangkutan dengan irama (Musik); enak didengar karena berirama (Musik) (8) |
| MELOLONG | Meraung (tentang anjing); memekik keras (seperti perempuan menangis dan sebagainya) (8) |
| MELOMBAR | Mengulur (tali dan sebagainya); menurutkan kehendak anak dan sebagainya (kiasan) (8) |
| MELOMPAT | Melakukan gerak dengan mengangkat kaki ke depan (ke bawah, ke atas) dengan cepat; meloncat (8) |
| MELONCAT | Melompat dengan kedua atau keempat kaki bersama-sama (tentang katak dan sebagainya); meningkat tinggi; melentung; beralih (berpindah) profesi dan sebagainya (kiasan) (8) |
| MELONCER | Menanjak (8) |
| MELONENG | Duduk-duduk santai (di depan rumah dan sebagainya) (8) |
| MELONGOK | Melihat dengan mengeluarkan kepala (melalui jendela dan sebagainya); menjenguk orang sakit dan sebagainya (Melayu Jakarta); menoleh (Melayu Jakarta) (8) |
| MELONJAK | Meloncat ke atas (dengan kedua belah kaki) hendak mencapai sesuatu; melambung (tentang bola dan sebagainya); meninggi (berbicara dan sebagainya yang muluk-muluk) (kiasan); meningkat (naik) dengan mendadak (tentang harga) (kiasan) (8) |
| MELONTAI | Berkeluk (tentang garis dan sebagainya); melentuk (8) |
| MELONTAR | Melempar; memiliki lembaran yang bertekstur tipis, legap, dan agak kuat (Biologi) (8) |
| MELONTOK | Ikan yang hidup di air laut atau payau, bentuk memanjang, warna hitam keperakan, panjangnya mencapai 90 cm, berat 7 kg, hidup di dasar perairan tropis, dengan kedalaman 10–40 m, tersebar di perairan Afrika Timur, termasuk Madagaskar, ke arah timur sampai laut Cina Selatan dan Queensland, Australia (Otolithes ruber) (8) |
| MELOYONG | Jatuh melayang-layang (layang-layang putus dan sebagainya); berjalan terhuyung-huyung (8) |
| MELUCUTI | Melulusi (pakaian, perhiasan, dan sebagainya); membuka (kedok, selubung, dan sebagainya); merampas senjata (yang dipegang) (8) |
| MELULUSI | Menanggalkan (pakaian dan sebagainya); melucuti (8) |
| MELUMARI | Mengotori (dengan minyak, darah, dan sebagainya) (Minangkabau); mencemari; menodai (kiasan/Minangkabau) (8) |
| MELUMURI | Memberi minyak, bumbu, dan sebagainya pada permukaan sesuatu (8) |
| MELUNAKI | Memperlakukan dengan lunak (sabar, halus, dan sebagainya); membujuki (8) |
| MELUNASI | Membayar utang hingga lunas; menunaikan (kewajiban dan sebagainya); menebus (hendak memperbaiki) kesalahan dan sebagainya (8) |
| MELUNCUR | Melorot (di tempat yang licin) dengan cepat; menggelongsor; melungsur turun; terlepas lulus (dari genggaman dan sebagainya); lucut; lelap (tentang barang gadaian); bergerak dengan cepat (tentang kereta, mobil, dan sebagainya); keluar dengan lancarnya (tentang kata-kata) (kiasan); tidak berlaku lagi (tentang janji dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MELUNTUR | Menjadi luntur atau berkurang (tentang rasa cinta, warna, dan sebagainya); minum obat supaya gampang buang air (untuk cuci perut dan sebagainya) (8) |
| MELUNYAH | Menginjak-injak tanah supaya gembur dan lunak sehingga siap ditanami; meninju (Minangkabau) (8) |
| MELURUBI | Menutup kurung batang dengan kain dan sebagainya; menutupi seluruhnya dengan kain dan sebagainya (8) |
| MEMACANI | Mempertakuti; menakut-nakuti (8) |
| MEMACARI | Menjadikan sebagai pacar; mengencani (8) |
| MEMADATI | Memenuhi hingga padat; merapati (8) |
| MEMAHAMI | Mengerti benar (akan); mengetahui benar; memaklumi; mengetahui (8) |
| MEMAHIRI | Melatih diri supaya mahir; mempelajari dengan sungguh-sungguh (8) |
| MEMAHUGI | Memberikan hadiah kepada perempuan yang dicintainya (Sunda) (8) |
| MEMAJAKI | Membayar pajak untuk; mengenakan pajak pada; mengepak (sarang burung, rawa, dan sebagainya) (8) |
| MEMAJANG | Menghiasi dengan bunga-bunga, daun-daunan, kain, kertas, lampu warna-warni, bendera, panji-panji, umbul-umbul, dan sebagainya untuk memperindah; menempatkan (mengatur) secara rapi untuk dipamerkan; memamerkan diri (8) |
| MEMAKANI | Memberi pakan (untuk binatang); memakan berkali-kali atau banyak; memberi pakan (8) |
| MEMAKATI | Menyetujui; memufakati; menasihati (8) |
| MEMALAMI | Menunggui (orang sakit dan sebagainya) pada waktu malam (dengan berjaga-jaga) (Minangkabau) (8) |
| MEMALING | Mencuri (8) |
| MEMAMPAS | Mengganti rugi; membayar denda (karena melukai, merusak, dan sebagainya) (8) |
| MEMAMPAT | Menekan (supaya padat ); memadatkan (8) |
| MEMANCAL | Menyepak dengan menekan secara tiba-tiba (8) |
| MEMANCAR | Memancur dengan deras seakan-akan disemprotkan (tentang benda cair); mengeluarkan sinar banyak-banyak (tentang cahaya); lahir dari; keluar dari (8) |
| MEMANCIT | Memancur (menyemprot) sedikit demi sedikit (8) |
| MEMANCUR | Memancar ke bawah; mengucur (8) |
| MEMANCUT | Memancar (memancur) ke luar karena tekanan (8) |
| MEMANGKU | Menaruh sesuatu di atas paha antara pangkal paha dan lutut atau di atas lengan antara lengan atas dan siku yang ditekuk (hampir seperti memeluk); meriba; memeluk (agama dan sebagainya); memendam (cita-cita dan sebagainya); menyelenggarakan atau mengelola (negara, pemerintahan, dan sebagainya); mewakili (sebagai wali); memegang suatu jabatan (8) |
| MEMANGSA | Memakan; menjadikan sesuatu sebagai mangsa; menjadikan sesuatu sebagai sasaran perbuatan jahat (8) |
| MEMANGUK | Mengangkat kepala sedikit (8) |
| MEMANGUR | Meratakan gigi; menggeser; meratakan; menggaruk daging kelapa untuk diperas santannya (8) |
| MEMANJAT | Menaiki (pohon, tembok, tebing, dan sebagainya) dengan kaki dan tangan; tumbuh mengarah ke atas dan menaiki suatu penunjang (Botani) (8) |
| MEMANJUT | Memancut(-mancut); memercik(-mercik) (8) |
| MEMANTAI | Menuju pantai; turun (tentang matahari) (8) |
| MEMANTAK | Menekan (menurunkan) supaya menancap (masuk) dalam-dalam (tentang paku, pasak, dan sebagainya) (8) |
| MEMANTAU | Menengok; menjenguk; mengamati atau mengecek dengan cermat, terutama untuk tujuan khusus; mengawasi; memonitor; mengatur atau mengontrol kerja mesin, proses, dan sebagainya; mengecek atau mengatur volume bunyi atau suara dalam merekam (8) |
| MEMANTEK | Melekatkan (kayu, bambu, dan sebagainya) dengan pantek; memasak (8) |
| MEMANTIK | Menggosokkan batu (dengan batu, logam, dan sebagainya) untuk membuat api; mengadakan bunyi dengan menggesekkan ibu jari dengan telunjuk; memetik; mengeluarkan darah dengan menusuk (meretas) urat darah (tentang urat nadi) (8) |
| MEMANTIS | Menghitamkan alis (8) |
| MEMANTUL | Menganjal (seperti bola dilemparkan ke dinding); mengambul; melenting; bergerak balik karena membentur sesuatu atau karena refleksi, dan sebagainya (8) |
| MEMAPRAS | Memangkas (8) |
| MEMARAHI | Marah kepada; gusar kepada; berang kepada (8) |
| MEMARANG | Menetak dan sebagainya dengan parang (pedang, golok, dan sebagainya); mencoret (tulisan yang salah) (8) |
| MEMARANI | Mengarah; menuju (8) |
| MEMARKIR | Menghentikan atau menaruh (kendaraan bermotor) untuk beberapa saat di tempat yang sudah disediakan (8) |
| MEMASANG | Menembakkan (pistol, meriam); memakaikan; mengenakan; membuat (berpakaian, berbaju, dan sebagainya); menempatkan; memuatkan; mencantumkan (tentang tulisan, gambar, iklan, dan sebagainya); menyematkan; melekatkan; mengibarkan; menentukan (harga); menahan (jerat, bubu, dan sebagainya); menyediakan (membuat, mengatur); menyalakan; membakar; menghidupkan (radio, TV); mempertaruhkan uang (pada undian, perjudian); menyetel (menjodoh-jodohkan peralatan, mesin, dan sebagainya); mengait-ngaitkan bagian-bagian menjadi suatu kesatuan yang utuh (bersistem dan sebagainya); mengisi perangkat lunak ke dalam komputer; instal (8) |
| MEMASTER | Melatih burung agar dapat mengicaukan atau menirukan suara burung tertentu (8) |
| MEMASUKI | Masuk ke dalam; mencampuri urusan orang lain; mengikuti (kursus, kuliah, dan sebagainya) (8) |
| MEMASUNG | Membelenggu seseorang dengan pasung; memasang pasung pada…; memasukkan ke dalam kurungan (penjara); membatasi (menghambat) ruang gerak (kiasan) (8) |
| MEMATUHI | Patuh kepada; menuruti; menaati; membiasakan (8) |
| MEMAYANG | Mengampu; memapah (8) |
| MEMBABAK | Menahan darah mengalir keluar (8) |
| MEMBABAN | Mengajar; mendidik (8) |
| MEMBABAR | Membentang; mengembang; mewarnai dengan soga dan sebagainya (dalam pembuatan kain batik) (Jawa) (8) |
| MEMBABAS | Menghanyutkan; menjadikan terkatung-katung (8) |
| MEMBABAT | Menebas; merambah (pohon-pohon, semak belukar, rerumputan, dan sebagainya); menghabiskan; menyikat habis (makanan dan sebagainya) (kiasan); mengalahkan lawan-lawan (dalam pertandingan) (Olahraga); membebat (8) |
| MEMBABIL | Membantah; melawan (8) |
| MEMBACAH | Mencincang; merajang (8) |
| MEMBACAI | Membaca berkali-kali atau membaca berbagai buku; mempelajari; menyindir-nyindir (Melayu Jakarta) (8) |
| MEMBACEM | Merendam (tahu, tempe, dan sebagainya) dengan bumbu dan merebusnya dalam tempat yang tertutup sampai airnya habis; membuat baceman (8) |
| MEMBACOK | Menetak (membelah dan sebagainya) dengan barang tajam yang dihunjamkan keras-keras (8) |
| MEMBADAI | Bertiup kencang (tentang angin); menghebat bagaikan badai; terbang tinggi (8) |
| MEMBADIK | Menikam dengan badik; menyerobot dan menyepak bola dari belakang lawan (8) |
| MEMBADUT | Berbuat yang lucu-lucu; melawak; menjadi badut (8) |
| MEMBAGAR | Membakar; memanggang (satai dan sebagainya) (8) |
| MEMBAGUL | Menggendong; mendukung (8) |
| MEMBAHAM | Memakan (memamah dan sebagainya) dengan mulut tertutup (8) |
| MEMBAHAN | Menarah atau merimbas (kayu); membelah (kayu) (8) |
| MEMBAHAS | Mempertemukan atau memasang papan dengan memakai baji atau gandar; membicarakan; memperdebatkan; mengkritik; membantahi (8) |
| MEMBAIAT | Mengucapkan sumpah setia kepada pemimpin (imam dan sebagainya); melakukan baiat (8) |
| MEMBAIKI | Berbuat (bersikap) baik kepada; memperlakukan dengan selayaknya (8) |
| MEMBAJAI | Mengeraskan besi (pisau dan sebagainya) agar tidak mudah bengkok; memberi pupuk (8) |
| MEMBAJAK | Mengerjakan tanah dengan bajak; menenggala; meluku; merompak; mengambil alih kapal terbang (kapal laut, bus, dan sebagainya) dengan paksa dengan maksud tertentu; mengambil hasil ciptaan orang lain tanpa sepengetahuan dan seizinnya (8) |
| MEMBAJAU | Memukul (8) |
| MEMBAKAL | Membuat(kan) rancangan (untuk sesuatu); merancang; membuat bagan (8) |
| MEMBAKAR | Menghanguskan (menyalakan, merusakkan) dengan api; memanggang (memanaskan) supaya masak; membuat sesuatu dengan memanggangnya (memanaskannya) dengan api; memanaskan; meradangkan (kiasan); membuat supaya berapi-api; mengobarkan (tentang semangat) (kiasan); mematikan (dalam permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah (Olahraga); mengopi data ke dalam cakram padat (Komputer) (8) |
| MEMBAKAT | Menjadi bakat; meninggalkan bakat (kesan, bekas); memberi alamat akan terjadinya sesuatu; menandakan (8) |
| MEMBAKUT | Memerkosa; memalsukan (8) |
| MEMBALAH | Membantah (8) |
| MEMBALAK | Menebang (pohon) (8) |
| MEMBALAP | Berlari kencang hendak mendahului orang yang berlari di depannya; memacu lebih cepat; memacu lebih cepat (8) |
| MEMBALAS | Menjawab (surat dan sebagainya); mengimbangi (kebaikan orang dan sebagainya); memberikan (membayar) sesuatu sebagai imbangan jasa (perbuatan dan sebagainya) yang sudah diterima; melakukan sesuatu untuk memulangkan kembali perbuatan yang dikenakan kepadanya; melakukan sesuatu untuk memuaskan sakit hati dan sebagainya; memutar kembali (kemudi mobil) (8) |
| MEMBALIK | Berbalik kembali arahnya (berputar arah); berubah letaknya (menelungkup menjadi menelentang dan sebagainya); memutar ke arah yang berlawanan (8) |
| MEMBALUN | Memukuli (dengan tongkat dan sebagainya); menggulung; melipat; menaikkan, menambah, meninggikan, seperti timbunan, agar tanah berpematang (Minangkabau) (8) |
| MEMBALUR | Menjadi balur; mengoles seluruh permukaan (8) |
| MEMBANAT | Memukuli; memalu (8) |
| MEMBANTU | Memberi sokongan (tenaga dan sebagainya) supaya kuat (kukuh, berhasil baik, dan sebagainya); menolong (8) |
| MEMBARAH | Menjadi barah (bernanah) (8) |
| MEMBARUI | Memperbaiki supaya menjadi baru; mengulang sekali lagi; memulai lagi; mengganti dengan yang baru; memodernkan (8) |
| MEMBARUT | Membalut (luka dan sebagainya); membebat (bayi dan sebagainya); membalur (8) |
| MEMBASMI | Membakar sampai habis; melenyapkan hingga tidak bersisa; memberantas (8) |
| MEMBASUH | Mencuci (membersihkan) dengan air (8) |
| MEMBASUT | Memancar (tentang air); mencerat (8) |
| MEMBATAK | Bertualang, melanglang; mengembara; merampok; menyamun; merampas (8) |
| MEMBATAS | Merupakan batas (menceraikan, menyekat, memisahkan) (8) |
| MEMBATIK | Membuat corak atau gambar (terutama dengan tangan) dengan menerakan malam pada kain; membuat batik; menulis dengan cara seperti membuat batik (sangat perlahan-lahan dan berhati-hati sekali karena takut salah) (8) |
| MEMBATIN | Memikir dalam hati; memikirkan sampai meresap ke dalam hati (8) |
| MEMBAYAR | Memberikan uang (untuk pengganti harga barang yang diterima, melunasi utang, dan sebagainya); memenuhi; menunaikan (janji, nazar, hajat, dan sebagainya) (8) |
| MEMBEBAT | Membalut (dengan perban, kain, dan sebagainya) (8) |
| MEMBEBEK | Berlaku seperti bebek; mengikuti saja pendapat orang tanpa berpikir (hanya meniru orang lain) (kiasan); beristri banyak (kiasan); mengembik (8) |
| MEMBEBER | Membuka (layar, gulungan, payung, dan lain-lain); membeberkan (8) |
| MEMBEDAH | Memotong (mengiris dan sebagainya) bagian tubuh yang sakit; mengoperasi (8) |
| MEMBEDAL | Memukuli (dengan rotan, tongkat, dan sebagainya) (8) |
| MEMBEDEL | Membedah; mengoperasi (8) |
| MEMBEDOL | Mencabut (pohon dan sebagainya) (8) |
| MEMBEGAL | Merampas (di jalan) (8) |
| MEMBEGAR | Berkeras kepala; berkepala batu (8) |
| MEMBEKAM | Mengeluarkan (memantik) darah dari badan orang (dengan menelungkupkan mangkuk yang diisi api pada kulit sehingga kulit menjadi bengkak, kemudian digores dengan benda tajam supaya darahnya keluar); mencengkam; mencengkeram (Melayu Jakarta); memendam (menyembunyikan) perasaan dan sebagainya (8) |
| MEMBEKAP | Menutup rapat-rapat; menyumbat mulut dengan tangan secara paksa (8) |
| MEMBEKAS | Meninggalkan bekas; memberikan kesan yang kuat (8) |
| MEMBEKUK | Membengkokkan atau melipat benda yang keras; menangkap (pencuri); mengalahkan (musuh) (kiasan); menipu; mengakali (kiasan) (8) |
| MEMBELAH | Menetak dan sebagainya menjadi dua bagian; memisah atas dua bagian; memecah jadi dua atau banyak (8) |
| MEMBELAI | Mengusap-usap disertai kata-kata manis dan sebagainya untuk membujuk (8) |
| MEMBELAM | Memasukkan secara paksa; menjejalkan; memasang palang agar pintu tidak dapat dibuka (8) |
| MEMBELAR | Berkeliaran kian kemari (tentang anak-anak dan sebagainya); berkerumun atau mengeriap (tentang semut, anai-anai, dan sebagainya) (8) |
| MEMBELEK | Meretas panjang dan dalam dengan benda tajam sehingga kelihatan bagian dalamnya (isinya); membelah; membedah; melihat dengan teliti; mengincar; membidik (8) |
| MEMBELIT | Melingkar seperti lingkaran tali pada kumparan benang; menyangkutkan ke dalam perkara dan sebagainya; melibat (kiasan) (8) |
| MEMBELOT | Lari (dari pihaknya, golongannya, kaumnya, bangsanya) lalu, memihak kepada musuh; meninggalkan agamanya (keyakinannya); murtad (8) |
| MEMBENCI | Merasa sangat tidak suka (tidak menyenangi); benci kepada (8) |
| MEMBENUM | Mengangkat (menetapkan) seseorang dalam suatu jabatan dan sebagainya (8) |
| MEMBERON | Menikahi seorang gadis yang masih sangat muda (8) |
| MEMBERUS | Menyikat (8) |
| MEMBESAR | Menjadi besar; tampak besar; berlaku sebagai orang besar; menyombong; menggaduk (8) |
| MEMBESET | Menarik kulit supaya terkelupas; menguliti (8) |
| MEMBESIT | Menyebat (mencambuk) dengan rotan (8) |
| MEMBESUT | Menggosok logam untuk menghilangkan karat (kotoran)nya; memperhalus supaya bertambah baik; memperbaiki (kiasan); melatih; mengasuh (kiasan); menyembur (tentang darah, air, dan sebagainya) (8) |
| MEMBETAS | Meretas (menyobek) jahitan dan sebagainya; meretakkan dan memecahkan (telur atau kulit yang keras) (8) |
| MEMBETOT | Mencabut (menarik) dengan paksa; menarik (kiasan) (8) |
| MEMBIAKI | Membasahi (8) |
| MEMBIBIT | Membuat bibit; menjinjing dengan jari (8) |
| MEMBIDAI | Membalut (tangan patah dan sebagainya) dengan bidai (8) |
| MEMBIDAS | Bergerak (terlepas, memantul) dengan cepat karena digerakkan oleh barang yang melenting atau karena dilepaskan tahanannya (seperti anak panah terlepas dari tali busurnya); bergerak membalik; memantul; maju menyerang (menembus); membalas serangan (kecaman dan sebagainya) (8) |
| MEMBIDIK | Mengarahkan (pistol, alat potret) ke sasaran; mengincar; memandang dengan arah pandangan yang tetap (8) |
| MEMBIKIN | Membuat (8) |
| MEMBILAI | Menambah pada tepi atau ujung supaya panjang (lebar); menyambung (terutama tentang kain); menyisip (lantai dan sebagainya); menyalut gigi; menambah-nambah (kekurangan dan sebagainya) (8) |
| MEMBILAS | Mencuci (membasuh) yang kedua kalinya (dengan air bersih) (8) |
| MEMBIOLA | Membentuk bidang membundar telur sungsang yang kedua sisinya mencekung dekat pangkal; membentuk seperti biola (8) |
| MEMBOBOK | Membuat lubang (pada tembok dan sebagainya) (8) |
| MEMBOBOL | Menjebol atau merusak (tentang bendungan); menembus (pertahanan musuh); merusak dengan kekerasan; membongkar dengan paksa; mencuri uang (mengorupsi dengan tipu daya (menipu pegawai atau pengawas, mempermainkan komputer, dan sebagainya) (8) |
| MEMBOBOS | Menembus (dengan membuat lubang besar dan sebagainya sebagai jalan masuk); masuk terus (8) |
| MEMBOCAH | Menjadi seperti bocah; menyerupai (8) |
| MEMBODOR | Berbuat jenaka (lucu); melucu (8) |
| MEMBOLOS | Tidak masuk bekerja (sekolah dan sebagainya); meloloskan diri; melarikan diri (8) |
| MEMBOLOT | Membalut; membungkus; memalut (8) |
| MEMBUAHI | Mencampurkan inti sel jantan dan inti sel betina (Biologi) (8) |
| MEMBUANA | Mendunia (8) |
| MEMBUANG | Melepaskan (melemparkan) sesuatu yang tidak berguna lagi dengan sengaja dari tangan; melemparkan; mencampakkan; menghilangkan; menghapuskan; menyia-nyiakan (waktu, uang, dan sebagainya); memboroskan; menghukum dengan jalan mengasingkan ke tempat jauh atau terpencil; membelokkan (tentang arah, haluan, dan sebagainya); memutar (8) |
| MEMBUAYA | Menyerupai buaya; merangkak; menjadi penjahat; mengganggu perempuan (kiasan) (8) |
| MEMBUBUH | Menaruh (meletakkan) sesuatu pada; memasang (memasukkan) pada; menambahkan (huruf, koma, titik, tanda tangan, dan sebagainya) (8) |
| MEMBUBUK | Menumbuk lumat-lumat; menjadi bubuk; merebus (8) |
| MEMBUBUL | Memperbaiki atau menambal jala, jaring, dan sebagainya; naik; membubung; keluar bersama-sama banyak-banyak (8) |
| MEMBUBUS | Beterbangan ke luar dengan ramai; keluar beramai-ramai (8) |
| MEMBUBUT | Mengerjakan sesuatu dengan mesin bubut; mencabut (rumput, janggut, bulu, dan sebagainya) (8) |
| MEMBUGIL | Bertelanjang bulat (8) |
| MEMBUHUL | Menyimpul; mengikat (tali); mengikat (perjanjian) (kiasan) (8) |
| MEMBUJUK | Berusaha meyakinkan seseorang bahwa yang dikatakannya benar (untuk memikat hati, menipu, dan sebagainya); merayu (8) |
| MEMBUJUR | Memanjang; terletak memanjang; terbaring (tentang mayat) (8) |
| MEMBUKUT | Menutup; membungkus; merahasiakan; mendiamkan (peristiwa, perkara, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MEMBULAN | Menyerupai bulan; meninggi ke angkasa (kiasan) (8) |
| MEMBUNUH | Menghilangkan (menghabisi; mencabut) nyawa; mematikan; menghapus (tulisan); memadamkan (api dan sebagainya); menutup (yang bocor, pancuran, dan sebagainya) (8) |
| MEMBURAI | Berderai (8) |
| MEMBURAS | Membual; membujuk-bujuk dengan perkataan yang muluk-muluk; mengobrol; beromong-omong; bercakap-cakap; menghapus; menghapuskan (8) |
| MEMBUSUT | Menyerupai busut; membukit (karena banyak) (8) |
| MEMBUYUR | Menyiram; mengguyur (8) |
| MEMEGANG | Memaut dengan tangan; menggenggam (uang dan sebagainya); mempunyai (uang dan sebagainya); mengemudi (menyetir); menangkap (pencuri); memakai (mempergunakan, mempunyai) senjata dan sebagainya; menguasai; mengurus atau memimpin (perusahaan, pemerintahan, dan sebagainya); memangku (jabatan dan sebagainya); menjabat (pangkat, pekerjaan, dan sebagainya); menjalankan (aturan, janji, dan sebagainya) (8) |
| MEMEKING | Mendengking (tentang anjing dan sebagainya); menangis memekik-mekik (8) |
| MEMELAWA | Mengajak (mengundang) dengan hormat (8) |
| MEMENCAR | Berpisah-pisah ke mana-mana (tentang pergi, lari, dan sebagainya) (8) |
| MEMENCET | Menekan keras-keras (dengan ibu jari dan sebagainya); memijit; memicit (8) |
| MEMENCIL | Terasing (terpisah) dari yang lain; menyendiri; jauh (dari yang lain) (8) |
| MEMENDAM | Menanam (untuk menyembunyikan dan sebagainya) dalam tanah; menyembunyikan; menyimpan (tentang perasaan, rahasia, dan sebagainya) (8) |
| MEMENDEK | Menjadi pendek; menjadi berkurang (8) |
| MEMENGAP | Memasukkan ke dalam suatu ruang (tempat), kemudian menutupnya rapat-rapat sehingga udara tidak dapat masuk atau keluar (8) |
| MEMENGOS | Membuat menjadi pengos; memotong miring agar tidak bersudut (tumpul) (8) |
| MEMENTIL | Menyentil; menjentik (8) |
| MEMENUHI | Mengisi hingga penuh atau hampir penuh; mencukupi; meluluskan (permintaan, harapan, dan sebagainya); mengabulkan; memuaskan; menunaikan atau menjalankan (kewajiban dan sebagainya); menepati (janji); melaksanakan (nazar) (8) |
| MEMEPETI | Merapati; mengimpit; mendekat (mendesak) rapat (8) |
| MEMERCIK | Memancit atau menyembur ke mana-mana (tentang air, lumpur, dan sebagainya) (8) |
| MEMERCIT | Keluar melecit (seperti nanah dari bisul yang dipijit); memercik; menyembur berdikit-dikit (8) |
| MEMERGOL | Melapisi dengan emas (perak, nikel, dan sebagainya) (8) |
| MEMERMAK | Merombak (agar dapat dimanfaatkan kembali, misalnya pakaian); mengubah dari bentuk atau keadaan asli menjadi bentuk baru; memukuli dan menyiksa (kiasan) (8) |
| MEMERTAL | Menerjemahkan (8) |
| MEMERUSA | Memaksa; memerkosa; mengganggu (8) |
| MEMESONA | Sangat menarik perhatian; mengagumkan (8) |
| MEMESONG | Memutar (ke kanan atau ke kiri); mengingsutkan (8) |
| MEMETING | Membersihkan (serat kapas); memisahkan kapas dari bijinya (8) |
| MEMFILET | Membuat filet; memisahkan daging (sapi, ikan, atau ayam) dari tulangnya (8) |
| MEMFOKUS | Menuju fokus atau pusat (8) |
| MEMICING | Memejam (mata); tidur; melirik(kan) (8) |
| MEMIHAKI | Menjadikan tempat memihak; membela (8) |
| MEMILIKI | Mempunyai; mengambil secara tidak sah untuk dijadikan kepunyaan (8) |
| MEMILOTI | Menjadi pilot pada (dari); mengemudikan (pesawat terbang) (8) |
| MEMIMPIN | Mengetuai atau mengepalai (rapat, perkumpulan, dan sebagainya); memenangi paling banyak; memegang tangan seseorang sambil berjalan (untuk menuntun, menunjukkan jalan, dan sebagainya); membimbing; memandu; melatih (mendidik, mengajari, dan sebagainya) supaya dapat mengerjakan sendiri (8) |
| MEMINANG | Meminta seorang perempuan (untuk dijadikan istri); melamar; melamar (pekerjaan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MEMINATI | Menaruh minat (pada); memperhatikan; menginginkan; menyayangi; menyukai (8) |
| MEMINCUK | Memikat (menggiurkan) hati (8) |
| MEMINDAH | Memindah-mindah; menular(-nular) (8) |
| MEMINDAI | Melihat dengan cermat dan saksama; memandangi; memeriksa dengan alat pengindraan (seperti fitometer atau sinar radiasi) untuk mendapatkan informasi; melewatkan berkas elektron atau (sesuatu) lalu mengubahnya menjadi variasi sifat-sifat elektron (misalnya vilatase) yang membawa informasi secara elektronis (istilah Kedokteran dan Fisiologi); mengopi gambar atau teks ke dalam komputer dalam bentuk digital (istilah Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| MEMINGIT | Mengurung dalam rumah (kandang, sangkar) (8) |
| MEMINJAM | Memakai barang (uang dan sebagainya) orang lain untuk waktu tertentu (kalau sudah sampai waktunya harus dikembalikan) (8) |
| MEMINTAL | Memilin untuk membuat tali; mengantih (membuat benang) (8) |
| MEMINTAS | Mengambil jalan pintas; menempuh jalan yang terdekat; memotong jalan; memenggal atau menyelang perkataan orang; memotong perjalanan (tentang orang, pesawat, dan sebagainya); memegat; menadah (orang yang hanyut dan sebagainya); melintasi; melalui; melewati; memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film (istilah Ilmu Komunikasi) (8) |
| MEMITING | Mengapit atau menjepit dengan kaki atau lengan (8) |
| MEMOCONG | Membalut jenazah dengan kain kafan; mengikat berkas padi menjadi satu ikatan (8) |
| MEMOKOKI | Memberi modal; memodali (8) |
| MEMONDOK | Tinggal menumpang di rumah orang lain; menetap di pondok (8) |
| MEMONTEN | Memberi nilai (angka) untuk kepandaian atau memberi angka dalam pertandingan (8) |
| MEMORIAL | Sesuatu yang dibuat (didirikan) sebagai peringatan peristiwa bersejarah atau sebagai peringatan seorang tokoh (8) |
| MEMOTONG | Memutuskan dengan barang tajam; mengerat; memenggal; mengiris (tentang roti, daging, dan sebagainya); menyembelih; menebang (tentang kayu, pohon, dan sebagainya); memangkas (tentang rambut); menggunting sesuai dengan ukuran (tentang bahan pakaian dan sebagainya); menuai (tentang padi dan sebagainya); mengurangi (tentang upah, gaji, pendapatan, dan sebagainya); memendekkan (tentang kata, kalimat, nama dan sebagainya); memintas (tentang jalan, perjalanan); menyelang atau memenggal (tentang perkataan orang dan sebagainya); memepat (tentang kuku) (8) |
| MEMOTORI | Bertindak sebagai penggerak; menjadi penggerak (8) |
| MEMOTRET | Membuat (mengambil) gambar dengan kamera; menggambarkan (keadaan, suasana, dan sebagainya) secara apa adanya (kiasan) (8) |
| MEMPAWAH | Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, terkenal dengan sebutan Kota Bestari atau Bumi Galaherang; ibu kota Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat (8) |
| MEMPELAI | Orang yang sedang melangsungkan pernikahannya; pengantin (8) |
| MEMPELAM | Pohon yang berbatang tegak, bunganya berbentuk malai, buahnya bulat panjang atau bulat pendek, warna daging, buah, dan rasanya bervariasi, dihidangkan sebagai buah, dibuat rujak, manisan, selai, dan sebagainya; mangga; pauh (Mangifera indica) (8) |
| MEMPITIS | Pohon, tinggi hingga 35 m, kayunya keras dan liat, rebusan kulit kayunya merupakan obat sakit perut, getahnya digunakan untuk mengobati kudis; kemuntul; semampat; kemutun; merpitis (Cratoxylon formosum) (8) |
| MEMPOSER | Cara pengolahan telur dengan mengeluarkan isi telur dari cangkangnya serta merebusnya dalam air mendidih (8) |
| MEMUDURI | Menjadikan padam; memudurkan; memadamkan (8) |
| MEMUKULI | Memukul berkali-kali; menghajar (8) |
| MEMULUNG | Membuat menjadi berbutir-butir (bulat kecil); menggentel (obat dan sebagainya); melinting (rokok dan sebagainya); mengumpulkan barang bekas (limbah) yang terbuang (sampah) untuk dimanfaatkan sebagai bahan produksi dan sebagainya; memungut sesuatu yang berserakan (8) |
| MEMUMPUN | Menghimpun; mengumpulkan (pada) (8) |
| MEMUNCAK | Menuju puncak; meningkat tinggi-tinggi; membubung tinggi-tinggi; menjadi sangat (genting, tegang, dan sebagainya) (8) |
| MEMUNGLI | Meminta sesuatu (uang dan sebagainya) kepada seseorang (lembaga, perusahaan, dan sebagainya) tanpa menurut peraturan yang lazim (8) |
| MEMUNGUT | Mengambil yang ada di tanah atau di lantai (karena jatuh dan sebagainya); memetik (buah, hasil tanaman, dan sebagainya); menarik (biaya, derma, dan sebagainya); mengutip (karangan dan sebagainya); meminjam kata-kata (dari bahasa asing); mengangkat (mengambil, menjadikan, mengakui) sebagai anak (8) |
| MEMUNTAL | Menggulung (tali, benang, dan sebagainya); menekuk tangan (kayu dan sebagainya); mengumpar; menyingkatkan (perkara, urusan, dan sebagainya) (8) |
| MEMUNTIR | Memulas (memilin) (8) |
| MEMUPURI | Membedaki (8) |
| MEMURKAI | Memarahi (8) |
| MEMUSING | Memutar (8) |
| MEMUSUHI | Bermusuh kepada; menjadi musuh; melawan (menentang dan sebagainya); membenci (8) |
| MEMVONIS | Menjatuhkan putusan di pengadilan; menuduh melakukan perbuatan melanggar hukum (kiasan) (8) |
| MENABIRI | Memberi tabir; memasang tabir pada; menutupi; menyelubungi; menyelimuti (kiasan) (8) |
| MENABRAK | Menubruk; menumbuk (8) |
| MENABUNG | Menyimpan uang (di celengan, pos, bank, dan sebagainya); menyerupai tabung (Biologi) (8) |
| MENABURI | Menghamburkan (bunga dan sebagainya) pada (8) |
| MENADIOL | Vitamin K-3 sintetis; menadion (8) |
| MENADION | Vitamin K-3 sintetis; menadiol (8) |
| MENAHANI | Mengekang (nafsu dan sebagainya); merintangi; menegahkan; menghambati; mencegahi; tidak membiarkan pergi (8) |
| MENAHNIK | Mengunyahkan kurma kemudian dimasukkan ke mulut bayi dengan digosokkan ke langit-langitnya (8) |
| MENAKALI | Berbuat nakal kepada; mengganggu (orang dan sebagainya) (8) |
| MENAKLIK | Membaca dengan teliti; mempelajari (8) |
| MENAKSIR | Menentukan sesuatu (harga, banyaknya, jumlah, dan sebagainya) dengan kira-kira; mengira; menyangka dengan menilik keadaan; ada keinginan hendak (perasaan tertarik hati); ingin memiliki (membeli dan sebagainya); menghendaki (8) |
| MENAKUNG | Membiarkan mengendap; menggenangi; membiarkan tergenang (8) |
| MENAKUTI | Menyegani; menaruh hormat kepada; menimbulkan rasa takut pada (8) |
| MENAMBAH | Menjadikan (membubuhkan dan sebagainya) supaya lebih banyak (besar, hebat, dan sebagainya); memberi tambah (8) |
| MENAMBAK | Menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pada tanaman dan sebagainya); menampali pematang dan sebagainya dengan tanah (untuk memperbaiki pematang itu); membuat tambak; melepakan, menempelkan (obat dan sebagainya) pada (kiasan); membendung; menahan (kiasan) (8) |
| MENAMBAL | Melekatkan sesuatu untuk menutup yang bocor (sobek, berlubang, dan sebagainya) (8) |
| MENAMBAT | Mengikat dengan tali yang dikenakan pada tiang (pancang dan sebagainya); mengikat (memikat, menawan, menarik) hati (kiasan) (8) |
| MENAMBUN | Menimbun; melonggok; menumpuk (8) |
| MENAMBUS | Membakar (ubi dan sebagainya) dalam bara; membakar dengan membenamkannya ke dalam abu hangat; membembam (8) |
| MENAMPAK | Dapat melihat (8) |
| MENAMPAL | Melekatkan (menempelkan) perca (plester dan sebagainya) pada (8) |
| MENAMPAN | Mematut-matutkan (diri, pakaian, hiasan, dan sebagainya); mengatur (8) |
| MENAMPAR | Membuat (menyusun) sesuatu menjadi teratur (rapi); menata; mengurus; menyusun (tentang bunga); merangkai; mencocok; mengeluani; mencocok (8) |
| MENAMPAS | Memangkas rata-rata; memeras (rambut kepala dan sebagainya) (8) |
| MENAMPEL | Menepis; menepuk; menangkis (8) |
| MENAMPIK | Menolak (pinangan, pemberian, dan sebagainya); tidak bersedia (mau) menerima (memakai dan sebagainya) (8) |
| MENAMPIN | Mengimbangi (melawan) taruhan yang lain (8) |
| MENANANG | Menatang; menating; mengangkat secara hati-hati dengan kedua belah tangan yang ditinggikan (8) |
| MENANCAP | Masuk terbenam atau tercacak oleh benda tajam (seperti pisau, anak panah); menghunjam (8) |
| MENANDAI | Memberi tanda; membubuhi tanda (ciri, lambang, dan sebagainya); mengenali; mengetahui (dengan melihat muka atau mendengar suaranya); memberi tanda nomor pada anak ternak setelah lahir (di bagian daun telinga atau di bawah ekor apabila dilakukan dengan tato) (8) |
| MENANDAK | Menari sebagai tandak; menari (8) |
| MENANDUK | Menyeruduk dengan tanduk; menyundul dengan kepala; bertekstur keras, rapat, dapat dipotong (potongannya tidak rapuh) (Biologi); menulang (Biologi) (8) |
| MENANDUR | Menanam (8) |
| MENANGAP | Menahan; menegahkan (8) |
| MENANGAS | Memanaskan dengan uap; menguapi; mengukus (8) |
| MENANGIS | Melahirkan perasaan sedih (kecewa, menyesal, dan sebagainya) dengan mencucurkan air mata serta mengeluarkan suara (tersedu-sedu, menjerit-jerit) (8) |
| MENANGKO | Menang karena lawan tidak melanjutkan pertandingan setelah wasit menghitung sampai sepuluh (tentang pertandingan tinju) (Olahraga) (8) |
| MENANJAK | Menganjur ke atas; mendaki; memanjat; naik agak miring (tentang jalan); menjadi lebih tinggi (tentang karier dan sebagainya); meningkat; tumbuh ke arah atas membentuk sudut sekitar 16°-45° (Biologi) (8) |
| MENANJUR | Mencedok dengan sibur; memancing perkataan orang (supaya keluar) (kiasan) (8) |
| MENAPAKI | Menjejaki; menyelidiki; mengusut (perkara) (8) |
| MENAPUNG | Memasak nasi dengan cara memasukkan beras atau nasi setengah masak ke dalam kukusan atau dandang (8) |
| MENARANG | Menggantungkan sesuatu (jagung, bawang, dan sebagainya) agar tahan lama (8) |
| MENARUHI | Meletakkan (menempatkan dan sebagainya) di; memasang taruhan untuk (8) |
| MENARUNG | Menyandung; membentur (8) |
| MENASKAN | Menyatakan menjadi ajaran yang pasti; menentukan dengan nas (petikan dari Al-Qur'an atau hadis) (8) |
| MENATAKI | Memberi alas atau lapik (8) |
| MENATANG | Membawa (mengangkat) di atas telapak tangan; menating; memperlakukan dengan hati-hati sekali (kiasan) (8) |
| MENATAPI | Melihat dekat-dekat dengan teliti, dengan saksama; merenungi (8) |
| MENATING | Membawa (mengangkat) di atas telapak tangan; menatang; menayang (8) |
| MENAUNGI | Menutup sebagai payung di atas sesuatu; melindungi; meliputi (tentang awan) (8) |
| MENAWAKI | Melontari dengan batu (8) |
| MENAWARI | Mengobati dengan air yang sudah dimantrai dan sebagainya; memantrai; menjampi; membujuk (perempuan) (kiasan); meredakan hati orang (yang marah, sedih) (kiasan); membuang racunnya atau bisanya (kiasan); mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dengan maksud supaya dibeli, dipakai, dan sebagainya) (8) |
| MENAYANG | Membawa (di telapak tangan); menatang; menating; membawa (kiasan) (8) |
| MENCABAU | Mencakar; menggaruk (8) |
| MENCABIK | Menarik kuat-kuat sehingga koyak (robek, sobek); mengoyak; merobek; menyobek (8) |
| MENCABUT | Menarik supaya lepas (keluar) dari tempat tertanamnya (tumbuhnya); menarik keluar dari sarungnya (keris, pedang, pistol, dan sebagainya); menghunus; mengambil salah satu dari kelompok yang besar (seperti undian); menarik kembali apa yang sudah dikatakan (dikeluarkan, diberikan, dan sebagainya); menyatakan tidak berlaku; membatalkan (peraturan, izin, dan sebagainya) (8) |
| MENCACAH | Menembuk-nembuk (mencocok-cocok) dengan jarum atau barang yang tajam atau runcing; membuat gambar pada kulit dengan melukai atau mencocok-cocok dengan barang yang tajam atau runcing kemudian diberi warna; menato; menyuntik; menginjeksi; mencencang (daging dan sebagainya) halus-halus (8) |
| MENCACAK | Berdiri tegak lurus; mencubit (Minangkabau); mencopet (Minangkabau) (8) |
| MENCACAP | Mengoles (membasahi) kulit kepala dengan cacap; membasahi kepala; mengusap-usap kepala dengan air dan sebagainya (Melayu Jakarta) (8) |
| MENCACAR | Menanam (menyuntikkan) benih cacar (yang sudah dilemahkan) ke dalam tubuh supaya tubuh bereaksi dengan mengeluarkan antitoksin terhadap cacar sehingga mempunyai kekebalan terhadap serangan penyakit cacar; memberikan vaksinasi cacar supaya mempunyai ketahanan terhadap serangan penyakit cacar; bergerak dengan berpindah-pindah (8) |
| MENCACAT | Mengatakan kejelekan (kekurangan) orang dan sebagainya; mencela (8) |
| MENCACAU | Selalu berpindah-pindah; lincah; tidak tetap (tentang pikiran, pendapat); berbicara dengan gugup (kebingungan); sebentar-sebentar kawin (tentang laki-laki); meracau; mengigau (8) |
| MENCADAI | Bergurau; bermain-main; berolok-olok (8) |
| MENCADUK | Mengangkat atau menaikkan (kepala, ujung belalai, dan sebagainya) (8) |
| MENCAGAK | Menopang (menahan) dengan cagak; menunjang; menyokong; tampak secara nyata (karena mencuat) (kiasan); berdiri bagaikan tiang (karena tertegun) (kiasan) (8) |
| MENCAGIL | Mengganggu (8) |
| MENCAGUN | Timbul; muncul (Minangkabau) (8) |
| MENCAGUT | Memagut; mencatuk; mematuk (8) |
| MENCAKAH | Melangkah panjang-panjang (tentang berlari) (8) |
| MENCAKAR | Menggaruk dengan cakar; melukai dengan cakar; mengais (mencari makan tentang ayam dan sebagainya) (8) |
| MENCAKUP | Menangkap dengan mulut (seperti buaya mengatupkan mulutnya apabila banyak lalat masuk ke mulutnya); menyauk; mencedok (dengan tangan); mencangkum (merangkum) beberapa hal (kiasan) (8) |
| MENCAKUS | Mengambil sedikit-sedikit makanan yang tersaji sebelum makan yang sungguh-sungguh dimulai (Minangkabau) (8) |
| MENCALAK | Menggosok (intan dan sebagainya); melampas (8) |
| MENCALIT | Mengotori dengan corengan; memalit; mencoreng (8) |
| MENCAMIL | Mengudap (8) |
| MENCAMUK | Menikam; memalu; memecut; mengamuk; berkecamuk (8) |
| MENCANAI | Mengasah (menyerut) dengan canai; melicinkan (dengan belebas dan sebagainya); menggiling, menggelek (adonan kue, cabai, dan sebagainya); menghias (kiasan) (8) |
| MENCANAK | Mencuar (8) |
| MENCANDU | Lekat-lekat seperti candu; ada candunya (tentang pipa rokok); gemar dan biasa mengisap candu; gemar sekali; keranjingan sekali (sehingga melupakan yang lain) (8) |
| MENCAPAI | Hendak memegang (dengan mengulurkan tangan, belalai, dan sebagainya); sampai (ke); menyampaikan (maksud, tujuan, cita-cita, dan sebagainya); memperoleh (mendapat) sesuatu dengan usaha (8) |
| MENCAPAK | Mengabaikan; memandang rendah (hina); meremehkan; mengecap-ngecap (8) |
| MENCARAH | Membagi (memotong) kecil-kecil; menjual secara ketengan (berpotong-potong); menjual secara eceran; mengecer (8) |
| MENCARAK | Meneguk (air) dengan mencucurkannya ke mulut; mengisap (telur ayam mentah); mengambil secara berlebihan (untung dan sebagainya); mulai kelihatan (tentang matahari); membuka dan melihat (kartu) (8) |
| MENCARIK | Mencabik; merobek (8) |
| MENCARUK | Mengupas kulit kayu; menguliti; menakik (menggores) pohon untuk mengambil getah (damar dan sebagainya); makan banyak-banyak dan cepat-cepat (8) |
| MENCATAT | Menuliskan sesuatu untuk peringatan (dalam buku catatan); menuliskan apa yang sudah ditulis atau diucapkan orang lain; menyalin; memasukkan ke dalam buku (daftar); mendaftar; memperoleh atau mencapai (hasil, kemenangan, rekor); memasukkan (suara, ujaran) ke dalam pita perekam; merekam (8) |
| MENCATEK | Memagut (tentang ular) (Melayu Jakarta); menggigit (tentang anjing) (Jawa) (8) |
| MENCATUK | Mencotok; memagut; mematuk; melukai dan sebagainya dengan ujung senjata; memarang; mencencang; memukul; mengetuk (8) |
| MENCATUT | Mencabut dengan catut; memperdagangkan (sesuatu) dengan cara yang tidak sewajarnya dan mengambil untung sebanyak-banyaknya (seperti memperdagangkan karcis bioskop dengan harga jauh lebih mahal daripada harga resmi) (kiasan); mencari keuntungan dengan jalan tidak sah (misalnya dengan cara menipu atau mengakali) (kiasan); menyalahgunakan (kekuasaan, nama orang, jabatan, dan sebagainya) untuk mencari untung (kiasan) (8) |
| MENCEBAK | Menggali barang tambang seperti timah, aluminium (8) |
| MENCEBIK | Menganjurkan bibir bawah ke depan (untuk mengejek, menghina, dan sebagainya) (8) |
| MENCEBIL | Memandang rendah pandangan seseorang (8) |
| MENCEBIR | Merobek kecil-kecil; mencabik (8) |
| MENCEBUR | Terjun ke dalam air (sumur, sungai, dan sebagainya); berkecimpung dalam suatu kegiatan atau usaha (kiasan) (8) |
| MENCECAH | Menyentuh sedikit; mengenai sedikit; mencolek (sambal, kecap, dan sebagainya); menjejak; menginjak (8) |
| MENCECAK | Mencubit; mencopet (8) |
| MENCECAP | Menjilat dan mengecap makanan untuk mengetahui rasanya; merasai; menikmati (kiasan) (8) |
| MENCECAR | Terus-menerus memukuli (menanyai, menembaki) (8) |
| MENCEDOK | Menyauk air dan sebagainya (dengan cedok); menyerok (8) |
| MENCEGAH | Menahan agar sesuatu tidak terjadi; menegahkan; tidak menurutkan; merintangi; melarang; mengikhtiarkan supaya jangan terjadi (8) |
| MENCEGAT | Menantikan di jalan dan sebagainya yang akan dilalui (8) |
| MENCEKAH | Memecah (buah-buahan dan sebagainya) dengan menjepitnya di antara kedua telapak tangan; merekah (tentang buah-buahan) (8) |
| MENCEKAK | Memegang dengan ibu jari dan jari tengah atau telunjuk; mencekik (8) |
| MENCEKAL | Memegang; menangkap (pencuri dan sebagainya); mencegah dan menangkal sehingga tidak dapat bepergian (terutama ke luar negeri) (8) |
| MENCEKAM | Memegang erat-erat dengan cakar (kuku) atau tangan; mencengkeram; mencengkam; menjepit erat-erat; menggenggam (menguasai); tidak mau melepaskan apa-apa yang sudah dicapai (kiasan); menekan dan mengerikan (kiasan); menugal; membuat tilam cuki (8) |
| MENCEKAU | Menangkap atau memegang (dengan cakar, tangan, atau mulut) (8) |
| MENCEKER | Mengais-ngais (seperti ayam); tidak mengenakan alas kaki (8) |
| MENCEKIH | Membuka (kulit lokan dan sebagainya) (8) |
| MENCEKIK | Memegang dan mencekam leher (merih) sehingga yang dipegang dan dicekam tidak dapat bernapas; mematikan; menindas (kiasan); mahal sekali (tentang harga) (kiasan); makan (kiasan) (8) |
| MENCEKIT | Mematuk; mencatuk; memegang dengan ibu jari dan telunjuk; mencekak; mengambil sedikit-sedikit; membagi sedikit-sedikit; mencatu (8) |
| MENCEKUH | Mengambil sesuatu dengan memasukkan tangan ke dalam saku; merogoh; menyeluk (8) |
| MENCEKUP | Menutup telapak tangan; menangkap (lalat dan sebagainya) dengan menangkupkan kedua telapak tangan (8) |
| MENCEKUT | Mengambil (memegang) dengan kelima ujung jari yang dikatupkan; menjemput; menjumput (8) |
| MENCELAK | Menghitamkan atau mewarnai kening, alis mata, sekeliling mata dengan celak; mengasah (kiasan) (8) |
| MENCELAT | Terpelanting jauh atau terpelanting tinggi; melompat jauh atau melompat tinggi; membubung tinggi (tentang harga) (kiasan); melambung cepat lalu jatuh; terpental (Jawa) (8) |
| MENCELIS | Mencencang (mengiris) halus-halus; membelah kecil-kecil (8) |
| MENCELUK | Memasukkan tangan ke dalam sesuatu (kaleng, kantong, dan sebagainya) untuk mengambil barang; mencelok; mencopet; mencuri (kiasan) (8) |
| MENCELUP | Mewarnai sesuatu (kain dan sebagainya) dengan memasukkannya ke dalam air celup yang mengandung zat warna (seperti air nila dan sebagainya); mencelupkan (8) |
| MENCELUR | Mencelupkan ke dalam air (minyak) panas dan sebagainya (8) |
| MENCELUS | Masuk (ke dalam lumpur dan sebagainya) (8) |
| MENCEMAT | Menarik dengan tali yang diikatkan pada benda (perahu dan sebagainya) yang ditarik (8) |
| MENCEMUK | Memukul (dengan tongkat dan sebagainya) (8) |
| MENCEPOL | Merenggut; mencabut; meninju (kepala dan sebagainya); menonjok (8) |
| MENCEPUK | Menepuk-nepuk air (8) |
| MENCERAH | Menjadi cerah (tentang cuaca); menjadi baik (tentang keadaan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENCERAI | Mengasingkan diri; memisah dari yang lain; menceraikan (8) |
| MENCERAP | Memperhatikan; menaruh minat kepada; menerima sesuatu dalam hati (mengambil inti sari dari suatu kejadian dan sebagainya) dengan indra (seperti penglihatan, pendengaran); menanggap (8) |
| MENCERCA | Mencela keras; mencaci; memaki; menghinakan (8) |
| MENCERET | Sering buang air besar dengan tinja berbentuk cair; diare (8) |
| MENCERNA | Menjadi hancur (luluh); menghancurkan (makanan hingga menjadi cair dan dapat menyerap ke dalam darah); menyerapkan (memasukkan) ke dalam hati, pikiran, dan sebagainya (kiasan); memahami; menyerapkan ke dalam pikiran (kiasan) (8) |
| MENCERUH | Menumbuk dan sebagainya untuk yang kedua kali supaya lebih putih dan bersih; menyosoh (8) |
| MENCERUP | Menghirup; menyedot (8) |
| MENCERUT | Membelit (mengikat dan sebagainya) erat-erat (seperti ular besar membelit mangsanya) (8) |
| MENCETAK | Membuat tulisan atau gambar dari klise pada kertas dengan melumas klise itu dengan tinta lalu ditekankan pada kertas; mengecap; mengecap (kain dan sebagainya); membuat sesuatu dengan acuan; menuang logam (besi dan sebagainya) dalam acuan; memperoleh kemenangan dalam (pertandingan) (kiasan); memasukkan gol (dalam sepak bola) (kiasan); memperoleh (kiasan) (8) |
| MENCETUS | Keluar meloncat (tentang bunga api); menimbulkan bunga api; terkilat sebentar; menggigit dengan cara diam-diam (tentang kuda dan sebagainya) (Minangkabau); mencari-cari kesalahan (Minangkabau) (8) |
| MENCIBIR | Menganjurkan bibir bawah ke depan untuk menyatakan tidak senang (mengejek, mencemoohkan) (8) |
| MENCIBIT | Menjepit dengan ibu jari dan telunjuk atau jari lain (pipi, tangan, paha, dan sebagainya); menggetil; mencubit (8) |
| MENCICIK | Mendesis atau mendesing (seperti bunyi air mendidih); mengalir ke luar (tentang keringat) (kiasan) (8) |
| MENCICIL | Membayar dan sebagainya sedikit demi sedikit; mengangsur; melihat dengan mata menyalang (membelalang) (8) |
| MENCICIP | Merasai makanan; mengecap; mengicip; menciap-ciap; mencicit (tentang burung dan sebagainya) (8) |
| MENCIDUK | Mengambil dengan ciduk (gayung, sendok, dan sebagainya); mencedok; mengambil untuk ditahan (tentang alat negara, polisi) (kiasan) (8) |
| MENCILOK | Mengambil milik orang secara tidak sah; mencuri; mencopet (Minangkabau) (8) |
| MENCINTA | Kasih (kepada); bersedih hati; selalu mengingat (akan); menyesal (8) |
| MENCIPTA | Memusatkan pikiran (angan-angan) untuk menghasilkan sesuatu (8) |
| MENCIRIT | Sakit berak-berak; menceret (8) |
| MENCIUMI | Mencium berkali-kali; membaui; mencari-cari keterangan dan sebagainya; mengusut (kiasan) (8) |
| MENCOAKI | Membuat takik (8) |
| MENCOANG | Tampak mencuat ke atas (8) |
| MENCOBAI | Mencoba berkali-kali (baju, sepatu, dan sebagainya); menguji untuk memupuk ketekunan dan kesetiaan umat (Agama Kristen) (8) |
| MENCOCOK | Mengenai sesuatu dengan barang runcing (dan tajam); menusuk; merangkai-rangkaikan (dengan tusuk) (8) |
| MENCOCOL | Menyentuh sedikit (sambal, air gula, dan sebagainya); mencecah; mencolek; menonjol ke luar; mencuar di atas (8) |
| MENCODAK | Mengangkat leher (kepala) ke atas dan ke depan; mendongak; menganjur ke depan (8) |
| MENCOGOK | Berdiri (duduk) tegak-tegak; menconggok (8) |
| MENCOKET | Mengambil sedikit; mencolek (8) |
| MENCOKOK | Menangkap (ayam, ikan, dan sebagainya) (Minangkabau); menangkap basah atau memergoki seseorang yang sedang melakukan sesuatu yang tidak baik (Minangkabau) (8) |
| MENCOLEK | Mengambil (memalit) dengan ujung jari (sudip dan sebagainya); mencungkil dan sebagainya dengan ujung jari dan sebagainya untuk mengeluarkan (membuang dan sebagainya) sesuatu; menggores (dengan lidi, korek api, dan sebagainya); menggamit (dengan ujung jari); membangkitkan marah; menghasut (Minangkabau) (8) |
| MENCOLOK | Menyuluhi dengan colok; mencelup (kain putih dan sebagainya); mencocok (menusuk) mata; mudah kelihatan; sangat nyata kelihatan; jelas benar (kiasan); membangkitkan rangsangan orang yang melihat karena terlalu berlebih-lebihan (tentang pakaian, kelakuan, dan sebagainya) (kiasan); menusuk; mencoblos (kiasan) (8) |
| MENCOLOT | Meloncat; melompat (seperti katak dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| MENCOMEL | Mengeluarkan perkataan yang tidak jelas maksudnya (karena marah, mendongkol, tidak suka, dan sebagainya); menggerutu; mengomel; bersungut-sungut (8) |
| MENCOMOT | Mengambil (memegang) atau mengaut dengan kelima jari (8) |
| MENCONET | Terangkat naik sedikit (tentang ujung sesuatu seperti ujung kumis, ujung ekor); tumbuh ke luar (seperti daging berlebih pada jari) (8) |
| MENCOPET | Mencuri (barang yang sedang dipakai, uang dalam saku, barang yang dijajakan, dan sebagainya) dengan cepat dan tangkas (8) |
| MENCOPOT | Menanggalkan; melepaskan (dari ikatan dan sebagainya); mencabut (paku, sekrup, gigi, dan sebagainya); melepas; memecat; membebaskan (dari tugas dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENCOREK | Membubuhi tulisan dan sebagainya dengan coretan; menggaris (panjang); mencoret (8) |
| MENCORET | Membubuhi coretan pada tulisan dan sebagainya; mencoreng; mencorek; menggaris panjang; tidak memasukkan ke dalam bilangan (hitungan dan sebagainya); menghapuskan; meniadakan; menyemprot; memancar (8) |
| MENCOTOK | Mengambil (melawan) dengan memakai cotok; memagut (8) |
| MENCUBIT | Menjepit dengan ibu jari dan telunjuk atau jari lain (pipi, tangan, paha, dan sebagainya); menggetil; mencibit (8) |
| MENCUCUH | Menyalakan; menyundut; memasang (8) |
| MENCUCUP | Mengisap; mencium; mengecup (mengucup) (8) |
| MENCUCUT | Mencucup; mengucup (8) |
| MENCUKIL | Mengorek (melepaskan dan sebagainya); memahat (bidang datar) dengan cukil; mengutip (karangan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENCUKUR | Memotong (membersihkan) rambut dan sebagainya dengan pisau cukur; mengalahkan benar-benar lawannya (tanpa perlawanan yang seimbang), terutama dalam permainan sepak bola (kiasan) (8) |
| MENCULAK | Menganjur ke atas; mencuar (8) |
| MENCULIK | Mencuri atau melarikan orang lain dengan maksud tertentu (dibunuh, dijadikan sandera) (8) |
| MENCUMBU | Memakai kata-kata manis untuk membujuk (membelai-belai dan sebagainya) (8) |
| MENCUPAR | Mengeluarkan perkataan sembarang saja (8) |
| MENCURAH | Turun (tercurah) dengan banyak dan deras (tentang hujan) (8) |
| MENCURAT | Memancar (memancur) cepat-cepat (8) |
| MENDABAK | Datang tiba-tiba; datang tidak disangka-sangka; datang mendadak (8) |
| MENDABIH | Menyembelih; mendebah (8) |
| MENDABIK | Memukul (8) |
| MENDADAK | Tanpa diduga (diketahui, diperkirakan) sebelumnya; sekonyong-konyong; tiba-tiba (8) |
| MENDADUH | Menidurkan anak sambil bersenandung atau membuai dengan nyanyian; meninabobokan (supaya tidur); mendadung (8) |
| MENDADUK | Mengemis (meminta sedekah, tetapi bukan karena miskin) (8) |
| MENDAGEL | Melucu (berjenaka, melawak, dan sebagainya) untuk membuat orang tertawa (8) |
| MENDAGRI | Menteri Dalam Negeri (akronim) (8) |
| MENDAKWA | Menuduh; menyampaikan tuduhan (mengajukan tuntutan) kepada hakim (8) |
| MENDALAM | Meresap (masuk) ke dalam (seperti lebih paham, lebih mengerti); makin sangat; bertambah parah (tentang kemiskinan, penyakit); akrab (intim, mesra) sekali (kiasan); luas (sampai hal yang sekecil-kecilnya); berurat berakar (tentang kebencian, dendam); sungguh-sungguh; benar-benar; intensif; terperinci; matang; suku bangsa yang mendiami daerah sekitar Sungai Mendalam, Kalimantan (8) |
| MENDALIH | Memakai alasan yang dicari-cari untuk menutupi kesalahan (8) |
| MENDAMAK | Menyumpit dengan berpelurukan damak; berduri (tentang putik durian) (8) |
| MENDAMBA | Merebahkan diri pada; memeluk (8) |
| MENDAMIK | Memukuli dengan telapak tangan; menepuk; menampar (8) |
| MENDANAI | Memberikan dana kepada; membiayai (8) |
| MENDANAU | Berbuat kurang senonoh (dengan perempuan induk semang dan sebagainya) (Minangkabau) (8) |
| MENDAPAT | Beroleh; memperoleh; menerima; menemukan; memperoleh; mengalami; memperoleh; menerima; dikenai (8) |
| MENDAPUK | Mengatur; merancang; mempekerjakan (Jawa) (8) |
| MENDARAB | Memukul keras-keras; memacu kuda atau melarikan kuda cepat-cepat; mengalikan; memperkalikan (8) |
| MENDARAH | Menjadi merah seperti darah; merah sekali (8) |
| MENDARAS | Membaca Al-Qur'an dengan lantang untuk berlatih melancarkan bacaan; belajar membaca Al-Qur'an; belajar (mempelajari, menyelidiki) dengan sungguh-sungguh (8) |
| MENDARAT | Turun dari kapal (perahu) dan naik ke darat; turun ke tanah (tentang pesawat terbang); menuju daerah pedalaman; mengenai (kiasan); berjalan di darat (kiasan/Minangkabau) (8) |
| MENDASAR | Bersifat dasar (asas, pokok) (8) |
| MENDATAR | Bersifat datar (tidak turun naik dan sebagainya); sejalan dengan kaki langit; horizontal (8) |
| MENDAYUS | Menghina; merendahkan (8) |
| MENDEBAH | Menyembelih; membantai (8) |
| MENDEBAT | Membantah pendapat orang lain dengan mengajukan alasan (8) |
| MENDEBIK | Menepuk; menampar; mengembik (tentang bunyi kambing) (8) |
| MENDECUR | Berbunyi seperti air memancur; memancur; bercucuran (8) |
| MENDEDAS | Berbunyi berderetan (tentang senapan dan sebagainya) (8) |
| MENDEDAU | Berteriak (menjerit) nyaring-nyaring (8) |
| MENDEDEL | Meretas (8) |
| MENDEDER | Menabur benih (bibit); mengembangbiakkan (8) |
| MENDEDES | Mengerat tipis-tipis (8) |
| MENDEGAM | Berdegam; menggemuruh (8) |
| MENDEGIL | Menolak nasihat orang (8) |
| MENDEKAM | Meringkuk; berdekam (8) |
| MENDEKAP | Memeluk; mendekat; melekat (8) |
| MENDEKAR | Bermain pedang (8) |
| MENDEKAT | Datang menghampiri; hampir akan tiba; mau berdamai (bersahabat, bergaul) (8) |
| MENDEKOR | Memberi hiasan (8) |
| MENDELIK | Terbuka lebar-lebar (tentang mata); membelalak; memelotot (8) |
| MENDEMAH | Menekankan demah pada bagian tubuh yang sakit; menuam (8) |
| MENDEMIK | Memukul dengan telapak tangan; menampar; menepuk (8) |
| MENDENDA | Menghukum dengan denda; mengenakan denda (8) |
| MENDENGU | Mendengkus (8) |
| MENDEPAK | Menyepak; menendang; mengeluarkan (dari perkumpulan); memecat (dari jabatan); mengusir (8) |
| MENDERAS | Mengalir (berjalan dan sebagainya) dengan deras; giat sekali (kiasan) (8) |
| MENDERES | Menyadap nira dan sebagainya dari pohon (8) |
| MENDERUM | Menjerum; berlutut dengan kedua kaki depan atau dengan keempat kakinya (tentang binatang besar seperti lembu, kerbau); berderum (8) |
| MENDESAK | Mendorong dengan tubuh; menyesak hingga pihak lawan dan sebagainya mundur; meminta (menganjurkan dan sebagainya) dengan sangat; memaksa untuk segera dilakukan (dipenuhi, diselesaikan karena ada dalam keadaan darurat, genting, dan sebagainya); hampir habis waktunya; berdesak (8) |
| MENDIAMI | Menempati (rumah, tempat tinggal, dan sebagainya); tidak menegur (menyapa, dan sebagainya) (8) |
| MENDIANG | Memanaskan di atas api; memanggang; orang yang telah mati; almarhum (8) |
| MENDIANI | Menerangi dengan dian; menyuluhi (8) |
| MENDIDIH | Menggelembung-gelembung atau meluap-luap karena dipanaskan; menggelegak (8) |
| MENDIDIK | Memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran (8) |
| MENDIDIS | Mengiris tipis-tipis; menyayat; mencari kutu kepala; mengutui; menyelisik (Jawa) (8) |
| MENDIKAI | Tumbuhan menjalar, buahnya bulat dan besar, berwarna hijau dan halus, daging buahnya berwarna kuning, atau merah banyak mengandung air dan manis, ada yang berbiji dan ada pula yang tidak berbiji; tembikai; keramboja; semangka (Citrullus vulgaris) (8) |
| MENDIKTE | Menyuruh orang menulis apa yang dibacakan atau dikatakan; menyuruh berbuat dan menurut saja seperti yang dikatakannya (dengan tidak boleh membantah) (kiasan) (8) |
| MENDILAK | Melerok; melemparkan pandangan ke samping untuk menunjukkan rasa marah, tidak puas (Sunda) (8) |
| MENDIRIS | Menyiram; menyirami; menyiramkan (air dan sebagainya) (8) |
| MENDIRUS | Menyiram(i) (8) |
| MENDODET | Meretas (perut, karung beras, dan sebagainya) (Melayu Jakarta) (8) |
| MENDODOS | Mengetam papan dan sebagainya supaya licin; memetik buah sawit dengan alat dodos (8) |
| MENDONAN | Orang yang datang dari tempat lain (Melayu Jakarta) (8) |
| MENDOSIR | Memberi kuliah (8) |
| MENDUDUR | Menyerahkan seseorang kepada yang berwajib (di Gayo) (8) |
| MENDUGAS | Berjalan tergopoh-gopoh; bergegas; terburu-buru (8) |
| MENDUPAK | Menendang; mendepak; menerjang (8) |
| MENDUSIN | Sebentar bangun dari tidur; bangun; sadar (akan); insaf (akan) (8) |
| MENDUSTA | Berkata bohong; berbohong (8) |
| MENEBANG | Memotong (pokok, batang) pohon, biasanya yang besar-besar (8) |
| MENEBARI | Menaburkan sesuatu pada; menghamburi (8) |
| MENEBASI | Memotongi (merambahi) pohon-pohon sampai roboh (8) |
| MENEBENG | Memampangkan, merentangkan (kajang, layar, dan sebagainya) untuk pendinding; membeberkan (membentangkan kain dan sebagainya) untuk diperlihatkan; menutup-nutupi kejahatan (kesalahan) (kiasan); menumpang (makan, merokok, membaca surat kabar, dan sebagainya) tanpa membayar (8) |
| MENEDUHI | Menaungi; melindungi (8) |
| MENEGANG | Menjadi tegang; merentang (8) |
| MENEGURI | Menyapa kepada (8) |
| MENEKUNI | Mengerjakan (mempelajari dan sebagainya) dengan tekun (8) |
| MENEKURI | Memandang ke bawah pada; menekur ke (8) |
| MENELAAH | Mempelajari; menyelidik; mengkaji; memeriksa; menilik; meramalkan (8) |
| MENELITI | Memeriksa (menyelidiki dan sebagainya) dengan cermat (8) |
| MENEMANI | Mengawani; menyertai; mengiring(i) (8) |
| MENEMBAK | Melepaskan peluru dan sebagainya dari senjata api (senapan, meriam, dan sebagainya); membedil; menyepak bola ke arah gawang; menujukan; mengarahkan kepada; memaksudkan; menyambar (tentang petir) (kiasan) (8) |
| MENEMBIS | Membentak; menghardik (8) |
| MENEMBOK | Mendinding dengan tembok; membatik dengan melekatkan lilin pada bagian kain yang akan dibiarkan putih; menyejukkan air panas dengan jalan mengacaunya sampai dingin (8) |
| MENEMBUK | Membuat lubang (pada kertas, kain, kelapa, dan sebagainya); menembus; menebuk (8) |
| MENEMBUS | Keluar pada celah-celah permukaan; melewati (8) |
| MENEMPAH | Memesan dengan memberi uang tempah; membeli sesuatu dengan membayar lebih dulu; memberi panjar; membayar uang muka; membuatkan (pakaian, sepatu, peci, dan sebagainya) dengan ukuran yang sesuai (dengan si pemesan); sengaja mencari (bahaya dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENEMPAP | Menaruh tapak tangan pada; bertempap (8) |
| MENEMPEL | Melekat; melekati; melekatkan sesuatu; menumpang (tinggal, makan, dan sebagainya); menebeng (kiasan); mendekati (dengan maksud mengajak bergendak, mencari untung, dan sebagainya) (kiasan); menyogok; menyuap (kiasan) (8) |
| MENEMPIL | Meminta atau membeli sedikit (biasanya bahan keperluan sehari-hari, seperti beras, gula, minyak) karena membutuhkan waktu itu juga (Jawa) (8) |
| MENEMPUH | Melalui atau menyusuri; berjalan (masuk, lalu, dan sebagainya) ke tempat yang sulit-sulit (seperti hutan, belukar, lautan); menyongsong (angin, ombak, dan sebagainya); menghadapi atau dengan sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dan sebagainya); melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis); turut atau masuk (ujian); mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dan sebagainya); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dan sebagainya); masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dan sebagainya); melakukan sesuatu yang sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dan sebagainya); maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu; melanggar (tentang ombak, badai, angin, dan sebagainya); menimpa; mendatangi (suatu tempat, rumah) (8) |
| MENEMPUR | Menyerang; melanggar; membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; mencari dan membeli padi untuk dijual setelah menjadi beras (Sunda) (8) |
| MENENDAS | Memenggal; memancung (tentang kepala) (8) |
| MENENGAH | Pergi ke tengah; sedang; tidak besar dan tidak kecil (tentang ukuran) (8) |
| MENENGIL | Menyembul (menonjol) sedikit (8) |
| MENENGOK | Menjenguk; mengunjungi; melihat; menonton; menilik; memperhatikan; meramalkan (kiasan) (8) |
| MENENTUI | Memeriksa; mengusut; menyelidiki; mencari tahu (tentang sesuatu); menanyakan (tentang suatu hal); (datang, pergi untuk) menengok atau mengetahui; menyelesaikan (tentang utang piutang); menjelaskan (8) |
| MENENUNG | Menilik (untung malang orang dan sebagainya); meramal; mencelakai orang dengan ilmu hitam (8) |
| MENEPATI | Memenuhi (janji, pesanan, dan sebagainya) (8) |
| MENEPUNG | Menumbuk (menggiling dan sebagainya) halus-halus supaya menjadi tepung; menggocoh; memukul; menjadi seperti bertepung (Biologi) (8) |
| MENERIKA | Menyetrika (8) |
| MENERIMA | Menyambut; mengambil (mendapat, menampung, dan sebagainya) sesuatu yang diberikan, dikirimkan, dan sebagainya; mengesahkan; membenarkan; menyetujui (usul, anjuran, dan sebagainya); meluluskan atau mengabulkan (permintaan dan sebagainya); mendapat atau menderita sesuatu; menganggap (sebagai); mengizinkan (masuk menjadi anggota, murid, pegawai, dan sebagainya); mau menjabat (pangkat) dan sebagainya; membangun sesi atau koneksi dengan peranti komputasi lain (Komputer) (8) |
| MENERKAM | Menubruk (meloncat) untuk mencekam (menangkap); menerpa (8) |
| MENERKAP | Menerkam (menguasai dan sebagainya); menyerkap; menerpa (8) |
| MENERKUP | Menyerkap; meniarapi (8) |
| MENEROKA | Membuka daerah atau tanah baru (untuk sawah, ladang, dan sebagainya); merintis; menjelajahi (8) |
| MENETAPI | Menepati (janji dan sebagainya); menunaikan (nazar, niat, dan sebagainya); memenuhi (kewajiban dan sebagainya); menjalankan (apa-apa yang tersebut dalam aturan dan sebagainya) (8) |
| MENETEKI | Memberi minum air susu ibu kepada; menyusui (8) |
| MENETESI | Menitikkan (air dan sebagainya) pada (8) |
| MENGABAR | Mengurangi (ketegangan, penderitaan); menghambat; menahan; mengerem (8) |
| MENGABAT | Mengikat; mengebat; memanen padi yang mulai masak, digunakan untuk sesaji (Dayak) (8) |
| MENGABDI | Menghamba; menghambakan diri; berbakti (8) |
| MENGABEN | Membakar mayat (Bali) (8) |
| MENGABET | Membuat ulah; bertingkah; berulah (8) |
| MENGABIR | Meraih; mengayuh dengan satu pengayuh; mengaut (tanah dan sebagainya) ke arah diri sendiri (8) |
| MENGABIS | Membuang duri pada kedua sisi daun pandan dengan pisau khusus (Batak) (8) |
| MENGABIT | Memberi isyarat (mengajak) (Minangkabau) (8) |
| MENGABUI | Menaburkan abu pada; memberi abu; menyesatkan pandangan; mengelabui; menipu (8) |
| MENGABUK | Mengambil atau mengakui barang orang lain sebagai miliknya (8) |
| MENGABUR | Membuang-buang; memboroskan; menghambur-hamburkan (uang); menjadi kabur (kurang nyata atau samar-samar, dan sebagainya) (8) |
| MENGACAH | Melakukan gerak yang menyesatkan lawan sebelum mengadakan serangan yang sebenarnya; melakukan sesuatu dengan berpura-pura; melanggar (8) |
| MENGACAK | Melakukan sesuatu tidak dengan aturan; mengacaukan; memegang (mengangkat) untuk mengetahui berat barang (8) |
| MENGACAN | Mengharapkan; mencita-citakan; memaksudkan (8) |
| MENGACAR | Memancing cumi-cumi dan sebagainya dengan kacar; meraba (mencari ikan di sela-sela batu dan sebagainya) (kiasan); mengawetkan bahan makanan dengan cara dibuat acar; membuat acar (8) |
| MENGACAU | Berkata tidak keruan; mengigau; mengaduk (mengocok dan sebagainya) hingga bercampur betul; menimbulkan (ketakutan, ketidakberesan, dan sebagainya); mengganggu keamanan (tata tertib dan sebagainya); merusuhkan (hati, pikiran) (8) |
| MENGACIP | Membelah pinang dengan kacip; menjepit (menggabungkan) dengan kacip; menjepit (mengapit dengan paha dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENGACIR | Pergi tanpa pamit (melarikan diri) karena malu (takut dan sebagainya); berjalan (hampir berlari) dengan cepat tanpa menoleh ke belakang lagi (8) |
| MENGACUM | Menghasut; mengajak berkelahi; menantang (8) |
| MENGADAK | Menganggap dirinya tidak terlawan oleh orang lain (Batak) (8) |
| MENGADAR | Bermalam di rumah orang; bertandang; singgah; tidur di luar rumah (di halaman dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| MENGADAS | Memelihara ternak orang lain dengan perjanjian bagi hasil (8) |
| MENGADAT | Mogok, tidak mau jalan (tentang mesin, kendaraan, dan sebagainya); merajuk dan menangis (8) |
| MENGADEM | Menyejukkan diri (di tempat yang teduh dan dingin) (8) |
| MENGADON | Mencampur dan mengaduk (tepung yang diberi air, santan, susu, dan sebagainya atau semen dengan pasir, kapur, dan air) (8) |
| MENGADUH | Berseru aduh; mengeluh (8) |
| MENGADUK | Mencampur dan mengacau; mengarau; membongkar-bongkar tidak keruan; membuat kerusuhan; mengacau (8) |
| MENGAGAH | Memandangi muka (anak kecil untuk diajak tertawa dan sebagainya); menentang mata (mengajak berkelahi); memperhadapkan (supaya berkelahi) (8) |
| MENGAGAN | Mengganggu; menggoda (8) |
| MENGAGAS | Berkerumun seperti laron, semut, lalat (8) |
| MENGAGIH | Membagi; memberi (8) |
| MENGAIRI | Memberi air; membasahi; menggenangi (sawah dan sebagainya); memberi minum (8) |
| MENGAJAK | Meminta (menyilakan, menyuruh, dan sebagainya) supaya turut (datang dan sebagainya); menantang (berkelahi dan sebagainya); membangkitkan hati supaya melakukan sesuatu (8) |
| MENGAJAR | Memberikan pelajaran; melatih; memarahi (memukuli, menghukum, dan sebagainya) supaya jera (8) |
| MENGAJUK | Menduga (kedalaman laut dan sebagainya); memeriksa atau hendak mengetahui (isi hati, perasaan, atau pikiran orang); meniru tingkah laku orang (dengan maksud mengejek dan sebagainya) (8) |
| MENGAJUN | Bermaksud hendak (berbuat, berjalan, dan sebagainya); memulai (perundingan dan sebagainya) (8) |
| MENGAKAK | Tertawa nyaring dan lama; tertawa terkakah-kakah; tertawa terbahak-bahak (8) |
| MENGAKAN | Mengarah; bermaksud (hendak) (8) |
| MENGAKAP | Meronda (berpatroli); mengintai-intai (musuh); memegang; mengerjakan (sawah dan sebagainya) (8) |
| MENGAKAR | Menjadi akar; menyerupai akar; mendalam atau menyatu benar di dalam hati, pikiran, dan sebagainya (tentang ajaran, adat, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENGAKAS | Mengais; mengerasi; memaksa (8) |
| MENGAKOD | Menggendong di punggung (8) |
| MENGAKOK | Memegang; mengerjakan (Minangkabau) (8) |
| MENGAKUI | Mengaku akan (kesalahan, dosa, dan sebagainya); menyatakan sah (benar, berlaku, dan sebagainya); menyatakan berhak (atas); memasuki (tentang setan, jin, dan sebagainya) (8) |
| MENGALAH | Tidak mau mempertahankan (haknya, pendiriannya); dengan sengaja kalah; pura-pura kalah; menebat (mengempang, membendung, mengeringkan) sungai untuk mengambil ikan; mengaku kalah; dengan sengaja kalah (menyerah); tidak mempertahankan pendapat (tuntutan dan sebagainya) (8) |
| MENGALAI | Berbaring atau bersandar pada; membersihkan dengan menggosok (barang yang berkarat dan sebagainya) (8) |
| MENGALAP | Mengambil (menjolok) buah yang berada pada tempat yang lebih tinggi (8) |
| MENGALAS | Memberi lapik (dasar) (8) |
| MENGALEM | Memanjakan (8) |
| MENGALIH | Menukar; mengganti (8) |
| MENGALIN | Mengurut (memijit-mijit dan sebagainya) tubuh atau bagian tubuh untuk mengeluarkan sesuatu (misalnya bisa atau racun) dari tubuh (8) |
| MENGALIR | Bergerak maju (tentang air, barang cair, udara, dan sebagainya); meleleh (tentang air mata, peluh, dan sebagainya); berpindah tempat secara beramai-ramai (kiasan); menangkap buaya dengan tali alir (8) |
| MENGALIT | Membubuhkan alis (pada mata); mencelak; mengikat erat-erat; membelitkan; menekan (8) |
| MENGALUM | Menjadi layu; menjadi merana (8) |
| MENGALUN | Bergerak sebagai gelombang kecil; mengombak memanjang; perlahan-lahan tidak meninggi (tentang suara, nyanyian) (8) |
| MENGALUP | Meramalkan nasib buruk dari lolongan anjing (8) |
| MENGAMEN | Berkeliling (menyanyi, main musik, dan sebagainya) untuk mencari uang (Melayu Jakarta) (8) |
| MENGAMPU | Menyangga (dengan telapak tangan); menyokong dari bawah (supaya tidak runtuh); mengangkat; menyanjung (kiasan); mengampukan (8) |
| MENGAMUK | Menyerang dengan membabi buta (karena marah, mata gelap, dan sebagainya); berkecamuk; menjadi-jadi (kiasan); melanda (kiasan) (8) |
| MENGAMUS | Menyamak kulit (8) |
| MENGANAN | Mengarah ke sebelah kanan; berpindah haluan ke partai kanan (Politik dan Pemerintahan); perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (misalnya dari selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi (Hidrometeorologi) (8) |
| MENGANGA | Membuka lebar (tentang mulut); terbuka lebar; membuka mulut karena tercengang; melihat saja tanpa berbuat apa-apa (8) |
| MENGANJU | Mencoba, memulai (hendak berjalan, melangkah, dan sebagainya) (8) |
| MENGANUT | Mengikut(i); menurut (haluan politik, ajaran, aliran, dan sebagainya); memeluk (agama) (8) |
| MENGAOKI | Memanggil dengan berteriak “kaok, kaok” (seperti bunyi burung gagak) (8) |
| MENGAPAI | Melakukan sesuatu terhadap (8) |
| MENGAPIT | Menjepit; mengimpit; mengempa; menindih (menekan dan sebagainya) dengan benda yang berat; menempatkan (menaruh dan sebagainya) di antara dua benda (orang dan sebagainya) (8) |
| MENGAPUR | Melabur (mengecat) dinding dengan kapur agar menjadi putih (8) |
| MENGARAH | Menuju; menghadapi; condong (8) |
| MENGARAK | Mengiringkan (mengantarkan, membawa berkeliling, dan sebagainya) beramai-ramai (8) |
| MENGARAM | Turun hendak tenggelam (8) |
| MENGARAS | Sampai (ke) (8) |
| MENGARAU | Mengaduk supaya bercampur (8) |
| MENGARES | Menghukum; menahan; menangkap; membenarkan (8) |
| MENGARET | Tertunda; mundur (tentang waktu); tertunda (8) |
| MENGARIB | Mendekati atau merapati (dalam hubungan); berusaha bersahabat dengan (8) |
| MENGARIH | Mengulurkan atau menjulurkan (tangan, lidah, belalai, dan sebagainya) untuk menjangkau (memeluk dan sebagainya); meraih; menambatkan; mengikatkan; mengarau; mengaduk (8) |
| MENGARIK | Meraih; merengkuh (8) |
| MENGARIT | Menyabit (rumput, padi, dan sebagainya); mencari rumput (untuk makanan hewan ternak) (8) |
| MENGARON | Merebus beras setengah matang untuk kemudian dikukus (8) |
| MENGARUK | Bersikap seperti menari dengan keris di tangan seolah-olah menyerang musuh sebagai tanda setia kepada raja (adat Bugis pada zaman dahulu) (8) |
| MENGARUN | Mengaduk supaya bercampur (misalnya nasi pulut dengan santan); mengarau (8) |
| MENGARUS | Mengalir ke (8) |
| MENGARUT | Mengusutkan; mengacaukan; membuat rusuh tidak keruan; berkata tidak keruan; berbohong (8) |
| MENGASAH | Menggosok pisau dan sebagainya pada benda keras (batu dan sebagainya) supaya tajam atau runcing; mendabung; memepat; meratakan (gigi dan sebagainya); menghaluskan dan mengilapkan (intan, permata, dan sebagainya); menyerudi; mempertajam (dengan latihan) pikiran dan sebagainya supaya memiliki kemampuan (kiasan) (8) |
| MENGASAK | Mengisi (menjejal, melantak) supaya padat atau penuh; mendesak; memindahkan; menganjak (8) |
| MENGASAM | Membersihkan (misalnya keris, barang-barang dari tembaga atau kuningan, dan sebagainya) dengan asam; menjadi masam; membalas dendam (8) |
| MENGASIH | Memberi (8) |
| MENGASIM | Mengebiri (8) |
| MENGASUH | Menjaga (merawat dan mendidik) anak kecil; membimbing (membantu, melatih, dan sebagainya) supaya dapat berdiri sendiri (tentang orang atau negeri) (kiasan); memimpin (mengepalai, menyelenggarakan) suatu badan kelembagaan (kiasan) (8) |
| MENGASUP | Memasukkan; memakan, mengonsumsi (8) |
| MENGATAI | Menegur dan memarahi dan sebagainya; mempercakapkan (membicarakan) kejelekan seseorang; menjelek-jelekkan; mengumpat; mengumpat-umpat (8) |
| MENGATAK | Mengatur tata letak huruf yang akan dicetak; mengatur (menata) sesuai dengan komposisi yang baik (8) |
| MENGATAS | Membubung; naik (ke atas); meninggi (melangit, muluk-muluk, dan sebagainya); meninggikan dirinya; meminta pertimbangan (banding, keterangan, dan sebagainya) kepada tingkatan yang lebih tinggi (8) |
| MENGATUP | Menutup rapat-rapat; dalam keadaan kedua sisinya tergulung secara adaksial atau abaksial dan bersinggungan (Biologi) (8) |
| MENGATUR | Membuat (menyusun) sesuatu menjadi teratur (rapi); menata; mengurus; menyusun (tentang bunga); merangkai; mencocok; mengeluani; mencocok (8) |
| MENGAUNG | Mengeluarkan bunyi aung; meraung (8) |
| MENGAVER | Meliput berita (8) |
| MENGAWAI | Melambai dengan (tangan, kain); memegang; meraba (Minangkabau) (8) |
| MENGAWAL | Menjaga (keselamatan dan sebagainya); mengiring untuk menjaga (keselamatan dan sebagainya) (8) |
| MENGAWAN | Menjadi awan; menyerupai awan; naik ke awan; membubung tinggi; merasai sesuatu yang menyenangkan atau membahagiakan (kiasan); bersetubuh (tentang binatang) (8) |
| MENGAWAT | Memegang; menjawat (8) |
| MENGAWIN | Kawin; mengawinkan; memegang ayam pada kedua kaki dan kedua sayapnya untuk disembelih (8) |
| MENGAWUR | Menabur; menghambur; merawak; merambang; membabi buta (Jawa) (8) |
| MENGAYAK | Menapis dengan pengayak; berjalan bergoyang-goyang (8) |
| MENGAYAP | Makan atau minum (untuk merendahkan diri bagi orang biasa) (8) |
| MENGAYAU | Membunuh orang untuk diambil kepalanya (sebagai adat kebiasaan beberapa suku bangsa yang masih primitif) (Antropologi); menggenangi; membanjiri (8) |
| MENGAYUH | Mendayung (8) |
| MENGAYUM | Membantu (perbuatan jahat) (8) |
| MENGAYUN | Berayun; bergoyang; berbuai-buai; turun (tentang matahari); menggerakkan supaya berayun (8) |
| MENGAZAB | Menghukum; menyiksa (8) |
| MENGEBAN | Mengempaskan (membanting, melemparkan) ke sisi; suara yang berulang (tentang burung) (8) |
| MENGEBAS | Melambaikan (kain dan sebagainya); mengirap-ngirapkan; mengibas-ngibaskan (8) |
| MENGEBAT | Mengikat; membalut (8) |
| MENGEBEL | Memanggil dengan membunyikan lonceng; memanggil melalui pesawat telepon; menelepon (8) |
| MENGEBON | Mengambil atau meminjam barang atau uang yang akan dikembalikan atau dibayar kemudian dengan menyerahkan surat berisi keterangan pengambilan atau peminjaman; mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dan sebagainya) dari perkumpulan lain (Olahraga); mengambil (meminjam) terdakwa (tersangka) untuk dimintai keterangan dan sebagainya (8) |
| MENGEBUK | Memesan (8) |
| MENGEBUR | Mengarau atau mengaduk supaya bercampur (8) |
| MENGEBUT | Menghilangkan debu (nyamuk dan sebagainya) dengan memakai bulu ayam, sapu, dan sebagainya; menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi; mengerjakan sesuatu dengan cepat (8) |
| MENGECAM | Menyelidiki (mengamat-amati) dengan teliti; mencamkan; mengkritik; mencela (8) |
| MENGECAP | Membubuhkan cap; memberikan cap; menstempel; mencetak (buku, kain, dan sebagainya); memberi merek (tanda); menganggap sebagai; menyatakan bahwa (buruk, baik, cakap, dan sebagainya); menamai (kiasan); mengatup-ngatupkan mulut hingga terdengar bunyi kecap atau cap-cap (seperti ketika makan); mencoba (merasai) rasa (makanan dan sebagainya); mencicip; menikmati; mengenyam; merasai; menjadi (menyerupai kecap); membual (kiasan) (8) |
| MENGECAS | Menyepak (mengangkat) kaki lawan untuk menjatuhkannya; memperkuat setrum (tentang baterai) (Melayu Jakarta); menyegarkan (pikiran, ilmu); memancing-mancing (merangsang) agar dapat (lebih) hidup, dan sebagainya (kiasan/Melayu Jakarta) (8) |
| MENGECEK | Mencocokkan kembali benar tidaknya (tentang perhitungan, daftar angka, berita, dan sebagainya); memeriksa; bercakap-cakap (mengobrol) yang tidak keruan; beromong kosong; membujuk (menipu) dengan kata-kata manis (8) |
| MENGECER | Menjual secara sedikit-sedikit atau satu satu; menjual ketengan (8) |
| MENGECOH | Menipu, mengakali (terutama dengan cara-cara yang kurang baik); membohongi (dengan maksud menipu) (8) |
| MENGECOR | Menuang (besi cair, campuran semen, pasir, dan kerikil, dan sebagainya); membuat barang cor-coran (8) |
| MENGECUP | Mencium dengan melekatkan bibir (8) |
| MENGECUT | Berkerut menjadi pendek; mengerut; menjadi (merasa) kecut (tentang hati, perasaan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENGEDAB | Mengganti suara asli pemain film dengan suara orang lain, biasanya dalam bahasa lain, dengan memperhatikan dan menyesuaikan gerak bibir; menyulih suara (Kesenian); mengisi suara orang lain (dalam film) (Kesenian); mengedub (8) |
| MENGEDAU | Berteriak (minta tolong dan sebagainya) (8) |
| MENGEDEP | Menahan (surat, perkara, usul, dan sebagainya); tidak menyelesaikan sebagaimana mestinya (8) |
| MENGEDIK | Melentik sedikit ke belakang sehingga dada agak terangkat (8) |
| MENGEDIT | Mempersiapkan naskah yang siap cetak atau siap terbit (dengan memperhatikan terutama segi ejaan, diksi, dan struktur kalimat); menyunting; merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); menyusun (film, pita rekaman) dengan memotong dan memadukan kembali (8) |
| MENGEDOR | Menembak (8) |
| MENGEDUB | Mengganti suara asli pemain film dengan suara orang lain, biasanya dalam bahasa lain, dengan memperhatikan dan menyesuaikan gerak bibir; menyulih suara (Kesenian); mengisi suara orang lain (dalam film) (Kesenian); mengedab (8) |
| MENGEDUK | Mengeruk; mengorek; menggali; mengumpulkan uang; mengambil untung sebanyak-banyaknya (kiasan) (8) |
| MENGEDUP | Membaptis (8) |
| MENGEDUT | Menjadi berlipat-lipat; berkerut; mengambil dengan paksa; merenggut; merebut (8) |
| MENGEGAH | Berjalan (melangkah) sambil mengangkat bahu ke depan (kiri dan kanan berganti-ganti) (8) |
| MENGEGAS | Menekan gas pada kendaraan; berbicara dengan suara keras (karena kesal atau marah) (kiasan) (8) |
| MENGEGOL | Mengungkit; mengumpil (8) |
| MENGEGOS | Mengelak dari serangan (pukulan dan sebagainya) dengan membelok (menyisi) (8) |
| MENGEJAI | Merentangkan atau meregangkan (kaki, tangan, dan sebagainya) (8) |
| MENGEJAM | Memejamkan mata (8) |
| MENGEJAN | Melakukan tekanan di dalam tubuh bagian bawah (perut) seperti ketika hendak buang air besar, akan melahirkan anak; meneran; merejan; memaksa (memaksa-maksa); mencari (mencari-cari); menekan dengan menahan napas (seperti orang hendak melahirkan); meneran; merejan (8) |
| MENGEJAP | Mengedip (tentang mata); menyala sesaat (lampu, kilat, dan sebagainya); berkelip (8) |
| MENGEJAR | Menyusul dengan berlari; memburu; berusaha keras hendak mencapai (mendapatkan dan sebagainya); menginginkan dengan sungguh-sungguh (kiasan) (8) |
| MENGEJEK | Mengolok-olok (menertawakan, menyindir) untuk menghinakan; mempermainkan dengan tingkah laku; mencemooh (8) |
| MENGEJUT | Mendadak; sekonyong-konyong (8) |
| MENGEKAH | Duduk dengan mengangkangkan kaki (tidak bersila rapat) (8) |
| MENGEKAR | Berkembang; mekar (8) |
| MENGEKAS | Mengais (tentang ayam) (8) |
| MENGEKER | Melihat dengan keker; meneropong (8) |
| MENGEKIR | Memeriksa (badan, kendaraan, dan sebagainya); mengira-ngira; memperkirakan (8) |
| MENGEKOL | Menyuap (menyogok) untuk memperoleh kemudahan; memperhitungkan; memperkirakan (tentang ongkos cetak, pengeluaran uang); memeriksa dengan mencocokkan (daftar gaji, daftar nama, dan sebagainya) (8) |
| MENGEKOP | Menyundul (bola) pada sepak bola dan sebagainya; mengeluarkan darah dengan cara menyungkupkan mangkuk yang dipanaskan (dengan meletakkan pada bagian tubuh, biasanya di kepala yang akan disedot darahnya); membekam (8) |
| MENGEKOR | Bergantung (berjuntai) seperti ekor; mengikuti atau menyertai dari belakang; membuntuti; mengikuti pendapat (tingkah laku dan sebagainya) orang lain tanpa mempunyai pendapat sendiri (kiasan) (8) |
| MENGELAH | Mengadukan (perkara) (8) |
| MENGELAI | Berbaring dengan bersandar (8) |
| MENGELAK | Menghindar (menyisi) supaya jangan kena (pukulan, serangan); melepaskan diri dari tuduhan (tanggung jawab dan sebagainya); merekatkan dengan lak; menyegel (supaya tidak dibuka pihak lain) (8) |
| MENGELAP | Menggosok (dengan lap); menyeka; menghapus (8) |
| MENGELAR | Menakik (menetak) tidak dalam (8) |
| MENGELAS | Pasang pada saat bulan muda; pasang besar; pasang perbani; menyambung besi dengan cara membakarnya (memanaskannya) hingga menyatu (8) |
| MENGELIH | Melihat; mengawasi (8) |
| MENGELIK | Mengelukkan (menggerakkan) tubuh ke sisi (untuk mengelakkan diri dari pukulan dan sebagainya) (8) |
| MENGELIM | Menjahit kelim; melipit (8) |
| MENGELIS | Mengelit; mengelik (8) |
| MENGELIT | Mengelak (menghindar) dengan cepat supaya tidak kena pukul (tembak dan sebagainya) (8) |
| MENGELOK | Membelok (8) |
| MENGELON | Mengambil hati supaya menurut; membujuk (8) |
| MENGELUH | Menyatakan susah (karena penderitaan, kesakitan, kekecewaan, dan sebagainya) (8) |
| MENGELUS | Mengusap-usap dengan rasa sayang; membelai-belai; memperlakukan dengan baik untuk memikat hati (supaya menurut); membujuk (kiasan) (8) |
| MENGEMAS | Menyerupai emas (tentang warna); mengatur rapi-rapi; membungkus-bungkus supaya ringkas; memberes-bereskan (tempat tidur, meja makan, dan sebagainya) (8) |
| MENGEMAT | Membuat raja atau perdana menteri dalam bahaya (dalam permainan catur) (8) |
| MENGEMIS | Meminta-minta sedekah; meminta dengan merendah-rendah dan dengan penuh harapan (kiasan) (8) |
| MENGEMOL | Mengganggu atau menggoda orang lain; bertindak atau melakukan sesuatu yang kurang sopan dan tanpa malu-malu (8) |
| MENGEMPA | Mengimpit (dengan kedua belah tangan atau dengan perkakas); mengapit (8) |
| MENGEMPO | Menggendong di punggung (8) |
| MENGEMPU | Menghormati; memuliakan; mengasuh; membimbing (8) |
| MENGEMUT | Mengulum (gula, tembakau, dan sebagainya); bergerak naik turun (seperti mulut orang ketika mengunyah); berjalan perlahan-lahan (lambat-lambat) hampir-hampir terjatuh; terhuyung-huyung; menahan makanan di dalam mulut (kadang-kadang dengan mengunyah-ngunyah atau mengisap-isap, tidak segera menelannya); mengulum (8) |
| MENGENAI | Kena pada sasarannya (tujuannya dan sebagainya); menyentuh; berkenaan (berhubungan) dengan; tentang hal; menyetubuhi (8) |
| MENGENAL | Mengetahui; kenal (akan); tahu (akan); mempunyai rasa (8) |
| MENGENAP | Mengumpul pada dasar air (tentang bubuk-bubuk pada benda cair); mengendap; memikirkan (mempertimbangkan) dalam-dalam (8) |
| MENGENAS | Bersusah hati; pedih hati (8) |
| MENGENES | Merana karena sedih; merasa kasihan atau pilu melihat kesusahan seseorang (8) |
| MENGEPAH | Memamah dan mengisap-isap (8) |
| MENGEPAK | Mengambil hak atas sesuatu yang mengeluarkan hasil dengan membayar uang sewa atau pajak; menggendong pada rusuk (sebelah kiri atau kanan); membungkus (mengemas) barang-barang (dalam pak); mengusahakan sesuatu (seperti mengambil sarang burung) dengan membayar sewa (pajak) setiap tahun (8) |
| MENGEPAL | Menggenggam sesuatu dengan jari yang ditekan kuat-kuat; memegang dalam kepalan; menekan-nekan nasi dan sebagainya hingga berbentuk kepalan; membentuk genggaman atau tinju (tentang jari tangan dan sebagainya) (8) |
| MENGEPAS | Mencoba untuk mengetahui pas (cocok) tidaknya (8) |
| MENGEPER | Bergerak turun naik seperti per yang ditekan dan dilepas kembali; menjadi takut; menjadi kecut (8) |
| MENGEPIL | Rapat berhampiran (berdampingan) dengan (8) |
| MENGEPIT | Membawa atau mengimpit di antara lengan dan badan; menjepit dengan dua jari (tangan) (8) |
| MENGEPOS | Menjadikan sebagai pos (tempat berkumpul dan sebagainya); mempublikasikan sesuatu (opini, pesan, gambar, video, dan sebagainya) secara daring pada media sosial (8) |
| MENGEPOT | Berjalan cepat tanpa menghiraukan keadaan sekeliling; melarikan (mengendarai) kendaraan di tikungan dengan kecepatan tinggi; menikung dengan kecepatan tinggi (tentang kendaraan) (8) |
| MENGEPUH | Melembung (menggelembung) karena penuh berisi angin atau kena angin (tentang layar dan sebagainya) (8) |
| MENGEPUL | Keluar berkepul-kepul; mengumpulkan di suatu tempat (8) |
| MENGERAK | Bererak; menjadi kerak; tekstur lembaran benda yang menempel, keras, tipis, dan rapuh (Biologi) (8) |
| MENGERAM | Duduk mendekam untuk memanaskan telur agar menetas (tentang ayam, burung); duduk menderum; mendekam; turun; lengkung (tentang lantai, tanah, jalan); tinggal dalam rumah (tidak pernah pergi ke luar rumah); mengurung diri di rumah; tinggal saja (di rumah), tidak pergi ke mana-mana; tinggal terkurung (di penjara) (kiasan) (8) |
| MENGERAS | Menjadi keras; mengotot; bersikeras (8) |
| MENGERAT | Mengiris; memotong (biasanya dengan cara pelan-pelan dan melingkar); menggerek (seperti tupai melubangi kelapa); mengerikiti (8) |
| MENGEREH | Memerintah secara halus; mengatur (organisasi, orang, dan sebagainya) (8) |
| MENGEREM | Menggunakan rem supaya berhenti; menahan; mengekang (hawa nafsu, kemauan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENGERET | Menyeret; menghela kuat-kuat; memikat hati orang lain dengan tujuan menguras uang atau harta benda orang itu sehingga habis; menipu (8) |
| MENGERIH | Berbunyi (bersuara) keras (tentang kera dan sebagainya); mengerang (kesakitan) (8) |
| MENGERIK | Menjerit; memekik keras; mendering (tentang gajah); berbunyi “rik, rik” (tentang jangkrik); mengikis dengan pisau; menghapus coretan cat dengan pisau dan sebagainya; menggosok-gosok (bagian tubuh orang yang masuk angin) dengan uang logam (8) |
| MENGERIP | Menggigit sedikit demi sedikit (dalam bentuk kecil-kecil); menggerumit; mengunggis (8) |
| MENGERNA | Berbagai warna; indah berseri; kekasih (8) |
| MENGEROK | Membersihkan bulu kuda dan sebagainya dengan kerok; menggaruk (menggosok badan dengan alat kerok seperti uang logam) untuk menyembuhkan masuk angin; mengambil daging buah, sayur (misalnya alpukat, labu) dengan alat seperti sendok berbentuk bulat, pipih, atau bergerigi (8) |
| MENGERTI | Telah dapat menangkap (memahami, tahu) apa yang dimaksud oleh sesuatu; paham (8) |
| MENGERUH | Menjadi keruh; mendengkur; mendengkus; mendengus (8) |
| MENGERUK | Menggaruk dengan tangan, cakar, dan sebagainya dengan maksud hendak mengambil (mengaut dan sebagainya); mengorek; mengeduk; menggali; melakukan perbuatan untuk memperoleh hasil sebanyak-banyaknya (kiasan) (8) |
| MENGERUL | Membuat menjadi ikal dan keriting (8) |
| MENGERUT | Berkerut; mengedutkan (dahi); menggelemburkan (kulit dan sebagainya); memendekkan (barang apa yang dapat panjang pendek) (8) |
| MENGESAH | Melahirkan perasaan gelisah (kesal dan sebagainya); mengeluh (8) |
| MENGESAK | Tersedu-sedu; sedu sedan (tentang menangis); bergeser (beralih, beringsut) perlahan-lahan (8) |
| MENGESAN | Meninggalkan (memberi) kesan; membekas (8) |
| MENGESAT | Menyeka supaya kering (8) |
| MENGESEK | Menggesek dengan barang yang kesat (8) |
| MENGESEL | Menggosok (8) |
| MENGESET | Membeset; menguliti (binatang); menata, mengatur (tentang rambut, susunan huruf dalam mesin cetak, dan sebagainya) (8) |
| MENGESIP | Mengisap-ngisap buah dan sebagainya (8) |
| MENGESIR | Mempunyai hasrat; menaruh minat (hati); menaksir (8) |
| MENGESOL | Memasang sol (pada sepatu dan sebagainya); mengecat bagian-bagian yang perlu dicat saja agar tampak mulus lagi (tentang mobil) (8) |
| MENGESOM | Melipat tepi kain; mengelim (8) |
| MENGESOT | Bergerak maju atau bergerak ke samping dengan pantat; mengisut; berkesot (8) |
| MENGESUN | Mencium (8) |
| MENGESUP | Mengecup; mencucup; membuat sup (8) |
| MENGETAM | Mengatupkan rapat-rapat; menjepit; menuai (memotong) padi dengan ani-ani (8) |
| MENGETAP | Mengetam (mengatup) rapat-rapat (tentang bibir); menggigit bibir (karena marah atau kesal); menuang; menyadap (8) |
| MENGETEM | Menunggu penumpang berlama-lama di pangkalan (tentang kendaraan umum) (8) |
| MENGETES | Memeriksa dengan mencoba (8) |
| MENGETIL | Memotong (mengiris, mengerat, merobek, menyayat) sedikit-sedikit; mengerip (8) |
| MENGETIM | Memasak nasi tim (beras yang sudah dicampur sedikit garam atau bumbu dan sebagainya, ditaruh di mangkuk lalu diletakkan dalam panci yang berair kemudian direbus); merebus (daging ayam, burung dara, dan sebagainya) sampai lunak (8) |
| MENGETIP | Menggigit (tentang nyamuk dan sebagainya); mencubit sedikit; menyentuh bola dengan jari tangan (agar tidak masuk gol) (8) |
| MENGETIS | Menyentil supaya melesat atau terlempar (8) |
| MENGETOK | Mengetuk (pintu dan sebagainya); membetulkan atau memperbaiki bagian yang penyok (pada karoseri mobil dan sebagainya) (8) |
| MENGETOP | Menjadi terkenal (8) |
| MENGETOS | Mengundi (dengan melemparkan uang dan sebagainya) (8) |
| MENGETSA | Membuat gambar, ukiran, dan sebagainya dengan benda tajam pada pelat tembaga yang dilapisi lilin kemudian membiarkan garis-garis yang diperoleh itu terkena korosi cairan asam (8) |
| MENGETUK | Memukul sesuatu dengan buku jari, martil, dan sebagainya (8) |
| MENGETUM | Memasak atau mengukus dengan dibungkus daun (tentang daging atau ikan); membungkus (makanan) dengan daun (dan disemati) (8) |
| MENGEWOL | Menjadi tertutup oleh bulu-bulu panjang, mengeriting, dan saling berjalin (Biologi) (8) |
| MENGEYEL | Tidak mau mengalah dalam berbicara; ingin menang sendiri dalam berbicara (8) |
| MENGGADO | Memakan lauk-pauk begitu saja (tentang ikan, daging, dan sebagainya) tidak dengan nasi; meratah (8) |
| MENGGAET | Menarik dengan pengait; menggait; menjambret; mencopet; memikat; menipu (uang); mencari untung; mengusahakan dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh; merebut (kiasan) (8) |
| MENGGAIB | Menjadikan diri tidak kelihatan; menghilang (8) |
| MENGGAIT | Menarik (mengambil dan sebagainya) dengan benda yang berkait; mengambil uang orang dengan tipu daya (8) |
| MENGGALA | Memberi alamat baik; mendatangkan bahagia; berbahagia; ibu kota Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung (8) |
| MENGGALI | Membuat lubang di tanah dan sebagainya; mengambil (mengeluarkan) sesuatu dari dalam tanah dengan membuat lubang (8) |
| MENGGAOK | Berbunyi “gaok, gaok” seperti burung gagak (8) |
| MENGGARI | Membelenggu (tangan); memborgol (8) |
| MENGGARU | Menyisir (meratakan) sawah yang sudah dibajak dengan garu; menggaruk (8) |
| MENGGAUL | Mencampur; mengaduk; membancuh; mempergaulkan (8) |
| MENGGEBU | Bersemangat sekali; berkobar-kobar (tentang semangat dan sebagainya); bekerja dan sebagainya dengan sekeras-kerasnya (dengan maksud cepat selesai); timbul (pemberontakan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENGGELI | Memberanikan ayam yang berlaga (8) |
| MENGGEMA | Bergema; mengumandang (8) |
| MENGGERA | Menggertak; menggugupkan; menakut-nakuti; menyergah (8) |
| MENGGERO | Mengeluarkan suara yang keras (karena kesakitan dan sebagainya); meraung (8) |
| MENGGERU | Meraung (tentang harimau dan sebagainya) (8) |
| MENGGESA | Menyuruh supaya melakukan sesuatu secara cepat (8) |
| MENGGETU | Menindis (menekan) dengan kuku (8) |
| MENGGILA | Menjadi seperti gila (tentang sikap dan perbuatan); menjadi-jadi; menghebat; melonjak; meningkat (tentang harga) (8) |
| MENGGILI | Menggelitik; membuat geli; memberanikan; menghasut dengan gelitik (8) |
| MENGGODA | Mengajak (menarik-narik hati) supaya berbuat dosa atau berbuat jahat; mengganggu; mengusik (8) |
| MENGGOEL | Mengayuh (tentang sepeda dan sebagainya) (8) |
| MENGGUAL | Memukul genderang; memukul-mukul dengan jari secara cepat (8) |
| MENGGUAR | Membuka (bungkusan dan sebagainya) kemudian mengambil dan memperhatikan isinya (Sunda); menceritakan (kiasan/Sunda) (8) |
| MENGGUGU | Memercayai; menuruti; mengindahkan (Jawa) (8) |
| MENGGUIT | Menyentuh sesuatu dengan jari (kaki dan sebagainya); menyinggung (kiasan) (8) |
| MENGGULA | Menjilat (memberi pujian dan sebagainya) supaya dinaikkan pangkatnya dan sebagainya (kiasan) (8) |
| MENGGWEI | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Jayapura, Papua; Mekwei; Menggei; Munggai; Mungge; Munkei; Mooi; Moi; Mekwai (8) |
| MENGHAKI | Menguasai dan menempati (8) |
| MENGHALA | Menuju (8) |
| MENGHARU | Menggugah rasa haru; mengacau; mengaduk; mengganggu (terutama tentang hantu dan setan) (8) |
| MENGHELA | Menarik; menyeret; mengurangi (8) |
| MENGHIAS | Memperelok dengan barang-barang yang indah (8) |
| MENGHIDU | Mencium (bau); membaui (8) |
| MENGHINA | Merendahkan; memandang rendah (hina, tidak penting); memburukkan nama baik orang; menyinggung perasaan orang (seperti memaki-maki, menistakan) (8) |
| MENGHULU | Pergi (berlayar) ke hulu sungai; mudik (8) |
| MENGHUNI | Mendiami; menempati (8) |
| MENGIANG | Berbunyi mendenging; terdengar berdenging; pelangi; ular mengiang (Minangkabau) (8) |
| MENGIBAI | Mengasihani (8) |
| MENGIBAS | Bergerak-gerak seperti melambai-lambai atau mengipasi (8) |
| MENGIBUL | Berbohong; membohong (8) |
| MENGIDAH | Mengikat cinta kasih dengan jalan memberi idah (8) |
| MENGIDAM | Ingin sekali mengecap sesuatu (ketika hamil muda); mengidap; menderita (sakit dan sebagainya) (8) |
| MENGIDAP | Menderita sakit lama; selalu sakit-sakit (8) |
| MENGIDAS | Memilin beberapa utas benang dan sebagainya menjadi satu (8) |
| MENGIGAL | Menegakkan dan membentangkan bulu ekor seakan-akan untuk memperagakan diri (seperti merak, kalkun); menari (8) |
| MENGIGAU | Berkata-kata tanpa sadar seperti pada waktu tidur atau sakit; meracau (8) |
| MENGIKAT | Mengebat; mengeratkan (menyatukan dan sebagainya) dengan tali; menarik; menawan; wajib ditepati; mengarang (syair, sanjak, dan sebagainya); menggabungkan (8) |
| MENGIKIK | Tertawa kecil (8) |
| MENGIKIS | Mengerik (menghilangkan, menghapuskan, dan sebagainya) dengan benda tajam (seperti pisau); menghilangkan sedikit demi sedikit; menghabiskan (sedikit demi sedikit); memberantas (8) |
| MENGIKUT | Menyertai (di belakang); mengiring; meniru, turut berbuat sesuatu; menurut atau menganut (perintah, ajaran, paham, dan sebagainya) (8) |
| MENGILAH | Memutarbalikkan (perkataan, pernyataan); menyangkal; membantah (8) |
| MENGILAI | Meringkik-ringkik (tentang kuda); tertawa keras(tt orang) (8) |
| MENGILAN | Mengukur dengan kilan; menjengkal (8) |
| MENGILAP | Berkilat (8) |
| MENGILAR | Membabat tumbuh-tumbuhan (8) |
| MENGILAS | Menginjak-injak sampai hancur dan sebagainya; memasang kilas; mengencangkan ikatan (tali) dengan pengukil; menggulung kain di pinggang (ketika memakainya atau memasangnya) (8) |
| MENGILAT | Menyerupai kilat; cepat sekali; tampak sangat sebentar (kiasan); memancarkan cahaya seperti kilat (kiasan) (8) |
| MENGILER | Mengeluarkan air liur; berselera; ingin sekali (kiasan) (8) |
| MENGILES | Merontokkan padi dari malainya dengan cara menginjak-injak (8) |
| MENGILIR | Menggosok, mengasah pisau, dan sebagainya supaya tajam (8) |
| MENGIMAK | Meniru bunyi (perbuatan dan sebagainya); mengajuk (8) |
| MENGINAP | Menumpang tidur (di rumah orang, di hotel, dan sebagainya); bermalam (8) |
| MENGIPAS | Pipih menyerupai kipas (tentang bentuk); bergerak-gerak (tentang jantung); berkembang kempis (Kedokteran dan Fisiologi); menggerak-gerakkan kipas (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MENGIPUK | Menyemaikan (benih dan sebagainya); mengusahakan supaya gembira, tenteram, dan sebagainya (tentang hati, perasaan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENGIRAI | Mengibas-ngibaskan (mengirap dan sebagainya) supaya bersih atau hilang kotoran (air dan sebagainya) yang melekat; menampi (beras, lada, dan sebagainya) dengan menggoyang-goyangkan tampah agar diperoleh bagian yang akan dibuang dan sebagainya; membentangkan; menyerakkan (padi dan sebagainya) yang dijemur; mengepak-ngepakkan (sayap, bulu, dan sebagainya); menceraikan (istri) (8) |
| MENGIRAP | Mengepak-ngepakkan (sayap); menangkis-nangkiskan (perisai) naik turun; lenyap; hilang (8) |
| MENGIRAS | Menjadi satu (tidak bersambung dari dua atau tiga bahan); mengirasi (8) |
| MENGIRAT | Mati; hilang; mairat (8) |
| MENGIRIK | Menginjak; menginjak atau menebah agar terlepas dari tangkainya (tentang padi kering, kacang, dan sebagainya); berdiri bulu roma (8) |
| MENGIRIM | Menyampaikan (mengantarkan dan sebagainya) dengan perantaraan (pos, telegram, dan sebagainya); menyuruh pergi ke suatu tempat; menugasi; menitipkan barang (untuk dijual, disimpan, dan sebagainya) (Melayu Jakarta) (8) |
| MENGIRIS | Mengerat (memotong dan sebagainya) tipis-tipis (8) |
| MENGIRIT | Menghemat (8) |
| MENGISAI | Mengayak; menyaring tepung (pasir dan sebagainya); menguraikan (8) |
| MENGISAP | Memasukkan (menarik ke dalam) dengan kekuatan hawa; menarik masuk hingga meresap; menghirup; menyedot (8) |
| MENGISAR | Memutarkan; memusingkan; menggiling (padi, gandum, dan sebagainya); memutar jarum penunjuk pada jam (kompas); memindahkan; menggeserkan; mengubah pendapat (janji dan sebagainya); memberikan (menyerahkan kepada orang lain); menghibahkan; menjual; menggadaikan (8) |
| MENGISAS | Menjalankan kisas; menuntut balas atas suatu pembunuhan dan sebagainya (8) |
| MENGISIK | Menumbuk perlahan-lahan (8) |
| MENGISUT | Mulai kisut; menjadi kisut; mengeriput; mengayak (8) |
| MENGITAR | Berkisar(-kisar); berkeliling; berputar(-putar) mengelilingi (8) |
| MENGITIK | Memegang bagian badan sehingga menimbulkan rasa geli; menggelitik (8) |
| MENGKAJI | Belajar; mempelajari; memeriksa; menyelidiki; memikirkan (mempertimbangkan dan sebagainya); menguji; menelaah (8) |
| MENGKALI | Kalau tidak salah; barangkali (8) |
| MENGKONA | Gajah tanpa taring (8) |
| MENGKUAN | Pohon bengkuang (Pandanus atrocarpus) (8) |
| MENGKUDU | Pohon yang banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yang masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sebagai obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sebagai obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yang dipakai dalam pembatikan; bengkudu; pace; kemudu (Morinda citrifolia) (8) |
| MENGOBOK | Memasukkan tangan ke dalam tempat yang berisi air; mengambil nasi berkuah atau makan dengan tangan (tidak memakai sendok) (8) |
| MENGOBOR | Mengasapi dengan obor; menangkap ikan (belut, katak) dengan penerangan obor (kiasan); menghasut; membuat panas hati; membangkitkan marah (kiasan) (8) |
| MENGOCAK | Mengguncang(kan) botol yang berisi air (8) |
| MENGOCEH | Berkata-kata yang bukan-bukan; meracau; berceloteh; berkicau (tentang burung); mengulang-ulang suara yang sama secara terus-menerus (Psikologi) (8) |
| MENGOCOK | Mengguncang(-guncang); mengacu; menghasut untuk memecah belah (bertengkar atau bermusuhan); membuat orang tertawa; mencampuradukkan (kiasan) (8) |
| MENGOCOR | Mengalir (dari bagian atas ke bawah) (8) |
| MENGODOK | Meraba-raba (dalam kantong) (8) |
| MENGODOL | Mengeluarkan biji-bijian dari dalam buah; mengolah lebih lanjut (seperti membuang biji, mengupas kulit) (8) |
| MENGODOR | Marah berkepanjangan (Jawa) (8) |
| MENGOGAH | Menggerak-gerakkan (gigi, tonggak, pancang, dan sebagainya) ke kiri dan ke kanan dan sebagainya, supaya mudah lepas; mengoyak-ngoyak; mengguncang-guncang (8) |
| MENGOGAM | Bermain sulap; menggunakan ilmu sihir untuk membuat orang gila (8) |
| MENGOGEL | Bergoyah; mengoleng; mengibas-ngibaskan ekor (tentang anjing) (8) |
| MENGOGOK | Berhenti bekerja; mogok (8) |
| MENGOJOK | Berjalan lambat-lambat dengan membungkuk-bungkuk (karena kelelahan dan sebagainya) (Minangkabau) (8) |
| MENGOKOL | Membungkuk; meringkuk (karena kedinginan dan sebagainya) (8) |
| MENGOKOT | Mengunci peti dan sebagainya dengan kokot; mencakar-cakar; menggaruk-garuk (kerak dan sebagainya); melayani; memelihara (8) |
| MENGOLAH | Berolah; memasak (mengerjakan, mengusahakan) sesuatu (barang dan sebagainya) supaya menjadi lain atau menjadi lebih sempurna; cara (melakukan sesuatu) (8) |
| MENGOLAK | Memasak kolak; melanting kembali; terpental lagi (karena tidak tembus dan sebagainya); enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu) (8) |
| MENGOLEK | Meninabobokan (8) |
| MENGOLES | Melumur; melumas (8) |
| MENGOLET | Menggerakkan badan untuk menghilangkan rasa capai atau melemaskan otot-otot; menggeliat (Jawa) (8) |
| MENGOMEL | Marah dengan banyak mengeluarkan kata-kata; mencomel; bersungut-sungut dan menggerutu (8) |
| MENGONAN | Menghajar (mengeroyok dan sebagainya) (8) |
| MENGONDE | Menggelung rambut; menyanggul (8) |
| MENGOPAK | Mengupas; mengubak; memetik; mematahkan; merusakkan; menumbuhkan; membangkitkan; menyalakan kembali api yang hampir padam (dengan diembus dan sebagainya) (8) |
| MENGOPEK | Mengupas dengan kuku dan sebagainya; mengubik; menyusu pada tetek yang sudah tidak mengeluarkan air susu (8) |
| MENGOPER | Mengambil alih; menggantikan; memindahkan; mengirim (8) |
| MENGORAK | Menguraikan, membuka, mengungkai (tali, lingkar, gelung, dan sebagainya); menimba (8) |
| MENGOREK | Mengeluarkan sesuatu dari lubang atau dari tempatnya; mencungkil; menggerek (melubangi); mengais; menggaruk supaya keluar; mengeruk; mengambil banyak-banyak (keuntungan, uang, dan sebagainya); mencari-cari untuk menemukan (kesalahan, perbuatan jahat, dan sebagainya) (8) |
| MENGOROK | Membuat korok; mendengkur (8) |
| MENGORUP | Merusak; menyelewengkan (menggelapkan) barang (uang) milik perusahaan (negara) tempat kerjanya (8) |
| MENGOSEK | Membersihkan beras dan sebagainya dengan diremas-remas dan diputar-putar dalam bakul; mengasah pisau dan sebagainya dengan digeser-geserkan di batu asahan dan sebagainya; membersihkan lantai dengan sikat dan sebagainya (8) |
| MENGOTAI | Memberi benteng; membentengi; memagari dengan dinding batu (8) |
| MENGOTEK | Memetik daun tembakau (Melayu Medan) (8) |
| MENGOTES | Mencabut (memetik, mengutil) barang yang kecil-kecil (8) |
| MENGOTOT | Mencabut (memetik, mengutil) barang yang kecil-kecil (8) |
| MENGOVER | Membuat laporan secara terperinci tentang suatu kejadian atau peristiwa; meliput (8) |
| MENGOYAK | Mencabik; memecah(kan); mengganggu; mengejar (8) |
| MENGOYOK | Mengejar; memburu (8) |
| MENGOYOS | Membersihkan rerumputan dan membalikkan tanah di sekitar tanaman supaya subur (8) |
| MENGQADA | Membayar kewajiban ibadat di luar waktu yang telah ditentukan (8) |
| MENGUANI | Menguasai; mengurus (memerintah dan sebagainya) (8) |
| MENGUAPI | Mengaliri dengan uap; mengukus (8) |
| MENGUATI | Membuat menjadi kuat; melakukan kuat-kuat; memaksa; mengerasi (8) |
| MENGUBAH | Menjadikan lain dari semula; menukar bentuk (warna, rupa, dan sebagainya); mengatur kembali (8) |
| MENGUBAK | Mengupas; menguliti (membuang kulit) (8) |
| MENGUBAN | Menjadi uban; menyerupai (seperti) uban; menjadi tertutup oleh bulu-bulu pendek yang merapat ke permukaan, sehingga yang terakhir kelihatan memutih (Biologi) (8) |
| MENGUBAR | Mencelup (jala, jaring, dan sebagainya) dengan ubar; mengecat; mengorak (membuka) barang yang tergulung (layar dan sebagainya) (8) |
| MENGUBER | Mengejar(-ngejar); memburu(-buru) (8) |
| MENGUBIK | Mengupas (dengan kuku dan sebagainya) (8) |
| MENGUBIT | Mencubit; menjentik; menggamit; memberi isyarat (dengan alis, jari) untuk memanggil (8) |
| MENGUBUR | Memakamkan ke dalam kubur; menanamkan mayat; mengebumikan; menyimpan baik-baik supaya tidak diketahui; menyembunyikan (kiasan) (8) |
| MENGUCAI | Memencil (terpisah dari kawanan); mengucilkan (8) |
| MENGUCAK | Mengguncangkan; menggoyang-goyangkan (8) |
| MENGUCAP | Mengeluarkan ucapan (perkataan) (8) |
| MENGUCEK | Menggosok dan menggilas (tentang mencuci pakaian); mengaduk (8) |
| MENGUCIL | Membiarkan keluar dari lubang atau dari barang yang dipijit dan sebagainya; mengeluarkan atau membuang dari lingkungan (keluarga, persekutuan, dan sebagainya); membiarkan terpisah dan menjauh (8) |
| MENGUCIR | Membuat kucir (8) |
| MENGUCUP | Mengatup; menguncup (Minangkabau) (8) |
| MENGUCUR | Memancur (8) |
| MENGUDAK | Memburu; mengejar (8) |
| MENGUDAP | Membeli (memakan) penganan di kedai dan sebagainya; makan penganan di luar waktu makan (8) |
| MENGUDAR | Mengurai(kan) rambut, tali, dan sebagainya (dari simpulnya); membahas; menyelesaikan (kiasan) (8) |
| MENGUDEK | Mengacau (gulai, sayur, dan sebagainya); mengaduk (8) |
| MENGUDUT | Mengisap rokok (madat) (8) |
| MENGUGUT | Menggertak; mengancam; menakut-nakuti (8) |
| MENGUJUD | Menjadi sesuatu yang dikehendaki (8) |
| MENGUJUT | Mengikat (mencekik) leher dengan tali (8) |
| MENGUKIR | Menggores (menoreh, memahat, dan sebagainya) untuk membuat lukisan (gambar dan sebagainya) pada kayu (batu, logam, dan sebagainya) (8) |
| MENGUKUR | Menggaruk-garuk atau mengorek kelapa (memarut dengan kukur); menggaruk-garuk (karena gatal dan sebagainya); berbunyi “kur, kur” (tentang tekukur); menghitung ukurannya (panjang, besar, luas, tinggi, dan sebagainya) dengan alat tertentu; menilai mutu dengan cara membandingkan, menguji, mencoba, mengira, dan sebagainya (8) |
| MENGUKUS | Memasak (menanak dan sebagainya) dengan uap air yang mendidih; memanaskan barang cair (seperti air tapai) hingga menguap dan uapnya didinginkan sehingga menjadi cair kembali; menyuling; membakar kemenyan dalam ritual atau upacara tradisional (Sunda) (8) |
| MENGULAR | Memanjang seperti ular; berkelok-kelok seperti ular (berjalan) (8) |
| MENGULAS | Memberi sarung; menyalut; memberikan penjelasan dan komentar; menafsirkan (penerangan lanjut, pendapat, dan sebagainya); mempelajari (menyelidiki); menjadikan berulas; menyambung (8) |
| MENGULEK | Menggiling (melumatkan) cabai dengan ulek (8) |
| MENGULES | Melumatkan (Melayu Jakarta) (8) |
| MENGULIK | Mengusut; menyelidiki (Sunda) (8) |
| MENGULIR | Melingkar-lingkar, makin lama makin besar, seperti cangkang keong (Biologi) (8) |
| MENGULIT | Menyilih (bertukar kulit); menjadi kulit; mendapat kulit (tumbuh kulitnya); membeset kulit kepala (Kedokteran dan Fisiologi); menidurkan anak sambil bersenandung (8) |
| MENGULUB | Mengukus, merebus (sayuran) (8) |
| MENGULUM | Menahan (gula-gula dan sebagainya) di dalam mulut; menggumam (berkata-kata dengan mulut tertutup) (8) |
| MENGULUR | Melepaskan (tali dan sebagainya) supaya memanjang; menjadi panjang; (dapat) memanjang; mulur; menjulur; menganjur (lidah, tangan, dan sebagainya); terus-menerus (bersikap) memberi; menuruti (kemauan orang dan sebagainya) (kiasan); memanjangkan (umur dan sebagainya); memperlama; menunda (waktu) (kiasan) (8) |
| MENGUMAN | Mengumpat; mencerca (8) |
| MENGUMUN | Merahasiakan (8) |
| MENGUNCI | Mengancing (menutup) kunci dengan; menyudahi (mengakhiri); mengatupkan (8) |
| MENGUNDI | Menentukan (memilih, memutuskan, dan sebagainya) dengan undi; memungut suara; melakukan pungutan suara (untuk memutuskan, memilih, dan sebagainya) (8) |
| MENGUPAH | Menyuruh orang bekerja dengan membayar upah; menyewa tenaga orang (8) |
| MENGUPAK | Mematah(kan); merusakkan; membejatkan; menyalakan api (yang hampir padam); membangkitkan kemarahan; menghasut (kiasan) (8) |
| MENGUPAM | Menggilapkan; menggosok (emas); menjadikan berkilat (8) |
| MENGUPAR | Membentuk bulatan kecil-kecil dengan telapak tangan (8) |
| MENGUPAS | Membuka dengan membuang kulitnya (tentang buah-buahan dan sebagainya); mengubak; menguraikan dan membicarakan dengan saksama (tentang suatu soal, peristiwa, pendapat orang, hasil susastra, dan sebagainya); mengulas; menganalisis (8) |
| MENGUPIL | Mengambil biji dari tongkolnya (tentang jagung dan sebagainya); mengorek lubang hidung (8) |
| MENGURAH | Membongkar (timbunan dan sebagainya) (Minangkabau); membuka jahitan, ikatan, dan sebagainya (Minangkabau); menceritakan (pengalaman, penderitaan, dan sebagainya) (Minangkabau) (8) |
| MENGURAI | Menjadi lepas terbuka (tidak terikat dan sebagainya); mekar terbuka (tentang mayang, padi, dan sebagainya); melonggarkan; menguraikan (8) |
| MENGURAS | Membersihkan (kulah dan sebagainya) dengan air; mengalirkan air untuk membersihkan selokan dan sebagainya; menghabiskan isi sesuatu; mengeksploitasi sampai habis (kiasan); menghabiskan; memeras (kiasan); mengurasi (8) |
| MENGURET | Membersihkan rongga rahim (dengan mempergunakan kuret) (8) |
| MENGURIK | Mengorek (Melayu Jakarta) (8) |
| MENGURUK | Menimbuni (dengan tanah dan sebagainya) (8) |
| MENGURUP | Menukar uang dengan uang (misalnya uang besar dengan uang kecil); menukar barang dengan barang; barter (8) |
| MENGURUS | Menjadi kurus; merana; mengatur segala-galanya (tentang suatu urusan atau hal dan bertanggung jawab mengenai hal itu); mengatur menjadi baik; menata; merapikan; mengemasi; membenahi; membereskan; menyelenggarakan (perayaan, pertemuan, dan sebagainya); memelihara dan menjaga (kebun, rumah tangga, dan sebagainya); merawat (kendaraan dan sebagainya); menjaga baik-baik; mengusahakan (perdagangan, perusahaan, dan sebagainya); mengelola; memimpin dan mengatur (sekolah, perkumpulan, dan sebagainya); mengusut atau menyelidiki suatu hal; menyelesaikan (persoalan, perkara, perselisihan, dan sebagainya) (8) |
| MENGURUT | Memijit (badan dan sebagainya) orang secara menggosok (tangan memegang, menekan, lalu mengangsurkan); memetik (melepaskan dan sebagainya) dengan dipijit atau digenggam lalu diangsurkan; memosisikan dayung pada sisi jalur atau sampan agar jalannya tetap lurus (Melayu Riau); menelusuri (8) |
| MENGUSAI | Bubar; bercerai-berai; mengusaikan; membongkar-bongkar (timbunan dan sebagainya); menguraikan (rambut dan sebagainya); mencerai-beraikan; mengais-ngais (mencari apa-apa yang tertanam dan sebagainya) (8) |
| MENGUSAL | Menggosok-gosok dengan mengguling-gulingkan benda bulat (seperti sugi tembakau pada mulut); membulat-bulatkan sesuatu dengan mengguling-gulingkan di antara kedua telapak tangan (8) |
| MENGUSAP | Menghapus; menyeka; menyapu (keringat, air mata, dan sebagainya); mengelus-elus; membelai; menyapu (mengecat, memulas, dan sebagainya) di bagian luarnya saja (8) |
| MENGUSIK | Mengganggu; menggodai; menyentuh-nyentuh; menyinggung-nyinggung; mencela; mengkritik; mencampuri (urusan orang lain) (kiasan) (8) |
| MENGUSIR | Menyuruh pergi dengan paksa; menyuruh (orang lain) meninggalkan tempat; menghalau; mengejar; memburu (8) |
| MENGUSTA | Dipenuhi dengan sisik-sisik halus (Biologi) (8) |
| MENGUSUK | Menggosok badan dengan daun; mengusap-usap (menggosok-gosok) badan agar terlelap (8) |
| MENGUSUL | Memeriksa; menyelidiki; mengusut (8) |
| MENGUSUT | Menjadi kusut; meraba-raba; merabai (Melayu Jakarta); memeriksa (menyelidiki) perkara (hal dan sebagainya) yang belum terang; mencari (meminta) keterangan tentang suatu perkara (hal dan sebagainya) (8) |
| MENGUTIK | Menyentuh (menggerakkan) dengan jari (8) |
| MENGUTIL | Mengambil (memakan atau menggigit) sedikit-sedikit; mengambil atau melebihkan barang belian tanpa sepengetahuan penjual (8) |
| MENGUTIP | Memungut benda kecil-kecil satu demi satu; mengambil perkataan atau kalimat dari buku dan sebagainya; memetik karangan dan sebagainya; menukil; mengumpulkan dari berbagai sumber; menarik (memungut) biaya (ongkos, pajak, dan sebagainya) (8) |
| MENGUTUB | Mengarah pada dua bagian yang berlawanan; terpolarisasi (8) |
| MENGUTUH | Bagian pinggir menjadi rata seperti garis, tidak berlekuk, bercangap, atau berbagi (Biologi) (8) |
| MENGUTUK | Mengatakan (mengenakan) kutuk kepada; menyumpahi; melaknati; menyatakan dan menetapkan salah (buruk) (8) |
| MENGUTUS | Menyuruh orang pergi (ke); mengirimkan orang sebagai wakil (suruhan dan sebagainya) (8) |
| MENGUYUP | Menjadi basah (8) |
| MENIGARI | Mengadakan selamatan pada hari yang ke-3 sesudah seseorang meninggal; meniga hari; tigari (8) |
| MENIKAHI | Mengambil sebagai istri; mengawini (8) |
| MENIKUNG | Membelok; berkelok (8) |
| MENILANG | Menangkap (pengemudi, pengendara) yang terbukti melanggar lalu lintas (8) |
| MENIMANG | Menaruh sesuatu di telapak tangan lalu diangkat-angkat turun naik; memegang anak atau menaruh anak di tangan lalu diayun-ayunkan dan dipuji-puji (8) |
| MENIMBAL | Mengimbangi; memberi (mengadakan) imbangan; membanding-bandingkan (8) |
| MENIMBAU | Menyambung (menambah dan sebagainya) untuk memperpanjang, mempertinggi, memperlebar, dan sebagainya (rangka perahu dan sebagainya) (8) |
| MENIMBUK | Menepuk; menampar (8) |
| MENIMBUL | Menjadi timbul; menyembul (8) |
| MENIMBUN | Menaruh sesuatu secara bersusun hingga menjadikan timbunan; menumpuk (8) |
| MENIMBUS | Menimbun (lubang, rawa, dan sebagainya) dengan tanah dan sebagainya (8) |
| MENIMPUK | Melempar untuk mengenai sasaran (8) |
| MENINDAN | Menimbun; melonggok (8) |
| MENINDAS | Menindih (mengimpit, menekan) kuat-kuat atau dengan barang yang berat; memperlakukan dengan sewenang-wenang (dengan lalim, dengan kekerasan); menggencet; memperkuda (memeras dan sebagainya); memadamkan (pemberontakan dan sebagainya) menguasai dengan paksa; memerangi (memberantas dan sebagainya) dengan kekerasan (8) |
| MENINDIH | Menaruh sesuatu yang berat di atas …; menekan ke bawah; menghimpit; menindas (dalam berbagai-bagai arti) (8) |
| MENINDIK | Menembuk (melubangi) cuping telinga (8) |
| MENINGGI | Menjadi tinggi; naik tinggi-tinggi; muluk-muluk; menjadi sombong (angkuh); menjauh (8) |
| MENINJAU | Melihat sesuatu yang jauh dari ketinggian; (datang, pergi) melihat-lihat (menengok, memeriksa, mengamati, dan sebagainya); mengintai; menyelidiki; melihat (memeriksa); menilik; mempertimbangkan kembali; mempelajari dengan cermat; memeriksa (untuk memahami dan sebagainya); menduga (hati, perasaan, pikiran, dan sebagainya); belinjo (Gnetum gnemon) (8) |
| MENISIKI | Menyisiki; menjerumati (8) |
| MENISKUS | Tulang rawan cekung dalam sendi, misalnya sendi lutut (Anatomi); permukaan lengkung suatu zat cair di dalam tabung atau bejana yang dapat cembung atau cekung (Fisika) (8) |
| MENITIKI | Menitiskan (air dan sebagainya) pada (8) |
| MENJABAL | Tampak besar seperti gunung; merampas (milik orang); membegal; menyamun (8) |
| MENJABAT | Memegang; melakukan pekerjaan (pangkat dan sebagainya); memegang jabatan (pekerjaan) (8) |
| MENJAGAL | Menjadi jagal; membantai; memotong ternak (lembu dan sebagainya); membunuh (manusia) secara kejam (dengan dipotong-potong dan sebagainya) (8) |
| MENJAHAR | Menyaringkan suara (dalam membaca ayat salat, mengaji, dan sebagainya) (Agama Islam) (8) |
| MENJAHIT | Melekatkan (menyambung dan sebagainya) dengan jarum dan benang (8) |
| MENJAILI | Mengganggu atau menjahati (karena dengki, iri, dan sebagainya) (8) |
| MENJAJAH | Bepergian keluar masuk suatu daerah (negeri dan sebagainya) dari kota ke kota, dari desa ke desa; menguasai dan memerintah suatu negeri (daerah dan sebagainya) (8) |
| MENJAJAL | Mencoba; menguji; mengetes (8) |
| MENJAJAR | Membajak (8) |
| MENJALAR | Berjalan melata (tentang binatang yang panjang seperti ular); merambat (tentang tumbuhan yang berpokok panjang seperti rotan); menular (tentang penyakit); merembet (tentang api); meluas; merata (8) |
| MENJALIN | Menyusun; merangkai (tentang kata-kata atau kalimat); mengadakan; mewujudkan (tentang hubungan persahabatan); menganyam; mengepang (rambut, rotan, dan sebagainya) (8) |
| MENJAMAH | Menyentuh dengan jari; meraba; memegang; meniduri; menodai (kiasan) (8) |
| MENJAMAK | Menggabung dua salat wajib (misalnya Zuhur dengan Asar atau Magrib dengan Isya) dalam satu waktu (8) |
| MENJAMIN | Menanggung (tentang keselamatan, ketulenan, kebenaran dari orang, barang, harta benda, dan sebagainya); berjanji akan memenuhi kewajiban (membayar utang dan sebagainya) orang lain yang membuat perjanjian apabila perjanjian itu tidak ditepati; menyediakan kebutuhan hidup (8) |
| MENJAMPI | Mengenakan jampi pada; memantrai (8) |
| MENJAMUR | Menjadi berjamur; menjadi seperti jamur; tumbuh subur dan banyak; banyak dibangun atau didirikan (kiasan) (8) |
| MENJARAH | Merebut dan merampas milik orang (terutama dalam perang atau dalam kekacauan) (8) |
| MENJARAK | Membuat jarak; menjadi terpisah; menjauh; menjauhkan diri (8) |
| MENJARAM | Membasahi kepala (dengan daun, air, dan sebagainya) agar dingin; mengompres; menjadi berkuman (mengandung kuman) (8) |
| MENJARAS | Memberkas; mengikat menjadi segabung; mengatur baik-baik (tentang rambut dan sebagainya) (8) |
| MENJARUM | Mencocok (menyemat dan sebagainya) dengan jarum; menyuntik; menginjeksi; menyerupai jarum mencuat-cuat tajam, jarang-jarang, dan mulai keluar ubannya, dan sebagainya (8) |
| MENJAUHI | Pergi menghindar supaya jauh; meninggalkan (8) |
| MENJAWAB | Memberi jawaban (atas pertanyaan, kritik, dan sebagainya); membalas; menyahut(i); memenuhi; menanggapi (8) |
| MENJAWAT | Memegang; mengulurkan kedua tangan (untuk menerima, menyambut) (8) |
| MENJAWIL | Menyentuh dengan ujung jari (supaya diperhatikan dan sebagainya); mencolek; menggamit (8) |
| MENJEBAK | Menangkap dengan jebakan (perangkap); memikat musuh dan sebagainya supaya masuk ke perangkap (8) |
| MENJEBOL | Mencabut secara paksa (tanaman) sampai akar-akarnya; merusak hingga tembus (tentang dinding); mengalahkan pertahanan lawan (tentang peperangan, pertandingan dan sebagainya) (8) |
| MENJEBUR | Mencebur (terjun ke dalam air) (8) |
| MENJEGAL | Menjatuhkan orang lain dengan mengait kakinya; menghalangi atau menjatuhkan karier orang lain dan sebagainya (kiasan) (8) |
| MENJEGIL | Menyalang; membeliak; melotot (tentang mata) (8) |
| MENJEJAK | Menginjak, mengenjak; hampir mengenai (tanah, dasar, dan sebagainya); datang di; mengunjungi (kiasan) (8) |
| MENJEJAL | Mengisi (lubang, mulut, dan sebagainya) penuh-penuh; menutup lubang (celah dan sebagainya) dengan pangkal dan sebagainya; menyuapi banyak-banyak (8) |
| MENJELAR | Menjalar; rebah membujur (8) |
| MENJELAU | Menjenguk (8) |
| MENJELMA | Lahir kembali menjadi manusia dan sebagainya; mewujudkan diri; mengambil bentuk (rupa dan sebagainya); tergambar; terlukis (8) |
| MENJELUM | Menyeka atau membasahi badan dengan air (bagian kepala tidak dibasahi) (8) |
| MENJELUT | Berasa sakit (pada perut) (Melayu Jakarta); mendongkol; kesal (kiasan/Melayu Jakarta) (8) |
| MENJEMBA | Mengulurkan tangan (hendak memegang sesuatu) (8) |
| MENJEMUR | Memanaskan (mengeringkan) di bawah sinar panas matahari (8) |
| MENJEPIT | Menekan (mengapit dan sebagainya) di antara dua benda yang terkatup atau terimpit erat-erat (8) |
| MENJEPUT | Memungut dengan ujung jari (tentang garam dan sebagainya); menjumput (8) |
| MENJERAP | Merekat (melekat) karena suatu proses (8) |
| MENJERAT | Menangkap (dengan jerat); melakukan tipu muslihat; mencelakakan orang dengan tipu muslihat (kiasan) (8) |
| MENJERBA | Menerpa; menerkam (8) |
| MENJERIT | Mengeluarkan suara keras melengking (karena kesakitan, memanggil, dan sebagainya); berteriak; memekik; berkeluh kesah dengan sangat (kiasan) (8) |
| MENJERUM | Menderum; berlutut dengan kedua kaki depan atau dengan keempat kakinya (tentang binatang besar seperti lembu, kerbau) (8) |
| MENJETIS | Berbunyi keras (seperti bunyi mercon); meletup (8) |
| MENJEWER | Menarik (memilin) telinga; menegur; memperingatkan (kepada bawahan) (kiasan) (8) |
| MENJIJIT | Menjinjing; menjinjit (8) |
| MENJILAT | Menjulurkan lidah untuk merasai (mencolet dan sebagainya); mulai merembet (tentang api); berbuat sesuatu supaya mendapat pujian (dinaikkan pangkat dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENJILID | Menyusun, merangkai-rangkaikan, dan menjahit sehingga berbentuk buku (8) |
| MENJINGU | Mengintip (8) |
| MENJIRUS | Menyirami dengan air (pelan-pelan) (8) |
| MENJITAK | Mengetuk dahi atau kepala (dengan buku tangan yang dikepalkan) (8) |
| MENJIWAI | Memberi jiwa (hidup, semangat) kepada (8) |
| MENJIWIT | Mencubit dan memulas (8) |
| MENJOJOL | Menganjur ke luar, menonjol ke luar; tersembul (tentang mata) (8) |
| MENJOLEK | Membungkus dengan daun dan sebagainya (8) |
| MENJOLOK | Merodokkan galah (tongkat dan sebagainya) ke suatu benda (buah dan sebagainya) yang berada di atas atau yang ada dalam lubang (liang dan sebagainya); memasukkan jari ke lubang hidung atau kerongkonga; memancing jawaban; bertanya-tanya untuk mencari dan sebagainya (kiasan); memenangkan (kiasan) (8) |
| MENJOLOR | Merayap; menjalar (seperti ular); beringsut ke depan di atas perutnya (seperti anak kecil yang belum dapat berjalan) (8) |
| MENJOROK | Menganjur (ke luar atau ke dalam) (Minangkabau) (8) |
| MENJOTOS | Meninju (8) |
| MENJUJAH | Memfitnah dengan menjelekkan nama orang lain (8) |
| MENJUJUT | Menarik (tali dan sebagainya) (8) |
| MENJULAT | Mencapai sejauh; sampai ke (8) |
| MENJULUK | Mengintai anak gadis (8) |
| MENJULUR | Keluar memanjang (seperti lidah ular, cecak); merayap; beringsut ke depan dengan berjalan menggunakan perut (tentang bayi) (8) |
| MENJUNAM | Bergerak dengan kepala ke bawah; terbang sambil menyambar (tentang burung dan sebagainya); menukik (8) |
| MENJURUS | Menuju; mengarah; terus menuju (8) |
| MENKOPMK | Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (akronim) (8) |
| MENODONG | Mengarahkan senjata (pistol dan sebagainya) sebagai ancaman untuk merampok, merampas, dan sebagainya; menyuruh dengan serta-merta (tanpa persetujuan sebelumnya) (kiasan) (8) |
| MENOKONG | Memotong rambut (perempuan) (8) |
| MENOLONG | Membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dan sebagainya); membantu supaya dapat melakukan sesuatu; melepaskan diri dari (bahaya, bencana, dan sebagainya); menyelamatkan; dapat meringankan (penderitaan dan sebagainya); dapat menyembuhkan (penyakit dan sebagainya); dapat melepaskan dari (bahaya dan sebagainya) (8) |
| MENOMANG | Menyangka (8) |
| MENONGOL | Menyembulkan kepala; muncul (menampakkan diri) (8) |
| MENONJOK | Meninju; menggocoh (8) |
| MENONJOL | Berjendul; merupakan tonjol; menjorok; menyembul; menganjur (menjorok) ke luar; kelihatan nyata; mencolok mata; lebih banyak atau sering (8) |
| MENONONG | Minum tanpa berhenti sampai habis; minum sekali habis (Minangkabau) (8) |
| MENONTON | Melihat (pertunjukan, gambar hidup, dan sebagainya) (8) |
| MENOPANG | Menyangga (menahan) dari bawah (dengan tiang bercanggah, tongkat, dan sebagainya); membantu (menyokong) (kiasan); membantah; menentang (melawan) (8) |
| MENPANRB | Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (akronim) (8) |
| MENSIANG | Terna yang tingginya dapat mencapai 2 m, termasuk Cyperaceae, berdaun memita, berbunga majemuk cokelat kemerahan, tumbuh di tempat berair, dapat dimanfaatkan sebagai bahan anyaman; mansiang (Actinoscirpus grossus) (8) |
| MENSKORS | Memecat atau menghentikan untuk sementara waktu (dari jabatan, keanggotaan suatu perkumpulan, dan sebagainya); menunda atau menghentikan untuk sementara (rapat, sidang pengadilan, dan sebagainya) (8) |
| MENSPION | Mencoba memperoleh informasi (dari pihak lawan) secara sembunyi-sembunyi; memata-matai (8) |
| MENSYAKI | Menaruh syak kepada; kurang memercayai; menyangsikan; menyangka; mencurigai (8) |
| MENTALIS | Berkaitan dengan cara-cara tertentu yang diyakini dapat menguasai alam pikiran dan tingkah laku manusia (8) |
| MENTARUH | Pohon, tinggi hingga 16 m, kayunya ringan, lunak dan tidak awet, berbau harum, akar dan rantingnya yang kecil-kecil dapat dibuat tusuk gigi (Excoecaria agallocha) (8) |
| MENTAWAI | Kabupaten di Provinsi Sumatra Barat, ibu kotanya Tuapejat; kepulauan yang terletak memanjang di bagian barat pulau Sumatra dan dikelilingi oleh samudra Hindia; suku bangsa yang mendiami daerah Kepulauan Mentawai; Mantawai (8) |
| MENTAWAN | Liana berkayu dengan daun lonjong, bunga berwarna merah muda keunguan, bertumpu pada tandan dan menyerupai kepala bercabang, buah kecil lonjong berwarna biru, memiliki kadar antioksidan tinggi, berkhasiat sebagai tanaman obat untuk nifas, nyeri, dan sebagainya (Poikilospermum suaveolens) (8) |
| MENTAYAM | Pohon kecil, kayunya kuat, digunakan untuk membuat gagang berbagai alat perkakas, daun yang muda dibuat sayur, buahnya berasa masam; kelayu (Erioglossum rubiginosum) (8) |
| MENTILAU | Burung sebesar balam, berwarna kuning (8) |
| MENTIMUN | Tumbuhan yang menjalar, bentuk buahnya bulat panjang, berwarna hijau, hijau muda, atau kuning, dimakan mentah sebagai lalap, dibuat acar, dan sebagainya; ketimun; timun; lepang (Cucumis sativus) (8) |
| MENUANGI | Menuang (benda cair) ke; mengisikan (benda cair) pada (8) |
| MENUBRUK | Melompat hendak menangkap (menerkam dan sebagainya); menerpa; melanggar; menabrak; menangkap (pencuri); menggerebek (8) |
| MENUDING | Menunjuk ke suatu arah (dengan jari, tongkat, dan sebagainya); menuduh (kiasan) (8) |
| MENUGURI | Menunggui; menjagai (8) |
| MENUKARI | Menukar sesuatu dengan yang lain sebagai pengganti; memberi sesuatu untuk pengganti (8) |
| MENULANG | Menjadi keras (seperti tulang); bertekstur keras, rapat, dan sukar dipotong, tetapi potongannya rapuh (Biologi) (8) |
| MENULARI | Menular kepada; menjangkiti (8) |
| MENUMANG | Menampik; menolak; takut akan; gentar akan; khawatir akan; membiarkan; meninggalkan (8) |
| MENUMBUK | Melantak (memukul dan sebagainya) supaya halus (hancur, terkupas, dan sebagainya); menggocoh (meninju dengan ujung tinju); melanggar; menubruk; membentur; berjalan kaki (8) |
| MENUMPAS | Membinasakan sama sekali; memusnahkan (8) |
| MENUMPAT | Menjejal (menembus dan sebagainya) supaya penuh padat (buntu dan sebagainya); menyumbat; menutup (kiasan) (8) |
| MENUMPIL | Menunjang (supaya jangan roboh); menyangga; menyokong (8) |
| MENUMPUK | Menaruh bersusun-susun; menimbun(-nimbun); melonggokkan; mengumpulkan banyak-banyak; menimbun-nimbun (barang dagangan dan sebagainya) (kiasan); mengumpul (kiasan) (8) |
| MENUMPUL | Melengkung kurang dari setengah lingkaran (bagian ujung) (Biologi) (8) |
| MENUMPUR | Menghabiskan sama sekali; membinasakan (8) |
| MENUNDUK | Condong ke depan dan ke bawah (kepala atau muka); merunduk (tentang malai padi dan sebagainya) (8) |
| MENUNGAU | Melihat ke bawah dengan membungkuk (menundukkan kepala) (8) |
| MENUNGGU | Tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang); tinggal sementara untuk merawat, menjaga (barang-barang, rumah, orang sakit, dan sebagainya); menunggui; menantikan (sesuatu yang mesti datang atau terjadi); menunggukan; mengharap; mendiami; menghuni; menunggui; menagih (utang dan sebagainya); menuntut (janji dan sebagainya); meminta kembali (barang dan sebagainya) (8) |
| MENUNJAL | Menumpu atau menekankan kaki ketika hendak melompat; menjejakkan kaki (hendak berdiri dan sebagainya); menunjuk dan menyentuh dengan jari (biasanya dengan jari telunjuk) (8) |
| MENUNJAM | Menghunjam (8) |
| MENUNJUK | Mengacungkan jari telunjuk ke …; memberi tahu dengan sesuatu yang diarahkan ke …; mengacungkan jari telunjuk ke atas; menentukan (siapa-siapa yang diberi tugas, dipilih, diangkat, dan sebagainya); menyatakan (sesuatu); mengingatkan dengan menyebut bukti (pasal, aturan, surat, dan sebagainya) (8) |
| MENUNTUN | Membimbing (dengan menggandeng tangan); menunjuk (mengarahkan) ke jalan yang benar (8) |
| MENUNTUT | Meminta dengan keras (setengah mengharuskan supaya dipenuhi); menagih (utang dan sebagainya); menggugat (untuk dijadikan perkara); membawa atau mengadu ke pengadilan; berusaha keras untuk mendapat (hak atas sesuatu); berusaha atau berdaya upaya mencapai (mendapat dan sebagainya) suatu tujuan dan sebagainya; berusaha supaya mendapat pengetahuan (ilmu dan sebagainya); mempelajari; menuju (8) |
| MENURUTI | Mengikuti; memperturutkan; memberi (tidak menegahkan); meluluskan (permintaan dan sebagainya); menyusul (8) |
| MENUTULI | Memberi titik (noktah) pada (8) |
| MENUTUPI | Menutup berkali-kali atau banyak yang ditutup; memberi tutup pada; menaruh tutup pada; menyelubungi dan sebagainya (8) |
| MENYABAK | Menangis; merebus nira untuk dibuat gula (8) |
| MENYABAT | Memukul dengan tali atau cemeti; menyebat (8) |
| MENYABET | Memukul dengan tali atau benda lain yang panjang kecil; menyerang; merampas; merebut; menggondol; memperoleh (kiasan) (8) |
| MENYABIT | Mengarit; memotong (rumput, padi, alang-alang, dan sebagainya) dengan sabit (8) |
| MENYABOT | Menggagalkan usaha atau tindakan orang lain dengan sengaja; merusakkan atau menghancurkan barang atau benda yang dapat merugikan pihak lawan (8) |
| MENYABUN | Mencuci dengan sabun; menjadi seperti sabun; berbuat curang; mencurangi (kiasan); melakukan onani (kiasan) (8) |
| MENYABUR | Menyamar (agar dapat menggabungkan diri dengan musuh); membaur; menyatukan diri (8) |
| MENYADAP | Mengambil air (getah) dari pohon dengan menoreh kulit atau memangkas mayang atau akar; mendengarkan (merekam) informasi (rahasia, pembicaraan) orang lain dengan sengaja tanpa sepengetahuan orangnya (kiasan) (8) |
| MENYADAU | Mendayung dengan dayung yang panjang; merodok dengan sesuatu yang panjang; menjolok (8) |
| MENYADUR | Menyepuh (dengan emas, perak, dan sebagainya); menyusun kembali cerita secara bebas tanpa merusak garis besar cerita, biasanya dari bahasa lain; mengolah (hasil penelitian, laporan, dan sebagainya); mengikhtisarkan (8) |
| MENYAGAR | Melekatkan (dengan menggunakan lidi ijuk); menyematkan; menjadi keras seperti lidi ijuk (8) |
| MENYAHAP | Menutupi; menudungi (8) |
| MENYAHUT | Menjawab; membalas; menyambut (dengan ucapan) (8) |
| MENYAJAK | Mengarang puisi (8) |
| MENYAKAL | Memukul; menganiaya (8) |
| MENYAKAP | Menggarap tanah atas dasar bagi hasil (8) |
| MENYAKAR | Menyamun; merompak; merampas (8) |
| MENYAKAT | Mengusik (supaya menjadi takut, menangis, dan sebagainya); merisak secara verbal (Melayu Riau) (8) |
| MENYALAH | Menyimpang (arah); melanggar (aturan); menyeleweng; bersalahan (8) |
| MENYALAI | Mengeringkan, mengasapi (ikan, daging, pisang) di atas api; memanaskan (wanita yang baru melahirkan) dengan cara mendekatkannya pada api (8) |
| MENYALAK | Mengeluarkan bunyi salak; menggonggong; merengek (meminta sesuatu) (kiasan) (8) |
| MENYALIN | Menukar (mengganti) dengan yang lain; menurun (tulisan); menulis kembali; meniru; menerjemahkan (8) |
| MENYALIP | Mendahului (dalam perjalanan) (8) |
| MENYALIR | Mengeringkan atau menyalurkan air yang berlebihan atau air yang tidak diperlukan (8) |
| MENYALUT | Melapis; menyampul; membungkus (8) |
| MENYAMAI | Menyerupai; sama dengan; membandingi; menandingi (8) |
| MENYAMAK | Memasak atau memproses kulit binatang agar menjadi berwarna, tahan lama, dan halus; menggelas benang layang-layang (8) |
| MENYAMAN | Menuntut; mendakwa; menyita (8) |
| MENYAMAR | Mengubah rupa (tidak memperlihatkan keadaan yang sebenarnya); menjadikan diri sebagai; menyaru; menyusup; menyelinap (8) |
| MENYAMBI | Melakukan pekerjaan lain di samping pekerjaan pokok pada waktu senggang; melakukan kegiatan rangkap (8) |
| MENYAMPU | Merana; melawan penyakit yang dibuat orang, misalnya dengan perantaraan orang pandai (8) |
| MENYAMUN | Merampok (harta orang); merampas (8) |
| MENYANYA | Merendang (menggoreng tidak dengan minyak); menyangrai (Melayu Jakarta) (8) |
| MENYANYU | Merepet; meracau; menyanyah (8) |
| MENYAPIH | Menghentikan anak menyusu; menyarak; (pada ternak) mengakhiri periode anak binatang menyusu pada umur tertentu, misalnya karena anak sudah dapat memakan pakan ternak dewasa; (pada tanaman) memindahkan benih yang sudah berkecambah dari persemaian lama ke persemaian baru yang lebih besar (8) |
| MENYAPUT | Menutup (membalut dan sebagainya) dengan apa saja yang merupakan lapisan tipis; meliputi; memiliki lapisan luar yang lebih keras daripada lapisan dalamnya (8) |
| MENYARAK | Menceraikan (istri); memisahkan; menyapih (anak) (8) |
| MENYARAP | Makan sesuatu pada pagi hari (sebagai alas perut agar terhindar dari sakit perut yang kosong); makan pagi; berhamburan seperti sarap; tidak berharga; memberi alas atau lapik barang yang tipis-tipis (seperti daun, kain) (8) |
| MENYARAT | Sangat penuh (8) |
| MENYARUK | Menyandung; mendapat untung; mujur (dalam perjudian) (8) |
| MENYARUT | Menggeser; menggosok (8) |
| MENYASAK | Menyisir rambut sejumput demi sejumput ke arah terbalik (ke arah kulit kepala) sampai mengembang, kemudian menatanya sesuai dengan model rambut yang diingini (8) |
| MENYASAP | Mencabuti (rumput dan sebagainya); menyiangi; menghapus (tulisan dan sebagainya) (8) |
| MENYASAR | Sesat; salah jalan; membidik; menuju; mengarah (kepada) (8) |
| MENYASAU | Makan banyak-banyak (8) |
| MENYATIH | Mendenda (8) |
| MENYAURI | Membelit-belit pada (8) |
| MENYAWER | Meminta uang kepada penonton atau penonton memberi uang kepada pemain (pada pertunjukan keliling, seperti kuda kepang, topeng) (Melayu Jakarta); menebarkan uang, beras, dan sebagainya kepada undangan oleh pengantin (Sunda) (8) |
| MENYAYAT | Mengiris (tipis-tipis); mengiris untuk memisah-misahkan atau menguliti; meracik (8) |
| MENYEBAL | Menyimpang (dari patokan, hukum, dan sebagainya) (8) |
| MENYEBAR | Menghamburkan; menyiarkan (kabar dan sebagainya); menabur (benih dan sebagainya); membagi-bagikan; mengirimkan (8) |
| MENYEBAT | Memukul dengan barang yang kecil dan tidak kaku; mencuri (menyerobot, mencopet, dan sebagainya) (8) |
| MENYEBIT | Menyayat (mengoyakkan) berkeping-keping; menjonjot (kapas dan sebagainya) (8) |
| MENYEBUK | Masuk menyusup atau menyela (ke dalam kerumunan orang dan sebagainya); masuk (turut campur) dalam percakapan (8) |
| MENYEBUT | Memberi nama (kepada); menyatakan nama sesuatu; menamakan; mengucapkan nama (benda, orang, dan sebagainya); memanggil nama; melisankan (kata dan sebagainya); mengucapkan; melafalkan; memperkatakan (menceritakan dan sebagainya); mengatakan (8) |
| MENYEDOT | Mengisap; menghirup; mengambil bagian lain; menghabiskan (kiasan); menggunakan; mempekerjakan (kiasan) (8) |
| MENYEDUH | Menyiram atau mencampur sesuatu dengan air panas; memanaskan cairan (air, susu) tidak sampai mendidih (8) |
| MENYEGAK | Membentak; menghardik (8) |
| MENYEGEL | Membubuhkan meterai; membubuhkan cap (dengan lak dan sebagainya) pada surat rahasia; menutup rumah (bangunan, barang, dan sebagainya) yang disita dengan menempelkan segel pada pintu dan sebagainya (8) |
| MENYEKAP | Menaruh di tempat yang tertutup; memeram buah-buahan (ditutup rapat-rapat dengan daun pisang dan sebagainya); mengurung (menutup, memingit) dalam kamar dan sebagainya; menahan (dalam penjara); memenjarakan (8) |
| MENYEKAR | Berziarah ke kubur (dengan membawa bunga untuk ditaburkan) (8) |
| MENYEKAT | Memberi sekat (berdinding) supaya ada batasnya; memisahkan dengan sekat; menyekati; menahan (mengempang dan sebagainya); merintangi; mengalangi; menyekati; membatasi (diri); mengasingkan (diri); mengekang (diri) (8) |
| MENYELAK | Membuka atau menyingkap (kain, selubung, tirai, dan sebagainya); menyingkapkan; menyingsingkan; menutup (mengunci) dengan selak; menyelip di antara atau di tengah-tengah antrean (tidak ikut antre dari belakang); mendesak; membangatkan; menggesa-gesakan (8) |
| MENYELAM | Masuk ke dalam air; masuk dalam-dalam; membenam; menghunjam; menyuruk; menyeluduk (kiasan); menyelam untuk mencari sesuatu (kiasan) (8) |
| MENYELAP | Masuk ke dalam tubuh (tentang roh jahat dan sebagainya); merasuk; menimpa (tentang penyakit, kegelisahan, kemarahan, dan sebagainya); menyerang (8) |
| MENYELAR | Memberi tanda (cap) dengan besi yang membara; membakar; menghanguskan; menggoreng; menjalar (tentang ular, tumbuhan merambat); melata (8) |
| MENYELAT | Berlayar melalui selat; berubah atau berbentuk seperti selat; masuk di sela-sela; menyelip; menyelit (8) |
| MENYELIA | Melihat; mengawasi (8) |
| MENYELIP | Menyelinap; menyusup; mengasah; menggosok (8) |
| MENYELIR | Mendesir (8) |
| MENYELOT | Mengunci (8) |
| MENYELUK | Memasukkan tangan (jari dan sebagainya) ke dalam lubang (liang, saku, dan sebagainya); merogoh; mencekuh (8) |
| MENYEMAI | Menanam (menaburkan) benih (biji-bijian) di tempat yang tersedia untuk menghasilkan bibit tanaman yang akan ditanam lagi di tempat lain (8) |
| MENYEMAK | Menyerupai semak; tumbuh sebagai atau menjadi semak; kotor karena banyak semaknya; kusut-kusut tidak keruan; tidak teratur (tersusun) (kiasan); kusut kacau (pikiran); bingung; gelisah; susah hati (kiasan) (8) |
| MENYEMAT | Mencantumkan; melekatkan (menempelkan) sesuatu dengan menusukkan semat (peniti, lidi, jarum) supaya melekat (bersambung dan sebagainya) (8) |
| MENYEMIR | Menggilapkan dengan semir; meminyaki (mesin dan sebagainya) supaya lincir; memberikan uang sogok; menyogok (kiasan) (8) |
| MENYEMUT | Berkerumun (berduyun-duyun dan sebagainya) banyak sekali bagaikan semut; sangat banyak (kiasan) (8) |
| MENYENAK | Menjadi senak (rasa hati dan sebagainya); terhenti dan menjadi penuh (tentang air) (8) |
| MENYENDI | Memberi sendi; menyalut (8) |
| MENYENTA | Menolak (permohonan, permintaan, dan sebagainya) (8) |
| MENYEPAH | Mengunyah sesuatu untuk mengambil sarinya kemudian membuang ampasnya (8) |
| MENYEPAK | Memukul dengan kaki; menendang; mendepak; menampar; menempeleng (8) |
| MENYEPAN | Membatasi hanya secukupnya; menarik supaya tegang; meregangkan (8) |
| MENYEPEL | Mengeja (8) |
| MENYEPIT | Menjepit dengan sepit; menggunakan alat jepit (tang, pinset, dan sebagainya); menjepit atau menekan di antara kaki atau lengan (8) |
| MENYEPUH | Menuakan warna emas dengan campuran sendawa, tawas, dan sebagainya; menyadur (dengan emas, perak, nikel, dan sebagainya); mengeraskan pisau, sabit, dan sebagainya dengan cara dibakar lalu dicelupkan ke dalam air; mewarnai kue dan sebagainya (8) |
| MENYEPUK | Membuang (melemparkan) begitu saja; menyerobot (8) |
| MENYERAH | Berserah; pasrah; memberikan dirinya kepada yang berwenang; menurut saja (sekehendak orang); tidak melawan; mengaku kalah; tunduk (tidak akan melawan lagi) (kiasan); lempar handuk (8) |
| MENYERAK | Memencar ke mana-mana; menyebar (8) |
| MENYERAP | Masuk ke dalam melalui liang renik (terutama tentang barang cair); meresap; merembes; mengisap (tentang suatu benda terhadap barang cair); masuk (meresap) benar-benar (ke dalam badan, hati, dan sebagainya) (kiasan); amat mesra (tentang persahabatan) (kiasan); membawa masuk sehingga seperti menjadi sendiri (tentang budaya asing dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENYERBU | Mendatangi dengan maksud melawan (melukai, memerangi); menyerang; mendatangi atau memasuki beramai-ramai; mendatangi (mendekati) beramai-ramai untuk mendapat berita atau memotret (8) |
| MENYERET | Menghela, menarik maju (barang yang dihela bergeser di tanah atau di air); menarik; memaksa ikut (turut); menarik dengan paksa; membawa (orang) dengan paksa (kiasan); menghadapkan ke pengadilan (kiasan); memindahkan ikon atau item yang sudah dipilih di layar komputer dengan mengkliknya menggunakan tetikus dan menariknya ke tempat yang baru (kiasan/Komputer) (8) |
| MENYEROK | Menyauk atau meraup benda-benda yang terdapat dalam air dan sebagainya; mencedok (8) |
| MENYEROT | Mengisap; menyedot; menghirup (8) |
| MENYERTU | Mencuci bagian tubuh yang kena najis (seperti dijilat anjing) (8) |
| MENYERUM | Mengobati dengan (menginjeksikan) serum (8) |
| MENYERUT | Melicinkan kayu dan sebagainya dengan serut; mengetam (8) |
| MENYESAH | Memukul dengan barang yang melenting; menyembat; mencuci dengan membanting-bantingkan pada batu (tentang pakaian dan sebagainya) (8) |
| MENYESAK | Menyempit; menjadi tidak longgar (tentang ukuran besar); menjadi penuh sesak (berjejal-jejal); mendesak-desak; menjadi sesak atau sukar (tentang napas, kehidupan) (8) |
| MENYESAL | Merasa tidak senang atau tidak bahagia (susah, kecewa, dan sebagainya) karena (telah melakukan) sesuatu yang kurang baik (dosa, kesalahan, dan sebagainya) (8) |
| MENYESAP | Minum dengan mengisap (seperti burung atau binatang); mengisap (tentang barang cair); menyusu (8) |
| MENYESAR | Pindah atau beralih tempat sedikit; bergeser (8) |
| MENYETEL | Memutar untuk menyesuaikan jarum jam (tentang arloji); memasang (membunyikan) radio dengan menepatkan gelombangnya; memasang (mengatur dan sebagainya) roda, mesin, dan sebagainya; mencocokkan supaya sesuai (8) |
| MENYETEM | Menala (melaraskan musik); mengundi (menentukan dengan pemungutan suara); memberikan suara (dalam pemilihan dan sebagainya) (8) |
| MENYETIK | Menjengkal; membuat setik (8) |
| MENYETIP | Menghapus (tulisan dan sebagainya) (8) |
| MENYETIR | Memegang setir; mengemudikan (mobil); mengendalikan (kegiatan dan sebagainya) tanpa menampakkan diri (kiasan) (8) |
| MENYETOP | Menghentikan; menyuruh berhenti (8) |
| MENYETOR | Membayar; memasukkan; menyerahkan (8) |
| MENYETUI | Memberi restu (8) |
| MENYETUM | Memasak dan sebagainya dengan uap; mengukus (8) |
| MENYEWAT | Menyambar; menggaet; menjambret (8) |
| MENYIBAK | Memisahkan; membelah atau menyiah (rambut, air, dan sebagainya) ke kiri atau ke kanan (8) |
| MENYIBUK | Mengawasi dari kejauhan dan sebagainya; mengintai; mengintip (Minangkabau) (8) |
| MENYIDAI | Mengebiri; menggantung (menjemur, mengangin-anginkan) supaya kering (8) |
| MENYIDIK | Memeriksa; menyelidik; mengamat-amati (8) |
| MENYIGAR | Membelah (8) |
| MENYIHIR | Menggunakan sihir; memukau; memesona; membuat sangat terpikat (penonton dan sebagainya) (8) |
| MENYIKAP | Memeluk erat-erat; mendekap; memegang (senjata) (8) |
| MENYIKAT | Membersihkan dengan sikat; menyisir rambut; menggemburkan tanah dengan sikat (garu); merampas atau menyerobot habis-habisan (kiasan); menghabiskan sama sekali (kiasan) (8) |
| MENYIKSA | Menghukum dengan menyengsarakan (menyakiti, menganiaya, dan sebagainya); berbuat dengan menyengsarakan (menyakiti, menganiaya, dan sebagainya); berbuat bengis kepada yang lain dengan menyakiti (menganiaya dan sebagainya) (8) |
| MENYIKUT | Menyinggung (mendesak) dengan sikut; menyikukan; bermain sikut-sikutan (8) |
| MENYILAM | Menjadi gelap (kelam, redup) (8) |
| MENYILAP | Menyebabkan silap (salah penglihatan); mengelabui mata; menipu (kiasan) (8) |
| MENYILAT | Menangkis serangan atau pukulan (8) |
| MENYILAU | Meninjau (sesuatu yang jauh letaknya); mengunjungi (8) |
| MENYILIH | Mengganti; menukar; memberi ganti (kerugian dan sebagainya); bertukar kulit (tentang ular, kadal, dan sebagainya); berubah menjadi; meminjam (Minangkabau) (8) |
| MENYILIK | Melihat dengan sembunyi-sembunyi; mengintai; mengintip (8) |
| MENYIMAK | Mendengarkan (memperhatikan) baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca orang; meninjau (memeriksa, mempelajari) dengan teliti (8) |
| MENYIRAM | Mencurahkan air dan sebagainya pada; mengguyur; mendirus; membersihkan dengan mengguyurkan air pada (8) |
| MENYIRAT | Merajut tali jala (8) |
| MENYIREP | Memantrai agar orang tertidur; memadamkan; memberhentikan (8) |
| MENYIRIK | Berpantang (makan makanan tertentu dan sebagainya) (8) |
| MENYIRIP | Menyerupai sirip; menyerupai tulang ikan atau bulu unggas (tentang sistem pembagian bidang, penulangan, atau percabangan tumbuhan) (Botani) (8) |
| MENYISAI | Meninggalkan sedikit (8) |
| MENYISIH | Menyingkir; menghindar; menjauhkan diri; pergi menjauhi; mengasingkan diri (8) |
| MENYISIK | Membuang sisiknya (tentang ikan sebelum dimasak); meraut (bambu, pensil, lidi, dan sebagainya); membersihkan pohon atau batang dari duri-durinya; memeriksa baik buruknya ayam sabung dengan menilik sisik pada kaki ayam itu; menangkap ikan dengan menyebarkan sisik ikan ke aliran air selokan dan menunggu ikan dengan tangguk (Minangkabau) (8) |
| MENYISIP | Menyelip (di antara dua benda atau di sela-sela sesuatu); memasang genting baru di sela-sela yang lama untuk mengganti yang pecah; menanam tanaman baru sebagai pengganti yang mati atau kurang baik di sela-sela jajaran tanaman; menisik(i) kain, kaus, jaring, dan sebagainya yang sobek atau bolong; memberi sisipan (seperti el, em, dan er) pada suatu kata (Linguistik) (8) |
| MENYISIR | Merapikan (rambut) dengan sisir; menggaru (tanah); meratakan (tanah) dengan garu dan sebagainya; memiliki segmen yang banyak, rapat, dan sempit sehingga menyerupai sisir (Biologi); menyusur (pantai dan sebagainya); berjalan dan sebagainya sepanjang tepi; menyerempet; memeriksa satu per satu (8) |
| MENYITAT | Mengutip; menukil; menyitir (8) |
| MENYITIR | Menyebut atau menulis kembali kata-kata yang telah disebut (ditulis) orang lain; mengutip (8) |
| MENYOBAT | Menjadikan sobat baik; mengambil hati orang; mendekati (kiasan) (8) |
| MENYOBEK | Mencabik(kan); merobek (8) |
| MENYODET | Menoreh atau merobek dengan benda tajam atau runcing; membuat terusan untuk mengalirkan air ke saluran lain (8) |
| MENYODOK | Menggali (membalikkan) tanah dengan sodok; menajak; menolak; mendorong; menyorong (becak dan sebagainya); menumbuk (menekan) dengan tangan terkepal atau dengan benda bulat panjang (di perut dan sebagainya); menggocok; menyetubuhi; mendahului kendaraan lain dengan melarikan kendaraan sendiri cepat-cepat (dalam suatu antrean kendaraan dan sebagainya); menyalip dengan mengebut (8) |
| MENYOGOK | Merogoh; mencolok; menjolok (ke dalam liang dan sebagainya); menyuap; memberi suap (kiasan) (8) |
| MENYOKOM | Melumas muka dengan arang dan sebagainya (8) |
| MENYOPIR | Mengemudikan mobil (8) |
| MENYOROT | Bersinar; memancar (sinarnya); menyoroti (8) |
| MENYOSOH | Memutihkan atau membersihkan beras dan sebagainya dengan menumbuk perlahan-lahan; menceruh; menyerang secara serentak; menyerang bersama-sama; melakukan sesuatu dengan sangat giat dan bersemangat (8) |
| MENYOSOK | Memasang rangka (perahu, rumah, dan sebagainya); memulai (membuat, mendirikan) (Minangkabau) (8) |
| MENYOSOR | Menyerang dengan paruh (tentang angsa) (8) |
| MENYOYAK | Mengoyak(kan) (8) |
| MENYUAPI | Memberi makanan dengan memasukkan makanan ke dalam mulut; memberi uang suap (kiasan) (8) |
| MENYUBAL | Mencampur dengan barang yang kurang baik mutunya (supaya kelihatan banyak, bertambah berat, dan sebagainya) (8) |
| MENYUDET | Membelokkan aliran air (8) |
| MENYUDIP | Menyendok dan sebagainya dengan sudip; melonjong atau menjorong, tetapi kemudian menyempit ke pangkalnya yang memanjang (Biologi) (8) |
| MENYUGAR | Menyisir rambut dengan jari tangan (8) |
| MENYUGUN | Merenggut rambut (kepala) (8) |
| MENYUKAI | Suka akan; suka kepada; menggemari; menaruh minat pada; menaruh kasih kepada; mencintai; menyayangi (8) |
| MENYULAM | Membordir; menyuji; menukar (menyilih) tanaman yang mati dengan tanaman yang sehat (8) |
| MENYULAP | Mengubah rupa barang dan sebagainya dengan cara yang ajaib; bermain sulap; mengubah sesuatu dengan cepat (kiasan); menggelapkan (uang, barang, dan sebagainya); memalsukan (8) |
| MENYULIH | Mengganti; mewakili (8) |
| MENYULUH | Menerangi (dengan suluh); mencari ikan (lebah dan sebagainya) dengan suluh; mencari keterangan; menyelidiki; memata-matai; memberi petunjuk, penjelasan, penggunaan, dan sebagainya (tentang bahasa, hukum, dan sebagainya) dalam waktu tertentu dan diakhiri dengan tes (8) |
| MENYULUR | Menjalar; menjulur (8) |
| MENYULUT | Memasang (api dan sebagainya); menyalakan; menyundut (8) |
| MENYUMBI | Memperbaiki tepi suatu benda yang rusak; menambal (mengisi) gigi yang berlubang; mengganti papan baru pada perahu dan sebagainya; melapisi gigi dengan emas atau perak (8) |
| MENYUNAM | Menukik; menyelundup; menghunjam (8) |
| MENYUNAT | Memotong kulup; mengkhitan; menyupit; memotong secara tidak sah (tentang gaji dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| MENYUPIT | Mengkhitan; menyunat (Jawa) (8) |
| MENYURAI | Mencerai-beraikan; membubarkan (8) |
| MENYURAT | Membuat surat; menulis (8) |
| MENYURIH | Menggores; menggaris (8) |
| MENYURUH | Memerintah (supaya melakukan sesuatu); memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus (8) |
| MENYURUK | Menyeluduk atau menyusup dengan merangkak atau membungkuk; menyembunyikan diri; bersembunyi (kiasan) (8) |
| MENYUSUK | Menusuk; mencocok; mencocokkan pasak ke; memasukkan jarum emas, intan, dan sebagainya ke dalam kulit, badan supaya cantik; membakalkan (memulai, membuat) negeri; menyosok (8) |
| MENYUSUL | Mengikuti atau mengejar sesuatu yang ada di depan; datang kemudian; mengikuti; memperbaiki suatu keterbelakangan (misalnya dalam pekerjaan, pelajaran, dan sebagainya) dengan tindakan dan perbuatan, seperti bekerja atau belajar lebih rajin; mengerjakan sesuatu agar jangan ketinggalan; merunut atau mengikuti (jejak dan sebagainya); mengusut (menyelidiki) untuk menemukan sesuatu; menyambung (isi) surat yang terdahulu (8) |
| MENYUSUN | Mengatur dengan menumpuk secara tindih-menindih; menaruh berlapis-lapis; mengatur secara baik; menempatkan secara beraturan; membentuk pengurus (panitia dan sebagainya); merencanakan; mengarang buku (kamus, ensiklopedia, dan sebagainya) (8) |
| MENYUSUP | Menyuruk (menyeluduk) ke bawah atau ke dalam sesuatu; masuk ke dalam (hutan, semak-semak, dan sebagainya); masuk secara diam-diam ke daerah musuh; merembes ke daerah musuh; menyerap; meresap (8) |
| MENYUSUR | Berjalan (berlayar dan sebagainya) sepanjang susur; menuruti bagian tepi …; mengulum susur (tembakau) (8) |
| MENYUTRA | Menyerupai sutra; memiliki permukaan yang tertutup bulu-bulu halus panjang yang rapat (Botani) (8) |
| MENYUWIR | Menyobek panjang; menyobek kecil-kecil (8) |
| MENZARAH | Pecah menjadi zarah; hancur lebur (8) |
| MENZIKON | Resimen Zeni Konstruksi (akronim) (8) |
| MERABUKI | Memberi (membubuhi, menaburi) rabuk pada; memupuki (8) |
| MERABUNG | Membubung tinggi; meninggi; memuncak (8) |
| MERABUNI | Mengasapi (rumah, orang sakit) dengan asap dupa yang dibakar (8) |
| MERACANG | Berjualan bumbu dapur, sayuran, serta keperluan rumah tangga sehari-hari (Jawa) (8) |
| MERACUNI | Memberi racun pada; merusak pikiran, jiwa (kiasan) (8) |
| MERADANG | Marah sekali; geram; jengkel sekali; menjadi bengkak dan keluar getah bening (darah, rajah) disertai demam (8) |
| MERAGANG | Memanjat dengan berpegangan pada apa yang dipanjat (8) |
| MERAHAPI | Warna merah seperti bara api (8) |
| MERAHIMI | Menaruh belas kasih kepada; mengasihani (8) |
| MERAHLAK | Merah seperti warna lak (8) |
| MERAHTUA | Merah yang agak kehitam-hitaman; merah hati (8) |
| MERAJANG | Mengiris (menyayat) tipis-tipis atau kecil-kecil; meracik (8) |
| MERAKYAT | Sampai ke rakyat; sudah populer dalam kehidupan rakyat; bersifat (berlaku) seperti rakyat atau orang kebanyakan; memasyarakat (8) |
| MERALGIA | Nyeri pada paha (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MERAMBAH | Membabat; menebang; memangkas (tumbuh-tumbuhan); membuka atau menebang (tentang hutan); merintis (jalan); memarang (menembaki, memukul banyak-banyak sekaligus); menjelajah (8) |
| MERAMBAI | Jenis pohon pada suku Anacardiaceae (Melanochyla) (8) |
| MERAMBAK | Menjalar ke segala penjuru (tumbuh-tumbuhan yang menjalar); bertambah banyak; bertambah luas; menjadi seperti rambak; menyerupai lembaran yang kering dan melisut (Biologi) (8) |
| MERAMBAN | Mencari daun-daunan yang muda untuk makanan kambing dan sebagainya; mencari daun-daunan yang muda untuk sayuran; membaca dan meninjau dengan cepat berkas dalam komputer atau situs dalam internet (8) |
| MERAMBAT | Bertambah banyak (tentang tumbuh-tumbuhan); merambak; meluas; menjalar (tentang api ganas); menular (tentang penyakit); tersiar (tentang kabar, berita); meluas dan berkepanjangan (tentang percakapan); menjalar (merayap) naik (8) |
| MERAMBEH | Pergi (berziarah, mengunjungi keluarga) beramai-ramai (8) |
| MERAMBUT | Berhelai-helai seperti rambut; menyerupai rambut; berbentuk ramping, halus, panjang, lurus, dan menyempit ke ujungnya yang tajam (Biologi) (8) |
| MERAMPAI | Mencampur berbagai-bagai jenis (8) |
| MERAMPAK | Melanggar hingga roboh; melanda; menyerang (8) |
| MERAMPAS | Mengambil dengan paksa (dengan kekerasan); merebut; menyamun; membegal; menyabot; menyita (8) |
| MERAMPAT | Memukul dengan parang (tongkat, cambuk) sekaligus; membabat (memangkas) sekaligus; menjadi rata (8) |
| MERAMPOK | Mencuri dengan paksa (biasanya dilakukan oleh lebih dari satu orang); merampas dengan kekerasan; mencuri barang (uang) dalam jumlah banyak (8) |
| MERANCAK | Menetak-netak; memenggal-menggal; mengerat-ngerat (Jawa) (8) |
| MERANCAP | Melakukan rancap; menajamkan senjata (8) |
| MERANDAI | Berjalan melalui (menyeberangi); mengarungi (sungai, lalang, dan sebagainya) (8) |
| MERANDAK | Berjalan perlahan-lahan di landasan (tentang pesawat terbang) (8) |
| MERANDAT | Berjalan (bergerak) perlahan-lahan (8) |
| MERANDAU | Mencampur makanan dengan bahan makanan lain supaya lebih sedap atau lebih banyak (8) |
| MERANDEK | Berhenti karena sesuatu; terhenti (8) |
| MERANDUK | Mengarungi (sungai, padang) (8) |
| MERANGAH | Berlaku (bertindak) congkak (angkuh, pongah) (8) |
| MERANGAI | Membersihkan (menghilangkan, mencabuti) rumput dan sebagainya di sawah dan sebagainya; menyiangi (8) |
| MERANGAK | Berbuat ribut (8) |
| MERANGGI | Pembuat warangka (sarung keris yang terbuat dari kayu (ada yang bersalut logam) atau terbuat dari logam) (8) |
| MERANGIN | Kabupaten di Provinsi Jambi (8) |
| MERANGSI | Perdu yang batangnya bulat, daunnya menjorong dan melonjong, bunganya majemuk terbatas, berwarna kuning, buahnya merah, dapat digunakan sebagai tanaman obat (Carallia suffruticosa) (8) |
| MERANGUM | Merebut (menangkap) dengan paksa; merenggut (8) |
| MERANJAT | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan (8) |
| MERANSUM | Mencampur bahan-bahan untuk pakan ternak dengan ukuran tertentu (8) |
| MERANTAI | Mengikat dengan rantai; membelenggu (8) |
| MERANTAS | Menebas (rumput dan sebagainya); memotong (8) |
| MERANTAU | Berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dari satu sungai ke sungai lain dan sebagainya); pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dan sebagainya) (8) |
| MERANTUK | Melanggar; membentur (8) |
| MERANYAH | Mendahului mengambil (tentang lauk-pauk); selalu menangis; rewel (tentang anak kecil); gelisah (8) |
| MERANYAU | Meracau; mengigau (8) |
| MERANYUN | Meracau; mengigau (8) |
| MERAPATI | Mendekati dengan perlahan-lahan dan berhati-hati; menghampiri; meramahi; mengaribi (untuk memperbaiki persahabatan); memenuhi hingga padat (8) |
| MERAPUNG | Mengapung di air (8) |
| MERARASI | Meluruhkan; menggugurkan; merontokkan (tentang daun) (8) |
| MERASANI | Membicarakan kejelekan atau kekurangan seseorang (dilihat dari segi negatif) (8) |
| MERATAPI | Menangisi disertai ucapan yang menyedihkan (8) |
| MERAWANG | Mengerjakan sesuatu secara tidak teratur; mengawur; merawak; merambang; makan bersama di alam terbuka (Melayu Jambi) (8) |
| MERAYANG | Merasa agak pening; pusing karena dipukul (8) |
| MERAYAPI | Merayap (pada, di); muncul pelan-pelan (di); menyelubungi (8) |
| MERBULAN | Pohon yang dapat tumbuh tinggi hingga 50 m dengan diameter mencapai 150 cm, akar berbanir, umumnya tumbuh di daerah dataran rendah atau perbukitan dengan kisaran ketinggian 1.000-2.000 mdpl; sendok-sendok; pohon labu (Endospermun malaccense) (8) |
| MERCEDES | Kota di Argentina (8) |
| MERCUAPI | Menara yang dibangun di pantai, pulau kecil di tengah laut, daerah berbatu karang, dan sebagainya, yang memancarkan sinar isyarat pada waktu malam hari untuk membantu navigasi; menara api; menara suar; mercusuar (8) |
| MERDINAH | Tanaman menjalar yang tumbuh di dataran tinggi, daunnya mengandung minyak permen (Mentha) (8) |
| MEREGANG | Menjadi tegang (tidak kendur); menarik; merenggut; merebut dengan paksa (8) |
| MEREJANG | Memecahkan (membongkar) (8) |
| MEREJENG | Menangkap (memegang) bersama-sama (8) |
| MEREKAIR | Huruf, lukisan, garis, dan sebagainya pada kertas yang tampak jelas apabila kertas itu dilihat sambil dihadapkan ke sinar matahari atau lampu (sebagai tanda pengaman pada kertas-kertas berharga, seperti uang, cek, dan wesel, untuk menghindari pemalsuan) (8) |
| MEREKRUT | Mendaftar (memasukkan) calon anggota baru (8) |
| MERELANG | Berkilap; cemerlang (8) |
| MERELANI | Kota di Tanzania (8) |
| MERELUNG | Berkeluk; berjeluk; berbentuk seperti kubah (8) |
| MEREMANG | Merasa seram; tegak (bulu badan); meleleh (air mata); bersimbah (peluh) (8) |
| MEREMBAH | Meleleh (air mata) (8) |
| MEREMBES | Meresap ke luar atau ke dalam (tentang barang cair); tiris; menyusup (dengan diam-diam) (kiasan); menjalar perlahan-lahan (kiasan) (8) |
| MEREMBET | Menyebabkan tidak dapat berjalan (bergerak) dengan leluasa; mengganggu; merintangi; maju (bergerak) perlahan (tersendat-sendat); merangkak (kiasan); merambat, menjalar (tentang api, wabah); menyangkut-nyangkut atau membawa-bawa orang (perkara) lain-lain; melibatkan; menyangkutkan; memasukkan dalam perkara (8) |
| MEREMBIH | Meleleh (tentang air mata) (8) |
| MEREMPAH | Berlari menginjak-injak (tanaman dan sebagainya); menjelajah; mengembara; menyiangi (sawah); membubuh(i) rempah; mencampuri dengan rempah-rempah; membubuhi dengan minyak bau-bauan; mereaksi (8) |
| MEREMPUH | Menempuh (mencari jalan dan sebagainya) dengan paksa; menyerbu (8) |
| MERENCAH | Berjalan melalui lumpur (bencah dan sebagainya); menginjak-injak; menggemburkan tanah di sawah (dengan membiarkan kerbau menginjak-injak tanah itu hingga seperti dibajak); melunyah sawah; menempuh (bahaya dan sebagainya) (kiasan); tidak tetap pendirian (pekerjaan dan sebagainya); melakukan berbagai pekerjaan bersama-sama (tetapi tidak ada yang selesai) (8) |
| MERENCAM | Tidak nyata atau tidak jelas kelihatan; mengaburkan mata (karena terlampau banyak atau karena halus sekali) (8) |
| MERENDAH | Menjadi rendah; menurun; tidak menyombong (angkuh) (8) |
| MERENDAM | Menaruh di dalam air (barang cair) beberapa lamanya (8) |
| MERENDUK | Menanam padi yang berusia satu bulan (Melayu Medan) (8) |
| MERENGAP | Mengap-mengap; mengah-mengah (lelah) (8) |
| MERENGAS | Memernis; mengilapkan (8) |
| MERENGAT | Merembes; menetes; keluar keringat (lahar) (8) |
| MERENGEH | Meringkik (tentang kuda) (8) |
| MERENGEK | Meminta sesuatu dengan mendesak (sambil menangis-nangis kecil dan sebagainya) (8) |
| MERENGSA | Bermalas-malas; segan-segan (bekerja dan sebagainya) (8) |
| MERENGUS | Masam mukanya; tampak geram (marah); serba keras dan kasar kata-katanya (karena marah) (8) |
| MERENGUT | Bersungut-sungut; mencomel; tampak keruh (masam) mukanya (8) |
| MERENJIS | Memercik(kan) (8) |
| MERENTAK | Mengentak-entakkan kaki (karena marah dan sebagainya); menyentak; merenggut (8) |
| MERENTAP | Merentak-rentakkan; mengentak-entakkan (8) |
| MERENTAS | Meretas; memintas; merintis (8) |
| MERENTIK | Berasa sakit; nyeri (8) |
| MERENUNG | Memandang; menatap; menjenguk; diam memikirkan sesuatu; termenung; termangu (8) |
| MERENYEH | Meminta sesuatu terus-menerus dengan kata-kata yang tidak begitu jelas; merengek (8) |
| MERENYOK | Mengangkat kemudian menjatuhkan keras-keras ke bawah dan menarik atau menggoyang-goyang (tentang karung beras supaya padat isinya) (Aceh) (8) |
| MERENYUK | Menjadikan renyuk; mengumalkan; merajuk; lekas-lekas berdiri (karena marah dan sebagainya) (8) |
| MERENYUT | Berdenyut (8) |
| MEREPANG | Memangkas rata; meratakan (8) |
| MERESAPI | Masuk ke dalam bidang atau sesuatu dengan rata atau datar dan semua bidang atau sesuatu itu mendapat bagian yang sama; meresap ke dalam; menikmati (kiasan) (8) |
| MERESTUI | Memberi berkat; mendoakan; memengaruhi baik atau buruk; memesona (8) |
| MEREVISI | Memperbaiki; memperbarui (8) |
| MEREWANG | Oleng (tentang perahu); tidak tetap (selalu berpindah-pindah); merawak; merambang; mengawur (8) |
| MERIDIAN | Lingkaran khayal pada permukaan bumi, dibuat pada peta dan bola dunia sebanyak 180 buah dengan jarak satu derajat antara satu dan lainnya, yang berpotongan dari kutub utara dan kutub selatan, digunakan untuk menetapkan letak tampak pada permukaan bumi dengan arah timur-barat satuan derajat; garis bujur (Geografi dan Geologi); kota di Amerika Serikat (8) |
| MERIGNAC | Kota di Prancis (8) |
| MERIKARP | Bagian buah yang seakan-akan matang sebagai buah terpisah (Biologi) (8) |
| MERINCIS | Mengiris kecil-kecil; menyayat; meracik; mengerat kecil-kecil (8) |
| MERINGIH | Meringkik (8) |
| MERINGIK | Meminta sesuatu dengan tangis kecil; merengek; mengerang; mengeluh (8) |
| MERINGIS | Menyeringai; muka masam karena kecewa dan sebagainya (8) |
| MERINGUE | Campuran putih telur dan gula yang dikocok hingga kaku, dimasak, dan digunakan untuk membuat kue (8) |
| MERINTAS | Memintas; melintas (8) |
| MERINTIH | Mengerang (karena kesakitan dan sebagainya); mengeluh; mengesah (kiasan) (8) |
| MERINTIS | Membuka jalan kecil (setapak) dengan menebangi kayu-kayu di hutan; membuat batas-batas (pancang dan sebagainya) di tanah yang akan dipakai untuk jalan; memelopori (mengerjakan untuk pertama kali) (8) |
| MERISTEM | Jaringan pada tumbuhan yang terdiri atas sel yang dapat membelah dengan cepat, membentuk sel-sel baru, misalnya pada ujung tangkai daun, bunga, dan akar (Biologi) (8) |
| MERISTIK | Bagian badan yang dapat dihitung dan merupakan ciri suatu ras, seperti sirip punggung dan sirip dubur (Perikanan) (8) |
| MERKARAS | Pohon yang tingginya mencapai 30 m, daun elips, bunga payungan berwarna kuning pucat, buah kapsul, kayu agak ringan dan lunak berwarna kuning digunakan sebagai kasau balok dan papan lantai; bengkaras (Norrisia malaccensis) (8) |
| MERKATAK | Mulai berbunga dan sebagainya secara serentak (tentang tanaman padi dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| MERLILIN | Burung arboreal, berukuran besar, berparuh dan bertanduk besar yang berwarna gading, bulu hitam kecuali perut, paha, dan penutup ekor bawah putih, habitat di hutan dan kebun, pemakan buah dan tikus, persebaran di kawasan Sumatra, Kalimantan, dan Jawa (Anthracoceros albirostris) (8) |
| MERLIMAU | Tumbuhan yang kayunya biasa dijadikan tongkat karena mempunyai surih-surih yang bagus (Paramignia monophylla) (8) |
| MERODONG | Tiba-tiba berjumpa (dengan); memergoki; menyandung; melanggar; menempuh (hutan dan sebagainya); mengembara ke mana-mana (8) |
| MEROGONI | Perkembangan dari sebagian telur atau fragmen telur (Zoologi) (8) |
| MEROJENG | Mencuri padi di sawah dengan jalan menyabitnya (8) |
| MEROMBAK | Mengganti dengan jalan membongkar (merusakkan) yang lama; mengatur (menyusun) kembali dengan mengubah (sebagian) atau membongkar semuanya (8) |
| MEROMPAK | Merampok atau menyamun di laut; merobohkan; merusakkan (8) |
| MEROMPES | Membuang sekaligus kaki binatang yang tidak akan ikut dimakan (kaki kepiting dan lain-lain) (Sunda); memotong sayuran dan membuang bagian yang tidak akan dimakan (Sunda); memotong dan membuang daun atau ranting agar tanaman cepat berbuah (Sunda) (8) |
| MERONGOS | Mudah (lekas) marah (8) |
| MERONIMI | Hubungan leksikal antara objek yang merupakan bagian dari objek lain (Linguistik) (8) |
| MERONYEH | Berkata-kata tidak keruan; bercakap-cakap tidak jelas (seperti orang tua); merepet (8) |
| MERONYOK | Merenyuk; mengumalkan (kertas dan sebagainya) (8) |
| MERPITIS | Pohon, tinggi hingga 35 m, kayunya keras dan liat, rebusan kulit kayunya merupakan obat sakit perut, getahnya digunakan untuk mengobati kudis; kemuntul; semampat; mempitis; kemutun (Cratoxylon formosum) (8) |
| MERPOYAN | Jenis pohon yang menghasilkan kayu untuk bahan bangunan (Rhodamnia trinervia) (8) |
| MERTAPAL | Pohon dengan tinggi dapat mencapai 30 m, umumnya tumbuh di hutan hujan tropis, batang berwarna merah dengan bercak berwarna kelabu, berbunga dan berbuah sepanjang tahun, buah berbentuk lonjong berwarna hijau dengan diameter kira-kira 2 cm, kulit batang atau pucuk daun dapat digunakan sebagai obat; petaling (Ochanostachys amentacea) (Botani) (8) |
| MERTAYAM | Pohon kecil, kayunya dibuat alu dan gagang perkakas; kilayu (Erioglossum rubiginosum) (Botani) (8) |
| MERUBUNG | Mengerumuni; mengelilingi (8) |
| MERUMBAI | Menjadi tertutup oleh berkasan-berkasan bulu mengewol yang mudah terlepas (Biologi) (8) |
| MERUMPUT | Menyabit rumput; sedang makan rumput (tentang lembu, kuda, dan sebagainya); menyiangi rumput yang mengganggu tanaman; bermain aktif (tentang pemain sepak bola) (8) |
| MERUMRUM | Membelai-belai dan membujuk-bujuk (perempuan) (8) |
| MERUMUNG | Merubung; mengerubungi; mengerumuni (8) |
| MERUNDUK | Menunduk (seperti padi yang sudah berbuah); tumbuh tegak lurus dengan bagian ujungnya membungkuk dan rembangnya mendatar (Biologi) (8) |
| MERUNGUS | Menderam (8) |
| MERUNJAM | Menusuk (menikam) dari bawah (8) |
| MERUNJAU | Panjang ramping; kurus tinggi; lampai (8) |
| MERUNTAI | Bergantung terayun-ayun; berjuntai (8) |
| MERUNTAS | Merenggut; menyentak (8) |
| MERUNTIH | Memetik(i) atau mengambil (daun dari ranting, bunga); menanggalkan biji jagung dari tongkolnya; menyobek (8) |
| MERUNTUH | Turun atau menyusup (tentang tentara dan sebagainya); (menjadi) runtuh (8) |
| MERUNTUN | Menarik kuat-kuat; menyentak; merenggut; merebut; merampas (8) |
| MERUNYUT | Lisut; kisut; berkerut (Minangkabau) (8) |
| MERUSMUS | Makin lama makin lapuk (Melayu Jakarta) (8) |
| MERUSUHI | Mengganggu (keamanan); mengacau (8) |
| MERWATIN | Melakukan musyawarah di antara pemuka adat mengenai masalah adat dan hukum adat (Sosiologi/Lampung) (8) |
| MERZIFON | Kota di Turki (8) |
| MESINBOR | Mesin untuk membuat lubang yang berbentuk silinder dalam bahan yang pejal atau untuk mengebor lubang menjadi lebih besar; mesin gerek (8) |
| MESINION | Sistem propulsi roket yang memanfaatkan gas terionisasi sebagai pendorong (Kedirgantaraan) (8) |
| MESINJAM | Mesin yang tersusun atas pegas, roda gigi, dan motor listrik kecil yang biasanya digunakan untuk menggerakkan jam atau perangkat mekanis lain (misalnya mainan) (8) |
| MESINJIG | Mesin pemberi warna bahan tekstil (8) |
| MESINTIK | Mesin penyusun huruf yang menggantikan cara menulis dengan tangan (8) |
| MESKIPUN | Kata penghubung untuk menandai perlawanan makna; walaupun; sungguhpun; meski (8) |
| MESODERM | Lapisan tengah embrio yang menjadi sumber terbentuknya tulang, otot, dan sebagainya (Anatomi) (8) |
| MESOFILI | Mikroorganisme yang tumbuh baik pada suhu antara 20°–45°C (Biologi) (8) |
| MESOKARP | Lapisan tengah dinding buah yang terdiferensiasi (Botani) (8) |
| MESOMORF | Bentuk antara, khususnya bentuk antara keadaan cair dan padat (8) |
| MESOSFER | Daerah atmosfer yang terletak antara stratopause dan mesopause, pada umumnya di daerah ini makin ke atas, suhunya makin naik (Meteorologi) (8) |
| MESQUITE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| METADATA | Informasi tentang asal, struktur, karakteristik, dan sebagainya dari seperangkat data (8) |
| METAFORA | Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan (Linguistik) (8) |
| METAIRIE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| METAITAI | Permainan yang dilakukan dengan cara meletakkan satu bungkusan kecil atau barang-barang lain di dekat pantat kawan sepermainannya tanpa diketahui pemain yang bersangkutan (Tolaki) (8) |
| METALOID | Bukan logam; unsur yang dapat bercampur dengan logam untuk membentuk campuran logam (8) |
| METAMORF | Proses perubahan struktur batuan karena peristiwa tekanan atau pemanasan yang sangat tinggi (8) |
| METEORIT | Sisa meteoroid yang tidak terbakar habis saat memasuki atmosfer planet dan jatuh ke permukaan (Astronomi) (8) |
| METILASI | Proses menggantikan atom H dengan gugus -CH3 (Kimia) (8) |
| METILENA | Kelompok atom bivalen yang berasal dari metana (8) |
| METROLOG | Orang yang bertugas melaksanakan pengelolaan standar pengukuran atau bahan acuan dan penjaminan ketertelusuran hasil penilaian kesesuaian pengukuran (8) |
| METRONOM | Alat mekanis (seperti pada jam) untuk mengatur tempo dengan tepat; alat untuk menentukan tempo komposisi musik melalui bunyi ketukan irama (8) |
| MEULABOH | Ibu kota Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh (8) |
| MEUNASAH | Bangunan umum di desa-desa sebagai tempat melaksanakan upacara agama, pendidikan agama, bermusyawarah, dan sebagainya (Aceh) (8) |
| MEUREUDU | Ibu kota Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh (8) |
| MEWAKILI | Bertindak sebagai wakil (atas nama); menyulihi (8) |
| MEWANTEK | Memberikan zat pewarna (pada cita, kain putih) (8) |
| MEWARISI | Memperoleh warisan dari; memperoleh sesuatu yang ditinggalkan oleh orang tuanya dan sebagainya (kiasan) (8) |
| MEWARNAI | Memberi warna; mengecat dan sebagainya; menandai (dengan warna tertentu); memengaruhi (8) |
| MEWATASI | Membatasi (8) |
| MEWEJANG | Memberi nasihat; memberi ajaran, ilmu, dan sebagainya (8) |
| MEWISUDA | Meresmikan atau melantik dengan upacara khidmat (8) |
| MEXICALI | Kota di Meksiko (8) |
| MIANDOAB | Kota di Iran (8) |
| MIANWALI | Kota di Pakistan (8) |
| MIANYANG | Kota di Cina (8) |
| MICHIGAN | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Lansing (8) |
| MIGMATIT | Batuan campuran berbentuk kristal yang berupa komponen metamorf yang tercampur dengan zat bersifat granit yang pernah meleleh (Kimia) (8) |
| MIGORENG | Mi yang dimasak dengan cara ditumis bersama bawang merah dan bawang putih setelah direbus terlebih dahulu, dicampur dengan sayuran dan lauk, kemudian dibumbui kecap, saus, atau cabai (Tata Boga) (8) |
| MIINSTAN | Mi yang setelah dimasak sekejap sudah siap untuk dimakan; mi dadak (Tata Boga) (8) |
| MIIOFILI | Penyerbukan bunga yang terlaksana dengan bantuan lalat (8) |
| MIKOLOGI | Ilmu tentang seluk-beluk kehidupan jamur (8) |
| MIKORIZA | Hubungan simbiosis antara jamur dan akar tanaman seperti anggrek, penyerapan mineral tanaman yang ditumpanginya diperkuat dan jamur memperoleh nutrien atau hara (Biologi) (8) |
| MIKROBAR | Satuan tekanan udara yang setara dengan seperjuta bar (Fisika) (8) |
| MIKROBUS | Bus kecil (8) |
| MIKROCIP | Keping yang sangat kecil sebagai bahan semikonduktor yang mengandung rangkaian elektronika dalam bentuk rangkaian padu (Teknik) (8) |
| MIKROFAG | Binatang yang dalam hidupnya memangsa partikel-partikel kecil, seperti plankton, misalnya ikan paus; sel fagosit kecil yang hidup dalam darah dan kelenjar getah bening, berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh, memiliki siklus hidup yang pendek (Biologi) (8) |
| MIKROFIL | Daun kecil yang hanya memiliki satu urat, merupakan ciri tumbuhan sederhana, seperti kelompok lumut dan ekor kuda (Biologi) (8) |
| MIKROFIS | Lembar mikrofilm yang memuat sederet citra atau gambar berukuran kecil dari bahan cetakan (8) |
| MIKROFON | Alat untuk mengubah gelombang bunyi ke dalam isyarat listrik untuk penyiaran atau perekaman bunyi, seperti pidato, musik; alat pengeras suara; pelantang (8) |
| MIKROLET | Alat angkutan umum penumpang di kota, tempat duduk penumpang menyamping di belakang sopir (8) |
| MIKROLIT | Artefak batu kecil dan tipis zaman prasejarah (Mesolitikum), misalnya mata anak panah, pisau, yang dibuat dari batu-batuan yang mudah dibelah; alat batu kecil yang berbentuk geometris (segitiga, trapesium, atau setengah lingkaran) yang sisinya tidak tajam bergerigi (8) |
| MIKROMER | Sel yang dibentuk saat proses pembelahan dalam telur yang subur (Biologi) (8) |
| MIKROOHM | Satuan resistans listrik yang sama dengan sepersejuta ohm (Elektronika) (8) |
| MIKROPIL | Lubang pada integumen bakal biji tanaman bibit yang memungkinkan masuknya serbuk sari (Biologi); lubang pada dinding membran sel telur yang memungkinkan masuknya spermatozoa (Biologi) (8) |
| MIKROSER | Suksesi ekologi dalam suatu mikrohabitat yang umumnya gagal mencapai klimaks yang stabil (Biologi) (8) |
| MIKROSOM | Fraksi subsel yang terdiri atas ribosom dan retikulum endoplasma (Biologi) (8) |
| MIKROTOM | Alat untuk memotong penampang (bagian) yang sangat tipis, misalnya dari jaringan tanaman untuk diamati di bawah mikroskop (8) |
| MILENIAL | Orang atau generasi yang lahir pada tahun 1980-an dan 1990-an; generasi Y; berkaitan dengan milenium (8) |
| MILENIUM | Masa atau jangka waktu seribu tahun; alaf; peringatan atau perayaan yang ke-1.000; hari ulang tahun ke-1.000 (8) |
| MILIARAN | Bermiliar-miliar; satuan bilangan yang besarnya 1.000.000.000 (8) |
| MILIARIA | Ruam yang disebabkan oleh penyumbatan kelenjar keringat (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MILIGRAM | Satuan ukuran berat massa sama dengan 0,001 g (disingkat mg) (8) |
| MILIUNER | Orang kaya raya (yang hartanya berjuta-juta); jutawan; hartawan (8) |
| MILIVOLT | Satu perseribu volt (8) |
| MILPITAS | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MINAHASA | Suku bangsa yang mendiami daerah Sulawesi (8) |
| MINAPADI | Sistem pemeliharaan ikan (tawes), dilakukan di sawah bersamaan dengan penanaman padi (8) |
| MINDRING | Menjual barang dengan pembayaran mengangsur (Jawa) (8) |
| MINGGANG | Kota di Cina (8) |
| MINGGUAN | Tiap minggu; sekali seminggu; majalah atau surat kabar yang terbit sekali seminggu (8) |
| MINIATUR | Tiruan sesuatu dalam skala yang diperkecil; sesuatu yang kecil; lukisan dan sebagainya (bentuk) tiruan yang berukuran lebih kecil daripada yang ditiru; lukisan dan sebagainya yang bagus dalam bentuk kecil (8) |
| MINIKATA | Sandiwara dengan teks yang sangat pendek (8) |
| MINOKAMO | Kota di Jepang (8) |
| MINTAKAT | Daerah lingkungan; zona; mantiki (8) |
| MINTERAT | Kota praja (dalam zaman Hindia-Belanda) (8) |
| MIOGENIK | Gerakan yang berasal dari otot taksadar (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MIOPATIK | Berhubungan dengan miopati (8) |
| MIOSITIS | Peradangan jaringan otot (8) |
| MIOTONIA | Kesulitan pelemasan otot setelah melakukan latihan fisik (8) |
| MIOTONIK | Berhubungan dengan atau menunjukkan miotonia (8) |
| MIRAMESA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MIRIAPOD | Hewan yang mempunyai banyak kaki berpasangan, misalnya kalajengking dan kaki seribu (Zoologi) (8) |
| MIRZAPUR | Kota di India (8) |
| MISALKAN | Andaikan; seumpama; sekiranya (8) |
| MISALNYA | Contohnya; umpamanya (8) |
| MISANDRI | Kebencian terhadap pria (8) |
| MISASUCI | Upacara persembahan kurban; misa kudus (8) |
| MISDINAR | Pemuda atau pemudi yang melayani pastor dalam upacara gereja Katolik; pelayanan misa (8) |
| MISELIUM | Jejaring hifa yang membentuk tubuh jamur (Biologi) (8) |
| MISIONER | Bersifat misi (8) |
| MISOFILI | Orang yang sangat tertarik pada tinja (Psikologi) (8) |
| MISOGAMI | Kebencian (keseganan) terhadap ikatan perkawinan (Sosiologi) (8) |
| MISOGINI | Kebencian terhadap wanita (8) |
| MISRATAH | Kota di Libya (8) |
| MISSOULA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MISSOURI | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Jefferson City (8) |
| MITEKTEK | Mi yang dimasak dengan tumisan bumbu, dicampur dengan sayuran, irisan daging, telur, dan sebagainya, bisa disajikan berkuah atau pun kering (Tata Boga) (8) |
| MITIGASI | Menjadikan berkurang kekasaran atau kesuburannya (tentang tanah dan sebagainya); tindakan mengurangi dampak bencana (8) |
| MITISIDA | Senyawa kimia yang dipergunakan untuk memberantas tungau (Pertanian) (8) |
| MITOLOGI | Ilmu tentang bentuk sastra yang mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan dewa dan makhluk halus dalam suatu kebudayaan; ilmu tentang keberadaan dewa-dewa dan pahlawan di masa lalu yang memiliki tafsir dan makna tentang kejadian asal usul manusia (Kesenian) (8) |
| MIYAZAKI | Kota di Jepang (8) |
| MIZUSAWA | Kota di Jepang (8) |
| MMABATHO | Kota di Afrika Selatan (8) |
| MNEMONIK | Sandi untuk mempermudah ingatan menyusun tata olah komputer dalam bahasa rakitan (Ilmu Komunikasi); rumus atau ungkapan untuk membantu mengingat-ingat sesuatu; jembatan keledai (Psikologi); kata, syair, atau bantuan memori lain yang digunakan untuk mengaitkan sekelompok informasi yang kompleks atau panjang dengan sesuatu yang sederhana dan mudah diingat (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| MODAKEKE | Kota di Nigeria (8) |
| MODELABC | Model yang digunakan untuk menganalisis masalah secara emosional (Psikologi) (8) |
| MODELING | Hal menjadi (gadis, pria) model; sekolah (kursus) yang mendidik gadis atau pria model (8) |
| MODERASI | Pengurangan kekerasan; penghindaran keekstreman (8) |
| MODERATO | Sedang (dalam tempo musik) (ungkapan/Italia); tenang, sedang dalam tempo (Musik) (8) |
| MODESHOW | Peragaan dan pameran model-model pakaian yang mutakhir; peragaan busana (ungkapan/Inggris) (8) |
| MODULASI | Proses pengubahan gelombang pendukung untuk menyampaikan bunyi; peralihan dari satu dasar nada ke dasar nada yang lain dengan melepaskan dasar nada pertama secara mutlak (Musik); penyesuaian aktivitas neuron secara positif atau negatif (Psikologi); penggantian sudut pandang yang berhubungan dengan teks bahasa sumber (tentang penerjemahan) (8) |
| MOELNDAL | Kota di Swedia (8) |
| MOGAMOGA | Mudah-mudahan; hendaknya; semoga (8) |
| MOJOSARI | Ibu kota Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur (8) |
| MOKACINO | Kapucino yang diberi tambahan cokelat (bubuk, sirup, dan sebagainya) (8) |
| MOKOPANE | Kota di Afrika Selatan (8) |
| MOLFETTA | Kota di Italia (8) |
| MOLGANDA | Aksidental yang ditempatkan sebelum sebuah not yang menurunkannya dua kali setengah nada (8) |
| MOLIBAGU | Ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara (8) |
| MOLIBDEN | Logam yang berwarna sangat putih dan lebih keras dari perak (8) |
| MOMENTAL | Bersifat sesaat (8) |
| MOMENTUM | Saat yang tepat; besaran yang berkaitan dengan benda yang besarnya sama dengan hasil kali massa benda yang bergerak itu dan kecepatan geraknya; kuantitas gerak (Fisika); kesempatan (8) |
| MOMONGAN | Yang dimomong; anak (8) |
| MOMPANGA | Upacara pada saat padi sedang menguning (Kaili) (8) |
| MONALISA | Lukisan terkenal karya Leonardo da Vinci (8) |
| MONASTIK | Orang yang mempraktikkan monastisisme (8) |
| MONASTIR | Kota di Tunisia (8) |
| MONCLOVA | Kota di Meksiko (8) |
| MONDOLAN | Bagian belakang blangkon model Yogyakarta yang menonjol sebesar telur (Jawa) (8) |
| MONENSIN | Antibiotik dari bakteri Streptomyces cinnamonensis, umumnya digunakan untuk zat aditif pada pakan sapi (Peternakan) (8) |
| MONGMONG | Canang besar; gong kecil; mungmung (8) |
| MONGOLIA | Negara Republik Rakyat Mongol; negara yang dijuluki Negeri Langit Biru (8) |
| MONOATOM | Hanya mengandung satu atom (Fisika) (8) |
| MONOFILI | Sifat bunga yang dalam hubungannya dengan penyerbuknya beradaptasi untuk hanya dimanfaatkan oleh satu jenis penyerbuk atau kerabat sangat dekatnya (Botani) (8) |
| MONOGAMI | Sistem yang hanya memperbolehkan seorang laki-laki mempunyai satu istri pada jangka waktu tertentu (8) |
| MONOGINI | Prinsip hanya mempunyai satu istri (8) |
| MONOGLOT | Menguasai dan menggunakan hanya satu bahasa; orang yang menguasai hanya satu bahasa (8) |
| MONOGRAM | Tanda berupa dua huruf atau lebih yang digabungkan menjadi satu; tanda atau lambang identitas seseorang (organisasi, lembaga, perusahaan, dan sebagainya), biasanya dibentuk dari huruf-huruf awal namanya (8) |
| MONOKINI | Celana renang wanita (8) |
| MONOKLIN | Mempunyai sekaligus alat perkembangbiakan jantan dan betina (tentang bunga) (Botani) (8) |
| MONOKROM | Lukisan atau reproduksi berwarna tunggal; monitor yang memiliki piksel hitam dan putih (atau hitam dan hijau, atau hitam dan warna lain); berwarna tunggal (8) |
| MONOMIAL | Ungkapan aljabar yang terdiri atas satu suku yang merupakan hasil kali bilangan dengan peubah (Matematika) (8) |
| MONOMORF | Tidak memiliki bentuk lain; bentuk tunggal (8) |
| MONOPOLI | Situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu (di pasar lokal atau nasional) sekurang-kurangnya sepertiganya dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok sehingga harganya dapat dikendalikan; hak tunggal untuk berusaha (membuat dan sebagainya); permainan dengan menggunakan dadu, bidak, dan papan yang terdiri atas petak-petak properti (seperti rumah, hotel, tanah, dan sebagainya), tiap pemain berusaha menguasai semua properti melalui pembelian, penyewaan, atau pertukaran; permainan papan yang dimainkan oleh minimal dua orang, menggunakan dadu, bertujuan untuk menguasai semua petak di papan melalui jual beli atau sewa properti dalam sistem ekonomi sederhana (8) |
| MONOTEIS | Penganut ajaran monoteisme (8) |
| MONOTIPE | Mesin penyusun huruf lepas dan satu per satu, bukan rangkaian huruf (8) |
| MONREPOS | Kota di Trinidad dan Tobago (8) |
| MONROVIA | Ibu kota Liberia (8) |
| MONSANTO | Kota di Portugal (8) |
| MONSTERA | Tanaman memanjat yang mempunyai akar tempel, daun berukuran besar, berbentuk seperti perisai dan berlubang-lubang memanjang seperti terkoyak (8) |
| MONTERIA | Kota di Kolumbia (8) |
| MONTREAL | Kota terbesar kedua di Kanada (8) |
| MOPARUJA | Upacara pada saat mengolah sawah (Kaili) (8) |
| MOQUEGUA | Kota di Peru (8) |
| MORATOIR | Berhubungan dengan kealpaan atau kelalaian (ungkapan/Belanda) (8) |
| MORATUWA | Kota di Sri Lanka (8) |
| MORFEMIK | Teknik penganalisisan bahasa ke dalam morfem, termasuk deskripsi mengenai bentuk dan susunannya (ini digunakan di dalam kajian sinkronis, aspek kesejarahan mengenai pembentukan kata yang tercakup di dalam bidang morfologi) (Linguistik); morfologi (8) |
| MORFEMIS | Bersifat morfem (Linguistik) (8) |
| MORFINIS | Pecandu morfin (8) |
| MORFZERO | Alomorf yang tidak ada wujudnya (8) |
| MORIATAS | Suku bangsa yang mendiami daerah sekitar aliran Sungai La'a, Molio'a, Molong Kuni, dan Ulu Woi (8) |
| MORIYAMA | Kota di Jepang (8) |
| MORMUGAO | Kota di India (8) |
| MOROGORO | Kota di Tanzania (8) |
| MORONENE | Suku bangsa yang mendiami daerah daratan Pulau Kabaena, pesisir barat Pulau Buton, dan sebelah selatan Sulawesi Tenggara (8) |
| MOROWALI | Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| MORULASI | Proses terbentuknya morula (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| MOSTOLES | Kota di Spanyol (8) |
| MOTIVASI | Dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu; usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya (Psikologi); hal yang biasa digunakan dalam pelatihan aktor yang menggunakan prinsip-prinsip keaktoran gaya Stanislavsky (Kesenian) (8) |
| MOUSCRON | Kota di Belgia (8) |
| MOZAMBIK | Negara yang terletak di Afrika Tenggara, beribu kota Maputo (8) |
| MUAKADAH | Yang sangat dianjurkan (8) |
| MUALAMAT | Ilmu pengetahuan (Arab) (8) |
| MUAMALAH | Hal-hal yang termasuk urusan kemasyarakatan (pergaulan, perdata, dan sebagainya) (Arab) (8) |
| MUAMALAT | Muamalah (Arab) (8) |
| MUARADUA | Ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatra Selatan (8) |
| MUASASAH | Badan yang didirikan untuk mengurus (memimpin dan sebagainya) orang-orang yang naik haji sebagai pengganti syekh jemaah haji di Makkah (Arab); yayasan (Arab) (8) |
| MUCUMPIZ | Kota di Venezuela (8) |
| MUDAHATI | Orang tua yang tingkah lakunya seperti orang muda (8) |
| MUDALELA | Muda dan elok (8) |
| MUDAMUDI | Golongan muda; kaum muda; anak muda (8) |
| MUELHEIM | Kota di Jerman (8) |
| MUENSTER | Kota di Jerman (8) |
| MUFSIDIN | Golongan (orang-orang) yang membuat kerusakan (8) |
| MUFULIRA | Kota di Zambia (8) |
| MUHAMMAD | Nabi dan rasul terakhir yang diutus Allah Swt. untuk seluruh umat manusia sebagai pembawa rahmat bagi sekalian alam, dilahirkan di Makkah pada 12 Rabiulawal Tahun Gajah (517 M); surah ke-47 dalam Al-Qur'an (8) |
| MUHKAMAT | Jelas kandungan maknanya (tentang ayat Alquran) sehingga hampir tidak dibutuhkan penjelasan tambahan (Agama Islam) (8) |
| MUHLIKAH | Yang merusak jiwa karena maksiat dan tidak sesuai dengan kehendak Allah Swt. (Arab) (8) |
| MUHSANAH | Perempuan baik-baik (8) |
| MUJTAHID | Ahli ijtihad (Arab) (8) |
| MUJTAMAK | Pergaulan hidup manusia; masyarakat (Arab) (8) |
| MUKAFRON | Permukaan yang membatasi dua massa udara (Meteorologi) (8) |
| MUKAKAIN | Sisi yang ingin ditampilkan pada kain sebagai bagian luar pakaian (Tata Busana) (8) |
| MUKAMUGA | Kabupaten di Provinsi Papua; suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Mimika, Papua Tengah; Kamoro; Lakahia; Nefarpi; Mimika (8) |
| MUKAMUKA | Hanya pada lahirnya; tidak tulus hati; bermuka-muka (8) |
| MUKASTIK | Bagian stik yang rata untuk dipergunakan memukul atau menyentuh bola (dalam permainan hoki) (Olahraga) (8) |
| MUKERNAS | Musyawarah kerja nasional (akronim) (8) |
| MUKHALAF | Yang bertentangan; yang berlawanan; yang tidak sesuai (Agama Islam) (8) |
| MUKHALIF | Sekte (Arab); yang berlainan pendapat, pembawa perpecahan (Arab) (8) |
| MUKHALIS | Penyelamat (Arab) (8) |
| MUKJIZAT | Kejadian (peristiwa) ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia (8) |
| MUKMINAT | Perempuan mukmin (orang perempuan yang percaya kepada Allah Swt.) (Agama Islam) (8) |
| MUKMININ | Para mukmin (8) |
| MUKOMUKO | Kabupaten di Provinsi Bengkulu; ibu kota Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu; suku bangsa yang mendiami daerah Kecamatan Muko-Muko Utara dan Muko-Muko Selatan, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu (8) |
| MUKTABAR | Terpandang; mulia; terhormat; terkenal; yang terhormat (8) |
| MUKTAMAD | Dapat dipercaya; dapat diandalkan; dapat dijadikan pegangan (8) |
| MUKTAMAR | Konferensi; kongres; rapat; perundingan; pertemuan (8) |
| MULAMULA | Pertama-tama; pada mulanya; sejak (dari) (8) |
| MULHOUSE | Kota di Prancis (8) |
| MULIAWAN | Orang yang mulia; orang yang luhur (8) |
| MULTAZAM | Bagian Ka'bah yang terletak antara sudut Hajar Aswad dan pintu Ka'bah (Agama Islam) (8) |
| MULTIBUT | Konfigurasi komputer yang menjalankan dua sistem operasi atau lebih (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| MULTIPEL | Terdiri atas lebih dari satu; terdiri atas banyak bagian (8) |
| MUNASLUB | Musyawarah nasional luar biasa (akronim) (8) |
| MUNAZARA | Diskusi; argumentasi (Arab) (8) |
| MUNGMUNG | Canang besar; gong kecil; mongmong (8) |
| MUNTABER | Muntah dan berak (penyakit yang menyebabkan muntah dan berak-berak sehingga penderita dapat kehabisan cairan di dalam tubuh) (akronim) (8) |
| MUNTAHAN | Apa-apa yang dimuntahkan; hasil memuntahkan (8) |
| MURAJAAH | Melafazkan kembali surah yang sudah dihafal agar lebih melekat dalam ingatan (8) |
| MURAKABI | Memberikan untung, rezeki; menguntungkan (Jawa) (8) |
| MURMANSK | Kota di Rusia (8) |
| MURRIETA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| MUSAADAH | Sokongan; tunjangan; sumbangan; bantuan (Agama Islam) (8) |
| MUSAISME | Ajaran nabi Musa (8) |
| MUSEOLOG | Ahli museum (8) |
| MUSIKJAZ | Musik dengan ciri irama yang hidup dan dinamis, intonasi yang menarik serta peranan improvisasi yang besar (8) |
| MUSIKPOP | Musik dengan irama yang sederhana sehingga mudah dikenal dan disukai orang banyak (umum) (8) |
| MUSIKROK | Musik pop yang dimainkan dengan peralatan amplielektronik dan dicirikan dengan nada berat terus-menerus (8) |
| MUSKETRI | Latihan menembak (8) |
| MUSKOVIT | Mineral jenis mika, tidak berwarna, keputih-putihan atau cokelat muda ((kaili)3Si3O10(OH)2) (Mineralogi) (8) |
| MUSKULAR | Berhubungan dengan otot (8) |
| MUSLIHAT | Daya upaya; siasat atau taktik (untuk menjebak dan sebagainya) (8) |
| MUSLIMAT | Perempuan muslim (8) |
| MUSLIMIN | Para penganut agama Islam; laki-laki muslim (8) |
| MUSTAHAK | Patut; berhak (8) |
| MUSTAHIK | Orang yang berhak (8) |
| MUSTAHIL | Tidak boleh jadi; tidak mungkin (terjadi) (8) |
| MUSTAJAB | Dapat dengan mudah (lekas) menyembuhkan; manjur; mujarab (8) |
| MUSTAKIM | Lurus hati; jujur (8) |
| MUSTAMIK | Pendengar (8) |
| MUSYARIK | Peserta; orang yang ikut melakukan sesuatu (usaha dagang dan sebagainya) (8) |
| MUSYTARI | Planet ke-5 dari matahari; Jupiter (8) |
| MUTAKHIR | Terakhir; terbaru; modern; teranyar; padanan dari update (8) |
| MUTALAAH | Telaah (Agama Islam); hal menelaah (memeriksa, mempelajari, menyelidiki) dengan baik-baik (Agama Islam) (8) |
| MUTILASI | Proses atau tindakan memotong-motong (biasanya) tubuh manusia atau hewan (8) |
| MUZARAAH | Perjanjian antara dua pihak, pihak pertama menyerahkan sebidang tanah untuk dikelola kepada pihak lain dengan cara membagi hasil sesuai dengan yang disepakati (8) |
| MYINGYAN | Kota di Myanmar (8) |
| NAGABURA | Naga yang menyemburkan bisa dan api (8) |
| NAGAHAMA | Kota di Jepang (8) |
| NAGAHARI | Naga penunggu mata angin yang tiap hari berpindah tempat (8) |
| NAGANAGA | Gambar, lukisan tiruan naga; patung kepala naga yang dipasang di haluan perahu; tempat yang tinggi di balai penghadapan (8) |
| NAGARPUR | Kota di Bangladesh (8) |
| NAGASAKI | Kota di Jepang (8) |
| NAGASARI | Pohon yang tingginya mencapai 12 m, daun dan buahnya berbentuk lonjong berkulit keras, bijinya berwarna cokelat tua (Mesua ferrea); buah nagasari; penganan terbuat dari tepung beras, santan, gula, dan pisang, dibungkus dengan daun pisang dan dikukus (8) |
| NAGORNYY | Kota di Rusia (8) |
| NAHAVAND | Kota di Iran (8) |
| NAHDIYIN | Warga Nahdatul Ulama (8) |
| NAIKAPEL | Minta pertimbangan kepada pengadilan yang lebih tinggi atas keputusan pengadilan yang lebih rendah, misalnya dari pengadilan negeri ke pengadilan tinggi; naik banding (8) |
| NAIKDAUN | Selalu menang atau selalu mendatangkan untung (dalam permainan kartu, usaha, dan sebagainya); mendapat nasib baik (terang bintang); menanjak (8) |
| NAIKHAJI | Menunaikan ibadah haji (8) |
| NAIKHATI | Menjadi gembira (sombong dan sebagainya) (8) |
| NAIKRAJA | Menjadi raja (8) |
| NAKHODKA | Kota di Rusia (8) |
| NALAKTAK | Aktif dan lincah, suka melakukan hal-hal seperti meloncat, memanjat (tentang anak kecil) (Sunda) (8) |
| NALGONDA | Kota di India (8) |
| NALURIAH | Bersifat (berdasarkan) naluri (8) |
| NAMABALU | Sebutan hormat untuk wanita yang menjadi janda karena suaminya meninggal, dibedakan dari janda karena bercerai (Batak) (8) |
| NAMADIRI | Nama untuk menyebut diri seseorang, benda, tempat tertentu, dan sebagainya (8) |
| NAMAKKAL | Kota di India (8) |
| NAMANGAN | Kota di Uzbekistan (8) |
| NAMATIUM | Komunitas selokan (8) |
| NAMBRONG | Nama lain suku Nimboran; suku bangsa yang mendiami daerah lembah Sungai Sermowai, Moaif, dan Nimboran, Papua bagian utara; Nambrung (8) |
| NAMBRUNG | Nama lain suku Nimboran; nama lain suku Nimboran; suku bangsa yang mendiami daerah lembah Sungai Sermowai, Moaif, dan Nimboran, Papua bagian utara; Nambrong (8) |
| NANAHAON | Anak lele (Sunda) (8) |
| NANCHANG | Kota di Cina (8) |
| NANCHONG | Kota di Cina (8) |
| NANGGALA | Senjata yang digunakan dengan cara digenggam, berbentuk bulat dan kedua sisinya runcing, terbuat dari kayu, merupakan senjata Prabu Maladewa dalam cerita pewayangan (Jawa) (8) |
| NANOFILI | Orang yang sangat menyenangi orang pendek (Psikologi) (8) |
| NANOGRAM | Satu per satu miliar gram (10-9g) (8) |
| NANTERRE | Kota di Prancis (8) |
| NANTINYA | Kelak (8) |
| NANTOSHI | Kota di Jepang (8) |
| NAPOLEON | Nuri-nuri (8) |
| NARABLOG | Orang yang membuat blog; bloger; pengeblog (Komputer dan Teknologi Informasi); padanan dari blogger (8) |
| NARALILA | Sukarelawan (Jawa) (8) |
| NARAPATI | Raja (8) |
| NARATAMA | Orang yang diberikan pelayanan khusus, seperti ruangan, makanan, minuman, dan kebutuhan tambahan (8) |
| NARAVLOG | Pengevlog (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| NARAWITA | Sawah (tanah dan sebagainya) yang merupakan milik suatu desa (Jawa) (8) |
| NARBONNE | Kota di Prancis (8) |
| NARKOSIS | Keadaan mati rasa seluruh badan karena pengaruh obat bius (narkotik dan sebagainya); obat yang dapat menimbulkan kejang (Psikologi) (8) |
| NARUHITO | Kaisar Jepang Ke-126 (8) |
| NARWASTU | Tumbuhan rumput-rumputan, tinggi hingga 2,5 m, akarnya berbau harum, biasanya dibuat kipas atau ditaruh di antara pakaian; akar wangi (Andropogon zizanioides); bau-bauan yang dibuat dari akar wangi (8) |
| NASIGILA | Nasi putih yang dicampur dengan berbagai pugasan yang dimasak terpisah, seperti telur, bakso, sosis, dan daging ayam (8) |
| NASIJAHA | Nasi santan atau beras ketan, diberi bumbu jahe, bawang merah, dan serai dimasukkan ke dalam tabung bambu, lalu dibakar (di Ternate dan Sulawesi) (8) |
| NASINASI | Perdu, tinggi hingga 5 m, akarnya digunakan sebagai obat sakit perut, daunnya untuk obat luka dan bengkak-bengkak (Callicarpa longifolia); akar nasi-nasi; daun nasi-nasi (8) |
| NASIONAL | Bersifat kebangsaan; berkenaan atau berasal dari bangsa sendiri; meliputi suatu bangsa (8) |
| NASISEGA | Nasi yang dimasak dengan bumbu dan agak kering (8) |
| NASIUDUK | Nasi yang dimasak dengan santan dan diberi bumbu; nasi gurih (8) |
| NASIULAM | Nasi putih dengan lauk lalap mentah dan bumbu (sambal) (8) |
| NAUPLIUS | Larva tingkat pertama (setelah keluar dari telur) dari udang-udangan (kerang) yang ditandai oleh badan yang tidak bersegmen dan anggota tubuhnya beruas tiga (8) |
| NAUTIKAL | Mengenai atau berhubungan dengan pelayaran (8) |
| NAUTILUS | Binatang laut yang kecil dan lunak dengan kaki pada kepala (8) |
| NAVADWIP | Kota di India (8) |
| NAVIGASI | Pengetahuan (tentang posisi, jarak, dan sebagainya) untuk menjalankan kapal laut, pesawat, dan sebagainya dari suatu tempat ke tempat lain; tindakan menempatkan haluan kapal atau arah terbang; pelayaran; penerbangan (8) |
| NAVIKULA | Wadah untuk menyimpan dupa yang akan dipakai pada turibulum (Agama Katolik) (8) |
| NAZARETH | Kota di Israel (8) |
| NAZAROVO | Kota di Rusia (8) |
| NAZIISME | Ajaran kaum Nazi; ajaran yang menyerupai ajaran partai fasis Jerman (8) |
| NDJAMENA | Ibu kota Chad (8) |
| NDOROMAS | Kata sapaan kepada anak laki-laki bangsawan di Surakarta atau Yogyakarta (8) |
| NEAIONIA | Kota di Yunani (8) |
| NEBRASKA | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Lincoln (8) |
| NEBULIUM | Unsur hipotetis yang sebelumnya diperkirakan sebagai pembentuk spektrum gas nebula (8) |
| NECOCHEA | Kota di Argentina (8) |
| NEFOSKOP | Alat untuk mengukur arah dan kecepatan awan (8) |
| NEFRITIS | Radang yang terjadi pada ginjal sebagai reaksi imunologis ginjal terhadap infeksi pada tempat lain (8) |
| NEFROSIS | Penyakit ginjal dengan gejala edema, protein dalam urine, perubahan susunan kimia darah berupa kadar kolesterol meningkat, dan kadar albumin merendah (8) |
| NEFROTIK | Berkaitan dengan nefrosis (8) |
| NEGATRON | Nama lain elektron untuk membedakannya dari positron (Kimia) (8) |
| NEIJIANG | Kota di Cina (8) |
| NEKANEKA | Berbagai macam; bermacam-macam (8) |
| NEKONEKO | Berbuat yang aneh-aneh (macam-macam dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| NEKROFAG | Hewan pemakan bangkai (8) |
| NEKROLOG | Penulis riwayat singkat orang yang baru saja meninggal (8) |
| NEKROPSI | Bedah mayat; autopsi; obduksi (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NEKROSIS | Mati setempat pada jaringan tubuh yang disebabkan oleh pengaruh dari luar yang merusak jaringan itu (sifat bakteri atau luka bakar) dan oleh berkurangnya darah yang mengalir ke tempat itu (Kedokteran dan Fisiologi); kematian sel tumbuhan yang menyebabkan jaringannya menjadi berwarna gelap, umumnya merupakan gejala infeksi karena jamur Bio (8) |
| NEKTONIK | Berkaitan dengan nekton (8) |
| NELANGSA | Sedih (8) |
| NEMATODA | Hewan termasuk kelas cacing (ulat) yang hidup sebagai parasit pada tumbuhan, binatang, atau hidup bebas di dalam tanah atau air (8) |
| NEMOFILI | Orang yang sangat tertarik pada hutan atau pepohonan (Psikologi) (8) |
| NENDATAN | Gerakan tanah yang terjadi karena merosot, berbentuk gumpalan, tanpa terlepas dari ikatannya; longsor (8) |
| NENJIANG | Kota di Cina (8) |
| NEOFILIA | Ketertarikan yang berlebihan pada hal-hal atau tren yang baru (Psikologi) (8) |
| NEOFOBIA | Fobia terhadap sesuatu atau hal yang baru; kainofobia (Psikologi) (8) |
| NEOKARPI | Tumbuhan yang belum dewasa, tetapi sudah menghasilkan bunga dan buah (Biologi) (8) |
| NEOLITIK | Fase atau tingkat kebudayaan pada zaman prasejarah yang mempunyai ciri-ciri berupa unsur kebudayaan, seperti peralatan yang terbuat dari batu yang telah diasah, pertanian menetap, peternakan, dan pembuatan tembikar (8) |
| NEOLOKAL | Tempat tinggal baru yang dipilih setelah menikah, di luar pusat tempat tinggal kerabat suami atau istri (Antropologi) (8) |
| NEONATAL | Berkaitan dengan neonatus; berkaitan dengan masa satu bulan pertama setelah kelahiran (8) |
| NEONATUS | Bayi yang baru lahir (8) |
| NEOPRENA | Nama generik untuk karet sintetik yang terbuat dari polimerisasi kloroprena yang tahan terhadap minyak, gemuk, zat kimia, panas, sinar matahari, dan ozon (Kimia) (8) |
| NEOVIRUS | Virus yang memiliki RNA (asam ribonukleat) beranting ganda yang sangat jarang terjadi (8) |
| NEPTUNUS | Dewa penguasa lautan bagi bangsa Romawi; planet ke-8 matahari (8) |
| NETRALIS | Orang, pihak, dan sebagainya yang bersikap netral atau tidak berpihak (8) |
| NEURITIS | Radang urat saraf yang menyebabkan rasa sakit, kehilangan refleksi, dan penciutan otot (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NEUROLOG | Dokter ahli urat saraf (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NEUROSIS | Penyakit saraf yang berhubungan dengan fungsinya tanpa ada kerusakan organik pada bagian susunan saraf (seperti histeri, depresi, fobi); psikoneurosis (Kedokteran dan Fisiologi); gangguan psikologis fungsional tanpa disertai gejala, akibat dari konflik emosional seperti rasa cemas, histeria, obsesi kompulsi atau fobia (Psikologi) (8) |
| NEUROTIK | Ada gangguan pada urat saraf; dalam keadaan sakit saraf (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NEUSTADT | Kota di Jerman (8) |
| NEUTRINO | Partikel elementer tanpa massa ataupun muatan listrik (Fisika) (8) |
| NEVSEHIR | Kota di Turki (8) |
| NEWCAIRO | Kota di Mesir (8) |
| NEWDELHI | Ibu kota India (8) |
| NEWHAVEN | Kota di Amerika Serikat (8) |
| NEYAGAWA | Kota di Jepang (8) |
| NGALAKSA | Upacara adat suku Badui di Banten berupa kegiatan membuat laksa bersama, digunakan juga sebagai kesempatan untuk menghitung jumlah penduduk termasuk bayi yang baru lahir dan janin yang masih di dalam kandungan (Sunda) (8) |
| NGAMPRAH | Ibu kota Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat (8) |
| NGARUPUS | Ritual memotong rambut bayi antara 30 sampai 40 hari dari kelahiran di kampung adat Kuta, Ciamis (Sunda) (8) |
| NGAYUMAN | Tradisi mengganti bibit padi yang mati dengan bibit padi yang baru (Sunda) (8) |
| NGEJRENG | Mengejreng (mencolok tentang warna) (8) |
| NGERIRES | Acara membuat rires (lemang) pada masyarakat Batak Karo dalam perayaan tahunan setelah menanam padi (Batak) (8) |
| NGERIWIK | Berkicau dengan suara pelan, seperti suara baru belajar berkicau (tentang burung) (8) |
| NHATRANG | Kota di Vietnam (8) |
| NIAGAWAN | Pedagang (8) |
| NIATBAIK | Maksud baik (8) |
| NIATHATI | Keinginan (harapan) hati yang mantap (8) |
| NIDIKOLA | Keadaan hidup di sarang; keadaan tinggal di sarang (anak burung dan hewan tertentu) untuk waktu lama sesudah kelahirannya (8) |
| NIHONIUM | Unsur kimia yang pertama kali ditemukan dari Asia, dari lembaga penelitian Riken, Jepang, dipimpin oleh Profesor Morita Kosuke dari Universitas Kyusu; logam dengan nomor atom 113, berlambang Nh, dan bobot atom 284 u (8) |
| NIJMEGEN | Kota di Belanda (8) |
| NIMBORAN | Suku bangsa yang mendiami daerah lembah Sungai Sermowai, Moaif, dan Nimboran, Papua bagian utara (8) |
| NIMBRUNG | Datang dan turut serta (makan, minum, bercakap-cakap, dan sebagainya); mencampuri urusan orang lain (8) |
| NINABOBO | Nyanyian untuk menidurkan anak; yang melemahkan (memadamkan) semangat (kiasan) (8) |
| NINGGRUM | Suku bangsa yang mendiami daerah perbatasan Papua dengan Papua Nugini, di antara lembah Sungai Ok Birim dan Ok Tedi (8) |
| NINGNONG | Tiruan bunyi lonceng (8) |
| NINGYANG | Kota di Cina (8) |
| NINJUTSU | Seni bela diri dan strategi di medan perang serta gerilya yang dilakukan oleh ninja (Jepang) (8) |
| NIRBATAS | Tanpa batas; takterbatas (8) |
| NIRBOBOL | Keadaan tidak kemasukan gol atau tidak kebobolan dalam suatu pertandingan atau kompetisi (Olahraga) (8) |
| NIRGELAR | Tanpa gelar (8) |
| NIRKABEL | Tanpa menggunakan kabel; padanan dari wireless (8) |
| NIRLEMAK | Tanpa lemak (8) |
| NIRWARTA | Bersifat tidak untuk disiarkan (tentang berita) (8) |
| NISTATIN | Antibiotik untuk mengobati penyakit karena jamur (Farmasi dan Farmakologi) (8) |
| NITROFIT | Tumbuhan yang memakai tanah yang kaya senyawa nitrogen (8) |
| NITROGEN | Gas tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak beracun; unsur kimia nonlogam dengan nomor atom 7, berlambang N, dan bobot atom 14,0067 u (8) |
| NOBELIUM | Unsur kimia aktinida radioaktif dengan nomor atom 102, berlambang No, dan bobot atom 254 u (8) |
| NOKTURIA | Tentang kencing berlebihan pada malam hari (Kedokteran dan Fisiologi); kondisi ketika seseorang sering berkemih pada malam hari (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NOLTUIGI | Permainan jungkat-jungkit asal Korea (Korea) (8) |
| NOMINASI | Pengusulan atau pengangkatan sebagai calon; pencalonan (8) |
| NOMOGRAF | Sistem dua atau lebih skala grafik untuk menghitung hasil analisis atau persamaan rumit tanpa melakukan perhitungan (Kimia) (8) |
| NOMOGRAM | Grafik dengan nilai satu peubah ditentukan oleh dua nilai peubah lain (Matematika) (8) |
| NONAKTIF | Tidak menjalankan pekerjaan (tugas) lagi (sebagai pegawai, pekerja, tentara) (8) |
| NONFIKSI | Yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya) (Sastra) (8) |
| NONFISIK | Yang bukan fisik (8) |
| NONGKHAI | Kota di Thailand (8) |
| NONGNONG | Menonjol ke depan (tentang dahi) (8) |
| NONILIUM | Sepuluh pangkat 30 (1030) di Amerika; sepuluh pangkat 54 (1054) di Inggris (8) |
| NONKADER | Bukan merupakan kader (8) |
| NONKIMIA | Tidak berhubungan dengan kimia (8) |
| NONKUOTA | Tidak termasuk dalam kuota (8) |
| NONMEDIS | Tidak berhubungan dengan ilmu pengobatan (kedokteran) (8) |
| NONMIGAS | Di luar gas dan bumi (tentang barang produksi, dan sebagainya); yang tidak tergolong gas dan bumi (8) |
| NONPAREL | Huruf dengan himpunan enam titik (Ilmu Komunikasi) (8) |
| NONTARIF | Yang bukan tarif (8) |
| NONTUNAI | Tidak bersifat tunai; berhubungan dengan transaksi yang tidak menggunakan uang tunai, seperti debit, kredit, cek, atau aplikasi pembayaran (8) |
| NONUPLET | Kelompok, kumpulan, dan sebagainya yang terdiri atas sembilan; kelompok sembilan not musik yang dimainkan dalam delapan atau enam ketuk (Musik); kembar sembilan (8) |
| NONVEGAN | Yang bukan vegan (8) |
| NOODWEER | Pembelaan diri dalam keadaan terpaksa (ungkapan/Belanda) (8) |
| NORDHORN | Kota di Jerman (8) |
| NORMATIF | Berpegang teguh pada norma; menurut norma atau kaidah yang berlaku (8) |
| NORTHBAY | Kota di Kanada (8) |
| NORWEGIA | Negara yang terletak di Eropa Utara, beribu kota Oslo; salah satu negara Nordik (8) |
| NOSOLOGI | Ilmu tentang pengelompokan sistem penyakit (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NOTABENE | Tanda peringatan, disingkat pada bagian akhir surat dan sebagainya yang berarti perhatian; catatan tambahan; sekaligus juga ...; di samping ... juga ... (8) |
| NOTANGKA | Not yang dilambangkan dengan angka, misalnya 1 (do), 2 (re) (8) |
| NOTARIAT | Jabatan notaris; kantor notaris (8) |
| NOTASIAP | Nota dari nakhoda kapal kepada agen atau pencarter kapal di pelabuhan, yang menyatakan kapal sudah tiba di pelabuhan dan siap membongkar atau memuat muatan (Pelayaran) (8) |
| NOTATIBA | Nota pemberitahuan kedatangan kapal (Pelayaran) (8) |
| NOTBALOK | Not yang tidak dilambangkan dengan angka, melainkan dengan garis, bulatan, dan tanda lain (8) |
| NOTBANTU | Not yang terletak pada garis bantu (Musik) (8) |
| NOTGARIS | Not balok yang diletakkan pada garis paranada (Musik) (8) |
| NOTSPASI | Not balok yang diletakkan di ruang antara dua garis paranada (Musik) (8) |
| NOVALIMA | Kota di Brasil (8) |
| NOVELWEB | Novel yang diterbitkan di jaringan internet, berbentuk halaman laman, berkas yang bisa diunduh, atau bentuk elektronik lain (Sastra) (8) |
| NOVEMBER | Bulan ke-11 tarikh Masehi (30 hari) (8) |
| NOVISIAT | Masa percobaan bagi para calon imam di lingkungan gereja Katolik (8) |
| NOWISALL | Slogan Piala Dunia 2022 Qatar (Inggris) (8) |
| NOWYSACZ | Kota di Polandia (8) |
| NOYABRSK | Kota di Rusia (8) |
| NUAHUNAI | Suku yang mendiami daerah selatan Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku; nama lain suku Nuaulu (8) |
| NUDUMJUS | Hak yang kosong (ungkapan/Latin) (8) |
| NUEVITAS | Kota di Kuba (8) |
| NUKUNONU | Ibu kota Tokelau (Selandia Baru) (8) |
| NULIPARA | Wanita yang belum pernah melahirkan atau pernah melahirkan tetapi bayinya meninggal (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| NUNEATON | Kota di Inggris (8) |
| NURINURI | Ikan laut yang ukurannya mencapai 229 cm, berat 191 kg, umur 32 tahun, hidup di terumbu karang perairan tropis dengan kedalaman 1–100 m, tersebar dari perairan Laut Merah hingga Afrika Selatan, Kepulauan Tuamoto, bagian utara hingga Kepulauan Ryukyu, bagian selatan hingga Kaledonia Baru; (ikan) napoleon; (ikan) angke (Cheilinus undulatus) (8) |
| NUSAYBIN | Kota di Turki (8) |
| NYAINYAI | Sebutan kepada wanita peliharaan orang asing (8) |
| NYAMBING | Tumbuhan tegak berduri, berdaun seperti tombak, yang masih muda dapat dimakan sebagai lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut (Lasia spinosa); daun nyambing (8) |
| NYAMIKAN | Makanan yang dihidangkan sebagai makanan selingan (dapat sebagai teman minum kopi atau teh); kudapan; wanita untuk pelepas hawa nafsu; pelacur (kiasan) (8) |
| NYAMLENG | Menyenangkan; enak; lezat (8) |
| NYANYANG | Tidak tenang hati; gelisah; resah (Minangkabau) (8) |
| NYANYIAN | Hasil menyanyi; yang dinyanyikan; lagu; komponen musik pendek yang terdiri atas lirik dan lagu (8) |
| NYAPNYAP | Memaki-maki; mengomel (8) |
| NYAPOMAK | Orang yang diberi tugas sebagai pengukur curah hujan (Jayawijaya) (8) |
| NYELEKIT | Menyakitkan hati (tentang perkataan dan sebagainya) (8) |
| NYELENEH | Menyeleneh (8) |
| NYENTRIK | Berperilaku, bergaya eksentrik, aneh, tidak wajar (tentang anak muda misalnya anak laki-laki memakai subang, atau memakai celana jin yang di bagian lutut dirobek, dengan lengan baju digulung ke atas sampai pendek sekali, dan sebagainya) (8) |
| NYEROCOS | Berkata terus-menerus dengan lancar dan cepat sehingga orang lain tidak sempat menyela (8) |
| NYONYONG | Menganjur ke muka (tentang bibir, mulut, dan sebagainya) (8) |
| OAKVILLE | Kota di Kanada (8) |
| OBAHOROK | Kepala suku Dani di Lembah Baliem, Papua, yang sangat terkenal pada 1970-an (8) |
| OBESITAS | Penumpukan lemak yang berlebihan di dalam badan; kegemukan yang berlebih (8) |
| OBITUARY | Berita kematian (Inggris) (8) |
| OBJEKTIF | Mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi; kanta (lensa) pada peralatan optis yang terletak paling dekat dengan benda yang diamati (Fisika) (8) |
| OBLIGASI | Surat pinjaman dengan bunga tertentu dari pemerintah yang dapat diperjualbelikan; surat utang berjangka (waktu) lebih dari satu tahun dan bersuku bunga tertentu, dikeluarkan oleh perusahaan untuk menarik dana dari masyarakat guna menutup pembiayaan perusahaan (8) |
| OBSIDIAN | Batu kaca berwarna hitam atau hitam keabu-abuan yang berasal dari lahar cair yang terlalu cepat membeku; batu gelas (8) |
| OBSTETRI | Cabang ilmu kedokteran yang khusus tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kelahiran bayi (kehamilan, persalinan, dan sebagainya); ilmu kebidanan (8) |
| OBSTRUEN | Bunyi (Linguistik) (8) |
| OBVIATIF | Persona keempat (terdapat dalam bahasa yang mempunyai bentuk khusus untuk persona ketiga) dan menunjukkan pihak lain yang berbeda daripada yang ditunjuk oleh persona ketiga, misalnya pada bahasa Icdi (Indian/Amerika) (Linguistik) (8) |
| ODITURAT | Badan pelaksana kekuasaan pemerintahan dalam bidang penuntutan dan penyidikan di lingkungan militer (Hukum) (8) |
| ODIVELAS | Kota di Portugal (8) |
| ODOMETER | Alat untuk mengukur jarak yang ditempuh oleh kendaraan (mobil dan sebagainya) (8) |
| ODONTOID | Mirip atau berbentuk gigi/geligi (8) |
| OELAMASI | Ibu kota Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8) |
| OFIOFILI | Orang yang sangat menyenangi ular (Psikologi) (8) |
| OFIOLOGI | Cabang biologi yang mendalami seluk-beluk kehidupan ular (Biologi) (8) |
| OFTALMIA | Radang pada mata atau pada selaput yang melapisi permukaan dalam kelopak mata dan bola mata (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| OGAHAGIH | Dalam keadaan bergoyang ke kiri dan ke kanan (8) |
| OGAHOGAH | Ondel-ondel yang beraneka ragam dengan bentuk yang menyeramkan (Bali) (8) |
| OGAKAGIK | Senang sekali; puas sekali (8) |
| OGAKOGAK | Badut; pelawak; alan-alan (8) |
| OGANESON | Unsur kimia logam yang diberi nama berdasarkan nama fisikawan nuklir Yuri Oganessian dengan nomor atom 118, berlambang Og, dan bobot atom 294 u (8) |
| OGANILIR | Kabupaten di Provinsi Sumatra Selatan (8) |
| OGOHOGOH | Patung yang terbuat dari bambu, kertas, dan sebagainya berbentuk raksasa dan lain-lain yang diarak keliling desa pada hari tertentu (biasanya sehari menjelang Nyepi) (Bali) (8) |
| OHMMETER | Alat untuk mengukur hambatan listrik (8) |
| OIKUMENE | Gerakan yang bertujuan menyatukan atau menghimpun kembali gereja sedunia dan akhirnya menyatukan segenap umat Kristen (Agama Kristen); gerakan atau acara antargereja dan antardenominasi (Agama Kristen) (8) |
| OKANAGAN | Kota di Kanada (8) |
| OKLAHOMA | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Oklahoma City (8) |
| OKOFOBIA | Fobia terhadap kendaraan (Psikologi) (8) |
| OKSIASAM | Asam yang mengandung oksigen (Kimia) (8) |
| OKSIDASE | Enzim yang mendorong proses oksidasi dengan membebaskan hidrogen (Kimia) (8) |
| OKSIDASI | Penggabungan suatu zat dengan oksigen (Kimia); pelepasan elektron dari suatu partikel (molekul) (Kimia); penguraian mineral yang mengandung logam oleh 0₂ dan menimbulkan karat yang merupakan satu bentuk pelapukan kimia Kim (8) |
| OKSINTIK | Bersifat memproduksi atau asam menyekresi (8) |
| OKTILIUN | Sepuluh pangkat 27 (1027) (8) |
| OKUPANSI | Hunian (8) |
| OLAHBUDI | Kegiatan melatih batin untuk mempertajam akal dan perasaan (8) |
| OLAHOLAH | Olah (8) |
| OLAHRAGA | Aktivitas (gerak badan, kegiatan) yang memerlukan ketangkasan, kemahiran, atau tenaga (seperti sepak bola, berenang, catur, lempar lembing) yang dilakukan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh atau sebagai acara permainan, pertandingan, dan sebagainya; aktivitas yang melibatkan fisik dan keterampilan dari individu atau tim, dilakukan untuk hiburan; rubrik yang selalu tampil pada Harian Kompas (8) |
| OLAKALIK | Selalu kembali; berulang-ulang; bolak-balik; panjang lanjut (tentang perkataan dan sebagainya); tidak tetap; berubah-ubah (tentang pendirian dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| OLAKOLAK | Dendang laut (Sula leucogaster plotus) (8) |
| OLEANDER | Tumbuhan perdu hias yang selalu hijau, bunganya berangkai-rangkai, berwarna merah, merah jambu, atau putih, berasal dari Eropa Selatan (Nerium oleander) (8) |
| OLEHOLEH | Sesuatu yang dibawa dari bepergian; buah tangan (8) |
| OLIGARKI | Pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompok tertentu (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| OLIGOSEN | Zaman sejarah perkembangan kulit bumi kira-kira 40 juta sampai 25 juta tahun yang lalu, ketika alam hewan dan tumbuhan berangsur berkembang ke arah bentuknya yang sekarang (8) |
| OLIGURIA | Produksi air kemih yang rendah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| OLIMPICO | Stadion utama klub sepak bola AS Roma berkapasitas 72.698 penonton (8) |
| OLISTIUM | Suatu komunitas tanah longsor (Biologi) (8) |
| OLOKOLOK | Perkataan yang mengandung sindiran (ejekan, lelucon) atau perkataan untuk bermain-main saja; kelakar, senda gurau; cara menjahit dengan jarum kasar (8) |
| OLONGAPO | Kota di Filipina (8) |
| OLONGIVA | Golongan raja dan keturunannya pada susunan masyarakat suku Gorontalo (8) |
| OLTINKOL | Kota di Uzbekistan (9) |
| OMBITORO | Patung pesta pemotongan babi pada masyarakat suku Kamoro (8) |
| OMBYOKAN | Ikat, ombyok (8) |
| OMDURMAN | Kota di Sudan (8) |
| OMKOPING | Penyuapan terhadap seorang pejabat, baik berupa pemberian, barang, janji, maupun hadiah (ungkapan/Belanda) (8) |
| OMSENANG | Pria setengah baya yang suka bersenang-senang dengan wanita muda (8) |
| ONDEONDE | Penganan yang bentuknya seperti bola, terbuat dari tepung ketan atau singkong yang diberi isi gula merah, kelapa atau kacang hijau, kulitnya dilapisi wijen; penganan berbentuk bulat (8) |
| ONDERDIL | Suku cadang (Belanda) (8) |
| ONDOFOLO | Pimpinan tertinggi adat dan kampung yang memiliki kekuasaan yang otonom, dimiliki secara turun-temurun (Papua) (8) |
| ONGGOKAN | Longgokan; tumpukan; timbunan (8) |
| ONKOLOGI | Ilmu tentang tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya) (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ONOMICHI | Kota di Jepang (8) |
| ONTOGENI | Sejarah pertumbuhan makhluk hidup; penyelidikan mengenai kebiasaan berbahasa seseorang sepanjang hidupnya (Linguistik) (8) |
| ONTOLOGI | Cabang ilmu filsafat yang berhubungan dengan hakikat hidup (8) |
| OOGONIUM | Alat kelamin betina pada ganggang atau jamur Oomycetes (Biologi) (8) |
| OPAKAPIK | Menjawab secara berbelit-belit; berdalih; mencerai-beraikan; mengacaukan (api supaya lekas padam) (8) |
| OPALESEN | Setengah tembus cahaya; buram (8) |
| OPASITAS | Keadaan tidak tembus cahaya (Fisika) (8) |
| OPCENTEN | Persentase tambahan (ungkapan/Belanda) (8) |
| OPERATIF | Secara operasi (8) |
| OPERATOR | Orang yang bertugas menjaga, melayani, dan menjalankan suatu peralatan, mesin, telepon, radio, dan sebagainya (8) |
| OPNAISEL | Lipit tindas (8) |
| OPSIONAL | Bersifat pilihan; bukan keharusan (8) |
| OPTIMASI | Upaya atau cara untuk memperoleh hasil yang terbaik (8) |
| OPTISIEN | Orang yang ahli dalam alat-alat optik, terutama kacamata (8) |
| OPZIENER | Pengawas; penilik; inspektur (ungkapan/Belanda) (8) |
| ORAKARIK | Campur aduk; kacau balau; masakan kol yang diiris-iris halus dicampur dengan telur kocok, dicampur dengan daging cacah atau udang (8) |
| ORANGTUA | Ayah ibu kandung; orang tua orang yang dianggap tua (cerdik pandai, ahli, dan sebagainya); orang-orang yang dihormati (disegani) di kampung; tetua (8) |
| ORATORET | Coret-coret; tulisan tidak beraturan (dengan cat dan sebagainya) (8) |
| ORATORIA | Seni bicara dengan fasih dan efektif di depan umum; pidato di depan umum yang menggugah emosi pendengar (8) |
| ORATORIS | Seperti seorang orator (8) |
| ORDEBARU | Tata pemerintahan dengan sistem baru di Indonesia, berlangsung sejak tanggal 11 Maret 1966 hingga 20 Mei 1998 (8) |
| ORDELAMA | Tata pemerintahan pada masa sebelum orde baru (8) |
| ORDINASI | Peraturan; ketentuan; penahbisan menjadi pendeta (8) |
| ORDONANS | Perwira atau bawahannya dalam dinas ketentaraan yang tugasnya menyampaikan laporan, perintah, dan sebagainya dari atasan ke bawahan atau sebaliknya (Kemiliteran) (8) |
| ORENBURG | Kota di Rusia (8) |
| ORGASMIK | Dalam keadaan orgasme (8) |
| ORIENTAL | Mengenai dunia Timur atau negara-negara Timur (dilihat dari Eropa) (8) |
| ORIHUELA | Kota di Spanyol (8) |
| ORISINAL | Asli; tulen (8) |
| ORITSURU | Seni origami berbentuk bangau (Jepang) (8) |
| ORJENTNI | Oditur Jenderal TNI (akronim) (8) |
| ORKESTRA | Orkes; area yang terletak di depan panggung tempat duduk para pemusik (Kesenian) (8) |
| ORNITINA | Asam amino berupa senyawa metabolis pada sintesis urea, tetapi tidak terlibat dalam sintesis protein (8) |
| OROGRAFI | Cabang geografi fisik yang berhubungan dengan gunung-gunung (pengaruh adanya gunung, lembah, dan sebagainya) (8) |
| OROKOROK | Tumbuhan semak termasuk suku polong-polongan yang ditanam sebagai pupuk hijau; pupuk hijau (Crotalaria ferruginea); titiran dibuat dari tempurung kelapa yang dibunyikan dengan cara diketuk-ketuk (8) |
| OROMOTOR | Sistem gerak otot rongga mulut (termasuk rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir, dan pipi) pada bayi (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ORSOSPOL | Organisasi sosial politik (akronim) (8) |
| ORTODOKS | Berpegang teguh pada peraturan dan ajaran resmi, misalnya dalam agama; kolot; berpandangan kuno (8) |
| ORTODROM | Busur lingkaran besar yang digunakan dalam pelayaran untuk menggambar garis haluan lingkaran besar (Pelayaran) (8) |
| ORTOKLAS | Mineral yang merupakan silikat dari potasium dan aluminium (8) |
| ORTOPEDI | Ilmu tentang penyembuhan tulang, persendian, dan sebagainya yang tidak lurus atau salah bentuk (tulang punggung, kaki, dan tangan khusus pada anak-anak) (8) |
| ORTOTROP | Cara pelekatan bakal biji pada tembuni ketika mikropil dan pangkal tali pusar terletak pada satu garis lurus dengan arah berlawanan (Botani) (8) |
| ORUMIYEH | Kota di Iran (8) |
| OSILATOR | Alat yang menghasilkan osilasi listrik (seperti generator berfrekuensi radio) (Fisika) (8) |
| OSMANIYE | Kota di Turki (8) |
| OSTEOSIT | Sel khas tulang dewasa yang berkembang dari osteoblas (Biologi) (8) |
| OSTINATO | Pola irama yang dinyanyikan berulang (Musik) (8) |
| OTAKATIK | Coba-coba (8) |
| OTAKAYAM | Sukar mengerti; bodoh (kiasan); otak udang (kiasan) (8) |
| OTAKOTAK | Makanan yang dibuat dari ikan dan sebagainya dicampur dengan bumbu, dibungkus daun pisang atau daun kelapa, dan dibakar (dipanggang) (8) |
| OTJENTNI | Oditurat Jenderal TNI (akronim) (8) |
| OTOMATIS | Secara otomat; dengan bekerja sendiri; dengan sendirinya (8) |
| OTOMOBIL | Mobil (8) |
| OTOMOTIF | Berhubungan dengan sesuatu yang berputar dengan sendirinya (seperti motor dan sebagainya) (8) |
| OTORITAS | Kekuasaan yang sah yang diberikan kepada lembaga dalam masyarakat yang memungkinkan para pejabatnya menjalankan fungsinya; hak untuk bertindak; kekuasaan; wewenang; hak melakukan tindakan atau hak membuat peraturan untuk memerintah orang lain; badan resmi yang ditetapkan oleh pemerintah untuk mengelola bidang kegiatan tertentu (8) |
| OTORITER | Berkuasa sendiri; sewenang-wenang (8) |
| OTOSISTA | Alat penjaga keseimbangan pada berbagai hewan invertebrata (Biologi) (8) |
| OTRADNYY | Kota di Rusia (8) |
| OUEZZANE | Kota di Maroko (8) |
| OURINHOS | Kota di Brasil (8) |
| OVERCOAT | Jas hangat yang dipakai dalam hawa dingin (ungkapan/Inggris); cat paling luar (ungkapan/Inggris) (8) |
| OVERTURE | Komposisi musik dalam bentuk sonata (ungkapan/Musik/Inggris) (8) |
| OVIPARUS | Berhubungan dengan pelepasan telur yang berkembang dan menetas di luar induk betinanya (Biologi) (8) |
| OVITESIS | Alat reproduksi yang menghasilkan, baik telur maupun sel kelamin jantan pada hewan seperti siput (Biologi) (8) |
| OZOKERIT | Lilin mineral berwarna cokelat tua yang mengandung bahan mineral dan minyak (Geografi dan Geologi) (8) |
| PABIRING | Golongan kelas menengah suku Maloh (8) |
| PABISARA | Golongan ketua-ketua adat di suku Lore (8) |
| PABRIKAN | Orang, perusahaan, dan sebagainya yang memproduksi sesuatu, biasanya dalam skala besar; produk yang dihasilkan oleh pabrik (8) |
| PACANGAN | Tunangan (8) |
| PACARAIR | Tumbuhan, tinggi hingga 80 cm, sering ditanam sebagai tanaman hias (Impatiens lalsamina) (8) |
| PACATUBA | Kota di Brasil (8) |
| PACEKLIK | Musim kekurangan bahan makanan; masa sepi (tentang perdagangan, kegiatan, dan sebagainya); masa sulit (8) |
| PADAMARA | Lampu berkaki, terbuat dari bahan kuningan, digunakan pada saat ada kematian, biasanya diletakkan di samping jenazah (dengan bahan bakar minyak kelapa) (Tolaki) (8) |
| PADICERE | Padi yang lekas berbuah; padi cerai (8) |
| PADIGADU | Padi yang ditanam secara berendeng (8) |
| PADIGOGO | Padi ladang; padi huma (8) |
| PADIHUMA | Padi ladang; padi gogo (8) |
| PADIJAWI | Padi biasa, berasnya biasa dimasak sebagai nasi (bukan padi pulut) (8) |
| PAGADIAN | Kota di Filipina (8) |
| PAGARAYU | Perempuan penerima tamu dalam acara pesta pernikahan (8) |
| PAGARSUA | Pagar sebagai sekatan di antara dua ekor kerbau yang akan diadu (8) |
| PAGEBLUK | Wabah (penyakit); penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu; epidemi (Jawa) (8) |
| PAGIBUTA | Pagi-pagi benar (sebelum matahari terbit) (8) |
| PAGIHARI | Waktu pagi (8) |
| PAGINASI | Proses membagi dan menomori halaman pada dokumen (8) |
| PAGIPAGI | Pagi sekali (sebelum matahari terbit); dini hari; masih awal (belum waktunya); lekas-lekas (8) |
| PAGOPAGO | Ibu kota Samoa Amerika (8) |
| PAHATJET | Pahat bor yang berlubang-lubang khusus yang memungkinkan lumpur pengeboran dapat disemprotkan dengan kecepatan tinggi ke arah formasi yang sedang dibor (Petrologi dan Migas) (8) |
| PAHLAWAN | Orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani; hero (8) |
| PAHUNEYO | Patut menerima persembahan sebagai tamu (tentang biksu) (Agama Buddha) (8) |
| PAHUWATO | Kabupaten di Provinsi Gorontalo |
| PAJANGAN | Sesuatu yang digunakan untuk menghiasi gedung (jalan, kota, dan sebagainya); barang dagangan yang dipamerkan di etalase; pelaminan; puadai (8) |
| PAKAMBIA | Suku bangsa yang mendiami daerah lembah Sungai Laa, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| PAKANIRA | Engkau; Anda (8) |
| PAKARENA | Tarian tradisional dari Sulawesi Selatan yang diiringi oleh dua kepala drum (gandrang) dan sepasang instrumen alat semacam suling (8) |
| PAKARYAN | Pekerjaan yang berhubungan dengan seni; kerajinan tangan (8) |
| PAKETPOS | Paket yang dikirimkan melalui pos; pos paket (8) |
| PAKETTES | Paket yang merupakan sejumlah bahan ujian (Pendidikan) (8) |
| PAKIHANG | Botol kecil yang diisi dengan minyak khusus yang dianggap dapat menimbulkan kekuatan gaib (di Kalimantan) (8) |
| PAKINEMA | Benang-benang kromosom yang membelah kromatid seperti tampak pada pakiten (Biologi) (8) |
| PAKISTAN | Negara di Asia Selatan, berbatasan dengan Afganistan dan Iran di bagian barat, India di bagian timur, dan Tiongkok di arah timur laut (8) |
| PAKTURUT | Orang yang selalu mengikut apa saja yang dikatakan (dilakukan dan sebagainya) orang lain; orang yang ikut-ikutan; penurut (8) |
| PAKUBAJA | Paku terbuat dari baja keras, digunakan untuk memaku pada bangunan batu tanpa merusak bangunan; paku batu (8) |
| PAKUBANA | Paku pendek berkepala lebar, biasa digunakan pada karpet, kain, dan material tipis yang lain (8) |
| PAKUBATU | Paku terbuat dari baja keras, digunakan untuk memaku pada bangunan batu tanpa merusak bangunan; paku baja (8) |
| PAKUBUMI | Tiang pancang yang panjangnya ± 10 meter yang ditancapkan ke bumi untuk fondasi bangunan bertingkat (8) |
| PAKUBUTA | Paku penyambung dua bilah logam (seng, pelat besi, dan sebagainya); paku keling (8) |
| PAKULAUT | Acrostichum aureum (8) |
| PAKUNCEN | Orang yang bertugas menjaga kuburan (Jawa) (8) |
| PAKUULIR | Paku berulir yang cara memasukkannya (pada kayu, besi, dan sebagainya yang telah berlubang sebesar paku dan sebagainya) diputar dengan memakai obeng (8) |
| PALADIUM | Logam mulia berwarna putih perak, bersifat mulur dan mudah ditempa; unsur kimia logam transisi dengan nomor atom 46, lambang Pd, dan bobot atom 106,4 u (8) |
| PALANGAN | Tempat duduk pada haluan atau buritan perahu (Dayak) (8) |
| PALANPUR | Kota di India (8) |
| PALASARI | Liana yang batangnya bergetah putih, dudukan daunnya berkarang, bunganya berbentuk trompet kecil dan berwarna putih, tumbuh di bioma tropis basah, dapat dimanfaatkan sebagai obat dan bumbu masak; pulasari; pulosari (Alyxia stellata) (Botani) (8) |
| PALATINE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PALAWIJA | Tanaman selain padi; biasa ditanam di sawah atau di ladang (seperti kacang, jagung, ubi) (8) |
| PALEDANG | Orang yang pekerjaannya membuat barang-barang dari tembaga (Sunda) (8) |
| PALEMKOL | Palem yang daunnya berbentuk kipas bundar yang utuh dengan diameter daun 60–100 cm, tangkai daun berduri pada kedua sisinya mulai dari pangkal hingga separuh panjang tangkai, helai daun berlipat kecil-kecil dengan warna hijau mengilap dengan tepi bergerigi, warna bunganya mencolok (Licuala grandis) (8) |
| PALENCIA | Kota di Spanyol (8) |
| PALEOSEN | Zaman dalam sejarah perkembangan kulit bumi, kira-kira dari 65 juta tahun sampai dengan 50 juta tahun yang lalu (8) |
| PALEOSOL | Tanah fosil yang terbentuk di bawah pengaruh keadaan lingkungan masa purba dan dapat dikenali dari morfologi profilnya (Geografi dan Geologi) (8) |
| PALIATIF | Cara atau ikhtiar yang melunakkan, meringankan, atau mengurangi penderitaan; obat yang dapat meredakan rasa sakit (8) |
| PALINGAN | Yang (mudah) berpaling (berubah) atau yang dapat dipalingkan (diubah) (8) |
| PALITANA | Kota di India (8) |
| PALMDALE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PALMITAT | Garam atau ester dari asam lemak yang berbentuk kristal lilin, terdapat pada kebanyakan minyak kental dan beberapa minyak terpentin dan parafin (8) |
| PALOALTO | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PALONCHA | Kota di India (8) |
| PALUARIT | Gambar palu dan arit (lambang kaum komunis); palu sabit (8) |
| PALUBASA | Sup khas Makassar, dibuat dari daging yang dicampur rempah-rempah dan kelapa garing, biasanya dimakan dengan nasi putih (8) |
| PALUGADA | Apa yang lu mau, gue ada (istilah yang merujuk kepada usaha menyediakan beragam barang sesuai permintaan konsumen) (akronim) (8) |
| PALUMARA | Masakan ikan yang dibumbui asam jawa, garam dan kunyit dan lain-lain (Kaili) (8) |
| PALUNGAN | Bak tempat makanan dan minuman ternak (kuda, kerbau, burung, dan sebagainya); lawak-lawak (8) |
| PALUWALA | Pakaian adat pengantin laki-laki yang dipakai setelah akad nikah, dulunya merupakan pakaian adat raja (Gorontalo) (8) |
| PAMAITAN | Pohon dengan tinggi mencapai 12 m, jarang bercabang, daunnya berhadapan, tunggal, bertumpuk di ujung cabang, berbentuk lanset terbalik; kemaitan; sanrego (Lunasia amara) (Madura) (8) |
| PAMATANG | Orang yang pekerjaannya berburu dengan menggunakan tombak (Sunda) (8) |
| PAMBAKAL | Kepala desa; kepala kampung (Benuaq) (8) |
| PAMPASAN | Sesuatu yang harus diberikan kepada korban penganiayaan (pelanggaran lalu lintas, perusakan, dan sebagainya); ganti rugi (8) |
| PAMPLONA | Kota di Spanyol dan Kolumbia (8) |
| PANAHAPI | Panah yang mempunyai sumbu api pada ujungnya yang dinyalakan sesaat sebelum dilepaskan; cerawat (8) |
| PANAKOTA | Makanan penutup khas Italia yang memiliki tekstur seperti puding, tetapi lebih lembut, biasanya disajikan dengan potongan buah dan diberi saus buah atau karamel di atasnya (Tata Boga); makanan penutup khas Italia yang dibuat dari krim, susu, dan gelatin, bertekstur kental dan lembut, dapat disajikan dengan saus buah, saus karamel, atau pugasan lain (Tata Boga) (8) |
| PANASUAN | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (8) |
| PANCAGOL | Lima gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola (Olahraga) (8) |
| PANCARAN | Yang dipancarkan (disemburkan, dikeluarkan); siaran (radio, televisi); turunan; keturunan (anak cucu); hasil (cara) memancar (menyembur) (8) |
| PANCURAN | Air yang memancur; saluran pemancur; tempat air memancur (8) |
| PANDEMIK | Tersebar luas (tentang penyakit) di suatu kawasan, benua, atau di seluruh dunia (Kedokteran dan Fisiologi); penyakit epidemik yang tersebar luas (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PANFOBIA | Fobia terhadap apapun tanpa dasar yang jelas; fobia terhadap berbagai hal (Psikologi) (8) |
| PANGERAN | Gelar anak raja atau gelar orang besar dalam kerajaan (keluarga raja) (8) |
| PANGESTU | Berkah; restu (Jawa) (8) |
| PANGGANG | Dipanaskan (dimasak) di atas bara api (8) |
| PANGGUNG | Lantai (terbuat dari papan, bambu, dan sebagainya) yang diberi tiang; bangunan yang agak tinggi, lantainya bertiang; lantai yang agak tinggi tempat bermain sandiwara, berpidato, dan sebagainya; pentas; tempat yang agak tinggi (di stadion, gelanggang pacuan kuda, dan sebagainya) untuk menonton; tribune; tempat pertunjukan berlangsung (Kesenian) (8) |
| PANGKONG | Kapak pengeruk sagu, terbuat dari kayu berbentuk palu, salah satu ujungnya dilingkari lempengan besi tajam sebagai mata kapak (Sangir) (8) |
| PANGKUAN | Tempat untuk meletakkan sesuatu (antara pangkal paha dan lutut atau antara lengan atas dan siku); ribaan; haribaan (8) |
| PANGKUNG | Memangkung; memukul keras-keras (dengan kayu, godam, dan sebagainya) (8) |
| PANGLIMA | Pemimpin kesatuan tentara; hulubalang; pemimpin pasukan (8) |
| PANGLING | Tidak mengenal lagi (Jawa) (8) |
| PANGLONG | Perusahaan penebangan kayu yang diusahakan oleh orang-orang Cina; kilang kayu; tempat penggergajian kayu (8) |
| PANGOLAT | Tanda diakritis yang menghilangkan bunyi huruf induk pada akhir suku kata (Linguistik/Batak) (8) |
| PANGONAN | Tempat menggembala (Jawa) (8) |
| PANGPANG | Penganan yang dibuat dari terigu dan pemanis yang digoreng, berbentuk menyerupai bantal kecil bergaris-garis dan berwarna cokelat (8) |
| PANGPUNG | Dahan atau cabang kayu yang sudah kering (Sunda) (8) |
| PANIHATI | Kota di India (8) |
| PANITERA | Pejabat kantor sekretariat pengadilan yang bertugas pada bagian administrasi pengadilan, membuat berita acara persidangan, dan tindakan administrasi yang lain; penulis; sekretaris (dalam perkumpulan, organisasi); gripir (8) |
| PANJATAN | Tempat memanjat; tempat kaki berpijak ketika memanjat; hasil memanjat; dakian; tanjakan (8) |
| PANJATAP | Panitia kerja tetap (akronim) (8) |
| PANJUNAN | Tukang (membuat) periuk belanga (8) |
| PANKREAS | Kelenjar ludah perut (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PANOAQIL | Kota di Pakistan (8) |
| PANORAMA | Pemandangan alam yang bebas dan luas; kanvas panjang yang menunjukkan beberapa gambar dengan jarak tertentu, digunakan sebagai latar panggung (Kesenian) (8) |
| PANTALON | Celana panjang (8) |
| PANTARAN | Sama umurnya; sebaya; sepantar (Jawa) (8) |
| PANTAUAN | Hasil memantau (8) |
| PANTOFEL | Sepatu yang bagian atasnya tertutup (tanpa tali), mudah dipakai dan dilepas (8) |
| PANTOMIM | Pertunjukan drama tanpa kata-kata yang dimainkan dengan gerak dan ekspresi wajah (biasanya diiringi musik); pertunjukan dengan musik, sulap, partisipasi penonton, topik aktual, tarian, dan adegan-adegan transformasi (Kesenian) (8) |
| PANTULAN | Gerakan berbalik (arahnya); yang dipantulkan (8) |
| PANYIPAT | Bambu atau kayu untuk meratakan beras yang akan ditakar (Sunda) (8) |
| PAOYPAET | Kota di Kamboja (8) |
| PAPACANG | Tunangan (wanita) (Sunda) (8) |
| PAPANGOL | Papan yang berada di belakang gawang yang tingginya tidak boleh lebih dari 18 inci (tentang hoki) (Olahraga) (8) |
| PAPANROH | Papan persegi panjang, sisi depannya biasanya ditulisi periode hidup beserta nama, jenis kelamin, marga, status atau gelar, dan nama anak-anak orang yang meninggal, digunakan sebagai pemujaan terhadap leluhur, biasanya diletakkan di dalam kuil atau altar; papan arwah (8) |
| PAPANTIK | Perangkat elektronik untuk mengetikkan data ke dalam komputer atau yang sejenis (8) |
| PAPARAZI | Juru foto bayaran yang memburu para selebritas (8) |
| PAPARISA | Tempat pengolah sagu di Maluku, berupa pondok tanpa dinding, berpenopang empat tiang, beratap rumbia (8) |
| PAPASENA | Suku bangsa yang mendiami daerah sebelah hilir Sungai Tariku, Kota Jayapura, Provinsi Papua (8) |
| PAPATONG | Serangga bersayap dua pasang dan berbadan panjang (sering menjadi mangsa burung), terbang cepat, hidup di dekat perairan; capung; sipatung; sibur-sibur; sibar (Anisoptera) (8) |
| PAPILOMA | Tumor jinak di kulit yang muncul karena penebalan lapisan kulit berlebih; kutil (8) |
| PARABOLA | Garis lengkung datar yang terbentuk jika suatu bidang memotong kerucut sejajar dengan garis potong titik sudut puncak dengan salah satu titik pada keliling alas (Matematika); antena televisi berbentuk bundar seperti piring cekung yang dapat menangkap siaran jarak jauh (8) |
| PARACATU | Kota di Brasil (8) |
| PARADISE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PARADISO | Firdaus; bagian dari bentuk panggung mekanik yang mampu membuat aktor-aktor tampak seperti dewa dewi atau tokoh supernatural lainnya (Kesenian) (8) |
| PARADOKS | Pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran; bersifat paradoks (8) |
| PARAGAMI | Pembentukan suatu nukleus zigot dengan perfusian inti dalam sinsitium (Biologi) (8) |
| PARAGRAF | Bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru); alinea (8) |
| PARAGUAI | Negara yang terletak di Amerika Selatan, beribu kota Asunción (8) |
| PARAKANG | Manusia jadi-jadian yang dapat berubah menjadi apa saja dalam keadaan yang tidak sempurna, misalnya anjing tanpa buntut, karena melanggar aturan ilmu hitam (Bugis-Makassar) (8) |
| PARAKORI | Makhluk yang hidup dalam tubuh makhluk lain tanpa menjadi parasitnya (Biologi) (8) |
| PARALAKS | Perubahan semu pada arah suatu benda yang disebabkan oleh perubahan letak pemandang (8) |
| PARAMATA | Kain yang dibuat dari serat sutra dan katun, digunakan sebagai bahan membuat pakaian (Tata Busana) (8) |
| PARAMITA | Ajaran yang menjelaskan sifat luhur, terdiri atas sadparamita dan dasaparamita (Agama Buddha) (8) |
| PARAMORE | Grup musik peraih Grammy Awards 2024 kategori Best Rock Album (8) |
| PARANADA | Lima garis horizontal tempat not diletakkan pada notasi musik balok (Musik) (8) |
| PARANGAN | Penyakit kulit pada tengkuk atau hidung (8) |
| PARANOIA | Penyakit jiwa yang membuat penderita berpikir aneh-aneh yang bersifat khayalan, seperti merasa dirinya orang besar atau terkenal; penyakit khayal (Psikologi); film drama thriller Indonesia tahun 2021 yang disutradarai Riri Riza dan diproduseri Mira Lesmana (8) |
| PARANOID | Ditandai dari atau menyerupai paranoia (8) |
| PARAPARA | Anyaman bambu dan sebagainya tempat menaruh perkakas dapur; pagu; rak untuk menjemur ikan; rak atau jala untuk menaruh barang-barang (di kereta api) (8) |
| PARAPATI | Merpati (Minangkabau) (8) |
| PARASAIR | Permukaan air yang digunakan dalam pengukuran ketinggian suatu titik (8) |
| PARATIPE | Spesimen asli selain holotipe dan isotipe (8) |
| PARAVION | Pos udara (ungkapan/Prancis) (8) |
| PARAWARI | Orang yang bertugas membagi-bagikan makanan pada upacara Kawalu (Sunda) (8) |
| PARBHANI | Kota di India (8) |
| PARDIPAH | Belanga antik raja-raja Banjar (Banjar) (8) |
| PAREANOM | Warna hijau muda kekuning-kuningan (Jawa); bendera hijau kuning (Jawa) (8) |
| PARENIAL | Berumur panjang (tentang tumbuhan) (8) |
| PARENKIM | Jaringan dasar tumbuhan yang terdiri atas sel-sel hidup yang mempunyai fungsi dan bentuk yang berbeda-beda; sel pada organ yang mempunyai fungsi tertentu atau sel kelenjar di luar komponen jaringan ikat (8) |
| PARENTAL | Tentang sistem kekerabatan dalam keluarga yang bersifat atau berhubungan dengan orang tua (ayah ibu) sebagai pusat kekuasaan (8) |
| PAREPARE | Kota madya di Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| PARGONSI | Pemain kesenian tradisional gondang (Batak) (8) |
| PARIAMAN | Kota madya di Provinsi Sumatra Barat (8) |
| PARIETAL | Berkaitan dengan dinding berongga pada tanaman atau hewan, seperti ovarium tanaman atau tengkorak hewan (8) |
| PARIJOTO | Perdu tegak tinggi mencapai 1-2 m, tumbuh di lereng gunung atau hutan, berdaun lonjong, buah berwarna ungu jika masak, berkhasiat bagi ibu hamil (Medinella speciosa) (Botani) (8) |
| PARINGIN | Ibu kota Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (8) |
| PARIWARA | Iklan yang berupa berita (bukan gambar atau poster); reklame; pemberitahuan, misalnya dalam koran; pengumuman; pengiring; pengikut (8) |
| PARKIRAN | Tempat parkir (8) |
| PARLEMEN | Badan yang terdiri atas wakil-wakil rakyat yang dipilih dan bertanggung jawab atas perundang-undangan dan pengendalian anggaran keuangan negara; dewan perwakilan rakyat (8) |
| PARNAIBA | Kota di Brasil (8) |
| PAROKIAL | Bersifat paroki; terbatas; sempit; picik (tentang pandangan politik dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| PARONDOL | Mayang yang keluar bersamaan (lebih dari satu, tentang enau) (Batak) (8) |
| PAROUSIA | Kedatangan Yesus yang kedua kali (Agama Kristen) (8) |
| PARSABAD | Kota di Iran (8) |
| PARTENOT | Makhluk yang dihasilkan oleh partenogenesis; partenogenom (Biologi) (8) |
| PARTIKEL | Unsur butir (dasar) benda atau bagian benda yang sangat kecil dan berdimensi; materi yang sangat kecil, seperti butir pasir, elektron, atom, atau molekul; zarah; kata yang biasanya tidak dapat diderivasikan atau diinfleksikan, mengandung makna gramatikal dan tidak mengandung makna leksikal, termasuk di dalamnya artikel, preposisi, konjungsi, dan interjeksi (Linguistik) (8) |
| PARTISAN | Pengikut partai, golongan, atau paham tertentu (8) |
| PARTITIF | Menunjukkan bagian dari suatu keseluruhan (8) |
| PARTITUR | Bentuk tertulis atau tercetak pada komposisi musik (8) |
| PARUPARU | Organ tubuh yang diserang virus SARS-CoV-2; organ tubuh yang berupa sepasang kantong berbentuk bulat toraks, terdapat dalam rongga dada, berfungsi sebagai alat pernapasan (untuk membersihkan darah dengan oksigen yang diisap dari udara pada manusia dan sebagian binatang) (8) |
| PASALNYA | Yang menjadi masalah (8) |
| PASANGAN | Yang selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang; seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya; salah satu dari dua organ tubuh yang berpasangan; yang merupakan pelengkap bagi yang lain; huruf penanda konsonan yang ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya (Linguistik); barang apa yang dipasang; petaruh (dalam perjudian); hasil memasang; kayu yang diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; yang menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dan sebagainya); partner (8) |
| PASARAYA | Toko besar penjual berbagai jenis barang (bahan makanan, barang kelontong, peralatan rumah tangga, keperluan sehari-hari, dan sebagainya) yang disusun dalam bagian terpisah untuk pelayanannya (8) |
| PASBADAN | Sesuai dengan ukuran dan garis tubuh (8) |
| PASIRGAS | Lapisan pasir atau butir pasir berpori yang mengandung gas bumi (8) |
| PASIRING | Selokan kecil di sekeliling rumah sebagai tempat mengalirnya air cucuran atap (Bugis) (8) |
| PASPASAN | Sekadar cukup untuk hidup sederhana (tentang penghasilan dan sebagainya); hanya pas (tidak lebih tidak kurang untuk keperluan tertentu) (8) |
| PASRAMAN | Tempat belajar agama, terutama Buddha atau Hindu; satuan pendidikan keagamaan Hindu pada jalur formal atau nonformal (Agama Hindu) (8) |
| PASTILES | Jenis gula-gula yang mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dan sebagainya biasanya berbentuk butiran kecil (8) |
| PASTORAL | Berhubungan dengan pastor; mengenai pendeta; mengenai kehidupan di dusun; mengenai gembala dan penghidupannya; karya sastra yang menggambarkan kehidupan pedesaan yang tenang dan tenteram (8) |
| PASTORAN | Tempat kediaman pastor (8) |
| PASUNGAN | Alat untuk mengikat ternak (dadung) di dalam kandang untuk menjaga agar ternak tidak lepas dan gerakannya terbatas (8) |
| PASUPASU | Tulang pipi (8) |
| PASURUAN | Kota madya di Provinsi Jawa Timur; kabupaten di Provinsi Jawa Timur (8) |
| PATAMBON | Rumah yang sudah ditinggal oleh penghuni (Sunda) (8) |
| PATERNAL | Berhubungan dengan ayah; berhubungan melalui ayah (8) |
| PATERSON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PATIRASA | Kebal (8) |
| PATIRTAN | Taman pemandian (zaman dahulu) (8) |
| PATISERI | Toko yang menjual kue dan pastri (8) |
| PATOLOGI | Ilmu tentang penyakit (8) |
| PATOPATO | Kegiatan menyanyi dan menari yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam sebuah pesta (Sangir) (8) |
| PATRIARK | Bapak dan kepala keluarga; datuk; pendiri sesuatu; orang tua yang sangat dihargai atau dihormati; sesepuh; ulama tertinggi gereja Kristen Ortodoks; Uskup Agung; Mahauskup (Agama Kristen) (8) |
| PATRONIM | Nama ilmiah yang didasarkan pada nama seseorang (Biologi) (8) |
| PATUNGAN | Bersama-sama membeli, menyewa, dan sebagainya; bersama-sama mengumpulkan uang untuk suatu maksud (8) |
| PAULINIA | Kota di Brasil (8) |
| PAULISTA | Kota di Brasil (8) |
| PAUSBIRU | Paus berukuran paling besar dengan berat 190,000 kg dan panjang tubuh 30 m, tubuh berwarna biru keabu-abuan, serta makanan utamanya krustasea (Balaenoptera musculus) (8) |
| PAVILIUN | Rumah (bangunan) tambahan di samping rumah induk (8) |
| PAVLODAR | Kota di Kazakhstan (8) |
| PAWONGAN | Kesatuan hidup masyarakat suku Bali setingkat desa, terdiri atas desa adat dan desa dinas (Bali) (8) |
| PAYAPAYA | Ludah merah ketika makan sirih (8) |
| PAYSANDU | Kota di Uruguay (8) |
| PAYUDARA | Buah dada; susu; tetek (8) |
| PAYUNGAN | Perbungaan terbatas yang memiliki permukaan atas yang rata dan gantilan-gantilan bunganya berasal dari satu titik bersama, umumnya dijumpai pada pegagan (Botani) (8) |
| PEARLAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PEBISNIS | Orang yang secara komersial berusaha dalam dunia perdagangan; orang yang berbisnis (8) |
| PEDAGOGI | Ilmu pendidikan; ilmu pengajaran (8) |
| PEDENGAN | Barang untuk penutup (seperti ebek, tirai, kelir) (Melayu Jakarta); nama samaran (Melayu Jakarta); dalih; kedok dan sebagainya (kiasan) (Melayu Jakarta) (8) |
| PEDESAAN | Daerah permukiman penduduk yang sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, iklim, dan air sebagai syarat penting bagi terwujudnya pola kehidupan agraris penduduk di tempat itu; perdesaan (8) |
| PEDIATRI | Ilmu kedokteran tentang kesehatan anak (8) |
| PEDIGREE | Silsilah (ungkapan/Inggris) (8) |
| PEDOLOGI | Ilmu tentang tingkah laku dan perkembangan anak; ilmu tentang tanah (8) |
| PEDOSFER | Bagian biosfer yang terdiri atas tanah dan makhluk tanah (Biologi) (8) |
| PEDREGAL | Kota di Panama (8) |
| PEDUNKEL | Tangkai utama perbungaan atau bunga tunggal; gagang (Botani) (8) |
| PEGANGAN | Barang yang dipegang; bagian perkakas yang dipegang; urusan (pekerjaan dan sebagainya) yang dipegang; daerah (lingkungan) yang dipegang; pekerjaan (pencarian dan sebagainya) yang tentu; jabatan (8) |
| PEJANTAN | Binatang jantan (sapi dan sebagainya) yang menjadi bibit; pemacek (8) |
| PEJATIAN | Kesukaan; kehendak; yang dikehendaki (8) |
| PEKARANG | Senjata (Sunda) (8) |
| PEKARATE | Atlet karate; karatedo (8) |
| PEKTORAL | Berkaitan dengan bagian dada (8) |
| PELABRAK | Orang yang melabrak (8) |
| PELAGUAN | Perihal (cara) melagukan (8) |
| PELAHLAR | Pohon endemis pulau Nusakambangan, termasuk pohon yang sangat langka, daunnya berdiameter di atas 20 cm dan bergelombang di tepi dengan alur pertulangan sejajar menonjol di bawah permukaan daun, kayunya biasa digunakan untuk membuat kapal; meranti Jawa (Dipterocarpus littoralis) (Botani) (8) |
| PELAMBAT | Zat yang dapat mengurangi kecepatan reaksi kimia (Kimia) (8) |
| PELAMBUK | Uang sokongan (sumbangan) (8) |
| PELANCAR | Alat untuk melancarkan (jalannya sesuatu); balok penghubung tiang rumah (8) |
| PELANDUK | Mamalia berkuku genap, berbadan langsing, kaki depan lebih pendek daripada kaki belakang, rambutnya berwarna cokelat kemerah-merahan (Tragulus spp.) (8) |
| PELANGAI | Belang (8) |
| PELANGGI | Batu pualam beraneka warna; marmar berwarna-warna; pelinggam (8) |
| PELANJUT | Orang yang melanjutkan; penerus (8) |
| PELANTAK | Alat (dari kayu dan sebagainya) untuk melantak senapan; pemukul pancang; besi pelocok pompa dan sebagainya (8) |
| PELANTAR | Orang yang melantarkan (menyampaikan dan sebagainya); perantara; bangku atau balai-balai panjang tempat duduk-duduk (di pekarangan, lepau, dan sebagainya) dan sebagainya; lantai atau bagian rumah yang dibangun agak tinggi dan tidak diberi atap untuk tempat menjemur pakaian dan sebagainya; tangga berpara-para untuk mengerjakan atau mengecat bangunan yang tinggi; aram-aram (8) |
| PELANTUN | Orang yang melantunkan; penyanyi (8) |
| PELARIAN | Perihal berlari; perihal melarikan diri; pengungsi; tempat berlari (8) |
| PELASPAS | Memelaspas; meresmikan gedung baru; menahbiskan (di Bali) (8) |
| PELATNAS | Pemusatan latihan nasional (pusat pelatihan untuk atlet nasional) (akronim) (8) |
| PELAUTAN | Perihal memasukkan ke laut; pembuangan ke laut; pemusnahan dengan jalan menenggelamkan ke laut (8) |
| PELAWAAN | Undangan (8) |
| PELAWANG | Penjaga pintu gerbang (8) |
| PELBAGAI | Berbagai-bagai; beberapa; beraneka macam; bermacam-macam (8) |
| PELEBAYA | Pertanda; algojo (8) |
| PELEBEGU | Paham animisme di Tanah Karo (8) |
| PELECING | Masakan khas suku Sasak, dibuat dari sayur, ikan atau ayam (Sasak) (8) |
| PELENCIT | Terpelencit; melencit ke luar (karena ditekan dan sebagainya) (8) |
| PELENGAK | Terpelengak; tercengang atau keheranan karena terkejut (Melayu Jakarta) (8) |
| PELENGAN | Pelipis (Melayu Jakarta) (8) |
| PELIHARA | Jaga; rawat (8) |
| PELINDAS | Alat untuk menggilas, menggelek (8) |
| PELINGNA | Lubang belut di sawah (Sunda) (8) |
| PELINTAS | Orang yang melintas; orang yang lalu (berjalan) (8) |
| PELINTIR | Putar (8) |
| PELINTUH | Guna-guna (mantra) untuk melemahkan (semangat) lawan (8) |
| PELOBIAN | Proses, cara, perbuatan menghubungi atau melakukan pendekatan (terhadap pejabat pemerintah atau pemimpin politik) untuk memengaruhi keputusan atau masalah yang dapat menguntungkan sejumlah orang; usaha untuk memengaruhi pihak lain dalam memutuskan suatu perkara atau soal, biasanya dengan berunding secara tidak resmi atau secara pribadi; bentuk partisipasi politik yang mencakup usaha individu atau kelompok untuk menghubungi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dengan tujuan memengaruhi keputusan atau masalah yang dapat menguntungkan sejumlah orang (Politik dan Pemerintahan) (8) |
| PELOKASI | Alat untuk menentukan lokasi; orang yang menentukan atau menetapkan batas-batas tanah atau pertambangan (8) |
| PELOMPAT | Atlet dalam cabang olahraga lompat jauh (8) |
| PELONTAR | Alat dan sebagainya untuk melontar; sesuatu yang digunakan untuk melontari (seperti batu); orang yang melempar (melempari, melemparkan) sesuatu (8) |
| PELUBANG | Lubang di tanah yang sengaja digali untuk menangkap binatang; serling; alat untuk melubangi sesuatu (8) |
| PELUNCUR | Model pesawat terbang yang tidak bermesin; alat untuk meluncur atau meluncurkan; padanan dari launcher (8) |
| PELUNTUR | Alat atau sesuatu untuk melunturkan; obat untuk cuci perut (memudahkan buang air); obat untuk melancarkan haid (8) |
| PEMAAFAN | Proses, cara, perbuatan memaafkan; pengampunan (8) |
| PEMADUAN | Hal memadu istri dengan wanita lain; hal menjadikan istri bermadu; proses, cara, perbuatan memadu; penyatuan (8) |
| PEMALANG | Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, terkenal dengan sebutan Kota Grombyang atau Kota Ikhlas; ibu kota Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| PEMAMPAT | Penekan; penyebab mampat; penyebab tidak mengalir (tentang air selokan) (8) |
| PEMANGKU | Orang yang memangku; pengelola; penyelenggara (pemerintahan dan sebagainya); orang yang mewakili (raja dan sebagainya); pinandita (8) |
| PEMANGSA | Pemakan; hewan yang menjadikan sesuatu sebagai mangsa (8) |
| PEMANTAS | Perhiasan dan sebagainya yang membuat supaya menjadi lebih pantas (kelihatan bagus) (8) |
| PEMASTER | Burung yang kicauannya ditiru oleh burung lainnya (8) |
| PEMATANG | Jalan kecil yang agak ditinggikan (di sawah, di tempat yang berpaya-paya, dan sebagainya); bagian tanah di sisi kotak penggalian yang dibiarkan sehingga tempat yang digali tampak dan dapat terus diteliti (Arkeologi) (8) |
| PEMAYANG | Perahu mayang; jaring besar; pukat (8) |
| PEMAZMUR | Pelantun mazmur yang dipakai dalam misa (Agama Katolik) (8) |
| PEMBABIL | Pembantah; pelawan (8) |
| PEMBAHAN | Informan (8) |
| PEMBAKAR | Orang yang membakar; alat untuk membakar; bahan yang mempunyai komposisi eksotermik tinggi yang digunakan terutama untuk menimbulkan pembakaran (Kedirgantaraan) (8) |
| PEMBALAP | Orang yang turut dalam lomba adu cepat; orang yang membalap (8) |
| PEMBALIK | Alat untuk membalik (8) |
| PEMBALUT | Sesuatu yang dipakai untuk membalut; alat atau cara melangsingkan tubuh dengan membalut bagian tertentu, seperti perut, paha, atau kaki (8) |
| PEMBANTU | Orang (alat dan sebagainya) yang membantu; penolong; orang upahan, pekerjaannya (membantu) mengurus pekerjaan rumah tangga (memasak, mencuci, menyapu, dan sebagainya); mata gawai (8) |
| PEMBARAP | Pegawai marga di bawah jabatan pesirah (di Palembang); anak sulung; kepala desa; lurah (di Sumatra); anak sulung (Jawa) (8) |
| PEMBARAT | Orang yang menjadi penganut adat Barat (Minangkabau) (8) |
| PEMBARUT | Pembalut; pembebat (8) |
| PEMBATAK | Perampok; penyamun (8) |
| PEMBAYAN | Saudara ipar; biras (Minangkabau) (8) |
| PEMBAYUN | Anak sulung; anak tertua (8) |
| PEMBEBEK | Orang yang mengikuti saja pendapat orang lain; orang yang gemar beristri banyak (kiasan) (8) |
| PEMBEKAL | Orang yang memberi bekal, bahan-bahan, barang-barang yang dipesan; pemasok (8) |
| PEMBELOT | Orang yang membelot (berkhianat lalu memihak kepada musuh) (8) |
| PEMBERAT | Benda yang dipakai untuk memberati atau memberatkan, seperti tolak bara; pembobot (8) |
| PEMBESAR | Orang yang menjadi pemimpin (kepala) pada suatu daerah (pekerjaan, kantor); penguasa; pemegang tampuk pimpinan; pejabat; orang yang berpangkat tinggi; alat untuk membesarkan (8) |
| PEMBESUT | Orang yang membesut; alat untuk membesut; pelatih; pengasuh (kiasan) (8) |
| PEMBIDAS | Lembing yang dilepaskan dengan sesuatu yang melenting; pasukan penggempur (penembus); pasukan pembidas (8) |
| PEMBILAS | Air pencuci (pembasuh) yang kedua kali; alat konsentrasi yang digunakan untuk mengambil mineral berharga pada tahap akhir sehingga ampasnya merupakan ampas akhir untuk dibuang (8) |
| PEMBOBOL | Orang yang merusak atau membongkar dengan paksa; orang yang mencuri uang dengan tipu daya (8) |
| PEMBOBOT | Benda yang digunakan untuk memberi bobot; pemberat (8) |
| PEMBOROS | Orang yang berlebihan dalam pemakaian uang, barang, dan sebagainya; tabiat boros (8) |
| PEMBUANG | Orang yang membuang (8) |
| PEMBUJUK | Orang yang membujuk (merayu) (8) |
| PEMBUKUT | Pembungkus; penutup (8) |
| PEMBULUH | Sesuatu yang menyerupai ruas buluh (panjang bulat dan berongga seperti pipa air) (8) |
| PEMBURAS | Orang yang suka mengobrol (8) |
| PEMENDAK | Cincin logam pada keris yang terletak antara tangkai dan mata keris; pendongkok (Minangkabau) (8) |
| PEMENDAM | Orang yang memendam; alat untuk memendam (8) |
| PEMENDEK | Yang membuat jadi pendek (8) |
| PEMENSIL | Penggambar cerita komik dengan pensil, merupakan penerjemah cerita ke bentuk gambar (Kesenian) (8) |
| PEMERAGA | Orang yang memperagakan (busana dan sebagainya); peraga (8) |
| PEMERATA | Yang membuat jadi merata (8) |
| PEMERIAN | Penggambaran; penjelasan (tentang sifat, keadaan, hal) suatu peristiwa; penguraian unsur-unsurnya; keterangan kebahasaan dalam bentuk uraian yang menjelaskan berbagai peristiwa kebahasaan; kata atau kelompok kata yang membatasi atau meluaskan makna kata lain (Linguistik) (8) |
| PEMETAAN | Proses, cara, perbuatan membuat peta; penggambaran (keadaan, sesuatu) (8) |
| PEMIDANG | Perkakas untuk merentangkan kulit yang dijemur, kain yang disulam, dan sebagainya (8) |
| PEMIMPIN | Orang yang memimpin; petunjuk; buku petunjuk (pedoman) (8) |
| PEMINANG | Tempat sirih; orang yang meminang; pelamar (pekerjaan) (8) |
| PEMINDAI | Alat untuk memeriksa atau mengamati data yang direkam; alat untuk memindai sesuatu (misalnya tubuh manusia); perangkat keras untuk mengopi gambar dan teks dalam bentuk digital (8) |
| PEMIPAAN | Pemasangan pipa (8) |
| PEMOLAAN | Proses, cara, perbuatan memolai; jenis terapi fisik dengan melakukan latihan yang dirancang untuk memperkuat otot atau saraf tertentu (Ilmu Gizi) (8) |
| PEMOTRET | Fotografer; juru foto; tukang potret; juru potret; orang yang memotret; alat atau perkakas untuk memotret (8) |
| PEMROSES | Yang memproses; alat untuk memproses; prosesor (8) |
| PEMUAIAN | Proses, cara, perbuatan memuai; proses memperbesar ukuran (volume) bahan yang massanya tetap (Fisika) (8) |
| PEMULUNG | Orang yang mencari nafkah dengan jalan mencari dan memungut serta memanfaatkan barang bekas (seperti puntung rokok) dengan menjualnya kepada pengusaha yang akan mengolahnya kembali menjadi barang komoditas; orang yang memulung (8) |
| PEMUNCAK | Puncak; orang yang tertinggi pangkatnya; juara (kampiun) (8) |
| PEMUSING | Alat (mesin) yang menggunakan kekuatan pusingan (putaran); alat untuk memutar (seperti obeng, engkol, dan sebagainya) (8) |
| PEMVONIS | Orang yang memvonis (8) |
| PENABOLA | Pena yang bermata bulat (tumpul) yang dilengkapi dengan tinta kental dalam tabung; bolpoin (8) |
| PENABUNG | Orang yang menabung; penyimpan uang (8) |
| PENADBIR | Pengurus; pengelola (8) |
| PENAFLOR | Kota di Chili (8) |
| PENALANG | Orang yang meminjami uang untuk membayar sesuatu; orang yang menalangi (8) |
| PENAMBAH | Sesuatu yang dipakai untuk menambah; bilangan yang ditambahkan kepada bilangan lain (dalam penjumlahan) (Matematika); peranti yang data keluarannya adalah jumlah aritmatika dari dua atau lebih data masukan (Komputer) (8) |
| PENAMBUL | Pemain komidi (akrobat, sulap, dan sebagainya) (8) |
| PENAMPAN | Dulang; talam (8) |
| PENAMPIL | Orang yang menampilkan, orang yang mempertontonkan (tentang tarian, lagu, dan sebagainya) (8) |
| PENANGIS | Mudah atau suka menangis; cengeng; orang yang suka menangis; orang yang cengeng (8) |
| PENARUNG | Rintangan; batu penarung; sesuatu yang menyakitkan hati (kiasan); orang yang menjadi perintang; kaum penarung; kaum reaksioner (kiasan) (8) |
| PENATAAN | Proses, cara, perbuatan menata; pengaturan; penyusunan; pengaturan lajur, pengepasan huruf, serta pengaturan baris huruf hingga rata kiri dan kanan (Komputer) (8) |
| PENCACAH | Orang yang mencacah; alat untuk mencacah; penjumlah (8) |
| PENCACAK | Pencopet; tukang copet (8) |
| PENCACAT | Orang yang suka mencacat (mencela); pencela; pencerca (8) |
| PENCACAU | Orang yang sering mengigau; doa mantra atau azimat yang membuat orang lain (lawan) menjadi bingung (8) |
| PENCAHAR | Obat pencuci perut; obat urus-urus (seperti kastroli, garam inggris) (8) |
| PENCAKAK | Orang yang suka sekali berkelahi (8) |
| PENCAKAR | Alat untuk mencakar atau menggaruk; penggaruk; kuku; orang dan sebagainya yang mencakar (8) |
| PENCAKUP | Alat perangkap seperti gunting yang bergerigi untuk menangkap tikus, babi hutan, dan sebagainya (8) |
| PENCANAI | Orang yang bekerja mencanai; pengasah; penyerudi; alat atau benda untuk mencanai, menggiling, menggelek, dan sebagainya (8) |
| PENCANDU | Pengisap candu; pemadat; penggemar (kiasan) (8) |
| PENCARAK | Orang yang mengambil secara berlebihan (untung dan sebagainya) (8) |
| PENCATAT | Orang yang mencatat; penulis notula rapat; notulis; alat untuk mencatat (8) |
| PENCEBAK | Penggali barang tambang (8) |
| PENCECAK | Pencopet (8) |
| PENCEMAS | Orang yang mudah cemas; penakut (8) |
| PENCERNA | Penghancur; orang yang memahami (kiasan) (8) |
| PENCETUS | Orang yang mencetuskan (pernyataan, perasaan, kehendak, gagasan, dan sebagainya); sesuatu (zat, aktivitas, dan sebagainya) yang memicu munculnya penyakit (8) |
| PENCILOK | Orang yang mencilok (mencopet); pencuri; pencopet (8) |
| PENCINTA | Orang yang sangat suka akan (8) |
| PENCIPTA | Yang menciptakan (mengadakan, menjadikan, membuat, dan sebagainya) (8) |
| PENCOMEL | Orang yang suka mencomel; penggerutu; pengomel (8) |
| PENCOPET | Orang yang mencopet; tukang copet; pencacak; pencilok (8) |
| PENCOPOT | Orang yang mencopot (8) |
| PENCORET | Orang yang mencoret (8) |
| PENDADAH | Peti tempat menyimpan dadah; orang yang mempunyai ketergantungan pada obat atau bahan narkotik seperti ganja, heroin (8) |
| PENDAGEL | Orang yang mendagel; pelawak (8) |
| PENDAHAN | Lembing pendek atau pisau yang penggunaannya dengan cara dilemparkan (8) |
| PENDAKWA | Orang yang mendakwa (menuntut, menuduh) (8) |
| PENDAPAT | Pikiran; anggapan; buah pemikiran atau perkiraan tentang suatu hal (seperti orang atau peristiwa); kesimpulan (sesudah mempertimbangkan, menyelidiki, dan sebagainya); orang yang mula-mula menemukan atau menghasilkan (sesuatu yang tadinya belum ada atau belum diketahui) (8) |
| PENDARAH | Yang sudah sering dipakai untuk menikam orang dan sebagainya (tentang keris atau senjata tajam); kekuatan magis (keris) (8) |
| PENDARAN | Sesuatu yang berpendar; pancaran cahaya yang tidak dapat dijelaskan hanya karena suhu dari benda pemancar itu, tetapi merupakan akibat reaksi kimia pada suhu biasa, berondongan elektron, radiasi elektromagnetik, dan medan elektrik (Fisika) (8) |
| PENDEKAR | Orang yang pandai bersilat (bermain pedang dan sebagainya); orang yang gagah berani (suka membela yang lemah dan sebagainya); pahlawan (8) |
| PENDERAS | Alat untuk mempercepat; orang yang tangkas; orang yang terburu nafsu (8) |
| PENDERES | Penyadap (8) |
| PENDERMA | Orang yang memberi derma; murah hati; suka memberi uang (8) |
| PENDIGIT | Peranti masukan grafis yang mengonversi data analog seperti yang berasal dari gambar ke dalam bentuk digital (Komputer) (8) |
| PENDIRIS | Penyiram (8) |
| PENDUAAN | Proses, cara, perbuatan memiara ternak atau mengerjakan sawah yang keuntungannya dibagi dua (8) |
| PENDUDUK | Orang atau orang-orang yang mendiami suatu tempat (kampung, negeri, pulau, dan sebagainya) (8) |
| PENDULUM | Bandul yang bergantung pada seutas tali (rantai dan sebagainya) atau gantungan yang relatif panjang (8) |
| PENDUSTA | Pembohong (8) |
| PENELAAH | Orang yang menelaah; orang yang mengkaji, menyelidik; pemeriksa; peneliti (8) |
| PENELITI | Orang yang meneliti; penelaah (8) |
| PENENGAH | Orang yang menengahi; pelerai; pemisah; pengantara; pendamai; sesuatu (orang) yang di tengah sekali (8) |
| PENERAAN | Prosedur untuk menentukan apakah tumbuhan tertentu bertindak sebagai pembawa virus (penyakit); pemberian tanda pada permukaan logam (8) |
| PENERAPI | Orang yang menerapi; terapis (8) |
| PENERIMA | Orang yang menerima; alat untuk menerima; mudah menangkap (pelajaran dan sebagainya); mudah menyerah (8) |
| PENERJUN | Orang yang terjun; parasutis (8) |
| PENEROKA | Pembuka daerah atau tanah baru; pembuka jalan; perintis (8) |
| PENETRON | Partikel keunsuran yang mempunyai interaksi nuklir yang kuat dan angka barionnya nol; meson (Fisika) (8) |
| PENGABAI | Orang yang suka mengabaikan (tidak memedulikan); pelengah (8) |
| PENGABUR | Pemboros; sesuatu yang mengaburkan (8) |
| PENGABUT | Alat untuk menyemprotkan cairan ke dalam gas untuk membuat kabut (8) |
| PENGACAK | Sesuatu yang digunakan untuk mengacak; pembual; pelagak (8) |
| PENGACAU | Orang yang mengacau; pengganggu keamanan (ketertiban dan sebagainya) (8) |
| PENGACUM | Penghasut; penantang (8) |
| PENGADIL | Orang yang mengadili; hakim (8) |
| PENGADUN | Orang yang suka berpakaian yang indah-indah; pesolek (8) |
| PENGAJAK | Orang yang mengajak (8) |
| PENGAKAP | Pasukan peronda; patroli; pandu (8) |
| PENGALIR | Alat untuk mengalirkan (8) |
| PENGAMAL | Orang yang melaksanakan atau menerapkan suatu gagasan (doktrin, falsafah); pelaksana; penerap; orang yang beramal atau mengamalkan sesuatu (harta, ilmu) (8) |
| PENGAMAN | Orang yang mengamankan (negeri, kota); alat untuk menghindarkan atau mencegah terjadinya kecelakaan (8) |
| PENGAMAT | Orang yang meneliti; orang yang mengawasi (8) |
| PENGAMBA | Kuli pengangkut hasil tangkapan (Madura) (8) |
| PENGAMPU | Penyangga; penyokong; penopang; (orang) yang memerintah (negeri, kerajaan, dan sebagainya); orang yang menjaga keselamatan orang lain; wali; orang tua; pembimbing; orang yang suka menyanjung seseorang (8) |
| PENGANAK | Alat bunyi-bunyian; alat musik khas Karo berbentuk genduk kecil (Batak) (8) |
| PENGANAN | Makanan kecil (kue dan sebagainya); camilan; kudapan (8) |
| PENGANTI | Orang yang menemani; pengiring (biasanya pada pengantin Jawa) (8) |
| PENGANUT | Pengikut (aliran politik); pemeluk (agama, kepercayaan) (8) |
| PENGAPIT | Apitan; orang di kiri kanan pengantin; barang yang diletakkan di kiri kanan sesuatu; ajudan; bagian yang terdapat di antara sentung dan penjaring (Melayu Medan); pembantu; pendamping kawan; ajudan (8) |
| PENGAPUH | Layar kecil di dekat puncak tiang (8) |
| PENGARAK | Orang yang mengarak; yang mendahului; penggiring bola (8) |
| PENGARIH | Perkakas dapur yang dibuat dari kayu, berbentuk seperti centong yang panjang dan pipih, dipakai untuk mengarih atau mengaduk makanan yang dimasak (8) |
| PENGARIP | Orang yang mudah mengantuk (8) |
| PENGARIT | Orang yang menyabit; orang yang pekerjaannya mencarikan rumput untuk orang lain dengan mendapat upah (8) |
| PENGARUH | Daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang, benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang (8) |
| PENGASAS | Pendiri (orang yang mendirikan); orang yang meletakkan dasar suatu perserikatan atau perkumpulan (8) |
| PENGASIH | Orang yang mengasihi, yang suka menaruh belas kasihan; pemurah hati; yang memberi; pemberian; hadiah (8) |
| PENGASUH | Orang yang mengasuh; wali (orang tua dan sebagainya) (8) |
| PENGATUR | Orang (badan dan sebagainya) yang mengatur; alat untuk mengatur; pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan II/c, satu tingkat di bawah pengatur tingkat satu, satu tingkat di atas pengatur muda tingkat satu (8) |
| PENGAWAL | Penjaga (keselamatan dan sebagainya); seorang laki-laki yang menjadi pacar (tunangan) (8) |
| PENGAWAM | Penganjur (8) |
| PENGAWAS | Orang yang mengawasi; peranti yang mengontrol perangkat lain untuk mengakses ke subsistem komputer (Komputer) (8) |
| PENGAWET | Sesuatu untuk mengawetkan; zat pencegah pelapukan dan penguraian cairan organik atau makanan, misalnya etanol (Kimia) (8) |
| PENGAWIN | Orang yang mengawin ayam dan sebagainya untuk disembelih (8) |
| PENGAYUH | Alat mengayuh; kayuh; dayung; orang yang mengayuh; pedal (8) |
| PENGEBAT | Pengikat; pembalut (8) |
| PENGEBUT | Alat untuk menghilangkan debu; kemoceng; bulu ayam; tukang kebut; orang yang (suka) mengebut (8) |
| PENGECAP | Orang yang mengecap; alat yang dapat mengecap (merasakan); alat perasa; lidah (8) |
| PENGECER | Orang yang menjual secara sedikit-sedikit atau satu-satu (8) |
| PENGECIL | Alat untuk mengecilkan (8) |
| PENGECOH | Orang yang mengecoh; penipu; pembohong; alat untuk mengecoh; pengabur (tentang pilihan butir tes dalam tes pilihan ganda); pilihan butir tes yang bukan menjadi kunci atau jawaban (8) |
| PENGECUT | Penakut; munafik (8) |
| PENGEDIT | Orang yang mengedit; penyunting (8) |
| PENGEKOR | Orang yang suka mengikuti atau menganut pendapat (tingkah laku dan sebagainya) orang lain begitu saja tanpa memikirkan lebih dahulu baik buruknya dan sebagainya (8) |
| PENGELAT | Sesuatu untuk melekatkan (menguatkan) (8) |
| PENGELET | Ikat pinggang kain yang sebagiannya dijahit dalam bentuk kantong tempat menyimpan uang (Aceh) (8) |
| PENGELIM | Alat untuk mengelim (pada mesin jahit); orang yang mengelim; pelipit (8) |
| PENGENAL | Tanda-tanda (ciri-ciri) untuk mengetahui; ingatan (Minangkabau); orang yang memperkenalkan (Minangkabau); untai teks yang digunakan sebagai label, seperti nama prosedur atau variabel dalam program atau nama yang melekat pada cakram keras atau cakram liuk (Komputer) (8) |
| PENGEPUH | Layar persegi yang dipasang pada bagian paling atas sebagai penadah angin (8) |
| PENGEPUL | Tengkulak; orang yang mengepul (8) |
| PENGERAH | Orang yang mengerahkan; mandor; juru kerah; alat dan sebagainya untuk mengerahkan (mengumpulkan) massa (seperti gung, kentongan) (8) |
| PENGERAM | Burung atau unggas yang mengerami; alat untuk memanaskan telur supaya menetas; mesin pengeram (penetas) (8) |
| PENGERAS | Mantra dan sebagainya untuk memperkuat diri atau untuk memaksa orang; alat atau bahan untuk mengeraskan atau memperkeras (8) |
| PENGERET | Kendaraan atau alat untuk membawa barang-barang dengan dihela (ada yang beroda, ada yang tidak); orang yang pandai (suka) mengeret; penipu (8) |
| PENGERIH | Lukah (8) |
| PENGESAH | Orang yang mengesahkan; validator (8) |
| PENGESET | Orang yang menyusun huruf dalam mesin cetak (8) |
| PENGETAM | Penjepit; semacam kakaktua; tuai; ani-ani; orang yang mengetam (padi); orang yang mengetam (8) |
| PENGETUL | Alat untuk menegangkan (8) |
| PENGGADA | Orang yang memukul dengan gada; alat untuk memukul (8) |
| PENGGAGA | Tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yang berakar, daunnya seperti ginjal, melekat pada tangkai yang panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yang agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; pegagan (Centella asiatica) (8) |
| PENGGAIT | Kawat (besi dan sebagainya) yang dilentukkan ujungnya seperti gancu (seruit dan sebagainya); alat untuk menggait; pengait; sesuatu yang menjadi penghubung antara dua perkara (soal dan sebagainya) yang tampaknya bertentangan (kiasan); orang yang menggait (kiasan) (8) |
| PENGGARU | Alat untuk menggaru; penggaruk (8) |
| PENGGAWA | Kepala pasukan; hulubalang; kepala desa (8) |
| PENGGEDE | Pembesar; pemimpin (8) |
| PENGGERA | Orang yang membuat gugup; orang yang membuat takut dan sebagainya (8) |
| PENGGIAT | Orang dan sebagainya yang membangkitkan kegiatan, semangat, kegairahan, dan sebagainya (8) |
| PENGGODA | Orang dan sebagainya yang menggoda; cuplikan pendek untuk membangkitkan keingintahuan dan ketertarikan pada film dan sebagainya yang akan segera ditayangkan (Perfilman) (8) |
| PENGHARU | Pengacau; pengganggu; perusuh (8) |
| PENGHELA | Penarik (8) |
| PENGHIDU | Alat untuk menghidu; alat untuk membaui; alat untuk mencium (8) |
| PENGHULU | Orang yang memimpin; kepala; ketua; kepala adat; kepala urusan agama Islam di kabupaten atau kota madya; penasihat urusan agama Islam di pengadilan negeri; kadi; suku bangsa di Provinsi Jambi (8) |
| PENGHUNI | Orang yang mendiami (rumah dan sebagainya); hantu dan sebagainya yang menjaga tempat-tempat yang angker; penunggu; penjaga (8) |
| PENGIBUL | Orang yang suka mengibul; pembohong; penipu (8) |
| PENGIDAP | Penderita suatu penyakit (8) |
| PENGIGAU | Orang yang sering mengigau sewaktu tidur; orang yang suka berkata yang bukan-bukan (kiasan) (8) |
| PENGIJON | Orang yang membeli padi dan sebagainya dengan cara ijon (8) |
| PENGIKAL | Alat untuk mengikalkan (8) |
| PENGIKUT | Penganut; peserta; padanan dari follower (8) |
| PENGILAP | Alat yang digunakan untuk mengilapkan (sesuatu) (8) |
| PENGILAT | Obat atau alat yang digunakan untuk membuat sesuatu berkilat; kosmetik yang digunakan untuk menonjolkan bagian tertentu pada wajah, seperti mata, tulang pipi, dapat berbentuk krim, padat, dan cair (8) |
| PENGIRIM | Orang yang mengirim; orang yang menyuruh untuk menyampaikan (8) |
| PENGIRIS | Alat untuk mengiris (8) |
| PENGISAR | Orang yang mengisar atau menggiling (padi dan sebagainya); penggiling; alat untuk mengisar; (peng)gilingan (8) |
| PENGISAT | Sekaan untuk menguapkan zat cair (8) |
| PENGKANG | Penganan khas Kalimantan Barat, berbahan dasar ketan, di dalamnya diisi ebi, dibungkus daun pisang, dimasak dengan cara dibakar (Tata Boga) (8) |
| PENGLAWE | Kepala dari 25 keluarga (rumah) (8) |
| PENGOMEL | Orang yang suka mengomel; pencomel; penggerutu (8) |
| PENGOYAK | Orang yang mengoyak; alat untuk mengoyak (8) |
| PENGUASA | Orang yang menguasai; orang yang berkuasa (untuk menyelenggarakan sesuatu, memerintah, dan sebagainya); pemegang kekuasaan (8) |
| PENGUCAP | Orang yang mengucapkan; penutur; pemakai bahasa; alat untuk mengucapkan perkataan dan sebagainya (yaitu mulut dan bagian-bagiannya) (8) |
| PENGUDUT | Pengisap rokok (madat); alat untuk mengisap rokok (madat) berupa pipa (panjang) (8) |
| PENGUJAR | Orang yang mengujarkan (8) |
| PENGUJUT | Orang yang mengujut tali untuk mengikat; pengikat (8) |
| PENGUKUH | Orang atau sesuatu yang mengukuhkan (8) |
| PENGULEK | Orang yang mengulek (8) |
| PENGULUN | Tuanku (8) |
| PENGUNCI | Alat untuk mengunci (menutup, membuka); penutup (karangan, pidato, dan sebagainya) (8) |
| PENGURAI | Orang yang mengurai; organisme seperti bakteri tanah dan jamur yang mengurai bahan organik (Pertanian) (8) |
| PENGURUS | Orang(-orang) yang mengurus; sekelompok orang yang mengurus dan memimpin perkumpulan (partai dan sebagainya); pemimpin; direksi; penyelenggara (pertemuan dan sebagainya) (8) |
| PENGUSIK | Orang yang suka mengusik; penggoda; pengganggu (8) |
| PENGUTIK | Alat yang terbuat dari pisau kecil yang dipakai untuk menulis huruf pada daun lontar dalam tradisi kesusastraan Jawa Kuno (Sastra) (8) |
| PENGUTIL | Orang yang mengutil; pencopet (8) |
| PENGUTIP | Orang yang mengutip; pemungut (8) |
| PENIMBUL | Mantra atau jampi-jampi untuk mengebalkan orang (8) |
| PENINGGI | Alat untuk mempertinggi (8) |
| PENIRUAN | Proses, cara, atau perbuatan meniru (8) |
| PENJABAT | Pemegang jabatan orang lain untuk sementara (8) |
| PENJAHIT | Orang yang mata pencahariannya menjahit pakaian, tas, dan sebagainya; jarum (untuk menjahit) (8) |
| PENJAJAH | Negeri (bangsa) yang menjajah; orang yang terlalu menguasai (menindas dan sebagainya) orang lain (bawahan dan sebagainya) (8) |
| PENJAJAP | Kapal perang Bugis (8) |
| PENJALIN | Orang yang menjalin; alat untuk menjalin; rotan (biasanya dibuat perabot rumah tangga) (Jawa) (8) |
| PENJAMIN | Orang atau badan usaha yang menjamin; orang yang bertugas menyeleksi risiko untuk kepentingan asuransi dan menentukan berapa nilai serta persyaratan apa saja yang harus dikenakan terhadap risiko tertentu (Matematika) (8) |
| PENJAWAT | Pegawai istana yang bertugas membawa atau melayani; pemegang jabatan (di istana); pejabat (di lingkungan istana) (8) |
| PENJIJIK | Orang yang tidak suka akan sesuatu yang kotor; orang yang mudah merasa jijik (8) |
| PENJILAT | Orang yang suka berbuat sesuatu untuk mencari muka (mendapat pujian) (8) |
| PENJILID | Orang yang pekerjaannya menjilid buku; tukang jilid; alat untuk menjilid; binder (8) |
| PENJURUS | Baris dan sebagainya untuk memberi arah tujuan (8) |
| PENODAAN | Proses, cara, atau perbuatan menodai (8) |
| PENOLOGI | Ilmu tentang kepenjaraan (8) |
| PENONTON | Orang yang menonton pertunjukan; orang yang hanya melihat (tidak campur, bekerja, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| PENTAGIN | Bunga yang mempunyai lima putik (8) |
| PENTAGON | Bidang bersegi dan bersisi lima; markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat (8) |
| PENTOLAN | Pemuka; penganjur; orang terkemuka (8) |
| PENTOTAL | Obat pemati rasa yang lazim disuntikkan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PENUAIAN | Proses, cara, perbuatan menuai; pengetaman; panenan (padi) (8) |
| PENUDUNG | Alat dan sebagainya yang dipakai untuk menudung (menudungi); penutup (8) |
| PENUMBRA | Bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana bulan (8) |
| PENUMPIL | Penunjang; penyangga; penyokong (8) |
| PENUNGGU | Penjaga; orang yang mendiami; penghuni; hantu dan sebagainya yang mendiami (menghuni) (8) |
| PENUNTUN | Petunjuk untuk melakukan suatu pekerjaan; pedoman; alat untuk menuntun; orang yang menuntun (8) |
| PENUNUAN | Proses, cara, perbuatan menunu (membakar); pembakaran (8) |
| PENURIAN | Penghijauan dengan pohon turi; turinisasi (8) |
| PENYABAR | Orang yang bersikap tenang (tidak terburu nafsu dan tidak lekas marah) (8) |
| PENYABET | Alat untuk menyabet; orang yang menggondol (memperoleh, meraih) (kiasan) (8) |
| PENYABIT | Orang yang menyabit; orang yang pekerjaannya mencari rumput untuk orang lain dengan mendapatkan upah; alat untuk menyabit (8) |
| PENYADAP | Orang yang menyadap; alat untuk menyadap; perekam (8) |
| PENYAING | Orang (perusahaan dan sebagainya) yang berusaha berbuat lebih baik daripada orang lain (dalam tindakan atau karya) (8) |
| PENYAJAK | Orang yang mengarang sajak (puisi, syair); penyair; pengarang sajak (puisi); pujangga (8) |
| PENYAKAP | Orang yang menggarap tanah atas dasar bagi hasil (8) |
| PENYAKAR | Penyamun; perompak; perampas (8) |
| PENYAKAT | Pengganggu; pengusik; perintang (8) |
| PENYAKIT | Sesuatu yang menyebabkan terjadinya gangguan pada makhluk hidup; gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pada organ tubuh (pada makhluk hidup); kebiasaan yang buruk; sesuatu yang mendatangkan keburukan (kiasan); kurang ajar (kata afektif dalam makian); bangsat (kiasan) (8) |
| PENYALIN | Orang yang menyalin (menerjemahkan) (8) |
| PENYALUR | Penjual (toko, perusahaan, dan sebagainya yang ditunjuk produsen atau pemerintah); orang (perusahaan dan sebagainya yang menyalurkan); perantara (8) |
| PENYAMAK | Orang yang pekerjaannya menyamak kulit; tukang memasak kulit (8) |
| PENYAMAR | Orang yang menyamar; penyaru; kosmetik untuk menyamarkan kekurangan pada wajah, seperti bintik, noda, atau mata panda, dapat berbentuk cair, padat, atau krim (8) |
| PENYAMUN | Orang yang menyamun; perampok; perampas; penyakar (8) |
| PENYANYI | Orang yang (pekerjaannya) menyanyi; biduan (8) |
| PENYAYAT | Orang yang menyayat; alat untuk menyayat (8) |
| PENYEBUT | Angka dalam pecahan yang menunjukkan pembaginya, misalnya dalam 6/7 pembilangnya 6 dan penyebutnya 7; orang yang menyebut (8) |
| PENYEDIH | Orang yang mudah atau selalu bersedih hati (8) |
| PENYEGAN | Orang yang segan (malas); pemalu (8) |
| PENYEJUK | Alat untuk menyejukkan dan mengontrol kelembapan udara (8) |
| PENYEKAT | Alat dan sebagainya untuk menyekat; pengalang; perintang (8) |
| PENYEKET | Alat pelicin dan pelembut bahan-bahan anyaman (Aceh) (8) |
| PENYELIA | Pengawas; supervisor; manajer yang bertanggung jawab atas pekerjaan karyawan secara tepat dan efisien sesuai dengan tugas yang ditentukan oleh atasannya (8) |
| PENYESAH | Alat untuk menyesah; alat konsentrasi yang digunakan pada tahap awal pengolahan (tentang bahan galian) (Teknik) (8) |
| PENYETIR | Pemegang setir; pengemudi (8) |
| PENYIDIK | Pejabat polisi Republik Indonesia atau pejabat pegawai negeri sipil tertentu yang diberi kewenangan khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan (8) |
| PENYILAP | Tukang sulap; penipu (8) |
| PENYILET | Orang yang menyilet (8) |
| PENYISIP | Pengganti (8) |
| PENYOBEK | Orang yang menyobek; alat untuk menyobek (8) |
| PENYOLOK | Sumbangan (pemberian) kepada orang yang mengadakan pesta perkawinan dan sebagainya, berupa bahan makanan dan sebagainya; pesolok (8) |
| PENYUDAH | Sesuatu yang terakhir; penutup (pidato dan sebagainya); pengunci (8) |
| PENYUDET | Pembelok air (8) |
| PENYULIH | Orang yang menyulih; pengganti (8) |
| PENYULIT | Sesuatu yang menjadikan sulit; penyakit lain yang menambah suatu penyakit yang sudah diderita oleh seseorang (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PENYULUH | Pemberi penerangan; penunjuk jalan; orang yang menyuluh; pengintai; mata-mata (8) |
| PENYULUT | Orang yang menyulut (8) |
| PENYUSUT | Alat untuk menyusutkan (8) |
| PEPELING | Peringatan (Jawa) (8) |
| PEPERMIN | Gula-gula yang diberi rasa agak pedas (mentol); tumbuhan yang memiliki rizom, berbatang halus, daun berwarna hijau gelap dengan tulang daun kemerahan, ujung daun meruncing, dan tepi daun bergigi serta permukaannya kasar seperti berambut, berbau menyengat, dibudidayakan untuk minyak asirinya, berasal dari Eropa dan Timur Tengah (Mentha piperita L.) (8) |
| PEPINDAN | Persamaan; metafora (Jawa) (8) |
| PEPUNDEN | Junjungan; pujaan (Jawa); sesuatu yang dihormati sekali seperti azimat (Jawa) (8) |
| PERABUAN | Tempat abu; tempat menyimpan abu mayat yang telah dibakar; tempat membakar mayat; krematorium (8) |
| PERABUNG | Bubungan atap rumah; makanan kecil selepas makan nasi; pencuci mulut (kiasan) (8) |
| PERADANG | Pemarah (8) |
| PERADUAN | Hal beradu; tempat beradu; tempat beristirahat; peristirahatan; tempat tidur (8) |
| PERAGIAN | Proses, cara, perbuatan meragikan; proses kimia yang terjadi pada substrat organik yang disebabkan oleh jasad renik (8) |
| PERAIRAN | Laut yang termasuk kawasan suatu negara; urusan persediaan air; kumpulan massa air yang terdapat di wilayah tertentu, bersifat dinamis (seperti laut, sungai) atau bersifat statis (seperti danau), terdiri atas perairan tawar, payau, dan asin (Oseanografi) (8) |
| PERAMBAN | Pencari daun-daunan untuk makanan ternak; orang yang meramban; perangkat lunak komputer untuk mencari informasi dalam situs internet; padanan dari browser (8) |
| PERAMBUT | Ujung tali yang diikatkan pada gagang pancing (8) |
| PERAMPAS | Orang yang merampas; perampok (8) |
| PERAMPOK | Orang yang merampok; penggedor; penggarong; perampas (8) |
| PERANCAH | Batangan kayu, bambu, atau pipa besi yang disambung-sambung ke atas dan ke samping untuk memanjat bangunan bertingkat; bambu (papan dan sebagainya) yang menjadi tumpuan ketika suatu bangunan (rumah dan sebagainya) sedang dibangun; aram-aram; seteger (8) |
| PERANGAH | Terperangah; terperanjat; terkejut; tiba-tiba terdiam atau terlompat (karena kaget) (8) |
| PERANGAI | Sifat batin manusia yang memengaruhi segenap pikiran dan perbuatan; watak; cara berbuat; tingkah laku; kelakuan; cara khas seseorang dalam bereaksi terhadap berbagai macam fenomena (8) |
| PERANGGU | Perangkat; setel; kumpulan peranti makan yang ditata untuk satu orang di meja makan (8) |
| PERANGIN | Nama tingkap (8) |
| PERANJAT | Terperanjat; tiba-tiba terlonjak (karena kaget); terkejut (8) |
| PERANNUM | Setiap tahun; disingkat p.a. (ungkapan/Latin) (8) |
| PERANTAU | Orang yang mencari penghidupan, ilmu, dan sebagainya di negeri lain; orang asing; pengembara (8) |
| PERAPIAN | Tempat api; anglo; keran; tungku (8) |
| PERASAAN | Hasil atau perbuatan merasa dengan pancaindra; rasa atau keadaan batin sewaktu menghadapi (merasai) sesuatu; kesanggupan untuk merasa atau merasai; pertimbangan batin (hati) atas sesuatu; pendapat (8) |
| PERBAKIN | Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (akronim) (8) |
| PERBANAS | Perhimpunan Bank Nasional (organisasi yang memayungi industri perbankan nasional) (akronim) (8) |
| PERBATIN | Penghulu adat; kepala (daerah, negeri); batin (8) |
| PERBEKEL | Pegawai yang mengurus sawah milik lurah; lurah yang mengepalai desa yang kecil; kepala desa (Bali) (8) |
| PERBIBIN | Bagian maskawin yang diserahkan kepada saudara perempuan dari ibu mempelai wanita (Batak) (8) |
| PERCIKAN | Titik-titik air dan sebagainya yang memercik; renjisan (8) |
| PERDIKAN | Orang (daerah) yang dibebaskan dari kewajiban membayar pajak kepada pemerintah (pada zaman Belanda) (8) |
| PEREIPOD | Kaki yang tersambung pada toraks krustasea (Zoologi) (8) |
| PEREJANG | Alat untuk merejang atau alat untuk membongkar; linggis; alabangka (8) |
| PERENGUS | Orang yang suka merengus; pencomel; perengut; bau seperti bau kambing (biri-biri) jantan (Jawa) (8) |
| PERENGUT | Orang yang biasanya merengut; pencomel; perengus (8) |
| PERENIAL | Dapat hidup beberapa tahun terus-menerus (tentang tumbuh-tumbuhan); terus-menerus; permanen (tentang sungai) (8) |
| PERENJIS | Pemercik (8) |
| PERENYAK | Terperenyak; jatuh terduduk dengan tiba-tiba; jatuh duduk; terjelepok; terduduk (terjatuh) di kursi dan sebagainya dengan tiba-tiba (karena keheranan dan sebagainya); terhenyak (8) |
| PERENYUK | Terperenyuk; lekuk; kepik (8) |
| PERETAIL | Orang atau pelaku usaha bersama dalam bidang perniagaan; pengecer (8) |
| PERFEKSI | Kesempurnaan (8) |
| PERFORMA | Hal melakukan; hal menyelenggarakan; hal memainkan (dalam seni drama, musik, dan seni tari); penampilan; kapabilitas mesin atau sistem berdasarkan keberhasilannya menjalankan tugas dalam kondisi tertentu (8) |
| PERIBOGA | Perihal makanan; hal-hal yang menyangkut makanan (8) |
| PERIBUDI | Kebaikan hati (8) |
| PERIDUAN | Tempat menampung ludah yang berwarna merah sisa kunyahan sirih, sugi, atau tembakau yang habis dikulum (8) |
| PERIFERI | Batas luar lingkaran; batas luar suatu permukaan rata; lingkungan sekitar suatu benda (8) |
| PERIGINI | Cara pengaturan bagian-bagian bunga ketika benang sari, mahkota, dan kelopak ditempelkan pada tingkat yang sama dengan bakal buah, sehingga terjadi bakal buah yang setengah terbenam (Botani) (8) |
| PERIKARP | Dinding buah yang berasal dari dinding bakal buah (Botani) (8) |
| PERILAKU | Tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan (8) |
| PERIMBAS | Kapak yang tidak bertangkai; kapak genggam (8) |
| PERIMPIN | Tali seluar; tali kolor (pada celana dalam); tali di tepi layar (8) |
| PERINCIT | Burung kicau kecil (8) |
| PERINEUM | Daerah antara lubang dubur dan bagian alat kelamin (kemaluan) sebelah luar; kerampang (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PERINGGI | Orang Prancis; orang Eropa (8) |
| PERINGIS | Memeringis; menyeringai; bermasam muka karena kecewa dan sebagainya (8) |
| PERINTAH | Perkataan yang bermaksud menyuruh melakukan sesuatu; suruhan; aba-aba; komando; aturan dari pihak atas yang harus dilakukan (8) |
| PERINTIS | Orang yang memulai mengerjakan sesuatu; pelopor; usaha pertama atau permulaan; pembuka jalan; pasukan polisi (tentara) yang melakukan serangan pendahuluan; penduduk yang mula-mula membuka daerah baru (8) |
| PERIODAT | Garam yang mengandung ion IO4 (Kimia) (8) |
| PERIODIK | Menurut periode tertentu; muncul atau terjadi dalam selang waktu yang tetap; berkala; memiliki rangkaian tahap atau proses yang berulang (Fisika) (8) |
| PERIRANA | Bunyi-bunyian (8) |
| PERISKOP | Teropong yang dilengkapi cermin dan lensa, seperti yang dipasang pada kapal selam (8) |
| PERJADIN | Perjalanan dinas (akronim) (8) |
| PERKAKAS | Segala yang dapat dipakai sebagai alat (seperti untuk makan, bekerja di dapur, perang) (8) |
| PERKAMEN | Alat tulis pengganti kertas yang dibuat dari kulit binatang (seperti biri-biri, kambing, keledai) (8) |
| PERKEDEL | Penganan, dibuat dari kentang goreng atau rebus yang dihaluskan, dicampur dengan daging giling, diberi bumbu merica, bawang putih, garam halus, kemudian dibentuk bundar-bundar pipih, dilumuri putih telur kemudian digoreng (8) |
| PERKENAN | Izin; persetujuan (8) |
| PERKEONG | Pegas berbentuk spiral (8) |
| PERKOLAR | Sari (bahan nabati) hasil perkolasi (8) |
| PERKOLER | Proses penyaringan melalui pori halus (Kimia); penyaringan bahan nabati dengan melewatkan pelarut secara lambat (Kimia); peresapan air melalui tanah yang berpori (Kimia) (8) |
| PERKUTUT | Merpati tanah bertubuh ramping, berwarna cokelat, kepala abu-abu, leher dan bagian sisi bergaris halus, ekor panjang, seperti perkutut jawa (Geopelia spp.) (8) |
| PERLAHAN | Lambat-lambat; tidak tergesa-gesa; tidak cepat; lembut; tidak nyaring (8) |
| PERLENTE | Tampak gagah, bagus, apik, tampan, rapi, necis; suka berpakaian rapi (8) |
| PERLUDEM | Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (akronim) (8) |
| PERMALIM | Sistem kepercayaan tertua dalam suku Batak, disebut juga agama raja-raja, berisi kepercayaan bahwa seluruh alam diciptakan oleh Ompu Mulajadi Nabolon yang berdiam di langit ketujuh; perbaringin; palbegu (Batak) (8) |
| PERMALIN | Paham animisme di Tanah Karo (8) |
| PERMANEN | Tetap (tidak untuk sementara waktu); berlangsung lama (tanpa perubahan yang berarti) (8) |
| PERMASAN | Bangsawan; kaum ningrat (8) |
| PERMISIF | Bersifat terbuka (serba membolehkan; suka mengizinkan) (8) |
| PEROHONG | Lubang yang tembus dan terbuka (di dinding dan sebagainya) (8) |
| PEROMPAK | Bajak laut; lanun; ilanun (8) |
| PERONBUS | Pelataran pada stasiun bus, tempat penumpang menunggu atau turun naik bus (8) |
| PERONEAL | Berkenaan dengan tulang betis (Anatomi) (8) |
| PERONGOS | Orang yang lekas marah; pemarah (8) |
| PERONYOK | Terperonyok; renyuk; kumal; terduduk meringkuk (8) |
| PERPATIH | Kata sapaan kepada pembesar (pada zaman dahulu di Sumatra) (8) |
| PERSEKAT | Lapisan, formasi, atau kelompok formasi yang jenuh, yang melepaskan sedikit air ke selokan, sumur, mata air, dan rembesan (Geografi dan Geologi) (8) |
| PERSEKOT | Uang muka; (uang) panjar; pembayaran tunai di muka atas penyerahan barang atau jasa yang harus dipertanggungjawabkan penerima pada suatu tanggal kemudian; pembayaran atas suatu kontrak sebelum berakhir; pembayaran upah, gaji, atau komisi sebelum waktunya (8) |
| PERSENAN | Hadiah; pemberian (8) |
| PERSEPSI | Tanggapan (penerimaan) langsung dari sesuatu; serapan; proses seseorang mengetahui beberapa hal melalui pancaindranya (8) |
| PERSETAN | Jahanam; kata seru untuk menyatakan tidak mau tahu lagi; masa bodoh; tidak peduli; paradam (8) |
| PERSILAT | Induk organisasi pencak silat di dunia (8) |
| PERSONAL | Bersifat pribadi atau perseorangan (8) |
| PERSONEL | Pegawai; anak buah; awak (kapal, pesawat terbang, dan sebagainya) (8) |
| PERSUAAN | Pertemuan; perjumpaan (8) |
| PERSUASI | Bujukan halus (8) |
| PERTALAN | Hasil menerjemahkan; terjemahan (8) |
| PERTANDA | Tanda; alamat; gelagat; pemberian pada saat bertunangan; pelebaya; algojo (8) |
| PERTUSIS | Penyakit batuk yang keras dan menular (terutama menyerang anak-anak yang berumur 2–6 tahun); batuk rejan (8) |
| PERUDANG | Burung (Totanus calindris) (8) |
| PERUMNAS | Perumahan nasional (akronim) (8) |
| PERUMPFN | Perusahaan Umum Produksi Film Nasional (BUMN yang bergerak di bidang perfilman) (akronim) (8) |
| PERUNGGU | Logam campuran tembaga dan timah putih; gangsa (8) |
| PERUTEAN | Proses pengarahan paket dari simpul sumber jaringan ke simpul tujuan (Komputer) (8) |
| PESAGUAN | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (8) |
| PESANGON | Sejumlah uang yang dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (8) |
| PESAREAN | Kuburan atau makam orang yang dimuliakan (8) |
| PESEKHEM | Suku bangsa yang mendiami daerah dataran tinggi Pegunungan Jayawijaya, Provinsi Papua (8) |
| PESHAWAR | Kota di Pakistan (8) |
| PESINDEN | Sinden; penyanyi wanita pada seni gamelan atau pertunjukan wayang (golek, kulit) (8) |
| PETABITA | 1015 bita (8) |
| PETABUMI | Peta yang terutama melukiskan tanah, pegunungan, dan sungai; kumpulan; konstelasi (kiasan) (8) |
| PETABUTA | Peta yang tidak memiliki keterangan lengkap sebagai alat pengenal (8) |
| PETAHANA | Pemegang suatu jabatan politik tertentu (yang sedang atau masih menjabat) (8) |
| PETALING | Pohon dengan tinggi dapat mencapai 30 m, umumnya tumbuh di hutan hujan tropis, batang berwarna merah dengan bercak berwarna kelabu, berbunga dan berbuah sepanjang tahun, buah berbentuk lonjong berwarna hijau dengan diameter kira-kira 2 cm, kulit batang atau pucuk daun dapat digunakan sebagai obat; mertapal (Ochanostachys amentacea) (Botani) (8) |
| PETALUMA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| PETAMARI | Perahu bertiang satu atau dua (8) |
| PETANDRI | Bunga yang memiliki lima buah benang sari (Biologi) (8) |
| PETARANG | Pukat besar yang ditarik perahu mayang; pukat petarang (8) |
| PETARUAN | Bangunan darurat; bangunan sementara (8) |
| PETEGIAN | Seluruh areal yang digunakan untuk bangunan rumah (Bali) (8) |
| PETEPETE | Kendaraan bermotor angkutan umum di dalam kota (Sulawesi Selatan); mengumpulkan dana dari sekelompok orang; patungan (8) |
| PETERANA | Bangku (tempat duduk) untuk orang-orang terhormat (misalnya presiden, raja) atau tempat duduk mempelai (8) |
| PETERHOF | Kota di Rusia (8) |
| PETIKRAH | Burung berkicau berukuran kecil, memiliki kepala berwarna abu-abu, sayap atas cokelat tua dengan tepi bulu berwarna menyerupai zaitun dan berbercak putih, serta kaki berwarna merah muda; burung prenjak (Prinia familiaris) (8) |
| PETIMATI | Peti panjang tempat mayat; tabela; peti jenazah; peti mayat (8) |
| PETINGGI | Kepala desa; lurah; orang yang mempunyai kedudukan tinggi (dalam organisasi, masyarakat atau negara) pembesar (8) |
| PETIOLUS | Tangkai daun (8) |
| PETITMAL | Epilepsi yang ditandai dengan kejang ringan dan berkurangnya kesadaran (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PETOGRAM | Aksara kuno yang dituliskan pada batu (Linguistik) (8) |
| PETRIKOR | Aroma khas yang diasosiasikan dengan aroma yang keluar saat air hujan membasahi tanah yang kering; angu (8) |
| PETUDING | Salah satu perangkat gamelan selonding, berbilah empat dengan pangkon dari kayu (Bali) (8) |
| PETUNANG | Mantra (jampi) yang dikenakan pada bunyi-bunyian (seruling dan sebagainya) supaya menimbulkan kasih kepada orang yang mendengarnya; pitunang (8) |
| PETUNJUK | Sesuatu (tanda, isyarat) untuk menunjukkan, memberi tahu, dan sebagainya; ketentuan yang memberi arah atau bimbingan bagaimana sesuatu harus dilakukan; nasihat; ajaran; tuntunan; ilham (8) |
| PEWAYANG | Alat yang dapat memunculkan (memproyeksikan) bayang-bayang (8) |
| PEYORASI | Perubahan makna yang mengakibatkan sebuah ungkapan menggambarkan sesuatu yang lebih tidak enak, tidak baik, dan sebagainya, misalnya kata perempuan sudah mengalami peyorasi, dahulu artinya ‘yang menjadi tuan’ (Linguistik) (8) |
| PHAGWARA | Kota di India (8) |
| PHUBBING | Istilah untuk menggambarkan sikap mengabaikan seseorang demi telepon genggam (8) |
| PIACENZA | Kota di Italia (8) |
| PIATPIUT | Anak cucu (keturunan yang sudah jauh) (8) |
| PIJINASI | Proses terjadinya sebuah pijin, dapat berupa campuran struktur dan leksikon berbagai bahasa dan dapat pula berupa penyederhanaan struktur dan leksikon suatu bahasa untuk kontak sosial yang singkat (Linguistik) (8) |
| PIKNOSIS | Keadaan dalam inti sel yang semua kromosomnya bersatu menjadi satu kesatuan (Biologi) (8) |
| PIKOGRAM | Satuan massa (berat) dari sistem matriks yang besarnya 10–12 g (8) |
| PILASTER | Tiang atau pilar semu dari rumah berbentuk empat persegi panjang yang menjorok ke luar dari tembok (8) |
| PILIBHIT | Kota di India (8) |
| PILKADES | Pemilihan kepala desa (akronim) (8) |
| PILKOPLO | Pil yang mengandung zat psikotropika (8) |
| PILPAHIT | Kekalahan yang mencolok; kerugian; kekecewaan (kiasan) (8) |
| PILSENER | Bir dengan kadar alkohol rendah (8) |
| PIMPINAN | Hasil memimpin; bimbingan; tuntunan; kumpulan pemimpin (8) |
| PINAFORE | Gaun tanpa lengan, biasanya dengan garis leher rendah (8) |
| PINAKOID | Bentuk hablur terbuka yang membentuk dua muka yang sejajar (Fisika) (8) |
| PINANGAN | Permintaan hendak memperistri; lamaran (pekerjaan dan sebagainya) (8) |
| PINAPINA | Tanaman semak yang menjalar, tunas dan daun yang muda dapat dibuat lalap dan disayur, rasanya manis (Pterococcus corniculatus); siput (8) |
| PINDAHAN | Hasil memindah(kan); yang dipindahkan; pindah tempat (8) |
| PINDAIAN | Hasil memindai (8) |
| PINDAKAS | Selai kacang (8) |
| PINEKASO | Piring antik berwarna biru dengan gambar tertentu, digunakan sebagai pembayaran dalam upacara adat (Kaili) (8) |
| PINGGANG | Bagian tubuh antara perut dan dada (di sebelah belakang atau di sisi) (8) |
| PINGITAN | Yang dipingit; tempat memingit (mengurung) (8) |
| PINGPONG | Tenis meja (8) |
| PINGSHAN | Kota di Cina (8) |
| PINJAMAN | Yang dipinjam atau dipinjamkan (barang, uang, dan sebagainya) (8) |
| PINTALAN | Hasil memintal (8) |
| PINTASAN | Jalan yang dipintas; jalan yang terdekat; penyeberangan jalan; ikon dalam layar komputer yang mempercepat pengaksesan suatu program dalam daftar menu (8) |
| PINTUAIR | Pengempang air yang dapat diturunnaikkan (dibuat dari besi atau papan) (8) |
| PINTUAPI | Pintu yang dipasang pada sekat api yang dapat bertahan terhadap api dengan suhu tinggi dan dalam jangka waktu tertentu (8) |
| PIOGENIK | Berkenaan dengan piogen (8) |
| PIPADUGA | Pipa tangki yang berdiri tegak mulai dari alas kapal sampai ke geladak atas yang digunakan untuk mengukur tinggi air atau cairan yang terdapat di dalam tangki, diduga melalui batang penduga yang diikat dengan tali dan diturunkan ke dalam tangki melalui pipa duga (8) |
| PIPALAUT | Pipa yang diletakkan di dasar laut atau perairan untuk mengalirkan minyak, gas alam dan sebagainya (8) |
| PIRAMIDA | Bangunan dari batu yang berbentuk limas sebagai tempat menyimpan mumi raja-raja Mesir zaman dahulu; bentuk atau bangun yang menyerupai segitiga sama kaki yang sudutnya yang terbentuk oleh dua kaki itu berada di atas; limas (8) |
| PIRANOSA | Gula yang strukturnya terdiri atas cincin dengan lima atom karbon dan satu atom oksigen (Kimia) (8) |
| PIRAPORA | Kota di Brasil (8) |
| PIREKSIA | Keadaan demam (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PIREKTIK | Bersifat menyebabkan demam (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PIRETRUM | Tumbuhan marga Compositae yang menghasilkan insektisida untuk obat nyamuk bakar (8) |
| PIRIFORM | Berbentuk seperti buah pir (8) |
| PIRINGAN | Benda berbentuk bundar pipih (seperti piring) (8) |
| PIROJPUR | Kota di Bangladesh (8) |
| PIROKSEN | Salah satu mineral pembentuk batuan (umumnya berwarna gelap) (Geografi dan Geologi) (8) |
| PISKIVOR | Hewan pemakan ikan (Biologi) (8) |
| PISTASIO | Tanaman perdu dari keluarga kacang mete, tingginya sampai 10 m, menghasilkan biji-bijian berwarna kehijauan yang dapat dikonsumsi (Pistacia vera); kacang pistacio (8) |
| PITADUGA | Alat pengukur kedalaman (ketinggian) cairan di dalam tangki-tangki kapal, terdiri atas pita ukuran terbuat dari logam yang dapat digulung dan bandul pemberat ujungnya (8) |
| PITALITO | Kota di Kolumbia (8) |
| PITATALI | Pita yang terbuat dari jalinan tali, dipakai sebagai hiasan (Tata Busana) (8) |
| PITAUKUR | Alat yang dipakai untuk mengukur, berbentuk jalur (kain dan sebagainya) yang panjang (8) |
| PITINGAN | Cara (hasil) memiting (8) |
| PITUNANG | Mantra (jampi) yang dikenakan pada bunyi-bunyian (seruling dan sebagainya) supaya menimbulkan kasih kepada orang yang mendengarnya; petunang (Minangkabau) (8) |
| PIUTMIUT | Keturunan jauh (8) |
| PIWULANG | Pengajaran (Jawa); pelajaran (Jawa) (8) |
| PLACETAS | Kota di Kuba (8) |
| PLAKGIGI | Agregasi bakteri dan bahan organik pada permukaan gigi (8) |
| PLANARIA | Cacing pipih yang hidup bebas, tergolong kelas Turbelaria (8) |
| PLANGKAN | Wadah alat-alat gamelan, dibuat dari kayu (8) |
| PLANKTON | Organisme laut (tumbuhan dan hewan) yang sangat halus, kebanyakan mikroskopis, melayang di dalam air laut, dan merupakan makanan utama ikan (8) |
| PLANTASE | Perkebunan yang luas (8) |
| PLARIDEL | Kota di Filipina (8) |
| PLASENTA | Organ berbentuk cakram yang menghubungkan janin dengan dinding rahim yang menjadi jalan perantara bagi pernapasan, pemberian makanan, dan pertukaran zat buangan antara janin dan darah ibu, keluar dari rahim mengikuti janin yang baru lahir; ari-ari; tembuni (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PLASTRON | Pelat besi untuk melindungi badan dalam peperangan zaman dahulu; kain tebal yang dipakai untuk melindungi dada dan perut dalam permainan anggar; kulit keras pelindung dada kura-kura (Zoologi) (8) |
| PLATELET | Partikel renik berbentuk kepingan mata uang, misalnya butiran lemak dalam darah yang cenderung menggumpal (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PLATFORM | Rencana kerja; program; pernyataan sekelompok orang atau partai tentang prinsip atau kebijakan; tempat yang tinggi; panggung; pentas; mimbar; beranda stasiun; peron (8) |
| PLATINUM | Logam mulia berwarna abu-abu; platina; unsur kimia logam transisi dengan nomor atom 78, lambang Pt, dan bobot atom 195,09 u (8) |
| PLATIPUS | Mamalia bertelur semiakuatik yang memiliki paruh seperti bebek, berkaki empat dengan cakar dan selaput renang yang menonjol, tubuh tertutup kulit tebal serta rambut halus, banyak ditemui di bagian timur benua Australia (Ornithorhynchidae atau Ornithorhynchus anatinus) (8) |
| PLATISMA | Lapisan otot kulit yang datar berupa lempengan pada leher (8) |
| PLATONIK | Sepenuhnya spiritual, bebas dari nafsu berahi dan cinta (8) |
| PLEBISIT | Pemungutan suara umum di suatu daerah untuk menentukan status daerah itu (8) |
| PLEIADES | Nama bintang dalam mitologi Yunani; bintang tujuh (8) |
| PLEOMORF | Tipe simetri aktinomorf yang jumlahnya sangat tereduksi (Botani) (8) |
| PLINPLAN | Berpendirian tidak tetap; tidak berpendirian; mudah dipengaruhi (kependekan) (8) |
| PLINTENG | Mainan anak-anak, gagangnya dibuat dari dahan bercabang dua yang pada kedua ujungnya diikatkan tali karet, dan kedua ujung tali karet lain diikatkan pada kulit selebar 3–4 cm, gunanya untuk melontarkan batu kecil; katapel (Jawa) (8) |
| PLOIESTI | Kota di Rumania (8) |
| PLOTBODE | Kelinieran jalur analisis frekuensi pada skala log (Olahraga) (8) |
| PLTALAUT | Pembangkit listrik tenaga gerakan dan perbedaan suhu lapisan laut (singkatan) (8) |
| PLUMBAGO | Grafit, timbel hitam (Mineralogi) (8) |
| PLURALIS | Kategori jumlah yang menunjukkan lebih dari satu atau lebih dari dua dalam bahasa yang mempunyai bentuk dualis (Linguistik) (8) |
| PLUTONIK | Terbentuk dari pembekuan magma pijar dalam perut bumi (Geografi dan Geologi) (8) |
| PLYMOUTH | Kota di Inggris dan Amerika Serikat (8) |
| PODSOLIK | Jenis tanah yang terbentuk di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu udara rendah seperti di daerah pegunungan (Ilmu Tanah) (8) |
| POGRADEC | Kota di Albania (8) |
| POHONRAU | Pohon rawa (8) |
| POHPOHAN | Tumbuhan terna dengan tinggi mencapai 5 m, daunnya lunak berbau harum, berbentuk bulat telur ujung meruncing, pertulangan daun jelas, biasanya dimakan sebagai lalap (Pilea trinervia) (8) |
| POITIERS | Kota di Prancis (8) |
| POKROVSK | Kota di Ukraina (8) |
| POLAIRUD | Polisi air dan udara (akronim) (8) |
| POLANDIA | Negara keenam terbesar di Eropa, terletak di tepi laut Baltik, beribu kota di Warsawa (8) |
| POLANGUI | Kota di Filipina (8) |
| POLANTAS | Polisi lalu lintas (akronim) (8) |
| POLENTER | Orang yang melakukan sesuatu dengan sukarela (tidak karena diwajibkan atau dipaksakan); sukarelawan; volunter (8) |
| POLEWALI | Ibu kota Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (8) |
| POLIATOM | Berkenaan dengan molekul yang memiliki lebih dari dua atom (8) |
| POLIFAGI | Salah satu gejala pada penyakit diabetes, ditandai dengan banyak makan (8) |
| POLIFASE | Dua arus listrik bolak-balik atau lebih yang sama frekuensinya, tetapi berbeda fasenya (Elektronika) (8) |
| POLIFILI | Sifat bunga yang dalam hubungan dengan penyerbukannya dimanfaatkan oleh bermacam-macam penyerbuk yang sangat berbeda-beda (Botani) (8) |
| POLIFONI | Gaya komposisi musik yang menggabungkan dua suara atau lebih (Musik) (8) |
| POLIGAMI | Sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang (8) |
| POLIGINI | Sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri sebagai istrinya dalam waktu yang bersamaan (8) |
| POLIGLOT | Dapat mengetahui, menggunakan, dan menulis dalam banyak bahasa; orang yang pandai dalam berbagai bahasa (8) |
| POLIGRAF | Alat untuk mengukur bentuk reaksi yang bersamaan (8) |
| POLIKROM | Lukisan atau benda bercat warna-warni (8) |
| POLIMIDA | Polimer tahan lama dan keras yang mengandung gugus amida, digunakan untuk pelapis tahan panas (8) |
| POLIMORF | Bahan yang memiliki sifat polimorfisme (Fisika) (8) |
| POLINASI | Jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik (Botani) (8) |
| POLINEMA | Politeknik Negeri Malang (akronim) (8) |
| POLIPODA | Bertungkai atau berkaki banyak, khususnya larva serangga; hewan bertungkai atau berkaki banyak (8) |
| POLIPOLI | Pasar yang di dalamnya terdiri atas penjual yang jumlahnya sedikit sehingga kebijakan pasar dapat memengaruhi harga (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| POLISEMI | Ihwal polisem (8) |
| POLISPAR | Polis penyertaan (8) |
| POLISTER | Kelompok polimer, terutama digunakan dalam pembuatan fiber dan plastik (Kimia) (8) |
| POLITEIS | Penganut politeisme (8) |
| POLITENA | Bahan plastik ulet, luwes, dan tahan panas (Kimia) (8) |
| POLITISI | Ahli politik; ahli kenegaraan; orang yang berkecimpung dalam bidang politik; politikus (8) |
| POLIURIA | Gangguan berkemih berlebihan akibat mengidap penyakit dan mengonsumsi obat-obatan tertentu; poliuri (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| POLIVINI | Polimer senyawa vinil (CH2=CHX), misalnya polivinil klorida, suatu plastik mirip karet (Kimia) (8) |
| POLKADOT | Corak pada kain berbentuk bulatan (berbagai ukuran) dengan jarak yang sama, biasanya di atas dasar yang polos (8) |
| POLLACHI | Kota di India (8) |
| POLLSTER | Orang yang memimpin pemungutan suara atau yang menyusun datanya (ungkapan/Inggris) (8) |
| POLONGAN | Berbagai jenis tanaman yang buahnya bersekat-sekat; saluran air; pipa (air dan sebagainya); berumbung (Minangkabau) (8) |
| POLONIUM | Logam radioaktif; unsur kimia metaloid dengan nomor atom 84, lambang Po, dan bobot atom 210 u (8) |
| POLOPALO | Alat musik yang terbuat dari bambu, bentuknya menyerupai garputala, dimainkan dengan cara dipukulkan ke lutut atau menggunakan pemukul dari kayu yang dilapisi karet pada ujungnya (Gorontalo) (8) |
| POLRESTA | Kepolisian resor kota (akronim) (8) |
| POLSUSKA | Polisi khusus kereta api (akronim) (8) |
| POLTEKIM | Politeknik Imigrasi (8) |
| POLTEKIP | Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (8) |
| POMAPOMA | Sekali-kali (jangan); hubaya-hubaya (jangan) (8) |
| POMEURAH | Maskot PON XXI untuk wilayah Aceh berbentuk gajah putih sumatra yang mengenakan kopiah meukeutop (8) |
| POMOLOGI | Ilmu dan seni menumbuhkan pohon buah (8) |
| POMPAAIR | Pompa untuk mengisap atau menyemprotkan air (8) |
| POMPAASI | Pompa yang digunakan untuk memerah asi (8) |
| PONDOKAN | Rumah tempat tinggal menumpang; bangunan bercorak hotel, tetapi dalam kategori yang lebih rendah dan biasanya memiliki kamar sedikit (8) |
| PONGGANG | Alat gamelan Madura (Sumenep) (8) |
| PONGGARA | Sistem pengairan (Kaili) (8) |
| PONOROGO | Kabupaten di Provinsi Jawa Timur, terkenal dengan sebutan Kota Reog; ibu kota Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur (8) |
| POPULASI | Seluruh jumlah orang atau penduduk di suatu daerah; jumlah orang atau pribadi yang mempunyai ciri-ciri yang sama; jumlah penghuni, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pada suatu satuan ruang tertentu; sekelompok orang, benda, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yang memenuhi syarat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian (8) |
| PORFIRIA | Penyakit metabolisme yang langka yang menyebabkan nyeri perut dan kekacauan mental (Kedokteran dan Fisiologi); batuan beku terdiri atas kristal ukuran sedang atau besar yang tertata dalam matriks butiran halus (Geografi dan Geologi) (8) |
| PORFIRIN | Senyawa organik yang mengandung empat cincin pirol yang mengandung ion logam, seperti hem dan klorofil (8) |
| PORIPORI | Lubang (liang) renik pada kulit atau rongga kecil-kecil pada benda padat; pori; (8) |
| PORLAMAR | Kota di Venezuela (8) |
| POROBIBI | Sebutan untuk laki-laki gendut (berperut besar) (Papua); nama ikan kecil yang berperut besar (Papua) (8) |
| POROGAMI | Proses pembuahan bakal biji bila tabung serbuk sari masuk melalui mikropil (Botani) (8) |
| POROROKA | Nama jenis gelombang pasang yang terjadi di muara Sungai Amazon (8) |
| PORSELEN | Tembikar; tembereng; temberek; barang-barang dari tembikar (seperti piring, cangkir); material campuran partikel felspar dan kuarsa yang digunakan untuk restorasi gigi (8) |
| PORTABEL | Mudah dibawa-bawa; mudah dijinjing (8) |
| PORTEPEL | Portofolio (8) |
| PORTLAND | Kota terbesar negara bagian Oregon dan Maine, Amerika Serikat (8) |
| PORTMORE | Kota di Jamaika (8) |
| PORTSAID | Kota di Mesir (8) |
| PORTUGAL | Negara yang terletak di Eropa Barat Daya, beribu kota Lisboa (8) |
| PORTUGIS | Penduduk negara Portugal; bahasa yang dituturkan di negara Portugal dan Brasil (8) |
| PORTVILA | Ibu kota Vanuatu (8) |
| POSBINDU | Pos pembinaan terpadu (layanan kesehatan yang targetnya masyarakat sehat, berisiko dan penyandang penyakit menular, atau masyarakat berusia 15 tahun ke atas) (akronim) (8) |
| POSITRON | Elektron dengan muatan positif (Fisika); partikel elementer dengan massa sebesar elektron dan muatan elektrik positif sebesar muatan elektrik elektron (Kimia) (8) |
| POSKILAT | Pengiriman (surat dan sebagainya) melalui pos secara cepat (8) |
| POSKOTIS | Pos komando taktis (akronim) (8) |
| POSOLOGI | Kajian tentang dosis obat (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| POSPAKET | Paket yang dikirimkan melalui pos; paket pos (8) |
| POSRONDA | Tempat penjagaan keamanan yang berada di setiap RT, RW, atau desa; poskamling (8) |
| POSSUARA | Sistem komunikasi elektronik yang menyimpan pesan berupa suara secara digital dan dapat diputar ulang (8) |
| POSTULAT | Anggapan dasar; aksioma (8) |
| POSUDARA | Pengiriman surat dan sebagainya melalui angkutan udara (8) |
| POSYANDU | Pos pelayanan terpadu (kesehatan) (akronim) (8) |
| POTAPADA | Bulan ke-9 tahun Buddhis (bulan Agustus-September tahun Masehi) (8) |
| POTASIUM | Logam putih perak, lunak, dan mirip lilin; unsur dengan nomor atom 19, berlambang K, dan bobot atom 39,102 u; kalium (Kimia) (8) |
| POTISKUM | Kota di Nigeria (8) |
| POTONGAN | Hasil memotong (8) |
| PRABAKTI | Bersifat percobaan (8) |
| PRABAYAR | Pembayaran atas dasar suatu transaksi yang dilaksanakan sebelum pembayar mendapatkan hak milik atas sebuah barang atau jasa (8) |
| PRAJAKSA | Pembantu jaksa (8) |
| PRAJURIT | Anggota angkatan darat, udara, laut serta anggota kepolisian (tidak memandang pangkat); golongan pangkat paling rendah dalam angkatan darat dan udara, mencakupi prajurit kepala, prajurit satu, dan prajurit dua (8) |
| PRAKARSA | Upaya, tindakan mula-mula yang dimunculkan oleh seseorang; inisiatif; ikhtiar (8) |
| PRAKARYA | Pekerjaan tangan (pelatihan di sekolah) (8) |
| PRAKERJA | Berkenaan dengan kondisi sebelum bekerja (8) |
| PRAKTISI | Pelaksana (8) |
| PRALAHIR | Tentang atau berkenaan dengan bayi pada masa menjelang kelahiran; pranatal (8) |
| PRAMORAL | Mengenai keadaan sebelum memiliki moral (8) |
| PRAMURIA | Karyawati kelab malam yang bertugas melayani dan menemani tamu; hostes (8) |
| PRANATAL | Upacara dan kebaktian yang dilakukan menjelang Natal sebagai persiapan menyambutnya (Agama Katolik); masa sebelum lahir; pralahir (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PRANIKAH | Sebelum menikah (8) |
| PRAPATAN | Persilangan jalan; simpang empat; perempatan (8) |
| PRAPUBER | Usia menjelang puber (remaja) (8) |
| PRAREKAM | Perekaman (suara, sandiwara, dan sebagainya) sebelum pertunjukan yang sebenarnya (8) |
| PRASARAN | Buah pikiran yang diajukan dalam suatu pertemuan, seperti konferensi, muktamar, dan dimaksudkan sebagai bahan untuk menyusun hasil pertemuan dan sebagainya; prausul; preadvis (8) |
| PRASASTI | Piagam (yang tertulis pada batu, tembaga, dan sebagainya) (8) |
| PRASAWYA | Upacara keagamaan yang diselenggarakan dengan berjalan berkeliling menurut arah yang berlawanan dengan jalan jarum jam (8) |
| PRASETIA | Niat (janji) yang teguh (8) |
| PRASTUDI | Studi pendahuluan (8) |
| PRATANAK | Berkaitan dengan proses perendaman, pengukusan, dan pengeringan gabah (8) |
| PRAYITNA | Berjaga-jaga; selalu jaga; siap siaga (Jawa) (8) |
| PREADVIS | Prasaran; prausul; preadvis (8) |
| PREAMBUL | Mukadimah; pendahuluan; prakata; prawacana (8) |
| PREDATOR | Binatang yang hidupnya dari memangsa binatang lain; hewan pemangsa hewan lain (8) |
| PREDIKAT | Bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek; sebutan (dalam kalimat) (Linguistik); nama, gelar kehormatan, dan sebagainya (yang dikenakan pada); jenjang penilaian (dalam ujian dan sebagainya) yang dinyatakan secara kualitatif (8) |
| PREDIKSI | Ramalan; prakiraan (8) |
| PREHENSI | Kemampuan menggapai objek di antara jari dan ibu jari dalam posisi bertentangan (Psikologi) (8) |
| PREMATUR | Belum (waktunya) masak (matang); sebelum waktunya; belum cukup bulan; pradini (8) |
| PREMIERE | Pertunjukan pertama; pertunjukan perdana (ungkapan/Prancis) (8) |
| PREMOLAR | Geraham depan (8) |
| PRENASAL | Terletak di depan tulang hidung, hidung, atau lubang hidung; tulang atau tulang rawan di moncong berbagai hewan (8) |
| PRENATAL | Yang bersangkutan dengan hal atau keadaan sebelum melahirkan; pranatal; sebelum kelahiran; antenatal (8) |
| PREPARAT | Bahan yang disiapkan secara kimiawi; sediaan (8) |
| PRESEDEN | Hal yang telah terjadi lebih dahulu dan dapat dipakai sebagai contoh (8) |
| PRESENSI | Kehadiran (8) |
| PRESIDEN | Kepala (lembaga, perusahaan, dan sebagainya); kepala negara (bagi negara yang berbentuk republik) (8) |
| PRESTASI | Hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya) (8) |
| PRESTISE | Wibawa (perbawa) yang berkenaan dengan prestasi atau kemampuan seseorang (8) |
| PRESUMSI | Penguraian; pengandaian (8) |
| PRETENSI | Keinginan yang kurang berdasar; perbuatan berpura-pura; alasan yang dibuat-buat; dalih (8) |
| PRETORIA | Ibu kota Afrika Selatan (8) |
| PRIAGUNG | Priayi yang mempunyai kedudukan tinggi (Jawa) (8) |
| PRIANGAN | Sebutan dari Belanda untuk daerah yang mencakup Cianjur, Bandung, Sumedang, Limbangan, dan Sukapura; Parahiyangan (8) |
| PRIGISME | Ketaatan atau kesetiaan yang baku terhadap konvensi (8) |
| PRIHATIN | Bersedih hati, waswas, bimbang (karena usahanya gagal, mendapat kesulitan, mengingat akan nasibnya, dan sebagainya); menahan diri; bertarak (8) |
| PRIMITIF | Dalam keadaan yang sangat sederhana; belum maju (tentang peradaban); terbelakang; sederhana; kuno; tidak modern (tentang peralatan) (8) |
| PRIMITUA | Wanita yang hamil pertama di usia 35 tahun atau lebih (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PRINGGAN | Berbatasan tanah atau bersebelahan tanah (Melayu Medan) (8) |
| PRISMAES | Curahan kristal es yang bentuknya tidak bercabang seperti prisma jarum, balok, atau lempeng, sering kali berukuran besar sehingga jelas terlihat di udara (Meteorologi) (8) |
| PRISTINA | Ibu kota Kosovo (8) |
| PROAKTIF | Lebih aktif (8) |
| PRODUKSI | Proses mengeluarkan hasil; penghasilan; hasil; pembuatan (8) |
| PRODUSEN | Penghasil barang (8) |
| PRODUSER | Orang yang menghasilkan; produsen; pengusaha film, teater, siaran televisi atau radio; orang yang memproduksi film, teater, siaran televisi atau radio; tungku pembuat gas; orang yang mengelola aspek keuangan dan manajerial sebuah produksi (Kesenian) (8) |
| PROEFRIT | Uji jalan semua kendaraan bermotor (ungkapan/Belanda) (8) |
| PROENZIM | Bahan sel atau penyusun sel yang menghasilkan enzim (Kimia) (8) |
| PROFESOR | Pangkat dosen tertinggi di perguruan tinggi; guru besar; mahaguru (8) |
| PROFETIK | Berkenaan dengan kenabian atau ramalan (8) |
| PROFORMA | Dikerjakan sebagai formalitas (ungkapan/Latin); untuk pantas-pantas atau untuk basa-basi, sekadar mengikuti tata cara yang berlaku (8) |
| PROGRAMA | Acara (siaran, tayangan, pergelaran, dan sebagainya) (8) |
| PROLETAR | Orang dari golongan proletariat (8) |
| PROLIFIK | Produktif menghasilkan karya (8) |
| PROMINEN | Terkemuka (tentang orang); menonjol (tentang benjolan, tulang, dan sebagainya) (8) |
| PROMOTIF | Bersifat memajukan atau meningkatkan (8) |
| PROMOTOR | Orang yang menjadi penganjur atau pendorong suatu usaha (gerakan dan sebagainya); guru besar yang memimpin dan mengarahkan orang yang akan mencapai gelar doktor; orang yang bertanggung jawab atas keuangan suatu pertandingan olahraga, termasuk mencari dana, mengadakan kontrak, dan sebagainya (8) |
| PROPASAR | Setuju pada pasar (tentang ekonomi) (8) |
| PROPELAN | Bahan yang dapat memicu gerak, umumnya meledak dengan daya yang tinggi (Kimia) (8) |
| PROPELER | Baling-baling (8) |
| PROPENAS | Program pembangunan nasional (akronim) (8) |
| PROPERTI | Harta berupa tanah dan bangunan serta sarana dan prasarana yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanah dan/atau bangunan yang dimaksudkan; tanah milik dan bangunan (8) |
| PROPOLIS | Zat resin lilin yang berasal dari tunas, mengandung mineral dan antibiotik, digunakan oleh lebah untuk menutup celah dan memperkecil pintu masuk sarang lebah (8) |
| PROPORSI | Perbandingan; bagian; perimbangan (8) |
| PROPOSAL | Rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja (8) |
| PROPULSI | Perbuatan atau cara mendorong (Fisika); pendorong; penggerak (Fisika) (8) |
| PROSEDUR | Tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas; metode langkah demi langkah secara pasti dalam memecahkan suatu masalah (8) |
| PROSESOR | Peranti dalam pengomputeran yang dapat mengerjakan operasi aritmetika dan logika; pemroses (8) |
| PROSODIS | Bersangkutan dengan prosodi (8) |
| PROSUMER | Kamera dengan zum optik besar tapi lensanya tidak dapat diganti-ganti (8) |
| PROTALUS | Gametofit haploid pada paku-pakuan dan Gymnospermae, berasal dari spora dan membawa anteridium atau arkegonium atau keduanya (Botani) (8) |
| PROTASIS | Eksposisi; paparan (Sastra) (8) |
| PROTEASE | Enzim yang memecah ikatan peptida antara asam-asam amino dari protein (8) |
| PROTEING | Protein yang mengikat nukleotida guanina (Ilmu Gizi) (8) |
| PROTEKSI | Pelindungan (dalam perdagangan, industri, dan sebagainya) (8) |
| PROTESIS | Penambahan vokal atau konsonan pada awal kata, untuk memudahkan lafal misalnya e pada nyak menjadi enyak, dan sebagainya (Linguistik) (8) |
| PROTISTA | Golongan makhluk (di samping dunia tumbuh-tumbuhan dan dunia hewan), terdiri atas organisme yang mempunyai susunan biologi sederhana, meliputi protozoa, ganggang, jamur, dan bakteri (Biologi) (8) |
| PROTOFON | Radio-telepon jalan (8) |
| PROTOKOL | Surat-surat resmi yang memuat hasil perundingan (persetujuan dan sebagainya); peraturan upacara di istana kepala negara atau berkenaan dengan penyambutan tamu-tamu negara dan sebagainya; tata cara (upacara dan sebagainya) yang secara internasional berlaku dalam hubungan diplomatik; orang yang bertugas mengatur jalannya upacara; aturan yang mengatur peraturan pesan dalam jejaring komunikasi atau antara dua atau lebih peranti; rangkaian prosedur atau tindakan terperinci (8) |
| PROTOZOA | Jasad renik hewani yang terdiri atas satu sel, seluruh fungsi protozoa dilakukan oleh sel satu itu (Biologi) (8) |
| PROVINSI | Wilayah atau daerah yang dikepalai oleh gubernur (8) |
| PROVIRUS | Virus yang masuk ke dalam kromosom sel induk, berkembang dan berpindah-pindah ke generasi sel yang lain, tetapi tidak hilang dari sel induk (8) |
| PROYEKSI | Gambar suatu benda yang dibuat rata (mendatar) atau berupa garis pada bidang datar; perkiraan tentang keadaan masa yang akan datang dengan menggunakan data yang ada (sekarang); mekanisme pertahanan diri seseorang secara tidak sadar yang disalurkan kepada orang lain (Psikologi) (8) |
| PRURITUS | Rasa gatal yang intens (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PRUSZKOW | Kota di Polandia (8) |
| PRZEMYSL | Kota di Polandia (8) |
| PSAMOSER | Suksesi ekologi yang bermula pada daerah tanah pasir yang tidak stabil (Biologi) (8) |
| PSIKOLOG | Ahli psikologi (8) |
| PSIKOPAT | Orang yang karena kelainan jiwa menunjukkan perilaku yang menyimpang sehingga mengalami kesulitan dalam pergaulan (8) |
| PSIKOSIS | Kelainan jiwa yang disertai dengan disintegrasi kepribadian dan gangguan kontak dengan kenyataan (8) |
| PSIKOTES | Prosedur pemeriksaan yang telah mengalami pembakuan, yang dimaksudkan untuk menyelidiki dan menetapkan sifat-sifat psikis khusus individu; pengujian mental (8) |
| PSIKOTIK | Bersifat psikosis (8) |
| PTOMAINA | Nama kelompok senyawa amina organik yang bersifat racun yang terdapat dalam daging busuk (Kimia) (8) |
| PUBERTAS | Masa akil balig; masa remaja (8) |
| PUBESENS | Tercapainya usia pancaroba (pubertas) (Psikologi) (8) |
| PUBLISIS | Ahli dalam bidang publikasi; penyiar berita; wartawan (8) |
| PUCALLPA | Kota di Peru (8) |
| PUCUKAPI | Ujung nyala api yang tampak menjilat-jilat; lidah api (8) |
| PUERPERA | Periode antara kelahiran bayi dan kembalinya rahim ke ukuran normal (biasanya selama 42 hari) (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| PUIKPUIK | Alat musik tiup, terbuat dari bambu yang diberi selongsong dan dibunyikan pada pesta perkawinan atau oleh para pelaut sebagai hiburan (Makassar) (8) |
| PUJANGGA | Pengarang hasil-hasil sastra, baik puisi maupun prosa; ahli pikir; ahli sastra; bujangga; penyair; penyajak (8) |
| PUJASERA | Pusat jajanan serbaada (akronim) (8) |
| PULANGAN | Tempat duduk orang yang mendayung (mengayuh) (8) |
| PULASARA | Urus; pelihara (Sunda) (8) |
| PULASARI | Liana yang batangnya bergetah putih, dudukan daunnya berkarang, bunganya berbentuk trompet kecil dan berwarna putih, tumbuh di bioma tropis basah, dapat dimanfaatkan sebagai obat dan bumbu masak; pulosari; palasari (Alyxia stellata) (8) |
| PULMONER | Pengumpulan cairan pada paru-paru akibat gagal jantung kiri yang menimbulkan sesak napas yang hebat; edema paru (Biologi) (8) |
| PULOSARI | Liana yang batangnya bergetah putih, dudukan daunnya berkarang, bunganya berbentuk trompet kecil dan berwarna putih, tumbuh di bioma tropis basah, dapat dimanfaatkan sebagai obat dan bumbu masak; pulasari; palasari (Alyxia stellata); gunung api dengan ketinggian 1.346 mdpl yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten (8) |
| PULPITIS | Peradangan pada pulpa gigi yang disebabkan oleh bakteri (8) |
| PUMPUNAN | Tempat berhimpun atau tempat untuk mengumpulkan; kumpulan; himpunan; titik atau pusat perhatian; fokus (8) |
| PUNGGANG | Instrumen gamelan terdiri atas deretan 5 pencon besar, bernada rendah (Madura) (8) |
| PUNGGUNG | Bagian belakang tubuh (manusia atau hewan) dari leher sampai ke tulang ekor; sesuatu yang menyerupai punggung; bagian sebelah belakang atau sebelah atas (8) |
| PUNGKANG | Lempar (Minangkabau) (8) |
| PUNGUTAN | Barang apa yang dipungut; pendapatan dari memungut (8) |
| PUNTALAN | Gulungan (benang dan sebagainya) (8) |
| PUNTIRAN | Sesuatu yang dipuntir; cara (hasil) memuntir; keadaan yang terjadi jika salah satu ujung batang atau serat diputar dengan arah yang berlawanan dengan arah putaran pada ujung yang lain; tonsi (Fisika) (8) |
| PURADESA | Pura tempat pemujaan dewa Brahma (8) |
| PURAHATI | Segenap isi hati (8) |
| PURALABA | Sawah yang hasilnya diperuntukkan bagi pemeliharaan pura (8) |
| PURAPURA | Tidak sesungguhnya (8) |
| PUREBUAH | Buah yang dilumatkan (8) |
| PURGATIF | Bersifat membersihkan (berkaitan dengan pencernaan); pencahar (8) |
| PURISTIS | Bersifat seperti seorang puris; bersifat murni; bersifat menjunjung tinggi kemurnian (8) |
| PURUAYAL | Penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal; tumor ganas; kanker (8) |
| PURULIYA | Kota di India (8) |
| PUSDIKKU | Pusat Pendidikan Keuangan (akronim) (8) |
| PUSHKINO | Kota di Rusia (8) |
| PUSINGAN | Putaran; kitaran; gerakan berpusing pada satu titik pusat; babak (dalam pertandingan tinju dan sebagainya) (8) |
| PUSINTEL | Pusat intelijen (akronim) (8) |
| PUSKESOS | Pusat kesejahteraan sosial (akronim) (8) |
| PUTRANDA | Anakanda; ananda (8) |
| PUTRESIN | Zat kristal beracun yang terdapat dalam daging yang membusuk (8) |
| PUTUSASA | Habis/hilang harapan; tidak ada harapan lagi (8) |
| PUTUSLOT | Menang lotre; mendapat hadiah (dalam undian) (8) |
| PUUMBOTO | Suku bangsa yang mendiami daerah sekitar Danau Poso, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| PUUMNANA | Suku bangsa yang mendiami daerah sekitar lembah Sungai Laa bagian hulu, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| PUVIPUVI | Alat musik sejenis seruling besar dari bambu, pada pangkalnya terdapat bilah-bilah getas, yang disayat dari bambu itu, biasa ditambah dengan corong dari daun kelapa (Musik) (8) |
| PYINMANA | Kota di Myanmar (8) |
| QIANZHOU | Kota di Cina (8) |
| QINGGANG | Kota di Cina (8) |
| QINGNIAN | Kota di Cina (8) |
| QINGQUAN | Kota di Cina (8) |
| QINGYANG | Kota di Cina (8) |
| QINGYUAN | Kota di Cina (8) |
| QINGZHOU | Kota di Cina (8) |
| QIONGHAI | Kota di Cina (8) |
| QUANZHOU | Kota di Cina (8) |
| QUILLOTA | Kota di Chili (8) |
| QUODVIDE | Lihatlah; disingkat q.v. (ungkapan/Latin) (8) |
| QUOVADIS | Hendak pergi ke mana? (dipakai untuk mengingatkan seseorang agar memperbaiki dirinya) (ungkapan/Latin) (9) |
| QURAYYAT | Kota di Arab Saudi (8) |
| RABARUBU | Tergesa-gesa (sehingga berlari-lari ke sana kemari) (8) |
| RABOTASE | Teknik menggaruk permukaan lapisan tanah yang dilakukan dengan sangat hati-hati secara horizontal karena pada lapisan itu ditemukan tanda-tanda adanya fosil dan artefak (Arkeologi) (8) |
| RACIBORZ | Kota di Polandia (8) |
| RADAGAMA | Pengadilan yang menyelesaikan perkara pelanggaran hukum Islam (pada zaman Belanda) (8) |
| RADARADA | Agak (8) |
| RADENAYU | Gelar wanita bangsawan yang telah bersuami; sapaan atau panggilan kepada wanita bangsawan yang telah bersuami (8) |
| RADENMAS | Gelar anak laki-laki bangsawan; sapaan atau panggilan kepada (anak) laki-laki bangsawan (8) |
| RADIATIF | Terbentuk oleh radiasi (8) |
| RADIATOR | Alat pendingin mesin (mobil) (8) |
| RADIATUS | Awan yang terlihat seperti pita sejajar yang karena pengaruh perspektif seolah-olah menuju ke suatu titik di ufuk (Meteorologi) (8) |
| RADIKULA | Akar yang pertama-tama keluar dari embrio (Biologi) (8) |
| RADIOFON | Telefon yang memancarkan dan menerima sinyal melalui radio; radio telefon (8) |
| RADIOLOG | Ahli radiologi (8) |
| RADIOPAK | Keadaan tidak dapat ditembus oleh radiasi elektromagnetik (8) |
| RAFLESIA | Tumbuhan parasit tropis, termasuk suku Rafflesiaceae, memiliki zat hijau daun, berbatang pendek di atasnya, hanya terdapat satu bunga yang dapat tumbuh sangat besar, jenis yang terbesar terdapat di Sumatra, bergaris tengah 1 m; puspa nusa (Rafflesia arnoldii) (8) |
| RAGANGAN | Rangka (bangunan, layang-layang); tulang-tulang; kerangka karangan (8) |
| RAGURAGU | Bimbang; kurang percaya (8) |
| RAHAMBUU | Suku bangsa yang mendiami pesisir barat Kodeha, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara; Wiau; Wiaoe (8) |
| RAISAWAL | Ketua satu (8) |
| RAJABASA | Gunung dengan ketinggian 1.281 mdpl, terletak di Kabupaten Lampung Selatan (8) |
| RAJABIAH | Berkaitan dengan bulan Rajab (8) |
| RAJABUAH | Durian (8) |
| RAJALAUT | Laksamana (8) |
| RAJALELA | Merajalela; berbuat sewenang-wenang; melakukan sesuatu dengan sesuka hati; menjadi-jadi; timbul (tentang penyakit) dan tersebar (karena menular); bercabul (8) |
| RAJAMUDA | Putra mahkota; wakil raja di negeri jajahan (8) |
| RAJANGAN | Hasil merajang; racikan; irisan (8) |
| RAJANPUR | Kota di Pakistan (8) |
| RAJAPATI | Pembunuhan (8) |
| RAJAWALI | Elang besar (termasuk binatang buas) (Falco peregrinus) (8) |
| RAJSHAHI | Kota di Bangladesh (8) |
| RAJUNGAN | Kepiting laut, kakinya panjang-panjang dan dapat dimakan (Portunus pelagicus) (8) |
| RAKANITA | Sebutan kepada mahasiswi senior pada masa perploncoan (8) |
| RAKAWIRA | Kata sapaan kepada mahasiswa senior pada masa perpeloncoan (8) |
| RAKERNAS | Rapat kerja nasional (akronim) (8) |
| RAKORNAS | Rapat koordinasi nasional (akronim) (8) |
| RAKORNIS | Rapat koordinasi teknis (akronim) (8) |
| RAKUNGAN | Kerongkongan (8) |
| RAMALLAH | Ibu kota Palestina (8) |
| RAMARAMA | Kupu-kupu; kupu-kupu besar (8) |
| RAMATGAN | Kota di Israel (8) |
| RAMAYANA | Cerita epos dari India yang digubah oleh Walmiki yang menceritakan petualangan Rama, titisan dewa Wisnu dalam mitologi Hindu (8) |
| RAMBAHAN | Sesuatu yang sudah dirambah; sisa-sisa (daun-daun, kayu) sehabis merambah; hasil merambah; babak untuk setiap jarak (dalam olahraga panahan), misalnya setiap jarak 8 atau 10 rambahan, tiap rambahan dilakukan dengan 3 atau 4 anak panah (8) |
| RAMBANAN | Daun-daunan untuk makanan kambing atau lembu; daun-daunan untuk sayuran; hasil meramban (8) |
| RAMBATAN | Tempat merambat; hasil merambat; jangkauan merambat yang dapat dicapai (8) |
| RAMBUTAN | Pohon yang tingginya mencapai 15–20 m, bercabang banyak dan rindang, bunganya hijau kekuning-kuningan, buahnya bulat lonjong berambut, jika masih muda buahnya berwarna hijau dan kalau sudah matang berwarna merah (kuning), isinya putih dan rasanya manis atau masam (Nephelium lappaceum) (8) |
| RAMEHEFA | Gagang kapak batu (Sentani) (8) |
| RAMIREZI | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 4 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik, warnanya bintik-bintik pelangi, kulit perutnya berwarna kemerahan, tersebar di Amerika Selatan dan diintroduksi ke banyak negara termasuk Indonesia (Mikrogeophagus ramirezi) (8) |
| RAMNAGAR | Kota di India (8) |
| RAMPAIAN | Campuran; kumpulan (bunga, bacaan, dan sebagainya) (8) |
| RAMPASAN | Hasil merampas; segala apa yang dirampas (8) |
| RAMPATAN | Hasil merampatkan; generalisasi (8) |
| RAMPOKAN | Hasil merampok; barang yang dirampok (8) |
| RANAGHAT | Kota di India (8) |
| RANCAGUA | Kota di Chili (8) |
| RANCAKAN | Tempat gamelan, bentuknya seperti para-para, dibuat dari kayu, biasanya berukir, untuk menaruh (tempat) bonang (8) |
| RANCAMAN | Campuran bermacam-macam (bahan dan sebagainya) (8) |
| RANDATUA | Perempuan tua yang belum kawin (8) |
| RANDBURG | Kota di Afrika Selatan (8) |
| RANGGONG | Alat pancing yang diberi pemberat dan kemudian ditenggelamkan di sungai dengan banyak mata kail, diikat pada kayu atau bambu bercabang (Benuaq) (8) |
| RANGGUNG | Terkangkang (tentang kaki); meranggung; duduk dengan lutut terkangkang; membungkukkan badan (seperti orang merangkak) dengan bertumpu pada tangan dan kaki (tidak pada lutut); mencapai dan meraih sesuatu; gabus pelampung pancing; bangau yang jinak (8) |
| RANGINAN | Permainan biola untuk mengawali suatu lagu (vokal) sehingga penyanyi gandrung mengetahui jangkauan nada yang diperlukan (8) |
| RANGKANG | Merangkang; merangkak; pondok kecil di ladang yang bertiang, tempat tinggal laki-laki yang tidak beristri selama beberapa waktu, tempat tinggal pelajar agama (Aceh) (8) |
| RANGKAYA | Orang kaya (sebutan) (Minangkabau) (8) |
| RANGKING | Keranjang bertutup (8) |
| RANGKONG | Burung besar anggota suku Bucerotidae, di atas paruhnya yang besar terdapat tonjolan menyerupai cula, makanannya buah-buahan, terutama buah beringin, juga serangga, kadal, cecak, ular, tikus, kelelawar; rangkok; enggang (Buceros rhinoceros) (8) |
| RANGKUNG | Jongkok; rangkungan; kerongkongan (8) |
| RANGRANG | Semut merah yang besar; kerengga; kain tenun khas Bali atau Lombok yang bercorak segitiga dengan warna-warni yang biasanya cerah (Tata Busana) (8) |
| RANGSANG | Sesuatu yang dapat memengaruhi indra (pencium, peraba, perasa, dan sebagainya); sesuatu yang dapat membangkitkan perasaan tertentu (kegembiraan, kesedihan, keberanian, kehangatan); merangsang (Jawa); membuat kena rangsang (tentang bau dan sebagainya); membangkitkan perasaan atau keinginan tertentu yang sangat kuat; menyebabkan timbulnya (adanya) sesuatu; menyerbu; menyerang; membantah (melawan) perkataan dan sebagainya; menyanggah; ranting kering (mati) yang telah jatuh; rintangan dari ranting-ranting berduri yang dipasang pada batang pohon (supaya tidak dapat dipanjat orang) (8) |
| RANIGANJ | Kota di India (8) |
| RANSUMAN | Hasil meransum (8) |
| RANTAIAN | Deretan berturut-turut; rangkaian; rentetan; orang hukuman; orang yang dirantai (kiasan) (8) |
| RANTEPAO | Ibu kota Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| RAPIMKAP | Rapat pimpinan lengkap (akronim) (8) |
| RAPIMTAS | Rapat pimpinan terbatas (akronim) (8) |
| RARANGAN | Tunangan (Dayak) (8) |
| RASAAMAN | Perasaan yang berkenaan dengan adanya jaminan keamanan (Hukum) (8) |
| RASAHATI | Perasaan dalam hati (8) |
| RASAMALA | Pohon yang berdaun tunggal, berwarna hijau, dan berbentuk bulat telur dengan tepi bergerigi, berbatang tegak lurus, tingginya mencapai 50 m, garis tengah batang mencapai 1,5 m, kulit batang pecah-pecah dan mengelupas berwarna abu-abu kemerah-merahan atau cokelat muda, kayunya berbau harum (Altingia excelsa) (8) |
| RASIALIS | Yang mempertahankan perbedaan (dalam politik, sosial, ekonomi) ras, suku, bangsa, hak suku-suku bangsa; orang yang menganut paham rasialisme (8) |
| RASIOKAS | Perbandingan antara jumlah kas yang dimiliki oleh perusahaan dan jumlah kewajiban yang segera dapat ditagih (8) |
| RASIONAL | Menurut pikiran dan pertimbangan yang logis; menurut pikiran yang sehat; cocok dengan akal (8) |
| RATANGGA | Kereta perang (Sanskerta) (8) |
| RATARATA | Sama banyak di seluruh tempat; disamakan saja tanpa memperhatikan perbedaan yang ada; pukul rata; hampir sama; berimbang jumlahnya; (angka, jumlah, dan sebagainya) diperoleh dari jumlah keseluruhan unsur dibagi banyaknya unsur (8) |
| RATINGEN | Kota di Jerman (8) |
| RATUADIL | Tokoh yang diharapkan (diidealkan) menjadi pembebas dari kesengsaraan (8) |
| RATUALIT | Gelar untuk anak perempuan tertua dari selir ketika sudah dewasa di Kasunan Surakarta (8) |
| RATUBUAH | Manggis (8) |
| RAUNRAUN | Berjalan-jalan berkeliling (8) |
| RAURKELA | Kota di India (8) |
| RAUTMUKA | Tampang muka (8) |
| RAWAAOPA | Danau yang terletak di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak tahun 1999 ditetapkan menjadi bagian dari Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (8) |
| RAYADRUG | Kota di India (8) |
| RAYLEIGH | Satuan kecerahan untuk mengukur kecerahan langit malam hari dan aurora (Fisika) (8) |
| RAYUNGAN | Suka mencintai beberapa orang sekaligus (Sunda); suka berganti-ganti pekerjaan (Sunda) (8) |
| REAKTANS | Komponen impedans dalam rangkaian arus bolak-balik (Elektronika) (8) |
| REALISME | Paham atau ajaran yang selalu bertolak dari kenyataan; aliran kesenian yang berusaha melukiskan (menceritakan sesuatu sebagaimana kenyataannya); gerakan teater di akhir abad ke-19 yang mengubah teater kontemporer dan menginspirasi pendekatan naturalisme (Kesenian) (8) |
| REALITAS | Kenyataan (8) |
| REBANAAN | Berebana; bermain rebana (8) |
| RECHYTSA | Kota di Belarusia (8) |
| REDAKTUR | Orang yang menangani bidang redaksi; pemimpin (kepala atau penerbit) surat kabar dan sebagainya; wartawan yang membantu atau memberikan sumbangan karangan pada suatu penerbitan (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| REDDITCH | Kota di Inggris (8) |
| REDESAIN | Rancangan ulang (8) |
| REDLANDS | Kota di Amerika Serikat (8) |
| REDUKTIF | Berkaitan dengan reduksi (8) |
| REDUNDAN | Berlebih; lewah; mengandung bagian yang diduplikasi sedemikian rupa sehingga fungsinya tidak terganggu jika terjadi kegagalan fungsi pada suatu bagian (Elektronika); berulang (8) |
| REEKSPOR | Pengiriman kembali barang-barang yang diimpor dari suatu negara (atau diekspor oleh negara itu) ke negara lain lagi dan/atau negara asal (8) |
| REFACTIE | Pemotongan atau pengurangan harga barang yang telah diserahkan karena mutunya lebih rendah daripada contohnya atau karena mengalami kerusakan dalam pengiriman (ungkapan/Belanda) (8) |
| REFLEKSI | Gerakan, pantulan di luar kemauan (kesadaran) sebagai jawaban atas suatu hal atau kegiatan yang datang dari luar; gerakan otot (bagian badan) yang terjadi karena suatu hal dari luar dan di luar kemauan atau kesadaran; cerminan; gambaran (kiasan) (8) |
| REFORMIS | Orang yang menganjurkan reformasi; orang yang mendukung reformasi (8) |
| REFRAKSI | Penyimpangan arah rambat gelombang, misalnya dari gelombang cahaya atau bunyi, pada batas dua medium yang berbeda sifat optisnya; pembiasan (Fisika) (8) |
| REGANGAN | Hasil meregang; tegangan; proses menambah ketegangan emosional atau proyeksi vokal suatu adegan (Sastra); deformasi yang terjadi pada zat padat karena mengalami tegangan; persentase atau pengurangan panjang atau volume akibat penarikan atau penekanan pada bahan karena sifat lenting bahan (8) |
| REGELASI | Peleburan balok es yang diberi beban dan membeku kembali sesaat setelah beban dihilangkan (Fisika) (8) |
| REGIONAL | Bersifat daerah; kedaerahan (8) |
| REGISTER | Buku catatan atau daftar (nama dan sebagainya) yang disusun secara bersistem dan menurut abja (Belanda); pengaturan acuan atau pelat cetak demikian rupa sehingga yang satu akan tetap berada pada letak atau posisi yang benar terhadap yang lain, misalnya pada cetak warna; rangkaian listrik untuk menyimpan data dalam bentuk sandi biner (Elektronika); rangkaian memori berkecepatan tinggi dalam sebuah mikroprosesor (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| REGLEMEN | Aturan (peraturan) yang harus ditaati oleh anggota (kelompok atau masyarakat) (Belanda) (8) |
| REGRESIF | Bersifat regresi; bersifat mundur; berurutan mundur (8) |
| REGULASI | Pengaturan (8) |
| REJAREJA | Sisa-sisa atau buangan (8) |
| REKAREKA | Aturan tindakan; sesuatu yang dibuat-buat atau diakal-akalkan; karangan; akal (daya upaya tipu muslihat) (8) |
| REKAYASA | Penerapan kaidah-kaidah ilmu dalam pelaksanaan (seperti perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yang ekonomis dan efisien); rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dan sebagainya pihak lain (kiasan) (8) |
| REKENING | Hitungan pembayaran (uang berlangganan, uang sewa, dan sebagainya) (8) |
| REKREASI | Penyegaran kembali badan dan pikiran; sesuatu yang menggembirakan hati dan menyegarkan seperti hiburan, piknik (8) |
| REKRUTAN | Hasil merekrut (8) |
| REKTORAT | Kantor rektor (8) |
| RELAKSAN | Obat untuk mengendurkan dan memanjangkan otot (8) |
| RELGANDA | Rel dua jalur tentang jalan kereta api yang dapat dilalui dua kereta secara bersamaan untuk memperlancar lalu lintas kereta api (8) |
| RELGESER | Bagian logam tempat jok mobil bergeser ke depan atau ke belakang (8) |
| RELIABEL | Mempunyai atau mendatangkan hasil yang sama pada setiap percobaan yang berhasil; dapat dipercaya; andal (8) |
| RELIGIUS | Bersifat religi; bersifat keagamaan; yang bersangkut paut dengan religi (8) |
| RELIZANE | Kota di Aljazair (8) |
| RELOKASI | Pemindahan tempat (8) |
| REMANGIN | Rem yang menggunakan kekuatan tekanan udara yang hampa (8) |
| REMATOID | Berkaitan atau mirip rematik (8) |
| REMBANTU | Rem penolong (8) |
| REMBESAN | Hasil merembes (8) |
| REMBETAN | Hasil merembet (8) |
| REMBLONG | Berkurangnya daya pengereman pada kendaraan bermotor akibat pemanasan yang berlebihan (8) |
| REMBUKAN | Hasil merembukkan; berembuk; berunding; berbincang-bincang (8) |
| REMBULAN | Bulan (Jawa) (8) |
| REMBUNAI | Sedang (besarnya atau tingginya) (8) |
| REMDEPAN | Rem yang terletak di setang sepeda sebelah kanan, digunakan untuk mengurangi kecepatan roda depan (8) |
| REMEDIAL | Berhubungan dengan perbaikan; bersifat menyembuhkan (8) |
| REMILING | Pengolahan ulang dengan jalan menggiling (tentang karet) (8) |
| REMPELAS | Pohon yang tingginya mencapai 20 m, buah kecil membulat berwarna kuning, merah, dan cokelat, daun membundar telur dan kasap, digunakan untuk melicinkan kayu dan sebagainya; ampelas (Ficus ampelas) (Botani) (8) |
| REMPENAI | Pohon yang tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis (Ardisia humilis) (8) |
| REMPEYEK | Penganan (lauk) terbuat dari tepung dengan kacang (udang, dan sebagainya), digoreng dalam bentuk pipih (8) |
| REMUDARA | Sirip aerodinamik di belakang pesawat yang digunakan untuk mengurangi kecepatan ketika pesawat mendarat (8) |
| REMUJUNG | Tumbuhan yang daunnya dapat digunakan sebagai obat penyakit kencing manis; kumis kucing (Orthosiphon grandiflorus) (8) |
| RENDAAIR | Renda yang berbahan dasar kain tipis, transparan, dan ringan, berdesain bunga yang dibuat dari benang yang lebih tebal (Tata Busana) (8) |
| RENDABEL | Cukup memberi keuntungan (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| RENDAHAN | Golongan (pegawai) yang berpangkat rendah; bawahan (8) |
| RENDAMAN | Barang dan sebagainya yang sudah (sedang) direndam; hal merendam (8) |
| RENDEMEN | Keuntungan atau kelebihan dalam pendapatan suatu perusahaan (8) |
| RENGGANG | Ada celahnya (antaranya, sela-selanya); tidak rapat; kurang erat (tentang persahabatan dan sebagainya); merenggang; memerkosa (Palembang) (8) |
| RENGGONG | Kuda yang didandani dan bisa menari, ditunggangi oleh anak yang berkhitan (Sunda) (8) |
| RENGKONG | Bunyi-bunyian yang sengaja dibuat oleh para pemikul padi dengan alat pikulnya (Musik) (8) |
| RENGRENG | Menggambarkan sketsa motif batik di kain sebelum dilakukan pembatikan (Madura) (8) |
| RENJATAN | Kegagalan peredaran darah yang ditandai dengan menurunnya tekanan darah dan gejala umum lainnya (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| RENOGRAM | Alat pemeriksaan medis berbasis nuklir yang digunakan untuk memantau fungsi ginjal (Kedokteran dan Fisiologi); renografi (8) |
| RENOVASI | Pembaruan; peremajaan; penyempurnaan (tentang gedung, bangunan dan sebagainya) (8) |
| RENTENIR | Orang yang mencari nafkah dengan membungakan uang; tukang riba; pelepas uang; lintah darat (8) |
| RENTETAN | Rangkaian; untaian; deretan; runtunan; seri; bunyi senapan dan sebagainya yang berturut-turut (8) |
| RENUNGAN | Hasil merenung; buah pikiran (8) |
| REOFILIA | Perasaan senang tinggal di dekat air mengalir (Psikologi) (8) |
| REOMETRI | Pengukuran besarnya gaya penyebab mengalirnya suatu zat alir dan kecepatan alir zat itu (Kimia) (8) |
| REPARASI | Perbaikan atas kerusakan; perbaikan (8) |
| REPELITA | Rencana pembangunan lima tahun (akronim) (8) |
| REPETISI | Ulangan (pelajaran); latihan; gaya bahasa yang menggunakan kata kunci yang terdapat di awal kalimat untuk mencapai efek tertentu dalam penyampaian makna ulangan (sandiwara dan sebagainya) (Sastra) (8) |
| REPLIKON | Bagian DNA yang mengatur replikasi DNA, yang terdiri atas susunan gen (Kimia) (8) |
| REPORMIR | Memperbaiki kembali (8) |
| REPORTER | Orang yang pekerjaannya melaporkan (berita, peristiwa, dan sebagainya); penyusun laporan; wartawan (8) |
| REPOSISI | Penempatan kembali ke posisi semula; penataan kembali posisi yang ada; penempatan ke posisi yang berbeda atau baru (8) |
| REPREPAN | Nama permainan gamelan (Jawa) (8) |
| REPRESIF | Bersifat represi (menekan, mengekang, menahan, atau menindas); bersifat menyembuhkan (8) |
| REPRESOR | Penekan (8) |
| REPTILIA | Binatang melata yang merupakan salah satu kelas vertebrata, terdiri atas beberapa bangsa, misalnya kura-kura, penyu, kadal, ular, buaya (8) |
| REPUBLIK | Bentuk pemerintahan yang berkedaulatan rakyat dan dikepalai seorang presiden (8) |
| REPUTASI | Perbuatan dan sebagainya sebagai sebab mendapat nama baik; nama baik (8) |
| RERUNTUK | Barang-barang yang sudah rusak; runtuhan (8) |
| RESENSOR | Pengawasan dan pemeriksaan kembali tentang surat-surat atau sesuatu yang akan disiarkan (8) |
| RESEPTIF | Mau (dapat) menerima; terbuka dan tanggap terhadap pendapat, saran, dan anjuran orang lain; bersifat menerima (8) |
| RESEPTOR | Ujung saraf yang peka terhadap rangsangan pancaindra; penerima (8) |
| RESERSIR | Reserse; detektif (8) |
| RESERVAT | Sebidang tanah yang telah dicadangkan untuk tujuan tertentu (taman nasional, taman margasatwa) (8) |
| RESIPIEN | Penerima darah dan sebagainya (8) |
| RESIPROK | Kebalikan (Matematika) (8) |
| RESISTAN | Sifat suatu inang yang mampu mengurangi, menahan, ataupun mengatasi perkembangan penyakit yang menyerangnya; tahan terhadap penyakit (8) |
| RESISTAT | Sedimen yang terdiri atas mineral yang tahan kimiawi, terkumpul banyak dalam sisa-sisa dan pelapukan oleh cuaca; sedimen sisa (Kimia) (8) |
| RESISTEN | Tahan terhadap (8) |
| RESISTIF | Tahan (8) |
| RESISTIN | Hormon yang dapat meningkatkan resistansi sel terhadap insulin sehingga menyebabkan kadar gula dalam aliran darah meningkat (8) |
| RESISTOR | Alat untuk menimbulkan resistans (tahanan listrik) (8) |
| RESITASI | Pembacaan hafalan (pengajian) di muka umum; hafalan yang diucapkan oleh murid-murid di dalam kelas (8) |
| RESOLUSI | Putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal; pengukuran tingkat ketajaman gambar yang dihasilkan oleh pencetak atau monitor (Komputer dan Teknologi Informasi); proses atau tindakan memisahkan materi seperti senyawa kimia atau sumber radiasi elektromagnetik ke dalam bagian penyusunnya (8) |
| RESORPSI | Peristiwa penyerapan ulang, misalnya, dalam alat pencernaan makanan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| RESPONSI | Kegiatan atau perubahan pola perilaku makhluk sebagai akibat rangsangan atau fluktuasi keadaan lingkungan (Biologi) (8) |
| RESTORAN | Rumah makan (8) |
| RESULTAN | Yang dihasilkan; yang diakibatkan (8) |
| RETINOID | Senyawa yang secara kimia berhubungan dengan vitamin A (8) |
| RETORIKA | Keterampilan berbahasa secara efektif; studi tentang pemakaian bahasa secara efektif dalam karang-mengarang; seni berpidato yang muluk-muluk dan bombastis (8) |
| RETOUCHE | Penambahan di sana-sini pada potret atau lukisan (ungkapan/Prancis) (8) |
| RETRONIM | Istilah yang diciptakan untuk menyesuaikan atau membedakan perkembangan versi lama dan baru dari suatu produk dan sebagainya (8) |
| REUMATIK | Orang yang terkena reumatisme (8) |
| REVOLUSI | Perubahan ketatanegaraan (pemerintahan atau keadaan sosial) yang dilakukan dengan kekerasan; perubahan yang cukup mendasar dalam suatu bidang; peredaran bumi dan planet-planet lain dalam mengelilingi matahari (8) |
| REVOLVER | Senjata api genggam; pistol (8) |
| REYHANLI | Kota di Turki (8) |
| RIANGRIA | Riang gembira (8) |
| RIANTANA | Suku bangsa yang mendiami sebagian Pulau Kolepom (Yos Sudarso) di Papua bagian selatan (8) |
| RIAPRIAP | Tergerai; terurai (8) |
| RIBURIBU | Nama berbagai tumbuhan paku atau pakis (8) |
| RICARICA | Masakan khas Manado yang bumbunya diberi cabai dan tomat (8) |
| RICHLAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| RICHMOND | Kota di Kanada dan ibu kota negara bagian Virginia, Amerika Serikat (8) |
| RIGIRIGI | Gerigi (8) |
| RIKETSIA | Kelainan bentuk tulang pada anak yang masih dalam pertumbuhan karena kekurangan vitamin D (8) |
| RIMBAGAN | Cetakan untuk membuat bata (Sunda); sering memecahkan barang yang sedang dipegangnya tanpa disengaja (Sunda) (8) |
| RIMBAWAN | Ahli kehutanan; pencinta hutan (8) |
| RINCISAN | Hasil merincis (menyayat kecil-kecil) (8) |
| RINGKING | Tiruan bunyi salak anjing yang keras, teriak orang, dan sebagainya; dengking (8) |
| RINGSANG | Bunga padi (Sunda) (8) |
| RINGSING | Meringsing; berkerut-kerut (8) |
| RINOLOGI | Ilmu kedokteran tentang penyakit hidung (8) |
| RINOSKOP | Alat untuk memeriksa saluran hidung (8) |
| RINTIHAN | Suara merintih; erangan; keluhan (kiasan) (8) |
| RINTISAN | Jalan kecil (setapak) yang baru saja dibuat di dalam hutan; jalan kecil sebagai batas antara hutan cadangan dan hutan yang diusahakan; usaha yang mula-mula sekali (kiasan) (8) |
| RIOBAMBA | Kota di Ekuador (8) |
| RIOCLARO | Kota di Brasil (8) |
| RIODOSUL | Kota di Brasil (8) |
| RIOHACHA | Kota di Kolumbia (8) |
| RIOLARGO | Kota di Brasil (8) |
| RIONEGRO | Kota di Kolumbia (8) |
| RIOVERDE | Kota di Meksiko (8) |
| RIPARIAN | Tumbuhan yang hidup dan berkembang di tepi-tepi sungai (8) |
| RITENUTO | Tahan (dalam tempo musik/ungkapan/Musik/Italia) (8) |
| RIZOBIUM | Bakteri pengikat nitrogen pada nodus yang menempel di akar (Botani) (8) |
| RIZOSFER | Area tanah yang mengelilingi secara langsung dan dipengaruhi oleh akar tumbuhan (8) |
| RIZOTOMI | Operasi pemotongan akar saraf tulang belakang anterior atau posterior (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| ROBOTIKA | Ilmu tentang mesin robot (8) |
| ROCHDALE | Kota di Inggris (8) |
| ROCKFORD | Kota di Amerika Serikat (8) |
| ROCKHILL | Kota di Amerika Serikat (8) |
| RODAGAYA | Roda berat untuk mengatur kecepatan dan keselarasan gerakan mesin kapal tempat roda itu menempel (Perkapalan) (8) |
| RODAGIGI | Logam berbentuk bulat pipih yang pinggirannya bergerigi (8) |
| RODAGILA | Roda berat yang berputar pada porosnya untuk mengatur kerja mesin; roda penggerak mesin secara terus-menerus (melalui palang-palang yang menghubungkan roda-roda) (Teknik) (8) |
| RODALORI | Halter (8) |
| RODATIGA | Sepeda yang mempunyai tiga roda; becak; bemo; helicak; bajaj (8) |
| RODOPSIN | Pigmen pada sel kerucut di dalam retina mata (8) |
| ROHANIAH | Berkenaan dengan rohani; kerohanian (8) |
| ROHHALUS | Makhluk halus; makhluk astral (8) |
| ROHINGYA | Sebuah kelompok etnis Indo-Arya dari Rakhine di Myanmar (8) |
| ROHJAHAT | Makhluk halus yang jahat dan suka mengganggu manusia; dedemit (8) |
| ROHKUDUS | Pribadi ketiga dari Allah Tritunggal (Agama Kristen) (8) |
| ROKBALET | Rok bertingkat yang terbuat dari tiga atau empat lapisan tule dalam berbagai variasi panjang yang melekat pada kain, lapisan atas biasanya dihiasi dengan pernak-pernik (Tata Busana) (8) |
| ROKBALON | Rok yang bentuknya gembung menyerupai balon, bagian kelimannya lebih sempit daripada pinggul (Tata Busana) (8) |
| ROKDALAM | Rok yang dipakai di bawah rok luar terutama jika rok luar dibuat dari bahan yang tipis (8) |
| ROKKERUT | Rok terbuat dari beberapa lembar kain yang disusun berlapis-lapis, bagian tepi kain yang jatuh membentuk biku-biku (8) |
| ROKKETAT | Rok dengan pinggang samping sempit, ketat di bagian pinggul hingga ke bawah (8) |
| ROKLILIT | Rok yang terdiri atas satu lembar kain yang sisinya bersilang di depan atau di belakang kemudian dikancingkan di sisi; rok yang digunakan dengan cara dililitkan pada pinggang, dilengkapi dengan tali untuk mengikat rok pada pinggang (Tata Busana) (8) |
| ROKLIPAT | Rok yang diikat pada bagian pinggang dan jatuh ke bawah dalam lipatan-lipatan besar (8) |
| ROKLURUS | Rok yang modelnya lurus (ukuran pinggul sampai ke bawah sama) (8) |
| ROKMAKSI | Rok yang panjangnya hampir sampai ke mata kaki; rok landung (8) |
| ROKSEPAN | Rok berukuran ketat (pas badan) (8) |
| ROKTULIP | Rok yang bentuknya mirip bunga tulip terbalik dengan desain kain yang tumpang tindih di depan (Tata Busana) (8) |
| ROKUPANG | Roti kukus panggang; roti sobek yang dipanggang, diisi dengan berbagai macam isian, lalu dikukus untuk menghasilkan tekstur yang lembut (akronim/Tata Boga) (8) |
| ROLANDIA | Kota di Brasil (8) |
| ROLDEPAN | Gerakan berguling ke depan; koprol (Olahraga) (8) |
| ROLTINTA | Alat yang digunakan untuk menebarkan tinta pada gambar timbul (8) |
| ROMANTIK | Bersifat seperti dalam cerita roman (percintaan); bersifat mesra; mengasyikkan; romantis (8) |
| ROMANTIS | Bersifat seperti dalam cerita roman (percintaan); bersifat mesra; mengasyikkan; romantik (8) |
| ROMBEBAI | Danau terbesar kedua di Papua, terletak pada ketinggian 45 mdpl, berjarak 20 km dari Samudra Pasifik, terletak di Kabupaten Membrano Raya, Provinsi Papua (8) |
| RONGGANG | Renggang; jarang (8) |
| RONGGENG | Tari tradisional dengan penari utama wanita, dilengkapi dengan selendang yang dikalungkan di leher sebagai kelengkapan menari (Kesenian); penari ronggeng; tandak (Kesenian) (8) |
| RONGGONG | Meronggong; berdengung (bunyi langau dan sebagainya) (8) |
| RONGKONG | Tulang-tulang dalam tubuh; rangka; tenggorok binatang; rangkungan (8) |
| RONGRONG | Merongrong; makan sedikit-sedikit, tetapi terus-menerus; selalu mengganggu (menyusahkan dan sebagainya) (kiasan); merusakkan (secara berangsur-angsur atau dengan diam-diam) (kiasan); merugikan (karena banyak makan ongkos) (kiasan); selalu meminta uang (derma); selalu menebeng (tentang makan) (kiasan); kerap sekali rusak sehingga makan ongkos banyak (tentang mobil dan sebagainya) (kiasan); mengurangi (menjatuhkan, merusak) pelan-pelan (kiasan) (8) |
| RONGSENG | Lekas marah; suka mencomel; mendongkol; jengkel (8) |
| ROSARITO | Kota di Meksiko (8) |
| ROSEMEAD | Kota di Amerika Serikat (8) |
| ROTENDAO | Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan kabupaten paling selatan di Indonesia, ibu kotanya Baa (8) |
| ROTIAPIT | Penganan yang terdiri atas dua lapis potongan roti yang di antara kedua lapisan roti tersebut diisi dengan sayuran, daging, dan lain-lain (8) |
| ROTIAWAN | Roti lembut berprotein tinggi yang menyerupai awan, dibuat dari putih telur, tepung jagung, gula, dan dapat ditambahkan pewarna (8) |
| ROTIFERA | Zooplankton berukuran sekitar 1 mikron, biasanya merupakan makanan utama larva ikan (Perikanan); kerang yang masih muda yang baru saja melewati usia veliger dan telah menetap dan menempel pada substrat (Perikanan) (8) |
| ROTIJALA | Kue seperti jala yang dimakan dengan kuah (8) |
| ROTIMARI | Kue kering (biskuit) yang bentuknya bundar pipih (8) |
| ROTIPITA | Roti bulat tanpa isi, tengahnya menggelembung dan kopong, banyak dikonsumsi dalam berbagai macam masakan Arab dan Mediterania (8) |
| ROTISERI | Alat masak yang dilengkapi dengan alat pemanggang untuk memutar makanan sebelum atau di atas sumber panas (Tata Boga) (8) |
| ROTITISU | Roti yang lebih tipis daripada roti canai, dapat dimakan dengan kari atau selai (8) |
| ROTOGRAF | Potret satu halaman naskah (8) |
| ROUISSAT | Kota di Aljazair (8) |
| ROUNDERS | Semacam permainan kasti (ungkapan/Belanda) (8) |
| ROYALOAK | Kota di Amerika Serikat (8) |
| RUAKRUAK | Burung yang tinggal di rawa-rawa (Amaurornis phoenicurus chinensis) (8) |
| RUAMSUSU | Peradangan kronik kulit yang kering dan gatal, tetapi tidak menular; eksem; dermatitis atopik (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| RUANGAPI | Bagian sebuah ketel uap tempat berlangsung pembakaran (8) |
| RUANGBAL | Ukuran ruang muatan kapal yang diukur berdasarkan bal, dinyatakan dalam kaki kubik atau meter kubik (Pelayaran) (8) |
| RUBARUBA | Pemberian (dari nakhoda perahu kepada pembesar pelabuhan dan sebagainya); pemberian sebagai suap (8) |
| RUBIDIUM | Logam alkali berwarna putih, bersifat lunak mirip kalium; unsur kimia logam alkali dengan nomor atom 37, lambang Rb, dan bobot atom 85,4678 u (Kimia) (8) |
| RUBIZHNE | Kota di Ukraina (8) |
| RUHBANAT | Petapa wanita (8) |
| RUILSLAG | Tukar guling (Belanda) (8) |
| RUJIRUJI | Kisi-kisi; terali; jari-jari roda; anak jentera; kasau pada payung (8) |
| RUKURUKU | Tumbuhan perdu, tingginya mencapai 1,5 m, daunnya berbau seperti cengkih, tetapi tidak enak, digunakan sebagai obat; lampes; kemangi hutan (Ocimum sanctum) (8) |
| RUMAHAPI | Menara api; mercu suar (8) |
| RUMBOTER | Mentega (Belanda); mentega berkualitas tinggi, bertekstur sangat lembut, beraroma harum, biasa digunakan untuk membuat kue (Belanda) (8) |
| RUMINASI | Pengembalian makanan dari lambung ke mulut pada hewan pemamah biak untuk dikunyah dan ditelan kembali (Peternakan) (8) |
| RUMPAKAN | Karangan (gubahan) bentuk syair (Jawa) (8) |
| RUNDUKAN | Yang merunduk (tunduk) seperti pucuk pohon padi, rumput (8) |
| RUNNERUP | Pemenang kedua (ungkapan/Inggris) (8) |
| RUNTUHAN | Barang yang runtuh (8) |
| RUNTUNAN | Sesuatu yang berturut-turut; deretan; jajaran (8) |
| RUPABUMI | Bagian permukaan bumi yang dapat dikenal identitasnya sebagai unsur alam dan unsur buatan manusia, misalnya sungai, danau, dan gunung (8) |
| RUPADATU | Bagian tubuh candi sebagai lambang dunia tengah (Arkeologi); dunia tengah yang ditandai oleh orang yang sudah disucikan, tetapi belum terlepas dari ikatan keduniaan (8) |
| RUPARUPA | Bermacam-macam; (hal) lain-lain (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| RUSSEIFA | Kota di Yordania (8) |
| RUSUNAMI | Rumah susun sederhana milik (rumah susun yang status penguasaannya adalah hak milik dengan membeli langsung kepada pengembang) (akronim) (8) |
| RUSUNAWA | Rumah susun sederhana sewa (rumah susun yang status penguasaannya sewa) (akronim) (8) |
| RUTENIUM | Logam langka dari golongan platinum, berwarna abu-abu dan bersifat getas; unsur kimia logam transisi dengan nomor atom 44, lambang Ru, dan bobot atom 101,07 u (Kimia) (8) |
| SABADELL | Kota di Spanyol (8) |
| SABASANI | Pohon yang bentuknya seperti ular (8) |
| SABENARI | Saban hari (8) |
| SABLONAN | Hasil menyablon (8) |
| SABOTASE | Perusakan milik pemerintah dan sebagainya (oleh pemberontak); penghalangan produksi perusahaan atau tindakan merusak dan menentang kelancaran kerja (oleh kaum buruh yang tidak puas); pemusnahan fasilitas militer, perhubungan, atau pengangkutan wilayah musuh oleh agen rahasia lawan atau oleh kelompok gerakan perlawanan bawah tanah (8) |
| SABRATAH | Kota di Libya (8) |
| SABUNGAN | Binatang yang biasa dilagakan (terutama ayam); aduan; hasil mengadu (8) |
| SABUSABU | Bahan kimia untuk menciptakan halusinasi (8) |
| SABUTUHA | Kelompok kekerabatan yang sama dalam adat perkawinan Batak (8) |
| SABZEVAR | Kota di Iran (8) |
| SADARIAH | Baju rompi (Arab) (8) |
| SADISTIS | Berkenaan dengan sifat sadis (8) |
| SAGABIJI | Liana yang daunnya majemuk menyirip ganda, buahnya berbentuk polong berbiji keras warna merah dengan bintik hitam, tumbuh di bioma subtropis, daunnya biasa digunakan untuk antiseptik; krangeyan; saga rambat; saga kerbau; saga betina (Abrus laevigatus) (Botani) (8) |
| SAGUENAY | Kota di Kanada (8) |
| SAGUHATI | Pemberian (tanda mata, hadiah, dan sebagainya) sebagai hiburan (tanda penghargaan, kenang-kenangan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| SAHASWAN | Kota di India (8) |
| SAILOLOF | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya; Salawati; Samate; Maya (8) |
| SAKABAKA | Keluarga nenek moyang dari pihak ibu dan bapak (8) |
| SAKAGURU | Tiang utama rumah; tiang seri; sesuatu yang menjadi penegak atau pengukuh (negara dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| SAKAKALA | Prasasti yang dikeluarkan oleh seorang raja atau pejabat untuk memperingati atau mengenang jasa dan karya raja sebelumnya (Sunda); asal-usul sebuah tempat (Sunda) (8) |
| SAKARIDA | Kelompok senyawa organik yang menghasilkan zat gula yang berasal dari bermacam-macam bahan, seperti gula susu, pati, dan gula buah (Kimia) (8) |
| SAKAROSA | Gula majemuk yang tersusun dari gabungan dua jenis gula sederhana (glukosa dan fruktosa); sukrosa (8) |
| SAKHAWAT | Kemurahan hati (Arab) (8) |
| SAKIBAKI | Sisa-sisa (8) |
| SAKRAMEN | Upacara suci dan resmi untuk bertemu dengan Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan) (Agama Katolik) (8) |
| SAKRISTI | Bagian ruang gereja tempat mempersiapkan misa kudus (Agama Katolik) (8) |
| SAKSILAT | Senyawa aspirin alami yang berkhasiat menghilangkan nyeri dan meredakan peradangan (8) |
| SAKSISAH | Saksi yang betul (8) |
| SAKSOFON | Alat musik tiup yang dibuat dari logam, berbentuk lengkung seperti pipa cangklong, dilengkapi dengan lubang dan tombol jari (Musik) (8) |
| SAKUKLEP | Saku yang dilengkapi lidah di bagian atasnya, biasa terdapat pada jas, kemeja atau baju luar; saku bertutup (8) |
| SAKUSAKU | Sembunyi-sembunyi; diam-diam (8) |
| SALAHAIR | Salah didikan; sukar diajar (8) |
| SALAHEJA | Tidak benar mengejanya (8) |
| SALAHTIK | Salah menekan tombol pada papan tik yang mengakibatkan salah ejaan (8) |
| SALALAUK | Penganan goreng yang dibuat dari tepung terigu, diberi bumbu, dan dicampur dengan ikan yang telah dihaluskan; camilan yang dibuat dari campuran tepung beras, kunyit, cabai, dan sebagainya, diisi dengan potongan teri atau ikan laut, dibentuk menjadi bola-bola kecil, lalu digoreng (Minangkabau) (8) |
| SALAMPAK | Perata dari kayu untuk meratakan tanah pada cetakan gerabah (Sunda) (8) |
| SALANOVA | Sayuran selada yang mirip tanaman hias karena keindahannya, daunnya menyerupai mahkota bunga, tersusun dari daun-daun berukuran kecil, berwarna hijau dengan semburat cokelat kemerahan (8) |
| SALATIGA | Kota di Provinsi Jawa Tengah, terletak di lereng timur Gunung Merbabu (8) |
| SALAWATI | Suku bangsa yang mendiami daerah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya; Samate; Sailolof; Maya (8) |
| SALDANHA | Kota di Afrika Selatan (8) |
| SALINDIA | Terawang fotografi pada pelat kaca tipis yang diatur agar dapat diproyeksikan; tayangan yang menampilkan teks, gambar, suara, atau video, digunakan untuk keperluan presentasi; padanan dari slide (8) |
| SALINDRA | Foto warna yang direkam di atas bahan plastik transparan (Ilmu Komunikasi) (8) |
| SALIRANG | Satuan ukuran panjang untuk kain kafan (Sunda) (8) |
| SALIVASI | Pengeluaran liur (8) |
| SALIWANG | Salah mendengar atau salah memahami sesuatu (Sunda) (8) |
| SALJUTUA | Salju yang telah membutir dan padat karena berbagai proses pencairan dan pembekuan ulang serta sublimasi (8) |
| SALPETER | Kalium nitrat galian (Kimia); sendawa (Kimia) (8) |
| SALSUGIN | Hidup pada habitat yang terbanjiri air payau atau air laut (8) |
| SALTILLO | Kota di Meksiko (8) |
| SALUMPIT | Daun pada ruas bambu muda yang biasanya lepas setelah bambu membesar (Sunda) (8) |
| SALVADOR | Kota di Brasil (8) |
| SALZBURG | Kota di Austria (8) |
| SAMALKOT | Kota di India (8) |
| SAMANERA | Calon rahib Buddha (8) |
| SAMANERI | Calon rahib Buddha perempuan (Agama Buddha) (8) |
| SAMANGAT | Golongan terpandang dan terhormat suku Maloh (8) |
| SAMANIAH | Tarekat yang didirikan oleh Muhammad Samman (wafat tahun 1720) (Arab) (8) |
| SAMANNUD | Kota di Mesir (8) |
| SAMARATA | Semuanya mendapat jatah yang sama (tidak memiliki perbedaan); rata dengan (8) |
| SAMARIUM | Logam tanah yang langka, berwarna putih keabu-abuan; unsur kimia lantanida dengan nomor atom 62, berlambang Sm, dan bobot atom 150,4 u (8) |
| SAMASALI | Seimbang (tentang kekuatan) (8) |
| SAMASAMA | Kedua belah pihak tidak berbeda atau tidak berlainan; semuanya; ungkapan yang digunakan untuk membalas ucapan terima kasih; bersama-sama; bareng (8) |
| SAMBARAN | Pukulan; tamparan; serangan; terkaman (8) |
| SAMBATAN | Pertolongan; bantuan; hal tolong-menolong; orang yang menolong (membantu) untuk mengerjakan sesuatu; keluhan (8) |
| SAMBILAN | Bersama dengan yang lain; sesuatu yang dikerjakan bersama dengan pekerjaan yang lain; sesuatu yang tidak penting (8) |
| SAMBITAN | Hasil menyambit; lemparan (8) |
| SAMBRIAL | Kota di Pakistan (8) |
| SAMBUTAN | Penerimaan; balasan; reaksi; sanggahan; pidato; barang yang dibeli dengan pembayaran kemudian; barang yang dibon; barang yang dititipkan untuk dijual; penerus atau pengganti kepala suku (misalnya di kenegerian Airtiris, Kampar) (Melayu Riau) (8) |
| SAMIJAGA | Kamar mandi keluarga (8) |
| SAMOSAMO | Tumbuhan di laut, rimpangnya menjalar (Enalus acoroides) (8) |
| SAMPAIAN | Gantungan; sampiran (8) |
| SAMPAKAN | Jenis drama (teater) dengan musik Jawa (8) |
| SAMPANYE | Minuman yang mengandung alkohol, dibuat dari sari anggur yang jernih kemilau (berasal dari daerah Champagne, Prancis) (8) |
| SAMPARAN | Jarak nada bilah gamelan antara sebuah nada dan nada terdekatnya (8) |
| SAMPILIK | Kikir; pelit (8) |
| SAMPIRAN | Gantungan; sampaian; paruh pertama pada pantun, yaitu baris kesatu dan kedua berupa kalimat yang biasanya hanya merupakan persediaan bunyi kata untuk disamakan dengan bunyi kata pada isi pantun (biasanya kalimat pada sampiran tidak ada hubungannya dengan bagian isi) (8) |
| SAMPLING | Pemercontohan (8) |
| SAMPYONG | Ujungan (Sunda) (8) |
| SANANDAJ | Kota di Iran (8) |
| SANASINI | Di mana-mana; di sana sini (8) |
| SANAWIAH | Tingkat menengah pertama (sekolah agama Islam) (8) |
| SANCHAZI | Kota di Cina (8) |
| SANDACHO | Kota di Jepang (8) |
| SANDAKAN | Kota di Malaysia (8) |
| SANDARAN | Tempat untuk bersandar; alat untuk menyandarkan; tumpuan hidup (harapan) (8) |
| SANDIEGO | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SANDIMAN | Orang yang bertugas melakukan pengamanan informasi, pengamanan siber, dan persandian (8) |
| SANDITON | Perubahan tona yang terjadi pada salah satu atau semua kata yang tergabung dalam satuan yang lebih besar (Linguistik) (8) |
| SANDWICH | Roti lapis, roti isi (Inggris); makanan yang biasanya terdiri dari sayuran, keju atau daging yang diiris, diletakkan di atas atau di antara irisan roti, atau lebih tepatnya makanan apa pun di mana dua atau lebih potongan roti berfungsi sebagai wadah atau pembungkus untuk jenis makanan lain; sebutan generasi orang-orang dewasa paruh baya yang merawat orang tua mereka yang lanjut usia dan anak-anak mereka sendiri (8) |
| SANERING | Pemotongan uang (8) |
| SANGATTA | Ibu kota Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur (8) |
| SANGGAMA | Hubungan seksual berupa masuknya penis ke dalam vagina (8) |
| SANGGANG | Angkat (8) |
| SANGGING | Pembuat topeng, arca, lukisan, dan sebagainya (di Bali); tukang mengasah gigi waktu upacara potong gigi (8) |
| SANGGRAH | Singgah sebentar (untuk beristirahat barang satu dua hari) (8) |
| SANGGUNG | Alat pertanian yang terbuat dari bambu yang dianyam dan diberi tangkai, dipakai untuk membasmi serangga pada tanaman padi (Melayu Riau) (8) |
| SANGIRAN | Situs purbakala di Kabupaten Sragen, tempat ditemukannya fosil manusia dan bianatang purba (8) |
| SANGITAN | Perdu yang tingginya mencapai 1-3 m, berbatang bulat dan bercabang banyak, berdaun dan letaknya berselang-seling, berbunga putih, harum, dan kecil-kecil (Sambucus javanica) (8) |
| SANGKAAN | Dugaan; perkiraan; keraguan; kesangsian (8) |
| SANGKALA | Ketika; waktu (Jawa) (8) |
| SANGKIAT | Tali yang diikatkan di kedua kaki untuk membantu pemanjat ketika memanjat pohon kelapa (Banjar) (8) |
| SANGLING | Menyangling; mengupam; menyepuh emas (perak dan sebagainya), supaya mengilap (8) |
| SANGSANG | Bersangkut; wuku ke-10 (Bali) (8) |
| SANGUINE | Bersifat ceria dan optimis, namun mudah menjadi agresif apabila menghadapi tekanan (8) |
| SANGULUN | Tuan hamba; tuanku; paduka tuanku; duli tuanku (8) |
| SANITASI | Usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat (8) |
| SANMATEO | Kota di Amerika Serikat, Filipina, dan Venezuela (8) |
| SANPABLO | Kota di Filipina (8) |
| SANPEDRO | Kota di Filipina, Pantai Gading, Amerika Serikat, dan Argentina (8) |
| SANRAMON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SANTAANA | Kota di Amerika Serikat dan El Salvador (8) |
| SANTAPAN | Makanan (minuman dan sebagainya) (8) |
| SANTAREM | Kota di Brasil (8) |
| SANTIAGO | Ibu kota Filipina dan ibu kota Chili (8) |
| SANTIAJI | Pemberian petunjuk atau pengarahan mengenai strategi kerja (terkadang disertai peragaan atau pelatihan); taklimat (8) |
| SANTIRAN | Imbangan; banding; tara (Minangkabau); bayangan pada cermin (Minangkabau); tiruan (bayangan) dari benda yang sebenarnya (Minangkabau) (8) |
| SANTONIN | Hablur tanpa warna yang diperoleh dari bunga Artemisia cina yang belum berkembang (C15H18O3) (Kimia); obat yang digunakan untuk membasmi cacing perut (8) |
| SANTUNAN | Uang yang diberikan sebagai pengganti kerugian karena kecelakaan, kematian, dan sebagainya; bantuan (8) |
| SANTUTXU | Kota di Spanyol (8) |
| SANUBARI | Jantung hati; hati (dalam arti batin); hati nurani; perasaan batin (8) |
| SAOBORJA | Kota di Brasil (8) |
| SAOPAULO | Kota di Brasil (8) |
| SAOROQUE | Kota di Brasil (8) |
| SAPIDARA | Sapi betina muda yang telah berumur satu tahun atau lebih dan belum pernah beranak (8) |
| SAPIMUDA | Sapi yang berumur kurang dari satu tahun yang dipiara khusus untuk menghasilkan daging dengan mutu gizi tinggi (8) |
| SAPOTAHU | Sajian tahu dengan paduan sayuran dengan kuah kental gurih, berasal dari Tiongkok (8) |
| SAPROFIT | Organisme yang hidup dan makan dari bahan organik yang sudah mati atau yang sudah busuk (Biologi) (8) |
| SAPROGEN | Penyebab kebusukan pada bahan organik (8) |
| SAPRONAK | Sarana produksi ternak (akronim) (8) |
| SAPROPEL | Makhluk penghuni lumpur yang kaya akan bahan organik membusuk (Biologi) (8) |
| SAPUCAIA | Kota di Brasil (8) |
| SARABARA | Berlarian tidak tentu arah; berlari kalang kabut; berantakan tidak keruan (8) |
| SARABURI | Kota di Thailand (8) |
| SARAGENI | Prajurit yang bertugas menembakkan meriam (Sunda) (8) |
| SARAJEVO | Ibu kota Bosnia dan Herzegovina (8) |
| SARANGAN | Pohon yang kayunya dapat dibuat bahan bangunan, berdaun tunggal, berbentuk jorong memanjang, bagian atas daunnya berwarna hijau berkilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, buahnya agak bulat dan berduri; berangan (Castanea argentea) (8) |
| SARANGKA | Sarung golok yang terbuat dari kayu atau tanduk binatang (Sunda) (8) |
| SARASOTA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SARAWEDI | Perajin penggosokan permata (Sunda) (8) |
| SARDONIK | Tentang humor kering yang lucu, tetapi suram dan kadang kritis dan sinis, adakalanya dimaksudkan untuk diri sendiri (8) |
| SAREKSEK | Penyakit berupa rasa kering atau tidak nyaman pada mata karena debu atau sakit mata (Sunda) (8) |
| SARGODHA | Kota di Pakistan (8) |
| SARIBUAH | Cairan yang terkandung dalam buah; jus (8) |
| SARIDELE | Minuman yang dibuat dari kedelai putih (8) |
| SARIKOPI | Minuman dari kopi, bubuknya sangat banyak sehingga kental; kopi pekat; kopi keras; biang kopi (8) |
| SARIMBIT | Sepasang (Jawa) (8) |
| SARIMPIT | Busana seragam (8) |
| SARINGAN | Alat untuk memisahkan zat cair dari zat padat; tapisan; alat (misalnya kaca berwarna) yang hanya dapat melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu; pemilihan; seleksi (kiasan); hasil menyaring; jaringan komponen listrik, resistor, dan kapasitor yang digunakan untuk mengubah frekuensi respons dari suatu sirkuit listrik; alat penyaring untuk memisahkan gelombang yang satu dengan gelombang yang lain (8) |
| SARIPATI | Inti atau pokok yang terpenting dari sesuatu (perkara, karangan, pembicaraan, dan sebagainya) (8) |
| SARISARI | Tiap-tiap hari; saban hari (8) |
| SARKASME | Penggunaan kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain; cemoohan atau ejekan kasar (8) |
| SASAHARA | Bahasa kias dalam masyarakat Sangir yang dahulunya merupakan bahasa yang lazim dituturkan kaum nelayan (8) |
| SASSUOLO | Klub sepak bola dari Italia bermarkas di kota Sassuolo dengan pertandingan kandang di Mapei Stadium – Città del Tricolore (8) |
| SASTRAWI | Mengenai sastra; bersifat sastra (8) |
| SATBESAR | Sat berukuran sepuluh gantang (8) |
| SATKANIA | Kota di Bangladesh (8) |
| SATKECIL | Sat berukuran lima gantang (8) |
| SATKHIRA | Kota di Bangladesh (8) |
| SATLINMA | Satuan lintas masyarakat (akronim) (8) |
| SATPOLPP | Satuan polisi pamong praja (aparat pemerintah daerah yang bertugas menegakkan perda serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat) (singkatan) (8) |
| SATROFIT | Tumbuhan yang hidup pada humus (Biologi) (8) |
| SATTAHIP | Kota di Thailand (8) |
| SATUMARE | Kota di Rumania (8) |
| SATUPADU | Sama-sama bersetuju dalam semua hal, perkara, dan sebagainya; sepakat; semufakat; seia sekata (8) |
| SATURASI | Keadaan keseimbangan dalam komunitas ketika imigrasi atau penambahan berjumlah sama dengan pengurangan ataupun dengan pemusnahan (Biologi); derajat percampuran warna dengan cahaya putih (Fisika); strategi peningkatan peliputan dan frekuensi pengiklanan untuk memperoleh keuntungan; kejenuhan; tingkat gelap terangnya warna dalam pembuatan desain pakaian (Tata Busana) (8) |
| SATURAYU | Perasaan pilu sayu; rawan hati (8) |
| SATURNUS | Dewa pertanian bagi bangsa Romawi; planet ke-6 dari matahari; Zohal (8) |
| SATUSATU | Satu per satu; satu demi satu; masing-masing; tiap-tiap kali satu (8) |
| SAUDAGAR | Orang yang memperdagangkan sesuatu dalam jumlah besar; pedagang besar (8) |
| SAUHBUJI | Sauh kecil yang berpengait empat (8) |
| SAUKSAUK | Jaring kecil bertangkai (untuk menangkap ikan, kupu-kupu, dan sebagainya); sauk (8) |
| SAUMLAKI | Ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku (8) |
| SAUSKEJU | Saus yang terbuat dari keju leleh murni atau campuran keju dan saus putih (Tata Boga) (8) |
| SAUSMALA | Saus khas Cina yang terbuat dari lada Sichuan, cabai, bawang putih, minyak, dan rempah-rempah seperti cengkih, adas, bunga lawang, kapulaga hitam, jahe, dan kayu manis (8) |
| SAUVINIS | Orang yang mencintai tanah air dan bangsanya secara berlebihan (8) |
| SAVANNAH | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SAWAHAIR | Sawah yang mendapat air dari hujan (8) |
| SAWANGAN | Sawang langit; alat bunyi-bunyian yang bentuknya kecil sebesar ibu jari kaki, terbuat dari kayu atau bambu dipasang pada burung merpati (8) |
| SAWOAPEL | Pohon yang ditanam sebagai pohon hias, permukaan daun berwarna hijau tua, bagian bawahnya berwarna merah tembaga, buahnya dapat dimakan; sawo duren (Chrysophyllum cainito) (8) |
| SAYIDANI | Tuan yang dua (yaitu Hasan dan Husen) (8) |
| SAYIDINA | Tuan kami; penghulu kita (Arab) (8) |
| SAYONARA | Selamat tinggal (ungkapan/Jepang) (8) |
| SCHIEDAM | Kota di Belanda (8) |
| SCHWERIN | Kota di Jerman (8) |
| SCHWERTE | Kota di Jerman (8) |
| SCRANTON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SCUDETTO | Istilah juara Liga Serie A Italia (8) |
| SEADANYA | Apa adanya; apa yang ada saja (8) |
| SEAGAMES | Ajang multi-olahraga Asia Tenggara, diadakan setiap dua tahun sekali (8) |
| SEAYAPAN | Sama-sama makan pada satu talam; sepinggan (8) |
| SEBAHASA | Satu bahasa (8) |
| SEBANGSA | Sama bangsanya; satu bangsa; semacam; sejenis (8) |
| SEBANGUN | Memiliki bentuk atau sudut yang sama, tetapi ukuran bangun geometrisnya berbeda (Matematika) (8) |
| SEBANJAR | Sejajar; seleret; sebaya (8) |
| SEBANTUN | Pohon kecil (Toxotrophis ilicifolia) (8) |
| SEBANYAK | Sama banyaknya dengan; sejumlah; jumlahnya (8) |
| SEBARANG | Apa (siapa, di mana, bilamana) saja; asal ... saja; sembarang (8) |
| SEBEGINI | Sebanyak ini; sekian ini (8) |
| SEBEGITU | Sedemikian itu (8) |
| SEBENTAR | Dalam waktu yang singkat; tidak lama; nanti; kadang-kadang; singkat; sesaat; tidak lama; nanti; kadang-kadang (8) |
| SEBERANG | Sisi di sebelah sana (sungai, jalan, laut, dan sebagainya); tempat yang berhadapan dengan tempat kita (8) |
| SEBERAPA | Sebanyak (itu); sekian banyaknya (8) |
| SEBILANG | Tiap-tiap; setiap (8) |
| SECAMPIN | Sama cekatan (gagah, tangkas) dengan (8) |
| SECERCAH | Sedikit sinar yang dapat dilihat; sedikit (8) |
| SECUPLIK | Satu cuplik; sepenggal (8) |
| SEDAGING | Seibu sebapak; saudara sekandung (8) |
| SEDENTER | Bersifat menetap; tidak berpindah-pindah; berkaitan dengan banyak duduk dan sedikit berolahraga; orang yang banyak duduk dan sedikit aktivitas fisik (8) |
| SEDIANYA | Pada mulanya; tadinya; seharusnya; sebetulnya (8) |
| SEDOMPOL | Sekelompok; serangkai; setandan (8) |
| SEDONDON | Sama warna atau coraknya (tentang kain) (8) |
| SEDUAYAH | Perdu tegak yang bercabang banyak, tinggi hingga 2.5 m, rantingnya menghasilkan buah yang digunakan sebagai obat (Woodfordia floribunda) (8) |
| SEGEBLOK | Setumpuk tebal dan banyak (tentang pakaian); segulung cita (bahan pakaian dan sebagainya); segabung uang kertas (8) |
| SEGIANYA | Seyogianya (8) |
| SEGITIGA | Bidang yang bersisi tiga; bangun yang dibentuk dengan menghubungkan tiga buah titik P₁, P₂, dan P₃ yang tidak segaris (sebagai titik sudutnya) dengan ruas-ruas garis P₁ P₂, P₂ P₃, dan P₃ P₁ (Matematika) (8) |
| SEGUDANG | Banyak masalah (kiasan) (8) |
| SEGUNUNG | Sangat banyak (8) |
| SEHALUAN | Mempunyai haluan yang sama; searah; setujuan; semaksud (8) |
| SEHARIAN | Sepanjang hari (dari pagi sampai sore); sehari penuh (8) |
| SEHINGGA | Kata penghubung untuk menandai akibat (8) |
| SEIBATIN | Sistem pelapisan sosial dua tingkat di suku Lampung; Sebatin (8) |
| SEIKHWAN | Sesaudara; sekaum keluarga (8) |
| SEIMBANG | Sama berat (kuat dan sebagainya); setimbang; sebanding; setimpal (8) |
| SEJAMBAK | Seikat; seberkas; segabung (tentang rambut, bulu, bawang, bunga, dan sebagainya); sekeluarga; senenek moyang (8) |
| SEJAMBAR | Sehidangan; seludang; sepiring (8) |
| SEJARAWI | Bersifat sejarah (8) |
| SEJEMANG | Sebentar (Minangkabau) (8) |
| SEJEMPUT | Sebanyak yang dapat diambil dengan ujung jari tangan; sejumput; sejeput; sejimpit (8) |
| SEJENANG | Sebentar; sejenak; sejurus (8) |
| SEJIMPIT | Sebanyak yang dapat diambil dengan ujung telunjuk dan ibu jari; sejumput (8) |
| SEJONJOT | Sejemput atau sekali cabut (tentang barang-barang seperti kapas, tembakau) (8) |
| SEJORENG | Sepotong (sebagian kecil) tanah; secarik (selembar) kertas (8) |
| SEJUMLAH | Sebanyak; banyaknya; beberapa (yang tidak dinyatakan secara pasti); dalam jumlah (8) |
| SEJUMPUT | Satu jumputan; sebanyak yang dapat diambil dengan ujung jari tangan; sejeput; sejemput; sejimpit; sejumlah kecil; dalam jumlah kecil; secuwil; sekelumit (8) |
| SEKAKMAT | Sekak mati dalam permainan catur (8) |
| SEKALIAN | Sekali jalan; sambil (melakukan dan sebagainya); semuanya (tidak ada kecualinya); semua; bersama-sama; serentak (8) |
| SEKALUNG | Seuntai kalung (dari bunga dan sebagainya) (8) |
| SEKANCAH | Sepemeluk; sependekap (8) |
| SEKARANG | Waktu (masa, saat) ini; kini (8) |
| SEKATAPI | Sekat tahan api, dalam jangka waktu satu jam dapat menahan api dengan temperatur 1500°F (Perkapalan) (8) |
| SEKECENG | Sekejap (8) |
| SEKEDENG | Belahan rambut (8) |
| SEKELIAN | Sekalian (8) |
| SEKENDAL | Pohon, tinggi hingga 20 m, kayunya lunak tetapi liat, berwarna putih, daunnya dapat digunakan sebagai obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dalam bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, buahnya digunakan untuk perekat; kanang; kendal (Cordia oblique); jenis pohon Cordia (8) |
| SEKEPING | Sebagian kecil; sedikit (kiasan) (8) |
| SEKERLIP | Sekejap (mata); sesaat; sekelap; sekilap (8) |
| SEKETENG | Sedikit sekali; pintu gerbang kota; lawang seketeng (8) |
| SEKETIKA | Saat itu juga; waktu yang tidak lama (8) |
| SEKIBANG | Ukuran untuk nasi sebanyak satu wadah kecil berbentuk mangkok, bakul dari anyaman bambu, atau daun mensiang (jenis daun mirip daun kelapa) (8) |
| SEKILWAK | Pengawal (yang menjaga di depan istana, benteng, dan sebagainya) (Belanda) (8) |
| SEKOMENG | Sedikit sekali (8) |
| SEKOPONG | Gambar atau kartu yang bergambar jantung hitam (kartu Eropa) (8) |
| SEKOTENG | Minuman yang terbuat dari gula, jahe, tangkue, dan sebagainya untuk penghangat badan (Tata Boga) (8) |
| SEKRETIN | Hormon yang dihasilkan di dalam usus kecil yang menggiatkan pankreas untuk mengalirkan cairan pankreas (Biologi) (8) |
| SEKSDUSI | Proses pengangkatan fragmen bahan genetika dengan fakta seks dari satu bakteri ke bakteri yang lain (Biologi) (8) |
| SEKSISME | Penggunaan kata atau frasa yang meremehkan atau menghina berkenaan dengan kelompok, gender, ataupun individual (Linguistik) (8) |
| SEKSOLOG | Ahli seksologi (8) |
| SEKSORAL | Perilaku seksual yang menyimpang dengan menggunakan oral (mulut) pada alat kelamin pasangannya (Kesehatan) (8) |
| SEKSUPAR | Sifat makhluk yang menghasilkan keturunan jantan dan betina melalui perkembangbiakan seksual atau partenogenesis (Biologi) (8) |
| SEKTORAL | Terbagi dalam sektor; bersektor-sektor (8) |
| SEKUDUNG | Sepotong; sepenggal; sekerat (8) |
| SEKUNDER | Berkenaan dengan yang kedua atau tingkatan kedua (8) |
| SEKUNYIT | Hidangan ketan kuning (8) |
| SEKURITI | Sesuatu yang menjamin keamanan, kebebasan dari bahaya, atau kekhawatiran (8) |
| SEKWILDA | Sekretaris wilayah daerah (8) |
| SELADANG | Jenis lembu hutan (Bos gaurus); rata dan satu lantai (tentang beberapa rumah yang berdampingan); sama besar (tebalnya), seperti betis yang sama besar (tidak berperut) (8) |
| SELADING | Pisau kecil yang dibuat dari bambu dan digunakan untuk mencari kutu di kepala (Melayu Belitung) (8) |
| SELADREN | Terna atau perdu, daunnya berasa seperti min, digunakan sebagai lalapan; tespong (Oenanthe javanicum) (8) |
| SELAMPAI | Kain sutra berbentuk pita panjang yang lebarnya 4 cm, dikalungkan di leher atau disampirkan di bahu (pada waktu membawa alat-alat kerajaan); saputangan; ikan laut, ukurannya mencapai 160 cm, hidup di dasar perairan tropis, tersebar di perairan Pakistan dan sepanjang pantai India dan Sri Lanka sampai ke Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, dan Vietnam (Otolithoides biauritus) (8) |
| SELAMPIT | Kepangan atau pintalan yang pipih (tentang rambut, tali); kain yang dipakai sebagai cawat; pelipur lara (Melayu Malaysia) (8) |
| SELANCAK | Burung (Anthus sufulus) (8) |
| SELANCAR | Olahraga yang dilakukan di atas air dengan cara berdiri di atas sebilah papan, meluncur sambil melenggok-lenggok seirama dengan lajunya ombak; kegiatan meramban informasi atau situs yang tersedia dalam internet (Komputer dan Teknologi Informasi); padanan dari surfing (8) |
| SELANGAT | Ikan amfidrom yang ukurannya dapat mencapai 18 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik halus, mulutnya dapat menyembul ke arah depan atau bawah, warnanya keperakan dengan bercak warna hitam melintang di tengkuk, tersebar luas dari India hingga Australia (Leiognathus brevirostris) (8) |
| SELANGIT | Setinggi langit (tentang harga); sangat tinggi (mahal) (kiasan) (8) |
| SELANTAR | Batang yang tumbuh horizontal di atas permukaan tanah dan menghasilkan tumbuhan baru pada ujungnya; geragih (Botani) (8) |
| SELARUNG | Jejak kaki binatang besar (babi, gajah, harimau, dan sebagainya) di hutan; denai (8) |
| SELAYANG | Sekilas; selintas; sepintas (8) |
| SELBEBAN | Perangkat ukur untuk kekuatan atau gaya (8) |
| SELBIBIR | Satu di antara deretan sel sporangium paku-pakuan yang berdinding tipis dan pecah ketika sporangiumnya matang (Botani) (8) |
| SELDARAH | Sel-sel yang merupakan komponen penyusun darah, darah putih (leukosit), dan sel darah merah (eritrosit) (8) |
| SELEBRAN | Imam yang memimpin upacara misa (dalam agama Katolik) (8) |
| SELEGURI | Sidaguri (Sida rhombifolia) (8) |
| SELEJANG | Secepat; sejauh (8) |
| SELEKNAS | Seleksi nasional (akronim) (8) |
| SELEKSEK | Kembang buah limus (Sunda) (8) |
| SELEKTIF | Dengan melalui seleksi atau penyaringan; secara dipilih; mempunyai daya pilih (8) |
| SELEMPIT | Selip; menyelinap; susup; impit; rapat; desak; sesak (8) |
| SELENIUM | Unsur kimia nonlogam dengan nomor atom 34, berlambang Se, bobot atom 78,96 u (8) |
| SELENTEM | Gambang kecil dengan 6–7 lempeng logam berjejer di atas kerangka kayu, lebih rendah daripada demung (Madura) (8) |
| SELENTIK | Menyelentik; menyentil; mengetip; menjentik; menegur dengan kata-kata halus; menyindir (kiasan) (8) |
| SELERANG | Kulit yang di luar sekali; jangat (Minangkabau) (8) |
| SELEWENG | Menyeleweng; menyimpang dari jalan yang benar; berselingkuh (8) |
| SELIBASI | Keadaan tidak menikah yang dilakukan oleh para imam di lingkungan gereja Katolik, dianggap sebagai lambang tanda ketakwaan dan pengabdian penuh kepada Tuhan (8) |
| SELIMANG | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 27 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik, bersungut, warna tubuh kuning keemasan, pada ikan dewasa terdapat garis hitam di tengah tubuh dan bercak hitam pada pangkal ekor, tersebar di Asia Tenggara (Henicorhynchus caudimaculatus) (8) |
| SELIMPAT | Cara menganyam; ular laut yang pipih kepalanya; menyelimpat; menghindarkan diri dengan sembunyi-sembunyi (supaya tidak kelihatan dan sebagainya) (8) |
| SELINCAH | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 20 cm, tubuhnya pipih memanjang, bersisik, setiap sisik mempunyai pinggiran hitam, terdapat pola warna hitam berbentuk jala pada sirip ekor, warnanya cokelat kehitaman, tersebar di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan; kapar; ketoprak (Belontia hasselti) (8) |
| SELINCAM | Sekejap; sebentar sekali (8) |
| SELINDUK | Sel yang mampu membelah diri menghasilkan sel-sel anak, seperti sel induk serbuk sari (Biologi) (8) |
| SELINGAN | Sesuatu yang dipakai untuk menyelingi atau untuk menyelang perbuatan (pertunjukan dan sebagainya) yang berturut-turut; adegan dramatik pendek; intermeso (Kesenian) (8) |
| SELINGAR | Menyelingar; terdiam keheranan (8) |
| SELINTAS | Sebentar; sekejap (8) |
| SELINTRU | Penyekat ruangan yang bisa di pindah-pindah dan dilipat seperti pintu (8) |
| SELONDOK | Penganan khas Magelang dibuat dari singkong berbentuk keripik (8) |
| SELONJOR | Menyelonjorkan; meluruskan kedua kaki (ketika duduk atau berbaring); mengunjurkan; berselonjor; duduk dengan kaki terjulur lurus ke depan (8) |
| SELONONG | Menyelonong; masuk dengan tiba-tiba (karena salah jalan dan sebagainya); terseret masuk dan sebagainya; menyasar (8) |
| SELOTONG | Sarung celurit dibuat dari kulit untuk memudahkan dan mengamankan penyisipannya di pinggang (Madura) (8) |
| SELOYONG | Terhuyung-huyung (8) |
| SELPUNCA | Sel yang belum terdiferensiasi yang mampu meregenerasi dirinya sendiri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel yang membentuk berbagai jaringan tubuh (8) |
| SELSURYA | Perangkat yang secara langsung mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik (8) |
| SELTUMOR | Sel yang tumbuh tidak normal pada beberapa bagian tubuh, dapat tumbuh jinak atau ganas, dan tumbuhnya tidak dipengaruhi oleh jaringan sekitarnya (8) |
| SELUBUNG | Kain dan sebagainya penutup kepala (tubuh, muka, dan sebagainya); kelumun (8) |
| SELUDANG | Kulit pemalut mayang pinang (kelapa dan sebagainya); sampan yang lancip pada ujungnya dan rata pada buritannya seperti bentuk seludang, digerakkan dengan dayung; sampan mancung (8) |
| SELUDARA | Rongga kecil di antara kedua lapis selaput telur, berisi udara; sel udara yang biasanya terletak di bagian tumpul dari telur; sel udara yang berfungsi sebagai cadangan oksigen untuk pernapasan embrio (Petrologi dan Migas) (8) |
| SELUKUNG | Perisai besar (8) |
| SELULOID | Campuran dari kamper, piroksilin, dan alkohol (bahan untuk membuat sisir, boneka, dan sebagainya) (Kimia) (8) |
| SELULOSA | Polisakarida yang dihasilkan oleh sitoplasma sel tanaman yang membentuk dinding sel (Biologi) (8) |
| SELUMBAR | Suban; serpih kayu; tatal penarahan dan sebagainya (8) |
| SELUMBAT | Sula untuk mengupas buah kelapa (Jawa); serat kayu atau bambu yang tajam dan dapat menusuk kulit (Melayu Belitung) (8) |
| SELUNCUR | Olahraga di atas es dengan cara berjalan atau meluncur dengan menggunakan sepatu berpisau di bagian bawahnya; peralatan mekanik yang terdiri atas roda besi untuk menaikkan dan menurunkan aktor dan skeneri dari panggung (Kesenian) (8) |
| SELUNDUP | Menyelundup; menyeluduk; menyuruk; masuk dengan sembunyi-sembunyi atau secara gelap (tidak sah); menyusup; merembes; menukik; menghunjam (8) |
| SEMAMPAI | Ramping dan lemas; tidak kaku (tentang tubuh dan sebagainya); langsing; lampai; lengkai; berbentuk satu kayu saja; tidak bersambung (8) |
| SEMAMPAT | Pohon, tinggi hingga 35 m, kayunya keras dan liat, rebusan kulit kayunya merupakan obat sakit perut, getahnya digunakan untuk mengobati kudis; kemuntul; mempitis; kemutun (Cratoxylon formosum) (8) |
| SEMANDAN | Pengiring (pengapit) pengantin (biasanya yang masih gadis) (8) |
| SEMANGAT | Roh kehidupan yang menjiwai segala makhluk, baik hidup maupun mati (menurut kepercayaan orang dulu dapat memberi kekuatan); seluruh kehidupan batin manusia; isi dan maksud yang tersirat dalam suatu kalimat (perbuatan, perjanjian, dan sebagainya); kekuatan (kegembiraan, gairah) batin; keadaan atau suasana batin; perasaan hati; nafsu (kemauan, gairah) untuk bekerja, berjuang, dan sebagainya (8) |
| SEMANGGI | Tumbuhan menjalar, daunnya berbentuk empat bulatan di atas satu tangkai, daunnya dapat dimakan (Hydrocotyle sibthorpioides); simpang susun dengan empat cabang yang lengkungnya digunakan untuk belok kiri, penghubung lurusnya digunakan untuk belok kanan (8) |
| SEMANGKA | Tumbuhan menjalar, buahnya bulat dan besar, berwarna hijau dan halus, daging buahnya berwarna kuning, atau merah banyak mengandung air dan manis, ada yang berbiji dan ada pula yang tidak berbiji; mendikai; tembikai; keramboja (Citrullus vulgaris); ikan laut yang ukurannya mencapai 12 cm, hidup di terumbu karang tropis dengan kedalaman 12–40 cm, tersebar di perairan Laut Merah hingga Kepulauan Line dan Mangareva, bagian utara sampai Kepulauan Ryukyu, bagian selatan sampai Great Barrier Reef dan Kepulauan Australia (Apogon frenatus) (8) |
| SEMANTAN | Sudah cukup tua, banyak santannya (tentang nyiur) (8) |
| SEMANTIK | Ilmu tentang makna kata dan kalimat; pengetahuan mengenai seluk-beluk dan pergeseran arti kata (Linguistik); bagian struktur bahasa yang berhubungan dengan makna ungkapan atau struktur makna suatu wicara (Linguistik) (8) |
| SEMANTIS | Berhubungan dengan ilmu tentang makna dalam bahasa; menurut atau mengenai semantik (Linguistik); menyangkut makna (Linguistik) (8) |
| SEMANTOK | Bendungan di Kabupaten Nganjuk (8) |
| SEMARANG | Ibu kota Provinsi Jawa Tengah, terkenal dengan sebutan Kota Lumpia atau Venetië van Java (8) |
| SEMASEMA | Cadik (katir) perahu; semah-semah; selesma (8) |
| SEMAUGUE | Sesuka hati; sekehendak hati(ku) (8) |
| SEMAWANG | Pohon, tinggi mencapai 25 m, biasa terdapat di hutan sepanjang sungai; sembawang (Mesua ferruginea) (8) |
| SEMAYANG | Kata penggolong sekait (tentang rambut) (8) |
| SEMBABAT | Cocok (sesuai) benar; pantas sekali; sebabat (Melayu Jakarta) (8) |
| SEMBAHAN | Pujaan; yang disembah (dipuja) (8) |
| SEMBAYAN | Madu (tentang poligami) (8) |
| SEMBELIH | Menyembelih; menggorok leher (binatang dan sebagainya); memotong binatang; membantai (8) |
| SEMBELIT | Sukar atau tidak dapat buang air besar karena terdapat kotoran keras dalam usus; kantong atau pundi-pundi yang dibelitkan di pinggang (8) |
| SEMBERAP | Selengkap (pakaian, sirih, dan sebagainya) (8) |
| SEMBERIP | Dulang atau talam berkaki dari kuningan; cerana (8) |
| SEMBIANG | Tempuling kecil; seligi untuk menikam ikan (8) |
| SEMBILAN | Bilangan yang dilambangkan dengan angka 9 (Arab) atau IX (Romawi); urutan ke-9 sesudah ke-8 dan sebelum ke-10 (8) |
| SEMBIRAN | Peminggir; sempadan; tapal batas (8) |
| SEMBOYAN | Tanda atau alamat untuk memberitahukan sesuatu (tentang bunyi kentungan, nyala api, lambaian bendera, dan sebagainya); kata atau perkataan rahasia yang dipakai sebagai alamat untuk mengetahui (mengenal) kawan sendiri; perkataan atau kalimat pendek yang dipakai sebagai dasar tuntunan (pegangan hidup); inti sari suatu usaha dan sebagainya; slogan; moto (8) |
| SEMBRANI | Besi sembrani; kuda sembrani (8) |
| SEMBRONO | Kurang hati-hati; gegabah; ceroboh; kurang sopan; agak kurang pantas (perbuatannya); berjenaka (tapi kurang sopan); secara sembarangan (8) |
| SEMBUANG | Beberapa batang pancang besar di laut, ujungnya diikat untuk melindungi atau menambatkan perahu dan sebagainya; semah yang dibuang di hutan dan sebagainya (8) |
| SEMBUKAN | Perdu dalam suku Rubiaceae yang berbentuk pohon, batang atau cabang yang dipotong mengeluarkan bau busuk, daunnya dimasak sebagai sayur (Saprosma arboreum) (8) |
| SEMBUNYI | Bersembunyi; berlindung atau melindungkan diri supaya tidak terlihat (8) |
| SEMBURAN | Pancaran; semprotan; bentakan; gusar (kiasan) (8) |
| SEMBURAT | Memancarkan cahaya; bersinar (Jawa); pancaran cahaya (8) |
| SEMELPAR | Makhluk yang hanya berketurunan sekali dalam hidupnya lalu mati (Biologi) (8) |
| SEMENGGA | Hanya itu; satu-satunya; pantas; patut; sepatutnya (8) |
| SEMENJAK | Sejak; mulai dari (8) |
| SEMENYIH | Kota di Malaysia (8) |
| SEMERBAK | Harum; merata (tentang bau yang harum) (8) |
| SEMESTER | Tengah tahun (enam bulan) (8) |
| SEMIARTS | Mahasiswa kedokteran yang telah lulus bagian pertama pendidikannya (ungkapan/Belanda) (8) |
| SEMILIAR | Binatang yang hidup secara liar tetapi juga berkontak dengan manusia (kuda, anjing, dan lain-lain) (8) |
| SEMILOKA | Seminar dan lokakarya (akronim) (8) |
| SEMINARI | Lembaga pendidikan bagi para calon pendeta (padri, pastor) Katolik Roma (8) |
| SEMINUNG | Gunung dengan ketinggian 1.881 mdpl yang terletak di antara Provinsi Sumatra Selatan (Warkuk Ranau) dan Provinsi Lampung (Sukau) (8) |
| SEMIOTIK | Berhubungan dengan sistem tanda dan lambang dalam kehidupan manusia (8) |
| SEMOLINA | Tepung kasar hasil penggilingan gandum durum, terutama digunakan untuk membuat pasta dan sereal; rava (8) |
| SEMPADAN | Batas (negeri, daerah, sawah, dan sebagainya); tanda batas (seperti pancang, garis); unsur grafemis, fonologis, atau gramatikal yang menandai batas antara satuan bahasa (seperti kata, frasa), berupa sendi atau tekanan (Linguistik) (8) |
| SEMPALAI | Tersempalai; terletak terhantar (seperti bangkai) (8) |
| SEMPALAN | Penggalan (misalnya tentang penyiaran dan sebagainya suatu peristiwa); pecahan (tentang suatu organisasi dan sebagainya) (8) |
| SEMPELAH | Ampas; endap-endapan; keladak; kotoran; orang dan sebagainya yang tidak berguna; sampah masyarakat (kiasan) (8) |
| SEMPITAN | Sesuatu yang sempit (8) |
| SEMPORNA | Kota di Malaysia (8) |
| SEMPRONG | Tabung kaca penutup nyala lampu; corong lampu; salung api; salung asap; serombong; teropong; keker; jenis kue kering yang bentuknya seperti semprong (Tata Boga) (8) |
| SEMPURAS | Kotor (pada muka dan sebagainya); ampas; sempelah (8) |
| SEMPURNA | Utuh dan lengkap segalanya (tidak bercacat dan bercela); lengkap; komplet; selesai dengan sebaik-baiknya; teratur dengan sangat baiknya; baik sekali; terbaik (8) |
| SEMRAWUT | Kacau balau; acak-acakan; tidak teratur (8) |
| SEMUANYA | Segala-galanya (8) |
| SEMUDAYA | Daya upaya untuk mengelabui; tipuan; muslihat yang halus; tipu daya (8) |
| SEMUSEMU | Agak ... sedikit (8) |
| SEMUTAPI | Semut berukuran kecil, berwarna cokelat kemerahan pada bagian toraks dan mandibula, kepala dan abdomen berwarna hitam, gigitannya terasa panas serta menimbulkan rasa gatal atau alergi; semut gatal (Tetraponera rufonigra) (8) |
| SENAMEKI | Pohon yang daunnya dibuat untuk obat cuci perut (Cassia angustifolia) (8) |
| SENANGIN | Ikan laut yang panjangnya mencapai 200 cm, pangkal sirip dada terletak jauh di bawah garis tengah tubuh, bibir bawah pendek, sirip dada memiliki empat filamen, jumlah gurat sisi 71-80, kepala dan dada gelap keperakan, bagian ventral lebih cerah, tepi anterior dari sirip punggung pertama dan kedua berwarna kehitaman, hidup di perairan tropis dengan kedalaman 23 m, tersebar di perairan Indo-Pasifik Barat; kesumbang; kurau; baling (Eleutheronema tetradactylum) (8) |
| SENANTAN | Putih seperti santan; kinantan (8) |
| SENAPATI | Pemimpin tentara; panglima perang (8) |
| SENDALAN | Hasil menyendal (8) |
| SENDARAT | Ikan laut yang sering memasuki perairan tawar, ukurannya dapat mecapai 150 cm, tubuh pipih memanjang, bersisik, kepala berbentuk segitiga dengan gigi besar di bagian depan rahangnya, pola warna berbeda antara remaja dan dewasa, pada ikan remaja terdapat garis-garis vertikal, tersebar di daerah Indo-Pasifik Barat; ganrang eca; merah; ungar (Lutjanus argentimaculatus) (8) |
| SENDAREN | Alat bunyi-bunyian berupa lengkungan bilah bambu, pada ujungnya direntangkan tali suara, biasanya ditaruh pada layang-layang (8) |
| SENDAWAR | Ibu kota Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (8) |
| SENDAYAN | Tumbuhan rumput jenis alang-alang (Thoracostachyum bancanum) (8) |
| SENDELAN | Pertukaran pantun, syair, atau tembang yang sering disisipi peribahasa dan umumnya sambil dilagukan dan dilakukan beberapa orang dalam upacara adat tertentu (Madura) (8) |
| SENDERIK | Keris pendek (8) |
| SENDERUT | Cemberut; tidak ramah (8) |
| SENDUDUK | Perdu, tinggi mencapai 4 m, tumbuh di tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, bercabang banyak, daun berwarna hijau berbentuk lonjong berujung lancip, bunganya berwarna ungu kemerahan, buah yang masak berwarna ungu tua dan dapat dimakan, daun yang muda dibuat lalap atau sayur; sekeduduk; keduduk; harendong; senggani (Melastoma malabathricum) (8) |
| SENGARAT | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 100 cm, tubuhnya memanjang, tidak bersisik, mata di bawah kulit, mulut melengkung ke atas, sirip dada berbentuk segitiga lebih panjang daripada kepala, bagian atas kepala mencekung di atas mata, sirip punggung kecil, warnanya keperakan, tersebar di Asia Tenggara (Belodontichthys dinema) (8) |
| SENGATAN | Hasil perbuatan menyengat; sesuatu yang disengat; sentuhan sinar yang panasnya menyengat (tentang panas matahari) (kiasan) (8) |
| SENGELAT | Si mengelat; orang yang banyak helatnya; orang yang berakal busuk, curang, dan sebagainya (kependekan) (8) |
| SENGGANG | Keras hati; tegar hati (Minangkabau); terluang atau lapang (tentang waktu); tidak sibuk (8) |
| SENGGANI | Perdu, tinggi mencapai 4 m, tumbuh di tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, bercabang banyak, daun berwarna hijau berbentuk lonjong berujung lancip, bunganya berwarna ungu kemerahan, buah yang masak berwarna ungu tua dan dapat dimakan, daun yang muda dibuat lalap atau sayur; sekeduduk; keduduk; harendong; senduduk (Melastoma malabathricum) (8) |
| SENGGORA | Kucing yang besar dan elok bulunya (8) |
| SENGGUGU | Perdu dengan tinggi 1-3 m, batangnya berongga, berbongkol besar, akarnya berwarna abu-abu kehitaman (Clerodendron serratum); jenis udang kecil-kecil; geragau (8) |
| SENGKANG | Berjalan dan sebagainya dengan kaki terbuka (terkangkang); mengangkang; gelatik yang sudah dewasa sehingga bulunya yang semula kecokelatan sempurna berubah menjadi biru keunguan dan paruhnya merah (Madura); ibu kota Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan; palang dari kayu dan sebagainya (pada pintu, kaki meja, antara dua tiang, mulut ember, jari-jari roda, kayu yang dipasang pada kaki binatang supaya tidak bisa lari, kayu bersilang seperti salib dan sebagainya); garis tengah pada bulatan (lingkaran); garis pendek melintang untuk pemisah suku kata dan sebagainya; tanda sengkang; tanda hubung (8) |
| SENGKELA | Sengkang kaki binatang besar, seperti gajah, kerbau; belenggu (kaki); pasung (8) |
| SENGKETA | Sesuatu yang menyebabkan perbedaan pendapat; pertengkaran; perbantahan; pertikaian; perselisihan; perkara (dalam pengadilan) (8) |
| SENGKUAP | Atap tambahan di rusuk atau di belakang rumah (8) |
| SENGKUNI | Tokoh wayang yang melambangkan orang yang pandai bicara dan banyak akal, tetapi suka memfitnah, menghasut, dan mencelakakan orang lain (8) |
| SENGSARA | Kesulitan dan kesusahan hidup; penderitaan; menderita kesusahan, kesukaran, dan sebagainya (8) |
| SENGSENG | Penutup botol atau bambu yang terbuat dari ijuk atau daun pisang kering (Tombulu) (8) |
| SENIARCA | Ilmu tentang arca dilihat dari segi tekniknya (gaya, cara, dan ketentuan pembuatannya) (8) |
| SENIBINA | Seni arsitektur Melayu (8) |
| SENIRUPA | Seni pahat dan seni lukis (8) |
| SENITARI | Seni mengenai tari-menari (gerak-gerik yang berirama) (8) |
| SENIUKIR | Seni pahat (8) |
| SENIWATI | Wanita yang ahli mencipta seni; seniman wanita (8) |
| SENJUANG | Perdu, tinggi hingga 4 m, tergolong tanaman hias, daunnya panjang meruncing lurus atau bergelombang, berwarna hijau, ungu kemerah-merahan, atau sangat merah, akar, daun, dan kulit kayu dapat digunakan sebagai obat; hanjuang, lenjuang; sawang; juang-juang; andong (Cordyline fruticosa) (8) |
| SENOHONG | Ikan laut (Polyunemus indicus) (8) |
| SENORITA | Nona; panggilan untuk wanita yang belum menikah (ungkapan/Spanyol) (8) |
| SENOYONG | Sempoyongan (8) |
| SENSENAN | Sangat miskin (kiasan) (8) |
| SENSIBEL | Sadar akan yang baik dan yang buruk; bijak; peka (8) |
| SENSITIF | Cepat menerima rangsangan; peka; mudah membangkitkan emosi (kiasan) (8) |
| SENSORAN | Hasil menyensor (8) |
| SENSORIK | Berhubungan dengan pancaindra; sensoris (8) |
| SENSORIS | Berhubungan dengan pancaindra; sensorik (8) |
| SENTAKAN | Tarikan kuat dan tiba-tiba (8) |
| SENTIARE | Satuan ukuran luas 0,01 are (disingkat ca) (8) |
| SENTILAN | Jentikan; singgungan; sentuhan; teguran; celaan; kritik (kiasan) (8) |
| SENTIMEN | Pendapat atau pandangan yang didasarkan pada perasaan yang berlebih-lebihan terhadap sesuatu (bertentangan dengan pertimbangan pikiran); emosi yang berlebihan; iri hati; tidak senang; dendam; reaksi yang tidak menguntungkan (8) |
| SENTIONG | Pekuburan Cina (Cina) (8) |
| SENTUHAN | Hasil menyentuh; singgungan; senggolan (8) |
| SEOGWIPO | Kota di Korea Selatan (8) |
| SEPAGIAN | Sepanjang pagi (8) |
| SEPANCAR | Sejenis; selengkap (tentang bagian tubuh) (kiasan) (8) |
| SEPANDRI | Pangkat serdadu (lebih tinggi sedikit daripada serdadu biasa) (Jawa) (8) |
| SEPANGKA | Keluarga luas dalam masyarakat suku Bengkulu yang bertanggung jawab menyelenggarakan acara-acara adat (8) |
| SEPANTAR | Sama umurnya; sebaya (8) |
| SEPANTUN | Serupa; seperti; seumpama (8) |
| SEPARASI | Pemisahan (8) |
| SEPASANG | Satu pasang (sejodoh, selengkap, sesetel); sepadan (dengan); cocok (dengan), sesuai (dengan); merupakan pasangan atau selengkap (seperangkat) (8) |
| SEPATBOR | Besi tipis penutup roda supaya lumpur tidak memercik; sayap roda; pelong (8) |
| SEPATUES | Sepatu yang bawahnya dari besi yang tajam untuk meluncur di atas es (8) |
| SEPELING | Sesuatu yang sengaja dilebihkan daripada yang diperlukan; kelebihan; loncer; longgar (roda, setir, mobil, dan sebagainya) (8) |
| SEPELIUK | Sejauh orang dapat meliuk (8) |
| SEPERDUA | Separuh atau setengah (8) |
| SEPERUAH | Sepemanggil; sejauh suara memanggil; seruah (8) |
| SEPICING | Terpejam sebentar; sekejap (8) |
| SEPITAPI | Alat untuk menjepit (mengambil dan sebagainya) bara api (8) |
| SEPOCONG | Seberkas; secekak (tentang padi) (8) |
| SEPULANG | Setelah pulang (dari); sekembali (8) |
| SEPUNGUK | Segenggam (beras) (Minangkabau) (8) |
| SEQUITUR | Kesimpulan; akibat (ungkapan/Latin) (8) |
| SERAMBUT | Sebesar rambut; sangat kecil seperti rambut (kiasan) (8) |
| SERAMPIN | Tikar alas tempat membuat sagu (untuk mengumpulkan sagu); sagu sisa yang tinggal di tikar sesudah sagu yang baik diambil (8) |
| SERAMPUK | Sampuk; bentur; antuk (8) |
| SERANCAK | Seperangkat gamelan (8) |
| SERANDAU | Cangak yang warnanya didominasi cokelat kemerahan, tersebar di Afrika, Eurasia, sampai Indonesia (kecuali Papua); cangak merah (Ardea purpurea) (8) |
| SERANDIB | Negara yang terletak di Asia Selatan, beribu kota Sri Jayawardenapura Kotte; Sri Lanka; Sailan (8) |
| SERANGAN | Perbuatan menyerang (menyerbu); serbuan (8) |
| SERANGGA | Binatang filum artropoda, berkaki enam, kakinya beruas-ruas, tubuhnya terdiri atas tiga bagian (kepala, toraks, dan perut), tubuh dan kepalanya berkulit keras, bernapas menggunakan trakea, dan bersayap satu atau dua pasang; insek (Insecta) (8) |
| SERANTAU | Satu rantau; kawan senasib (seperguruan dan sebagainya) (8) |
| SERATUNG | Pohon kecil, berbunga indah, berwarna putih (Tabernemontana corymbosa) (8) |
| SERBAADA | Segala-galanya ada (8) |
| SERBADUA | Dualisme (8) |
| SERDAPOL | Sersan dua polisi (akronim) (8) |
| SEREALIA | Tanaman rumput-rumputan yang bijinya digunakan sebagai makanan manusia, seperti padi dan gandum (8) |
| SEREALIN | Senyawa nitrogen pada bekatul padi-padian (Kimia) (8) |
| SEREBRAL | Berkaitan dengan serebrum (Anatomi); retrofleks; kakuminal (Linguistik) (8) |
| SEREBRUM | Otak yang mengisi rongga tengkorak bagian atas; otak besar (8) |
| SEREJANG | Waktu yang sangat singkat; sekilas (8) |
| SEREMBAI | Marah sambil mencaci maki (Melayu Riau) (8) |
| SEREMBAN | Kota di Malaysia (8) |
| SEREMONI | Upacara (8) |
| SEREMPAK | Pada saat yang sama dan tiba-tiba; bersama-sama; serentak (8) |
| SEREMPET | Menyerempet; mengenai atau menyentuh sedikit pada bidang yang agak memanjang; hampir sekali mengenai; mengenai pinggir tidak tepat pada sasaran; menyisi (8) |
| SERENDAH | Pohon pisang yang berbatang pendek (tidak dapat tinggi) (8) |
| SERENGAM | Berserengam; berkerumun (tentang semut dan sebagainya); tumbuh lebat (tentang bulu hidung dan sebagainya) (8) |
| SERENGEH | Menyerengeh; menyeringai; menggerutu hendak melawan (8) |
| SERENGIT | Kernyih atau gerenyot muka atau mulut (untuk mengejek atau menunjukkan rasa tidak suka dan sebagainya); seringai; seringing; kerenyot; kerising (8) |
| SERENJAK | Perangkap tikus (8) |
| SERENTAK | Bersama-sama melakukan sesuatu; bersama-sama (tentang gerakan dan waktunya); serempak; seketika itu juga; spontan; serta-merta (8) |
| SERENYUK | Satu sentakan (yang kuat lagi cepat) (8) |
| SERGAPAN | Hasil menyergap (8) |
| SERIAWAN | Penyakit pada gusi, bibir bagian dalam, langit-langit mulut, atau lidah (tampak merah atau putih dan melepuh) (8) |
| SERIBUNI | Terna menegak, tinggi mencapai 1,5 m, seduhannya digunakan sebagai obat seriawan (Heliotropium indicum) (8) |
| SERIDING | Spesies ikan laut dalam genus Ambassis yang hidup di perairan dangkal pesisir bakau, muara, teluk di daerah lautan Indo-Pasifik, meliputi subbenua India, Asia Tenggara, Papua, hingga ke Australia ((Ambassis nalua) (8) |
| SERIGALA | Binatang liar yang bentuk badannya seperti anjing dan warna bulunya kuning kelabu (Canis lupus); anjing hutan (Cuon javanicus) (8) |
| SERIKAYA | Tanaman perdu yang tingginya mencapai 2–7 m, buahnya berbentuk bundar, kulit luarnya kasar bermata banyak dan berwarna hijau keputih-putihan, daging buahnya berwarna putih, kasar, berbiji banyak, dan manis rasanya; srikaya (Annona aquamosa); penganan yang terbuat dari campuran tepung, gula, telur, dan santan, biasanya dimakan sebagai pelengkap nasi ketan (Tata Boga) (8) |
| SERIMALA | Tukang kayu; juru ukir; pemahat (tentang patung dan sebagainya) (8) |
| SERIMPET | Menyerimpet; menyangkut dan membelit kaki (tentang tali, rotan, dan sebagainya), biasanya ketika berjalan (8) |
| SERIMUKA | Cahaya muka; air muka; seri wajah (8) |
| SERINDAI | Hantu air yang konon suka mengganggu orang perempuan; puntianak; kuntilanak; enak didengar (tentang suara); merdu (8) |
| SERINDIT | Bayan kecil (Loriculus galgulus) (8) |
| SERINGAI | Kernyih atau gerenyot muka atau mulut (untuk mengejek atau menunjukkan rasa tidak suka dan sebagainya); serengit; seringing; kerenyot; kerising (8) |
| SERKAPOL | Sersan kepala polisi (akronim) (8) |
| SERKLASE | Perawatan serviks yang tidak berfungsi dengan baik dengan cara dijahit pada awal kehamilan untuk mencegah keguguran (8) |
| SERMAPOL | Sersan mayor polisi (akronim) (8) |
| SEROLOGI | Ilmu tentang reaksi kekebalan dalam serum atau tentang kerja berbagai serum (8) |
| SEROMPOK | Terserompok; tersuntuk; tersesak; kesempitan (8) |
| SERONDOK | Terserondok; mencuar; menjulang; menganjur ke depan (8) |
| SERONDOL | Menyerondol; menyundul (8) |
| SEROYONG | Sempoyongan; terhuyung-huyung (tentang berjalan) (8) |
| SERPIHAN | Kepingan (belahan, sobekan) kecil-kecil (8) |
| SERTIJAB | Serah terima jabatan (akronim) (8) |
| SERTUPOL | Sersan satu polisi (akronim) (8) |
| SERUAKAN | Hasil dari menyeruak (Hidrometeorologi) (8) |
| SERULING | Alat musik tiup yang terbuat dari buluh, logam, dan sebagainya; suling (Musik) (8) |
| SERUMPUN | Satu nenek moyang; satu keturunan; sekumpulan (sekelompok) yang berasal dari satu induk (tentang tumbuhan, bahasa) (8) |
| SERUNTAI | Seikat (buah-buahan); sejaras; segugus (8) |
| SERUPIAH | Satu rupiah; seperak (100 sen) (8) |
| SERVIKUM | Daerah antarruas yang lentur antara kepala dan protoraks serangga (Biologi) (8) |
| SERVISAS | Servis keras (dalam permainan tenis) sehingga bola tidak dapat dikembalikan oleh pemain lawan (8) |
| SESAMBAT | Berseru-seru untuk meminta pertolongan atau bantuan; berdoa; bersambat; mengaduh; mengeluh (8) |
| SESAMOID | Struktur kecil berbentuk bulat atau kebulat-bulatan yang terdapat di sekitar persendian (8) |
| SESAMPAI | Setiba; setelah tiba; semampu; secukup (8) |
| SESATAIR | Salah didik (sukar diajar) (8) |
| SESEGERA | Selekas-lekasnya; secepatnya (8) |
| SESEKALI | Kadang-kadang; tidak kerap; tidak sering; tidak selalu; sekali-sekali (8) |
| SESIDIUM | Nyali atau pembengkakan khas pada tumbuhan yang umumnya disebabkan oleh serangga dan binatang lain (Biologi) (8) |
| SESKOGAB | Sekolah Staf dan Komando Gabungan (akronim) (8) |
| SESKOPOL | Sekolah Staf dan Komando Kepolisian (akronim) (8) |
| SESUMBAR | Bersumbar; bercakap besar; menyombong; menantang (8) |
| SESUSUAN | Satu susuan (mendapatkan air susu dari ibu yang sama) (8) |
| SETAMBUN | Pohon kecil, kayunya keras, berwarna kuning atau cokelat muda, buahnya tumbuh dalam jumlah banyak pada pangkal batang, berwarna merah anggur dan dapat dimakan dengan kulitnya, rasanya masam (Baccaurea parviflora) (8) |
| SETANDAN | Segugus (tentang pisang, nyiur, dan sebagainya) (8) |
| SETANGAN | Saputangan (8) |
| SETANGGA | Sama tingkatannya; tetangga (kiasan) (8) |
| SETANGGI | Kemenyan berbau wangi (8) |
| SETDALAM | Skeneri kecil yang diletakkan di antara beberapa skeneri besar untuk membantu perubahan set yang cepat (Kesenian) (8) |
| SETEHENG | Setengah gila (8) |
| SETELENG | Pertunjukan atau pameran (lukisan, batik, dan sebagainya) (8) |
| SETEMPAP | Selebar atau seluas telapak tangan; setelempap (8) |
| SETEMPAT | Satu tempat; (di) tempat (negeri, kota, dan sebagainya) itu sendiri (8) |
| SETEMPUH | Sama-sama menempuh (mengalami) (8) |
| SETENGAH | Seperdua; separuh; sebagian; sejumlah; belum sempurna; agak gila; kurang waras (pikiran, otak, dan akal) (kiasan) (8) |
| SETIAWAN | Sangat setia; penuh kesetiaan; orang yang setia (8) |
| SETIKMOS | Setik selang-seling antara pola jahit biasa dan pola jahit lengkung pada sebuah baris dan kemudian membalik urutannya pada baris berikutnya (8) |
| SETIMBAL | Sepadan; setimpal (8) |
| SETIMPAL | Seimbang; sebanding; sepadan; sesuai; layak (8) |
| SETINGGI | Sampai tinggi; bagian layar yang dapat digulung (untuk mengurangi pengaruh angin) (8) |
| SETIRMAN | Pengemudi (kapal laut); juru mudi (8) |
| SETKEDUA | Set lanjutan setelah set pertama selesai (Olahraga) (8) |
| SETOKING | Pelengkap busana wanita dari rajutan ringan; kaus kaki (8) |
| SETRAPAN | Hukuman (8) |
| SETTIRAI | Penataan tirai yang digunakan sebagai properti pertunjukan, seperti tirai pembatas dan belakang (Kesenian) (8) |
| SETUJUAN | Sama arah (sama haluan, sama maksud) (8) |
| SETUMPAK | Satu tempat; satu bidang (8) |
| SETUMPUK | Satu longgok; satu susun (8) |
| SEULUMAT | Kulit ari-ari pada pusat anak ayam yang baru menetas (Aceh) (8) |
| SEUMPAMA | Seandainya; ibarat; bagaikan (8) |
| SEVERNYY | Kota di Rusia (8) |
| SEWABELI | Membeli secara mencicil (mengangsur), dan sebelum terbayar lunas dianggap sebagai menyewa barang bersangkutan (8) |
| SEWINGIT | Sama angkernya dengan (8) |
| SFERULIT | Benda berbentuk bundaran ataupun bongkahan hablur kasar yang meruji simetris radial (Fisika) (8) |
| SFINGTER | Otot halus berbentuk cincin yang berfungsi mengontraksikan atau menutup suatu lubang seperti pada mulut, anus, dan vagina (Anatomi) (8) |
| SHAHALAM | Kota di Malaysia (8) |
| SHAHRIAR | Kota di Iran (8) |
| SHAJAPUR | Kota di India (8) |
| SHANGHAI | Kota di Cina (8) |
| SHANGMEI | Kota di Cina (8) |
| SHANGQIU | Kota di Cina (8) |
| SHANGRAO | Kota di Cina (8) |
| SHANGZHI | Kota di Cina (8) |
| SHANTING | Kota di Cina (8) |
| SHAOGUAN | Kota di Cina (8) |
| SHAOXING | Kota di Cina (8) |
| SHENYANG | Kota di Cina (8) |
| SHENZHEN | Kota di Cina (8) |
| SHIBGANJ | Kota di Bangladesh (8) |
| SHILLONG | Kota di India (8) |
| SHIOGAMA | Kota di Jepang (8) |
| SHIOJIRI | Kota di Jepang (8) |
| SHIRAOKA | Kota di Jepang (8) |
| SHIVPURI | Kota di India (8) |
| SHIZUOKA | Kota di Jepang (8) |
| SHORTTON | Satuan ukuran berat 2.000 pon atau 907,20 kg (ungkapan/Inggris) (8) |
| SHUSHTAR | Kota di Iran (8) |
| SHYMKENT | Kota di Kazakhstan (8) |
| SIAKSIAK | Tumbuhan yang akarnya digunakan sebagai obat cacing (Dianella (ensifolia)) (8) |
| SIANGGIT | Terna yang tinggi, mengandung sedikit asiri dengan bau yang merangsang (Ageratum conyzoides) (8) |
| SIANOSIS | Kondisi kulit dan selaput lendir yang membiru karena kekurangan oksigen dalam darah (8) |
| SIAPAPUN | Barang siapa; sebarang orang (8) |
| SIAULIAI | Kota di Lithuania (8) |
| SIBALAYA | Tanaman semak yang daunnya kecil dan berbau tajam, batangnya digunakan untuk menyapu halaman (Kaili) (8) |
| SIBSAGAR | Kota di India (8) |
| SIBUHUAN | Ibu kota Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatra Utara (8) |
| SIDASIDA | Golongan pegawai tinggi (sebangsa pendeta); penjaga harem (8) |
| SIDDIPET | Kota di India (8) |
| SIDINGIN | Terna yang tumbuh tegak, tinggi mencapai 2 m, berdaun tebal, kalau dipetik akan membentuk anak tanaman pada torehan pinggiran daun, digunakan sebagai obat penyakit demam; daun sejuk (Bryophyllum pinnatum) (8) |
| SIDOARJO | Kabupaten di Provinsi Jawa Timur, ibu kotanya Sidoarjo; terkenal dengan sebutan Kota Udang atau Kota Delta; ibu kota Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (8) |
| SIEMREAP | Kota di Kamboja (8) |
| SIJOBANG | Pertunjukkan sastra lisan khas Minangkabau berasal dari Payakumbuh, berupa kaba tentang cerita Anggun Nan Tungga Magek Jabang yang diiringi alat musik seperti kecapi, bahkan dengan jentikan sekotak korek api (Minangkabau) (8) |
| SIJUNDAI | Sihir untuk membuat orang menjadi gila (8) |
| SIKHISME | Kepercayaan monoteistik yang diajarkan oleh Guru Nanak Dev pada abad ke-16 di India (8) |
| SIKLAMAT | Pemanis sintetis yang tidak bergizi, berasal dari asam siklamat (Kimia) (8) |
| SIKLONIK | Bersifat siklon (8) |
| SIKUDIDI | Burung pantai yang memiliki tubuh berwarna hitam, cokelat, dan putih, dengan paruh yang pendek dan hitam, kaki abu-abu, habitat di pantai, pemakan krustasea; kedidi (Charadrius peronii) (8) |
| SIKUMPAI | Rumput gelagah yang dapat digunakan sebagai obat kurap (Panicum stagninum) (Minangkabau) (8) |
| SIKUSIKU | Popor gagang bedil; sudut siku (90°); kasau-kasau (rusuk) yang melengkung pada lambung perahu; senjata khas Betawi seperti belati berbentuk besi bulat berujung runcing (8) |
| SILADANG | Suku bangsa terasing yang mendiami pedalaman Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara (8) |
| SILALATU | Benda-benda ringan berasal dari benda yang terbakar dan beterbangan apabila tertiup angin (Sunda) (8) |
| SILANGAN | Hasil menyilangkan (8) |
| SILENGAH | Bersilengah; bersifat masa bodoh; lengah; tidak peduli apa-apa (Minangkabau) (8) |
| SILIKONA | Polimer hidrokarbon bersilikon yang digunakan dalam pelumas, pemoles, dan lak (Kimia) (8) |
| SILINDER | Ruang yang berbatas bidang lengkung dan dua bulatan yang sama besar; tabung; barang yang berbentuk bulat torak (dalam mesin, roda arloji, dan sebagainya) (8) |
| SILOLOGI | Ilmu tentang struktur dan fungsi sel, terutama tentang protoplasma dan inti sel (8) |
| SILOPTIK | Karpet yang dibuat dari serabut optik sehingga dapat bersinar (8) |
| SILSILAH | Asal-usul suatu keluarga berupa bagan; susur galur (keturunan); catatan yang menggambarkan hubungan keluarga ternak sampai beberapa generasi; penggambaran hubungan antara bahasa induk dan bahasa-bahasa turunan dalam keluarga bahasa (Linguistik) (8) |
| SIMBANAN | Senang dan langsung merespons jika diajak bermain (tentang kucing) (Banjar) (8) |
| SIMBOLIS | Sebagai lambang; menjadi lambang; mengenai lambang (8) |
| SIMBUANG | Batu tegak untuk menghormati leluhur di Tana Toraja; menhir (8) |
| SIMETRIS | Sama kedua belah bagiannya; setangkup; mengenai keseimbangan letak unsur cetak 100% terhadap garis poros (Grafika) (8) |
| SIMEULUE | Suku bangsa yang berasal atau mendiami daerah Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam; kabupaten di Provinsi Aceh, ibu kotanya Sinabang (8) |
| SIMFISIS | Pertautan antara dua tulang dan tulang rawan (Anatomi) (8) |
| SIMPANAN | Sesuatu yang disimpan (uang, barang, dan sebagainya); tempat menyimpan; persimpanan; pria atau wanita yang menjadi kekasih rahasia seseorang yang sudah menikah (kiasan) (8) |
| SIMPANSE | Primata berukuran besar yang berambut hitam, sedangkan pada bagian wajah, telapak tangan, dan telapak kaki tidak berambut, makanannya buah-buahan, pucuk daun, telur burung, dan binatang kecil (Pan troglodytes) (8) |
| SIMPATIK | Bersifat membangkitkan rasa simpati; amat menarik hati (8) |
| SIMPEDES | Simpanan pedesaan (akronim) (8) |
| SIMPETAL | Mengenai mahkota yang tidak terbagi-bagi atas daun mahkota, tetapi berfungsi menjadi satu satuan; gamopetal (Botani) (8) |
| SIMPLEKS | Sederhana; mengenai pengiriman data searah (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| SIMPULAN | Sesuatu yang disimpulkan atau diikatkan; hasil menyimpulkan; kesimpulan (8) |
| SIMULASI | Metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya; penggambaran suatu sistem atau proses dengan peragaan berupa model statistik atau pemeranan (8) |
| SIMULTAN | Terjadi atau berlaku pada waktu yang bersamaan; serentak; secara serentak dilakukan (tentang pertandingan catur, biasanya seorang pemain catur melawan beberapa pemain sekaligus) (Olahraga) (8) |
| SINABANG | Ibu kota Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh (8) |
| SINABUNG | Gunung api di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatra Utara; gunung api aktif dengan ketinggian 2.460 mdpl, terletak di Tanah Karo, Provinsi Sumatra Utara (8) |
| SINAGOGE | Tempat ibadat orang Yahudi; kanisah (8) |
| SINANAGA | Penyakit kulit berupa bintil-bintil berisi air; herpes zoster (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SINAPSIS | Tempat sinyal berpindah dari satu sel saraf ke sel saraf yang lain; pasangan kromosom homolog dari setiap induk selama tahap profase awal pembelahan sel (8) |
| SINAPTIK | Berkaitan dengan sinaps; berkaitan dengan sinapsis (8) |
| SINDETON | Konstruksi yang bagian-bagiannya dihubungkan dengan konjungsi (Linguistik) (8) |
| SINDHNUR | Kota di India (8) |
| SINDIKAT | Gabungan beberapa perusahaan dalam suatu bidang usaha; perhimpunan beberapa orang bermodal untuk mendirikan perusahaan besar; organisasi yang memasok berita (gambar, artikel, dan sebagainya) kepada penerbit surat kabar, majalah, dan sebagainya pada waktu yang bersamaan dan bahan yang sama pula untuk disiarkan; kelompok lembaga keuangan yang bersama-sama menjamin terjualnya seluruh sekuritas emisi baru dan menyalurkan sejumlah besar sekuritas lama; perkumpulan orang jahat dengan berbagai keahlian (8) |
| SINDIRAN | Perkataan (gambar dan sebagainya) yang bermaksud menyindir orang; celaan (ejekan dan sebagainya) yang tidak langsung (8) |
| SINEFILI | Pecinta film (8) |
| SINERGIS | Berkenaan dengan sinergi (8) |
| SINESKOP | Tabung sinar katode pada pesawat penerima televisi yang mengirim simbol elektrik menjadi bentuk gambar yang dapat dilihat pada layar yang disorot sinar (8) |
| SINETRON | Film yang dibuat khusus untuk penayangan di media elektronik, seperti televisi (8) |
| SINGELAR | Pemain tunggal, misalnya dalam bulu tangkis (8) |
| SINGGANG | Ikan yang direbus dan digarami supaya tahan lama; panggang; salai (Minangkabau); jongkok, lalu berdiri dengan menyilangkan tangan dan menarik telinga sendiri (sebagai hukuman terhadap murid-murid dan sebagainya) secara berulang-ulang (8) |
| SINGGUNG | Menyinggung; menyodok (mendesak, menolak, dan sebagainya) dengan siku; menyentuh; menjamah; menyenggol; mengenai (sedikit); membicarakan (sedikit); melanggar (kehormatan, kekuasaan, dan sebagainya); menyakiti (melukai) hati (perasaan) (kiasan) (8) |
| SINGKANG | Tenaga dalam (yang bersumber pada api) dalam permainan silat dan sebagainya (8) |
| SINGKOLO | Alat berujung paku yang terbuat dari tanduk untuk meratakan kayu atau papan perahu (Bugis-Makassar) (8) |
| SINGKONG | Ubi kayu (Manihot utilissima) (8) |
| SINGSING | Menyingsing (8) |
| SINGULAR | Tunggal; mufrad (Linguistik) (8) |
| SINGULUM | Pinggang (Linguistik); struktur berbentuk seperti sabut (Linguistik); tepi email di sekitar gigi (Linguistik) (8) |
| SINGUNEN | Takut karena berada di tempat yang tinggi ketika melihat ke bawah; gamang (Jawa) (8) |
| SINHYEON | Kota di Korea Selatan (8) |
| SINOLOGI | Ilmu pengetahuan tentang bahasa dan kebudayaan Cina (8) |
| SINONGGI | Makanan dari sagu yang dimakan dengan memakai alat berupa dua stik bambu (Tolaki) (8) |
| SINONIMI | Hubungan antara bentuk bahasa yang mirip atau sama maknanya; kesinoniman (Linguistik) (8) |
| SINOPSIS | Ikhtisar karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu; ringkasan; abstraksi; ringkasan cerita yang berisi cuplikan seluruh adegan sehingga membentuk tema cerita (Kesenian) (8) |
| SINOPTIK | Ringkas; singkat; berkaitan dengan sinopsis; menyajikan ringkasan dari bagian-bagian pokok atau pandangan umum dari keseluruhan; berkenaan dengan data area atmosfer yang luas yang diperoleh secara hampir bersamaan (Meteorologi) (8) |
| SINOPTIS | Sinoptik (8) |
| SINOSFER | Lingkungan kebudayaan Asia Timur; negara dan wilayah di Asia Timur yang secara sejarah dipengaruhi oleh Cina (8) |
| SINOVIAL | Berkenaan dengan sinovia (8) |
| SINTAGMA | Gabungan kata; frasa (Linguistik) (8) |
| SINTASAN | Individu yang berhasil bertahan hidup (8) |
| SINTESIS | Paduan (campuran) berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras; penentuan hukum yang umum berdasarkan hukum yang khusus; reaksi kimia antara dua atau lebih zat membentuk satu zat baru; penggabungan unsur-unsur untuk membentuk ujaran dengan menggunakan alat-alat bahasa yang ada (Linguistik); sintetik (8) |
| SINTETIK | Paduan (campuran) berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras; penentuan hukum yang umum berdasarkan hukum yang khusus; reaksi kimia antara dua atau lebih zat membentuk satu zat baru; penggabungan unsur-unsur untuk membentuk ujaran dengan menggunakan alat-alat bahasa yang ada (Linguistik); sintetis (8) |
| SINTETIS | Mengenai sintesis; berdasarkan sintesis (tentang hukum, kesimpulan, dan sebagainya); tidak diturunkan langsung dari hasil alam; bersifat hasil pengolahan manusia; tiruan (Kimia) (8) |
| SINTONIK | Terpasang pada panjang gelombang (tentang radio) yang sama (Elektronika) (8) |
| SINUSOID | Ruangan berisi darah dalam limpa, pankreas, dan hepar (Anatomi) (8) |
| SINYALIR | Menyinyalir; memperingatkan (memberitahukan dan sebagainya) supaya memperhatikan atau berawas-awas (terhadap, kepada) (8) |
| SIPATUNG | Serangga bersayap dua pasang dan berbadan panjang (sering menjadi mangsa burung), terbang cepat, hidup di dekat perairan; sibur-sibur; papatong; capung; sibar (Anisoptera) (8) |
| SIRACUSA | Kota di Italia (8) |
| SIRIASIS | Penyakit yang disebabkan oleh panas matahari (tersengat matahari) (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SIRKULAR | Berbentuk lingkaran (8) |
| SIRKULER | Surat edaran atau daftar yang dikirimkan kepada beberapa orang di beberapa tempat untuk menyampaikan pesan agar dapat diketahui ataupun dilaksanakan (Administrasi dan Kepegawaian) (8) |
| SIRSAKER | Kain linen, katun, atau rayon dengan tekstur agak kusut, biasanya memiliki pola bergaris (Tata Busana) (8) |
| SIRSILLA | Kota di India (8) |
| SIRSIRAN | Berpacaran; bercinta-cintaan; pacar (8) |
| SISAASAM | Ion sisa dari penguraian senyawa asam yang melepaskan ion hidrogen (Kimia) (8) |
| SISCANDU | Sistem perencanaan terpadu (akronim) (8) |
| SISTEINA | Asam amino yang mengandung sulfur yang diubah menjadi sistina selama metabolisme (8) |
| SISTEMIS | Bertalian atau berhubungan dengan suatu sistem atau susunan yang teratur; terdiri atas beberapa subsistem (8) |
| SISTERNA | Kantong atau ruang tertutup yang berisi cairan (Anatomi) (8) |
| SISTITIS | Peradangan kandung kemih (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SISTOLIK | Berkenaan dengan sistole (8) |
| SITOLOGI | Ilmu tentang susunan dan fungsi sel (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SITRULIN | Asam amino yang dibentuk sebagai senyawa metabolik (8) |
| SITUSWEB | Program komputer yang menjalankan peladen yang menyediakan akses kepada beberapa laman; padanan dari website (8) |
| SIVAKASI | Kota di India (8) |
| SKALALOG | Alat ukur berupa tongkat untuk mengukur isi balak (Kehutanan) (8) |
| SKANDIUM | Logam langka golongan aluminium; unsur kimia logam transisi bernomor atom 21, berlambang Sc, dan bobot atom 44,9559 u (8) |
| SKEMATIS | Menurut bagan (rencana) (8) |
| SKENARIO | Rencana lakon sandiwara atau film berupa adegan demi adegan yang tertulis secara terperinci; rancangan penyelenggaraan (upacara, pesta, dan sebagainya); cerita drama yang berjalan dari satu adegan ke adegan berikutnya secara terperinci (Kesenian) (8) |
| SKIATIKA | Nyeri pada pinggul atau paha karena gangguan saraf pinggul (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SKIUDARA | Olahraga ski yang dilakukan di udara setelah terjun dari kapal terbang (8) |
| SKLEREID | Sel yang umumnya berukuran pendek, dinding sekunder berlignin, dan berceruk (8) |
| SKOTOPIA | Penglihatan dalam kondisi cahaya redup atau gelap; penglihatan malam (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SKRINING | Identifikasi dini penyakit berdasarkan serangkaian tes dan pemeriksaan; evaluasi yang dilakukan sebagai bagian dari survei atau tes untuk melihat kesesuaian seseorang pada pekerjaan tertentu; penilaian mental dan ideologi seseorang (8) |
| SKUADRON | Sejumlah pesawat udara militer dan awak pesawatnya yang membentuk suatu kesatuan; eskadron (8) |
| SKUALENA | Hidrokarbon yang merupakan perantara dalam pembentukan kolesterol (8) |
| SLAGORDE | Susunan pasukan atau armada untuk bertempur (Belanda); keseluruhan pimpinan dan anak buah; jajaran (Belanda) (8) |
| SLOBOZIA | Kota di Rumania (8) |
| SLOVENIA | Negara yang terletak di Eropa Tengah, beribu kota Ljubljana; bahasa yang dituturkan di Slovenia (8) (8) |
| SLOWAKIA | Negara yang terletak di Eropa Tengah, beribu kota Bratislawa; negara yang terletak di Eropa bagian tengah, beribu kota Bratislava; bahasa yang dituturkan di Slowakia (8) |
| SMOLENSK | Kota di Rusia (8) |
| SNOBISME | Sikap atau cara hidup seorang snob (8) |
| SOCIEDAD | Real ...., Juara Copa Del Rey 2019/2020 (8) |
| SOCTRANG | Kota di Vietnam (8) |
| SOFISTRI | Penalaran yang masuk akal, tetapi keliru (8) |
| SOGAMOSO | Kota di Kolumbia (8) |
| SOKOGURU | Tiang tengah, tiang seri; turus negeri (8) |
| SOKONGAN | Alat yang menyokong; penunjang; penyangga; hasil menyokong; tunjangan; bantuan (uang dan sebagainya); yang disokongkan (8) |
| SOKSOKAN | Suka berlagak (Melayu Jakarta) (8) |
| SOLANINA | Glikosida bersifat racun yang terdapat dalam kecambah kentang (Kimia) (8) |
| SOLENOID | Gulungan kawat tembaga yang berbentuk sulur batang yang menjadi magnet jika dialiri listrik (Fisika) (8) |
| SOLIHULL | Kota di Inggris (8) |
| SOLINGEN | Kota di Jerman (8) |
| SOMBRERO | Topi yang bertepi lebar khas Meksiko (8) |
| SOMELIER | Orang yang bertugas untuk membuka dan menyajikan anggur di restoran (Tata Boga) (8) |
| SONATINA | Sonata yang pendek dan sederhana, tanpa perkembangan bagian yang luas (8) |
| SONDANCO | Komandan peleton ketentaraan Jepang semasa Perang Dunia II (8) |
| SONGGENG | Tegak, dada terkedik, dan pantat naik ke atas (tentang bentuk badan) (8) |
| SONGKHLA | Kota di Thailand (8) |
| SONGKOLO | Makanan yang terdiri atas ikan dan mi goreng yang dibungkus daun pisang (Kulisusu) (8) |
| SONGSONG | Berlawanan arah; susung; payung kebesaran (8) |
| SONGYANG | Kota di Cina (8) |
| SONGYUAN | Kota di Cina (8) |
| SONOGRAM | Rekaman atau gambar yang dihasilkan dari pemeriksaan ultrasonik (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| SONTEKAN | Hasil menyontek; bahan (tulisan) yang disontek (8) |
| SOPISOPI | Struktur dinding yang berfungsi untuk menopang atap, bentuknya mengikuti kemiringan atap (8) |
| SORANGAN | Sendirian; seorang diri (8) |
| SORBITOL | Pemanis buatan, termasuk pemanis nutritif, diperoleh secara alami dari buah-buahan jenis beri, biasa digunakan sebagai gula diet, pembuatan minuman, dan permen karet bebas gula; glusitol (8) |
| SOROCABA | Kota di Brasil (8) |
| SORONGAN | Yang disorong(kan); alat untuk menyorong; pemberian; hadiah; suapan (8) |
| SORSOGON | Kota di Filipina (8) |
| SORTIRAN | Hasil menyortir (8) |
| SOSIALIS | Orang, golongan, negara yang menganut paham sosialisme; penganut sosialisme (8) |
| SOSIAWAN | Orang yang bekerja untuk kepentingan masyarakat (8) |
| SOSIOLEK | Variasi bahasa yang berkorelasi dengan kelas sosial atau kelompok pekerja (Linguistik) (8) |
| SOSIOLOG | Ahli ilmu kemasyarakatan (ilmu sosial); ahli sosiologi (8) |
| SOSIOPAT | Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan di dalam masyarakat; orang yang menderita gangguan kepribadian, ditandai dengan perilaku agresif, kasar, antisosial, dan kurang rasa empati (8) |
| SOSNOVKA | Kota di Rusia (8) |
| SOSOROKA | Tombak berduri terbuat dari besi, digunakan untuk menombak ikan (Sangir) (8) |
| SOTAPANA | Tingkat kesucian pertama yang dicapai seseorang dengan melenyapkan belenggu pertama samyojana dan menyebabkannya tidak akan mengalami kelahiran kembali lebih dari tujuh kali (Agama Buddha) (8) |
| SOUGUEUR | Kota di Aljazair (8) |
| SOUTHALL | Kota di Inggris (8) |
| SPANDEKS | Kain sintetis yang bersifat elastis dan terbuat dari poliuretan (8) |
| SPEKTRUM | Rentetan warna kontinu yang diperoleh apabila cahaya diuraikan ke dalam komponennya (Fisika); rangkaian atau urutan yang bersinambung (Meteorologi) (8) |
| SPEKULAN | Orang yang mencari keuntungan besar (dalam perniagaan dan sebagainya) dengan cara melakukan spekulasi (dugaan, perkiraan, dan sebagainya) (8) |
| SPEKULUM | Alat yang digunakan untuk membuka atau melebarkan lubang atau rongga pada tubuh (8) |
| SPESIASI | Proses dalam evolusi yang mengarah pada pembentukan spesies baru yang berbeda yang secara reproduktif terisolasi satu sama lain (Biologi) (8) |
| SPESIFIK | Khusus; bersifat khusus; khas (8) |
| SPESIMEN | Bagian dari kelompok atau bagian dari keseluruhan; contoh (8) |
| SPINERET | Pemintal benang berupa pembuluh berujung runcing pada ujung abdomen laba-laba (8) |
| SPIONASE | Penyelidikan secara rahasia terhadap data kemiliteran dan data ekonomi negara lain; segala sesuatu yang berhubungan dengan seluk-beluk spion; pemata-mataan (8) |
| SPIRILUM | Bakteri yang berbentuk spiral (8) |
| SPIRITIS | Penganut spiritisme (8) |
| SPIRITUS | Zat cair yang mengandung alkohol, mudah menguap dan terbakar (8) |
| SPISATUS | Awan sirus yang mempunyai ketebalan optik yang cukup untuk menampakkan warna keabu-abuan ketika terlihat ke arah matahari (Hidrometeorologi) (8) |
| SPORADIS | Keadaan penyebaran tumbuhan atau penyakit di suatu daerah yang tidak merata dan hanya dijumpai di sana sini (Biologi); tidak tentu; kadang kala; kadang-kadang (8) |
| SPOROFIT | Individu generasi diploid pada daur hidup tumbuhan yang terbentuk sebagai hasil berfusian dua gamet haploid dari generasi gametofit (Botani) (8) |
| SPOROZOA | Organisme seperti parasit yang memiliki kelamin alternatif dan generasi aseksual yang reproduksinya atas bantuan spora (Biologi) (8) |
| SPPDKEMD | Spesialis penyakit dalam konsultan endokrin-metabolik-diabetes (singkatan) (8) |
| SPPDKGEH | Spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi (singkatan) (8) |
| SPPDKGER | Spesialis penyakit dalam konsultan geriatrik (singkatan) (8) |
| SPPDKHOM | Spesialis penyakit dalam konsultan hematologi–onkologi medik (singkatan) (8) |
| SPPDKPSI | Spesialis penyakit dalam konsultan psikosomatika (singkatan) (8) |
| SPPDKPTI | Spesialis penyakit dalam konsultan penyakit tropik-infeksi (singkatan) (8) |
| SPRINTER | Pelari jarak pendek (100 m, 200 m, 400 m, dan sebagainya) (8) |
| SRIKANDI | Nama salah satu istri Arjuna (tokoh wayang) yang sangat berani dan pandai memanah; wanita yang gagah berani; pahlawan wanita (kiasan); atlet wanita, terutama atlet wanita pemanah (kiasan) (8) |
| SRIKATAN | Burung yang berpostur kecil seperti burung ketilang, berbulu tebal dan panjang dan berwarna hitam pudar, beralis putih; sikatan (8) |
| SRILANKA | Negara yang terletak di Asia Selatan, beribu kota Sri Jayawardenapura Kotte; Serandib; Sailan (8) |
| SRINAGAR | Kota di India (8) |
| STAFFORD | Kota di Inggris (8) |
| STAFUMUM | Pegawai yang bertugas membantu pimpinan, dapat bertindak atas nama pimpinan (8) |
| STAGNASI | Keadaan terhenti (tidak bergerak, tidak aktif, tidak jalan); kemacetan; keadaan tidak maju atau maju, tetapi pada tingkat yang sangat lambat; keadaan tidak mengalir (mengarus) (8) |
| STALBANS | Kota di Inggris (8) |
| STALBERT | Kota di Kanada (8) |
| STAMFORD | Kota di Amerika Serikat (8) |
| STANPLAT | Tempat berhenti kendaraan umum (bus dan sebagainya); tempat yang disediakan bagi penumpang untuk menunggu kendaraan umum; terminal (8) |
| STARGARD | Kota di Polandia (8) |
| STARLING | Penjual kopi yang menjajakan dagangan mereka menggunakan sepeda; dari Starbucks keliling (akronim) (8) |
| STARVASI | Kondisi kekurangan makanan dalam jangka waktu yang lama (Ilmu Gizi) (8) |
| STATUTER | Menurut undang-undang; menurut peraturan (8) |
| STEGODON | Binatang besar pada zaman dulu yang terdapat di lembah Bengawan Solo (8) |
| STENOSIS | Penyempitan saluran, laluan, atau lubang dalam tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| STETOREA | Keadaan yang menunjukkan bahwa feses mengandung lemak dalam jumlah yang tinggi dan abnormal (8) |
| STEVADOR | Orang atau perusahaan yang mempekerjakan beberapa orang untuk memuat atau membongkar muatan ke dan dari kapal (Pelayaran) (8) |
| STHELENS | Kota di Inggris (8) |
| STIGMATA | Keistimewaan pada tubuh yang menandakan suatu penyakit atau kemerosotan kesehatan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| STIMULAN | Sesuatu yang menjadi cambuk bagi peningkatan prestasi atau semangat bekerja (belajar dan sebagainya); pendorong; penggiat; perangsang (8) |
| STIMULUS | Perangsang organisme (bagian tubuh atau reseptor lain) untuk menjadi aktif (8) |
| STOCKTON | Kota di Amerika Serikat (8) |
| STOLBERG | Kota di Jerman (8) |
| STOMAKIK | Bersifat memperlancar pencernaan dan meningkatkan selera makan (tentang senyawa kimia) (Kimia) (8) |
| STONOSIS | Penyempitan pembuluh darah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| STRATEGI | Ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa(-bangsa) untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dalam perang dan damai; ilmu dan seni memimpin bala tentara untuk menghadapi musuh dalam perang, dalam kondisi yang menguntungkan; rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus; tempat yang baik menurut siasat perang (8) |
| STRESAIR | Perlakuan pada tanaman dengan cara disiram air yang banyak kemudian dibiarkan tanpa disiram dalam rentang waktu tertentu (Biologi) (8) |
| STROBERI | Tanaman rendah, daunnya lebar, bertangkai panjang dan berbulu kasar, buahnya berwarna merah, berbiji lembut dan rasanya manis, biasa dibuat selai; arbei (Fragaria vesca) (8) |
| STROBILA | Tubuh cacing pita secara keseluruhan (Biologi) (8) |
| STROGINO | Kota di Rusia (8) |
| STRUKTUR | Cara sesuatu disusun atau dibangun; susunan; bangunan; yang disusun dengan pola tertentu; pengaturan unsur atau bagian suatu benda; ketentuan unsur-unsur dari suatu benda; pengaturan pola dalam bahasa secara sintagmatis (Linguistik) (8) |
| STUWADOR | Orang yang bertanggung jawab atas bongkar muat barang di kapal (8) |
| SUAMINDA | Kata sapaan hormat kepada suami (8) |
| SUAMSUAM | Agak panas (karena demam) (8) |
| SUARLAUT | Rambu yang dipasang di laut untuk keperluan pelayaran; rambu laut (Pelayaran) (8) |
| SUATSUIT | Bersiulan (8) |
| SUBENTRI | Masukan kamus berikut keterangannya yang merupakan bagian yang diturunkan dari entri; sublema (8) |
| SUBETNIK | Bagian dari suatu kelompok manusia yang secara fisik sama (8) |
| SUBFILUM | Bagian primer dari filum (Biologi) (8) |
| SUBFOSIL | Setengah fosil; bersifat setengah fosil (8) |
| SUBGENUS | Berhubungan dengan anak marga yang umumnya terdiri atas beberapa jenis (Biologi) (8) |
| SUBKELAS | Bagian dari kelas sosial (8) |
| SUBKUTAN | Di bawah kulit (8) |
| SUBLETAL | Bersifat tidak cukup mematikan, bersifat kurang dari letal (8) |
| SUBLIMAT | Nama zat yang beracun untuk membunuh kuman dan sebagainya (HgCl2) (Kimia) (8) |
| SUBOTICA | Kota di Serbia (8) |
| SUBPASAR | Bagian yang lebih kecil dari pasar (Ekonomi dan Keuangan) (8) |
| SUBRUTIN | Kumpulan perintah yang ditujukan untuk menangani suatu tindakan dengan tujuan untuk memudahkan pembuatan program (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| SUBSIDER | Sebagai pengganti apabila hal pokok tidak terjadi (seperti hukuman kurungan sebagai pengganti hukuman denda apabila terhukum tidak membayarnya) (Hukum) (8) |
| SUBSKRIP | Tanda pembeda yang dituliskan di bawah huruf (Grafika); letak huruf lebih ke bawah daripada yang lain; tika bawah (8) |
| SUBSONIK | Berkecepatan lebih rendah daripada suara (8) |
| SUBSTRAT | Landasan; alas; dasar; dasar hidup jasad (Biologi); senyawa yang mengalami perubahan oleh hasil kerja enzim; zat yang diubah oleh enzim (Kimia); teknik hidroponik yang memberi air dan nutrisi dalam bentuk tetesan, tetesan diarahkan tepat pada daerah perakaran tanaman agar tanaman dapat langsung menyerap air dan nutrisi (8) |
| SUBTONIK | Nada ke-7 dari tangga nada diatonik (Musik) (8) |
| SUBVERSI | Gerakan dalam usaha atau rencana menjatuhkan kekuasaan yang sah dengan menggunakan cara di luar undang-undang (8) |
| SUCIHAMA | Bebas bakteri; bebas kuman; steril (Kimia) (8) |
| SUDUAYAH | Tanaman hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sebagai obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sebagai pencegah serangan gegat dengan menempelkannya di antara barang-barang yang perlu diamankan atau dijaga (Nerium oleander) (8) |
| SUDUHATI | Tulang hulu hati; tulang dada yang di bawah sekali; sudu-sudu (8) |
| SUDUSUDU | Tulang hulu hati; tulang dada yang di bawah sekali; sudu hati; perdu yang banyak digunakan untuk pagar, getahnya dipakai sebagai racun ikan, sedangkan akarnya untuk obat sakit perut (Euphorbia antiquorum) (8) |
| SUDUTNOL | Sudut yang dibentuk oleh dua sinar yang berasal dari titik yang sama dan dalam arah yang sama sehingga keduanya berimpit; sudut yang besarnya 0° (Matematika) (8) |
| SUFISTIK | Bersifat atau beraliran sufi, berkaitan dengan ilmu tasawuf (8) |
| SUGESTIF | Dapat membangkitkan ide atau citra dalam pikiran (8) |
| SUGISUGI | Tumbuhan perdu berdaun majemuk dan berbunga tersusun dalam malai, kayunya beracun dan sangat baik untuk arang (Mischocarpus sundaicus) (8) |
| SUHUMAYA | Suhu udara kering yang mempunyai kerapatan dan tekanan yang sama dengan udara lengas pada sistem udara lengas (Hidrometeorologi) (8) |
| SUICHENG | Kota di Cina (8) |
| SUIJURIS | Akil balig; dewasa; mandiri (ungkapan/Latin) (8) |
| SUJIATUN | Kota di Cina (8) |
| SUKABUMI | Kota di Provinsi Jawa Barat; kabupaten di Provinsi Jawa Barat, ibu kotanya Pelabuhan Ratu (8) |
| SUKACITA | Suka hati; girang hati; kegirangan (8) |
| SUKADANA | Rumah adat Lampung; ibu kota Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung dan di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat (8) |
| SUKADUKA | Perasaan senang dan sedih dalam hati (8) |
| SUKAGAWA | Kota di Jepang (8) |
| SUKAMARA | Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, ibu kotanya Sukamara; ibu kota Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah (8) |
| SUKARELA | Dengan kemauan sendiri; dengan rela hati; atas kehendak sendiri (tidak karena diwajibkan) (8) |
| SUKASUKA | Semau; kadang-kadang (8) |
| SUKATANI | Grup musik asal Purbalingga yang sedang viral di Tanah Air (8) |
| SUKIYAKI | Masakan khas Jepang berupa irisan daging, jamur, dan sayur-sayuran, dibubuhi kecap asin, gula, dan sake, lalu direbus hingga airnya menyusut (Tata Boga) (8) |
| SUKSESIF | Dapat diwakilkan (Hukum) (8) |
| SUKSESOR | Penerus; pengganti (8) |
| SUKUBUKA | Suku kata yang berakhir dengan vokal (Linguistik) (8) |
| SUKUISME | Paham atau praktik yang mementingkan suku bangsa sendiri (8) |
| SUKUKATA | Struktur yang terjadi dari satu atau urutan fonem yang merupakan konstituen kata (Linguistik) (8) |
| SULAIMAN | Nabi dan rasul kedelapan belas yang diutus Allah Swt., putra Nabi Daud, diberi mukjizat menaklukkan jin, dan dapat berbicara dengan hewan (Agama Islam) (8) |
| SULAWESI | Pulau di Wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Pulau Kalimantan di sebelah barat dan Kepulauan Maluku di sebelah timur (8) |
| SULINGAN | Bagian cairan yang teruapkan, kemudian diembunkan selama proses penyulingan (8) |
| SULTANAH | Kota di Arab Saudi (8) |
| SULTANAT | Kesultanan; kerajaan (8) |
| SUMBATAN | Hasil menyumbat (8) |
| SUMEDANG | Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, ibu kotanya Sumedang, terkenal dengan sebutan Kota Tahu; ibu kota Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat (8) |
| SUMENGIT | Mudah tersinggung (marah); galak; tumbuhan yang banyak tumbuh sebagai gulma di tegalan atau di pematang sawah, berdaun kecil dengan perbungaan berbau sangit (Hyptis suaveolens) (8) |
| SUMIHUNG | Tumbuhnya bakal akar dan batang padi (Sunda) (8) |
| SUMPITAN | Pembuluh (dari buluh, logam, dan sebagainya) untuk melepaskan damak dengan jalan ditiup (8) |
| SUMQAYIT | Kota di Azerbaijan (8) |
| SUMURBOR | Sumur yang penggaliannya menggunakan bor ke dalam tanah (8) |
| SUMURGAS | Sumur yang menghasilkan gas bumi (8) |
| SUMURUNG | Melebihi yang lain-lain; unggul (8) |
| SUNBULAT | Zodiak ke-6 yang digambarkan dengan wanita kembar sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 23 Agustus dan 22 September; Virgo; Kanya; Mayang (Astrologi/Arab) (8) |
| SUNCHEON | Kota di Korea Selatan (8) |
| SUNDUKAN | Hasil menyunduk atau menyunduki (8) |
| SUNDULAN | Hasil menyundul (8) |
| SUNDUSIN | Kain sutra berpakankan benang emas; sundus (8) |
| SUNGGING | Lukisan (perhiasan) diwarnai dengan cat (air mas dan sebagainya); menyungging; melukis berwarna; mewarnakan (mewarnai) gambar perhiasan; menyunggingkan; melukiskan (senyum) (kiasan) (8) |
| SUNGKAWA | Sedih hati; dukacita (Jawa); rasa kehilangan akibat kematian orang yang dicintai (Psikologi) (8) |
| SUNGSANG | Terbalik (yang di atas menjadi di bawah, yang di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dan sebagainya); kaki di bawah, kepala di atas (tentang kedudukan bayi yang hendak lahir (8) |
| SUNTIABU | Senjata tajam atau pisau, biasanya ditempatkan pada ujung senapan; bayonet; sangkur (8) |
| SUNTIKAN | Hasil menyuntik (menyuntikkan) (8) |
| SUNTIKKB | Kontrasepsi pencegahan kehamilan yang dilakukan melalui penyuntikan hormon progesteron (8) |
| SUNUKUNG | Monyet; kera (8) |
| SUPERIOR | Orang atasan; pemimpin; kepala biara (pembesar) rumah ibadah (wihara dan sebagainya) (8) |
| SUPERJET | Pesawat terbang dengan mesin jet yang memiliki daya luncur yang cepat sekali (8) |
| SUPERPLI | Bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam, berupa mantel panjang hingga lutut, terbuat dari kulit atau bulu, sebagai pengganti alba (Agama Katolik) (8) |
| SUPLEMEN | Sesuatu yang ditambahkan untuk melengkapi; tambahan; bagian ekstra pada surat kabar, majalah, dan sebagainya; lampiran pelengkap (8) |
| SUPORTER | Orang yang memberikan dukungan, sokongan, dan sebagainya (dalam pertandingan dan sebagainya) (8) |
| SUPORTIF | Bersifat memberi dukungan dan semangat (8) |
| SUPRESAN | Zat, obat-obatan, atau kegiatan yang menahan atau membatasi efek dari sesuatu, sering digunakan dalam kombinasi (Kimia) (8) |
| SUPRESIF | Bersifat menindas (8) |
| SUPRESOR | Sesuatu yang menekan, menindas, atau menahan (8) |
| SURABAYA | Ibu kota Provinsi Jawa Timur, terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan atau Kota Buaya (8) |
| SURALAYA | Kayangan (tempat kediaman dewa-dewa) (8) |
| SURALOKA | Tempat kediaman dewa-dewa; suralaya (8) |
| SURAMADU | Surabaya-Madura; nama jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya di Pulau Jawa dengan Pulau Madura (akronim) (8) |
| SURATPAS | Surat yang mengizinkan pemilik surat itu keluar masuk (pelabuhan dan sebagainya) (8) |
| SUREALIS | Orang yang menganut aliran surealisme (8) |
| SURIAPET | Kota di India (8) |
| SURINAME | Negara yang terletak di Amerika Selatan, beribu kota Paramaribo (8) |
| SUROGASI | Proses kehamilan melalui inseminasi buatan dengan telur yang sudah dibuahi, dilakukan untuk orang lain yang akan menjadi orang tua anak tersebut setelah persalinan; sewa rahim (8) |
| SURPRISE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SUSAHAIR | Sukar mencari air; kekurangan air (8) |
| SUSASTRA | Karya sastra yang isi dan bentuknya sangat serius, berupa ungkapan pengalaman jiwa manusia yang ditimba dari kehidupan kemudian direka dan disusun dengan bahasa yang indah sebagai sarananya sehingga mencapai syarat estetika yang tinggi (Sastra) (8) |
| SUSCADOS | Kursus calon dosen (akronim) (8) |
| SUSEPTOR | Bahan kemasan yang digunakan untuk melokalisasi suhu tinggi pada oven mikrogelombang (Ilmu Pangan) (8) |
| SUSPENSI | Pelaksanaan penundaan atau penangguhan sesuatu untuk sementara; pemecatan (dari jabatan, pekerjaan) untuk sementara waktu; sistem koloid zat padat yang terserak dalam zat cair, partikelnya tidak mudah mengendap karena kecil ukurannya dan tidak mudah menggumpal karena sering menolak (Kimia); sistem penggantungan roda mobil (Teknik) (8) |
| SUSTERAN | Sekolah yang dikelola oleh biarawati; tempat biarawati (8) |
| SUSUASAM | Air susu yang telah rusak (pecah) karena perkembangbiakan bakteri sehingga rasanya menjadi asam (8) |
| SUSUAWET | Susu yang telah diproses dan dapat disimpan lama tanpa menjadi busuk (8) |
| SUSUPUAN | Susu sapi (kambing dan sebagainya) hasil pemerahan (8) |
| SUSUSISA | Susu yang masih terdapat dalam ambing setelah sapi tidak diperah lagi karena bunting tua (8) |
| SUSUSKIM | Cairan susu yang telah dipisahkan dari kepala susu sehingga kadar lemak dan vitaminnya rendah (8) |
| SUTASOMA | Kitab sastra karya Mpu Tantular yang di dalamnya terdapat semboyan negara Republik Indonesia, yaitu bhinneka tunggal ika tan hana dharma mangrwa (8) |
| SUULADAB | Perangai yang buruk (Arab) (8) |
| SUVAREKA | Kota di Kosovo (8) |
| SVEDBERG | Satuan waktu yang mencapai 1013 sekon (ungkapan/Inggris) (8) |
| SVIBLOVO | Kota di Rusia (8) |
| SWABAKAR | Kemampuan untuk mengeluarkan api sendiri (8) |
| SWACAKAP | Monolog (8) |
| SWACERNA | Pencernaan sel yang dilakukan oleh enzim sel itu sendiri (8) |
| SWADARMA | Hukum, hak, atau kewajiban sendiri (8) |
| SWADIDIK | Upaya belajar sendiri atau mendidik diri sendiri (8) |
| SWAHARGA | Rasa harga diri (8) |
| SWAIMBAS | Kemampuan arus listrik yang menghasilkan tenaga elektromotif ketika arus dalam lingkaran arus listrik berubah (Fisika) (8) |
| SWAKARSA | Keinginan (kemauan) sendiri yang timbul tanpa dorongan (paksaan) pihak lain (8) |
| SWAKARYA | Hasil kerja sendiri (8) |
| SWAKRIYA | Kegiatan membuat, mendekorasi, membangun, atau memperbaiki sesuatu yang dilakukan sendiri tanpa pelatihan dan bantuan profesional (8) |
| SWALATIH | Upaya melatih sendiri atau melatih diri sendiri (8) |
| SWALAYAN | Pelayanan sendiri oleh pembeli karena perusahaan tidak menyediakan pramuniaga; toko dengan sistem pelayanan mandiri (8) |
| SWAPRAJA | Daerah yang berpemerintahan sendiri (8) |
| SWAPULIH | Pemulihan sendiri (8) |
| SWASRAYA | Pelajaran sendiri (8) |
| SWASTIKA | Simbol atau ornamen dengan bentuk yang menyerupai salib dengan silang-silang membengkok dalam sudut siku-siku, umumnya diartikan sebagai lambang peredaran semesta, matahari, dan sebagainya; lambang keagamaan umat Hindu Dharma di Bali; simbol yang digunakan partai Nazi di Jerman (8) |
| SWATABUR | Penaburan benih yang tidak dilakukan oleh manusia, tetapi terjadi secara alami (Pertanian) (8) |
| SWAUSAHA | Usaha sendiri, tidak menggantungkan diri pada orang lain (8) |
| SWIDNICA | Kota di Polandia (8) |
| SWIFTIES | Sebutan untuk para penggemar penyanyi Amerika Serikat, Taylor Swift (8) |
| SYAFAKAT | Belas kasihan; simpati (Arab) (8) |
| SYAHADAT | Persaksian; persaksian dan pengakuan (ikrar) yang benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah (Agama Islam) (8) |
| SYAHALAM | Raja segala alam (sebagai sebutan terhadap raja) (8) |
| SYAHRIAH | Bulanan (8) |
| SYAHSIAH | Berkaitan dengan pribadi; menyangkut perseorangan (Arab) (8) |
| SYAJARAH | Pohon (Arab) (8) |
| SYAKHATI | Kurang percaya; curiga (8) |
| SYAMSIAH | Berkenaan dengan matahari (8) |
| SYANTUNG | Cita halus berasal dari sebuah daerah di Cina (8) |
| SYARAHAN | Ceramah; pidato; penerangan; propaganda; penerbitan (surat kabar, majalah, dan sebagainya) (8) |
| SYARIFAH | Wanita yang mulia (sebutan bagi wanita keturunan Nabi Muhammad saw. yang langsung dari Hasan) (8) |
| SYARIKAT | Sekutu; perhimpunan; perkumpulan; serikat (8) |
| SYRACUSE | Kota di Amerika Serikat (8) |
| SYUKURAN | Ucapan syukur; mengadakan selamatan untuk bersyukur kepada Tuhan (karena terhindar dari maut, sembuh dari penyakit, dan sebagainya); upacara tolak bala (8) |
| SYURIKEN | Senjata ninja berbentuk seperti bintang dengan ujung-ujungnya yang runcing, terbuat dari logam yang ringan (Jepang) (8) |
| SZCZECIN | Kota di Polandia (8) |
| TAATASAS | Taat pada aturan atau asas; tidak berubah dari ketentuan yang sudah ditetapkan; konsisten (8) |
| TABALONG | Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan (8) |
| TABRAKAN | Hasil bertabrakan; tumbukan; tubrukan (mobil dengan sepeda motor dan sebagainya) (8) |
| TABUKAYU | Perdu, tinggi mencapai 8 m, digunakan untuk pakan ternak dan pagar, buahnya mirip jeruk besar dengan batok yang tebal, digunakan sebagai gayung (Crescentia cujete) (8) |
| TABULASI | Penyusunan menurut lajur yang telah tersedia; penyajian data dalam bentuk tabel atau daftar untuk memudahkan pengamatan dan evaluasi (8) |
| TABUNGAN | Tempat menabungkan uang; celengan; uang tabungan; uang simpanan (8) |
| TACHILEK | Kota di Myanmar (8) |
| TACLOBAN | Kota di Filipina (8) |
| TACURONG | Kota di Filipina (8) |
| TAFOGLIF | Jejak makhluk mati pada endapan (Biologi) (8) |
| TAFONOMI | Ilmu tentang pemfosilan (8) |
| TAFSIRAN | Penjelasan atau pendapat (tentang suatu kata, kalimat, cerita, dan sebagainya); interpretasi; hasil menafsirkan (8) |
| TAGANROG | Kota di Rusia (8) |
| TAGATOSA | Pemanis rendah kalori, turunan dari laktosa yang ada secara alami pada produk olahan susu dan makanan lain (8) |
| TAGAYTAY | Kota di Filipina (8) |
| TAGMOSIS | Spesialisasi fungsional yang terjadi pada hewan yang beruas secara metamer (Biologi) (8) |
| TAHANAIR | Tidak dapat rusak oleh air; tidak dapat kena (kemasukan) air; kedap air (8) |
| TAHANAPI | Tidak dapat terbakar (8) |
| TAHANUJI | Sudah terbukti kebaikannya (mutu, kekuatannya); berani diuji; sanggup diuji (8) |
| TAHBISAN | Upacara menahbiskan; upacara penobatan (8) |
| TAHFIFAH | Barang persembahan, biasanya untuk orang yang terhormat (8) |
| TAHIAYAM | Kotoran ayam; tumbuhan yang ditanam untuk pagar, berguna sebagai tanaman yang memperbaiki struktur tanah dan menghasilkan kayu bakar, bunganya berwarna merah dan kuning semarak (Lantana camara) (8) |
| TAHIBABI | Kotoran babi; terna kecil, akar dan daunnya digunakan sebagai obat berbagai penyakit, seperti batuk, kolik, bisul (Andenostemma lavenia) (8) |
| TAHIBESI | Karat pada besi (berwarna kuning) (8) |
| TAHIGIGI | Kotoran yang melekat di sela gigi (8) |
| TAHIKUKU | Kotoran pada kuku (8) |
| TAHIMATA | Kotoran pada mata (8) |
| TAHLILAN | Pembacaan ayat-ayat suci Alquran untuk memohonkan rahmat dan ampunan bagi arwah orang yang meninggal (8) |
| TAHUADAT | Sopan; beradab (8) |
| TAHUCINA | Tahu yang agak keras, biasanya dicetak segi empat agak besar, dibungkus dengan kain kasa, rasanya lebih enak daripada tahu biasa (8) |
| TAHUDIRI | Mengerti akan keadaan dirinya (8) |
| TAHUMATA | Huruf dapat membaca dan menulis (8) |
| TAHUPONG | Tahu goreng yang di dalamnya berongga, berbentuk segi empat (8) |
| TAHUSUSU | Produk olahan dengan bahan baku susu krim yang memiliki nilai gizi sangat baik, bentuk dan warnanya menyerupai tahu (8) |
| TAHUTAHU | Dengan tidak diduga-duga; tanpa diketahui lebih dahulu; tiba-tiba (8) |
| TAICHUNG | Kota di Taiwan (8) |
| TAIHECUN | Kota di Cina (8) |
| TAISENRI | Kota di Korea Selatan (8) |
| TAISFETO | Pakaian adat tradisional Timor Leste untuk wanita (8) |
| TAISMANE | Pakaian adat tradisional Timor Leste untuk pria (8) |
| TAJMAHAL | Monumen yang terletak di Agra, India (8) |
| TAJRIBAH | Percobaan; eksperimen (Arab) (8) |
| TAKAISHI | Kota di Jepang (8) |
| TAKASAKI | Kota di Jepang (8) |
| TAKAYAMA | Kota di Jepang (8) |
| TAKBIRAN | Pujian kepada Allah Swt. dengan menyerukan takbir (8) |
| TAKENGON | Ibu kota Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh (8) |
| TAKESTAN | Kota di Iran (8) |
| TAKEYARI | Tombak bambu runcing (Jepang) (8) |
| TAKHAYUL | Sesuatu yang hanya ada dalam khayal belaka; kepercayaan kepada sesuatu yang dianggap ada atau sakti, tetapi sebenarnya tidak ada atau tidak sakti (8) |
| TAKIPNEA | Peningkatan frekuensi pernapasan (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| TAKLIKAT | Catatan tepi; takarir (Arab) (8) |
| TAKLIMAT | Pertemuan atau rapat yang diadakan untuk menyampaikan informasi tentang isu atau situasi mutakhir; brifing (8) |
| TAKLUKAN | Orang (daerah, negara, dan sebagainya) yang sudah ditaklukkan (8) |
| TAKORADI | Kota di Ghana (8) |
| TAKOYAKI | Camilan berbentuk bulat, dibuat dari adonan tepung, gula, susu, dan lain-lain, yang diisi dengan potongan daging gurita (Jepang) (8) |
| TAKSEGAN | Sudi; mau; suka; tidak malu; berani juga (8) |
| TAKSIRAN | Perkiraan; hitungan kasar (8) |
| TAKSONOM | Ahli taksonomi; taksonomiwan (Biologi) (8) |
| TAKWILAN | Hasil menakwilkan (8) |
| TALABIAH | Pemenuhan panggilan (Allah); pernyataan niat (Agama Islam) (8) |
| TALAKDUA | Pernyataan talak yang dijatuhkan sebanyak dua kali dan memungkinkan atas suami rujuk kepada istri sebelum selesai idah (8) |
| TALALOKA | Alam bawah (8) |
| TALANGAN | Hasil menalangi (8) |
| TALAVERA | Kota di Filipina (8) |
| TALIALIR | Pancing dengan umpan hidup untuk menangkap buaya (8) |
| TALIARUS | Aliran arus (listrik, suara, dan sebagainya) (8) |
| TALIDUGA | Tali untuk menentukan dalamnya laut (8) |
| TALIJIWA | Pangkal hidup; jantung hati; yang disayangi (dikasihi) (8) |
| TALIKAIL | Tali untuk menggantungkan mata kail (8) |
| TALIKANG | Tali kekang; tali kendali (pada kuda tunggang) (8) |
| TALIRASA | Hubungan batin antara seseorang dan orang lain (biasanya orang yang mempunyai hubungan dekat) (kiasan) (8) |
| TALIUSAI | Tali untuk menarik (kapi, kerek, dan sebagainya) (Pelayaran) (8) |
| TALIUSUS | Tali jaring raket yang dibuat dari usus binatang, seperti kucing (Olahraga) (8) |
| TALIWANG | Ibu kota Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (8) |
| TALLAGHT | Kota di Irlandia (8) |
| TAMANAIR | Tempat rekreasi dengan fasilitas permainan yang menggunakan air (Lingkungan) (8) |
| TAMBAHAN | Yang ditambahkan (dibubuhkan); lampiran susulan; pelengkap; imbuh; tokok; ekstra (8) |
| TAMBAKAN | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 30 cm, tubuhnya pipih memanjang, mulutnya kecil dan berbibir tebal, warnanya perak kehijauan, tersebar di perairan Thailand dan Indonesia (Sumatra, Jawa, dan Kalimantan); biawan; tembakang (Helostoma temminckii) (8) |
| TAMBALAN | Perca dan sebagainya yang ditambalkan; hasil pekerjaan menambal (8) |
| TAMBARAM | Kota di India (8) |
| TAMBATAN | Pancang dan sebagainya tempat menambatkan binatang (perahu dan sebagainya) (8) |
| TAMBORIN | Alat musik jenis rebana dengan atau tanpa hiasan kerincing logam di sekitar bingkainya (Musik) (8) |
| TAMBRAUW | Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, ibu kotanya Fef (8) |
| TAMBUHAN | Nasi (yang disediakan) untuk penambah (8) |
| TAMBUNAN | Timbunan; tumpuk(an); longgokan (8) |
| TAMBUNSU | Lauk khas Minangkabau, terbuat dari usus sapi atau kerbau yang diisi campuran telur, tahu, rempah-rempah, dan diberi kuah (Tata Boga/Minangkabau) (8) |
| TAMPALAN | Yang ditampalkan; hasil menampal; tambahan (kiasan) (8) |
| TAMPARAN | Pukulan dengan telapak tangan; sesuatu (kejadian, peristiwa) yang tidak mengenakkan hati; pukulan; hantaman (kiasan) (8) |
| TAMPIKAN | Barang yang sudah ditampik; tolakan (8) |
| TAMPILAN | Hasil menampilkan (8) |
| TAMSILAN | Perumpamaan; ibarat; contoh (8) |
| TAMWORTH | Kota di Inggris (8) |
| TANAHAIR | Negeri tempat kelahiran (8) |
| TANANDOA | Suku bangsa yang mendiami wilayah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| TANBIHAT | Catatan yang memerlukan perhatian; peringatan (8) |
| TANCAPAN | Hasil menancapkan (8) |
| TANDAAIR | Tanda, gambar, logo, yang tersembunyi pada kertas dan dapat dilihat jika didekatkan ke cahaya; markah tirta (8) |
| TANDAMOL | Tanda seperti huruf b kecil pada garis paranada yang berfungsi menurunkan not setengah nada (Musik) (8) |
| TANDIKAT | Pohon, tinggi mencapai 40 m, batangnya lurus bulat torak, berbanir akar yang besar, tajuknya tinggi dan bercabang sangat lebar, biasanya menjadi tempat sarang lebah (Canarium pseudodecumanum) (8) |
| TANDUKAN | Hasil menanduk; hasil menyundul (bola) (8) |
| TANGANAN | Sandaran tangan (pada kursi dan sebagainya); pegangan pada tangga (untuk naik turun); pegangan pada setang sepeda; palang pada neraca dan sebagainya; tangan-tangan; buatan; hasil pekerjaan (8) |
| TANGGANG | Bertanggang; berjaga (tidak tidur); menanggang; menahan; mencegah; mengekang (8) |
| TANGGUNG | Lebih dari sedang, tetapi belum cukup (lebarnya, panjangnya, ukurannya, usianya, dan sebagainya); diulang: setengah-setengah; tidak cukup; kepalang tanggung; ragu-ragu; menanggung; menyangga (bahan yang berat); memikul; memanggul; menderita; mengalami (sesuatu yang tidak menyenangkan); menahan; tertimpa (oleh); (bersedia) memikul biaya (mengurus, memelihara, dan sebagainya); menjamin; menyungguhkan bahwa sesuatu baik (besar, tulen, dan sebagainya); menyatakan kesediaan untuk membayar utang orang lain kalau orang itu tidak menepati janjinya; bertanggung jawab (atas) (8) |
| TANGISAN | Tangis; perihal (perbuatan) menangis; sesuatu yang ditangisi (8) |
| TANGLUNG | Lentera dari kertas; lampion; loleng (8) |
| TANGPING | Kota di Cina (8) |
| TANGSHAN | Kota di Cina (8) |
| TANGZHAI | Kota di Cina (8) |
| TANJAKAN | Bagian yang menanjak; jalan yang mendaki (8) |
| TANJIDOR | Tambur besar (Melayu Jakarta); serombongan pemain musik dengan trompet, tambur besar, dan sebagainya yang biasanya dimainkan pada hari raya Cina (Melayu Jakarta) (8) |
| TANKOBON | Kumpulan bab suatu manga yang sudah dikompilasi dan diterbitkan menjadi satu volume buku (manga umumnya terlebih dahulu dirilis secara mingguan atau bulanan pada majalah), biasanya diberi tambahan konten khusus berupa catatan dari mangaka, pemilihan karakter terfavorit, dan sebagainya (Jepang) (8) |
| TANSUARA | Tanpa suara (8) |
| TANTALUM | Unsur kimia logam transisi yang ditemukan Anders Ekeberg tahun 1802, bernomor atom 73, berlambang Ta, dan bobot atom 180,94788 u; digunakan pada alat bedah dan implantasi karena tidak bereaksi dengan cairan tubuh (8) |
| TANTIÈME | Bagian keuntungan yang diberikan pada akhir tahun kepada pegawai, diambil dari keuntungan perseroan (ungkapan/Prancis) (8) |
| TANTULAK | Upacara pada hari ketiga dari kematian sebelum upacara tiwah (Dayak) (8) |
| TANWARNA | Tanpa warna (8) |
| TANWUJUD | Tidak dapat terlihat oleh mata telanjang; tidak berwujud (8) |
| TANZANIA | Negara yang terletak di Afrika Timur, beribu kota Dodoma (8) |
| TAPAIULI | Tapai (ketan) yang biasanya dimakan dengan uli (8) |
| TAPATAPA | Sayatan ikan yang digarami dan dikeringkan (8) |
| TAPESTRI | Tekstil berat dan tebal, hasil tenunan tangan dengan aneka motif, digunakan sebagai hiasan dinding, tirai, dan penyalut mebel (8) |
| TAPROFIT | Tumbuhan yang hidup dalam parit (8) |
| TAPTIBAU | Burung (Eurostopodius temmincki) (8) |
| TARENGKE | Layar yang berada di bagian belakang, berupa tiga layar pembantu yang berbentuk segitiga (Bugis) (8) |
| TARIINAI | Tarian yang dilakukan oleh gadis-gadis dengan memainkan piring dan lilin; tari piring (8) |
| TARTAGAL | Kota di Argentina (8) |
| TARUTUNG | Ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatra Utara (8) |
| TASALSUL | Runtunan sambung-menyambung (tentang keturunan, asal-usul) (8) |
| TASBEKAL | Tas yang digunakan untuk membawa bekal makanan, biasanya dilengkapi dengan insulasi untuk menjaga suhu makanan (8) |
| TASBUKET | Tas berdasar bundar atau oval dengan tali tarik sebagai penutup sehingga serupa dengan ember, bagian atas biasanya terbuka atau memiliki kait magnet, biasanya berbentuk tas selempang, tas bahu, atau tas punggung (8) |
| TASDAFEL | Tas besar berbentuk silinder yang terbuat dari kain dengan tali tarik sebagai penutup, biasa digunakan oleh orang yang bepergian ke luar ruang atau oleh personel militer (8) |
| TASHKENT | Ibu kota Uzbekistan (8) |
| TASKEPIT | Tas tanpa tali atau pegangan, biasa dikepit di bawah ketiak atau dipegang di tangan (8) |
| TASKERJA | Tas yang digunakan untuk membawa barang-barang, seperti dokumen, berkas, dan buku-buku (8) |
| TASKOTAK | Tas berbentuk kotak yang berukuran kecil atau sedang, berdinding keras dan kaku (8) |
| TASKURIR | Tas tukang pos (8) |
| TASMIYAH | Upacara pemberian nama pada anak kecil (Banjar) (8) |
| TASYAHUD | Pembacaan tahiat pada waktu salat (Agama Islam) (8) |
| TASYAKUR | Hal bersyukur (kepada Allah Swt.); (hal) berterima kasih (kepada Allah Swt.) (8) |
| TASYAYUH | Belajar (kepada syekh) (Arab) (8) |
| TATAADAB | Peri sopan santun; basa-basi; tata krama |
| TATABOGA | Teknik meramu, mengolah, dan menyediakan serta menghidangkan makanan dan minuman |
| TATABUKU | Urusan catat-mencatat dan hitung-menghitung keuangan dalam perniagaan (perusahaan dan sebagainya); hal memegang buku dagang |
| TATACARA | Aturan (cara) menurut adat kebiasaan; adat istiadat |
| TATAGUNA | Cara penggunaan |
| TATAKOTA | Pola tata perencanaan yang terorganisasi untuk sebuah kota dalam membangun, misalnya jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pada masa depan |
| TATALAKU | Kebiasaan yang dianggap sebagai cara berperilaku yang diterima sebagai kaidah-kaidah pengatur |
| TATAMUKA | Segala sesuatu mengenai kulit muka buku (majalah dan sebagainya) |
| TATANAMA | Perangkat peraturan penamaan beberapa cabang ilmu, seperti kimia, biologi, beserta kumpulan nama yang dihasilkannya; nomenklatur |
| TATAOLAH | Instruksi pada komputer yang memuat tata cara pengolahan data; program |
| TATARIAS | Pengaturan susunan hiasan terhadap objek yang akan dipertunjukkan; salah satu elemen pertunjukan teatrikal yang berfungsi mempertajam dan memperkaya karakter tokoh melalui rekayasa tampilan wajah aktor (Kesenian) |
| TATAURUT | Posisi sesuatu dalam suatu rangkaian |
| TATEYAMA | Kota di Jepang (8) |
| TATOMBOM | Jatuh terduduk (Melayu Medan) (8) |
| TAUNGGYI | Kota di Myanmar (8) |
| TAVSANLI | Kota di Turki (8) |
| TAWATAWA | Bagian dari perangkat gamelan joget bumbung laras slendro |
| TAYANGAN | Sesuatu yang ditayangkan (dipertunjukkan); pertunjukan (film dan sebagainya); persembahan |
| TAZKIRAH | Peringatan (Arab) |
| TEBANGAN | Sesuatu yang ditebang; hasil menebang |
| TEBASAKI | Makanan khas Jepang yang terbuat dari sayap ayam yang digoreng garing, dibumbui merica, kecap, sake, gula, dan jahe |
| TEBENGAN | Tumpangan |
| TEBERKAS | Terikat (tergabung) dalam satu ikatan |
| TEBERSIT | Terpancar samar-samar; tersiar (tentang kabar dan sebagainya secara samar-samar) |
| TEBUMADU | Tebu yang rasanya sangat manis (8) |
| TEBUTEBU | Ruas-ruas (berbentuk seperti ruas, seperti pada gelang dan sebagainya); gelang-gelang (pada batang tombak, hulu keris, dan sebagainya) (8) |
| TECERMIN | Terbayang; terlukis (pada) (8) |
| TECHIMAN | Kota di Ghana (8) |
| TEFIGRAM | Diagram termodinamik yang menggunakan suhu potensial sebagai koordinat (Meteorologi) (8) |
| TEFILUNG | Daun yang dianyam, digunakan untuk membungkus beras yang akan dimasak (Putuk) (8) |
| TEGANGAN | Tekanan yang diakibatkan oleh tarikan; gaya pada tali atau batang yang menunjang beban atau yang disebabkan oleh rentangan antara dua titik; ketidakpastian yang berkelanjutan atau suasana yang makin mendebarkan yang diakibatkan oleh jalinan alur dalam cerita rekaan atau lakon (Sastra); keadaan mencekam sebagai akibat perasaan khawatir, terhambat, frustrasi, atau terlalu bergelora (Psikologi); arus (aliran) listrik (Teknik) (8) |
| TEGORING | Menggelinding dari puncak tebing (8) |
| TEHBOTOL | Air teh yang telah dibubuhi gula dan dikemas dalam botol untuk diperdagangkan (8) |
| TEHCELUP | Teh yang dikemas dalam kantong (kertas saringan) untuk sekali hidangan dengan mencelupkannya dalam air panas di gelas atau cangkir (8) |
| TEHHIJAU | Teh yang warnanya hijau karena peragiannya tidak sempurna sebelum dikeringkan (8) |
| TEHHITAM | Teh yang sebelum dikeringkan, difermentasikan dahulu (8) |
| TEHHUTAN | Tanaman perdu yang tajuknya rapat, padat, dan kuat, biasanya dipakai sebagai pagar atau tanaman hias dengan membentuknya menjadi pola-pola tertentu, daunnya dapat dimanfaatkan sebagai obat penurun panas, penyakit usus, dan gangguan ginjal; teh-tehan; teh kampung (Acalyoha siamensis) (8) |
| TEHKOTAK | Air teh yang telah dibubuhi gula dan dikemas dalam kotak karton untuk diperdagangkan (8) |
| TEHMAKAU | Tumbuhan (Scorparia dulcis) (8) |
| TEHMERAH | Teh dari bunga rosela, berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah penuaan dini, menurunkan kadar kolesterol dan gula darah, mencegah pengapuran tulang, dan sebagainya (8) |
| TEHOBENG | Es teh manis, biasanya menggunakan es batu yang berlubang di tengahnya (Melayu Riau) (8) |
| TEHPAHIT | Minuman yang dibuat dari akar-akaran direbus untuk obat kuat; teh tanpa gula (8) |
| TEHPUTIH | Teh berwarna putih yang berasal dari daerah pegunungan tinggi di provinsi Fujian (Cina), dibuat dari helai pucuk daun teh Camellia sinensis yang hanya dipetik di awal musim saat tunasnya masih kuncup dan diselimuti bulu-bulu halus berwarna putih, diproses tanpa proses oksidasi, fermentasi ataupun penggilingan sehingga tidak merusak bentuk teh yang sebenarnya (8) |
| TEHTALUA | Minuman khas Minang yang terbuat dari kuning telur yang dikocok dengan kayu rotan berujung terbelah sampai putih kemudian dicampur dengan seduhan teh dan air perasan jeruk nipis (8) |
| TEHTARIK | Minuman khas Melayu yang terbuat dari campuran teh hitam, gula, dan susu, dibuat dengan cara memindahkan campuran teh pada dua gelas besar secara bergantian sehingga seperti ditarik (8) |
| TEHTEHAN | Teh hutan (8) |
| TEHUACAN | Kota di Meksiko (8) |
| TEKATEKI | Soal yang berupa kalimat (cerita, gambar) yang dikemukakan secara samar-samar, biasanya untuk permainan atau untuk mengasah pikiran misalnya yg digantungkan di atas, yang menggantungkan di bawah, orang menaikkan layang-layang; tebakan; terkaan; hal yang sulit dipecahkan (kurang terang, rahasia) (8) |
| TEKERLAP | Tertidur sebentar (8) |
| TEKERSIK | Berbunyi “kersik, kersik” (8) |
| TEKIRAWA | Rumput semu menahun, rimpangnya menjalar datar sedikit di bawah permukaan tanah, digunakan untuk pakan ternak; teki sela; teki bodot (Kyllinga monocephala) (8) |
| TEKISELA | Rumput semu menahun, rimpangnya menjalar datar sedikit di bawah permukaan tanah, digunakan untuk pakan ternak; teki rawa; teki bodot (Kyllinga monocephala) (8) |
| TEKNIFON | Piano tanpa suara untuk melatih kelenturan jari (8) |
| TEKNIKUS | Orang yang bergerak dalam bidang teknik (8) |
| TEKNOFAK | Artefak berupa teknologi untuk bertahan hidup manusia (8) |
| TEKNOLOG | Ahli di suatu bidang teknologi tertentu; pekerja yang bertugas merawat peralatan teknis atau melakukan praktik di sebuah laboratorium (8) |
| TEKNONIM | Nama ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya (Antropologi) (8) |
| TEKSBUTA | Teks tanpa penggunaan tanda baca serta penulisan huruf dan kata yang semestinya (8) |
| TEKSFILM | Penerjemahan percakapan, uraian, dan sebagainya ke dalam bahasa lain dan diproyeksikan pada bagian bawah layar putih (8) |
| TEKSMAGI | Teks yang diyakini dapat menimbulkan kekuatan gaib (Filologi) (8) |
| TEKSTUAL | Berhubungan dengan teks (8) |
| TEKTONIK | Proses gerakan pada kerak bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, retakan, patahan sehingga berbentuk tinggi rendah atau relatif pada permukaan bumi (Geografi dan Geologi); ilmu tentang mekanisme dan pergerakan lapisan bumi (8) |
| TEKTONIS | Bersifat tektonik (8) |
| TELAAHAN | Hasil menelaah (8) |
| TELABANG | Perisai panjang (8) |
| TELANJUK | Telanjur; teranjur (8) |
| TELANJUR | Terlewat dari batas atau tujuan yang ditentukan; teranjur; terdorong (tentang perkataan); sudah terkatakan; sudah terdahulu mengerjakannya (melakukannya); sudah berlebih-lebihan atau terlampau (banyak, sangat, dan sebagainya); sudah terlambat (hingga sukar atau tidak dapat ditarik kembali, diulang, dan sebagainya); kebacut (8) |
| TELANTAR | Terhantar; tergeletak tidak terpelihara; serba tidak kecukupan (tentang kehidupan); tidak terpelihara; tidak terawat; tidak terurus; terbengkalai; tidak terselesaikan (8) |
| TELEFILM | Film yang dibuat secara khusus untuk pemirsa televisi (8) |
| TELEFONI | Teknik memindahkan bunyi, terutama suara ke tempat lain dengan pertolongan energi listrik (8) |
| TELEFOTO | Pengambilan gambar dengan kamera dari jarak yang sangat jauh (8) |
| TELEGRAF | Pesawat untuk mengirim berita cepat ke tempat yang jauh (dengan kawat dan kekuatan listrik) (8) |
| TELEGRAM | Berita yang dikirim dengan telegraf; kabar kawat; aplikasi layanan pengirim pesan instan multiplatform berbasis awan yang bersifat gratis dan nirlaba; jenis media sosial yang memiliki kegunaan hampir sama dengan WhatsApp (8) |
| TELEKUNG | Kain selubung berjahit (biasanya berwarna putih) untuk menutup aurat wanita Islam pada waktu salat; mukena (8) |
| TELEMPAP | Tapak tangan (8) |
| TELEPATI | Daya seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain yang jauh jaraknya, atau dapat menangkap apa yang ada di benak orang lain tanpa mempergunakan alat-alat yang dapat dilihat seperti wicara, tulisan, atau simbol (8) |
| TELESERI | Televisi serial; acara TV, biasanya drama, yang ditayangkan secara serial (akronim) (8) |
| TELESKOP | Teropong besar untuk melihat barang yang jauh (bintang) (8) |
| TELETEKS | Sistem yang memungkinkan akses terhadap siaran informasi teks melalui televisi (8) |
| TELETIPE | Mesin yang mengetik berita secara otomatis untuk mengirimkan dan menerima berita dari jarak jauh (Komputer dan Teknologi Informasi) (8) |
| TELEVISI | Sistem penyiaran gambar yang disertai dengan bunyi (suara) melalui kabel atau melalui angkasa dengan menggunakan alat yang mengubah cahaya (gambar) dan bunyi (suara) menjadi gelombang listrik dan mengubahnya kembali menjadi berkas cahaya yang dapat dilihat dan bunyi yang dapat didengar; pesawat penerima gambar siaran televisi (8) |
| TELIKUNG | Menelikung; mengikat kedua kaki (dan kedua tangan); membatasi gerak (8) |
| TELIMPUH | Bertelimpuh; bersimpuh (8) |
| TELINGUS | Bulu hidung (Jawa) (8) |
| TELUNJUK | Jari tangan antara jari tengah dan ibu jari yang biasa digunakan untuk menunjuk (8) |
| TELURIUM | Unsur kimia metaloid semilogam yang terbentuk secara alami, bernomor atom 52, berlambang Te, dan berbobot atom 127,60 u (8) |
| TELURKOL | Bakal bunga yang ada dalam kol; telur kobis (8) |
| TELURTIM | Hidangan yang terbuat dari telur yang diaduk bersama sedikit air dan diberi bumbu (garam, merica, dan sebagainya), biasanya dilengkapi dengan taburan daun kucai atau bawang daun setelah masak (8) |
| TEMALANG | Bakul dari kayu untuk mengumpulkan air madu di hutan (8) |
| TEMANGAU | Tumbuhan, ampas tebu; tampang besi (Vernonia javanica) (8) |
| TEMANGGA | Binatang berkaki delapan, berwarna abu-abu kehitam-hitaman, menjalin jaring benang sutra dari perutnya yang berfungsi sebagai perangkap mangsa; laba-laba (Araneae) (8) |
| TEMANTEN | Pengantin; mempelai (8) |
| TEMBADAU | Jenis sapi hutan (Bos sondaicus) (8) |
| TEMBAKAN | Hasil menembak; letusan senjata api (8) |
| TEMBAKAU | Tumbuhan berdaun lebar, daunnya diracik halus dan dikeringkan untuk bahan rokok, cerutu, dan sebagainya (Nicotiana tabacum); racikan daun tembakau yang sudah kering untuk rokok, sugi, dan sebagainya (8) |
| TEMBAKUL | Sembap karena gemuk atau bengkak (tentang muka); belodok yang ukurannya dapat mencapai 9 cm, tubuhnya agak membulat, warnanya kecokelatan dengan bercak putih pada tutup insang dan sirip-siripnya, tersebar di perairan Singapura, Indonesia, dan Filipina; belacak (Periophthalmus malaccensis); melacak (8) |
| TEMBARAU | Gelagah (Erianthus arundinaceus) (8) |
| TEMBATAR | Siput kecil yang suka melekat pada dasar perahu; kapang; teritip (8) |
| TEMBAWAI | Hutan bekas tempat rumah panjang (Dayak) (8) |
| TEMBELEK | Tahi ayam (8) |
| TEMBELOK | Kapang yang agak besar (Toredo navalis) (8) |
| TEMBERAM | Alat untuk menangkap ikan seperti bubu (8) |
| TEMBERAS | Pohon jenis meranti, tinggi mencapai 35 m (Shorea blumutensis); jenis ikan gurami (8) |
| TEMBEREK | Barang dari tanah liat yang dibakar dan berlapis gilap; porselen; tembikar; tembereng (8) |
| TEMBERIH | Ikan laut yang besar (Pseudosciaena diacanthus) (8) |
| TEMBIANG | Lembing; tombak (8) |
| TEMBIKAI | Tumbuhan menjalar, buahnya bulat dan besar, berwarna hijau dan halus, daging buahnya berwarna kuning, atau merah banyak mengandung air dan manis, ada yang berbiji dan ada pula yang tidak berbiji; keramboja; mendikai; semangka (Citrullus vulgaris) (8) |
| TEMBIKAR | Barang dari tanah liat yang dibakar dan berlapis gilap; porselen; temberek; pecahan (pinggan, periuk, dan sebagainya); beling; tembereng (8) |
| TEMBILAR | Alat untuk menangkap ikan yang dibuat dari saga atau bambu yang dianyam, dipasang dalam air (ikan dapat masuk, tetapi tidak dapat keluar lagi); bubu (8) |
| TEMBOLOK | Kantong tempat makanan pada leher (burung, ayam, dan sebagainya); perut; memori komputer berkecepatan tinggi yang digunakan untuk penyimpanan sementara data yang sering digunakan (Komputer dan Teknologi Informasi); padanan dari cache (8) |
| TEMBUSAN | Jalan (sungai dan sebagainya) yang tembus; terusan; terowongan; rekaman surat (surat dan sebagainya yang ditulis dengan kertas karbon yang diketik); tindasan (8) |
| TEMELIAN | Ikan yang hidup di ekosistem perairan tawar dan payau, ukurannya dapat mencapai 150 cm, bersisik, terdapat lima garis antara gurat sisi dan pangkal sirip punggung, bibir tidak membesar, sungut rahang atas tidak berkembang dg baik, panjang sungut sepertiga atau lebih dari diameter mata, warna kepalanya sebagian besar merah ada juga yang kuning, tubuh dan sirip berwarna kekuningan, tersebar di Asia Tenggara; temoleh (Probarbus jullieni) (8) |
| TEMENUNG | Kembung jantan (Rastrellinger kanagurta) (8) |
| TEMERLUH | Kota di Malaysia (8) |
| TEMILANG | Pohon yang rendah dan bengkok, kayu terasnya berwarna cokelat merah, kuat dan agak awet, bunganya berbau harum; pancal kidang (Aglaia odoratissima) (8) |
| TEMIRTAU | Kota di Kazakhstan (8) |
| TEMPAHAN | Pesanan (tentang penginapan dan sebagainya); bukan kodian (tentang baju, peci) (8) |
| TEMPAWAK | Pohon, tinggi mencapai 30 m, kayunya yang berwarna merah muda tidak awet, buahnya yang tua dapat dimakan; renkinang; kemesu (Elaeocarpus floribunda) (8) |
| TEMPAWAN | Tempaan (8) |
| TEMPAYAK | Ulat (8) |
| TEMPAYAN | Tempat air yang besar, dibuat dari tanah liat, perutnya besar, mulutnya sempit (dipakai juga untuk menyimpan beras, membuat pekasam ikan, dan sebagainya) (8) |
| TEMPELAK | Celaan (teguran) yang disertai dengan pengungkitan perkara yang sudah-sudah untuk menunjukkan kesalahan dan sebagainya (8) |
| TEMPELAN | Tempat menempelkan (iklan dan sebagainya); barang yang ditempelkan; orang yang ditempeli (ditumpangi dan sebagainya); cukai pasar (dengan carik kertas kecil yang ditempelkan); hasil menempel; derma dengan jalan membeli bunga dan sebagainya yang dicantumkan di baju dan sebagainya (di pasar malam amal dan sebagainya); tempat substrat di lingkungan tempat perlindungan larva tiram atau kerang ketika mereka meninggalkan komunitas plankton (8) |
| TEMPERAS | Ikan darat (Cyslocheilichtys apogon); bertemperasan; lari terserak-serak (cerai-berai, kocar-kacir); berpencaran (kiasan) (8) |
| TEMPERAU | Bertemperau; saling mengungkit-ungkit keburukan (kesalahan) masing-masing; saling menempelak (8) |
| TEMPIKAN | Jeritan; teriakan (8) |
| TEMPILAI | Pohon, kayunya kuat dan berat, baik untuk bahan rumah; daru-daru; dewadaru; bedaru; garu (Urandra corniculata) (8) |
| TEMPINAH | Tumbuhan, tinggi mencapai 1 m, bunganya berwarna merah jambu atau keungu-unguan, bunganya digunakan untuk memberikan warna merah pada kuku; temegun (Hydrocera triflora) (8) |
| TEMPINIS | Pohon, tinggi hingga 20 m, teras kayu berwarna cokelat kemerahan, keras dan liat, tahan terhadap rayap dan jamur, kayunya sangat baik dan awet; tepinis; kepinis (Sloetia elongata) (8) |
| TEMPIRIK | Getah susu (Willughbeia coriacea) (8) |
| TEMPONEK | Pohon, tinggi hingga 23 m, kayu terasnya tahan terhadap rayap, digunakan untuk bahan bangunan dan mebel, buahnya berbentuk bulat dan dapat dimakan; tempurik; tempunik; tempunai; mandalika; keledang (Artocarpus rigida) (8) |
| TEMPORAL | Berhubungan atau mengenai waktu; berkenaan dengan waktu-waktu tertentu (8) |
| TEMPORER | Sementara waktu; sementara; darurat (8) |
| TEMPOYAK | Daging durian yang digarami dan diasamkan (8) |
| TEMPOYAN | Andong (Rhodamnia trinervia) (8) |
| TEMPUNAI | Pohon, tinggi hingga 23 m, kayu terasnya tahan terhadap rayap, digunakan untuk bahan bangunan dan mebel, buahnya berbentuk bulat dan dapat dimakan; tempurik; temponek; tempunik; mandalika; keledang (Artocarpus rigida) (8) |
| TEMPUNIK | Pohon, tinggi hingga 23 m, kayu terasnya tahan terhadap rayap, digunakan untuk bahan bangunan dan mebel, buahnya berbentuk bulat dan dapat dimakan; tempurik; temponek; tempunai; mandalika; keledang (Artocarpus rigida) (8) |
| TEMPURAN | Tempat bertemu dua aliran sungai (8) |
| TEMPURIK | Pohon, tinggi hingga 23 m, kayu terasnya tahan terhadap rayap, digunakan untuk bahan bangunan dan mebel, buahnya berbentuk bulat dan dapat dimakan; tempunik; temponek; tempunai; mandalika; keledang (Artocarpus rigida) (8) |
| TEMUDUGA | Tanya jawab antara yang memberi pekerjaan dan yang memohon pekerjaan dan sebagainya; wawancara (8) |
| TEMUKUNG | Ketua adat dalam suku Dawan di Kupang (8) |
| TEMUMUKA | Berhadapan muka; tatap muka (8) |
| TENDENSI | Kecenderungan; kecondongan (pada suatu hal) (8) |
| TENESMUS | Rasa ingin buang air besar yang mendesak disertai rasa sakit, kram, dan tegang di perut (8) |
| TENGADAH | Melihat ke atas; memandang ke atas; berpikir dalam-dalam; bekerja keras (kiasan) (8) |
| TENGAHAN | Ukuran setengah dari (liter, botol); setengah rupiah; bergeser ke tengah; lebih ke tengah lagi (8) |
| TENGALAN | Ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 40,5 cm, berwarna putih keperakan pada saat hidup, mempunyai kebiasaan beruaya ke hulu sungai ketika musim hujan, tersebar di perairan Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Indocina; tawes (Barbonymus gonionotus) (8) |
| TENGARAN | Bangunan atau fitur lanskap yang menandai suatu situs atau lokasi; mercu tanda; markah tanah (Arsitektur) (8) |
| TENGGALA | Bajak; luku (8) |
| TENGGANG | Jangka waktu untuk berpikir, berusaha dan sebagainya; upaya; ikhtiar; usaha (untuk menyelamatkan diri dan sebagainya); sama bagiannya (8) |
| TENGGARA | Mata angin yang arahnya antara timur dan selatan (8) |
| TENGGIRI | Ikan yang hidup di laut, bentuknya panjang dan langsing, punggungnya kehitam-hitaman dan perutnya bersinar keperak-perakan, mengandung banyak zat lemak, ukurannya mencapai panjang 240 cm, berat mencapai 70 kg, hidup di perairan tropis (Scomberomorus commerson); luding (8) |
| TENGGULI | Pohon yang daunnya dapat menyebabkan orang mabuk; trengguli; buraksa (Cassia fistula javanica); air gula; air tebu yang sudah dimasak; (gula); tetes (8) |
| TENGKANG | Sela antara kedua belah mata (8) |
| TENGKING | Bunyi nyaring dan tinggi (seperti ringkik kuda dan sebagainya); suara tinggi keras (seperti suara orang marah, membentak, menghardik) (8) |
| TENGTENG | Penganan dari kacang tanah, wijen, dan sebagainya yang diaduk dan dimasak dengan gula, dikeringkan, kemudian dipotong-potong; ting-ting (8) |
| TENTAKEL | Alat yang menyerupai tangan, berfungsi sebagai peraba atau perangkap, terdapat pada sebagian invertebrata, misalnya cumi-cumi (Zoologi) (8) |
| TENTAMEN | Ujian mata kuliah tertentu sebelum dapat menempuh ujian akhir (untuk mencapai tingkat studi tertentu) (8) |
| TENTATIF | Belum pasti; masih dapat berubah; sementara waktu (8) |
| TENTAWAN | Tumbuhan semak yang memanjat, batangnya sangat liat, mengandung banyak cairan yang dapat diminum, juga digunakan untuk mengobati sakit mata, kulit batang tua dibuat tali (Conocephalus naucleiflorus) (8) |
| TENTERAM | Aman; damai (tidak terdapat kekacauan); tenang (8) |
| TENUNGAN | Ramalan (tentang nasib orang dan sebagainya); hasil menenung atau mencelakakan orang dengan ilmu hitam (8) |
| TEODOLIT | Alat ukur sudut tengah dan mendatar dalam menentukan jarak dan tinggi sesuatu (yang dipakai oleh juru ukur tanah) (8) |
| TEOFOBIA | Fobia terhadap Tuhan atau dewa (Psikologi) (8) |
| TEOKRASI | Cara memerintah negara berdasarkan kepercayaan bahwa Tuhan langsung memerintah negara, hukum negara yang berlaku adalah hukum Tuhan, pemerintahan dipegang oleh ulama atau organisasi keagamaan (8) |
| TEOLOGIS | Berhubungan dengan teologi; berdasar pada teologi (8) |
| TEOMANIA | Delusi yang menyebabkan penderita menganggap dirinya adalah Tuhan (Psikologi) (8) |
| TEORETIS | Berdasar pada teori; menurut teori (8) |
| TEOSOFIS | Berdasarkan teosofi; menurut teosofi (8) |
| TEPERCIK | Kena percik (air dan sebagainya) (8) |
| TEPERCIT | Memercit; keluar melecit (seperti nanah dari bisul yang dipijit); memercik; menyembur berdikit-dikit (8) |
| TEPERCUL | Tersembul (dari liang, lubang, dan sebagainya); terpacul (8) |
| TEPERGOK | Terjumpa; diketahui oleh orang dan sebagainya ketika melakukan kejahatan; tertangkap basah (8) |
| TEPERLUS | Terperosok ke dalam lubang (8) |
| TEPERMAI | Paling permai (8) |
| TEPERSIL | Tersembul; muncul ke luar (8) |
| TEPTIBAU | Burung layang-layang, biasa terbang malam; berek-berek (Merops sumatranus) (8) |
| TEPURANG | Tanaman memanjat yang bercabang, panjang mencapai 6 m, akarnya jika ditaruh dalam air mengeluarkan busa seperti sabun, daunnya yang berasa agak pahit dimakan sebagai sayuran, biji buahnya mengandung minyak (Momordica cochinchinensis) (8) |
| TERABITA | Ukuran kapasitas memori dalam komputer digital sebesar satu triliun bita (1012 bita) (8) |
| TERABSEN | Sudah diabsen (8) |
| TERADILI | Dapat diadili (8) |
| TERAGUNG | Tertumbuk; terbentur; terlanggar (Minangkabau) (8) |
| TERAKHIR | Paling akhir (ujung, belakang); di belakang sekali (8) |
| TERAKOTA | Tembikar yang tidak dilapisi glasir, dibuat dari tanah liat yang dibakar sehingga warnanya merah kecokelat-cokelatan (digunakan sebagai benda hias atau pelapis lantai); merah kecokelat-cokelatan; merah (batu) bata (8) |
| TERALANG | Terhambat; mendapat rintangan (8) |
| TERALING | Serindit gajah; pialing (Psitacula incerta) (8) |
| TERAMBAU | Terjatuh ke depan (8) |
| TERAMPAI | Tergantung; tersampir; tersandar(kan) (8) |
| TERAMPIL | Cakap dalam menyelesaikan tugas; mampu dan cekatan (8) |
| TERAMPOK | Dapat (sudah) dirampok (8) |
| TERAMUNG | Satu-satunya; tunggal (8) |
| TERANCAM | Diancam oleh; dalam keadaan bahaya (8) |
| TERANDAM | Terpingit (8) |
| TERANDUH | Terikat menggantung pada (8) |
| TERANGAH | Payah (Minangkabau); tercengang (tidak dapat berkata-kata) (Minangkabau) (8) |
| TERANGIN | Kena angin; tampak gelagatnya (8) |
| TERANJUR | Telanjur; telanjuk (8) |
| TERANTUK | Terlanggar; tersandung pada (8) |
| TERANYAM | Sudah dianyam (8) |
| TERANYAR | Terbaru; paling baru; terakhir; mutakhir (8) |
| TERAPANG | Salut sarung keris dari emas, perak, dan sebagainya; penduk (8) |
| TERAPIES | Terapi dengan menempelkan es dalam bungkusan pada bagian tubuh yang cedera untuk mengurangi pembengkakan atau meredakan nyeri (8) |
| TERAPUNG | Mengambang di permukaan air (8) |
| TERARIUM | Model atau cara menanam tanaman hias di dalam wadah yang tembus pandang dan ditata sehingga tampak seperti taman; tanah berpagar untuk memelihara binatang darat yang kecil-kecil (8) |
| TERASING | Terpisah dari yang lain; terpencil (8) |
| TERASPAL | Sudah diaspal; terkena pengaspalan (tidak sengaja) (8) |
| TERATASI | Dapat diselesaikan; dapat ditanggulangi (8) |
| TERAUDIT | Sudah diaudit; orang atau pihak yang diaudit (Keuangan) (8) |
| TERAWANG | Lubang-lubang kecil dan halus (tentang tenunan, sulaman, sujian); kain tenun (tekat) yang berlubang-lubang kecil; kerawang; menerawang; membuat terawang (pada saputangan, taplak meja, dan sebagainya); menembuk; menembus; melubangi kecil-kecil; melihat dari celah-celah kaca; melihat dengan mata batin (untuk melihat keadaan seseorang dari jarak jauh atau untuk meramal nasib seseorang) (kiasan); melamun (kiasan) (8) |
| TERAWASI | Dapat diawasi; terkontrol (8) |
| TERAWATT | Satuan ukuran daya listrik satu triliun watt (8) |
| TERAYOMI | Dapat dilindungi (8) |
| TERBABAR | Terbentang; terpapar (8) |
| TERBABAS | Hanyut dan kehilangan arah (karena diserang ombak, angin ribut); terkatung-katung (8) |
| TERBABIT | Tersangkut (terlibat) dalam perkara dan sebagainya (8) |
| TERBADAI | Terbaring menelentang; tersadai; terdampar; terserampang (8) |
| TERBAHAK | Tertawa keras (8) |
| TERBAKAR | Sudah atau sedang berkobar; habis dihanguskan api (8) |
| TERBALIK | Tidak sengaja membalik; sudah membalik; dalam keadaan atau berkedudukan berlawanan dari yang biasa (yang di bawah menjadi di atas, yang di belakang menjadi di depan, yang di dalam menjadi di luar, dan sebagainya) (8) |
| TERBALUT | Tertutupi dengan baik (8) |
| TERBANTU | Telah dibantu; tertolong (8) |
| TERBATAS | Telah dibatasi (ditentukan batas-batasnya); tertentu (tidak boleh lebih); sedikit; tidak luas; tidak leluasa (8) |
| TERBAWAH | Paling bawah (rendah); terendah; diperintah (oleh); dipimpin (oleh) (8) |
| TERBAYAN | Nyata; terang (8) |
| TERBEBAR | Tersebar; tersiar; cerai-berai; terbentang; tersebar; terbabar (8) |
| TERBEBER | Terbentang; terbuka; terbabar (8) |
| TERBEDOL | Tercabut (8) |
| TERBEKUK | Sudah dibekuk; tertangkap (8) |
| TERBELAM | Menjadi kabur (tidak nyata, suram); menjadi hilang dari pandangan (8) |
| TERBELIT | Terlilit; terlingkar; terlibat; tersangkut (dalam perkara dan sebagainya) (8) |
| TERBENAM | Masuk dalam-dalam sehingga tidak kelihatan; masuk (karena terperosok dan sebagainya) ke dalam air serta tidak muncul-muncul lagi; tenggelam; tenggelam (tentang matahari); tersembunyi (kiasan); masuk ke dalam (keadaan yang buruk, kesengsaraan, dan sebagainya); terpendam (kiasan); tidak diurus; beku (tentang perkara) (kiasan) (8) |
| TERBENAR | Paling benar; menjadikan lebih benar (8) |
| TERBERAK | Terbenam (dalam air atau lumpur) (8) |
| TERBESIT | Terharu; iba; rawan (8) |
| TERBETIK | Tersiar (kabar) (8) |
| TERBIKIN | Terbuat (8) |
| TERBIRIT | Terberak sedikit; tercirit (8) |
| TERBITAN | Hasil menerbitkan; keluaran (tentang buku dan sebagainya) (8) |
| TERBUANG | Sudah dibuang; sia-sia; tidak berguna; tidak diperhatikan orang (8) |
| TERBUDUR | Tersembul ke luar (8) |
| TERBUJUR | Terletak membujur; terbaring (menggeletak) (8) |
| TERBUKTI | Ternyata dengan bukti-bukti; telah dapat dibuktikan (8) |
| TERCABIK | Terkoyak; tersobek; terobek (8) |
| TERCABUT | Sudah dicabut; terhunus (tentang keris, pedang, pistol, dan sebagainya) (8) |
| TERCACAK | Terpancang tegak lurus; berdiri tegak lurus; tertanam tegak di tanah (8) |
| TERCACAT | Tercela; ternoda (tentang perbuatan); kena cacat; kena cela (8) |
| TERCAGAK | Tertopang; tertegun; berdiri bagaikan tiang (karena tertegun) (kiasan) (8) |
| TERCAKAR | Sudah dicakar (8) |
| TERCAKUP | Kena cakup; sudah dicakup; termasuk (di dalam); terangkum (di dalam) (kiasan) (8) |
| TERCALAR | Menjadi rusak (tidak baik) (kiasan) (8) |
| TERCAPAI | Dapat dicapai (dijangkau, diperoleh); terlaksana; terjangkau (8) |
| TERCAPAK | Terabaikan; terhina; telantar; tidak diindahkan; duduk terkangkang; tercelapak (8) |
| TERCATAT | Sudah dicatat; terdaftar (8) |
| TERCATUK | Duduk dengan kepala tertunduk sedikit (8) |
| TERCEBUR | Terjatuh ke dalam air; terlibat dalam suatu kegiatan atau usaha (kiasan) (8) |
| TERCECAH | Tersentuh sedikit pada; kena sedikit pada; tercelup sedikit (8) |
| TERCECER | Tertumpah berceceran; jatuh (hilang) dalam perjalanan; tertinggal jauh (dari teman-temannya dan sebagainya); ketinggalan (8) |
| TERCEGAT | Terdiam sambil berdiri atau duduk (8) |
| TERCEKAM | Merasa tertekan dan ngeri (oleh hal-hal yang menakutkan, mencemaskan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERCEKAT | Paling cekat; tersentak karena terkejut mendengar berita, melihat kejadian, membaca tulisan, dan sebagainya yang mendorong emosi tinggi dan sentimen yang kuat; tertahan (tentang suara) (8) |
| TERCEKIH | Terbuka sedikit seperti merekah (tentang kerang-kerangan) (8) |
| TERCEKIK | Dicekik; kena cekik; tertelan makanan yang keras hingga tersangkut di kerongkongan; termengkelan (Minangkabau) (8) |
| TERCELUS | Terperosok masuk (ke dalam lumpur dan sebagainya) (8) |
| TERCEMAR | Menjadi cemar (rusak, tidak baik lagi); ternoda; tercema (8) |
| TERCEMAS | Khawatir; takut; paling cemas (8) |
| TERCERAI | Terpisah; terasing (8) |
| TERCERAP | Dapat dicerap dengan indra (8) |
| TERCETUS | Terlahir (tentang kata-kata dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERCIDUK | Sudah diambil dengan ciduk (gayung, sendok, dan sebagainya); sudah diambil untuk ditahan (kiasan) (8) |
| TERCINTA | Sangat dicintai (dikasihi, disayangi) (8) |
| TERCIPTA | Sudah diciptakan; terjadi (8) |
| TERCIRIT | Terberak cair (8) |
| TERCOANG | Berada dalam keadaan tegak mencuat ke atas (8) |
| TERCOCOK | Dapat (sudah) dicocok; tertusuk; terkeluani (tentang kerbau atau lembu) (8) |
| TERCOGOK | Tertegak; terconggok (8) |
| TERCOLOK | Tercocok; tertusuk (8) |
| TERCUKUR | Sudah dicukur (8) |
| TERCUPAI | Terlalai; terlengah (8) |
| TERCURAH | Tertumpahkan (kepada) (8) |
| TERDADAK | Mendapat serangan yang tidak diduga (8) |
| TERDADEK | Tersesat (Minangkabau) (8) |
| TERDAKWA | Sudah didakwa; orang yang didakwa (dituntut, dituduh) telah melakukan tindak pidana dan adanya cukup alasan untuk dilakukan pemeriksaan di muka persidangan (Hukum) (8) |
| TERDAPAT | Diperoleh; didapati; ditemukan; ada (8) |
| TERDAYUH | Sedih (Minangkabau) (8) |
| TERDAYUK | Terliuk (Minangkabau) (8) |
| TERDEDAH | Terbuka; tersingkap (8) |
| TERDEPAN | Paling muka; paling depan (8) |
| TERDESAK | Tersesak (hingga tidak lapang atau tidak leluasa lagi); terpaksa (kiasan); sudah didesak mundur (kiasan) (8) |
| TERDOHOK | Terdorong (ke muka); terdorong hendak jatuh (Minangkabau) (8) |
| TERDUDUK | Jatuh duduk; tiba-tiba duduk; terpaksa duduk (8) |
| TEREMPAP | Jatuh terempas (tengkurap) (8) |
| TEREMPAS | Terbanting; tercampak (8) |
| TERENANG | Kendi yang bertutup piring kecil; mangkuk besar terbuat dari porselen (Melayu Riau) (8) |
| TERENCAH | Terlangkahkan; terinjak; sudah direncah (8) |
| TERENCAT | Tertahan, terhenti (8) |
| TERENDAK | Tudung besar (penutup kepala) dibuat dari rotan, bambu, dan sebagainya yang dianyam (8) |
| TERENDAM | Sudah direndam; terbenam (tergenang) dalam air; tinggal lama (kiasan); asyik (kiasan) (8) |
| TERENTAK | Sudah (dapat) direntak; tersentak; tergoncang (8) |
| TERENYUH | Terharu dan sedih sekali (8) |
| TERERENG | Miring; condong (8) |
| TERESINA | Kota di Brasil (8) |
| TERFOKUS | Terpusat (8) |
| TERGABAS | Tergesa-gesa; terburu-buru; tergopoh-gopoh (8) |
| TERGAGAP | Tersendat (tentang bicara) (8) |
| TERGAGAU | Berteriak keras-keras (karena terkejut dan sebagainya) (8) |
| TERGAMAK | Terpegang; dapat dikira-kira; bimbang; segan; ragu (8) |
| TERGARAP | Dapat atau sudah dikerjakan (tentang pekerjaan) (8) |
| TERGARIS | Sudah digaris; terlihat (kiasan) (8) |
| TERGARUK | Terkukur; tidak sengaja kena kukur; tercakar; tertangkap (oleh petugas negara) (kiasan); terkeruk (terambil) sebanyak-banyaknya (harta) (kiasan) (8) |
| TERGEDOR | Terketuk (terpukul) pintu keras-keras; tergugah (tentang hati, tekad) untuk meningkatkan kemampuan (kemajuan, kehebatan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERGEGAR | Tergerak keras (atau menggeletar); terguncang; tergoyang (8) |
| TERGEGAU | Terbangun (karena terperanjat dan sebagainya); kaget (8) |
| TERGELAK | Tertawa (8) |
| TERGELAR | Terbentang; terhampar (8) |
| TERGEMAP | Tercengang; tertegun; kaget dan bingung (8) |
| TERGERAI | Terurai (tentang rambut) (8) |
| TERGERAK | Telah bergerak (digerakkan); tiba-tiba bergerak; terbangkit (hati, keinginan, dan sebagainya) (8) |
| TERGERUS | Terhancurkan sedikit demi sedikit (8) |
| TERGESEK | Terkena sentuh (8) |
| TERGETAH | Kena getah; menerima akibat yang tidak baik karena perbuatan orang lain (8) |
| TERGIGIT | Sudah digigit; tidak sengaja digigit (menggigit); rompong atau tercabik tidak rata pada bagian ujung (Biologi) (8) |
| TERGILAS | Tergelek; terlindas (8) |
| TERGOLEK | Terguling; tergelimpang; jatuh terguling; terbaring (8) |
| TERGOPOH | Tergesa-gesa; terburu-buru (8) |
| TERGORES | Tergaris; tercorek dan sebagainya (8) |
| TERGUGAH | Terbangkitkan; terbangunkan (8) |
| TERGUGAT | Digugat; orang yang digugat (Hukum) (8) |
| TERGUGUK | Tersedu (8) |
| TERGULIR | Terguling; tergelincir; tergelimpang (8) |
| TERGURAT | Tergores (8) |
| TERGUSUR | Tergeser dari tempat semula; terpaksa dipindahkan dari tempatnya (8) |
| TERGUYUR | Tersiram (8) |
| TERHADAP | Kata depan untuk menandai arah; kepada; lawan (8) |
| TERHAPUS | Telah dihapus(kan); dapat dihapuskan; tidak teringat lagi (kiasan) (8) |
| TERHASUT | Terbangkit marahnya dan sebagainya (karena dihasut); tergalakkan (8) |
| TERHENTI | Tidak berjalan (berputar, bergerak, dan sebagainya) lagi; tidak berlanjut; tertahan; terputus (8) |
| TERHIBUR | Terlipur (hatinya) (8) |
| TERHISAB | Masuk dalam hitungan; terhitung (8) |
| TERHUKUM | Dihukum; orang yang dihukum; orang yang dijatuhi hukuman (8) |
| TERHUNUS | Tercabut dari sarungnya (8) |
| TERIAKAN | Hasil berteriak; pekikan (8) |
| TERIMBAS | Terkena sesuatu (yang baik atau yang tidak baik) akibat perbuatan orang lain (8) |
| TERIMBAU | Terpanggil (8) |
| TERIMPIT | Tersepit; terapit; tertindih (8) |
| TERINASI | Teri yang panjangnya mencapai 10 cm, memiliki 6–7 sisik kecil menyerupai jarum sebelum sirip perut, terdapat duri kecil di depan sirip punggung dan sisik lunas perut, rahang atas mencapai bagian belakang dari preoperkulum, sirip dubur pendek dengan pangkal di bawah pertengahan pangkal sirip punggung, 2 garis pigmen di depan dan belakang sirip punggung, hidup di perairan tropis dengan kedalaman 0–50 m, tersebar di Pasifik Barat; teri medan (Stolephorus tri) (8) |
| TERINCIT | Terusir; terhalau (8) |
| TERINDAH | Paling indah (bagus, elok) (8) |
| TERINDIL | Tidak berbulu atau berbulu jarang-jarang (tentang ayam) (8) |
| TERINGAN | Paling ringan (8) |
| TERINGAT | Tiba-tiba ingat; terkenang; terbit dalam pikiran (8) |
| TERINJAK | Terpijak (8) |
| TERIPANG | Binatang laut berkulit duri (berbulu-bulu hitam) sebesar mentimun muda (dikeringkan dan diperdagangkan); timun laut (Holothusia edulis) (8) |
| TERIYAKI | Masakan berupa potongan daging ayam, sapi, atau ikan yang direndam dalam larutan sake yang dicampur dengan jahe dan gula, lalu dipanggang (Jepang) (8) |
| TERJAHIT | Sudah dijahit; menyatu (kiasan) (8) |
| TERJAJAH | Dalam keadaan dijajah; tertindas; tersusahkan (kiasan) (8) |
| TERJAJAR | Terpelanting ke belakang; terseret (8) |
| TERJALIN | Terangkaikan (terkait) antara yang satu dan yang lain; terangkai; tersusun (tentang kata-kata atau kalimat); teranyam; terikat (8) |
| TERJAMAH | Sudah dijamah; dijamah tanpa disengaja; tersentuh; dimasuki; dikenal (tentang daerah, hutan, dan sebagainya) (8) |
| TERJAMIN | Ditanggung (keselamatannya, keamanannya, dan sebagainya); serba cukup (tentang segala kebutuhan hidup) (8) |
| TERJANJI | Sesuatu yang sudah dijanjikan (8) |
| TERJARAK | Terpisah dari; jauh antaranya (8) |
| TERJATUH | Jatuh (tiba-tiba, tidak sengaja, tidak diniatkan) (8) |
| TERJEBAK | Kena jebak; sudah dijebak; kena perangkap; masuk (ke tempat yang tidak menyenangkan); menderita (kesusahan, kenistaan, dan sebagainya); kena tipu; terhalang (dari kebebasan, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERJEGIL | Tersembul (tentang mata) (8) |
| TERJELAK | Kekenyangan (hingga tidak mau makan lagi) (8) |
| TERJELMA | Dapat dijelmakan; terlihat; dapat muncul; tergambarkan; tertuang; tertulis (kiasan) (8) |
| TERJEMUR | Kena panas matahari (8) |
| TERJERAT | Terperangkap; teperdaya; tertipu (kiasan) (8) |
| TERJOTOS | Kena jotos (tinju) (8) |
| TERJUMPA | Dijumpai; ditemui; terdapat (8) |
| TERKABAR | Tersiar (tentang kabar) (8) |
| TERKABUL | Terlaksana; diluluskan (8) |
| TERKACAU | Tidak dengan sengaja menjadi kacau (bercampur aduk); paling kacau (8) |
| TERKAMAN | Hasil menerkam; cengkaman; kekuasaan (kiasan) (8) |
| TERKAPAR | Terbaring tidak diperhatikan atau tidak beraturan; terhantar (kiasan) (8) |
| TERKATUP | Tertutup rapat-rapat; terkancing (tentang mulut) (8) |
| TERKAYAI | Mampu; kuasa (8) |
| TERKEBAT | Terikat(kan); terbalut; terlibat (dalam perkara, dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERKECAI | Berkecai; remuk (pecah, robek, dan sebagainya) hingga menjadi kecil-kecil (8) |
| TERKECOH | Kena tipu; tertipu; teperdaya (8) |
| TERKEDAI | Telah dikedaikan; telah dilamar orang (tentang gadis) (kiasan) (8) |
| TERKEDIK | Terlentik sedikit ke belakang (8) |
| TERKEDIP | Tergerak (bergerak) membuka menutup berganti-ganti (tentang kelopak mata); terkejap; tampak seolah-olah sebentar menyala dan sebentar padam (tentang nyala api, dian, lampu, dan sebagainya); terkelip (8) |
| TERKEHEL | Terkeluk (tidak lurus lagi); tergeliat (tentang tulang, kaki, dan sebagainya); menyimpang dari jalan yang lurus (tentang perahu dan sebagainya) (8) |
| TERKEJAM | Tertutup rapat (tentang mata); terpejam (8) |
| TERKEJAR | Dapat menghampiri (seseorang atau sesuatu yang lari dan sebagainya); tersusul (8) |
| TERKEJUT | Terperanjat; kaget (8) |
| TERKELAP | Terpejam (matanya) sekejap, tidur sejenak; terkejap (8) |
| TERKELAT | Sudah berkombinasi dengan metal untuk membentuk kelat (8) |
| TERKELIK | Terhindar; luput (kiasan); berbunyi (tentang perut) karena lapar (8) |
| TERKELUK | Tidak sengaja dijadikan melengkung (8) |
| TERKEMPA | Terapit (8) |
| TERKENAL | Dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor (8) |
| TERKEPAK | Patah atau bengkok (tentang dahan kayu, lengan, dan sebagainya) (8) |
| TERKEPAL | Tergenggam (8) |
| TERKEPIL | Terletak atau diletakkan berdampingan dengan (8) |
| TERKEPOH | Terdesak (tergelincir) mundur atau menyisi (8) |
| TERKERAK | Sampai pada dasarnya (habis-habisan) (8) |
| TERKERAT | Terpotong (8) |
| TERKEREK | Terangkat; ikut terkenal (kiasan) (8) |
| TERKESAN | Memperoleh kesan (sesudah melihat, mendengar, dan sebagainya (8) |
| TERKETUK | Tergugah; tergerak (tentang niat atau keinginan) (kiasan) (8) |
| TERKIBUL | Tertipu (8) |
| TERKILAN | Terasa (dalam hati); terbayang (8) |
| TERKILAS | Terkilat (8) |
| TERKILAT | Tampak berkilat sebentar; terbayang sejurus (dalam ingatan dan sebagainya) (8) |
| TERKILIR | Terpelecok; tergeliat (8) |
| TERKIMAH | Ternilai, terkira (terhitung); kira-kira; lebih-lebih (8) |
| TERKIRIM | Dikirim(kan); dapat dikirim; orang yang dikirimi (8) |
| TERKISAH | Diceritakan; dikisahkan (8) |
| TERKOBAR | Menyala besar tanpa disengaja; berkecamuk (tentang perang, pemberontakan, dan sebagainya) (kiasan); tidak sengaja berkobar (tentang perasaan) (kiasan) (8) |
| TERKOCAK | Terguncang; tergerak; terkacau (8) |
| TERKOKOL | Amat menggigil (8) |
| TERKOKOT | Bengkok dan melekat (tentang jari tangan dan jari kaki); kerukut; kokot (8) |
| TERKOTAK | Sudah masuk kotak; tidak masuk hitungan lagi (dalam pertandingan dan sebagainya) (8) |
| TERKOYAK | Terganggu (kiasan) (8) |
| TERKUBAK | Terkupas (tidak sengaja); berkubak (8) |
| TERKUBUR | Telah dikubur; terpendam; tertanam (8) |
| TERKUCAI | Terlepas; terpisah (dari bagiannya) (8) |
| TERKUCAK | Terguncang; menjadi kurus (kurang sehat) (8) |
| TERKUCIL | Keluar (dari lubang dan sebagainya); tergelincir (tidak pada tempatnya); terlepas (dari hubungan rel dan sebagainya); telah dibuang (dari golongan dan sebagainya); terpisah dari (8) |
| TERKUJUT | Terikat; terkebat (8) |
| TERKULAI | Tergantung lemah; hampir patah, tetapi masih tergantung (tentang tangan, cabang kayu, dan sebagainya); terkelepai (tentang telinga anjing, bendera) (8) |
| TERKUNCI | Terkancing (tertutup) dengan kunci; telah diakhiri atau disudahi (8) |
| TERKUPAS | Sudah dibuang kulitnya; sudah dikupas (tentang buah, telur, dan sebagainya); hilang atau lecet kulitnya (tentang manusia dan binatang) (8) |
| TERKURAS | Telah dikuras (tentang kolam dan sebagainya); telah dikeluarkan atau dihabiskan benar-benar (8) |
| TERKUTUB | Dapat mengarah pada bidang tertentu (8) |
| TERKUTUK | Terkena kutukan; celaka (8) |
| TERLACAK | Telah diketahui jejaknya; berhasil dilacak (diketahui jejaknya) (8) |
| TERLAHIR | Dilahirkan; lahir (tentang anak) (8) |
| TERLALAH | Terkejar; tergesa-gesa (8) |
| TERLALAI | Kurang ingat akan (kewajiban dan sebagainya); terlupa; tidak sadar lagi (seperti tertidur); terhibur (hati, sedih); terlambat; tidak terpelihara baik-baik (dibiarkan saja) (8) |
| TERLANDA | Terkena; tertimpa; terlanggar (8) |
| TERLAPOR | Orang yang dilaporkan (8) |
| TERLARUT | Mempunyai sifat dapat larut (8) |
| TERLATIH | Pandai atau berkemampuan karena telah dilatih; terampil karena sering berlatih (8) |
| TERLAWAN | Dapat dilawan (ditentang, disaingi, dilayani, dan sebagainya) (8) |
| TERLAYAH | Terliuk; terlentuk (8) |
| TERLAYAK | Lebih layak; sangat layak (pantas, patut) (8) |
| TERLAYAP | Tertidur; terlelap (8) |
| TERLEBIH | Teristimewa; terlampau (banyak, sangat, dan sebagainya); paling; yang ter... (8) |
| TERLECAH | Terperosok ke dalam lecah; kena lumpur; mendapat nama buruk (kiasan) (8) |
| TERLECUT | Terdorong untuk lebih giat dalam melakukan sesuatu (8) |
| TERLELAP | Tertidur; terlayap (8) |
| TERLEPAP | Jatuh tersungkur (8) |
| TERLEPAS | Sudah lepas; sudah dilepas (tentang ikatan); copot; terhindar (dari bahaya) (kiasan); hilang; musnah; lenyap (tentang ingatan); terlupakan (kiasan); lepas dari pegangan (ikatan) (kiasan); bebas (dari kewajiban); tidak ada tanggung jawab lagi (kiasan) (8) |
| TERLEPOH | Jatuh meringkuk (tergeliat) (8) |
| TERLETAK | Berada (di); bertempat (di); terdapat (pada) (8) |
| TERLEWAT | Telah (dapat) dilalui (dilampaui); terlalu; terlampau (8) |
| TERLIBAT | Turut terbawa-bawa (dalam suatu masalah); tersangkut; terbelit; terbebat (8) |
| TERLIHAT | Dapat dilihat; kelihatan; tampak; tiba-tiba atau tidak sengaja dapat dilihat; sudah dilihat (diketahui) (8) |
| TERLIPUT | Tertutup (oleh kabut, salju, dan sebagainya); terselubung; tercakup; terlingkup; telah (dapat) diliput (8) |
| TERLUANG | Terbuka (tentang tempat, jabatan, dan sebagainya); lowong (tentang jabatan, pekerjaan) (kiasan); senggang atau tidak sibuk (tentang waktu dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERLUCUT | Terlepas (dari badan, pegangan, dan sebagainya) (8) |
| TERLUHUR | Paling luhur; tertinggi; termulia (8) |
| TERLUKIS | Sudah dilukis (digambar); tergambar; terkesan (kiasan) (8) |
| TERLULUK | Sudah gembur berlumpur (tentang sawah) dan siap untuk ditanami (8) |
| TERLUPUT | Terhindar (dari); terlepas (dari); bebas (dari) (8) |
| TERMAKAN | Sudah dimakan; dapat dimakan; tidak sengaja dimakan; dirusakkan; dihabiskan (kiasan); dipengaruhi (kiasan); terserap; masuk (kiasan); dikenai, dilukai, dan sebagainya (kiasan) (8) |
| TERMANGU | Termenung; terdiam (karena sedih, kecewa, bingung, terkejut, dan sebagainya) (8) |
| TERMASUK | Sudah masuk; terhitung; tergolong (8) |
| TERMESRA | Sudah mesra (menyerap, berpadu) benar (8) |
| TERMINAL | Perhentian penghabisan (bus, kereta api, dan sebagainya); stasiun; alat untuk berkomunikasi dengan komputer, terdiri atas panel yang dilengkapi layar video atau suatu mekanisme pencetak, seperti mesin tik (8) |
| TERMINUS | Stasiun awal dan akhir pada suatu jalur kereta (8) |
| TERMOHON | Orang yang dituntut hak perdata oleh satu pihak yang berkepentingan atas suatu hak yang tidak mengandung sengketa (Hukum) (8) |
| TERNAHAK | Bangkit (tentang perasaan, selera, dan sebagainya) (8) |
| TERNANAR | Menjadi nanar (bingung, marah, dan sebagainya) (8) |
| TERNILAI | Terkirakan nilainya (harganya); terhingga (8) |
| TERNISTA | Dalam keadaan direndahkan, dihina, atau dicela (8) |
| TERNOPIL | Kota di Ukraina (8) |
| TERNUKIL | Tercantum; terpatri; terkutip (8) |
| TERNYANA | Terduga; terkira (8) |
| TERNYATA | Sudah nyata; ada buktinya; terbukti (8) |
| TEROMBOL | Menerombol; menerobos; melantas (8) |
| TEROMPAH | Lapik kaki yang dibuat dari kulit, karet atau kayu yang dilengkapi dengan tali kulit sebagai penguat, atau kayu bertudung bulat, tempat ibu jari kaki dan jari kaki tengah menjepit; kasut kayu; gamparan (8) |
| TERONDOL | Tidak berbulu (tentang ayam) (8) |
| TEROPONG | Alat untuk melihat barang yang jauh-jauh; keker; torak; buluh-buluh; bagian dari gedogan berupa bilah bambu yang diserut tipis memanjang berfungsi untuk memasukkan benang yang terdapat pada pajal; rubrik pada Harian Kompas (8) |
| TERPACAK | Sudah dipacak; tercocok; terpaku; terpasak; terpancang (8) |
| TERPACUL | Dapat atau menjadi keluar (karena dipijit dan sebagainya) (8) |
| TERPAJAN | Dipamerkan; diekspos (8) |
| TERPAKAI | Dipakai tanpa sengaja; dapat dipakai; ada gunanya (berguna); masih lazim dipakai (8) |
| TERPAKSA | Berbuat di luar kemauan sendiri karena terdesak oleh keadaan; mau tidak mau harus; tidak boleh tidak (8) |
| TERPALIS | Kena noda; terlibat dalam perkara; turut mendapat nama buruk (kiasan) (8) |
| TERPALIT | Terkena noda; terlibat perkara; turut mendapat nama buruk (kiasan) (8) |
| TERPALUT | Terbalut; terbungkus (8) |
| TERPANAH | Terkena panah; terpesona (8) |
| TERPASAH | Sampai (tiba) ke tempat yang bukan menjadi tujuan suatu perjalanan (8) |
| TERPATRI | Dalam keadaan dipatri(kan); terlekat erat-erat; sudah ditetapkan (diteguhkan dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERPECAH | Terbagi; terbelah (8) |
| TERPEGAH | Termasyhur; megah (8) |
| TERPEGAN | Tegak terdiam; pegun (tercengang dan sebagainya) (8) |
| TERPEGUN | Tegak terdiam (tercengang, tercenung, dan sebagainya) (8) |
| TERPEJAM | Tertutup (matanya) (8) |
| TERPEKAK | Dengan tiba-tiba pekak (karena terpukul kepalanya dan sebagainya) (8) |
| TERPELUK | Kena peluk; tidak sengaja memeluk (8) |
| TERPENAT | Paling penat; paling melelahkan (8) |
| TERPEPER | Miring ke kiri atau ke kanan (8) |
| TERPEPET | Terimpit; terjepit; terdesak (ke pinggir atau sudut); berada dalam keadaan kacau atau sukar; tersudut (tentang menghadapi persoalan) (kiasan) (8) |
| TERPERAP | Tertumpuk; tertahan; tidak diteruskan (tentang surat dan sebagainya) (8) |
| TERPERUK | Terperosok (8) |
| TERPETIK | Sudah atau dapat dipetik (tentang buah, bunga, dan sebagainya); ternukil; terkutip; tidak sengaja dipetik; terdengar (8) |
| TERPICIT | Sudah dipicit; terpijat; tertekan (8) |
| TERPIJIT | Sudah dipijit (diurut) (8) |
| TERPIKAT | Tertarik (hatinya); kena pikat; jatuh cinta kepada (8) |
| TERPIKIR | Sudah terkandung dalam ingatan; dipikirkan; teringat; timbul dalam ingatan (8) |
| TERPIKUL | Dapat dipikul; menjadi beban (kiasan) (8) |
| TERPILAH | Terbagi (8) |
| TERPINTA | Sudah ditentukan (ditakdirkan) (8) |
| TERPISAH | Tercerai; tidak menjadi satu (tidak berdekatan dan sebagainya); terasing (terpencil, tersendiri); lepas (dari) (8) |
| TERPOJOK | Berada dalam keadaan yang sulit (sehingga tidak dapat berbuat apa-apa lagi) (8) |
| TERPUJUK | Terbujuk (8) |
| TERPUKAU | Mabuk karena kena pukau; terpesona; tertarik (hati); tertipu (kiasan) (8) |
| TERPUKUL | Kena pukul; tidak berdaya; kalah (kiasan) (8) |
| TERPULAS | Keseleo (8) |
| TERPULAU | Terasing; terpencil; terbuang (8) |
| TERPULUT | Kena pulut; terlekat; terpikat hatinya; terbujuk (8) |
| TERPUPUK | Sudah dipupuk; terpelihara; terbina (8) |
| TERPUPUS | Sudah hilang (hapus dan sebagainya) (8) |
| TERPURUK | Terbenam; tenggelam; terperosok; mundur; merosot; menjadi parah (kiasan) (8) |
| TERPUSAT | Mengumpul pada satu tempat (8) |
| TERPUTAR | Bergerak memusing (8) |
| TERPUTUS | Terpenggal; terpotong; tidak sambung (berhubungan, terjalin, utuh) lagi; berakhir (tentang pembicaraan, jalinan kasih) (8) |
| TERRASSA | Kota di Spanyol (8) |
| TERSABAR | Paling tenang (tidak mudah putus asa, marah, jengkel, dan sebagainya) (8) |
| TERSABUR | Terbaur; tercampur (8) |
| TERSADAI | Terbaring dengan kaki terlunjur; terletak di tempat yang agak tinggi (tentang perahu); lama tidak laku (tentang barang-barang jualan); tidak ada yang meminang (tentang gadis) (kiasan) (8) |
| TERSADAP | Terdengar (terekam) oleh pihak lain tanpa diketahuinya (8) |
| TERSADAR | Sudah sadar (dari); terjaga; terbangun (8) |
| TERSAKAT | Terdampar (tentang perahu) (8) |
| TERSALAH | Salah dengan tidak sengaja; terlupa (keliru dan sebagainya); disalahkan; dituduh (8) |
| TERSALAI | Menderita keadaan disalai; dalam keadaan disalai (8) |
| TERSALUR | Keluar dan tertampung dengan baik; tertampung di pasaran; dapat dipasarkan (8) |
| TERSAMAR | Terselubung (8) |
| TERSAPUT | Sudah disaput; tertutup (8) |
| TERSARUK | Tersandung; terantuk (8) |
| TERSASAR | Tersesat (8) |
| TERSAYAT | Teriris (8) |
| TERSEBAB | Disebabkan (oleh); terjadi karena (8) |
| TERSEBAR | Terhambur; terserak-serak; tersiar; terpencar (8) |
| TERSEBUT | Sudah disebutkan (dikatakan, diceritakan, dan sebagainya); terkemuka; terkenal; ternama (8) |
| TERSEDAK | Tersesat atau salah jalan (tentang air dan sebagainya yang diminum hingga orang terbatuk); sebu hidungnya (karena kemasukan air dan sebagainya) (kiasan) (8) |
| TERSEDIA | Sudah disediakan; sudah ada; disediakan untuk (8) |
| TERSEKAP | Terperangkap; terkurung (8) |
| TERSEKAT | Sudah atau dapat disekat; terpisah; terbatas; terhenti (tersangkut dan sebagainya); kandas (8) |
| TERSELAK | Sudah atau dapat diselakkan; tersingkap; tersedak; kesedakan (8) |
| TERSELAM | Sudah diselami; dapat diselami; terbenam; terhunjam; tersuruk; terbenam di bawah permukaan air (Biologi) (8) |
| TERSELAP | Tiba-tiba terlupa akan dirinya; tidak sadar (8) |
| TERSELAT | Terselip; tersisip (8) |
| TERSELIP | Termasuk di antara beberapa buah benda; tersisip; terkandung (tercantum; tersembunyi) di dalam; melecit ke luar (dari lubang, mulut, dan sebagainya) (8) |
| TERSELIT | Terselip; tersisip (8) |
| TERSEMAI | Sudah disemaikan; telah tersirat di dalam hati (kiasan) (8) |
| TERSEMAT | Sudah disemat(kan); sudah dicocokkan (pada); telah tercantum; terlekat; terpateri dalam (hati, ingatan) (kiasan); sudah ditambatkan; terlampir (kiasan) (8) |
| TERSENAK | Terhenti (tentang aliran air dan sebagainya); tersesak; terdesak; terhimpit (8) |
| TERSEPAH | Bersepah; terserak-serak tidak keruan; berantakan (8) |
| TERSEPAI | Bersepai; berpecah menjadi kecil-kecil dan terserak ke mana-mana (8) |
| TERSEPIT | Terjepit; sudah disepit (8) |
| TERSEPUK | Terbuang; terhantar (8) |
| TERSERAH | Sudah diserahkan (kepada); pulang maklum (kepada); tinggal bergantung (kepada); masa bodoh (8) |
| TERSERAI | Terserak; tersebar; terhambur (8) |
| TERSERAK | Tersebar; terpencar (8) |
| TERSERAP | Terisap; tersedot; dapat diserap (8) |
| TERSERAT | Tersendat; terhenti (tidak lancar) (8) |
| TERSERET | Diseret; terpaksa turut (ikut); terbawa-bawa; tersangkut; terlibat (dalam suatu perkara, perang, dan sebagainya) (8) |
| TERSEROT | Terisap; tersedot; terhirup (8) |
| TERSESAK | Terasak atau terdesak hingga tidak lapang atau tidak leluasa lagi; menjadi sukar, sulit, dan sebagainya); terjepit (tentang kehidupan dan sebagainya) (8) |
| TERSESAP | Terisap (tentang barang cair) (8) |
| TERSESAT | Salah jalan; kesasar (8) |
| TERSIBAK | Terkuak; tersingkap (8) |
| TERSIHIR | Kena sihir; kena pesona (8) |
| TERSIKSA | Telah mengalami (menderita) siksa; kena siksa (8) |
| TERSIKUT | Tidak sengaja disikut (disinggung); tidak sengaja dirampas orang lain (kiasan) (8) |
| TERSILAM | Paling lampau; kemalaman (8) |
| TERSILAP | Salah melihat atau melakukan sesuatu tanpa sengaja (8) |
| TERSILAU | Disilaukan; menjadi silau (8) |
| TERSIRAH | Telah merah (8) |
| TERSIRAP | Tersingkap sedikit; terbangkit marah (8) |
| TERSIRAT | Tersimpul (tentang tali-tali jala); terkandung; tersembunyi (di dalamnya) (kiasan) (8) |
| TERSIREP | Terkena sirep sehingga tertidur (8) |
| TERSISIH | Terasing; terpencil; terpisah; tersingkir; dikesampingkan; tersingkir; tidak dibolehkan mengikuti pertandingan babak selanjutnya karena sudah kalah (8) |
| TERSISIP | Termasuk atau termuat di dalamnya; terselip; terselit; terkandung; sudah disisip(kan) (8) |
| TERSOBEK | Sudah disobek (8) |
| TERSOBOK | Bersobok; bertemu (dengan); berjumpa (dengan); bersua (dengan) (8) |
| TERSOREN | Tersisip (keris dan sebagainya di pinggang) (8) |
| TERSUDUT | Terpepet ke sudut; tidak melawan (menjawab) serangan orang lain; terpojok (kiasan) (8) |
| TERSUGUH | Terhidang (8) |
| TERSUJUD | Duduk membungkuk (seperti sujud) (8) |
| TERSURAT | Telah ditulis; tertulis; telah ditakdirkan; eksplisit (8) |
| TERSURUK | Tersembunyi (8) |
| TERSURUT | Mundur; kembali (8) |
| TERSUSUL | Dapat disusul; terkejar (8) |
| TERSUSUN | Sudah disusun (diatur baik-baik, ditumpuk, dan sebagainya) (8) |
| TERTABAL | Telah dinobatkan (8) |
| TERTABUR | Terhambur; terserak-serak (8) |
| TERTAGIH | Orang yang wajib membayar tagihan; dapat ditagih (8) |
| TERTAHAN | Terhambat; terhenti; terkekang; terkendali (keinginan, hawa nafsu, dan sebagainya) (8) |
| TERTANAM | Sudah ditanam(kan); terpendam; termasukkan dan sebagainya (8) |
| TERTANDA | Sudah dibubuhi tanda; sudah ditandatangani (8) |
| TERTARIK | Kena tarik; ditarik (dihela dan sebagainya) bersama dengan yang lain; merasa senang (suka, ingin, dan sebagainya) kepada; terpikat (hatinya oleh ...); menaruh minat (perhatian) kepada (kiasan) (8) |
| TERTATAL | Terhimpit; tertetal (8) |
| TERTAWAN | Tertangkap; terampas (dapat dirampas); terpikat (kiasan) (8) |
| TERTEBAK | Dapat ditebak (8) |
| TERTEBAR | Tersebar; tertabur; terserak; tersiar dan sebagainya (kiasan) (8) |
| TERTEGAK | Tiba-tiba berdiri tegak (8) |
| TERTEGUK | Tersedak (8) |
| TERTEGUN | Tiba-tiba berdiri tegak (tidak bergerak, tercengang, dan sebagainya); terhenti; (sekonyong-konyong) berhenti atau terdiam (8) |
| TERTEKAN | Tertindih; terlindas; tidak sengaja menekan; dapat ditekan; sudah ditekan (8) |
| TERTEKUN | Sangat asyik dan sibuk (bekerja dan sebagainya); memusatkan segenap pikiran dan tenaga pada (8) |
| TERTENTU | Sudah tentu; sudah pasti (jelas, terang, dan sebagainya); tetap; sudah dapat dipastikan atau ditentukan (terhadap sesuatu yang tidak perlu disebutkan identitasnya) (8) |
| TERTERAL | Sudah mendapat tambahan energi (8) |
| TERTETAL | Tertatal; terhimpit (8) |
| TERTIMPA | Kejatuhan sesuatu yang berat; tertindih atau menderita sesuatu yang menyusahkan; terkena; terpukul dan sebagainya; dicuri (dirampok dan sebagainya) (8) |
| TERTOHOK | Tertusuk (kiasan) (8) |
| TERTOLAK | Telah ditolak; tidak sengaja ditolak; tersorong; terdorong (8) |
| TERTUANG | Sudah dituangkan (8) |
| TERTUDUH | Dituduh; orang yang dituduh; terdakwa (Hukum) (8) |
| TERTULAR | Terkena penyakit yang menular; ketularan (8) |
| TERTULIS | Sudah ditulis; tersurat; termaktub (8) |
| TERTUMPU | Telah ditumpukan; ditolak (8) |
| TERTUMUS | Tersungkur (jatuh) (8) |
| TERTUNAM | Terhunjam (8) |
| TERTUNDA | Terhenti; dapat ditunda; ditangguhkan karena sesuatu sebab (8) |
| TERTUSUK | Dapat ditusuk; tidak sengaja ditusuk; tercocok; tertikam (8) |
| TERTUTUP | Terkunci, terkatup, tidak terlihat isinya; tidak terbuka; tidak untuk umum (8) |
| TERTUTUR | Dapat ditutur(kan); tidak sengaja menutur(kan); terucap(kan); terlafal(kan) (8) |
| TERULANG | Sudah diulang(i); terjadi lagi (8) |
| TERUMBUK | Gundukan tanah berbentuk kerucut yang dipersiapkan ketika akan menanam (8) |
| TERUNGKU | Bangunan tempat mengurung orang hukuman; bui; hotel prodeo; lembaga pemasyarakatan; rumah perai; jeruji besi; penjara (8) |
| TERUNJUR | Dalam keadaan lurus (tentang kaki dan sebagainya) (8) |
| TERUNTUK | Disediakan (ditentukan) bagi; sudah ditentukan menjadi bagian seseorang (8) |
| TERUNTUM | Pohon lurus, tinggi mencapai 18 m, hidup di pantai, kayunya berat dan keras, baik digunakan untuk perabot rumah tangga, bangunan rumah, jembatan, bantalan rel kereta api, dan sebagainya (Lumnitzera littorea) (8) |
| TERUTAMA | Paling utama (penting, perlu); pokok; pertama sekali; lebih-lebih; teristimewa (8) |
| TERWALAK | Terletak (8) |
| TERWUJUD | Terlaksana; terbukti (8) |
| TESADSON | Tes yang meminta pasien untuk duduk dengan kepala tegak, berpaling ke sisi yang terkena penyakit, dan mengangkat lengan yang terkena penyakit sambil menarik napas dalam-dalam, ditandai positif jika denyut nadi di pergelangan tangan lemah (Olahraga) (8) |
| TESAKHIR | Tes yang diberikan setelah selesai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk mengetahui kemampuan siswa tentang bahan pelajaran yang diajarkan (8) |
| TESAPGAR | Penilaian terhadap proses hidup mendasar pada bayi baru lahir (Psikologi) (8) |
| TESAURUS | Buku referensi berupa daftar kata dengan sinonim dan antonimnya; buku referensi berupa informasi tentang berbagai perangkat konsep atau istilah dalam pelbagai bidang kehidupan atau pengetahuan (8) |
| TESBAKAT | Tes tentang serangkaian tugas yang didesain untuk memberikan penilaian kuantitatif tentang kemampuan seseorang yang dapat dikembangkan melalui latihan atau proses belajar (8) |
| TESERGAM | Tampak lebih tinggi atau lebih besar daripada yang lain (tentang pohon, gunung, dan sebagainya) (8) |
| TESERGAP | Tiba-tiba disergap (diserang); tiba-tiba terkepung (8) |
| TESERLAH | Menyerlah; tampak nyata (karena tidak tertutup awan dan sebagainya); tampak nyata bercahaya (tentang bulan, matahari) (8) |
| TESISTAN | Kota di Meksiko (8) |
| TESPERAN | Tes saat penilai diperintahkan untuk bertindak seolah-olah ditempatkan dalam situasi tertentu (Olahraga) (8) |
| TESRAIHV | Tes untuk mengukur fleksibilitas punggung bagian bawah dan otot (Olahraga) (8) |
| TESTAMEN | Wasiat (8) |
| TESTIKEL | Buah pelir; buah zakar (8) |
| TESUDARA | Tes kebugaran multitahap yang populer digunakan untuk mengukur kebugaran aerobik (Olahraga) (8) |
| TESURINE | Pemeriksaan terhadap urine, antara lain untuk mengetahui adanya unsur adiktif atau tidak (8) |
| TETAMPAN | Talam; selampai dari sutra kuning (dipakai pada bahu oleh pegawai istana apabila menghadap raja atau untuk menudungi barang-barang yang dipersembahkan kepada raja) (8) |
| TETANGGA | Orang (rumah) yang rumahnya berdekatan atau sebelah-menyebelah; jiran; orang yang tempat tinggalnya (rumahnya) berdekatan (8) |
| TETENGER | Ciri; tanda khas (Jawa) (8) |
| TETIMBAI | Nyanyian atau bahasa berirama yang mengandung unsur epos dalam bahasa Melayu Tengahan (Filologi); proses memarafrasakan karya atau tulisan agama Hindu ke dalam bahasa Melayu (Filologi); andai-andai (8) |
| TETRAGAM | Kata yang terdiri atas empat huruf (8) |
| TETRAGON | Segi empat (Matematika) (8) |
| TETRAPOD | Perangkat yang terdiri atas empat kaki berbentuk batang yang menjulur dari titik pusat pada 120°, dapat dibuat menjadi tripod dengan cara menjorokkan kaki keempat secara vertikal ke atas; struktur beton berkaki empat yang digunakan sebagai pemecah ombak (Teknik) (8) |
| THAIBINH | Kota di Vietnam (8) |
| THAILAND | Negara yang terletak di Asia Tenggara, beribu kota Bangkok atau bernama resmi Krung Thep Maha Nakhon (8) |
| THEBLUES | Julukan klub sepak bola Liga Inggris, Chelsea, juara Liga Champions UEFA 2020-2021 dan juara Piala Super UEFA 2021 (8) |
| THEBRONX | Kota di Amerika Serikat (8) |
| THEHAGUE | Kota di Belanda (8) |
| THENKASI | Kota di India (8) |
| THEREMIN | Instrumen melodi elektronik nirsentuh berbentuk kotak berantena yang dimainkan dengan menggerakkan tangan kanan di antara dua elektrode terproyeksikan dan tangan kiri mengontrol dinamika dan artikulasi (8) |
| THRILLED | Menggetarkan (Inggris) (8) |
| TIANPENG | Kota di Cina (8) |
| TIANSHUI | Kota di Cina (8) |
| TIASAWAT | Kumpulan alat musik pengiring tarian, terdiri atas tifa, rebana, gendang, dan gong (8) |
| TIBATIBA | Sekonyong-konyong; dengan mendadak; tetiba (8) |
| TIDAKAPA | Tidak mengapa; tidak menjadi soal; tidak ada sesuatu (8) |
| TIDAKPUN | Meskipun tidak (8) |
| TIDOLOGI | Ilmu tentang pasang surut permukaan air (8) |
| TIGASATU | Penumpang mobil pribadi dan sebagainya paling sedikit berjumlah tiga orang dalam satu mobil apabila melalui jalan tertentu pada jam-jam tertentu di Jakarta (kecuali taksi dan kendaraan umum) (8) |
| TIGRINYA | Bahasa yang dituturkan di Eritrea (8) |
| TIJANIAH | Aliran tarekat Islam yang didirikan oleh Abdul Abas Ahmad bin Muhammad bin Mukhtar at-ijani (8) |
| TIKAATAS | Letak huruf lebih ke atas daripada yang lain; superskrip (8) |
| TIKITAKA | Gaya permainan sepak bola dengan pergerakan dan operan pendek, bola dimainkan melalui berbagai celah, dan penguasaan bola dipertahankan (Olahraga); filosofi permainan yang sangat melekat dengan tim Barcelona maupun tim nasional Spanyol; istilah yang diciptakan dan dipopulerkan oleh penyiar asal Spanyol Andrés Montes (8) |
| TIKUNGAN | Kelok (jalan); belokan (8) |
| TILAKANA | Tiga corak kehidupan yang berisi perubahan, penderitaan, dan ketidakkekalan inti (Agama Buddha) (8) |
| TILAMUTA | Ibu kota Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo (8) |
| TILANSIA | Tanaman yang hidup dengan menempel pada tumbuhan lain, berdaun panjang seperti rambut, bunga berwarna merah muda, menyerap uap air, mineral, dan nutrisi dari udara (Tillandsia) (Botani) (8) |
| TIMBALAN | Hasil menimbal; sesuatu yang ditimbang; padanan; wakil (8) |
| TIMBRUNG | Menimbrung; ikut serta berbantah (berkelahi, menuduh, dan sebagainya); mencampuri (perkara orang dan sebagainya) (8) |
| TIMBULAN | Hasil menimbul atau menimbulkan (8) |
| TIMBUNAN | Tumpukan; longgok; barang yang ditimbun; tempat menimbun (8) |
| TIMKERJA | Kerja sama antaranggota kelompok secara teratur dan baik (8) |
| TIMORINI | Suku bangsa yang mendiami wilayah tiga sungai kecil di Pegunungan Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan (8) |
| TIMPALAN | Imbangan; bandingan; teman seiring (8) |
| TIMPANUM | Selaput bagian tengah telinga (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| TIMUTIMU | Yang sudah menurut hukumnya; yang sebaik-baiknya; yang setepat-tepatnya (tentang perbuatan dan sebagainya) (8) |
| TINAMBAH | Bilangan yang ditambahkan pada bilangan lain (Matematika) (8) |
| TINDAKAN | Sesuatu yang dilakukan; perbuatan; tindakan yang dilaksanakan untuk mengatasi sesuatu; sanksi pidana yang berbeda dari pemidanaan (Hukum) (8) |
| TINDASAN | Perbuatan menindas; tembusan surat dan sebagainya; rekaman (cetakan stensil) (8) |
| TINDIHAN | Hasil menindih (8) |
| TINGGUNG | Bertinggung; duduk dengan lutut terangkat ke atas (seperti berjongkok); duduk melipat kaki (seperti anjing duduk) (8) |
| TINGTING | Kue tengteng; tiruan bunyi uang logam yang jatuh ke lantai (8) |
| TINGTONG | Tiruan bunyi giring-giring (bel dan sebagainya) (8) |
| TINJAUAN | Hasil meninjau; pandangan; pendapat (sesudah menyelidiki, mempelajari, dan sebagainya); perbuatan meninjau (8) |
| TINONGAN | Kota di Filipina (8) |
| TINUTUAN | Penganan khas Manado berupa bubur dibuat dari campuran beras dan beberapa jenis sayur (kangkung, bayam, labu, dan sebagainya), biasanya dimakan dengan ikan (8) |
| TIONGHOA | Istilah untuk orang atau bangsa yang berasal dari Tiongkok; Cina (8) |
| TIONGKOK | Negara yang terletak di Asia Timur, ibu kotanya Beijing, luas wilayahnya 9,69 juta km2, merupakan negara dengan penduduk terbanyak di dunia; Cina (8) |
| TIPIRING | Tindak pidana ringan (akronim/Hukum) (8) |
| TIPITAKA | Kitab suci umat Buddha, terdiri atas Vinaya Pitaka, Sutta Pitaka, dan Abhidhamma Pitaka, Tripitaka (Agama Buddha) (8) |
| TIPITAPA | Kota di Nikaragua (8) |
| TIPOGRAF | Pemasang huruf cetak (8) |
| TIPOLOGI | Ilmu watak tentang bagian manusia dalam golongan-golongan menurut corak watak masing-masing; klasifikasi kamus dan buku acuan lain (Linguistik); ilmu tentang kesamaan sintaksis dan morfologi bahasa-bahasa tanpa mempertimbangkan sejarah bahasa (Linguistik) (8) |
| TIPUDAYA | Bermacam-macam tipu; berbagai daya upaya yang buruk; muslihat (8) |
| TIRAMISU | Makanan penutup khas Italia berupa kue yang terbuat dari biskuit, keju, dan kopi dengan taburan bubuk kakao di atasnya (Tata Boga) (8) |
| TIRASPOL | Kota di Moldova (8) |
| TIRATRON | Tabung katode panas berisi gas yang berfungsi sebagai saklar atau relai (Fisika) (8) |
| TIRAWUTA | Ibu kota Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (8) |
| TIRISTOR | Transistor yang wataknya menyerupai tiratron (Fisika) (8) |
| TIROKSIN | Hormon kelenjar gondok, mengandung yodium, dan memengaruhi metabolisme tubuh (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| TIROSINA | Asam amino yang merupakan prekursor dari epinefrina, tiroksin, dan melanin (8) |
| TIRUPATI | Kota di India (8) |
| TIRUPPUR | Kota di India (8) |
| TITANIUM | Logam berwarna kelabu tua dan amorf; unsur kimia logam transisi dengan nomor atom 22, berlambang Ti, dan bobot atom 47,9 u; bahan lapisan luar yang membungkus black box atau kotak hitam; judul lagu yang dinyanyikan David Guetta featuring Sia (8) |
| TITIKAPI | Pusat pertemuan sinar yang dibalikkan di kaca yang cekung atau yang sudah dipecah oleh lensa (suryakanta) (Fisika) (8) |
| TITIKDUA | Tanda baca (:) untuk menandai pemerian dan sebagainya (8) |
| TITIKUAP | Derajat suhu yang menunjukkan benda cair mulai menguap (8) |
| TITILASI | Perangsangan seseorang dengan cara yang menyenangkan (dengan sentuhan lembut, dan sebagainya) (Psikologi) (8) |
| TITINADA | Nada musikal yang diproduksi oleh suara dalam momen yang berbeda antara berbicara atau menyanyi (Kesenian); not (Musik); keseluruhan tinggi rendah nada yang dimungkinkan dalam suatu bahasa (Linguistik) (8) |
| TITISARA | Tanah desa yang hasilnya untuk membiayai keperluan desa (Jawa) (8) |
| TIUNGMAS | Jenis burung yang dapat meniru kata-kata orang atau suara binatang lain (Craula intermedia) atau (Craula javanensis) (8) |
| TIUPTIUP | Pohon, tinggi mencapai 15 m, biasanya berbatang bengkok, bercabang dekat permukaan tanah, kayunya dipakai untuk bangunan rumah (Adinandra dumosa) (8) |
| TOBRALKO | Kain cita yang tebal (8) |
| TOKOBUKU | Bangunan rumah atau ruang tempat penjualan buku (8) |
| TOKOSENI | Toko tempat menjual barang seni atau barang hasil kerajinan tangan (8) |
| TOKPISIN | Bahasa yang dituturkan di Papua Nugini (8) |
| TOKSEMIA | Keracunan sewaktu hamil yang ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, air seni mengandung zat putih telur, dan biasanya disertai pula dengan bengkak-bengkak di kaki (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| TOLANGGA | Jamuan berupa kue kering yang disusun dalam wadah berbentuk kubus panjang dengan ujung menyerupai kubah masjid, biasa dihidangkan pada acara Maulid Nabi (Gorontalo) (8) |
| TOLAPALO | Menguliti sedikit kulit batang pohon untuk dijadikan obat (Gorontalo) (8) |
| TOLIKARA | Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, ibu kotanya Distrik Karubaga (8) |
| TOLITIHU | Tangga yang terbuat dari anyaman belahan bambu, biasanya digunakan pada saat upacara adat dan upacara kematian (Gorontalo) (8) |
| TOLITOLI | Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah; ibu kota Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| TOLOTANG | Suku bangsa yang mendiami wilayah Kabupaten Sidenreng-Rapang, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| TOLUTOLU | Hama berupa kumbang yang sering menyerang umbut atau bagian ujung tanaman palma (seperti kelapa, sagu, sawit (Oryctes rhinoceros L.) (Nias) (8) |
| TOLYATTI | Kota di Rusia (8) |
| TOMADINO | Suku bangsa yang mendiami wilayah Kabupaten Bungku, Provinsi Sulawesi Tengah (8) |
| TOMAPUNG | Suku bangsa yang mendiami Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| TOMMYGUN | Senapan otomatis atau semiotomatis yang ringan (ungkapan/Inggris) (8) |
| TOMOGRAF | Alat untuk menghasilkan tomogram (8) |
| TOMOGRAM | Citra, terutama salah satu bagian tubuh, yang dihasilkan dengan tomografi (8) |
| TONETIKA | Sistem dan penyelidikan mengenai tona dalam bahasa (Linguistik) (8) |
| TONGGARA | Angin tenggara yang berkabut dan terdapat di Selat Makasar (Hidrometeorologi) (8) |
| TONGGONG | Besar dan tinggi; bagur; jendul; bongkol; punuk (8) |
| TONGKANG | Perahu yang agak besar (untuk mengangkut barang dan sebagainya) (8) |
| TONGKENG | Punggung sebelah bawah; tulang ekor (8) |
| TONGLIAO | Kota di Cina (8) |
| TONGSENG | Masakan terbuat dari daging (kambing) dicampur dengan kuah gulai, kecap, dan kubis (8) |
| TONGSHAN | Kota di Cina (8) |
| TONGTONG | Kentungan (8) |
| TONGZHOU | Kota di Cina (8) |
| TONJOKAN | Hasil menonjok; tinjuan; pukulan (8) |
| TONJOLAN | Benjol; jendul (8) |
| TONKATSU | Makanan khas Jepang berupa daging babi yang dipotong tipis, kemudian dibalut dengan tepung roti dan digoreng, biasanya disajikan dengan irisan kubis (Tata Boga) (8) |
| TONTONAN | Pertunjukan (gambar hidup, wayang orang, dan sebagainya); yang ditonton (8) |
| TOPANGAN | Yang ditopang; hasil menopang (8) |
| TOPIBAJA | Topi terbuat dari baja (biasa dipakai tentara) (8) |
| TOPIPROP | Topi yang bagian dalamnya berlapis gabus, biasanya berbentuk lonjong; topi gabus (8) |
| TOPOLOGI | Susunan dan keterkaitan komputer dalam jaringan komputer (8) |
| TOPONIMI | Cabang onomastika yang menyelidiki nama tempat; nama tempat (8) |
| TORAMANU | Suku yang mendiami wilayah Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| TOREADOR | Orang yang melawan lembu galak di gelanggang; matador (ungkapan/Spanyol) (8) |
| TORINOFC | Klub sepak bola dari Italia bermarkas di kota Turin dengan pertandingan kandang di Stadio Olimpico Grande Torino (8) |
| TÓRSHAVN | Ibu kota Kepulauan Faroe (Denmark) (8) |
| TOSANAJI | Besi aji; keris (8) |
| TOTONIHE | Pasak yang dipasang menyerupai anak tangga di pohon enau, digunakan untuk memanjat (Gorontalo) (8) |
| TOTOPANA | Tempat sirih dan pinang bagi pemakan sirih (Gorontalo) (8) |
| TOULOUSE | Kota di Prancis (8) |
| TOYONAKA | Kota di Jepang (8) |
| TRAJUMAS | Kayu jati dari satu pohon yang bercabang tiga, digunakan sebagai kerangka rumah yang selalu berada di bagian atas (seperti belandar, molo, dan lain-lain), dipercaya melancarkan rezeki penghuni rumah (Jawa) (8) |
| TRAKTASI | Makanan yang disuguhkan kepada orang lain (8) |
| TRANSFER | Pindah atau beralih tempat; pengalihan pemain ke perkumpulan lain dengan imbalan uang (Olahraga) (8) |
| TRANSIEN | Berlangsung dengan sangat cepat dan singkat (8) |
| TRANSISI | Peralihan dari keadaan (tempat, tindakan, dan sebagainya) pada yang lain; perubahan keadaan sistem mekanika kuantum dari satu aras tenaga ke aras tenaga yang lain (Fisika); salah satu kategori penggunaan efek bunyi dan musik (Kesenian) (8) |
| TRANSPOR | Angkutan (8) |
| TRAPUNTO | Hiasan yang terbuat dari dua lapis kain yang diisi dengan kapas atau dakron, dijahit sesuai pola sehingga membentuk hiasan timbul seperti relief (Tata Busana) (8) |
| TRAVESTI | Parodi; karikatur; ejekan (8) |
| TREMBESI | Pohon yang besar dan tumbuh cepat, mahkota daun menyerupai payung dan lebar, banyak ditanam karena memberi naungan, kayunya tidak terlalu awet, daunnya digunakan sebagai pakan ternak, buahnya berupa polong yang tebal dan berdaging; kayu ambon; munggur (Enterolobium saman); lilit kutu (Pipturus incanus) (8) |
| TRENMODE | Gaya mutakhir dalam mode seperti gaya, potongan, warna, untuk periode tertentu dan selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu (8) |
| TRESRIOS | Kota di Brasil (8) |
| TRIATLON | Lomba yang terdiri atas tiga cabang olahraga, yaitu renang, balap sepeda, dan lari yang dilakukan secara berkesinambungan dalam satu kesatuan waktu (8) |
| TRIBRATA | Tiga asas kewajiban Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dilambangkan dengan bintang (8) |
| TRIBUANA | Tiga dunia (dunia, angkasa, dan angkasa luar) (Bali) (8) |
| TRIBULUS | Tanaman liar yang tumbuh di tanah tandus, buah berduri, daun berpasangan berwarna hijau tua, bunga berwarna kuning, dapat digunakan sebagai peluruh air seni, obat antiperadangan dan obat kesuburan (Tribulus terrestris) (Botani) (8) |
| TRIBUNAL | Tempat mengadili suatu perkara; pengadilan (8) |
| TRIDARMA | Tiga kewajiban, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (8) |
| TRIENIAL | Tiap-tiap tiga tahun sekali; tiap-tiap tiga tahunan (8) |
| TRIFECTA | Rangkaian, himpunan yang terdiri atas tiga hal, faktor, atau pengaruh (ungkapan/Inggris) (8) |
| TRIFTONG | Inti suku kata yang kualitasnya ditandai oleh tiga timbre vokal yang berbeda (Linguistik) (8) |
| TRIGATRA | Tiga wujud; tiga sudut pandang; tiga aspek (8) |
| TRIGONAL | Berkaitan dengan segitiga (8) |
| TRIGONUM | Daerah segitiga kecil yang terletak tepat di atas bagian leher kandung kemih (8) |
| TRILIPAT | Rangkap tiga (8) |
| TRILOBIT | Hewan artropoda laut dari zaman Paleozoikum yang telah punah, ruas tubuhnya terbagi pada permukaan dorsal menjadi tiga lobus (Zoologi) (8) |
| TRILOMBA | Perlombaan gabungan (dalam cabang olahraga atletik), meliputi renang, balap sepeda, dan lari (Olahraga) (8) |
| TRIMARGA | Tiga jalan untuk mencapai kesempurnaan (kebijaksanaan, filsafat dengan sujud bakti, dan berbuat kebajikan) (Bali) (8) |
| TRIMATRA | Berukuran tiga; tiga dimensi; tiga matra (8) |
| TRIMURTI | Tiga dewa (Brahma, Wisnu, Siwa) yang dianggap sebagai satu kesatuan (8) |
| TRINIDAD | Kota di Kuba (8) |
| TRINITAS | Tritunggal, keesaan dari tiga bentuk ketuhanan (Bapa, Putra, dan Roh Kudus) (Agama Kristen) (8) |
| TRIPLEKS | Papan berlapis tiga; tiga lapis (tentang papan, kaca, dan sebagainya) (8) |
| TRIPLIEK | Sambutan atas jawaban kedua atau duplik dalam suatu proses (ungkapan/Belanda) (8) |
| TRISATYA | Janji yang diucapkan pramuka penggalang, penegak, pandega dan pramuka dewasa (Pramuka) (8) |
| TRISOMIK | Mutasi yang terjadi karena individu kelebihan satu (Biologi) (8) |
| TRITISAN | Bagian dari bangunan berupa atap tambahan atau perpanjangan dari atap bangunan tersebut, berfungsi untuk mengurangi panas matahari atau mempercepat jatuhnya air hujan (8) |
| TRIUNSUR | Tiga unsur (8) |
| TRIVALEN | Benda yang bervalensi tiga (8) |
| TRIWARGA | Tiga tujuan hidup yang terjalin erat (kebajikan, harta benda, dan kesenangan) (Bali) (8) |
| TRIWARNA | Tiga warna (8) |
| TRIWINDU | Tiga windu; 24 tahun (8) |
| TRIWULAN | Tiga bulan; satu kuartal (8) |
| TROFOFIL | Daun pada paku-pakuan pteridofita (Botani) (8) |
| TROMPONG | Alat musik tabuh berupa gamelan (bonang), disusun dalam jajaran satu yang panjang (Musik) (8) |
| TROPISME | Kecenderungan tumbuhan, binatang, atau bagiannya untuk bergerak atau berputar sebagai reaksi atas rangsangan dari luar karena tertarik atau tertolak, seperti bunga matahari yang berputar ke arah matahari (8) |
| TROPONIN | Protein yang berperan dalam kontraksi otot (8) |
| TRUBADUR | Penyanyi lagu-lagu cinta; kelompok penyair lirik yang menyanyikan sanjak, terutama sanjak cinta terhadap wanita keturunan bangsawan (8) |
| TRUJILLO | Kota di Peru (8) |
| TRUKBOKS | Truk yang baknya berupa kotak tertutup dan berpintu (8) |
| TRUKMINI | Truk kecil (8) |
| TSHIKAPA | Kota di Republik Kongo (8) |
| TSUENWAN | Kota di Hongkong (8) |
| TSUSHIMA | Kota di Jepang (8) |
| TUALELER | Tua renta (8) |
| TUANTAMU | Tuan rumah (8) |
| TUANTOKO | Pemilik toko (8) |
| TUANTUAN | Banyak orang laki-laki; banyak tuan; bangsawan; ningrat (8) |
| TUAPEJAT | Ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat (8) |
| TUARENTA | Tua sekali dan sudah tidak bergigi dan bertenaga lagi (8) |
| TUARUMAH | Kepala keluarga (yang berkuasa di rumah) (8) |
| TUBERKEL | Batang kaktus yang penuh benjolan dan bertekstur kasar (Botani) (8) |
| TUBIFEKS | Cacing yang berbentuk seperti rambut, berukuran kecil dan ramping, berwarna kemerah-merahan, biasanya dijadikan pakan alami dalam usaha pembenihan ikan (Zoologi) (8) |
| TUBRUKAN | Hal atau peristiwa bertubrukan; tumbukan (mobil dan sebagainya); bertubrukan; berlanggaran (8) |
| TUCUPITA | Kota di Venezuela (8) |
| TUDINGAN | Arah (tunjukan) jari (tongkat dan sebagainya) kepada seseorang karena marah; tuduhan; hasil menuding atau yang dituding (8) |
| TULIBISU | Tidak dapat mendengar dan sekaligus tidak dapat menghasilkan pembicaraan yang dapat dimengerti; bisu tuli (8) |
| TULIKATA | Tidak mampu memahami makna dari kata yang didengar (8) |
| TULILAMO | Skriptorium atau tempat penulisan naskah di Kesultanan Ternate (Filologi) (8) |
| TULITULI | Tali dari benang sutra (perak, rotan, dan sebagainya) untuk mengikatkan sarung keris pada ikat pinggang (8) |
| TULTEPEC | Kota di Meksiko (8) |
| TUMBAKAN | Bentuk perkawinan antara saudara sepupu secara paralel dalam masyarakat Jawa (8) |
| TUMBUHAN | Sesuatu yang tumbuh; tumbuh-tumbuhan; makhluk hidup yang berinti sel mengandung klorofil (8) |
| TUMBUKAN | Tubrukan; yang ditumbuk (8) |
| TUMPAHAN | Barang yang tumpah (ditumpahkan); curahan (8) |
| TUMPASAN | Noda-noda (dari tinta dan sebagainya) (8) |
| TUMPUKAN | Barang yang ditumpuk; timbunan; onggokan; buncak (8) |
| TUNAADAB | Tidak memiliki adab atau kurang beradab (8) |
| TUNAGIZI | Kurang atau rendah kandungan gizinya (tentang makanan) (8) |
| TUNAHARA | Sangat rendah kandungan zat haranya (tentang air dan sebagainya) untuk kehidupan binatang dan tumbuhan; oligotrofik (8) |
| TUNANGAN | Calon istri atau suami; tunang; hasil menunang(kan) (8) |
| TUNGGALA | Sistem barter atau jual beli pada masyarakat Kaili dengan cara menukar satu satuan uang dengan satu barang (Kaili) (8) |
| TUNGGANG | Terjungkir; terbalik (kepala ke bawah, kaki ke atas); tertungging; tertunggit (seperti botol mulutnya ke bawah, dasarnya ke atas); lurus ke bawah; curam (8) |
| TUNGGARE | Suku bangsa di wilayah Papua Utara bagian tengah, di pedalaman Waropen, sebelah barat Sungai Memberamo (8) |
| TUNGGING | Hari keempat sejak hari ini; sesudah tulat; tubin; menungging; membungkuk dengan kepala ke bawah dan pantat terangkat ke atas (tentang perahu, kapal, dan sebagainya); terjungkir (bagian depan ke bawah dan bagian belakang terangkat ke atas); menukik lurus ke bawah (tentang pesawat terbang dan sebagainya) (8) |
| TUNGSTEN | Logam berat berwarna kelabu kehitam-hitamanan, keras, dan getas; wolfram; unsur kimia logam transisi dengan nomor atom 74, berlambang W, dan bobot atom 183,85 u (8) |
| TUNTUNAN | Bimbingan; petunjuk; pedoman (8) |
| TUNTUTAN | Hasil menuntut; sesuatu yang dituntut (seperti permintaan keras); gugatan; dakwaan (8) |
| TURANGGA | Kuda; pucat kekuning-kuningan; kelabu; nama salah satu kereta api yang bertabrakan di Kabupaten Bandung belum lama ini (8) |
| TURBOJET | Mesin pesawat terbang yang menggunakan turbin yang digerakkan oleh energi pancaran gas (jet) (8) |
| TURBULEN | Menyebabkan keresahan, gangguan; dan sebagainya; ditandai dengan keributan, huru-hara, dan sebagainya (8) |
| TURIKALE | Ibu kota Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan (8) |
| TURISTIK | Bersifat turisme; berhubungan dengan turisme (8) |
| TURKUOIS | Batu hijau kebiruan yang kedap cahaya; warna biru kehijauan atau hijau kebiruan; pirus (8) |
| TURMALIN | Mineral yang dipakai sebagai batu permata, warnanya bermacam-macam (8) |
| TURNAMEN | Pertandingan (tenis dan sebagainya) yang diikuti oleh beberapa regu (Olahraga) (8) |
| TUROFILI | Orang yang sangat menyenangi keju (Psikologi) (8) |
| TURSTUDI | Tur untuk tujuan belajar (8) |
| TURUNANI | Kesenian musik daerah yang menggunakan rebana, biasanya dibunyikan pada saat malam pertama pasangan pengantin (Gorontalo) (8) |
| TURUWARA | Tanaman semak endemik Pulau Flores, tingginya mencapai satu meter, daunnya hijau dan kecil, bunganya merah, dan berbentuk terompet (Rhododendron renschianum) (Botani) (8) |
| TUSUKISI | Tusuk yang digunakan untuk memasangkan bahan yang berbulu pada mantel, jaket, atau jas, bentuknya seperti tulang ikan; tusuk piquer (Tata Busana) (8) |
| TUTORIAL | Pembimbingan kelas oleh seorang pengajar (tutor) untuk seorang mahasiswa atau sekelompok kecil mahasiswa; pengajaran tambahan melalui tutor; buku, film program komputer yang memberikan informasi praktis tentang masalah tertentu; berkenaan dengan tutor (8) |
| UANGMATI | Uang yang hanya dapat dipinjamkan pada tingkat bunga yang tinggi (Keuangan) (8) |
| UANGMUKA | Uang yang dibayarkan terlebih dahulu sebagai tanda jadi pembelian dan sebagainya; panjar; persekot (8) |
| UAPJENUH | Uap atau udara yang mempunyai tekanan maksimum dan segera menjadi cair (8) |
| UBELUBEL | Kain yang dililitkan pada kepala; sorban (seperti yang dipakai oleh orang Sikh) (Jawa); tentara Inggris asal India (kiasan/Jawa) (8) |
| UBIJALAR | Tanaman menjalar yang banyak ditanam untuk umbinya yang mengandung karbohidrat, daunnya dibuat sayur; ketela; ketela rambat; setela; keledek (Ipomoea batatas) (8) |
| UBIKITAS | Teknologi informasi yang dapat digunakan di mana pun dan kapan pun karena kemajuan telekomunikasi (8) |
| UBIMANIS | Ubi jalar (8) |
| UBISAMPA | Ubi kayu (8) |
| UBUNUBUN | Bagian yang empuk pada kepala (bagian kepala dekat dahi); bagian puncak kepala; mercu kepala; hulu kepala; bunbunan; petapa perempuan (8) |
| UBURUBUR | Binatang yang badannya mirip pinggan agar-agar dan berjumbai-jumbai, biasa terapung-apung di permukaan laut, dapat menimbulkan rasa gatal bagi makhluk lain yang menyentuhnya (Scyphozoa) (Zoologi); cukai yang dikenakan pada hasil laut seperti ikan, garam (Jawa) (8) |
| UDARRASA | Rubrik dalam Kompas Minggu (8) |
| UDHAMPUR | Kota di India (8) |
| UFUKDEBU | Bagian atas dari lapisan debu yang dibatasi oleh inversi suhu di lapisan bawah dan yang tampak mendatar apabila dilihat dari atas (Meteorologi) (8) |
| UGETUGET | Jentik-jentik (Jawa) (8) |
| UJARUJAR | Nasihat atau kata-kata nenek moyang berupa peribahasa, pepatah, dan sebagainya (Melayu Jakarta) (8) |
| UJICEPAT | Pengujian sampel yang hasilnya dapat diketahui dalam waktu singkat (8) |
| UJIEMISI | Pemeriksaan ukuran emisi pada kendaraan secara berkala (8) |
| UJINYALI | Uji keberanian (8) |
| UJIPETIK | Pengujian atas satuan barang yang hanya dilakukan terhadap sebagian barang yang dipetik dengan satuan barang tersebut; pengujian yang dilakukan terhadap kendaraan yang mengangkut barang yang diduga melakukan pelanggaran kelebihan muatan (8) |
| UJITANAH | Uji untuk menentukan tingkat keasaman pada tanah dan memperkirakan kebutuhan kapur (Ilmu Tanah) (8) |
| UJITERAS | Pengujian penyusutan wol yang dinyatakan dalam persentase susut (8) |
| UJUGUJUG | Tiba-tiba (Sunda) (8) |
| UKURALIT | Aturan; tindakan; daya upaya (8) |
| ULAKULAK | Lekuk (di atas pinggang) (Minangkabau); pusaran (air, angin) yang kuat sekali (8) |
| ULAMRAJA | Tumbuhan, daunnya dibuat lalap (Cosmos caudatus); daun ulam raja (8) |
| ULAMULAM | Perempuan simpanan; gundik (8) |
| ULAPDOYO | Kain panjang hasil tenunan suku Benuaq yang bahannya diolah dari daun doyo (Curculigo latifliolin) (8) |
| ULAPULAP | Bubur atau kolak dengan santan, keladi, dan pisang dicampur gula; melambaikan tangan untuk memanggil (Melayu Jakarta); mengayun-ayunkan tangan ke depan mata seakan-akan melihat jauh (tentang gerak tari) (Melayu Jakarta) (8) |
| ULARBABI | Ular sendok (8) |
| ULARBURA | Ular berbisa yang suka menyembur (8) |
| ULAREMAS | Ular jelutung (8) |
| ULARJALI | Ular bertubuh besar, panjang mencapai 2,5 m, badannya berwarna perak, abu-abu, atau cokelat-oranye, biasanya memangsa tikus (Ptyas korros) (Zoologi) (8) |
| ULARKISI | Ular yang pada punggungnya terdapat tiga garis berwarna cokelat, pada sisi badan terdapat garis putih lebar, bagian atas kepala memiliki dua bintik putih, perisai perut berwarna putih (Xenochrophis vittatus) (8) |
| ULARLIDI | Ular kecil panjang dan berbisa (8) |
| ULARSAWA | Ular yang hidup di sawah, pemakan tikus, tidak berbisa, belitannya sangat kuat dan dapat mematikan; ular sawah (8) |
| ULARSENI | Ular yang kecil; jenis ular kecil (8) |
| ULARSETU | Ular laut yang sering kali bersembunyi di bawah tumbuhan setu (8) |
| ULARTALI | Ular bertubuh ramping, panjangnya mencapai 1,5 m, matanya besar, kepala bagian atas berwarna cokelat, badannya berwarna hijau pucat terang hingga kuning kehijauan, hidup di pohon (Dendrelaphis formosus) (Zoologi) (8) |
| ULARULAR | Pembuluh karet; slang; secarik kain (sutra, kertas) yang panjang untuk panji-panji; kata sambutan yang berisi saran, nasihat, wejangan, dan sebagainya (Jawa) (8) |
| ULATDAUN | Ulat yang menyerang pucuk daun jagung pada waktu tanaman berumur satu bulan (8) |
| ULATMAGO | Larva yang menyerupai cacing (ulat), tidak berkaki, dan bagian kepalanya tidak berkembang dengan baik (8) |
| ULATSAGU | Ulat berwarna putih, hidup dalam pohon sagu; larva kumbang (Rhynchophorus ferruginenus) (Zoologi) (8) |
| ULSERASI | Pembentukan ulser pada membran mukosa yang diikuti dengan nanah dan kematian jaringan (8) |
| ULUHULUH | Lubang tali celana kolor (Banjar) (8) |
| ULUKUTEK | Makanan dari sayur-sayuran dan oncom (Sunda) (8) |
| ULULAMRI | Pemimpin (Arab) (8) |
| ULULAZMI | Gelar yang diberikan kepada lima orang rasul (Muhammad, Isa, Musa, Ibrahim, Nuh) yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya (Agama Islam) (8) |
| ULULILMI | Orang-orang yang memiliki pengetahuan yang luas (Agama Islam) (8) |
| ULUMANDA | Suku bangsa yang mendiami wilayah pedalaman Kabupaten Polewali Mamasa dan Majene, Sulawesi Barat (8) |
| ULURULUR | Kolom atau kerucut awan yang terdapat di bagian bawah awan kumulonimbus dan disertai angin pusaran (Meteorologi) (8) |
| ULUTIRAM | Kota di Malaysia (8) |
| ULUTUMBA | Pemimpin upacara pertanian mulai dari pembukaan kebun baru sampai dengan upacara panen selesai (Kaili) (8) |
| UMBIAKAR | Akar yang menjadi umbi (seperti ketela pohon), tidak dapat menumbuhkan (8) |
| UMBISEMU | Bagian batang yang besar dan terletak di atas tanah, biasa terdapat pada anggrek tropis (8) |
| UMBULAIR | Umbul (8) |
| UMPANAPI | Barang yang mudah terbakar untuk menyalakan api (8) |
| UMPANGOL | Operan bola kepada pemain setim yang mencetak gol (Olahraga) (8) |
| UMRANIYE | Kota di Turki (8) |
| UMUARAMA | Kota di Brasil (8) |
| UNDANGAN | Hal (perbuatan, cara) mengundang; panggilan (supaya datang); orang yang diundang; surat untuk mengundang; surat undangan; dewan yang berkuasa membuat undang-undang; badan legislatif dan sebagainya; diulang: ketentuan dan peraturan negara yang dibuat oleh pemerintah (menteri, badan eksekutif, dan sebagainya), disahkan oleh parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat, badan legislatif, dan sebagainya), ditandatangani oleh kepala negara (presiden, kepala pemerintah, raja), dan mempunyai kekuatan yang mengikat; aturan yang dibuat oleh orang atau badan yang berkuasa; hukum (dalam arti patokan yang bersifat alamiah atau sesuai dengan sifat-sifat alam) (8) |
| UNDIKNAS | Universitas Pendidikan Nasional (akronim) (8) |
| UNDIKSHA | Universitas Pendidikan Ganesha (akronim) (8) |
| UNEKUNEK | Perasaan yang terpendam (tentang kekecewaan, kesedihan, dan sebagainya) (8) |
| UNGGAHAN | Hasil mengunggah; sesuatu yang diunggah (8) |
| UNGGULAN | Yang diunggulkan (8) |
| UNGGUNAN | Timbunan; onggokan; tumpukan (8) |
| UNGKAIAN | Hasil mengungkai; peristiwa atau deret peristiwa yang terjadi sesudah klimaks di dalam alur, sebagai kesudahan dramatik dalam karya sastra (Sastra) (8) |
| UNGKAPAN | Apa-apa yang diungkapkan; kelompok kata atau gabungan kata yang menyatakan makna khusus (makna unsur-unsurnya sering kali menjadi kabur) (Linguistik); gerak mata (tangan dan sebagainya), perubahan air muka yang menyatakan perasaan hati (Linguistik) (8) |
| UNGKULAN | Daya dan kemauan; tenaga (Melayu Jakarta); dana (Melayu Jakarta) (8) |
| UNIEROPA | Organisasi terkait ekonomi, ilmiah, dan politik yang beranggotakan Belgia, Prancis, Italia, Luksemburg, Belanda, Jerman, Denmark, Yunani, Irlandia, Spanyol, Portugis, Austria, Finlandia, Swedia, Siprus, Republik Ceko, Estonia, Hungaria, Latvia, Lituania, Malta, Polandia, Slovakia, Slovenia, Bulgaria, Rumania, dan Kroasia (8) |
| UNIFORIA | Bola resmi untuk Piala Eropa 2020 (8) |
| UNISIRAU | Suku bangsa yang mendiami wilayah daerah hulu aliran Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (8) |
| UNITARIS | Penganut ajaran (paham) unitarisme (8) |
| UNITDESA | Kesatuan agroekonomis dari masyarakat desa dalam satu wilayah yang memiliki fungsi penyuluhan pertanian, penyaluran sarana produksi, pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian, yang dibentuk dan dibina dalam rangka program peningkatan produksi pertanian melalui usaha intensifikasi dan pengembangan perekonomian masyarakat desa yang diorganisasi secara koperasi (Administrasi dan Kepegawaian) (8) |
| UNIVALEN | Benda yang bervalensi satu (8) |
| UNSULBAR | Universitas Sulawesi Barat (akronim) (8) |
| UNTAARAB | Unta berpunuk satu (Camelus dromedarius) (8) |
| UNTOLOVO | Kota di Rusia (8) |
| UPAHHATI | Penghilang rasa sedih dan gelisah; penghibur (8) |
| UPAKARTI | Penghargaan pemerintah yang diberikan kepada perajin dan pengusaha kecil atas karya jasa pengabdian dan kepeloporannya dalam industri kecil dan kerajinan (ukir, anyaman, tenun, sulam, dan sebagainya) (8) |
| UPAPANJI | Hilangnya bunyi pepet dalam kata yang biasanya mengandung bunyi tersebut, misalnya kata sekar menjadi skar (Filologi) (8) |
| UPIHUPIH | Burung bangau yang warna bulunya kelabu (Ibis leucocephalus) (8) |
| UPINGTON | Kota di Afrika Selatan (8) |
| UPPERCUT | Pukulan dengan ayunan tangan ke atas dalam olahraga tinju; jotos runjam (ungkapan/Inggris) (8) |
| URANISME | Homoseksualitas yang juga melibatkan kebencian akan lawan jenisnya (8) |
| URANURAN | Nyanyian (tembang) dalam bahasa Jawa yang dinyanyikan di luar kepala (Jawa) (8) |
| URATKATA | Asal mula; pokok pangkal (8) |
| URATMALU | Rasa malu (kiasan) (8) |
| URATNADI | Pembuluh darah pada pergelangan tangan; pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung; urat darah yang besar; jalan raya atau alur lalu lintas (yang digunakan untuk menghubungkan satu tempat dengan tempat lain) (kiasan) (8) |
| URDANETA | Kota di Filipina (8) |
| UREAPRIL | Urea yang penggunaannya dengan ditaburkan (8) |
| UROFOBIA | Fobia terhadap urine atau buang air kecil (Psikologi) (8) |
| UROLOGIS | Dokter spesialis saluran kemih atau urogenital (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| UROSKOPI | Pemeriksaan air seni untuk mendiagnosis penyakit (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| URUNDANA | Pendanaan suatu usaha, proyek, dan sebagainya yang melibatkan masyarakat, biasanya melalui jejaring internet (8) |
| URUNDAYA | Pelibatan masyarakat untuk memperoleh sumbangan masukan, informasi, dan sebagainya untuk suatu kegiatan, khususnya melalui internet (8) |
| URUPURUP | Uang penukar (8) |
| URUSURUS | Obat pencahar; obat pencuci perut (untuk menguras isi perut); membersihkan isi perut dengan minum obat pencahar; kalomel (8) |
| URUTURUT | Telur ikan kacangan (Jawa) (8) |
| USAHAWAN | Orang yang menjalankan bagian usaha (memimpin) perusahaan; pengusaha (8) |
| USERUSER | Pusar-pusar; pusar kepala (Melayu Jakarta) (8) |
| USULUDIN | Ilmu tentang dasar-dasar agama Islam yang menyangkut iktikad (keyakinan) kepada Allah, rasul, kitab suci, soal-soal gaib (seperti hari kiamat, surga, dan neraka), kada dan kadar; ilmu tauhid; teologi Islam (Agama Islam) (8) |
| USULUTAN | Kota di El Salvador (8) |
| UTAKATIK | Melakukan pekerjaan perbaikan dengan mencoba-coba (8) |
| UTARUTAR | Perisai kecil, bundar bangunnya (bentuknya) (8) |
| UTERUTER | Binatang hama tanaman jenis kayu-kayuan, menusuk dengan cara memakan lapisan luar kulit kayu (Xystrocera festiva) (8) |
| UTILITAS | Faedah; kegunaan; manfaat (8) |
| UTOPISME | Ajaran yang memberi gambaran tentang tata masyarakat dan tata politik sempurna, bagus dalam gambaran (angan-angan), tetapi sulit untuk diwujudkan (8) |
| UTUNINJI | Kata sapaan kepada anak yang masih dalam kandungan, belum jelas jenis kelaminnya (8) |
| UZHGOROD | Kota di Ukraina (8) |
| UZLOVAYA | Kota di Rusia (8) |
| VADODARA | Kota di India (8) |
| VALDIVIA | Kota di Chili (8) |
| VALDOSTA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| VALENCIA | Kota di Spanyol, Venezuela, dan Amerika Serikat (8) |
| VALIDASI | Pengesahan; pengujian kebenaran atas sesuatu (8) |
| VALINHOS | Kota di Brasil (8) |
| VALLETTA | Ibu kota Malta (8) |
| VALPARAI | Kota di India (8) |
| VANADIUM | Logam langka berwarna keabu-abuan, bersifat mulur dan dapat ditempa; unsur kimia logam transisi dengan nomor atom 23, berlambang V, dan memiliki bobot atom 50,94 u (Kimia) (8) |
| VANADZOR | Kota di Armenia (8) |
| VARAKTOR | Peranti semipenghantar yang diwataki kapasitas peka tegangan yang terletak pada daerah muatan ruang pada permukaan semipenghantar dan dibatasi oleh penyekat isolator (Fisika) (8) |
| VARANASI | Kota di India (8) |
| VARGINHA | Kota di Brasil (8) |
| VARIABEL | Dapat berubah-ubah, berbeda-beda, bermacam-macam (tentang mutu, harga, dan sebagainya); sesuatu yang dapat berubah; faktor atau unsur yang ikut menentukan perubahan; satuan bahasa yang paling terpengaruh oleh variasi sosial dan stilistis, dalam jangka panjang mudah berubah (Linguistik); kelas kata yang dapat menyatakan hubungan gramatikal dengan perubahan bentuk, dalam hal ini kelas nomina, verba, dan adjektiva (Linguistik) (8) |
| VARIANSI | Besaran yang menunjukkan besarnya penyebaran data pada suatu kelompok data (Statistik); kuadrat simpangan baku dalam statistika (8) |
| VARIATIF | Bersifat variasi (8) |
| VARIETAS | Kelompok tanaman (seperti perdu) dalam jenis atau spesies tertentu yang dapat dibedakan dari kelompok lain berdasarkan suatu sifat atau sifat tertentu (Pertanian); ragam bahasa (Linguistik); populasi beberapa biotipe dengan ciri morfologi yang jelas dan mempunyai daerah penyebaran lokal yang tegas dalam daerah penyebaran populasi jenisnya (Botani) (8) |
| VARISELA | Cacar air (8) |
| VARISTOR | Peranti semipenghantar dengan dua elektrode yang hambatannya taklinear, biasa digunakan sebagai pengaman ketika terjadi arus pendek (Fisika) (8) |
| VASASTAN | Kota di Swedia (8) |
| VASKULAR | Mengenai pembuluh darah; penuh dengan pembuluh darah (Kedokteran dan Fisiologi) (8) |
| VASKULUM | Kotak spesimen botani (8) |
| VATUTINO | Kota di Rusia (8) |
| VAVUNIYA | Kota di Sri Lanka (8) |
| VEGETASI | Kehidupan (dunia) tumbuh-tumbuhan atau (dunia) tanam-tanaman (8) |
| VEJALPUR | Kota di India (8) |
| VELARIUM | Tenda yang dipasang di atas tempat duduk penonton di stadion sebagai pelindung dari matahari dan hujan (8) |
| VELODROM | Tempat berlatih atau bertanding balap sepeda; arena balap sepeda (8) |
| VELVETIN | Kain yang menyerupai beludru, biasanya terbuat dari katun (8) |
| VENTIFAK | Kerakal yang telah terbentuk, terasah, atau terhaluskan oleh proses abrasi pasir yang terbawa angin (Ilmu Tanah) (8) |
| VERACRUZ | Kota di Meksiko (8) |
| VERBATIM | Kata demi kata; menurut apa yang tertuang dalam tulisan (8) |
| VERKOPER | Pegawai perusahaan yang bertugas menawarkan barang hasil perusahaan itu (seperti obat-obatan dan tekstil); penjaja keliling (8) |
| VERTEBRA | Ruas tulang belakang (Anatomi) (8) |
| VERTIKAL | Tegak lurus dari bawah ke atas atau kebalikannya, membentuk garis tegak lurus (bersudut 90°) dengan permukaan bumi, garis horizontal, atau bidang datar (8) |
| VERVIERS | Kota di Belgia (8) |
| VESIKULA | Rongga kecil dalam batuan (Ilmu Tanah) (8) |
| VESZPREM | Kota di Hungaria (8) |
| VIBRATOR | Perkakas yang dapat menimbulkan (menghasilkan) getaran, misalnya yang dipakai untuk memijat; penggetar (8) |
| VICTORIA | Kota di Malaysia, Amerika Serikat dan ibu kota Seychelles; ibu kota Provinsi British Columbia, Kanada (8) |
| VIDEOFON | Telepon berkamera yang mempunyai layar kaca sehingga pembicara dapat melihat lawan bicara (8) |
| VIGEVANO | Kota di Italia (8) |
| VIKARIAT | Wilayah vikaris (Agama Katolik); jabatan vikaris (Agama Katolik) (8) |
| VILAREAL | Kota di Spanyol (8) |
| VINELAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| VINHLONG | Kota di Vietnam (8) |
| VIOLINIS | Pemain biola (yang berusia muda atau yang masih kanak-kanak) (8) |
| VIRGINIA | Negara bagian Amerika Serikat beribu kota Richmond; varietas tembakau yang biasa digunakan untuk rokok tanpa campuran cengkih; kota di Afrika Selatan (8) |
| VIRISIDA | Bahan yang mampu menekan keaktifan virus secara total dan permanen (8) |
| VIROLOGI | Ilmu tentang seluk-beluk kehidupan virus (8) |
| VIRTUOSO | Orang yang ahli dalam menguasai teknik memainkan alat musik (piano dan sebagainya), membawakan suara (nyanyian) dan sebagainya, seperti Paganini, Caruso (8) |
| VISCOUNT | Gelar kebangsawanan Inggris di atas baron di bawah earl (ungkapan/Inggris) (8) |
| VISIDIUM | Cakram lengket di ujung tangkai polinia anggrek, berfungsi melekatkan massa serbuk sari pada kepala serangga penyerbuk (Biologi) (8) |
| VISIONER | Orang yang memiliki pandangan atau wawasan ke masa depan (8) |
| VISITASI | Kunjungan (8) |
| VISNAGAR | Kota di India (8) |
| VITAMINC | Vitamin yang larut dalam air, terdapat dalam buah segar dan sayuran berwarna hijau; asam askorbat (8) |
| VITILIGO | Bercak putih pada kulit yang disebabkan hilangnya pigmen pembentuk warna kulit dan sel pembuatnya (melanosit) (8) |
| VITTORIA | Kota di Italia (8) |
| VIVARIUM | Tempat buatan yang menyerupai lingkungan alamiah bagi binatang (8) |
| VIVAVOCE | Secara lisan (ungkapan/Latin) (8) |
| VLADIMIR | Kota di Rusia (8) |
| VOLUNTER | Orang yang melakukan sesuatu dengan sukarela (tidak karena diwajibkan atau dipaksakan); sukarelawan; polenter (8) |
| VOORHEEN | Dahulunya; disingkat v.h. (ungkapan/Belanda) (8) |
| VORONEZH | Kota di Rusia (8) |
| VOTKINSK | Kota di Rusia (8) |
| VULKANIS | Memiliki sifat gunung berapi (vulkan) (8) |
| VULKAVIT | Bahan keras hasil olahan karet dengan belerang (8) |
| VULVITIS | Pembengkakan pada vulva; radang vulva (8) |
| WAIBAKUL | Ibu kota Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8) |
| WAINGAPU | Ibu kota Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8) |
| WAKATOBI | Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, akronim dari nama beberapa pulau, yakni Wangiwangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko (8) |
| WAKAYAMA | Kota di Jepang (8) |
| WALAFIAT | Baik (tentang kesehatan) (8) |
| WALAKHIR | Akhirnya; pada akhirnya (8) |
| WALATUNG | Rotan besar (Banjar) (8) |
| WALAUPUN | Walau (8) |
| WALHASIL | Dan hasilnya; akhirnya (8) |
| WALIKOTA | Kepala kota madya; kepala wilayah kota administratif (8) |
| WALIMANA | Kendaraan dewa yang berupa burung besar (8) |
| WALIMOMO | Pakaian adat calon pengantin wanita yang dipakai pada saat upacara adat antar harta dan akad nikah (Gorontalo) (8) |
| WALIWALI | Golongan bangsawan Gorontalo yang berasal dari pembantu raja (8) |
| WALLASEY | Kota di Inggris (8) |
| WANAMINA | Perpaduan sistem perikanan dengan hutan bakau (8) |
| WANATANI | Sistem pengelolaan lahan pertanian dengan penanaman pohon; agroforestri (Pertanian) (8) |
| WANDAMEN | Suku bangsa yang mendiami daerah Wondama, Papua Barat (8) |
| WANDSBEK | Kota di Jerman (8) |
| WANGGUDU | Ibu kota Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (8) |
| WANGKANG | Perahu besar Cina dibuat dari kayu, berlayar, bertiang dua atau lebih, digunakan untuk mengangkut orang atau menangkap ikan; jung kecil (8) |
| WANGKARA | Kelapa setengah tua (8) |
| WANGQING | Kota di Cina (8) |
| WANPARTI | Kota di India (8) |
| WANTAHAN | Sesuatu yang sesuai dengan aslinya (8) |
| WANTILAN | Tempat penggergajian kayu; tempat memproses kayu gelondongan sehingga menjadi papan, kasau, dan sebagainya; bangunan untuk umum, berbentuk persegi panjang, tidak berdinding, tempat orang berapat atau mengadakan sabung ayam (Bali) (8) |
| WANUKAKA | Suku bangsa yang mendiami wilayah pesisir barat daya Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8) |
| WARALABA | Kerja sama dalam bidang usaha dengan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan; hak kelola; hak pemasaran; serangkaian karya terkait (seperti novel atau film) yang mencakup karakter-karakter yang sama atau berbeda dengan alur cerita yang berkelanjutan, bersinggungan, atau berlatar belakang serupa, misalnya cerita Lupus (8) |
| WARANGAL | Kota di India (8) |
| WARANGAN | Racun yang digunakan untuk membunuh tikus; arsenikum; barangan; cairan berisi ramuan untuk membersihkan keris dan sebagainya (8) |
| WARANGKA | Sarung keris yang terbuat dari kayu (ada yang bersalut logam) atau terbuat dari logam (8) |
| WARAWARA | Pengumuman; pemberitahuan (8) |
| WARAWIRI | Berjalan hilir mudik; mondar-mandir; worawari; wira-wiri (8) |
| WARFARIN | Senyawa sintetis yang berperan sebagai antivitamin-K (8) |
| WARGANET | Warga internet; orang yang aktif menggunakan internet (akronim); netizen (8) |
| WARINGIN | Beringin (8) |
| WARISSAH | Penerima warisan yang sah berdasarkan hukum (agama, adat) (8) |
| WARTAWAN | Orang yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita untuk dimuat dalam surat kabar, majalah, radio, dan televisi; juru warta; jurnalis; unsur penting dalam penerbitan pers (8) |
| WARUNGAN | Picisan; murahan; ketengan (8) |
| WASANGKA | Kebimbangan hati; rasa khawatir; kecurigaan; syak; sangka (8) |
| WASATIAH | Cenderung mengambil jalan tengah; bersifat pertengahan; moderat (Arab) (8) |
| WASGITEL | Memiliki aroma harum melati, panas, sepat, manis, dan pekat (tentang teh) (Jawa) (8) |
| WASTAFEL | Tempat membersihkan diri (cuci muka, cuci tangan, gosok gigi, bercukur), letaknya menempel pada dinding (di luar atau di dalam kamar mandi), dilengkapi dengan keran air, cermin, dan rak untuk menaruh sabun, pasta gigi, atau alat-alat kecantikan (8) |
| WATERLOO | Kota di Amerika Serikat dan Kanada (8) |
| WATERPAS | Alat untuk mengetahui rata tidaknya suatu permukaan horizontal (ubin dan sebagainya) (8) |
| WATERWAY | Terusan (seperti sungai, kanal) yang digunakan untuk perahu, kapal, dan sebagainya (ungkapan/Inggris) (8) |
| WATULINE | Pohon kayu besi berkualitas nomor satu (Talaud) (8) |
| WAUKEGAN | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WAUKESHA | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WAYANGAN | Pertunjukan wayang (8) |
| WAYKANAN | Kabupaten di Provinsi Lampung, ibu kotanya Blambangan Umpu (8) |
| WEARFAIR | Jembatan Gantung di Maluku yang diresmikan Presiden Jokowi pada 14 September 2022 (8) |
| WEBGELAP | Sekumpulan web yang hanya dapat dilihat dengan cara nonkonvensional, seperti membuat pengaturan khusus pada jaringan komputer atau menggunakan perangkat lunak tertentu, tidak dapat ditemukan dalam pencarian normal di mesin pencari, menggunakan enkripsi yang kuat untuk melindungi anonimitas web dan pengunjungnya (8) |
| WEHARIMA | Kerja sama; gotong royong (8) |
| WEJANGAN | Hasil mewejang; petuah; petunjuk; ajaran; pidato yang bertujuan menasihati dan sebagainya (8) |
| WEKAWEKA | Burung cendrawasih endemik Maluku Utara, memiliki bulu cokelat dan hijau di dada (Semioptera wallacii) (8) |
| WELINGAN | Pesan; wasiat (Jawa); harta yang telah dipesankan untuk diwariskan kepada seseorang sewaktu orang tua masih hidup dan akan diserahkan sesudah salah satu dari keduanya meninggal dunia; hibah (Jawa) (8) |
| WELIRANG | Belerang (Jawa) (8) |
| WENCHANG | Kota di Cina (8) |
| WENSHANG | Kota di Cina (8) |
| WERTABIN | Pernikahan orang suku Orya dengan suku lain (Orya) (8) |
| WESELBOR | Panil (8) |
| WESELCEK | Alat pembayaran berupa surat berharga, dapat ditukarkan dengan uang (8) |
| WESTLAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WESTNILE | Virus melalui gigitan nyamuk yang meluas di Israel (8) |
| WESTTOWN | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WEWENANG | Hak dan kekuasaan untuk bertindak; kewenangan; kekuasaan membuat keputusan, memerintah, dan melimpahkan tanggung jawab kepada orang lain; fungsi yang boleh tidak dilaksanakan (Hukum) (8) |
| WEYMOUTH | Kota di Inggris dan Amerika Serikat (8) |
| WHITTIER | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WIDIAWAN | Orang yang ahli dalam ilmu dan pengetahuan; cerdik cendekia; pandit (8) |
| WIDIWASA | Tuhan Yang Maha Esa (biasanya didahului sebutan Ida Sang Hyang) (Agama Hindu) (8) |
| WILANGON | Gelora berahi; dendam berahi (Jawa) (8) |
| WINDHOEK | Ibu kota Namibia (8) |
| WINNIPEG | Ibu kota Provinsi Manitoba, Kanada (8) |
| WIRABANK | Penjaga keamanan pada bank (8) |
| WIRAWIRI | Berjalan hilir mudik; mondar-mandir (8) |
| WIWIRANO | Suku bangsa yang mendiami wilayah Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (8) |
| WOKUBULU | Woku yang dimasak dengan cara membakar dalam bambu (8) |
| WOKUWOKU | Seruan untuk bersembunyi, dilontarkan dalam petak umpet (Gorontalo) (8) |
| WOLAPKIR | Bulu wol yang cacat karena terdapat noda-noda dengan warna yang tidak disenangi (8) |
| WOLKASAR | Wol dari domba Merino dari Australia, agak kasar dan kuat (8) |
| WOLKASUR | Wol yang empuk, apabila ditekan memantul, tampak tebal, besar, tetapi ringan (8) |
| WONGGAHU | Ubi kayu yang terasa manis dan sedikit keras setelah dimasak (Gorontalo) (8) |
| WONOGIRI | Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, ibukotanya Wonogiri, terkenal dengan sebutan Kota Gaplek; ibu kota Kabupaten Wonogirii, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| WONOSARI | Ibu kota Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DI Yogyakarta (8) |
| WONOSOBO | Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, ibu kotanya Wonosobo; ibu kota Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah (8) |
| WOODBURY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WOODLAND | Kota di Amerika Serikat (8) |
| WORAWARI | Bunga sepatu; bunga raya (Hibiscus rosasinensis) (Jawa) (8) |
| WORTHING | Kota di Inggris (8) |
| WRASPATI | Hari ke-5 dalam jangka waktu satu minggu; Kamis (Bali) (8) |
| WULANGAN | Wulang (8) |
| WULANJAR | Janda yang tidak memiliki anak (Sunda) (8) |
| WUMBUNGO | Ritual pemanggilan roh halus untuk menyembuhkan penyakit (Gorontalo) (8) |
| WUNGGULI | Cerita rakyat yang berisi tentang riwayat hidup seseorang (Gorontalo) (8) |
| WUWUNGAN | Bubungan (Jawa) (8) |
| WUYUNGAN | Anak yang lahir dalam keadaan genting (seperti perang, bencana alam, dan sebagainya) (Jawa) (8) |
| XANKANDI | Kota di Azerbaijan (8) |
| XANTOFIL | Pigmen kuning pada daun yang tampak setelah warna hijaunya habis (Botani) (8) |
| XENOFILI | Orang yang tertarik kepada hal-hal yang berasal dari luar negeri (gaya, tata cara, dan sebagainya) (8) |
| XENOGRAF | Ahli dalam membaca tulisan (naskah) bahasa asing (8) |
| XEROFILI | Organisme yang tahan hidup di daerah kering (Biologi); orang yang sangat senang tinggal di daerah yang sangat kering (Psikologi) (8) |
| XEROKASI | Terbukanya kantong biji oleh keadaan yang kering (Biologi) (8) |
| XEROMORF | Tumbuhan yang memiliki adaptasi struktur dan fungsi untuk menghalangi kehilangan air oleh evaporasi (Biologi) (8) |
| XEROTERM | Tumbuhan yang tahan terhadap suhu dan kekeringan yang tinggi (Biologi) (8) |
| XIANGTAN | Kota di Cina (8) |
| XIANNING | Kota di Cina (8) |
| XIANYANG | Kota di Cina (8) |
| XIAOSHAN | Kota di Cina (8) |
| XILARIUM | Tempat untuk menyimpan kumpulan contoh kayu yang dikeringkan (diawetkan), disimpan dan diklasifikasikan, digunakan dalam penelitian botani (8) |
| XILINHOT | Kota di Cina (8) |
| XILOGRAF | Orang yang ahli dalam cukilan atau ukiran kayu seni grafika (8) |
| XILOLOGI | Ilmu mengenai struktur kayu (8) |
| XILOTOMI | Anatomi xilem atau kayu (Biologi) (8) |
| XILULOSA | Gula pentosa yang menjadi senyawa antara metabolik pada jalur pentosa fosfat (Kimia) (8) |
| XINCHENG | Kota di Cina (8) |
| XINXIANG | Kota di Cina (8) |
| XUANZHOU | Kota di Cina (8) |
| XUNCHANG | Kota di Cina (8) |
| YAHADIAN | Suku bangsa yang mendiami wilayah Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (8) |
| YAHUDIAH | Orang-orang Yahudi; ajaran agama Yahudi (8) |
| YAHUKIMO | Kabupaten di Provinsi Papua, ibu kotanya Sumohai (8) |
| YAHUSUME | Hiasan berupa mahkota yang terdapat pada ujung bagian depan perahu (Awyu) (8) |
| YAKINIKU | Masakan khas Jepang berupa daging yang dipanggang kemudian dimakan dengan dicelupkan pada saus berupa campuran syoyu, mirin, gula, bawang putih, minyak wijen, dan biji wijen yang telah disangrai (8) |
| YAKISOBA | Masakan berbahan dasar soba, dicampur dengan bahan pelengkap seperti sayuran dan daging, disajikan dengan cara digoreng (Jepang) (8) |
| YAKITORI | Masakan Jepang yang terbuat dari daging ayam yang ditusuk dan dipanggang, biasanya tidak bertulang dan dihidangkan dengan saus kacang kedelai (8) |
| YAKUHIMO | Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, ibu kotanya Distrik Dekai (8) |
| YALOBALA | Kain yang diikatkan di kepala laki-laki, berwarna merah, biasa dipakai sebagai perlengkapan pakaian adat (8) |
| YAMAGATA | Kota di Jepang (8) |
| YAMETHIN | Kota di Myanmar (8) |
| YANCHENG | Kota di Cina (8) |
| YANGCHUN | Kota di Cina (8) |
| YANGIYUL | Kota di Uzbekistan (8) |
| YANGMANA | Kata tanya yang digunakan untuk menanyakan pilihan (8) |
| YANGQUAN | Kota di Cina (8) |
| YANGSHUO | Kota di Cina (8) |
| YANGYANG | Dewa (8) |
| YANGZHOU | Kota di Cina (8) |
| YANJIANG | Kota di Cina (8) |
| YANLIANG | Kota di Cina (8) |
| YARTSEVO | Kota di Rusia (8) |
| YASENEVO | Kota di Rusia (8) |
| YAUMUDIN | Hari keputusan untuk memberi balasan yang setimpal; hari kiamat (Arab) (8) |
| YAVATMAL | Kota di India (8) |
| YAWATBON | Upacara menyembelih yawat (Muyu) (8) |
| YELABUGA | Kota di Rusia (8) |
| YEMENBON | Pesta makan keladi (Muyu) (8) |
| YERETUAR | Suku bangsa yang mendiami wilayah dalam Teluk Cendrawasih (8) |
| YILALAMO | Tikar dari anyaman daun lomuli (Gorontalo) (8) |
| YINCHUAN | Kota di Cina (8) |
| YOKOHAMA | Kota di Jepang (8) |
| YOKOSUKA | Kota di Jepang (8) |
| YONEZAWA | Kota di Jepang (8) |
| YONGANGO | Menunggui mayat salah satu anggota keluarga (orang tua dan sebagainya) selama sembilan hari sembilan malam sebagai tanda kesetiaan, jika tidak sanggup akan memperoleh bagian warisan paling sedikit (8) |
| YONGFENG | Kota di Cina (8) |
| YONIFMAR | Batalion Infanteri Marinir (8) |
| YONZIKON | Batalion Zeni Konstruksi (akronim) (8) |
| YONZIPUR | Batalion Zeni Tempur (akronim) (8) |
| YORDANIA | Negara yang terletak di Asia Barat Daya, beribu kota Amman (8) |
| YOWONIMI | Alat penyaring sagu yang terbuat dari anyaman batang anggrek dan kulit kayu melinjo (Muyu) (8) |
| YUANPING | Kota di Cina (8) |
| YUBACITY | Kota di Amerika Serikat (8) |
| YUBILEUM | Perayaan untuk memperingati ulang tahun suatu peristiwa pada bilangan tahun tertentu (misalnya ke-25, ke-50) yang dirayakan secara khusus (8) |
| YUDAISME | Ajaran Yahudi (8) |
| YUDAMALA | Perang biologis (Kemiliteran) (8) |
| YUDISIAL | Berhubungan dengan yudisium; berhubungan dengan lembaga hukum atau lembaga yudikatif (8) |
| YUDISIUM | Penentuan nilai (lulus) ujian sarjana lengkap (di perguruan tinggi) (8) |
| YULINSHI | Kota di Cina (8) |
| YUNCHENG | Kota di Cina (8) |
| YUSTISIA | Keadilan (Latin) (8) |
| YUWARAJA | Raja muda, biasanya dipangku oleh anak sulung, putra permaisuri (8) |
| ZAANSTAD | Kota di Belanda (8) |
| ZABANIAH | Malaikat penjaga neraka (yang memasukkan orang ke api neraka) (Agama Islam) (8) |
| ZABARJAD | Kristal yang dipakai untuk batu permata (Arab) (8) |
| ZAKATMAL | Zakat yang wajib diberikan karena menyimpan (memiliki) harta (uang, emas, dan sebagainya) yang cukup syarat-syaratnya (8) |
| ZAMINDAR | Tuan tanah (8) |
| ZANZIBAR | Kota di Tanzania (8) |
| ZARAGOZA | Kota di Spanyol (8) |
| ZATARANG | Karbon (8) |
| ZEOPONIK | Cara bertanam tanpa tanah, tetapi menggunakan media tanam batu zeolit (8) |
| ZETABITA | Unit memori komputer yang setara dengan 1021 bita (8) |
| ZHAODONG | Kota di Cina (8) |
| ZHAOQING | Kota di Cina (8) |
| ZHAOTONG | Kota di Cina (8) |
| ZHAOZHOU | Kota di Cina (8) |
| ZHENZHOU | Kota di Cina (8) |
| ZHIJIANG | Kota di Cina (8) |
| ZHONGSHU | Kota di Cina (8) |
| ZHOUSHAN | Kota di Cina (8) |
| ZHUANGHE | Kota di Cina (8) |
| ZHYTOMYR | Kota di Ukraina (8) |
| ZIGOFASE | Fase diploid pada suatu daur hidup (Biologi) (8) |
| ZIGOGAMI | Perkawinan antara dua gametangium yang berfusi menjadi satu dan kemudian membentuk zigospora (Biologi) (8) |
| ZIGOMORF | Bentuk simetris dua pihak (8) |
| ZIJINGLU | Kota di Cina (8) |
| ZILIONER | Orang yang sangat kaya, melebihi miliuner (8) |
| ZILULLAH | Bayangan Allah Swt. (Arab) (8) |
| ZIMBABWE | Negara yang terletak di Afrika bagian selatan, beribu kota Harare (8) |
| ZIMOLOGI | Ilmu yang mempelajari tentang fermentasi dan aktivitas enzim ketika proses berlangsung; kajian tentang tindakan dan susunan fermen atau enzim (Kimia) (8) |
| ZIONISME | Gerakan (politik dan sebagainya) bangsa Yahudi yang ingin mendirikan negara sendiri yang merdeka dan berdaulat di Palestina (8) |
| ZIRKONIA | Zirkonium oksida (8) |
| ZLATOUST | Kota di Rusia (8) |
| ZOGRAFOS | Kota di Yunani (8) |
| ZOLIBORZ | Kota di Polandia (8) |
| ZOOFILIA | Ketertarikan seksual pada binatang (Psikologi) (8) |
| ZOOFILIK | Berkaitan dengan zoofilia (8) |
| ZOOFOBIA | Fobia terhadap binatang (Psikologi) (8) |
| ZOOGAMET | Gamet yang mampu mengembara karena memiliki flagela penggerak; planogamet (Biologi) (8) |
| ZOOLATRI | Pemujaan terhadap hewan (8) |
| ZOOMETER | Biometer binatang yang menunjukkan keadaan melalui kerapatan jumlah individu, daya tahan, ukuran, dan faktor lain (Biologi) (8) |
| ZOOMETRI | Penerapan metode statistika dalam penelitian keanekaragaman (Biologi) (8) |
| ZOONOSIS | Penyakit pada binatang yang dapat ditularkan kepada manusia (seperti penyakit pes yang merupakan penyakit tikus) secara langsung atau melalui serangga (8) |
| ZOOSPORA | Spora yang dibentuk secara takkawin oleh ganggang dan berbagai jamur, dapat bergerak karena adanya flagela; tubuh-tubuh yang sangat kecil berbentuk flagela atau ameba yang bergerak-gerak, yang dihasilkan oleh sporosista dari protozoa (8) |
| ZOUCHENG | Kota di Cina (8) |
| ZUHUDIAH | Sifat zuhud (Arab) (8) |
| ZULFIKAR | Pedang milik Nabi Muhammad saw. yang dirampasnya dari tangan musuh dalam Perang Badar (8) |
| ZULHIJAH | Bulan ke-12 tahun Hijriah (29 hari) (8) |
| ZULKIFLI | Nabi dan rasul keenam belas yang diutus Allah Swt., istikamah melakukan puasa, salat malam, dan tidak pernah marah (8) |
| ZUMPANGO | Kota di Meksiko (8) |
Langganan:
Postingan
(
Atom
)